Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 3770

Pembalap Liar ‘Kucing-kucingan’ dengan Polisi

0
kebut
Petugas kepolisian melakukan razia balap liar di Batam. (F Yofi Yuhendri/Batam Pos.)

batampos – Balap liar makin meresahkan masyarakat. Hampir setiap akhir pekan, aksi balap liar terjadi di beberapa ruas jalan di Batam. Dari pantauan Batam Pos, salah satu titik balap liar yakni di Jalan Raja H Fisabilillah, Teluktering, Batamkota.

“Personel kami telah memonitor aksi balap liar ini. Namun, pembalap liar ini kucing-kucingan dengan petugas,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto, Sabtu (2/3).

Dia mengatakan, petugas kepolisian mengamankan satu titik atau ruas jalan. Namun, aksi balap liar malah muncul di titik lainnya. Meskipun pembalap liar kucing-kucingan dengan petugas kepolisian.

Tri mengaku, tetap berkomitmen memberantas aksi yang melanggar aturan dan mengganggu ketertiban berlalu lintas. ”Intinya, kami tetap komitmen menindak aksi tersebut,” ujar Tri.

Baca Juga: Sepanjang Tahun 2023, Pertumbuhan Ekonomi Batam tumbuh 7,04 Persen

Tri mengatakan, dari aduan masyarakat soal balap liar, kebanyakan pelakunya adalah para remaja. dia meminta, para remaja ini mengetahui etika dan aturan berlalu lintas.

Demi meminimalisir aksi balap liar, Tri mengaku sudah melakukan sosialisasi. Para petugas kepolisian dari Ditlantas Polda Kepri, telah datang ke sekolah-sekolah untuk mengedukasi para pelajar.

“Ajakan kami dari operasi keselamatan seligi 2024 harus paham dan memahami pentingnya keselamatan,” tutur Tri. (*)

Reporter : AZIS MAULANA

Kisah Remaja Putri Aniaya Remaja Putri Lain

0

rundungbatampos – Satreskrim Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Lubukbaja bergerak cepat menangkap komplotan penganiaya anak yang viral di media sosial (medsos), Jumat (1/3) siang. Pelaku berjumlah empat orang yang semuanya cewek, yakni remaja berinisial RS, LS, AR dan SR.

Mereka ditangkap di kediamannya di Bengkong dan Punggur, Nongsa. ”Sudah ditangkap semuanya,” ujar Kanit Reskrim Lubukbaja, Ipda Jonathan Reinhart Pakpahan, kemarin.
Namun, Jonatahan belum bisa menjelaskan motif penganiayaan dan peran masing-masing pelaku tersebut. ”Pelaku masih dimintai keterangan,” katanya.

Dalam video yang viral tersebut, para pelaku berulang kali menganiaya korban yang masih di bawah umur. Tampak dua orang yang berbeda menjadi korbannya.

Sementara itu, salah seorang pelaku AR, mengaku penganiayaan tersebut dilakukannya karena sakit hati dengan korban. Sebab, korban kerap memanggilnya dengan sebutan yang tidak baik.

”Dia sengak-sengak di depan warga, dan memanggil saya lonte,” kata remaja 14 tahun ini.
Selain memanggil dengan sebutan tak baik, kata AR, korban juga menyebarkan fitnah. Korban mengatakan kepada warga bahwa pelaku kerap melakukan hal yang buruk. ”Saya dituduh jual perawan orang. Itu kan gak benar. Memang sengaja direkam, biar jadi bukti kelakuannya itu gak benar,” katanya.

AR mengaku bahwa ia bersama komplotannya tersebut merupakan remaja putus sekolah. Ia sendiri berdomisili di Bengkong bersama RS. ”Saya numpang, orangtua jauh di Riau,” tutupnya.

Sementara korban, SC yang ditemui di Mapolsek Lubukbaja, tampak lemas saat dimintai keterangan oleh penyidik. Remaja 17 tahun ini masih enggan berkomentar dengan kejadian yang menimpanya tersebut.

Kekerasan anak yang mendapat sorotan jagat maya bahkan para selebritis tersebut, menjadi perhatian Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Batam. Ketua LPA Batam, Setiyasih Priherlina mengatakan bahwa peran orangtua sangat penting.

“Periksa sedini mungkin anak-anak kita dengan siapa dia bergaul, lingkungan seperti apa pergaulan mereka. Kalau orangtua tidak berdaya maka anak-anak lebih tidak berdaya lagi,” kata Setyasih Priherlina kepada Batam Pos, Jumat (1/3).

Ia mengimbau keada orangtua agar segera menarik anak-anaknya dari lingkungan yang keras. Sehingga, anak-anak tersebut tidak menjadi korban atau pelaku kekerasan.
Kekerasan terhadap anak di Nagoya tersebut, sangat membuatnya prihatin. Apalagi, semua pelaku dan korban adalah perempuan. “Penanganan kasus ini harus serius. Ini tak sekedar perundungan semata, tapi ada kekerasan juga,” ujar Setyasih.

 

Kekerasan Tradisi Inisiasi Masuk Kelompok
Di lain pihak, anak presenter dan musisi Vincent Rompies, LFR, tidak masuk daftar empat tersangka kasus perundungan di SMA Bina Nusantara (Binus), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Itu jika dilihat dari inisial para tersangka kasus yang mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka tersebut.

Satuan Reskrim Polres Kota Tangsel menyebut keempat tersangka adalah E, 18,3 tahun; R, 18,3 tahun; J, 18,11 tahun; dan G, 19 tahun.

”Empat orang ditingkatkan statusnya menjadi tersangka, diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud Pasal 76C jo Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 170 KUHP,’’ ungkap Kasatreskrim AKP Alvino Cahyadi dalam konferensi pers di Mapolres Kota Tangsel, BSD Serpong, Jumat (1/3).

Alvino melanjutkan, tujuh pelaku lainnya merupakan anak di bawah umur atau disebut juga anak yang berkonflik dengan hukum (ABH). Karena itu, pihaknya tidak mengungkap identitas ketujuh pelaku.

Ke-7 ABH, terang Alvino, diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76C jo Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 170 KUHP.

Sementara itu, seorang pelaku yang juga di bawah umur ditetapkan sebagai tersangka, namun dengan kasus berbeda. ”Satu orang anak (tersangka, red) diduga melakukan tindak pidana melanggar kesusilaan terhadap anak korban, sebagaimana dimaksud Pasal 76C jo Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 4 ayat (2) huruf d jo Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau Pasal 170 KUHP,” jelasnya seperti dikutip dari Radar Banten (grup Batam Pos).

Jadi, total ada empat tersangka dan delapan ABH. Dalam kesempatan itu, Alvino enggan mengungkap apakah dari 12 orang tersebut ada anak Vincent Rompies.
Sementara itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini mengatakan, kasus perundungan tersebut masih perlu dikawal sampai tuntas.

”Kita masih perlu mengawal penegakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Sistem Peradilan Pidana Anak. Jangan sampai ada hak-hak anak yang terabaikan. Oleh sebab itu, kami mohon kerja sama semua komponen terkait,’’ ujarnya.

Alvino menyampaikan, kasus perundungan terjadi dua kali, pada 2 dan 13 Februari 2024.

”Kejadian terjadi di warung sekolah. Korban berusia 17 tahun, laki-laki, pelajar kelas 1 SMA,” katanya.

Antara korban dan pelaku merupakan rekan satu sekolah. Para terduga penganiaya dikenal sebagai Geng Tai.

”Para pelaku secara bergantian melakukan kekerasan terhadap korban dengan dalih tradisi yang tidak tertulis sebagai tahapan untuk bergabung dalam suatu kelompok,” kata Alvino.

Berdasar visum, akibat kekerasan tersebut, pada korban didapati luka-luka. Yang pertama memar di leher, yang kedua luka lecet di leher, yang ketiga luka bekas sundutan rokok pada leher bagian belakang, dan yang keempat luka bakar pada tangan kiri.

”Selanjutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan psikolog terhadap korban, korban mengalami dampak psikologis berupa rasa ketakutan, merasa tertekan, dan stres akut,” ucapnya.

Berdasar hasil gelar perkara, ditemukan dugaan adanya peristiwa pidana sehingga perkara tersebut ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Selama proses penyidikan, juga telah dilakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi, barang bukti, dan pemeriksaan terhadap ahli.

”Selanjutnya, penyidik menemukan cukup bukti sehingga dilaksanakan gelar perkara pada Kamis, 29 Februari 2024, untuk menaikkan status saksi ke anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) dan status saksi menjadi tersangka,” lanjutnya. (*)

 

Reporter : YOFI YUHENDRI

Sampai Pukul 21.58 WIB, Pleno Kota Tanjungpinang masih Belum Lanjut

0

batampos– Peri Irawan, wartawan batampos yang meliput di Hotel CK, tempat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Tanjungpinang melaporkan, hingga pukul 21.58 WIB, pleno masih belum di lanjut, akibat adanya kericuhan sekitar pukul 20.55 WIB. Dari laporan Peri, saat kericuhan terjadi, pimpinan sidang menskorsing pleno 1×15 menit.

Tapi kata Peri, yang masih berada di lokasi, sekitar pukul 21.58 WIB belum ada tanda tanda pleno diteruskan atau dihentikan untuk hari ini. ”Kami wartawan di sini belum dapat info apa dilanjut malam ini atau besok,” ujar Peri lewat teleponnya.

Seperti diberitakan, pantauan batampos di lokasi, kericuhan terjadi sekitar pukul 20.55 WIB setelah pembukaan pembahasan rekap suara Kecamatan Bukit Bestari.

Setelah peyampaian hasil rekap suara oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) salah satu saksi caleg provinsi PDIP menyanggah kemudian ditanggapi oleh KPU.

Setelah itu saksi paslon PDIP ikut menyanggah namun dibatasi KPU, sesuai tatib dalam satu partai hanya satu saksi yang boleh bicara. akibat dibatasi berbicara, akhirnya timbul kericuhan.

BACA JUGA: Pleno Diskorsing, Ricuh Pleno Tanjungpinang Berlanjut

Kericuhan disebabkan hasil rekapitulasi dari PPK Besatari, tidak sesuai dengan data saksi PDIP. Saksi PDIP ingin bicara menyanggah hasil tersebut. Namun, sesuai tata tertib, hanya satu orang saksi boleh bicara.

Sebelumnya, saksi dari partai lain sudah bicara. Sehingga, saksi dari PDIP marah dan melempar mikropon dan menendang meja. Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal membenarkan kejadian itu. “Kericuhan itu tidak harus terjadi, karena dalam pleno perbedaan angka itu akan dibahas nantinya,” ujar Faizal. Usai ricuh, pleno Kota Tanjungpinang diskorsing 1×15 menit.

Kemudian beberapa saat kemudian terjadi kericuhan di pleno karena ada silang pendapat antar saksi di pleno. Sampai kepolisian turun tangan untuk menenangkan dan membawa yang terlibat ke luar ruangan.

Pukul 22.00 Pleno Dibuka

Sekitar pukul 22.00 WIB pimpinan sidang membuka kembali membuka rapat dan menanyakan kepada peserta rapat apakah pleno dilanjut atau tidak. ”Banyak usulan peserta rapat agar menunda sampai situasi kondusif. Disaat bersamaan ada salah satu pintu yang ditendang tendang yang mengundang perhatian dari kepolisian,” ucap Peri lewat telepon. (*)

 

Sepanjang Tahun 2023, Pertumbuhan Ekonomi Batam tumbuh 7,04 Persen

0
Infrastruktur Jalan 2 F Cecep Mulyana e1696479518338
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Sudirman yang terlihat lebar setelah dilakukan pelebaran, Rabu (4/10/2023). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku bersyukur atas pertumbuhan ekonomi Batam meningkat tajam hingga 7,04 persen sepanjang tahun 2023. Angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 5,20 persen dan nasional 5,05 persen.

“Kita patut bersyukur atas capaian itu, dukungan pusat, sinergi bersama Forkopimda dan masyarakat serta pembangunan yang dilakukan dapat kita rasakan bersama hasilnya,” kata Muhammad Rudi di Batam Center, Rabu, (28/2/2024).

Di bawah kepemimpinannya, Batam memang tengah gencar membangun infrastruktur bertaraf modern dalam kurun waktu empat tahun terakhir, sebut saja pembangunan jalan-jalan utama yang menghubungkan Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batu Ampar.

Meski belum rampung sepenuhnya, keindahan dan peningkatan ruas jalan sepanjang 20 km tersebut sudah dirasakan.

Muhammad Rudi meyakini dengan pengembangan infrastruktur tersebut akan memudahkan akses dan proses bisnis di Batam semakin cepat dan mudah. Apalagi sebelumnya ditambah dengan terbitnya PP 41 Tahun 2021 yang mengamanatkan kemudahan perizinan berusaha di KPBPB Batam.

Data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, realisasi investasi tahun 2023 secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar Rp 2,38 triliun atau meningkat 18 persen jika dibandingkan tahun 2022 lalu.

Dalam data tersebut, total realisasi investasi di Batam tahun 2023 sebesar Rp 15,6 triliun. Dengan rincian, investasi dari PMDN sebesar Rp 6,8 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 8,8 triliun.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha yang telah bersama pemerintah berupaya meningkatkan ekonomi di Kota Batam,” sebutnya.

Diketahui sejumlah proyek strategis yang tengah dikembangkan seperti pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batu Ampar dan KEK Kesehatan Sekupang hingga Kawasan Rempang Eco City diharapkan akan menjaga memacu pertumbuhan ekonomi Batam dan Nasional kedepannya. (*/rilis)

Sepanjang Tahun 2023, Pertumbuhan Ekonomi Batam tumbuh 7,04 Persen

0
Infrastruktur Jalan 2 F Cecep Mulyana e1696479518338
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Sudirman yang terlihat lebar setelah dilakukan pelebaran, Rabu (4/10/2023). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku bersyukur atas pertumbuhan ekonomi Batam meningkat tajam hingga 7,04 persen sepanjang tahun 2023. Angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 5,20 persen dan nasional 5,05 persen.

“Kita patut bersyukur atas capaian itu, dukungan pusat, sinergi bersama Forkopimda dan masyarakat serta pembangunan yang dilakukan dapat kita rasakan bersama hasilnya,” kata Muhammad Rudi di Batam Center, Rabu, (28/2/2024).

Di bawah kepemimpinannya, Batam memang tengah gencar membangun infrastruktur bertaraf modern dalam kurun waktu empat tahun terakhir, sebut saja pembangunan jalan-jalan utama yang menghubungkan Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batu Ampar.

Meski belum rampung sepenuhnya, keindahan dan peningkatan ruas jalan sepanjang 20 km tersebut sudah dirasakan.

Muhammad Rudi meyakini dengan pengembangan infrastruktur tersebut akan memudahkan akses dan proses bisnis di Batam semakin cepat dan mudah. Apalagi sebelumnya ditambah dengan terbitnya PP 41 Tahun 2021 yang mengamanatkan kemudahan perizinan berusaha di KPBPB Batam.

Data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, realisasi investasi tahun 2023 secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar Rp 2,38 triliun atau meningkat 18 persen jika dibandingkan tahun 2022 lalu.

Dalam data tersebut, total realisasi investasi di Batam tahun 2023 sebesar Rp 15,6 triliun. Dengan rincian, investasi dari PMDN sebesar Rp 6,8 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 8,8 triliun.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha yang telah bersama pemerintah berupaya meningkatkan ekonomi di Kota Batam,” sebutnya.

Diketahui sejumlah proyek strategis yang tengah dikembangkan seperti pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batu Ampar dan KEK Kesehatan Sekupang hingga Kawasan Rempang Eco City diharapkan akan menjaga memacu pertumbuhan ekonomi Batam dan Nasional kedepannya. (*/rilis)

Pleno Diskorsing, Ricuh Pleno Tanjungpinang Berlanjut

0
polisi turun untuk mengamankan kericuhan yang terjadi di saat pleno rekapitulasi suara pemilu tingkat KPU Tanjungpinang, Sabtu (2/3) malam

batampos – Meskipun pleno KPU Kota Tanjungpinang diskorsing. Namun, kericuhan kembali terjadi sekitar pukul 21.00, Sabtu (2/3). Saksi PDIP masih tetap tidak menerima hasil rekapitulasi yang disampaikan oleh PPK Bestari.

Beberapa orang mencoba menenangkan saksi tersebut. Saksi PDIP sempat mendatangi saksi Hanura. Tidak lama kemudian kembali marah dan ditenangkan oleh polisi.

Sampai saat berita ini diturunkan, Peri Irawan, wartawan batampos masih melakukan pemantauan di lokasi. Tunggu berita lanjutnya..(*)

Reporter: PERI IRAWAN

Pameran Seni Rupa di Artotel Batam

0
IMG 2284 scaled e1709387790914
Pameran bertajuk Coloury V.2: Lyfe and Let Laff” secara resmi dibuka di Artotel Batam pada Jumat (1/3) sore. (istimewa)

batampos – Artotel Batam kembali mempersembahkan pameran seni rupa. Kali ini dengan menampilkan karya-karya seni rupa fotografi (art-photography) dari seorang seniman jebolan ISI Yogyakarta, Ryan Luqman Hakim.

Pameran ini bertajuk Coloury V.2: Lyfe and Let Laff” dan secara resmi dibuka pada Jumat (1/3) sore. Pembukaan turut dihadiri Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata.

Ryan mengatakan karya seni rupa yang ditanpilkannga merupakan karya seni rupa fotografi yang dikategorikan neo-still-life. Total yang ditampilkan 10 karya.

“Karya ini dengan menggunakan teknologi digital-camera dari perangkat telepon genggam,” ujarnya.

Ia menjelaskan dalam pameran ini berupaya menyodorkan suatu perspektif tentang bagaimana memahami kehidupan. Diantaranya dengan mentransformasikannya pada presentasi secara detail dari objek-objek yang menurut orang lain tidak penting, dan terabaikan.

Karya tersebut mengamplifikasi objek-objek yang teralienasi dengan konsep estetik pada setiap karyanya. Kemudian kode-kode yang ditampilkan memiliki kekhasan jelas, baik dari komposisi maupun pilihan warna-warna yang kontras, tekstur yang kuat, dan garis-garis tegas.

“Kita tidak lagi disodori karya seni fotografi tapi seperti melihat lukisan abstrak, dengan berbagai visualisasi yang dinamis, dan meriah,” katanya.

Sementara Sales Marketing Manager Artotel Batam, Maria Rizki mengatakan pameran ini bertujuan memeberikan pemahaman baru dari pengunjung, khususnya para tamu yang datang tentang karya seni rupa kontemporer, terutama seni rupa fotografi.

“Karya seni rupa kontemporer, terutama seni rupa fotografi sebagai jenis karya seni yang penting untuk dipresentasikan dan diapresiasi,” katanya.

Ia menambahkan Artotel Batam juga terus berkomitmen mendukung perkembangan seni rupa khususnya di Batam, dengan memfasilitasi para seniman, baik dari dalam maupun luar Batam.

“Untuk dapat mempresentasikan karyanya, kita menyediakan dalam bentuk pameran di Artspace,” tutupnya. Pameran ini berlangsung dari 1 Maret hingga 2 Juni mendatang. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Pleno Kota Tanjungpinang Ricuh

0

batampos – Pleno Kota Tanjungpinang hari pertama ricuh. Penyebabnya adalah hasil rekapitulasi dari PPK Besatari, tidak sesuai dengan data saksi PDIP.

Saksi PDIP ingin bicara menyanggah hasil tersebut. Namun, sesuai tata tertib, hanya satu orang saksi boleh bicara. Sebelumnya, saksi dari partai lain sudah bicara. Sehingga, saksi dari PDIP marah dan melempar mikropon dan menendang meja.

BACA JUGA: Wartawan Kesal, Tidak Boleh Masuk Ruang Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu Tingkat Kota Tanjungpinang

Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal membenarkan kejadian itu. “Kericuhan itu tidak harus terjadi, karena dalam pleno perbedaan angka itu akan dibahas nantinya,” ujar Faizal.

Usai ricuh, pleno Kota Tanjungpinang diskorsing 1×15 menit. (*)

Reporter: PERI IRAWAN

Wartawan Kesal, Tidak Boleh Masuk Ruang Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu Tingkat Kota Tanjungpinang

0
Wartawan tampak kesal karena tak diperbolehkan masuk melihat langsung pleno rekapitulasi perhitungan suara pemilu tingkat Kota Tanjungpinang. Wartawan terlihat tertahan di lobi hotel

batampos– Sejumlah jurnalis di Kota Tanjungpinang kesal karena merasa dihalangi peliputan Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kota Tanjungpinang yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel CK Tanjungpinang.

Pantauan Batam Pos di lokasi, belasan jurnalis hanya menunggu di depan pintu ruang rapat pleno terbuka tersebut.

Sejumlah jurnalis dari media elektronik, televisi, online dan cetak tampak kesal karena persyaratan untuk peliputan harus melengkapi dengan surat tugas, padahal sebelumnya di setiap tahapan Pemlu 2024 para media selalu dilibatkan tanpa persyaratan.

“Dulu saat sosialisasi kita diajak, sekarang di pleno kita dibuang aja,” kata salah satu wartawan di lokasi.

Sementara itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang mendesak KPU transparan dalam bekerja sebagai penyelenggara Pemilu.

Selain itu, juga harus menghormati kerja-kerja jurnalis. Apalagi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik.

“KPU harusnya membuka ruang untuk media bekerja dalam mengawasi hasil Pemilu,” kata Ketua AJI Tanjungpinang, Jailani.

BACA JUGA: KPU Kepri Tetapkan 1,5 Juta DPT Pemilu 2024

Namun dengan tindakan tidak membenar media untuk mengwasi secara langsung pleno hasil Pemilu, tentunya ini adalah bentuk penghalangan terhadap kerja-kerja jurnalis yang ingin menyampaikan kepada publik.

“Pemilu adalah alat ekpresi dan kemahuan politik publik. Media bertanggungjawab menyampaikan apa yang harus diketahui oleh publik,” tambahnya.

Sementara, salah seorang Staf KPU Kota Tanjungpinang, William yang ditemui mengaku, tidak bermaksud menghalangi tugas wartawan.

Menurutnya, memang sudah arahan dari atasan dan sesuai dari rapat yang dilakukan KPU Kota Tanjungpinang.

“Dari hasil rapatnya gitu bang, yang didata organisasi kewartawanan. Tapi nanti saya tanyakan ke atasan dulu,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Pameran Seni Rupa di Artotel Batam, Gunakan Teknologi Kamera Ponsel

0
IMG 2284 scaled e1709387790914
Pameran bertajuk Coloury V.2: Lyfe and Let Laff” secara resmi dibuka di Artotel Batam pada Jumat (1/3) sore.

batampos – Artotel Batam kembali mempersembahkan pameran seni rupa. Kali ini dengan menampilkan karya-karya seni rupa fotografi (art-photography) dari seorang seniman jebolan ISI Yogyakarta, Ryan Luqman Hakim.

Pameran ini bertajuk Coloury V.2: Lyfe and Let Laff” dan secara resmi dibuka pada Jumat (1/3) sore. Pembukaan turut dihadiri Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata.

Ryan mengatakan karya seni rupa yang ditampilkan merupakan karya seni rupa fotografi yang dikategorikan neo-still-life. Total yang ditampilkan 10 karya.

“Karya ini dengan menggunakan teknologi digital-camera dari perangkat telepon genggam,” ujarnya.

Baca Juga: Chery Hadirkan Diler Pertama Di Batam, Luncurkan Produk Terbaru dengan Fitur dan Keamanan Komplit

Ia menjelaskan dalam pameran ini ia berupaya menyodorkan suatu perspektif tentang bagaimana memahami kehidupan. Diantaranya dengan mentransformasikannya pada presentasi secara detail dari objek-objek yang menurut orang lain tidak penting dan terabaikan.

Karya tersebut mengamplifikasi objek-objek yang teralienasi dengan konsep estetik pada setiap karyanya. Kemudian kode-kode yang ditampilkan memiliki kekhasan jelas, baik dari komposisi maupun pilihan warna-warna yang kontras, tekstur yang kuat, dan garis-garis tegas.

“Kita tidak lagi disodori karya seni fotografi tapi seperti melihat lukisan abstrak, dengan berbagai visualisasi yang dinamis, dan meriah,” katanya.

Sementara Sales Marketing Manager Artotel Batam, Maria Rizki mengatakan pameran ini bertujuan memeberikan pemahaman baru dari pengunjung, khususnya para tamu yang datang tentang karya seni rupa kontemporer, terutama seni rupa fotografi.

Baca Juga: Hari Pertama Pengurusan SKCK dengan Syarat BPJS Kesehatan di Polresta Barelang

“Karya seni rupa kontemporer, terutama seni rupa fotografi sebagai jenis karya seni yang penting untuk dipresentasikan dan diapresiasi,” katanya.

Ia menambahkan Artotel Batam juga terus berkomitmen mendukung perkembangan seni rupa khususnya di Batam, dengan memfasilitasi para seniman, baik dari dalam maupun luar Batam.

“Untuk dapat mempresentasikan karyanya, kita menyediakan dalam bentuk pameran di Artspace,” tutupnya. Pameran ini berlangsung dari 1 Maret hingga 2 Juni mendatang.(*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri