Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 4347

Mantan Polisi Amerika Ditikam 22 Kali di Penjara

0
ilustrasi penjara

batampos– Masih ingatkah Anda dengan kasus polisi Amerika yakni Derek Chauvin, pelaku pembunuhan George Floyd.
Saat menjalani hukuman hukuman 22,5 tahun di penjara, mantan polisi ini ditikam 22 kali oleh sesama narapidana di penjara federal Tucson, Arizona, Amerika Serikat, menurut dokumen pengadilan yang dirilis pada Jumat.

Para penyelidik mengatakan serangan itu terjadi pada 24 November. Chauvin (47) ditikam John Turscak (52) dengan pisau rakitan di perpustakaan hukum penjara.

Menurut tuntutan pidana, Kantor Kejaksaan AS mendakwa Turscak dengan percobaan pembunuhan, penyerangan dengan niat untuk melakukan pembunuhan, penyerangan dengan senjata berbahaya, dan penyerangan yang mengakibatkan cedera tubuh yang serius.

BACA JUGA: Derek Chauvin, Pelaku Pembunuhan George Floyid Divonis 21 Tahun Penjara

Menurut para pejabat, Turscak mengaku hampir membunuh Chauvin jika petugas lembaga pemasyarakatan tidak segera menangani insiden itu.

Chauvin adalah satu dari empat mantan petugas polisi Minneapolis yang dihukum atas pembunuhan Floyd pada Mei 2020 di Negara Bagian Minnesota. Chauvin berlutut di leher Floyd selama hampir 10 menit hingga korban tewas.

Pengacara Chauvin, Greg Erickson, mengatakan kepada stasiun televisi WCCO bahwa keluarga Chauvin sangat kecewa dengan insiden serangan itu.

Erickson juga mengatakan tidak mengejutkan jika seseorang akan mengincar Chauvin karena dia dipidana dalam kasus yang mendapat banyak sorotan.

Para pejabat belum dapat memastikan apakah Chauvin akan dipindahkan ke penjara federal lain setelah penikaman tersebut. (*)

reporter: antara

Sogogo Kunjungi dan Beri Bantuan di 5 Panti Asuhan

0
unnamed 1 e1701440933646
komunitas sogogo saat berbagi dengan anak anak panti asuhan

batampos– Komunitas anak muda berbagai, Sogogo hadir di Batam untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu, terutama anak-anak yang kurang beruntung. Kali ini, komunitas Sogogo akan memberi bantuan ke lima panti asuhan yang ada di Batam.

Ketua Komunitas Sogogo Berbagi Indonesia, Vicky Stanly mengatakan Sogogo, merupakan komunitas sosial yang sudah di tiga negara, Vietnam, Phipina dan Indonesia. Di Indonesia, Sogogo telah hadir membantu masyarakat di 15 propinsi, seperti
Sumatra Utara, Aceh, Sumaterabarat. Sumatra Selatan, Lampung, Jakarta, Banten, Jawabarat, Jawat Timur, Kalimantan hingga Kepri.

“Untuk Kepri, kami baru hadir di Batam. Kenapa memilih Batam, karena menurut informasi di Batam masih banyak anak-anak kurang beruntung. Untuk di Batam baru ada 6volunteer,” ujar Vicky.

BACA JUGA: Panti Asuhan di Batam Dapat Bansos Rp 25 Juta, Karang Taruna Rp 100 Juta

Perjalan Komunitas Sogogo di Batam memang belum lama. Namun mereka sudah memberi bantuan ke sejumlah anak di Kecamatan Belakangpadang.

“Untuk agenda selanjutnya, ada lima panti asuhan yang akan kami singgahi, yakni daerah KDA, Megalegenda dan 3 di Batuaji. Bantuan yang kami ber berupa sembako dan makanan ringan untuk anak-anak,” jelasnya.

Menurut Vicky, Komunitas Sogogo Berbagi adalah komunitas sosial yang berdiri secara mandiri. Semua bantuan yang diberikan kepada orang yang membutuhkan, 100 persen berasal dari para anggota.

“Kami memberi bantuan tanpa donatur. Karena itu, kami juga mengajak anak-anak muda yang ada di Kepri, khususnya Batam untuk bergabung bersama Komunitas Sogogo berbagi. Ayok sama-sama peduli terhadap mereka yang membutuhkan,” pungkas Vicky.(*)

reporter: yashinta

Air Mati, Warga Terpaksa Beli Air Galon

0
Air Mati Dalil Harahapp 333
Warga menampung air untuk kebutuhan sehari-hari. F.Dalil Harahap

batampos– Gangguan suplai air bersih di Perumahan Putra Kelana Jaya (PKJ) Bengkong dikeluhkan warga setempat.

Pasalnya, sudah tiga hari air bersih tidak mengalir ke permukiman warga. Terganggunya suplai air ini menyebabkan pengeluaran warga membengkak, karena harus membeli air bersih.

Warga bahkan harus mengeluarkan biaya lebih, untuk membeli air galon, agar aktivitas keluarga bisa terus berjalan. Biaya yang dikeluarkan untuk membeli air untuk memenuhi kebutuhan satu hari sudah melebihi pengeluaran satu bulan.

“Pagi ini udah hari ketiga air mati. Kemarin. Beli air 10 galon sudah. Satu galon Rp6 ribu, kalau terus begini bisa membengkak pengeluaran, hanya karena kerusakan pipa lama ditangani,” keluh salah seorang warga PKJ, Nurhalimah, Sabtu (2/12).

BACA JUGA: Dua Hari Air Mati Total, Warga Mengeluh

Ia menceritakan juga harus antre menunggu tukang air galon melewati komplek perumahannya. Karena banyaknya permintaan air galon selama mati air ini.

“Tadi malam tukang galonnya baru ke komplek pukul 22.00 WIB malam. Jadi saya beli lima untuk persediaan pagi ini. Untung waktu hujan sempat nampung air, jadi ada sisa stok di penampungan untuk bebersih seperti piring,” terangnya.

Menurutnya sejak ada pengerjaan jalan, banyak sekali saluran pipa yang terdampak kerusakan. Perempuan yang berprofesi sebagai sales ini kerap melihat kebocoran pipa di sela- sela pengerjaan jalan.

“Kalau pas di jalanan sering lihat memang ada cipratan air menyembur dari pipa. Posisinya pas di samping pengerjaan jalan, karena ada alat beratnya. Jadi sangat disayangkan perbaikan jalan turut menyebabkan kerusakan pipa terus menerus. Akibatnya kami yang terdampak,” ungkapnya.

BACA JUGA: Empat Hari Air Mati Total, Warga Citra Batam Terpaksa Tampung Air Buangan dari Pollux

Ia berharap air segera mengalir, karena setiap libur aktivitas rumah tangga meningkat. Sehingga kebutuhan air sudah pasti juga lebih banyak.

“Jangan lah sampai hari Minggu mati juga, bisa terhambat semua pekerjaan rumah tangga. Kalau harus beli air galon terus, makin banyak lah pengeluaran,” ujarnya.

Sementara itu, menurut informasi dari Instagram airbatamhilir gangguan air ini diakibatkan perbaikan kebocoran pipa induk di Simpang Baloi, Lubuk Baja.

Sejumlah wilayah akan terdampak mati air, akibat perbaikan pipa induk ini. Kerusakan pipa diketahui terjadi sejak beberapa hari lalu.

Humas Air Batam Hilir, Ginda mengatakan perbaikan pipa bocor masih terus dikerjakan. Menurutnya, petugas berupaya mempercepat perbaikan, agar aliran air kembali bisa mengaliri ke perumahan warga yang terdampak.

“Secepatnya diupayakan normal kembali. Karena pengerjaan masih terus digesa,” sebutnya.

Ia menyebutkan optimalisasi pengerjaan perbaikan, diharapkan bisa mempercepat proses perbaikan pipa bocor. “Karena sekarang team bekerja non stop untuk mengejar selesai pekerjaan,” kata dia. (*)

reporter: yulitavia

Jaksa Terima Pelimpahan Tersangka Anak Wakil Bupati Karimun

0
Sat Resnarkoba Polres Karimun limpahkan perkara narkoba yang melibatkan anak Wakil Bupati Karimun DA bersama temannya ke Jaksa. f,JAKSA KARIMUN

batampos– Masih ingat, kasus narkoba yang diungkap oleh Sat Resnarkoba Polres Karimun dengan 4 tersangka yaitu PN alias PCK, FA alias GN, DA dan MR alias RN dengan barang bukti (BB) narkoba 1,9 kilogram pada awal Agustus lalu. Kasus tersebut masih mengendap di Sat Resnarkoba Polres Karimun selama tiga bulan. Dan, pada Jumat (1/12) ke empat tersangka salah satunya anak Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim bersama BB telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Karimun.

” Sekitar pukul 10.00 WIB, kami (Kejaksaan Karimun) telah menerima tersangka dan BB tahap 2 dari pihak Sat Resnarkoba Polres Karimun untuk diproses ke meja hijau,” terang Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karimun Rezi Dharmawan yang telah memenuhi syarat.

Para tersangka diduga telah melakukan tindak pidana narkotika dengan cara membawa, menguasai dan memiliki sabu serta memiliki permufakatan atau percobaan dengan melawan hukum akan menjualbelikan narkotika berjenis sabu seberat 1900 gram di wilayah Tanjung Balai Karimun yang barang narkotika tersebut berasal dari Malaysia.

BACA JUGA: Anak Wakil Bupati Karimun Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

” Para tersangka disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) undang–undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” ungkapnya.

Lanjutnya, proses penyerahan tersangka dan barang bukti bertujuan melimpahkan kewenangan dari penyidik ke penuntut umum. Selanjutnya, penuntut umum akan melengkapi administrasi perkara untuk kepentingan proses peradilan dan membuat surat dakwaan bagi masing–masing tersangka dengan batas waktu 20 kedepan.

Selanjutnya dalam batas waktu tersebut Penuntut Umum selaku Pengendali Perkara (Dominus Litis) dapat melimpahkan perkara tersebut Ke Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan proses peradilan guna memenuhi kepastian hukum.

” Tersangka telah ditahan oleh Penuntut Umum di Rutan Kelas IIB Karimun dengan masa waktu 20 kalender terhitung mulai tanggal 1 hingga 20 Desember 2023,” ujarnya.(*)

reporter: tri haryono

Yuda Kasih Rp 6 Juta untuk Ongkos Pulang Bunga ke Padang Lawas

0
WhatsApp Image 2023 11 29 at 17.06.09 e1701252992953
Bunga, istri muda Ahmad Yuda. F.Istimewa

batampos– Bunga, isteri muda Yuda pelaku pembunuhan Te, mantan Direktur RSUD Padang Sidempuan ikut berperan saat Yuda menghabisi Te.

Dalam sesi wawancara dengan awak media, Bunga yang kini sudah ditahan di Mapolsek Batuaji mengaku ikut mengangkat jenazah korban dari ruangan tamu ke kamar tidur di lokasi kejadian. Dia juga membantu Yuda mengambil air dalam ember untuk membenamkan kepala korban.

“Iya, tapi saya tak ikut membunuh (secara langsung), ” ujar Bunga.

Saat itu Bunga menuturkan, dia di ajak oleh Yuda ke rumah yang menjadi lokasi kejadian untuk menemui Te. Te kata Bunga disebutkan Yuda sebagai wanita yang mengguna gunain Yuda dengan ilmu pelet.

“Saya tak tahu itu istrinya. Dia ngaku belum ada isteri. Saya diajak ke sana (lokasi kejadian), untuk berjumpa dan menyelesaikannya persoalan kalau dia diguna-guna sama ibu itu (korban). Ibu itu katanya yang hantu-hantuin dia selama ini, ” kata Bunga.

BACA JUGA: Ahmad Yuda Mengaku Kaya Raya kepada Bunga dan Korban sebagai Ibunya

Sejak awal berkenalan hingga menikah sirih dengan Yuda, Bunga mengaku tidak mengetahui secara persis siapa itu Te. Yang ada dalam benaknya sesuai cerita Yuda, bahwa wanita yang berhubungan dengan Yuda cuman ibu Yuda yang disebut Yuda sebagai seorang pejabat di Kejaksaaan dan memiliki banyak harta, serta seorang wanita yang mengincar Yuda dengan cara dipelet tadi. Wajah dan siapa ibu atau wanita yang disebut Yuda itu tidak diketahui Bunga.

“Itu saja yang Saya tahu. Kalau soal ibunya itu Saya tahu saat beli rumah itu (lokasi kejadian). Dia bawa Saya beli rumah itu katanya uang dari ibunya. Tapi tak jumpa Saya sama ibu nya. Nah yang disebut sebagai wanita yang hantuin dia itu yang pas dibunuh itu baru saya jumpa, ” ujarnya.

Disinggung terkait aliran uang Te ke dirinya melalui Yuda, Bunga juga tak menampik. Dia mengaku berhak menerima uang dari Yuda sebab dia sudah menikah dengan Yuda.

“Saya kan isterinya jadi wajar dong dikasih uang, ” ujarnya.

Terakhir dia menerima uang dari Yuda sekitar Rp 6 juta sebagai ongkos pulang setelah Yuda membunuh korban. Dengan uang tersebut di kembali ke Padang Lawas dan menyewa kos-kosan hingga ia ditangkap, Rabu (29/11) lalu.

Terkait apa yang didapat selama dia menikah dengan Yuda, Bunga enggan berkomentar banyak. Dia hanya menceritakan kalau Yuda memang banyak bohongnya. Rumah (TKP) yang dibeli dengan dalil yang pemberian sang ibu tadi tidak kunjung ditempatinya.

“Selama menikah tak pernah kami tinggal menetap bersama. Paling disuruh ke Batam itupun di hotel. Habis itu saya disuruh balek lagi ke rumah orangtua. Padahal beli rumah itu saya ikut. Inikah baru tahu kalau kejadian seperti ini (uang pembelian rumah dari Te), ” ujar Bunga.

Terkait keterlibatan Bunga dalam kasus pembunuhan Te, ini dibenarkan oleh Kapolsek Batuaji AKP Beny Syahrizal. Bunga terlibat karena membantu pelaku mengambil air untuk membenamkan kepala korban serta mengangkat jenazah korban ke dalam kamar. (*)

reporter: eusebius sara

Polisi Gelar Patroli Dialogis Bersama Tokoh Masyarakat

0
Foto: Yusnadi Nazar
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu.

batampos– Polresta Tanjungpinang menggelar patroli dialogis keliling bersama tokoh masyarakat di Tanjungpinang.

Patroli ini sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat dan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di Tanjungpinang.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu, mengatakan patroli ini merupakan langkah strategis mengajak masyarakat menciptakan situasi kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

BACA JUGA: Satpol PP Intensifkan Patroli di Tempat Keramaian

“Patroli ini sebagai bentuk menjalin kedekatan Polri dengan berbagai lapisan masyarakat,” katanya, Jumat (1/12).

Selain itu, patroli ini merupakan upaya Polresta Tanjungpinang meningkatkan kerjasama dan komunikasi antara Polri dan tokoh masyarakat.

Kapolresta berharap patroli dialogis dapat mencegah potensi gangguan keamanan dan menciptakan kondisi yang aman menjelang Pemilu 2024.

“Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam menyikapi perkembangan menjelang Pemilu 2024,” tegas Kapolresta. (*)

reporter: yusnadi

Drainase Ditutup, Warga Sei Nayon Tutup Akses Jalan

0
Seinayon Warga Protes Draianse Banjir Dalil Harahap 4 scaled e1701440103909
Warga saat protes karena draianse induk mau ditutup pengembang yang bisa mengakibatkan banjir pemukiman warga Seinayon, Bengkong, Jumat (1/12). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Ratusan warga Sei Nayon, Bengkong menggelar protes dengan memblokade jalan, Jumat (1/12) pagi. Aksi ini dilakukan warga karena terjadi banjir beberapa hari belakangan, khususnya saat hujan lebat.

Warga menilai banjir tersebut disebabkan penutupan drainase oleh pihak pengembang yang sedang mengerjakan proyek. Sebelum ditutup, drainase tersebut selebar 3 meter dan kini menjadi semeter.

Ketua RW 12 Sei Nayon, Anwar mengatakan aksi ini sebagai bentuk kekesalan warga. Setelah penutupan dilakukan pengembang, warga meminta solusi untuk memindahkan drainase tersebut.

“Setiap hujan lebat, rumah warga terendam banjir. Sudah 5 bulan kami minta aliran drainase ini dipindahkan,” ujarnya di lokasi.

Ia mengatakan akibay penutupan drainase tersebut berdampak ke ribuan Kepala Keluarga (KK). Dampaknya kini banjir mencapai selutut orang dewasa.

“Kami minta drainase ini digali. Kalau tidak kami bertahan disini,” katanya.

BACA JUGA: Air Drainase Meluap saat Hujan, Tiban Kebanjiran

Hal senada disampaikan Boy, warga RT 5. Ia menilai banjir tersebut terjadi karena adanya proyek penimbunan pihak pengembang. Sehingga, draines yang sudah sempit tertutup tanah.

“Dulu mau selama apapun hujan tidak banjir. Ini hujan sebentar sudah banjir,” keluhnya.

Sementara itu, Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir yang turun ke lokasi mengatakan pihaknya langsung mencari solusi dengan pendekatan kepada warga.

“Kami melakukan pendekatan dan musyawarah, dan didapat keputusan bahwa Pemko Batam menurunkan alat berat untuk mengalihkan aliran drainase,” katanya.

Dalam aksi ini, warga membubarkan diri dan membuka blokade jalan setelah dilakukan penggalian drainase menggunakan alar berat. (*)

reporter: yopi

Turnamen Futsal Piala Kepala BP Batam III Segera Dimulai

0

Turnamen futsal Piala Kepala BP Batam Jilid III Tahun 2023 akan segera berlangsung. Sebanyak 64 tim, yang terdiri dari 32 tim kategori umum dan 32 tim kategori tingkat pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), ikut ambil bagian dalam penyelenggaraan turnamen ini.

futsa
Technical Meeting (TM) turnamen futsal Piala Kepala BP Batam berlangsung di Gedung IT Centre, Jumat (1/12/2023)

Kepala Biro Umum, Budi Susilo mengatakan bahwa turnamen tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi insan olahraga futsal di Kota Batam.

Selain itu, lanjut Budi, Piala Kepala BP Batam juga bertujuan sebagai ajang pembinaan bagi bibit muda potensial yang ada.

“Atas nama pimpinan BP Batam, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta atas semangatnya dalam mengikuti turnamen ini. Semoga ajang ini bisa terus berlanjut tiap tahunnya,” ujar Budi saat membuka agenda Technical Meeting di Gedung IT Centre BP Batam, Jumat (1/12/2023).

Pihaknya berharap, Piala Kepala BP Batam dapat melahirkan atlet muda berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional ke depannya.

“Kita ingin, atlet berprestasi bisa lahir di turnamen ini dan dapat membawa kebanggaan bagi Batam di level nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Mahmudi Bep, menyampaikan bahwa turnamen untuk kategori umum akan berlangsung pada tanggal 8 Desember 2023 di Lapangan Sport Hill Taman Raya.

“Kategori pelajar SMP dan SMA bakal dimulai tanggal 14 Desember nanti bertempat di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal. Sementara waktu, untuk pelaksanaan Technical Meeting kategori SMA akan digelar dalam waktu dekat karena masih ada beberapa tim yang akan mendaftar,” katanya.

Mahmudi menjelaskan, minat peserta untuk ikut berpartisipasi pada Piala Kepala BP Batam ini cukup tinggi.

Selain bergengsi, total hadiahnya pun juga besar untuk tiap kategori.

Untuk diketahui, selain kategori umum dan pelajar tingkat SMP, Piala Kepala BP Batam juga akan mempertandingkan kategori pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Ini merupakan yang ketiga kalinya BP Batam dan Istana Sport bekerja sama. Kita berharap, banyak atlet berprestasi yang lahir,” pungkasnya. (*/rilis)

200 Tenaga Medis Dapat Imunisasi Hepatitis B

0
Kadinkes Provinsi Kepri, Mohammad Bisri.

batampos– Untuk memberi perlindungan kesehatan bagi tenaga medis, Dinkes Kepri  memberikan imunisasi hepatitis B kepada 200 orang tenaga medis RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT).

“Imunisasi ini dalam rangkaian meningkatkan perlindungan kesehatan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang berisiko terpapar virus hepatitis B,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mochammad Bisri, Jumat (1/12).

BACA JUGA: Dinkes Bintan Kerahkan Puskesmas Awasi Penularan Hepatitis Akut

Bisri menyebut imunisasi hepatitis B merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit menular yang disebabkan oleh virus hepatitis B, yang dapat menimbulkan komplikasi seperti sirosis hati dan kanker hati.

Imunisasi hepatitis B diberikan tiga dosis dalam jangka waktu enam bulan (0, 1, dan 6 bulan). Imunisasi dapat diberikan setelah hasil skrining pra imunisasi menunjukkan HBsAg nonreaktif (negatif) dan antiHBs nonreaktif (negatif) dan dinyatakan lulus screening oleh dokter spesialis patologi klinik.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan skrining sudah berjalan sejak hari Jumat 24 November 2023, pada 149 orang tenaga kesehatan dari target capaian 200 orang, dengan rincian antiHBs nonreaktif 81 orang, antiHBs reaktif 64 orang, dan HBsAg reaktif 4 orang.

“Saat ini yang boleh divaksin baru mencapai 81 orang, terdiri atas dokter umum, dokter gigi spesialis, dokter gigi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis obgyn, spesialis bedah, spesialis anestesi, spesialis patologi klinik, perawat dan penata anestesi, bidan, dan ahli teknologi laboratorium medik (ATLM),” ungkap Bisri.

Sementara, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan imunisasi hepatitis B bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di RSUD RAT yang sekaligus rumah sakit milik pemerintah daerah setempat.

Ia mengatakan bahwa imunisasi hepatitis B merupakan salah satu bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah kepada tenaga para medis dan tenaga kesehatan yang telah berjasa dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Mereka berisiko terpapar virus hepatitis B yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan hidup.

“Saya mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan imunisasi hepatitis B bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan,” ujarnya.

Gubernur Ansar berharap imunisasi ini dapat memberikan perlindungan optimal bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan, sehingga mereka dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Dia mengimbau tenaga medis dan tenaga kesehatan yang belum mengikuti skrining praimunisasi segera melakukannya untuk mendapatkan imunisasi hepatitis B.

“Imunisasi hepatitis B bukan berarti kita bebas dari virus hepatitis B. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan kita, keluarga, dan masyarakat dari virus hepatitis B,” ucap Gubernur Ansar. (*)

reporter: antara

Tanjung Buntung Rawan Banjir dan Longsor

0
download 1
Iptu Doddy Basyir

batampos– Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari ini membuat warga Tanjung Buntung, Bengkong khwatir. Hujan yang melanda menyebabkan banjir dan berpotensi terjadi longsor.

Hal ini disampaikan warga saat ketiatan Jumat Kamtibmas bersama Polsek Bengkong di Keluhahan Tanjung Buntung.

“Hujan deras mengakibatkan adanya beberapa rumah dan jalan yg mengalami kebanjiran. Kami juga khawatir dengan cuaca saat ini kalau nantinya sampai berakibat longsor,” ujar Darro, salah seorang warga.

Ia mengatakan longsor tersebut terjadi beberapa waktu lalu di Kavling Tanjung Buntung Baru. Bukit di kawasan tersebut longsor hingga mengenai pemukiman warga.

BACA JUGA: Reses DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho Tampung Aspirasi Warga Bengkong Wahyu

“Kami minta masukan dan solusi. Karena setiap musik hujan ini terjadi,” katanya.

Sementara Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada sehubungan cuaca ekstrim saat ini.

“Jikalau ada informasi banjir dan tanah longsor silahkan menghubungi RT/RW dan kelurahan. Kami siap membantu untuk turun ke lapangan untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa,” katanya.

Dodd juga menyerankan warga yang tinggal di lokasi rawan banjir dan longsor untuk mengungsi. Hal ini mengantisipasi timbulnya korban jiwa.

“Kami juga menyarankan apabila di sekitar tempat tinggal rawan banjir atau longsor silahkan mengungsi dahulu ke tempat yg lebih aman,” tutupnya. (*)

reporter: yopi