Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4252

Ratusan Kendaraan di Markas TNI Sidoarjo Dibeli dari Leasing Pakai Identitas Palsu

0
Warga didampingi polisi mencari kendaraan miliknya yang hilang usai rilis ratusan kendaraan hasil curian yang ditampung di Gudang Balkir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (AD) di Polda Metro Jaya, Jakarta, (10/1/2024). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos – Tersangka Eko Irianto alias EI dan Maryanto alias M mendapat ratusan kendaraan bermotor dari hasil curian dan membeli ke leasing. Terkait pembelian ke leasing, pelaku kerap memakai identitas palsu.

“Jadi para debitur ini rata-rata menggunakan identitas palsu untuk membeli kendaraan dari leasing. Kendaraan tersebut rata-rata tidak dilengkapi dengan STNK maupun BPKB sebagai identitas ketika dibeli ataupun ditampung oleh para pelaku,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra kepada wartawan, Jumat (12/1).

Barang curian ini kemudian ditadah sementara di Markas Gudbalkir Pusziad Sidoarjo, Jawa Timur, sebelum dikirim ke Timur Leste. Lokasi tersebut digunakan atas bantuan 3 anggota TNI.

“Tersangka menyewa lahan, untuk menyimpan kendaraan barang bukti baik roda dua atau roda empat di sebuah gudang kosong di Buduran, Jawa Timur dengan membayar setiap parkir kontainer Rp 2 juta dengan estimasi perbulannya membayar Rp 20-30 juta,” jelas Wira.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama Kodam V/Brawijaya membongkar kasus penggelapan kendaraan bermotor. Kasus ini turut melibatkan oknum anggota TNI AD. Pengungkapan ini dilakukan di Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis (4/1).

“Pomdam V/Brawijaya bersama Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus tindak Pidana Penggelapan kendaraan bermotor yang diduga dilakukan oleh saudara EI (sipil) dan melibatkan Kopda AS, oknum anggota TNI AD,” kata Kadispenad Brigjen TNI Kristomei Sianturi kepada JawaPos.com, Jumat (5/1).

Tersangka sipil yakni Eko Irianto alias EI dan Maryanto alias M. Sedangka 3 oknum TNI yang membantu yakni Mayor Czi Bagus Pudjo Raharjo alias BP, Kopda Adi Saputra alias AS dan Praka Jazuli alias J.

Kristomei mengatakan, saat ini Pomdam V/Brawijaya telah melakukan proses penyidikan terhadap Oknum anggota TNI AD. Sedangkan pelaku sipil ditangani Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur.

“Hasil penyidikan akan diumumkan secara transparan kepada publik. Jika oknum anggota TNI AD tersebut terlibat dan terbukti bersalah melakukan tindak pidana akan di proses hukum sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. Langkah ini diambil sebagai komitmen TNI AD dalam penegakan hukum;” jelas Kristomei.

Berdasarkan informasi yang beredar, kasus ini merupakan pengembangan dari tersangka EI. Penyelidikan kemudian berkembang ke Sidoarjo. Pelaku dikabarkan menjadikan Markas Gudbalkir Pusziad di Buduran sebagai lokasi penampungan kendaraan curian. Di lokasi tersebut dikabarkan ditemukan 215 unit kendaraan roda dua dan 49 unit kendaraan roda empat. (*)

Reporter: JP Group

Sampah Perumahan di Tanjunguncang Tiga Pekan Tidak Diangkut

0
WhatsApp Image 2024 01 12 at 14.23.26 e1705052790319
Sampah di perumahan yang tak diangkut hingga dua pekan.

batampos – Persoalan sampah perumahan tak kunjung usai di Tanjunguncang, Batuaji. Warga masih saja mengeluhkan pengangkutan yang lambat. Bahkan ada yang sudah tiga pekan tidak diangkut.

“Sangking kesalnya, warga sudah ada yang minta disewakan mobil pickup. Mau diantar ke kantor kelurahan atau ke kantor camat. Karena sampah ini dikelola DKP kecamatan dan diatur oleh kelurahan,” ujar Ketua RT 01 Perumahan Central Park, Tanjunguncang, Batuaji, Surya Dhrama Sitompul.

Baca Juga: Sempat Ditemukan Cacing, Ini Hasil Pemeriksaan Kadar dan Kualitas Air di Batam

Ketua RT 01 Perumahan Puri Pesona Cluster E, Tanjunguncang, Asy’ari Mashur juga mengeluhkan soal pengangkutan sampah di lingkungannya. Sampah warga sudah dua pekan tak kunjung diangkut. Bahkan ada yang sampai tiga pekan tidak diangkut.

“Untuk pengakutan sampah sudah beberapa tahun ini sampah macet terus. Ada sampai 2-3 minggu satu kali diambil. Kalau dua atau tiga minggu sekali ambil sampah sudah berbau menyengat dan banyak belatung,” sebutnya lagi.

Dia pun berharap kepada pemerintah supaya menambah armada pengangkut sampah agar penanganan sampah bisa maksimal untuk wilayah Tanjunguncang khususnya Perumahan Puri Pesona Cluster E Tanjunguncang.

Baca Juga: Kuasa Hukum Korban Malapraktik RS Graha Hermine Tuntut Kepastian Hukum

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Batuaji, Yulisbar mengatakan saat dikonfirmasi Batam Pos soal kendala pengangkutan sampah di Tanjunguncang mengatakan, tidak ada kendala.

“Tetapi saya coba cek dulu apakah rusak apa gimana di lapangan,” katanya. (*)

 

Reporter: Dalil Harahap

 

Nikah Lagi dengan Aldila Jelita, Indra Bekti Belum Berencana Tambah Momongan

0
Indra Bekti dan Aldila Jelita. (Instagram Indra Bekti)

batampos – Menikah kembali dengan Aldila Jelita, Indra Bekti mengatakan belum berencana menambah momongan lagi.

Karena menurut Indra Bekti saat menikah kembali dengan mantan istrinya pada 23 Agustus 2023 lalu, keduanya sepakat untuk memulai kembali dari titik nol. Termasuk bulan madu.

“Kita juga melakukan bulan madu lagi, kita punya waktu pacaran setelah menikah lagi. Kayak refresh saja gitu ya kita mulai dari nol lagi,” kata Indra Bekti saat ditemui di bilangan Alam Sutra Tangerang, Kamis (11/1).

Baca juga: Segera Dinikahi Abdul Azis, Putri Isnari Bakal Wujudkan Wedding Dream

Katanya, poin penting dari pernikahan kedua kali adalah adanya permintaan maaf dan saling memaafkan atas kesalahan yang sempat diperbuat pasangannya di masa lalu.

Ditanya hal tersebut, Indra Bekti memberikan jawaban tegas.

“Kita cukup lah anak, tinggal urusin mereka sekolahnya dengan baik. Kita fokus sama anak-anak yang sekarang. Untuk tambah momongan belum ada rencana,” kata Indra Bekti. (*)

Reporter: Jpgroup

Viral Ancaman Penembakan oleh Netizen di Medsos, Begini Respons Anies Baswedan

0
Capres Anies Baswedan. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

batampos – Viral di media sosial seorang netizen di media sosial Instagram mengungkapkan ancaman penembakan terhadap calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan di kolom komentar. Hal itu ditangkap layar oleh netizen lain dan viral di media sosial X.

Ancaman penembakan itu dituliskan akun Instagram @rifanariansyah yang kini sudah tak terdeteksi di Instagram. Ancaman penembakan itu sendiri bertuliskan “Izin bapak, nembak kepala anis hukumannya berapa lama ya?”.

Komentar itu lantas ditanggapi akun Instagram lainnya seperti @shxxbia yang seolah mengamini ancaman penembakan terhadap Anies tersebut. “Hallal” dengan emotikon menangis.

Menanggapi hal itu, Anies hanya berharap agar ancaman tersebut tak benar-benar terjadi. Kalaupun dianggap sebagai ancaman, ia meminta agar aparat yang berwenang dapat menindaklanjuti.

“Ya mudah-mudahan tidak kejadian, dan kalau itu dianggap ancaman ya pihak penegak hukum bisa menindaklanjuti,” ujar Anies kepada wartawan, Jumat (12/1).

Anies sejauh ini mengaku belum ada upaya langkah hukum yang akan dilaksanakan terhadap ancaman penembakan tersebut. “Belum ada rencana itu,” tandas Anies. (*)

Reporter: JP Group

Jalan Lintas Barat Lanjutan Sudah Bisa Dilalui, Pengguna Jalan Minta Dipasang Rambu dan Lampu Penerangan Jalan

0
Pengguna jalan melewati jalan Lintas Barat Lanjutan yang menghubungkan jalan dari Km 16 Toapaya menuju ke arah Kijang atau sebaliknya, Rabu (10/1/2024) petang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Jalan Lintas Barat Lanjutan menghubungkan jalan Km 16 Toapaya menuju ke arah Kijang, Bintan Timur sudah bisa dilalui.

Pantauan di lokasi, meski terdapat beberapa pekerjaan finishing, jalan tersebut mulai dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dari dan ke arah Kijang.

Banyak pengguna jalan yang mulai memanfaatkan jalan tersebut karena jarak tempuh dari dan ke arah Kijang semakin dekat.

Seorang pengendara, Rony mengatakan, jalan Lintas Barat Lanjutan membuat jarak tempuh ke Kijang lebih dekat.

Menurut dia, jalan tersebut perlu segera dipasang rambu maupun lampu penerangan jalan sehingga membuat pengguna jalan nyaman dan aman.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi mengatakan, pihaknya belum mengetahui jalan tersebut sudah diresmikan atau belum.

Setelah tersambung, kata dia, banyak pengguna jalan melewati jalan tersebut.

“Dari omongan ke omongan, jalan sudah bisa dilewati jadi banyak pengguna jalan yang melewatinya,” kata dia.

BACA JUGA: Tuntaskan Jalan Kawasan Reklamasi Gurindam 12, Pemprov Kepri Incar Program IJD Rp50 Miliar

Dia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait sarana dan prasarana.

Menurutnya, sarana dan prasarana jalan diperlukan untuk mencegah terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dia mengimbau ke pengguna jalan yang melewati jalan tersebut untuk berhati-hati saat membawa kendaraan.

Kadishub Bintan, M Insan Amin mengatakan, jalan Lintas Barat Lanjutan masuk dalam jalan nasional. Sehingga pemerintah daerah berkoordinasi dengan ke pemerintah pusat.

“Pak Bupati juga sudah bersurat ke Dirjen terkait sarana dan prasarana,” kata dia.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan meninjau ke lokasi terkait sarana dan prasarana yang diperlukan di jalan Lintas Barat Lanjutan, Bintan. (*)

 

Reporter: Slamet N

Begini Kondisi Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama Jelang Piala Asia 2023

0
Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama (sumber: Instagram @asnawi_bhr dan @s.pattynama)

batampos – Kondisi kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama masih diragukan jelang laga pertama Timnas Indonesia di Piala Asia, Senin (15/1/2024).

Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama sama sekali belum dimainkan oleh Shin Tae Yong dalam 4 laga uji coba Timnas Indonesia jelang Piala Asia.

Mengenai kondisi Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama, Shin Tae Yong memberikan jawaban atas keduanya.

Dalam video yang dirilis oleh akun resmi Timnas Indonesia di Instagram, pelatih asal Korea Selatan itu menyebutkan bahwa Asnawi masih memiliki masalah pada ototnya.

“Asnawi dari kemarin ada masalah pada otot, jadi fokus untuk pemulihan terlebih dahulu,” kata pelatih yang pernah mengalahkan Jerman bersama Korea Selatan itu.

Pria yang kerap disapa STY itu juga menjelaskan bahwa kemungkinan Asnawi akan dimainkan 20 sampai 30 menit untuk mengetahui kondisinya.

“Dan memang hanya dimainkan 20 sampai 30 menit, untuk mengecek seperti apa kondisi Asnawi,” tutur pria 53 tahun tersebut.

Selanjutnya, Shin Tae Yong juga menerangkan bahwa mantan pemain PSM Makassar tersebut tetap menjadi kapten Timnas Indonesia.

“Di awal pertandingan (selama uji coba) Asnawi memang tidak bisa bermain sebagai kapten, maka dari itu Jordi (wakil kapten) yang mengemban tugas untuk memimpin di lapangan,” ucap Shin Tae Yong.

Selain itu, sang pelatih juga memberikan kabar terbaru mengenai bek kiri Timnas Indonesia, Shayne Pattynama.

Diketahui, Shayne Pattynama sempat bergabung dengan pemusatan latihan di Antalya, Turki, sebelum pulang ke Belanda karena ibunya sedang sakit.

“Kesehatan ibunya kurang baik, ini situasi yang sensitif baginya. Jadi saya tidak bisa banyak berkomentar,” terangnya.

Mengenai kondisi tersebut, Timnas Indonesia harus rela bila pemain naturalisasi dari Belanda itu tidak bisa bergabung dengan tim.

Dalam skuad yang dibawa Shin Tae Yong, ada 2 pemain lain yang siap mengisi posisi bek kiri selain Pattynama.

Sosok tersebut adalah pemain Tokyo Verdy, Pratama Arhan dan bek kiri Persib Bandung, Edo Febriansah.

Sementara di posisi bek kanan, ada Yakob Sayuri dan Sandy Walsh bila Asnawi Mangkualam masih belum siap diturunkan.

Timnas Indonesia akan memulai kampanye di Piala Asia pada Senin (15/1/2024) dengan menghadapi tim kuat Timur Tengah, Irak.

Pada laga kedua, anak asuh Shin Tae Yong akan dihadapkan dengan musuh bebuyutan di Asia Tenggara, Vietnam, pada Jumat (19/1/2024).

Sedangkan pada laga terakhir, Marselino Ferdinan dkk. akan meladeni raja Asia, Jepang, pada Rabu (24/1/2024).

Di Piala Asia ini, target yang dibebankan oleh PSSI pada Shin Tae Yong adalah lolos ke babak 16 besar. (*)

 

Reporter: JPGroup

Sempat Ditemukan Cacing, Ini Hasil Pemeriksaan Kadar dan Kualitas Air di Batam

0
Air SPAM Batam 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam telah melaksanakan pengambilan sampel Air Batam Hilir (ABH) di beberapa rumah di Bengkong Laut, yang sebelumnya ditemukan berubah warna, berbau, dan mengandung cacing beberapa waktu lalu.

Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, hasil pemeriksaaan sampel sudah keluar. ABH masih dalam batas normal. “Sampel airnya sudah keluar. PH air 6,8, tingkat total dissolve solid (TDS) 250 dan chlor 0,2,” kata Didi, Kamis (11/1).

Ditambahkan Didi, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Tahun 2010 tentang persyaratan kualitas air minum menerangkan, TDS dibawah 300 dalam kategori bagus sekali. Sedangkan TDS 300 sampai 600 kategori baik dan TDS 600 – 900 kategori buruk dan TDS 900 – 1.200 berbahaya.

“Hasil sampel TDS ABH kemarin 250 dan dari beberapa titik yang kita ambil hasilnya masih dalam batas normal,” tambah Didi.

Baca Juga: VoA Turun Tarif, Target 2 Juta Wisman ke Batam Bisa Dikejar

Sementara itu untuk syarat kimia, PH air diketahui sebesar 6,8. Dimana sesuai Permenkes, PH yang baik itu sekitar 7. Sedangkan PH rendah atau di bawah angka tersebut berarti kadar keasamannya tinggi dan air yang ber-PH tinggi berarti kadar alkalinya tinggi.

“Untuk hasil mikrobiologis sebentar lagi keluar,” ungkap Didi.

Teknik pemeriksaan sampel air ini, kata Didi, dilakukan di tiga titik lokasi berbeda. Pengambilan sampel dilakukan mulai dari pangkalnya yakni di DAM, kemudian air sebelum masuk rumah warga, dan air yang berada di rumah warga.

Ia menambahkan, air bersih di Batam belum termasuk kategori drinking water. Artinya belum bisa diminum langsung dari keran. Untuk air bersih, Dinas Kesehatan berdasarkan aturan Peraturan Menteri Kesehatan dapat melakukan pemeriksaan air bersih di end user dalam hal ini dikeran-keran konsumen.

Baca Juga: Optimalisasi Penerimaan Sektor Penghasil, Bapenda Batam Data Objek Pajak Baru

Sebelumnya, sejumlah warga Batam mengeluhkan kualitas air bersih di Batam. Sebab, selain keruh, berbusa, berwarna putih hingga berbau, air spam di Batam juga bercacing. Keluhan air bercacing, juga sudah disampaikan warga ke medsos Air Batam Hilir (ABH), namun tak ada respon.

“Karena pakai penyaring makanya keliatan. Geli juga kalau sudah mendengar cacing ada di air bersih,” imbuh Icha.

Adanya cacing di Air juga banyak disampaikan warga di beberapa media sosial. “Ada beberapa postingan terkait cacing di air spam,” sebut Icha. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Kuasa Hukum Korban Malapraktik RS Graha Hermine Tuntut Kepastian Hukum

0
unnamed 9 e1704780878446
Ditreskrimsus Polda Kepri mendalami dugaan kelalaian malapraktik di Rumah Sakit Graha Hermine, Batuaji. f. dok direskrim Polda Kepri

batampos – Kuasa hukum korban malapraktik Rumah Sakit Graha Hermine, Natalis Zega, menunggu tindakan tegas Polda Kepri dan berharap keadilan bagi korban yang dinyatakan lumpuh yang diduga disebabkan dari malapraktik di rumah sakit tersebut.

“Yang jelas kami kejar sampai keadilan terjadi dan kepastian hukum berpihak kepada keluarga korban. Kami kawal sampai ada titik terang dan berharap gelar perkara oleh Polda Kepri segera dilakukan untuk menetapkan tersangka dalam perkara ini,” ujarnya kepada Batam Pos, Kamis (11/1).

Natalis menyampaikan pihaknya saat ini sudah menyiapkan langkah hukum untuk menggugat pihak rumah sakit.

Baca Juga: Dugaan Malapraktik, Ini Kronologi Dokter RS Graha Hermine Dilaporkan Keluarga Pasien

“Kami juga sudah menyiapkan langkah hukum lain untuk rumah sakit dan dokter yang terlibat dalam kasus dugaan malapraktek rumah sakit tersebut,” terangnya.

Saat ini pihaknya sudah memberikan keterangan ke Polda Kepri bersama bukti-bukti untuk menguatkan perkara ini.

“Dan dari kepolisian telah melihat kondisi korban, sehingga kami menunggu tindakan tegas dari kepolisian agar segera menetapkan tersangka,” terangnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes pol Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri masih menambah keterangan saksi ahli lagi untuk penanganan perkara ini.

“Penyidik Ditreskrimsus masih menambah keterangan saksi ahli lagi, dan perkara ini akan terus bergulir,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Usai Makan Obat Penggugur Kandungan, Leher Fitri Dijerat Pacar Hingga Tewas

Sebelumnya, Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes pol Putu Yudha Prawira menyebut pihaknya telah menindaklanjuti dengan memberikan surat perintah penyelidikan.

“Keterangan saksi termasuk pelapor, korban, dan terlapor, serta meminta keterangan tiga orang saksi ahli baik dari IDI, Dokter Spesialis Ortopedi dan Ahli Hukum Pidana untuk mendukung penyelidikan,” sebutnya.

Ditreskrimsus Polda Kepri juga akan menjadwalkan gelar perkara untuk memberikan kepastian hukum.

Sementara itu, dari pihak rumah sakit graha hermine belum bisa dikonfirmasi perihal perkara ini. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Optimalisasi Penerimaan Sektor Penghasil, Bapenda Batam Data Objek Pajak Baru

0
IMG 20240102 WA0027 e1704215093559
Bapenda Kota Batam mendatangi dan memberikan teguran kepada wajib pajak, Selasa (2/1).

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menggelar sosialisasi Perda Nomor 1 tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kota Batam, Kamis (11/1).

Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan dalam Perda baru ini ada beberapa objek pajak baru yang akan menjadi sumber penerimaan daerah. Hal ini merupakan salah satu bentuk optimalisasi capaian di tahun 2024 ini.

Ia menyebutkan saat ini terdapat 1.300 restoran, tempat makan, kafe, dan jenis serupa lainnya. Bertahap pihaknya mendorong penerapan transaksi digital, termasuk dalam pencatatan penerimaan pajak restoran ini.

“Salah satunya melalui pemasangan alat pencatat transaksi real time atau tapping box. Setiap tahun kami lakukan pemasangan,” kata dia.

Baca Juga: Momen Nataru Usai, Harga Tiket Feri Batam – Dumai dan Buton Kembali Turun

Tahun ini penerimaan pajak restoran berada di angka Rp 128 miliar. Tahun 2024 ini ditargetkan capaian dari pajak restoran ini bisa menyentuh angka Rp 158 miliar.

“Pemasangan dan pendataan objek pajak terus dilakukan. Makanya ada kenaikan pada target. Tahun ini kami juga akan pasang 400-an alat, belum lagi dari Bank Riau Kepri yang setiap tahun selalu ada CSR untuk pengadaan alat tapping box tersebut,” jelasnya.

Penambahan tapping box ini akan memaksimalkan pendapatan daerah dari pajak restoran. Tim Bapenda juga terus berupaya mencatat dan mengawasi wajib pajak lama dan baru.

“Tahun ini total setidaknya ada 1.000 unit Tapping box yang sudah terpasang seharusnya,” imbuh Azmansyah.

Baca Juga: Bayar Parkir, Dishub Ujicoba Penerapan QRIS Secara Bertahap

Beberapa wajib pajak yang bandel sudah dilakukan penindakan. Wajib pajak yang bandel ini juga diawasi oleh BPK. Sehingga mereka tidak akan bisa mengelak soal kewajiban pajak yang harus mereka bayarkan.

“Biasanya BPK turun. Kalau ada yang melakukan kecurangan terhadap penyetoran pajak, pasti akan ketahuan. Mereka wajib lunasi kewajiban mereka tersebut,” ungkapnya. (*)

 

Reporter: Yulitavia

Pemerintah Ekuador Umumkan Perang dengan Geng Narkoba, Kemlu RI Pastikan WNI Tak jadi Korban Kerusuhan di Ekuador

0
Kericuhan di Ekuador. Kemlu RI pastikan WNI dalam kondisi aman. (Anadolu)

batampos – Pernyataan perang Pemerintah Ekuador dengan geng narkoba diumumkan oleh Presiden Ekuador, Daniel Noboa usai selama tiga hari kekerasan terus terjadi saat geng-geng tersebut bentrok dengan angkatan bersenjata Ekuador. Mengutip dari Antara, Noboa mengatakan telah terjadi aksi terorisme dan peningkatan kekerasan yang dramatis di Ekuador. Dengan demikian ia menuturkan tidak akan menyerah melawan dan akan melakukan tindakan yang diperlukan untuk menghilangkan ketidakamanan.

“Geng-geng ini berpikir bahwa mereka akan menghancurkan presiden dengan menyerbu siaran televisi dan menyandera pasukan keamanan, tetapi mereka tidak akan berhasil,” kata Noboa, Rabu (10/1).

Sebelumnya, ia juga telah mengumumkan konflik bersenjata internal dan menyatakan 22 kelompok kriminal aktif sebagai organisasi teroris di Ekuador pada Selasa (9/1). Ia pun menurunkan pasukan untuk memerangi kelompok tersebut.

“Semua kelompok teroris ini adalah sasaran militer, dan jika Anda ingin melawan beranilah dan lawan militer secara langsung,” ujarnya.

Keputusan tersebut diambil setelah sekelompok orang bersenjata menyerbu dan menyandera di sebuah stasiun televisi TC Television di Kota Guayaquil. Selain itu, sekelompok bersenjata di hari yang sama juga mengambil alih sebuah universitas di kota yang sama dan menodongkan senjata ke mahasiswa.

Akibat peristiwa tersebut 13 orang ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditangkap karena penyerangan stasiun televisi. Tak hanya itu, Ekuador juga memberlakukan langkah pemberlakuan jam malam.

“Kami akan mempertimbangkan hakim dan jaksa yang mendukung para pemimpin kelompok teroris ini sebagai bagian dari kelompok teroris juga,” ujarnya.

Gelombang kekerasan ini terjadi karena menyusul kaburnya Jose Adolfo Macias alias ‘El Fito’, pemimpin Los Choneros, sebuah organisasi kekerasan yang bertanggung jawab atas perdagangan narkoba di negara tersebut dan diduga merupakan cabang bersenjata Kartel Sinaloa, sindikat kriminal Meksiko.

Merespons ketidakamanan di Ekuador, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Ekuador tidak menjadi korban dalam peristiwa kekerasan yang terjadi.

mua kelompok teroris ini adalah sasaran militer, dan jika Anda ingin melawan beranilah dan lawan militer secara langsung,” ujarnya.

Keputusan tersebut diambil setelah sekelompok orang bersenjata menyerbu dan menyandera di sebuah stasiun televisi TC Television di Kota Guayaquil. Selain itu, sekelompok bersenjata di hari yang sama juga mengambil alih sebuah universitas di kota yang sama dan menodongkan senjata ke mahasiswa.

Akibat peristiwa tersebut 13 orang ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditangkap karena penyerangan stasiun televisi. Tak hanya itu, Ekuador juga memberlakukan langkah pemberlakuan jam malam.

“Kami akan mempertimbangkan hakim dan jaksa yang mendukung para pemimpin kelompok teroris ini sebagai bagian dari kelompok teroris juga,” ujarnya.

Gelombang kekerasan ini terjadi karena menyusul kaburnya Jose Adolfo Macias alias ‘El Fito’, pemimpin Los Choneros, sebuah organisasi kekerasan yang bertanggung jawab atas perdagangan narkoba di negara tersebut dan diduga merupakan cabang bersenjata Kartel Sinaloa, sindikat kriminal Meksiko.

Merespons ketidakamanan di Ekuador, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Ekuador tidak menjadi korban dalam peristiwa kekerasan yang terjadi.

“Berdasarkan komunikasi dengan komunitas WNI, hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu, Judha Nugraha, Jumat (12/1).

Ia menyebutkan terdapat 48 WNI yang berada di Ekuador berdasarkan catatan KBRI Quito. Mereka sebagian besar merupakan paderi atau misionaris yang berada di wilayah terpencil di luar wilayah Guayaquil.

“Secara khusus, KBRI juga telah memonitor kondisi WNI di Guayaquil. Tercatat satu WNI perempuan tercatat menetap di wilayah tersebut, tetapi saat ini yang bersangkutan terpantau tengah berada di luar wilayah wilayah Ekuador,” ucapnya.

Judha juga mengatakan jika KBRI terus berkomunikasi dengan para WNI dan menyusun rencana kontingensi untuk mengantisipasi jika terjadi eskalasi yang semakin memburuk. (*)

Reporter: JP Group