
batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mulai menyalurkan ratusan ton air bersih kepada warga terdampak kekeringan yang tersebar di delapan kecamatan.
Data Pemkab Bintan mencatat sebanyak 24.479 kepala keluarga (KK) mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengatakan penyaluran air dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Lebih dari 150 ton air bersih kita salurkan hari ini oleh 15 OPD ke wilayah terdampak,” ujar Roby, Kamis (26/3).
Penyaluran tersebut akan dilanjutkan keesokan harinya oleh 14 OPD lainnya dengan target distribusi yang sama di sejumlah kecamatan.
“Total dalam dua hari hampir 300 ton air bersih kita distribusikan. Setiap OPD kita targetkan minimal menyalurkan 10 ton,” jelasnya.
Roby menegaskan langkah ini merupakan solusi cepat untuk membantu masyarakat di tengah krisis air, sembari pemerintah menyiapkan penanganan jangka panjang.
“Ini langkah darurat. Ke depan akan kita evaluasi dan jika diperlukan penyaluran akan dilanjutkan secara bertahap,” katanya.
Ia juga meminta peran aktif perangkat daerah hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
“Lurah, kepala desa hingga RT/RW harus membantu mengoordinasikan agar air benar-benar sampai ke warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Pemkab Bintan akan memprioritaskan wilayah dengan tingkat kekeringan paling parah dalam setiap tahap distribusi air bersih. (*)
Artikel Pemkab Bintan Salurkan Hampir 300 Ton Air Bersih untuk 24 Ribu KK Terdampak Kekeringan pertama kali tampil pada Kepri.









