Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3856

Kalah 0-3 dari Tiongkok, Tim Putri Indonesia Hanya Runner-up dalam final Piala Uber 2024

0

batampos – Tim putri Indonesia harus menerima kenyataan pahit sebagai runner-up dalam final Piala Uber 2024 setelah mengalami kekalahan telak 0-3 dari tim kuat Tiongkok.

Pertandingan berlangsung di Hi-Tech Zone Sports Centre Gymnasium, Chengdu, Tiongkok, pada Minggu (5/5). Ester Nurumi Tri Wardoyo, yang bermain di partai ketiga, gagal mengatasi lawannya, He Bing Jiao, dalam pertarungan sengit yang berakhir dengan skor 21-10, 15-21, 17-21.

Pertandingan dimulai dengan baik bagi Ester, yang berhasil mengambil alih kendali dengan memimpin 8-3. Namun, He Bing Jiao tidak menyerah begitu saja dan berusaha keras untuk mengejar ketertinggalannya.

Gigi rapi dan senyum seputih salju? Veneer adalah cara terbaik untuk sekarang ini
Meskipun Ester berhasil memenangkan gim pertama dengan skor meyakinkan 21-10, namun He Bing Jiao tidak gentar dan memberikan perlawanan sengit di gim-gim berikutnya.

Di gim kedua, Ester sempat kesulitan menghadapi permainan agresif He Bing Jiao. Meskipun sempat menyamakan skor menjadi 8-8, namun He Bing Jiao mampu kembali unggul dan akhirnya memenangkan gim kedua dengan skor 21-15.

Masuk ke gim penentuan, pertarungan semakin sengit dengan kedua pemain saling mencuri poin hingga kedudukan menjadi seri 10-10.

Namun, He Bing Jiao berhasil menunjukkan keunggulannya di gim ketiga dengan mengambil alih kendali permainan. Meskipun Ester berusaha keras untuk mengejar ketertinggalannya, namun He Bing Jiao tampil lebih konsisten dan akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 21-17.

Meskipun harus menerima kekalahan, penampilan Ester Nurumi Tri Wardoyo patut diapresiasi. Dia berhasil memberikan perlawanan sengit dan mampu memenangkan gim pertama dengan permainan yang sangat baik.

Namun, keberhasilan He Bing Jiao dalam mengendalikan pertandingan di gim-gim berikutnya membuat Indonesia harus puas sebagai runner-up dalam turnamen ini.

Keberhasilan tim putri Indonesia mencapai final Piala Uber 2024 merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Meskipun tidak berhasil meraih gelar juara, namun mereka telah memberikan yang terbaik dan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam dunia bulu tangkis internasional.

Semoga kekalahan ini bisa menjadi pembelajaran berharga bagi mereka untuk terus berkembang dan mengukir prestasi yang lebih gemilang di masa depan. (*)

Sumber: JP Group

Tren Kasus Korupsi Dana Desa Meningkat, Dari 22 Kasus Jadi 115, Total Tersangka 252, Ada yang Dipakai Karaoke

0
ILUSTRASI: Dana Desa

batampos – Alokasi dana desa tak selamanya dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Direktur Dana Desa, Insentif, Otonomi Khusus, dan Keistimewaan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jaka Sucipta mengungkapkan bahwa ada beberapa ekses negatif pada dana desa.

”Salah satu ekses negatifnya adalah korupsi. Itu kalau dulu terpusat, dengan era desentralisasi, (korupsi) sampai ke kabupaten/kota, sekarang sampai ke desa. Ini ekses negatif yang menjadi keprihatinan kita semua,” ujarnya pada diskusi media di Jogjakarta (3/5).

Merujuk data Indonesia Corruption Watch (ICW), sejak pemerintah menggelontorkan dana desa pada 2015, tren kasus korupsi di pemerintahan desa meningkat. Pada 2016, ada 17 kasus korupsi di desa dengan 22 tersangka. Enam tahun kemudian, jumlahnya melonjak menjadi 155 kasus dengan 252 tersangka.

Jaka menegaskan, itulah gambaran betapa buruknya ekses negatif dana desa. ”Ada yang dana desanya dipakai untuk karaoke, dipakai macam-macam lah,” ungkapnya.

Jaka juga mencontohkan beberapa perilaku yang sudah bergeser sebagai akibat ekses negatif dana desa. Dulu warga desa bisa secara sukarela gotong royong membangun desa. Namun, ketika ada suntikan dana desa, kini hanya sebagian warga yang berminat melakukan gotong royong.

”Dengan adanya dana desa, kemudian jadi transaksional. Memang kami sedang mengkaji dampak dana desa terhadap yang sifatnya tangible asset gitu. Nilai-nilai seperti gotong royong dan sebagainya itu,” jelas dia.

Kemenkeu telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi ekses negatif tersebut. Begitu didapati adanya temuan penyalahgunaan dana desa, penyalurannya langsung distop. Saat kepala desa (Kades) terjerat kasus, penyaluran dana desa langsung dihentikan sampai pelaksana tugas (Plt) atau pejabat penggantinya ditunjuk.

”Kemudian, ketika terkena kasus korupsi, sebuah desa tidak boleh ikut dalam kompetisi untuk mendapatkan insentif desa. Jadi, salah satu kriteria insentif desa itu tidak ada kasus korupsi di desanya, jadi di-blacklist lah,” tegasnya.

Meski begitu, Kemenkeu tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan atas perilaku menyimpang tersebut. Kewenangan yang dimiliki Kemenkeu terbatas pada penghentian pemberian dana desa hingga pencabutan insentif.

Tindak pidana sepenuhnya menjadi kuasa aparat penegak hukum. ”Di kami (DJPK Kemenkeu), setiap ada penyalahgunaan dana desa, itu kami hentikan (penyalurannya). Jadi, kalau ada Kades atau perangkat desanya kena kasus, kami hentikan sampai ditunjuk Plt-nya. Ini yang bisa kami lakukan. Sebab, kami hanya terkait dengan pengalokasian dan penyaluran,’’ papar Jaka.

Sejak 2015 hingga 2024, pemerintah menggelontorkan dana desa Rp 609,68 triliun. Tahun ini pemerintah bakal memberikan dana desa Rp 71 triliun untuk 75.259 desa. Setiap desa akan mendapatkan sekitar Rp 943,34 juta. (*)

Sumber: JP Group

Bulog Umumkan, Harga Beras Bulog Naik Rp 1.600 jadi Rp 12.500 Per Kilogram

0
Ilustrasi beras Bulog komersial dan beras Bulog SPHP di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Jumat (15/3). (Shofi Ayudiana/Antara)

batampos – Harga beras Bulog atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di seluruh zona di Indonesia secara resmi naik dari sebelumnya Rp 10.900 per kilogram menjadi Rp 12.500 per kilogram. Kenaikan ini berdasarkan pada surat Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor: 142/TS/02.02/K/4/2024 tanggal 29 April 2024 tentang penugasan SPHP Beras tahun 2024.

“Per 1 Mei 2024 terdapat perubahan harga beras SPHP yang mengacu pada surat Badan Pangan Nasional tentang Penugasan SPHP Beras Tahun 2024,” tulis akun Instagram Bulog @perum.bulog, dikutip Minggu (5/5).

Harga beras Bulog yang naik berlaku di seluruh zona di Indonesia, terdiri dari Zona 1 yang meliputi Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB dan Sulawesi naik sebesar Rp 1.600 menjadi Rp 12.500 per kilogram dari sebelumnya Rp 10.900 per kilogram.

Kenaikan juga berlaku untuk harga beras di gudang Bulog sebesar Rp 1.050 dari sebelumnya R9 9.950 menjadi Rp 11.000 per kilogram.

Sementara itu, harga beras Bulog di Zona Sumatera (kecuali Lampung dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan naik sebesar Rp 1.600 menjadi Rp 13.100 dari sebelumnya Rp 11.500 per kilogram. Adapun harga khusus di gudang naik menjadi Rp 11.300 dari sebelumnya Rp 10.250 per kilogram.

Sedangkan di zona Maluku dan Papua harga beras bulog naik Rp 1.700 dari sebelumnya Rp 11.800 menjadi Rp 13.500 per kilogram. Adapun harga khusus di gudang naik menjadi Rp 11.600 dari sebelumnya Rp 10.550 per kilogram.

Untuk diketahui, beras Bulog SPHP bisa didapatkan di Rumah Pangan Kita (RPK), toko pengecer di pasar, e-commerce iPangananDotCom, dan beberapa ritel modern, seperti BossFood, Transmart, dan Hypermart.

Lebih lengkap, ini daftar harga beras Bulog terbaru berlaku mulai 1 Mei 2024:

1. Zona Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali Nusa Tenggara Barat, Sulawesi sebelumnya Rp 10.900 menjadi Rp 12.500 per kilogram Wilayah Sumatera (kecuali

2. Zona Lampung dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan sebelumnya Rp 11.500 menjadi Rp 13.100 per kilogram

3. Zona Maluku dan Papua sebelumnya Rp 11.800 menjadi Rp 13.500 per kilogram. (*)

Sumber: JP Group

6 Kasus Produk Ilegal Diproses Hukum

0
kosmet
ilustrasi/ kosmetik / pixabay.com

batampos  – Perhatian serius diberikan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam terhadap peredaran obat, makanan, dan kosmetik ilegal di wilayah Kepri. Hal ini dibuktikan dengan tindakan tegas yang telah diambil terhadap enam kasus pelanggaran yang terjadi belakangan ini.

“Enam kasus itu masing-masing di bidang obat dan makanan yang terjadi di Kepri sejak 2023 dan telah ditindaklanjuti dengan pro justitia bersamaan sejumlah barang bukti yang disita berdasarkan penetapan dari Pengadilan Negeri Batam,” kata Kepala Balai POM Batam, Musthofa Anwari, Sabtu (4/5).

Musthofa menyebutkan, kasus terbaru lainnya aktivitas produksi skincare ilegal di Bintan. Produksi serupa tidak menutup kemungkinan juga terjadi di Kota Batam seiring terjadinya penindakan di sebuah rumah produksi di Bintan belum lama ini.

“Kami terus melakukan penelusuran secara berkala, baik berdasarkan laporan masyarakat maupun inisiatif sendiri, untuk menindak distributor atau gudang yang menjual produk obat dan makanan tanpa izin edar,” kata dia.

Baca Juga: BPOM Batam Tindak 6 Kasus Produk Ilegal, Konsumen Harus Waspada

Upaya penindakan ini dilakukan sejalan dengan paradigma baru BPOM, yaitu meningkatkan fungsi pencegahan dan penanggulangan melalui sistem siber.

“Hal ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan berdampak luas dalam memerangi peredaran produk ilegal,” jelasnya.

Musthofa juga menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai sektor terkait untuk memperkuat upaya penindakan.

“Kerjasama antar instansi sangatlah penting untuk memastikan keamanan produk obat dan makanan bagi masyarakat di Kepulauan Riau,” tegasnya.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan teliti saat membeli obat, makanan, dan kosmetik. Pastikan produk yang dibeli memiliki izin edar resmi dari BPOM.

Sekadar meningatkan, penyidik BPOM Batam menangani enam perkara di bidang obat dan makanan yang ditindaklanjuti dengan pro justitia berupa penyitaan barang bukti berdasarkan penetapan dari Pengadilan Negeri Batam sebanyak 1.445 item atau 147.955 pcs.

Rinciannya, berupa kosmetik sebanyak 494 item atau 81.801 pcs, obat tradisional 36 item atau 8.646 pcs, obat 6 item atau 385 pcs, suplemen kesehatan 7 item atau 18.947 pcs, obat kuat 17 item atau 1.307 pcs, dan pangan olahan 885 item.

Enam perkara tersebut nilai ekonomisnya mencapai Rp 2,8 miliar. Enam kasus tersebut belum termasuk kasus terbaru di Bintan. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

IBA Berbagi Kebahagiaan di Bulan Syawal dengan Donasi Beasiswa untuk Santri dan Mahasiswa

0

ibabatampos – Internasional Business Association (IBA) memanfaatkan momen halal bihalal di bulan Syawal untuk berbagi kebahagiaan dengan para santri dan mahasiswa di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara dan mahasiswa Universitas Syeikh Nawawi Banten sebagai bentuk dukungan nyata dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan generasi masa depan.

Acara silaturahmi halal bihalal yang diadakan bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Banten ini dihadiri oleh Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin.

Ketua Umum IBA, Shan Shan, menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan IBA terhadap pendidikan, yakni berkontribusi terhadap pembangunan dan pertumbuhan sumber daya manusia.

“Kami ingin menjadikan generasi penerus bangsa sebagai manusia yang memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni, agar mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Ini juga merupakan bagian dari visi dan misi IBA untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua,” ujar Shan Shan,” Sabtu (4/5).

Shan Shan menjelaskan bahwa program beasiswa IBA merupakan program berkelanjutan. Sejak tahun 2018, IBA telah memberikan beasiswa kepada siswa-siswi yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Kami telah menjalin kerjasama dengan 28 universitas di luar negeri melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Program dan bantuan ini terus berlanjut setiap tahunnya. kini sudah ratusan siswa-siswi yang telah dikirim untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri,” imbuhnya.

Shan Shan menegaskan bahwa IBA akan terus melanjutkan program beasiswa baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini karena pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh para generasi muda merupakan modal berharga bagi pertumbuhan dan kemajuan Indonesia.

“Kami merasa bangga dapat mengambil peran dalam membentuk masa depan Indonesia dengan berinvestasi di bidang pendidikan para pemuda-pemudi kita. Pendidikan anak bangsa merupakan poin penting dan kunci untuk membuka seluruh potensi bangsa kita,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Pertumbuhan Ekonomi Kepri di Bawah 10 Persen

0
ansar ahmad
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos)

batampos – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyebut, pertumbuhan ekonomi Kepri di bawah 10 persen dinilai masih kecil. Seharusnya Kepri bisa tumbuh hingga 15 persen per tahun.

”Targetnya itu harus 15 persen,” kata Ansar usai pelantikan DPP Apindo Kepri, Kamis (2/5) di Swissbelhotel Harbour Bay.

Ansar mengatakan, target tinggi itu sangat beralasan, sebab banyak faktor yang bisa mendukung semua itu. Apalagi beberapa daerah di Kepri memiliki keistimewaan yang besar dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.

Ia mengatakan, pemerintah pusat sudah memberikan insentif pajak dan barang mewah. Selain itu, pemerintah juga sudah memberikan privilege yang besar. Seperti di Batam sudah ada KEK dan KPBP. Namun, ia melihat pertumbuhan ekonomi masih kayak kura-kura.

”Malu rasanya pemerintah sudah kasih privilege, tapi pertumbuhan ekonomi belum bisa di atas 10 persen,” ungkap Ansar.

Agar pertumbuhan ekonomi Kepri bisa lebih tinggi lagi, butuh kesungguhan semua pihak, sehingga bisa mengejar itu semua. ”Perlu kolaborasi bersama,” ungkapnya.

Ansar juga menyoroti insentif dari pemerintah pusat sudah luar biasa. Pemerintah daerah, kata Ansar, perlu memberikan insentif pelayanan birokrasi. Selain itu, pemerintah daerah harus mampu dan berani menyampaikan persoalan yang menghambat investasi dan perekonomian.

Baca Juga: 3 Hari ke Depan Batam Lebih Basah dan Sejuk

”Harus berani sampaikan ke pusat, pengurusan amdal yang masih lama, rekomendasi pelepasan hutan yang lambat. Itu semua harus disampaikan,” tutur Ansar.

Ansar juga mengatakan, pemerintah daerah harus memberikan dukungan penuh terhadap para pengusaha. ”Jangan persulit pengusaha, jangan membebankan pengusaha dengan pungutan yang macem-macem,” pinta Ansar.

Ia berharap, dukungan dari pemerintah daerah yang maksimal, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri ke depan.

”Kita semua perlu mendukung Indonesia Rama investasi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Apindo Kepri, Stanly Rocky mengatakan, pihaknya akan pro aktif menyampaikan ke pusat maupun ke pemda hal-hal yang menghambat dunia usaha.
Pihaknya akan menginventarisir semua persoalan yang dihadapan pengusaha, agar bisa dicarikan jalan terbaik.

Ia yakin, dengan kolaborasi yang baik, termasuk dengan pemerintah dan para pengambil kebijakan, maka tidak ada masalah dan hambatan yang tak bisa diselesaikan.

”Makanya kita mengung tagline, ’Inovasi dan Kolaborasi Membangun Ekonomi Berkelanjutan di Kepulauan Riau’. Kami yakin bisa. Ini tugas bersama membuat Kepri lebih maju lewat kolaborasui,” ujar Stanly.

Hal senada dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo, Sinta Wijaya Hamdani. Ia mengungkapkan, segala hal yang menjadi hambatan dalam dunia usaha dan investasi, telah DPN serahkan ke tim pemerintahan terpilih Prabowo-Gibran. Sinta berharap, hambatan-hambatan dalam berusaha itu bisa dihilangkan, termasuk di daerah.

”Makanya kami mendorong DPP Apindo Kepri segera bekerja menyampaikan semua apa yang menjadi kendala di Kepri agar segera disampaikan ke pusat untuk diteruskan ke pemerintahan terpilih,” ujar Sinta. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

3 Hari ke Depan Batam Lebih Basah dan Sejuk

0
Kota Batam Dalil Harahap scaled e1698854759671
Gedung bertingkat dan kepadatan gedung di Nagoya.
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memperkirakan hujan deras disertai petir melanda Kota Batam dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, suhu di Batam diperkirakan lebih sejuk dan dingin. Suhu terendah diperkirakan mencapai 26 derajat celcius.

“Prakiraan kondisi cuaca berawan dan berpotensi terjadi hujan. Hujan turun berpotensi turun saat dini hari dan pagi hari,” kata Forecaster BMKG kelas 1 Hang Nadim, Fitri Annisa, Sabtu (4/5).

Penyebab cuaca di Batam lebih basah dan sejuk, karena adanya daerah konvergensi (pertemuan massa udara) dan didukung dengan labilitas lokal yang kuat di sekitar wilayah Kepulauan Riau. Sehingga hal ini mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Kecepatan angin diperkirakan mulai dari 10 kilometer per jam hingga 30 kilometer per jam.

Kondisi ini, kata Fitri tidak hanya di Batam saja. “Tanjung Pinang dan Bintan juga berpotensi sama,” ujar dia.

Baca Juga: Laka Lantas di Tiban 3, Pengendara Motor Tewas

Peningkatan potensi hujan juga menyebabkan beberapa daerah menjadi rawan genangan air dan banjir. “Kami mengimbau kepada pengendara kendaraan bermotor untuk hati-hati di jalan karena jalan yang licin akibat hujan dan selalu sedia jas hujan,” kata Fitria.

Tidak hanya potensi hujan lebat, Fitria juga memberikan peringatan akan potensi ketinggian gelombang yang mencapai 2,5 meter di wilayah Natuna. “Kami mengimbau agar pengguna jasa pelayaran, operator hingga nelayan selalu waspada dan memantau perkembangan cuaca sebelum turun melaut,” tuturnya. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

Wanita Muda Tewas Tertabrak Mobil

0
unnamed 4 e1714811328302
Keluarga korban kecelakaan di Tiban 3 saat berada di rumah sakit BP Batam,Sekupang

batampos – Seorang wanita muda (ANR, 24) yang mengendarai sepeda motor matik, meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas yang terjadi di jalan dalam Tiban III, Sekupang, Sabtu pagi (4/5/2024) saat hujan deras.

“Iya, kejadian tadi pagi (Sabtu, red) saat hujan deras,” ujar Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom.

Ia mengungkapkan, laka bermula saat di Simpang Empat Gereja Tiban 3 pengendara matik hendak menyalip, namun tiba-tiba di depannya ada kendaraan menuju arah SPBU Tiban hingga terjadi kecelakaan. Korban meninggal dunia di lokasi.

Ia menambahkan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit BP Batam di Sekupang, namun sudah meninggal sebelum tiba di RS. Sementara barang bukti motor korban Yamaha Fazzio silver sudah dibawa ke Satlantas Polresta Barelang.

Kanit Lakalantas Polresta Barelang, Iptu Victor juga membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku sudah memintai keterangan beberapa saksi yang melihat lakalantas tersebut.

“Iya, anggota sudah mengecek ke lapangan dan saat ini masih dalam pemeriksaan saksi di Satlantas,” ujarnya.

Pihaknya juga terus mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat berkendara di jalan. Apalagi saat ini, kondisi jalanan Batam beberapa hari terakhir kerap diguyur hujan deras hingga licin dan banjir di beberapa ruas jalan. (*)

 

 

Reporter : AZIS MAULANA

Solusi Mengatasi Kekurangan 900 Tenaga Guru, Disdik Batam Buka Jalur PPPK

0
guru
ilustrasi (freepik)

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik ) Kota Batam akan segera menyampaikan kebutuhan guru kepada Kementerian Pendidikan dan Ristek. Kebutuhan guru yang mencapai 900 lebih ini akan menjadi masalah, jika tidak segera terpenuhi. Apalagi tahun ajaran baru sebentar lagi bergulir.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto mengatakan, opsi paling cepat dalam perekrutan tenaga guru adalah melalui jalur pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sebab, tahun 2024 ini Kemendikbud belum memberikan sinyal penerimaan CPNS untuk tenaga guru.

“Sudah beberapa tahun ini tak ada lagi CPNS untuk guru. Jadi semua guru honorer didorong menjadi tenaga PPPK,” tegas Tri kepada Batam Pos, Sabtu (4/5).

Mengenai kesempatan guru swasta bisa ikut seleksi PPPK untuk menutupi kekurangan tenaga guru di sekolah negeri, Tri menjelaskan perekrutan tenaga PPPK tahun ini difokuskan pada pegawai honor daerah. Belum ada rencana dari tenaga guru swasta.

“Namun tidak menutup kemungkinan jika ada kebijakan lain maka akan dibuka juga untuk umum,” ujar Tri.

Disdik Batam juga masih terus berdiskusi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik. Hal ini karena kebutuhan guru termasuk yang prioritas. Tri mengaku sudah bertemu beberapa perguruan tinggi untuk membahas mekanisme yang bisa digunakan.

“Misalnya melalui outsourcing. Pola ini mungkin saja diterapkan. Namun kami juga harus melaporkan hal ini kepada Kemendikbud. Karena bisa jadi temuan jika tidak diketahui dan disetujui pusat,” bebernya.

Baca Juga: Jaksa Minta Bantuan BPK Hitung Kerugiaan Negara terkait Dugaan Korupsi RSUD Batam

Tri mengungkapkan, persoalan kekurangan tenaga guru di Batam terjadi karena pemerintah daerah tidak diperbolehkan lagi merekrut tenaga guru honorer baru karena bisa membebani keuangan daerah. Larangan ini sesuai arahan dari Kementerian Pendayagunaan aparatur negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

“Jadi memang sudah beberapa tahun ini, kami tidak ada penambahan tenaga guru lagi, yang ada hanya meningkatkan status mereka dari honorer menjadi ASN (PPPK, red),” sebutnya.

Kekurangan tenaga guru ini juga terjadi karena selama ini banyak guru yang mengajar tidak linear dengan bidang mereka. Misalnya guru sarjana pendidikan tertentu mengajar di sekolah SD, padahal untuk sekolah dasar ini harus dari PGSD.

Sehingga, ketika mereka lolos PPPK, mereka mengajar sesuai dengan hasil ujian dan sekolah yang mereka pilih. Ketika mereka meninggalkan sekolah lama, maka terjadi kekosongan. Ini yang menyebabkan kekurangan guru itu terjadi. Sehingga dibutuhkan segera solusi untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Outsourcing adalah salah satu opsi yang bisa dilakukan. Namun kami harus matangkan dulu, termasuk dari segi hukum dan lainnya. Kami juga terus berkoordinasi dengan BKPSDM yang membawahi urusan pegawai, agar bisa sama-sama menemukan solusi terbaik untuk memenuhi kekurangan guru ini,” papar Tri.

Tri berharap solusi dari kekurangan guru ini segera dituntaskan. Sehingga sistem pembelajaran bisa berjalan lancar. Polemik ini akan terus terjadi, terutama usai dilaksanakannya penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang sudah di depan mata.

“Pada intinya kami tidak ingin siswa kekurangan guru dan kami juga tidak mau ada guru yang mengajar di luar jam mengajar yang sudah ditentukan. Perlahan kami akan benahi terus sistem pendidikan, agar bisa jadi lebih baik,” ujarnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

KKP Amankan 3 Kapal Asing di Laut Natuna dan Selat Malaka

0

batampos – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil tiga unit kapal pencuri ikan ilegal yang kedapatan melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Indonesia yaitu dua kapal di Laut Natuna dan satu kapal di Selat Malaka.

Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Dr. Pung Nugroho Saksono, A.Pi, MM (Ipunk) saat Konferensi pers Operasi Penangkapan Kapal Ikan Asing di Pangkalan PSDKP Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (4/5/2024) menjelaskan PSDKP berhasil menangkap tiga kapal asing pencuri ikan ilegal di waktu bersamaan.

“Hari ini kami berhasil menangkap tiga kapal sekaligus, dua di Laut Natuna berbendera Vietnam dan satu di Selat Malaka berbendera Malaysia. Kami tidak kendor dan tanpa kompromi untuk tetap mengamankan setiap jengkal wilayah laut Indonesia,” tegas Ipunk.

Ipunk sendiri yang mengawal langsung operasi penangkapan KIA di Laut Natuna menggunakan Kapal Pengawas (KP) Orca 02. Ia bertolak dari Pangkalan PSDKP Batam pada, (3/5/2024) malam pukul 23:00 WIB.

Pada hari Sabtu, 4 Mei 2024, pukul 09.03 WIB operasi penangkapan kapal ikan Vietnam membuahkan hasil. Aparat PSDKP berhasil menghentikan, memeriksa dan menahan (Henrikhan) 2 (dua) unit Kapal Ikan Asing (KIA) ilegal berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara.

“Kami merespon cepat atas aduan dari nelayan dan masyarakat. Laut Natuna ini seksi dan belum dimaksimalkan pengelolaan dengan potensi yang melimpah. Tapi saat ini, di zaman Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, kita memiliki kebijakan, Laut Natuna ini harus diisi dengan kapal-kapal Indonesia. Untuk itu negara hadir, KKP hadir di Laut Natuna Utara untuk memberantas illegal fishing yang semakin hari semakin marak dan tidak ada habisnya,” ujarnya.

Laut Natuna sendiri, lanjut Ipunk, menjadi salah satu Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) yang paling banyak ditemui praktik illegal fishing, lantaran pemerintah negara tetangga mengklaim batas wilayah perairannya menggunakan Landas Kontinen dimana batas wilayahnya ditentukan sampai palung atau area di bawah permukaan laut.

Sedangkan Indonesia sendiri menggunakan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) adalah zona yang luasnya 200 mil laut dari garis dasar pantai. Untuk itu, secara tegas pihaknya secara tegas memberantas illegal fishing di Indonesia.

“Kondisi ini yang harus kita jaga. Untuk menjaga Laut Natuna ini tidak bisa sendiri, butuh kolaborasi baik dengan aparat penegak hukum lain seperti TNI/Polri, Bakamla hingga Bea Cukai. Kita saling bahu membahu, saya yakin kekompakan aparat kita luar biasa, ini bagian dari strategi kami para aparat penegak hukum agar laut tidak kosong dengan aparat kita,” ujarnya.

Sebagai informasi dua kapal asing Vietnam tersebut memiliki nomor lambung BV 4417 TS (100 GT) dengan jumlah 15 ABK dan kapal BV 1182 TS (66 GT) dengan jumlah ABK sebanyak 5 orang yang merupakan WNA berkebangasaan Vietnam dengan muatan sebanyak 10 Ton (ikan campur).

Satu unit kapal berbendera Malaysia KM. SLFA 5178 (64.77 GT) dengan 3 ton muatan ikan campur. Saat ini kapal dibawa Stasiun PSDKP Belawan. Ketiga kapal asing tersebut tidak memiliki Dokumen Perizinan berusaha Penangkapan Ikan yang sah dan menggunakan alat tangkap terlarang trawl.

“Perlu diketahui, bukan seberapa besar jumlah ikan yang sudah diangkut KIA tersebut, namun jumlah kerugian negara. Dan KIA tersebut menggunakan trawl yang mampu merusak ekologi di perairan Indonesia, seperti arah kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono ekologi adalah panglima untuk menjaga keberlanjutan ekosistem serta membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat dan negara,” ujarnya.

Untuk diketahui, trawl merupakan salah satu alat penangkapan ikan yang dilarang untuk dioperasikan di wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 71/PERMEN-KP/2015 tentang Penempatan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.