Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 385

RSBP Batam Fasilitasi Skrining Penyakit Jantung Bawaan pada Anak

0
Petugas medis di RSBP memeriksa seorang anak dan selanjutnya melakukan skrining jantung. f. istimewa
batampos – Rumah Sakit BP (RSBP) Batam menggelar skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada anak lebih awal, yakni Sabtu (31/1/2026), meskipun secara nasional peringatan Congenital Heart Disease (CHD) Awareness Week 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7-14 Februari di berbagai daerah di Indonesia.
Langkah percepatan ini menjadi bagian dari peringatan CHD Awareness Week 2026 sekaligus wujud komitmen RSBP Batam dalam mendorong deteksi dini PJB pada anak. Upaya tersebut dinilai penting mengingat kelainan jantung bawaan kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas pada fase awal kehidupan.
Ketua FErKI Batam, Fandi Ahmad, menyampaikan, bahwa PJB masih menjadi persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan perkiraan, angka kejadian kelainan jantung bawaan di Indonesia mencapai sekitar 8 kasus per 1.000 kelahiran hidup.
“Banyak kasus baru terdeteksi setelah menimbulkan keluhan. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting untuk menyelamatkan masa depan anak,” katanya.
Melalui skrining tersebut, anak-anak yang terindikasi memiliki kelainan jantung bawaan akan diarahkan menjalani pemeriksaan dan konsultasi lanjutan dengan dokter spesialis di RSBP Batam sesuai kebutuhan medis. Dengan demikian, skrining tidak berhenti pada pemeriksaan awal, melainkan menjadi pintu masuk layanan kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Direktur RSBP Batam, Tanto Budiharto, mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi arahan pimpinan BP Batam, khususnya Kedeputian Bidang Pelayanan Umum, agar RSBP Batam tetap mengedepankan pelayanan sosial dan promotif kepada masyarakat.
Menurutnya, komitmen itu tetap dijalankan meskipun secara pengelolaan RSBP Batam berstatus sebagai badan usaha yang diperkenankan melakukan aktivitas bisnis sesuai ketentuan.
“Skrining ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan akses deteksi dan penanganan sedini mungkin,” kata Tanto.
Skrining PJB ini menjadi bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam sepanjang awal 2026, yang meliputi deteksi dini, pelayanan medis terukur, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat dan keluarga pasien.
Program tersebut sejalan dengan nilai PRIMA yang diusung RSBP Batam, yakni Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat, dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat Batam dan sekitarnya.(*)

Artikel RSBP Batam Fasilitasi Skrining Penyakit Jantung Bawaan pada Anak pertama kali tampil pada Metropolis.

Istri Jenderal Hoegeng, Meryati Roeslani Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyambangi kediaman istri mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Hoegeng pada 23 Juni 2025. (Polri)

batampos – Kabar duka datang dari Korps Bhayangkara. Meryati Roeslani, istri Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (3/2).

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru, mengatakan Meryati meninggal dunia karena sakit. Almarhumah mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.24 WIB di usia 100 tahun.

“Berita duka cita. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah meninggal dunia Ibu Meryati pada hari Selasa, 3 Februari 2026, pukul 13.24 WIB karena sakit,” ujar Prima Heru saat dikonfirmasi awak media.

Rencananya, jenazah Meryati akan dimakamkan di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giri Tama, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (4/2/2026) siang, setelah pelaksanaan salat Zuhur.

TPBU Giri Tama merupakan tempat peristirahatan terakhir sang suami, Jenderal Hoegeng Iman Santoso. Makam tersebut selama ini menjadi lokasi ziarah jajaran pimpinan Polri sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh kepolisian legendaris yang dikenal berintegritas tinggi.

Meryati Roeslani lahir pada 23 Juni 1925 dan menikah dengan Jenderal Hoegeng di Yogyakarta pada 31 Oktober 1946. Sosok yang akrab disapa Eyang Merry itu dikenal luas sebagai figur ibu bagi keluarga besar Bhayangkara.

Sebagai istri, Eyang Merry dikenal setia mendampingi Jenderal Hoegeng hingga sang suami wafat pada 2004 silam. Di masa tuanya, almarhumah menghabiskan waktu bersama keluarga di wilayah Depok, Jawa Barat.

Kepergian Eyang Merry meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi insan kepolisian dan masyarakat yang mengenang keteladanan hidup keluarga Jenderal Hoegeng. (*)

Artikel Istri Jenderal Hoegeng, Meryati Roeslani Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun pertama kali tampil pada News.

Kemenkum Kepri Susun Standar Pelayanan Publik 2026, Fokus Transparansi dan Akuntabilitas

0
Kemenkum Kepri saat menyosialisasikan standar pelayanan publik kepada OBH hingga notaris. F. Kemenkum Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kepulauan Riau memperkuat standar pelayanan publik tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan hukum yang transparan, efektif, dan akuntabel.

Penguatan standar pelayanan tersebut dibahas bersama berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, notaris, hingga Organisasi Bantuan Hukum (OBH).

Kepala Kanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperbaiki tata kelola pelayanan publik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel,” kata Edison Manik, Senin (2/2/2026).

Ia menyebutkan, berbagai capaian dan penghargaan yang diraih Kanwil Kemenkum Kepri sepanjang 2025 menjadi modal penting untuk terus meningkatkan mutu pelayanan hukum di tahun berikutnya.

“Penyusunan standar pelayanan yang adaptif dan responsif merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan hukum yang prima bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam pembahasan tersebut, Kanwil Kemenkum Kepri melibatkan Bagian Hukum Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, akademisi dari STIE Pembangunan, notaris, serta Organisasi Bantuan Hukum.

Menurut Edison, pembahasan difokuskan pada peninjauan dan penyesuaian prosedur layanan agar selaras dengan regulasi terbaru dan kebutuhan masyarakat.

“Standar pelayanan yang disusun harus memiliki kepastian waktu dan biaya, serta menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas,” tambahnya.

Ia menegaskan, seluruh masukan dari peserta menjadi landasan penting agar standar pelayanan yang dihasilkan benar-benar relevan dan berorientasi pada kepuasan publik.

“Kami juga melakukan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas,” pungkas Edison. (*)

Artikel Kemenkum Kepri Susun Standar Pelayanan Publik 2026, Fokus Transparansi dan Akuntabilitas pertama kali tampil pada Kepri.

Kemenag Batam Dorong Layanan Keagamaan Modern melalui Digitalisasi KUA

0
Kepala Kemenag Batam Budi Dermawan. F Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam terus mendorong modernisasi layanan keagamaan seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui program digitalisasi arsip nikah yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Sekupang.
Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.
“Kemenag Batam berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan yang modern dan responsif. Digitalisasi arsip nikah di KUA adalah langkah strategis untuk memperkuat tata kelola administrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Dermawan, Selasa (3/2).
Ia menjelaskan, KUA Sekupang telah menuntaskan digitalisasi akta nikah periode 1984 hingga 2005 secara 100 persen sejak November 2025. Capaian tersebut menjadi fondasi kuat untuk pengembangan layanan digital yang lebih luas di tahun 2026.
Memasuki tahun ini, Kemenag Batam kembali mendorong perluasan digitalisasi dengan menyasar arsip pernikahan tahun 2006 hingga 2025 secara retrospektif. Tidak hanya akta nikah, seluruh berkas pengantin kini dipindai dan diintegrasikan ke dalam sistem digital, mulai dari formulir pendaftaran, dokumen persyaratan, hingga arsip pendukung lainnya.
Menurut Budi Dermawan, langkah ini akan berdampak langsung pada peningkatan validitas data kependudukan dan meminimalkan risiko kehilangan arsip fisik.
“Layanan keagamaan harus mengikuti perkembangan zaman. Dengan sistem digital yang tertata, masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan, sementara KUA dapat bekerja lebih efisien dan profesional,” tambahnya.
Program ini dilaksanakan berkat sinergi pegawai KUA Sekupang dengan dukungan tenaga IT. Penata Layanan Operasional KUA Sekupang, Zalhayani, berperan aktif dalam proses digitalisasi, yang juga mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran pegawai.
Kepala KUA Sekupang, Hamdanis, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi percontohan dalam penerapan layanan keagamaan berbasis digital di Kota Batam. Masyarakat pun diimbau untuk turut berpartisipasi dengan melaporkan jika terdapat data yang perlu diperbarui selama masa transisi.
Melalui langkah ini, Kemenag Kota Batam optimistis dapat mewujudkan layanan keagamaan yang modern, tertib administrasi, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.(*)

Artikel Kemenag Batam Dorong Layanan Keagamaan Modern melalui Digitalisasi KUA pertama kali tampil pada Metropolis.

Satlantas Polresta Barelang Apresiasi Pengendara yang Tertib, Edukasi Humanis Warnai Ops Keselamatan Seligi 2026

0
Satlantas Polresta Barelang beri himbauan tertib berlalulintas kepada pengendara. F.Humas Polresta untuk Batam Pos
batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang gelar kegiatan himbauan tertib berlalu lintas yang dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada pengendara patuh, Selasa (3/2/2026). Aksi simpatik ini menjadi bagian dari Operasi Keselamatan Seligi 2026 untuk menumbuhkan budaya berlalu lintas yang aman dan berkesadaran.
Kegiatan berlangsung di Jalan Raja H. Fisabilillah, Simpang Gelael, Kota Batam, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Lokasi dipilih karena merupakan titik arus lalu lintas padat, sehingga pesan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak pengguna jalan.
Sasaran kegiatan menyentuh masyarakat tidak terorganisir yang melintas di lokasi.
Di lapangan Petugas memberikan edukasi langsung mengenai kepatuhan rambu, kelengkapan berkendara, serta etika berlalu lintas guna menekan pelanggaran dan risiko kecelakaan di wilayah hukum Polresta Barelang.
Tidak hanya himbauan, Satlantas Polresta Barelang juga memberikan apresiasi kepada pengendara yang tertib. Bentuknya berupa pembagian paket sayuran, helm berstandar SNI, dan snack anak-anak, masing-masing sebanyak 50 paket—sebagai penghargaan atas disiplin di jalan raya.
Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menegaskan pendekatan persuasif menjadi kunci Ops Keselamatan Seligi 2026.
“Kami tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi mengedepankan edukasi dan apresiasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan humanis diharapkan mampu membangun kedisiplinan yang lahir dari kesadaran, bukan semata karena sanksi. Dengan begitu, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polresta Barelang berharap tercipta kondisi Kamseltibcar lantas yang kondusif di Kota Batam serta memperkuat komitmen menuju budaya berlalu lintas aman dan berorientasi zero accident sebagai bagian dari dukungan menuju Indonesia Emas.
Respons positif datang dari masyarakat. Suhardi, salah seorang pengendara motor, mengaku senang dengan pendekatan yang dilakukan polisi. “Biasanya razia identik dengan tilang, tapi hari ini kami justru diberi edukasi dan hadiah. Ini bikin kami lebih sadar dan nyaman,” katanya.
Hal senada disampaikan Siti, pengendara mobil yang melintas di lokasi kegiatan. “Kegiatan seperti ini bagus dan mendidik. Kami jadi merasa dihargai sebagai pengguna jalan yang taat aturan,” ujarnya, seraya berharap kegiatan serupa terus dilakukan untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di Batam.(*)

Artikel Satlantas Polresta Barelang Apresiasi Pengendara yang Tertib, Edukasi Humanis Warnai Ops Keselamatan Seligi 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Masuk Jalur Internasional, Anambas Perketat Pengawasan Cegah Penyebaran Virus Nipah

0
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas mulai mengantisipasi potensi penyebaran virus Nipah seiring status wilayah tersebut sebagai daerah perbatasan dan jalur masuk internasional.

Langkah pencegahan dilakukan sejak dini mengingat tingginya mobilitas orang, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, khususnya melalui jalur laut.

Kabupaten Kepulauan Anambas diketahui memiliki intensitas perjalanan masyarakat yang cukup tinggi, terutama dari Kota Batam yang merupakan pintu masuk internasional.

Selain itu, maraknya kapal yacht asing yang langsung berlabuh ke Anambas turut meningkatkan risiko masuknya penyakit menular.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor, khususnya dengan Badan Karantina, untuk memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah.

“Kami berkoordinasi dengan Badan Karantina untuk melakukan pengawasan terhadap pintu masuk, karena banyak warga dan wisatawan yang datang dari Batam. Kita tahu Batam merupakan pintu masuk internasional,” kata Feri, Selasa (3/2).

Menurut Feri, pengawasan dilakukan terhadap setiap orang yang masuk melalui jalur laut maupun udara. Pemeriksaan kesehatan serta pemantauan kondisi penumpang menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan penyebaran virus.

Ia menjelaskan, virus Nipah pertama kali ditemukan di Malaysia pada 1998 dan kembali menjadi perhatian setelah sejumlah kasus dilaporkan di beberapa wilayah Indonesia. Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah di Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Walaupun belum ada kasus di Anambas, kewaspadaan tetap kami tingkatkan,” ujarnya.

Feri menjelaskan, virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang berasal dari hewan, terutama kelelawar dan babi. Penularan juga dapat terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.

“Virus ini berasal dari kelelawar dan babi, termasuk melalui konsumsi buah atau nira yang terkontaminasi oleh kelelawar,” jelasnya.

Selain penularan dari hewan ke manusia, virus Nipah juga dapat menyebar antar manusia melalui cairan tubuh, seperti air liur. Oleh karena itu, masyarakat yang sedang sakit diimbau untuk menggunakan masker guna mencegah penularan.

“Cara penularannya hampir mirip dengan Covid-19 karena menyerang sistem pernapasan,” kata Feri.

Ia menambahkan, gejala awal virus Nipah umumnya menyerupai flu, seperti demam, batuk, dan sesak napas. Jika tidak ditangani dengan cepat, infeksi dapat berkembang menjadi lebih serius.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kesehatan telah menyiagakan tenaga medis di seluruh puskesmas serta membekali petugas dengan prosedur penanganan awal dan mekanisme pelaporan cepat jika ditemukan pasien suspek.

“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada kasus virus Nipah di wilayah kita. Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala sakit,” tutup Feri. (*)

Artikel Masuk Jalur Internasional, Anambas Perketat Pengawasan Cegah Penyebaran Virus Nipah pertama kali tampil pada Kepri.

Arab Saudi Tangguhkan Kontrak 1.800 Agen Umrah Asing, Ini Alasannya

0
Ilustrasi jamaah umrah di Masjidil Haram, Makkah. (Bayu Putra/JawaPos.com)

batampos – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan penangguhan kontrak terhadap 1.800 agen perjalanan umrah asing yang beroperasi di sektor umrah.

Keputusan tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap total 5.800 agen yang sebelumnya diberi waktu 10 hari untuk memperbaiki status dan kinerja layanan masing-masing.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan langkah tersebut diambil setelah penilaian berkala kementerian menemukan kinerja yang tidak memenuhi standar serta kualitas layanan yang dinilai kurang memuaskan.

Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan, penangguhan kontrak tersebut hanya mencakup penghentian penerbitan visa umrah baru dan tidak memengaruhi visa yang telah diterbitkan sebelumnya.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari pendekatan pengawasan dan regulasi guna membantu agen terkait memperbaiki pengelolaan, klasifikasi, serta meningkatkan kepatuhan terhadap standar layanan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ghassan Alnwaimi, menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap agen yang gagal memperbaiki kekurangan sebelum batas waktu yang telah ditentukan.

Menurutnya, kementerian akan terus menerapkan mekanisme pemantauan dan evaluasi berkelanjutan untuk memperkuat keandalan sektor umrah serta melindungi hak dan kenyamanan para jemaah.

“Kontrak akan diaktifkan kembali setelah seluruh persyaratan dipenuhi dalam masa kelonggaran yang diberikan. Calon jemaah umrah yang telah memiliki visa sah atau pemesanan sebelumnya tidak akan terdampak,” demikian laporan SPA, dikutip Selasa (3/2).

Artikel Arab Saudi Tangguhkan Kontrak 1.800 Agen Umrah Asing, Ini Alasannya pertama kali tampil pada News.

Awal 2026, Inflasi di Batam Dipicu Kenaikan Harga Emas dan Tiket Pesawat

0
Ilustrasi. Inflasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Laju inflasi tahunan (year on year/y-on-y) Kota Batam pada Januari 2026 mencapai 2,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,63. Kenaikan harga emas perhiasan dan angkutan udara menjadi faktor utama yang mendorong inflasi pada awal tahun ini.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan secara umum perkembangan harga berbagai komoditas di Batam pada Januari 2026 menunjukkan kecenderungan meningkat.

“Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kota Batam, pada Januari 2026 terjadi inflasi y-on-y sebesar 2,74 persen. IHK meningkat dari 108,68 pada Januari 2025 menjadi 111,63 pada Januari 2026,” ujar Eko, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan, emas perhiasan menjadi komoditas dengan andil inflasi y-on-y terbesar. Tingginya harga emas di pasar global berdampak langsung pada harga emas perhiasan di tingkat konsumen, sehingga memberi tekanan signifikan terhadap inflasi Batam.

Selain itu, angkutan udara juga memberikan kontribusi besar terhadap inflasi tahunan. Kenaikan tarif penerbangan, terutama pada periode libur dan meningkatnya mobilitas masyarakat, turut mendorong naiknya indeks harga pada kelompok transportasi.

Tak hanya dua komoditas tersebut, inflasi y-on-y juga dipengaruhi oleh kenaikan harga sejumlah barang dan jasa lainnya, seperti daging ayam ras, sewa rumah, beras, sigaret kretek mesin (SKM), daging sapi, biaya akademi atau perguruan tinggi, nasi dengan lauk, pisang, mi, baju muslim wanita, upah asisten rumah tangga, sigaret kretek tangan (SKT), makanan hewan peliharaan, serta jasa pemeliharaan atau servis.

“Secara kelompok pengeluaran, inflasi y-on-y terjadi karena kenaikan harga pada sebelas kelompok pengeluaran, ” kata Eko.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 1,42 persen, kelompok transportasi 2,12 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran 2,90 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi tertinggi sebesar 20,85 persen.

Sementara itu, pada Januari 2026 Batam justru mengalami deflasi secara bulanan (month to month/m-to-m) sebesar 0,04 persen. Deflasi terjadi akibat turunnya IHK dari 111,67 pada Desember 2025 menjadi 111,63 pada Januari 2026. Deflasi m-to-m dan year to date (y-to-d) masing-masing tercatat 0,04 persen.

BPS mencatat, sejumlah komoditas memberikan andil deflasi m-to-m, di antaranya cabai merah, cabai rawit, bayam, kangkung, bensin, telur ayam ras, sawi hijau, udang basah, serta ikan selar atau ikan tude. Penurunan harga komoditas pangan tersebut mampu menahan laju inflasi bulanan, meskipun tekanan dari emas perhiasan dan angkutan udara masih terasa.

“Perkembangan ini menunjukkan bahwa meskipun secara tahunan Batam mengalami inflasi, namun secara bulanan terjadi penurunan harga pada beberapa komoditas pangan,” jelas Eko. (*)

Artikel Awal 2026, Inflasi di Batam Dipicu Kenaikan Harga Emas dan Tiket Pesawat pertama kali tampil pada Metropolis.

Ribuan Lampion Hiasi Dabo Singkep Sambut Tahun Baru Imlek 2026

0
Persiapan pemasangan lampion di Vihara Cerita Dharma Ratna Dabo Singkep menyambut Tahun Baru Imlek 2577, Selasa (3/2).
F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek ke-2577 tahun 2026, Persatuan Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Cabang Kabupaten Lingga memasang 3.000 buah lampion di sejumlah titik wilayah Dabo Singkep.

Pemasangan ribuan lampion tersebut dilakukan untuk memeriahkan suasana Imlek sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Lingga.

Selain menghiasi kawasan dengan lampion, PSMTI Kabupaten Lingga juga menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat.

Sasaran bantuan tersebut mencakup warga Tionghoa serta masyarakat sekitar yang bermukim di lingkungan rumah ibadah (vihara).

Ketua PSMTI Kabupaten Lingga, Kwetsan, mengatakan perayaan Imlek tahun ini dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan, mulai dari pemasangan lampion, pertunjukan barongsai, open house, pembagian sembako, hingga lelang perlengkapan sembayang.

“Perayaan Imlek 2026 ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, jumlah lampion kami tambah. Tahun lalu hanya sekitar seribuan, tahun ini mencapai 3.000 lampion,” ujar Kwetsan, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan, pemasangan lampion dilakukan di beberapa lokasi strategis, di antaranya Vihara Cerita Dharma Ratna Dabo Singkep serta kawasan sekitar kompleks Pasar Dabo Singkep.

Tak hanya berfokus pada kemeriahan, PSMTI juga menaruh perhatian pada kondisi sosial masyarakat. Bantuan sembako disalurkan kepada warga yang tinggal di sekitar vihara tanpa membedakan latar belakang.

“Kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat kerukunan umat beragama. Terlebih kondisi perekonomian di Kabupaten Lingga saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ungkapnya.

PSMTI berharap rangkaian kegiatan Imlek 2577 ini dapat membawa semangat kebersamaan, kebahagiaan, serta harapan baru bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lingga. (*)

Artikel Ribuan Lampion Hiasi Dabo Singkep Sambut Tahun Baru Imlek 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

Bank Indonesia: Di Tengah Ketidakpastian Global, Batam Masih Tetap Jadi Magnet Bagi Investor

0
Ilustrasi Investasi. F. Pasardana

batampos– Batam belum kehilangan pesonanya di mata investor. Sepanjang 2025 Bank Indonesia Kepri mencatat, investasi menyumbang lebih dari 40 persen struktur perekonomian Batam—sebuah porsi dominan yang membuat kota ini tetap melaju di tengah ketidakpastian global.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Ronny Widijarto, menyebut realisasi investasi Batam pada 2025 mencapai Rp69,30 triliun. Angka itu bukan sekadar catatan statistik. Investasi tumbuh 12,17 persen secara tahunan pada triwulan III 2025, atau 8,81 persen secara kumulatif sejak awal tahun.

“Ini menjadi motor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi Batam tetap tinggi,” ujar Ronny, Selasa (3/2/2026).

Lonjakan investasi itu menandakan Batam masih menjadi magnet, baik bagi investor domestik maupun asing.

Efeknya menjalar ke sektor lain—dari penyerapan tenaga kerja hingga meningkatnya aktivitas ekonomi di Kepulauan Riau secara lebih luas.

Di sisi lain, daya beli masyarakat belum menunjukkan tanda-tanda melemah. Survei konsumen Bank Indonesia memperlihatkan tingkat optimisme yang masih terjaga. Sepanjang 2025, seluruh indeks utama—Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Indeks Kondisi Ekonomi (IKE), dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK)—bertahan di atas level 100, ambang batas optimisme. IKK tercatat 122,29, IKE 114,43, dan IEK 130,15.

“Meski sedikit menurun dibanding 2024, angka-angka ini mencerminkan keyakinan masyarakat terhadap stabilitas pendapatan, peluang kerja, dan prospek ekonomi ke depan,” katadia.

Optimisme itu tercermin dalam konsumsi rumah tangga. Pada triwulan III 2025, konsumsi rumah tangga Batam tumbuh 4,37 persen (year on year), meningkat dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 3,81 persen.

Kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Batam mencapai 1,64 persen—menandakan peran konsumsi tetap signifikan di tengah dominasi investasi.

Namun pertumbuhan ekonomi yang ekspansif hampir selalu membawa konsekuensi: tekanan harga. Pada Desember 2025, inflasi Batam tercatat 3,68 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan 2024 yang sebesar 2,24 persen.

“Kenaikan harga paling terasa datang dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang menyumbang inflasi bulanan terbesar, didorong lonjakan harga cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam ras,” ujarnya.

Tekanan juga datang dari sektor transportasi dan perawatan pribadi. Tarif angkutan udara yang meningkat serta naiknya harga emas ikut mendorong inflasi. Meski demikian, Bank Indonesia menilai kondisi ini masih dalam batas wajar.

“Pertumbuhan ekonomi yang kuat biasanya diiringi kenaikan inflasi sebagai cerminan meningkatnya permintaan domestik,” jelasnya.

Koordinasi antarinstansi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi kunci menjaga stabilitas harga. Tekanan dari komoditas energi relatif terkendali, seiring menurunnya harga minyak dunia pada akhir 2025. Inflasi listrik dan bahan bakar rumah tangga di Batam pun terjaga.

Dari sisi produsen, indikator kesejahteraan menunjukkan sinyal positif. Nilai Tukar Petani (NTP) Kepulauan Riau pada Desember 2025 mencapai 108,01—level tertinggi sepanjang tahun.

Artinya, kenaikan harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan kenaikan biaya produksi dan konsumsi rumah tangga.

Bank Indonesia mencermati bahwa rambatan inflasi bisa bersumber dari sisi permintaan maupun penawaran. Arus investasi dan aktivitas industri memang meningkatkan permintaan bahan baku dan tenaga kerja, yang berpotensi menaikkan biaya produksi.

“Namun dalam jangka menengah, investasi juga memperbesar kapasitas produksi, menambah pasokan barang dan jasa, serta meredam tekanan harga,” ujarnya

Secara nasional, inflasi inti masih terjaga di level rendah, 2,38 persen. Kondisi ini menunjukkan ekonomi Indonesia—termasuk Batam—masih memiliki ruang untuk menyerap tambahan investasi tanpa memicu lonjakan inflasi yang berlebihan.(*)

Artikel Bank Indonesia: Di Tengah Ketidakpastian Global, Batam Masih Tetap Jadi Magnet Bagi Investor pertama kali tampil pada Metropolis.