Sabtu, 21 Februari 2026
Beranda blog Halaman 4

Sony Tutup Bluepoint Games Mulai Maret 2026, 70 Karyawan Terdampak

0
Sony hentikan operasi Bluepoint Games mulai bulan depan. Sumber gambar: x.com/shinobi602

batampos – Sony Interactive Entertainment mengumumkan akan menutup studio pengembang gim Bluepoint Games pada Maret 2026. Keputusan ini mengejutkan komunitas gamer global dan industri permainan digital.

Studio yang berbasis di Austin, Texas, tersebut dikenal sebagai spesialis remake dan remaster gim klasik. Beberapa karya populernya antara lain Demon’s Souls, Shadow of the Colossus, serta Uncharted: The Nathan Drake Collection.

Penutupan dilakukan setelah tinjauan bisnis internal menilai adanya tantangan ekonomi dan pergeseran strategi di tengah dinamika industri gim yang terus berubah. Sekitar 70 karyawan dilaporkan terdampak akibat keputusan tersebut.

CEO PlayStation Studios, Hermen Hulst, menyebut langkah ini bukan keputusan yang mudah.

“Penutupan ini bukan keputusan mudah. Bluepoint dikenal sebagai tim yang sangat berbakat yang memberikan pengalaman luar biasa untuk komunitas PlayStation,” ujarnya dikutip dari Push Square, Jumat (20/2).

Bluepoint Games didirikan pada 2006 dan membangun reputasi kuat sebagai studio spesialis remaster dan remake berkualitas tinggi. Setelah diakuisisi Sony pada September 2021, studio ini resmi menjadi bagian dari PlayStation Studios.

Peran Bluepoint cukup signifikan dalam meremajakan berbagai judul klasik untuk generasi modern, terutama melalui Demon’s Souls versi 2020. Namun, sejak bergabung dengan Sony, studio tersebut belum merilis proyek orisinal penuh.

Bluepoint juga sempat menjadi co-developer untuk God of War Ragnarök dan dikabarkan mengerjakan proyek live service dalam seri God of War yang kemudian dibatalkan pada awal 2025.

Keputusan penutupan ini disebut sebagai bagian dari penyesuaian strategi portofolio gim Sony serta upaya menyelaraskan operasi dengan kondisi industri saat ini.

Penutupan Bluepoint Games pada Maret 2026 menandai berakhirnya perjalanan salah satu studio remake paling dihormati di industri gim. Meski demikian, karya-karyanya tetap menjadi warisan penting bagi komunitas gamer di seluruh dunia. (*)

Artikel Sony Tutup Bluepoint Games Mulai Maret 2026, 70 Karyawan Terdampak pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pertumbuhan Penduduk Meningkat, Pemko Batam Perkuat Regulasi Adminduk

0
Kepala Disdukcapil Batam, Sri Miranthy Adhisty. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Administrasi Kependudukan dapat disahkan pada Maret 2026. Saat ini, dokumen tersebut masih dalam proses fasilitasi dan menunggu rekomendasi dari Biro Hukum Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

‎Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Sri Miranthy Adisthy, mengatakan secara substansi Ranperda telah disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan terbaru di bidang administrasi kependudukan.

‎“Intinya, Ranperda ini sudah disesuaikan dengan undang-undang administrasi kependudukan yang berlaku,” ujar perempuan yang biasa disapa Adisthy itu, Jumat (20/2) siang.

‎Ia optimistis proses fasilitasi di tingkat provinsi segera rampung sehingga pembahasan di DPRD dapat dituntaskan dan regulasi tersebut segera disahkan. ‎“Maret sudah ketok palu,” katanya.

‎Menurutnya, penyusunan Ranperda ini menjadi kebutuhan mendesak seiring pertumbuhan penduduk Batam yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

‎Berbagai program pembangunan, geliat investasi, serta peluang kerja menjadikan Batam sebagai daerah tujuan perpindahan penduduk dari berbagai wilayah di Indonesia.

‎Meski regulasi administrasi kependudukan telah diatur secara nasional, pemerintah daerah tetap memerlukan aturan turunan dalam bentuk peraturan daerah untuk menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan spesifik di Batam.

‎Ranperda tersebut nantinya akan mengatur secara komprehensif berbagai aspek administrasi kependudukan. Di antaranya administrasi pindah masuk dan pindah keluar, perubahan alamat, perekaman dan pencetakan KTP, pembaruan Kartu Keluarga, hingga ketentuan teknis lainnya.

Pengaturan lebih rinci akan dijabarkan kembali melalui Peraturan Wali Kota (Perwako) sebagai aturan pelaksana.

‎Selain itu, Adisthy juga menjelaskan adanya perubahan kewenangan di lingkungan Pemko Batam terkait pengendalian penduduk. Jika sebelumnya fungsi tersebut berada di Disdukcapil, kini telah dialihkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan.

‎“Dulu pengendalian penduduk masih di Disdukcapil. Sekarang sudah berada di Dinas Pemberdayaan Perempuan,” jelasnya.

‎Seiring penguatan regulasi ini, Disdukcapil Batam mengimbau masyarakat untuk memastikan seluruh dokumen administrasi kependudukan telah lengkap dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

‎“Pada intinya, kami mengimbau seluruh warga untuk melengkapi dokumen sesuai aturan. Dan perlu ditegaskan, semua pengurusan administrasi kependudukan di Disdukcapil itu gratis,” kata Adisthy.(*)

Artikel Pertumbuhan Penduduk Meningkat, Pemko Batam Perkuat Regulasi Adminduk pertama kali tampil pada Metropolis.

Listrik Padam saat Sahur, Warga Anambas Keluhkan Gangguan di Awal Ramadan

0
Kantor PLN Anambas di Tarempa Barat. Warga mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi pada waktu krusial, terutama saat sahur di awal Ramadan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemadaman listrik masih dirasakan masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas di awal Ramadan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena terjadi pada waktu krusial, terutama saat hendak menyantap sahur.

Sejumlah wilayah di Tarempa hingga Harung Hijau dan sekitarnya dilaporkan mengalami listrik padam pada malam hingga dini hari. Padamnya aliran listrik membuat aktivitas warga terganggu, khususnya untuk memasak dan persiapan ibadah.

Salah seorang warga Tarempa Selatan, Deni, mengaku listrik padam tepat saat dirinya dan keluarga bersiap menyiapkan makanan sahur perdana.

“Listrik padam pas kita mau sahur. Apalagi kemarin itu jam 12 malam, mau sahur perdana, listrik mati juga, padahal kita mau masak nasi untuk santap sahur,” ujarnya, Jumat (20/2).

Menurutnya, pemadaman di momen penting seperti Ramadan seharusnya bisa diantisipasi lebih baik. Terlebih, sebelum bulan puasa, pihak PLN disebut telah melakukan perbaikan dan pemeliharaan mesin pembangkit maupun jaringan listrik.

“Kami kira sebelum puasa itu sudah aman, karena katanya mesin sudah diperbaiki dan jaringan sudah dicek. Tapi kenyataannya masih saja padam di waktu yang penting seperti ini,” katanya.

Warga berharap PLN dapat menjaga kestabilan pasokan listrik, terutama pada malam hingga dini hari selama Ramadan. Mereka juga meminta adanya pemberitahuan lebih awal jika terjadi gangguan.

Menanggapi keluhan tersebut, Manager PLN Anambas, Riyan Sahputra, membenarkan adanya gangguan yang menyebabkan pemadaman.

“Pemadaman terjadi karena ada salah satu mesin yang mengalami gangguan teknis. Namun saat ini sudah kami tangani dan sistem kembali normal,” ujarnya.

Selain faktor mesin, ia menjelaskan pemadaman juga dipicu gangguan jaringan akibat dahan pohon yang jatuh dan menimpa kabel listrik. Kondisi cuaca serta pepohonan yang berada dekat jaringan menjadi salah satu penyebab.

“Ada beberapa dahan pohon yang jatuh menimpa jaringan listrik. Kita sudah pangkas dahan pohon tersebut untuk kenyamanan masyarakat,” katanya.

Menurut Riyan, tim teknis langsung turun ke lapangan setelah menerima laporan gangguan. Perbaikan dilakukan secara bertahap hingga aliran listrik kembali stabil.

Ia memastikan PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan selama Ramadan. Tim siaga 24 jam untuk memantau mesin dan jaringan serta melakukan penanganan cepat jika terjadi gangguan.

PLN juga mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi gangguan, seperti pohon yang terlalu dekat dengan kabel listrik, agar pasokan listrik tetap terjaga dan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman. (*)

Artikel Listrik Padam saat Sahur, Warga Anambas Keluhkan Gangguan di Awal Ramadan pertama kali tampil pada Kepri.

Xiaomi Tag Meluncur, Tracker Rp300 Ribuan Bisa Dipakai iPhone dan Android

0
Xiaomi tag. Sumber gambar: x.com/rozetked

batampos – Xiaomi resmi memperkenalkan Xiaomi Tag, perangkat pelacak barang berbasis Bluetooth yang mulai tersedia di sejumlah pasar Eropa.

Perangkat ini diposisikan sebagai alternatif terjangkau untuk produk sejenis seperti Apple AirTag dan Samsung SmartTag. Di Eropa, Xiaomi Tag dibanderol sekitar €17,99 atau sekira Rp300 ribuan, lebih murah dibanding beberapa kompetitor di kelasnya.

Xiaomi Tag dirancang untuk membantu pengguna menemukan barang sehari-hari seperti kunci, tas, hingga dompet dengan teknologi pelacakan pintar.

Salah satu keunggulan utamanya adalah dukungan ganda untuk jaringan pelacakan Apple Find My dan Google Find Hub. Dengan fitur ini, perangkat dapat digunakan oleh pengguna iPhone maupun Android tanpa terikat pada satu ekosistem tertentu—langkah yang tergolong jarang ditemui pada tracker lain di pasaran.

Untuk konektivitas, Xiaomi Tag mengandalkan Bluetooth 5.4 dan NFC. Perangkat ini menggunakan baterai tipe CR2032 yang dapat diganti sendiri dengan masa pakai hingga sekitar satu tahun.

Dari sisi desain, Xiaomi Tag tampil minimalis dengan ketebalan sekitar 7,2 mm sehingga mudah dipasang atau diselipkan pada berbagai barang bawaan.

Namun, varian yang dirilis di Eropa belum mendukung teknologi Ultra Wideband (UWB) untuk pelacakan presisi jarak dekat. Meski begitu, sempat muncul bocoran kode yang mengindikasikan kemungkinan dukungan UWB pada versi mendatang.

Saat ini belum ada kepastian terkait ketersediaan global, termasuk di Asia Tenggara. Namun peluncuran awal di Eropa menjadi sinyal bahwa Xiaomi berpotensi memperluas distribusi perangkat ini ke pasar lain.

Dengan harga terjangkau, desain ringkas, serta baterai yang mudah diganti, Xiaomi Tag menyasar konsumen yang menginginkan solusi pelacakan praktis tanpa harus membeli perangkat premium. (*)

Artikel Xiaomi Tag Meluncur, Tracker Rp300 Ribuan Bisa Dipakai iPhone dan Android pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pria yang Lompat dari Jembatan Tiga Barelang 18 Februari Lalu Belum Ditemukan

0
Tim SAR sedang melakukan pencarian terhadap korban yang melompat dari jembatan tiga barelang. F. Istimewa
batampos– Upaya pencarian terhadap Setia Budi, 24, pria yang dilaporkan terjun ke laut di kawasan Jembatan 3 Barelang, Rabu (18/2) petang, masih belum membuahkan hasil. Hingga hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan menyatakan korban masih dalam status dalam pencarian (DP).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring, mengatakan pencarian yang dilakukan sejak sore, Kamis (19/2) hingga Jum’at pagi (20/2), masih nihil.
“Masih nihil. Untuk kendala di lapangan maupun cuaca sampai saat ini relatif aman,” ujar Dedius, Jumat (20/2).
Ia menjelaskan, jarak pencarian difokuskan pada radius 1 hingga 2 mil laut dari titik awal korban dilaporkan terjun. Namun, area tersebut dibagi menjadi tiga sektor agar penyisiran lebih efektif.
Sektor pertama disisir menggunakan rubber boat Basarnas. Sektor kedua dilakukan oleh unsur Bakamla. Sedangkan sektor ketiga berada di bawah tanggung jawab Direktorat Polairud.
Perluasan dan pembagian sektor ini dilakukan berdasarkan evaluasi hasil pencarian hari pertama, serta analisa arah dan kecepatan arus di perairan Barelang.
“Pada hari ketiga ini metode pencarian difokuskan pada penyisiran mengikuti jalur arus yang diperkirakan membawa korban menjauh dari titik awal kejadian. Penyisiran dilakukan dengan memperhitungkan pergerakan arus laut serta kondisi pasang surut,” jelasnya.
Untuk memaksimalkan pencarian, sejumlah peralatan kembali dikerahkan. Tim menggunakan rubber boat untuk penyisiran permukaan laut. Selain itu, alat aqua eye difungsikan untuk mendeteksi kemungkinan adanya objek di bawah permukaan air.
Pemantauan dari udara juga dilakukan menggunakan drone thermal guna memperluas jangkauan pencarian dan membantu memetakan area yang sulit dijangkau dari permukaan.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Pos SAR Batam, Bakamla, dan Polairud. Seluruh unsur berkoordinasi untuk membagi sektor pencarian agar area yang disisir lebih terukur dan menyeluruh.
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa dugaan bunuh diri terjadi di Jembatan 3 Barelang sekitar pukul 18.26 WIB. Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang pada pukul 20.15 WIB dari Bakamla.
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, berusia 24 tahun, dan saat kejadian mengenakan jaket bomber warna cokelat.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dengan memperluas penyisiran di sekitar perairan Barelang.(*)

Artikel Pria yang Lompat dari Jembatan Tiga Barelang 18 Februari Lalu Belum Ditemukan pertama kali tampil pada Metropolis.

Lapas Tanjungpinang Sesak, 679 Napi Huni Ruang untuk 354 Orang

0
Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Untung Cahyo Sidharto. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Lapas Kelas IIA Tanjungpinang mengalami kelebihan kapasitas penghuni. Dari daya tampung ideal sekitar 354 orang, saat ini lapas tersebut dihuni sekitar 679 warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Untung Cahyo Sidharto, mengatakan kondisi tersebut membuat tingkat hunian hampir dua kali lipat dari kapasitas seharusnya.

“Kurang lebih 90 persen dari daya tampung idealnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam satu kamar dihuni dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari 10 orang, 15 orang, 20 orang, bahkan hingga 40 warga binaan.

“Kalau yang diisi 40 orang, idealnya 30 orang. Kalau yang diisi 10, idealnya 5 orang,” jelasnya.

Meski demikian, pihak lapas mengklaim kondisi tersebut masih dapat ditangani dengan menjaga keamanan dan ketertiban secara ketat.

“Pemeliharaan keamanan sangat dibutuhkan,” katanya.

Untuk mengurangi kepadatan, pihak lapas juga melakukan pemindahan warga binaan ke lapas terdekat, seperti di Batam maupun ke lapas narkotika. Pemindahan dilakukan menyesuaikan situasi dan kondisi.

Saat ini, Lapas Kelas IIA Tanjungpinang memiliki 86 pegawai dengan rasio sekitar 1 petugas berbanding 9 warga binaan. Namun, dalam satu regu pengamanan yang terdiri dari delapan orang, perbandingannya mencapai satu regu untuk sekitar 80 warga binaan.

Pihak lapas berharap ke depan ada solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kelebihan kapasitas tersebut. (*)

Artikel Lapas Tanjungpinang Sesak, 679 Napi Huni Ruang untuk 354 Orang pertama kali tampil pada Kepri.

Oknum Polisi Polresta Barelang Jalani Sidak Kode Etik, Dituding Lecehkan Asisten Panitera PN Batam

0
Ilustrasi pelecehan. F. Istimewa

batampos –Sidang kode etik terhadap seorang oknum anggota Sabhara Polresta Barelang berinisial Bripda AD digelar di lantai III Mapolresta Barelang, Kamis (16/2) sore. Oknum polisi tersebut dilaporkan oleh seorang perempuan berinisial CK yang diketahui bekerja sebagai asisten Panitera PN Batam

Sidang etik itu berlangsung tertutup dan hingga berita ini diturunkan belum menghasilkan putusan karena masih diskors.
Kasus ini bermula dari peristiwa yang terjadi pada 2 November 2025 lalu di salah satu hotel kawasan Nagoya, Batam. Berdasarkan keterangan korban melalui tim kuasa hukumnya, dugaan pelecehan dan persetubuhan itu terjadi saat korban dalam kondisi tidak sadar akibat terpengaruh minuman keras.
Kuasa hukum korban dari LBH Horas, yakni H Andrianto Sianipar dan Marnaek Simarmata, menyampaikan bahwa kliennya datang ke hotel bersama seorang teman perempuan. Namun, teman tersebut kemudian meninggalkan lokasi. Tidak lama berselang, terlapor Bripda AD datang ke hotel dan diduga melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak tiga kali.
“Klien kami dalam kondisi tidak sadar karena pengaruh miras. Ia tidak mampu memberikan persetujuan,” ujar H Andrianto Sianipar kepada awak media usai persidangan etik. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius baik secara etik maupun hukum.
Akibat kejadian itu, korban diketahui hamil. Namun pada usia kandungan memasuki tiga bulan, korban mengalami keguguran. Pihak kuasa hukum menyebut kondisi tersebut dipicu tekanan psikologis dan depresi berat, lantaran korban mengaku mendapat teror dari perempuan lain yang diduga merupakan pasangan atau teman dekat terlapor.
Dalam perjalanan kasus ini, korban sempat melapor ke Mabes Polri sebelum akhirnya perkara ditangani Propam Polresta Barelang. Korban juga secara resmi melaporkan Bripda AD ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Barelang untuk diproses melalui sidang kode etik.
Diketahui, baik korban maupun terlapor sama-sama belum menikah. Namun kuasa hukum menilai terlapor tidak menunjukkan tanggung jawab atas perbuatannya dan justru menjalin hubungan dengan perempuan lain. Hal inilah yang disebut memperparah kondisi mental korban hingga mengalami keguguran.
Sidang etik yang digelar Kamis sore tersebut akhirnya diskors untuk dilanjutkan pada waktu yang akan ditentukan kemudian. Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait sanksi yang akan dijatuhkan kepada Bripda AD. Pihak kuasa hukum korban berharap proses berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi kliennya.(*)

Artikel Oknum Polisi Polresta Barelang Jalani Sidak Kode Etik, Dituding Lecehkan Asisten Panitera PN Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kejati Kepri Selidiki Dugaan Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang, 22 Saksi Diperiksa

0
Gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tanjungpinang di Jalan Teuku Umar. Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau tengah menyidik dugaan korupsi kredit mikro tahun 2023-2024 dengan memeriksa 22 saksi. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau tengah menangani kasus dugaan korupsi kredit mikro di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tanjungpinang.

Perkara tersebut telah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Hingga kini, sedikitnya 22 saksi telah dipanggil dan diperiksa oleh penyidik.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Kepri, Senopati, membenarkan penanganan kasus tersebut masih terus berjalan.

“Saat ini kita sedang lakukan pemeriksaan dan masih dalam tahap penyidikan,” ujar Senopati, Jumat (20/2).

Ia menjelaskan, pemeriksaan terhadap 22 saksi berkaitan dengan dugaan korupsi kredit mikro BRI tahun 2023-2024. Namun, pihaknya belum dapat membeberkan besaran kerugian negara karena masih menunggu hasil penghitungan auditor internal Kejati Kepri.

“Kami masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari auditor Kejati Kepri,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan BRI Tanjungpinang, Leni, menyatakan bahwa kasus tersebut merupakan hasil pengungkapan internal BRI. Ia menegaskan BRI menerapkan kebijakan zero tolerance to fraud yang terus digalakkan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, BRI Kantor Cabang Tanjungpinang telah memberikan sanksi tegas kepada oknum pekerja yang terlibat berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai ketentuan internal perusahaan.

“Kejadian dugaan korupsi tersebut terjadi di salah satu unit BRI di Tanjungpinang. BRI menghormati proses hukum yang sedang berlangsung serta bersikap kooperatif dalam pengungkapan perkara tersebut,” ujarnya.

Kasus ini masih terus bergulir seiring proses penyidikan yang dilakukan Kejati Kepri. (*)

Artikel Kejati Kepri Selidiki Dugaan Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang, 22 Saksi Diperiksa pertama kali tampil pada Kepri.

Lima Hari Berlangsung, Perputaran Uang Diperkirakan Rp1 Miliar di Night Party Nagoya Lantern Festival

0
Suasana saat Night Party Nagoya Lantern Festival  berlangsung. F. Istimewa

batampos – Kerlap-kerlip lampion yang menghiasi Jalan Raya Nagoya Citywalk tak hanya memikat ribuan pengunjung, tetapi juga menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan. Night Party Nagoya Lantern Festival yang berlangsung 13-17 Februari 2026 tercatat menghasilkan perputaran uang lebih dari Rp1 miliar, menjadi sinyal kuat kebangkitan pusat perdagangan di Batam.

Data tersebut berasal dari survei Pusat Kajian Daya Saing ASEAN Politeknik Batam. Dengan total pengunjung sekitar 6.000 orang selama lima hari, omzet dihitung melalui metode multiplier effect berdasarkan penjualan UMKM dan kemudian diekstrapolasi terhadap jumlah pengunjung. Kegiatan yang diinisiasi BP Batam bersama pengelola Nagoya Citywalk ini dinilai sebagai indikator konkret pemulihan ekonomi kawasan Nagoya sekaligus percepatan implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan, bahwa kebangkitan Nagoya merupakan bagian dari strategi memperkuat fungsi kota sebagai pusat perdagangan dan jasa. Menurutnya, ketika ruang publik tertata dan aktif, dampak berantai langsung dirasakan oleh UMKM, sektor jasa, hingga pariwisata.

“Nagoya adalah episentrum perdagangan Kota Batam. Ketika ruang publiknya hidup, efeknya terasa luas,” ujarnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menekankan kolaborasi antara pemerintah, pengelola kawasan, dan pelaku usaha. Ia menyebut, dukungan terhadap UMKM akan terus diperkuat agar pertumbuhan ekonomi berjalan inklusif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan, penataan Jalan Raya Nagoya merupakan bagian dari agenda besar pembangunan New Nagoya. Revitalisasi mencakup peningkatan kualitas jalan, pedestrian, pencahayaan, konektivitas antarblok komersial, serta integrasi fungsi perdagangan dan hiburan.

“Ketika infrastruktur, ruang publik, dan aktivitas ekonomi disatukan, dampaknya langsung terlihat pada perputaran ekonomi,” katanya, Jumat (20/2).

Dari pihak swasta, Owner Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan kawasan. Tingginya antusiasme masyarakat selama festival menunjukkan potensi besar Nagoya sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus destinasi wisata perkotaan.

Festival ini bukan sekadar perayaan Tahun Baru Imlek 2577, melainkan strategi aktivasi ruang publik berbasis kawasan. Beragam atraksi ditampilkan, mulai dari instalasi lampion tematik, barongsai dan lion dance, fashion show Imlek, hingga bazar UMKM yang melibatkan sekitar 30 tenant dalam radius lebih kurang 200 meter.

Selama lima hari penyelenggaraan, seluruh tenant dilaporkan selalu kehabisan stok setiap malam. Pada puncak acara, 16 Februari 2026, tercatat 1.584 pengunjung masuk melalui gerbang utama, dengan estimasi total kunjungan mencapai sekitar 2.500 orang per malam. Pengunjung tidak hanya berasal dari Batam, tetapi juga wisatawan dari Singapura, Malaysia, Brunei, dan negara lain.

Artikel Lima Hari Berlangsung, Perputaran Uang Diperkirakan Rp1 Miliar di Night Party Nagoya Lantern Festival pertama kali tampil pada Metropolis.

Safari Ramadan Anambas Segera Dimulai, Ada Bansos untuk Warga

0
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menjadwalkan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah pada pekan kedua Ramadan tahun ini. Kegiatan tersebut akan menyasar 10 desa terpilih yang tersebar di 10 kecamatan.

Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap bulan suci. Melalui kegiatan ini, jajaran Pemkab turun langsung ke desa-desa untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, mengatakan Safari Ramadan bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Safari Ramadan kita jadwalkan pada pekan kedua Ramadan,” ujar Raja Bayu saat ditemui di Pelabuhan Sri Siantan, Jumat (20/2).

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama masyarakat, kemudian dilanjutkan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah di masjid atau surau setempat.

Menurutnya, momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Anambas juga akan menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang membutuhkan. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama menjalankan ibadah puasa.

Selain bansos, pemerintah daerah juga menyiapkan dana pembinaan bagi masjid dan surau yang dikunjungi. Dana tersebut dapat digunakan untuk mendukung operasional serta kegiatan keagamaan.

Raja Bayu menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen pemerintah agar program yang dijalankan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Anambas, Yandri, menyampaikan persiapan teknis masih dimatangkan. Hal itu karena Bupati Kepulauan Anambas masih berada di luar daerah.

“Untuk jadwal dan desa yang dikunjungi masih menunggu arahan Bupati,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkab memastikan Safari Ramadan tetap dilaksanakan sesuai rencana pada pekan kedua Ramadan. Koordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa terus dilakukan agar kegiatan berjalan tertib dan khidmat. (*)

Artikel Safari Ramadan Anambas Segera Dimulai, Ada Bansos untuk Warga pertama kali tampil pada Kepri.