batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso, Jawa Timur, Puji Triasmoro. Tim penindakan juga mengamankan lima pihak lainnya dalam operasi senyap yang digelar, pada Rabu (15/11) kemarin.
Menelisik harta kekayaan Puji Triasmoro dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laman elhkpn.kpk.go.id, Kamis (16/11), total harta kekayaan Puji senilai Rp 1.146.246.590 atau 1,14 miliar. LHKPN itu terakhir dilaporkan pada 7 Februari 2023 untuk tahun periodik 2022.
Puji tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak 10 bidang, yang tersebar di daerah Surakarta, Sukoharjo dan Karanganyar. Harta tak bergerak milik Puji itu senilai Rp 1.186.162.000.
Puji juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin yakni, mobil Honda Freed tahun 2010 dan motor Yamaha 2PV tahun 2018. Harta kendaraan milik Puji itu seluruhnya senilai Rp 115.000.000.
Puji Triasmoro juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sejumlah Rp 55.150.000. Kemudian, kas dan setara kas Rp 88.934.590.
Namun, Puji tercatat memiliki utang sebesar Rp 299.000.000. Sehingga total harta kekayaannya seluruhnya mencapai Rp 1.146.246.590.
Baca Juga: Hapus Stigma Orang Rendahan dan Beban Negara, 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia Diberangkatkan ke Korea Selatan
Kepala bagian pemberitaan KPK Ali Fikri menyatakan, OTT terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Puji Triasmoro, dilakukan terkait dugaan suap penanganan perkara. KPK mengamankan enam pihak, salah satunya Kajari Bondowoso, pada Rabu (15/11) kemarin.
“Terkait dugaan korupsi pengurusan perkara yang sedang ditangani Kejari Bondowoso,” ucap Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (16/11).
Dalam operasi senyap yang berlangsung di Bondowoso, Jawa Timur itu, tim penindakan KPK total mengamankan enam orang. Dua di antaranya Kajari Bondowoso Puji Triasmoro dan Kasi Pidsus Kejari Bondowoso Alexander Silaen.
“Sejauh ini ada enam orang yang ditangkap di antaranya oknum penegak hukum dan pihak swasta,” ujar Ali.
Juru bicara KPK bidang penindakan ini menyampaikan, para pihak yang terjaring dalam OTT tersebut sedang dibawa dan dalam perjalanan ke markas KPK. KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan. “Perkembangan akan disampaikan,” pungkasnya. (*)
batampos-Gubernur Kepri yang di wakili Kadispora Muhamad Ikhsan Terima Bendera KONI sebagai Tuan Rumah Pokan Olahraga Wilayah Sumatra XII 2027
Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XI resmi ditutup oleh Plt Gubernur Riau Edi Natar Nasution, di Halaman Kantor Gubernur Riau, Selasa (14/11/2023).
Penutupan ini digelar usai pertandingan Tim sepak bola Kepulauan Riau (Kepri) melawan Tim Sepak bola Lampung yang dimenangkan oleh Tim Sepak Bola Kepri dengan adu pinalty.
Kepri akhirnya meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera ke-XI tahun 2023, usai mengalahkan Lampung lewat drama adu penalti di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Selasa (14/11/2023). Meski belum lolos PON, sepak bola Kepri sudah membikin sejarah.
Kadispora Muhamad Ikhsan Terima Bendera KONI sebagai Tuan Rumah Pokan Olahraga Wilayah Sumatra XII 2027
Di penutupan, dilakukan penyerahan Bendera KONI dari Wakil Ketua I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno, kepada Gubernur Kepuluan Riau yang di wakili oleh Kadispora Kepulauan Riau Drs. Mohamad Ikhsan, Msi dan di dampingi Ketua KONI Kepri Usep RS sebagai tanda Propinsi Kepri sebagai Tuan Rumah Penyelenggaraan Porwil XII tahun 2027 mendatang. Acara juga diisi penyerahan Piala Bergilir kepada Propinsi Riau untuk menjadi piala tetap lantaran sudah berhasil meraih piala bergilir selama tiga kali.
Di penutupan Porwil Sumatera XI, turut dihadiri oleh Wakil Ketua I KONI Pusat Suwarno, Ketua Panitia Besar Porwil Sumatera XI Joni Irwan, Forkopimda Riau, Kapolda Riau Irjen Pol. Muhamad Iqbal, Gubennur se Sumatra yang mewakili, Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin, walikota/bupati se-Provinsi Riau, Ketua KONI Kepri Usep RS bersama ketua KONI se-Sumatera dan masing-masing kontingen peserta Porwil Sumatera XI.
Ketua PB Porwil Sumatera XI Joni Irwan mengatakan, bahwa pelaksanaan Porwil sudah selesai dilaksanakan. Porwil diikuti oleh 8 provinsi yakni Provinsi Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung.
Pada Porwil Sumatera XI ini mempertandingkan 10 cabor yakni Sepakbola, Sepak Takraw, Bola Tangan, Voli Indoor, Wushu, Barongsai, Renang, Atletik, dan E-Sport. Sebanyak 9 cabor dipertandingkan di Kota Pekanbaru sementara satu lagi Atletik dipertandingkan di Kabupaten Kampar.
“Sebagai penutup pertandingan, Porwil Sumatera XI diakhiri dengan final cabor sepakbola yang mempertemukan Riau Vs Sumatera Barat di Stadion Kaharuddin Nasution, Selasa (14/11) sore. Pertandingan dimenangkan oleh Sumatera Barat dengan skor 6-5 lewat adu penalti,” ujar Joni, dalam sambutannya pada penutupan Porwil Sumatera XI.
Dalam sambutan itu, dirinya juga mengumumkan Riau sebagai Juara Umum Porwil Sumatera XI 2023. Riau berhasil mempertahankan juara umum tiga kali berturut-turut, sekaligus mendapatkan tropi Juara Umum Porwil tetap.
Riau menyabet Juara Umum Porwil Sumatera XI dengan 41 medali emas, 21 perak dan 34 perunggu. Sementara di posisi kedua ditempati oleh Bangka Belitung 31 emas, 21 perak dan 28 perunggu. Kemudian di posisi ketiga diduduki oleh Sumatera Barat dengan perolehan 22 medali emas, 36 perak dan perak.
Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Pusat Suwarno mengatakan, bahwa Porwil Sumatera XI ini sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat se-Sumatera.
“Sebenarnya porwil ini adalah alat pemersatu masyarakat se Sumatera,” ujar Suwarno.
Semestinya kata Suwarno, Aceh yang menjadi tuan rumah Porwil Sumatera XI. Akan tetapi, Aceh terpilih sebagai tuan rumah PON 2024 bersama dengan Sumatera Utara.
“Karena itu, Aceh mundur sebagai tuan rumah Porwil Sumatera. Dan kami memohon kepada pemprov Riau untuk jadi tuan rumah. Kami memilih Riau sebagai tuan rumah alasannya Riau punya potensi venue eks PON, kemudian Riau berturut-turut jadi juara umum,” ungkapnya.
Dirinya juga sangat berterimakasih kepada Gubernur Riau sebelumnya maupun yang sekarang. Atas dukungan Gubernur Riau, Porwil Sumatera XI bisa terlaksana.
“Kami berterimakasih kepada gubernur yang lama maupun yang plt. Sehingga porwil bisa terlaksana dengan baik dan lancar,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau Edi Natar Nasution mengatakan, bahwa Porwil ini merupakan ajang seleksi atlet untuk bisa bertanding pada PON Aceh-Sumut 2024 mendatang.
Dirinya juga berterimakasih kepada panitia yang telah bekerja keras dalam penyelenggaraan Porwil Sumatera XI tahun ini. Menurutnya, berkat kerja keras dari panitia, penyelenggaraan Porwil berjalan dengan sukses.
“Terimakasih atas kerja keras panitia sehingga penyelenggaraan porwil Sumatera berjalan baik dan lancar. Selaku tuan rumah kami mohon maaf jika dalam pelaksanaan porwil terdapat suatu kekurangan,” sebutnya.
“Mari bersama memajukan Indonesia melalui prestasi olahraga,” ajak Edi Natar, sebelum menutup Porwil Sumatera XI secara resmi.
Ketua KONI Kepri Usep RS menyatakan bangga usai Propinsi Kepri ditetapkan sebagai Tuan Rumah Penyelenggaraan Porwil XII tahun 2027. “Kami berbangga dan menyatakan siap menjadi tuan rumah Porwil mendatang,” kata Usep RS.
Berikut perolehan medali pada Porwil Sumatera XI 2023 di Provinsi Riau.
1. Riau — 41 Emas, 21 Perak dan 34 Perunggu
2. Babel — 31 Emas, 21 Perak dan 28 Perunggu
3. Sumbar — 22 Emas, 36 Perak dan 25 Perunggu
4. Sumsel — 14 Emas, 28 Perak dan 16 Perunggu
5. Jambi — 13 Emas, 8 Perak dan 17 Perunggu
6. Lampung — 10 Emas, 10 Perak dan 15 Perunggu
7. Kepri — 9 Emas, 11 Perak dan 17 Perunggu
8. Bengkulu – 3 Emas, 8 Perak dan 4 Perunggu.
”Provinsi Kepri selama mengikuti PORWIL Sumatra selalu diurutkan buncit dan paling banyak 3 emas, di PORWIL Sumatra XI Riau dengan perolehan 9 medali emas, ini pencapaian yang luar biasa.” ujar Ikhsan Kadispora Kepri. (*)
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) telah menyampaikan usulan awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1445 H/2024 M ke Komisi VIII DPR dengan rata-rata sebesar Rp 105 juta. Meski begitu, jumlah tersebut bukan yang ditanggung seluruhnya oleh jemaah. Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) akan ditentukan nilainya.
Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo menjelaskan, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah mengatur bahwa BPIH adalah sejumlah dana yang digunakan untuk operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji.
Pasal 44 menyebutkan bahwa BPIH bersumber dari Bipih, anggaran pendapatan dan belanja negara, Nilai Manfaat, Dana Efisiensi, dan/atau sumber lain yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jadi Bipih yang harus dibayar jemaah itu adalah bagian dari BPIH. Kalau Kemenag sampaikan usulan awal BPIH sebesar Rp 105 juta bukan berarti sejumlah itu juga yang harus dibayar langsung jemaah,” kata Wibowo di Jakarta, Kamis (16/11).
“Berapa biaya yang akan dibayar jemaah haji 2024 belum ditentukan, masih akan dibahas. Sabar,” sambungnya.
Menurutnya, usulan awal dari Kementerian Agama akan didiskusikan terlebih dahulu oleh Panitia Kerja (Panja) BPIH. Panja dibentuk bersama oleh Komisi VIII DPR bersama Kemenag dalam Rapat Kerja yang berlangsung pada 13 November 2023. Sudah disepakati Ketua Panja BPIH 1445 H/2023 M adalah Moekhlas Sidik.
“Panja sedang bekerja membahas usulan awal BPIH dari Kemenag. Setiap komponen biaya akan dibahas dan dicek harganya ke lapangan. Nantinya akan dihasilkan BPIH versi hasil pembahasan dan kesepakatan Panja yang kemudian dibawa kembali pada Rapat Kerja Komisi VIII dan Kementerian Agama untuk disepakati sebagai BPIH 2024,” jelas Wibowo.
“Kesepakatan pemerintah dan DPR terkait biaya haji, akan disampaikan ke Presiden untuk ditetapkan melalui Peraturan Presiden. Di regulasi tersebut ditetapkan berapa biaya haji yang dibayar jemaah dan biaya haji yang bersumber dari nilai manfaat sesuai kesepakatan pemerintah dan DPR,” tambahnya.
Sebagai contoh, Wibowo menjelaskan, proses yang berlangsung pada penetapan BPIH 1444 H/2023 M. Pemerintah pada 19 Januari 2023 mengusulkan BPIH 1444 H dengan rata-rata sebesar Rp 98.893.909,11. Berdasarkan usulan tersebut, Kemenag dan Komisi VIII DPR membentuk Panja BPIH untuk melakukan serangkaian pembahasan. Selain itu, Panja BPIH juga melakukan peninjauan harga layanan, baik di dalam negeri maupun Arab Saudi.
Setelah melalui serangkaian pembahasan, hasil kerja Panja BPIH dibahas bersama dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR dan Pemerintah. Dalam raker yang berlangsung 15 Februari 2023, disepakati BPIH 1444 H/2023 M, rata-rata sebesar Rp 90.050.637,26, dengan asumsi kurs 1 USD sebesar Rp15.150 dan 1 SAR sebesar Rp 4.040. Disepakati juga bahwa Bipih yang dibayar jemaah pada 2023 rata-rata sebesar Rp 49.812.700,26 (55,3 persen), sedang yang bersumber dari nilai manfaat sebesar rata-rata Rp 40.237.937 (44,7 persen). (*)
Petugas dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan melakukan monitoring harga bahan kebutuhan di Pasar Barek Motor, Kijang, Selasa (14/11/2023) sekira pukul 14.00 WIB. F.DKUPP Bintan untuk Batam Pos.
batampos– Harga beberapa jenis cabai di Pasar Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Bintan mengalami kenaikan.
Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan, per Selasa (14/11/2023), harga cabai lokal sekira Rp 70.000 per kilogram atau mengalami kenaikan Rp 15.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 55.000 per kilogram.
Kemudian, harga cabai merah keriting sekira Rp 85.000 per kilogram atau naik Rp 15.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 70.000 per kilogram, harga cabai nano sekira Rp 95.000 per kilogram atau naik sekira Rp 25.000 per kilogram dari harga sebelumnya sekira Rp 70.000 per kilogram.
Sementara beberapa jenis cabai mengalami penurunan seperti harga cabai merah kering sekira Rp 75.000 per kilogram atau turun Rp 3.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 78.000 per kilogram, kemudian harga cabai rawit super sekira Rp 72.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 76.000 per kilogram, dan harga cabai hijau lokal sekira Rp 45.000 per kilogram dari harga sebelumnya sekira Rp 38.000 per kilogram.
Kepala DKUPP Bintan, Asy Syukri ketika dihubungi menyampaikan, harga cabai di Pasar Barek Motor Kijang akhir-akhir ini memang mengalami kenaikan.
“Kenaikan harga cabai karena hasil panen yang menurun akibat musim kemarau yang berkepanjangan,” kata dia.
Cabai yang dipasarkan di Bintan, kata dia, berasal dari Aceh, Jawa dan NTB.
Demi mencukupi ketersediaan cabai baik di Bintan dan Tanjungpinang, dia mengatakan, kebutuhan cabai untuk pedagang dibatasi.
“Kalau dari daerah pemasok cukup lancar namun kebutuhan untuk pedagang dibatasi dengan alasan mencukupi ketersediaan cabai di Pulau Bintan,” kata dia.
Sementara itu harga bahan pokok lainnya terpantau stabil seperti bawang merah jawa Rp 36.000 per kilogra, Bawang Putih Rp 36.000 per kilogram atau naik Rp 4.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 32.000 per kilogram, Bawang India Rp 15.000 per kilogram atau naik Rp 1.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp.14.000 per Kilogram, Bawang Bombay Rp 20.000 per kilogram atau turun Rp 2.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 22.000 per kilogram.
Untuk harga Daging Sapi Beku nomor 1 Rp 100.000 per kilogram, Daging Sapi Beku nomor 2 sekira Rp 70.000 per kilogram, Daging Sapi Segar nomor 1 sekira Rp 150.000 per kilogram, Daging Sapi Segar nomor 2 Cincang Rp 100.000 per kilogram, Daging Ayam Broiler Rp 35.000per kilogram, Daging Ayam Beku Rp 35.000 per kilogram, Daging Ayam Segar Rp 38.000 per kilogram.
Harga Minyakita sekira Rp 14.000 per liter, Minyak Curah Rp 14.000 per liter Minyak Fortune Rp 16.500 per liter, Minyak Son Gold Rp 14.400 per liter.
Untuk harga Gula Pasir Rp 15.800 per kilogramdan Beras Premium Rp 15.800 per kilogram dan Beras Medium sekira Rp 14.500 per kilogram. (*)
batampos – Dinas Kesehatan Kota Batam memulangkan pasien positif monkeypox atau cacar monyet yang ditemukan di Batam. Pasien meminta isolasi mandiri karena biaya pengo-batan tak ditanggung pemerintah dan BPJS Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, sebelumnya pasien menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Embung Fatimah. Menurut aturan, pasien cacar monyet wajib menjalani isolasi selama 24 hari.
Didi juga mengatakan, awalnya pasien menjalani serangkaian tes hingga pengambilan swab dan diuji di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Batam.
”Hasilnya sudah keluar, positif. Kami langsung rujuk untuk menjalani isolasi ke RSUD Embung Fatimah. Namun hari ini (kemarin, red) sudah kami pulangkan,” ujarnya.
Ia membenarkan pasien lebih memilih menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Ini dikarenakan perawatan tidak ditanggung pemerintah maupun BPJS Kesehatan.
”Harusnya dirawat atau isolasi 24 hari. Kendalanya adalah tidak ditanggung BPJS, padahal dia punya. Begitu juga dengan pemerintah. Kami masih koordinasi dengan pihak Kemenkes soal ini. Karena kami mau nyari atau tracing, tapi nanti yang bayar perawatan siapa. Kalau BPJS mau nanggung, kalau ada pasien tak punya BPJS tinggal kita masukkan ke Jamkesda. Masalahnya BPJS tidak menanggung,” jelasnya.
Didi menjelaskan, untuk kasus cacar monyet, pasien harus meminimalisir bersentuhan dengan orang lain. Apalagi penularan melalui telapak tangan cukup berisiko. Karena gejala itu dari telapak tangan. Banyak aktivitas yang dilakukan melalui telapak tangan.
Untuk mencegah penularan, penting sekali mengurangi sentuhan dengan orang lain. Sehingga bisa meminimalisir dampak penularan.”Misalnya penggunaan peralatan di rumah tangga. Misalnya gelas yang habis dipegang pasien, terus dipegang sama anggota keluarga lainnya. Ini akan berisiko penularan. Karena ada luka di telapak tangan. Kalau ada bersinggungan segera cuci tangan dengan sabun,” pinta Didi.
Untuk itu, sangat penting sekali isolasi bagi pasien cacar monyet. Pasien yang dinyatakan positif diminta menjalani isolasi, guna meminimalisir penularan ke pihak lain.
Didi menambahkan, untuk penelusuran kontak erat atau tracing pasien sudah dilakukan oleh petugas medis. ”Keluarga dan teman dekat sudah kami tes. Kami ambil sampel dan swab. Semua negatif dan hanya pasien ini yang positif cacar monyet,” ujarnya.
Didi meminta, jika ada warga Batam yang mengalami gejala monkeypox, segera mendatangi puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih awal.
”Saat ini kami uta-makan tracing dulu. Kalau perawatan paling disarankan untuk isolasi mandiri. Masalahnya itu tadi, soal biaya yang harus mereka keluarkan untuk perawatan,” imbuhnya.
Menurutnya, penularan penyakit ini melalui kelenjar saliva (air liur), dan bersentuhan langsung. Termasuk juga berhubungan seksual.
Ia mengimbau kepada warga Batam menjaga perilaku hidup sehat dan setia pada pasangan. Jika memiliki gejala serupa, segera memeriksakan diri.
”Deteksi dini mungkin akan meminimalisir penularan dari penyakit ini,” imbau Didi.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) untuk pengawasan di pelabuhan. Gejala cacar monyet di telapak tangan, mudah dideteksi. Namun di bagian lain akan sulit terpantau di jalur perlintasan manusia seperti pelabuhan atau bandara.
”Saya pastikan dulu apakah KKP sudah dinotif oleh Dinkes terkait kasus satu ini. Meskipun penyakit ini tidak menyebabkan kematian, tetap diwaspadai. Temuan tambahan kasus di luar Jawa itu ada di Batam. Kami berharap warga bisa menjaga diri agar tidak terpapar,” tutupnya.
Sementara itu, Humas RSUD Batam Ellin, membenarkan ada pasien berjenis kelamin laki-laki sempat dirawat di ruang isolasi. ”Iya ada, masuk sejak 11 November lalu dan sudah mendapatkan penanganan medis di ruangan isolasi,” ujar Ellin.
Seperti diberitakan Batam Pos sebelumnya, ditemukan satu pasien baru penyakit cacar monyet di Indonesia, yakni di Batam. Penderita berusia 23 tahun, berjenis kelamin laki-laki, bertempat tinggal di Kecamatan Lubukbaja, Batam.
Pasien mengaku tidak pernah melakukan perjalanan keluar kota, juga tidak pernah melakukan kontak dengan orang yang terduga monkeypox.
Gejala cacar monyet berupa demam, lelah, kemudian muncul sejumlah ruam di sekitar tubuh, seperti telapak tangan, telapak kaki, alat kelamin serta ruam pada area bokong. (*)
batampos – Sebanyak 750 personel dilibatkan untuk mengamankan logistik Pemilu 2024. Polresta Barelang memastikan kesiapan dalam pengamanan dan pengawalan Pemilu 2024.
“Jumlah personel ini untuk tahap awal saja, mungkin saja nanti bertambah. Untuk tahap awal ini kedatangan dan pengawalan logistik dari KPU pusat baik provinsi. Seperti kotak suara, tinta segel, dan surat suara,” ujar Kabagops Polresta Barelang, Kompol Z.A.C Tamba di Mapolresta Barelang, Rabu (15/11) siang.
Tamba menjelaskan pengamanan pemilu terdiri dari 5 tahapan. Yakni pengawalan logistik, pengamanan kampanye, pengamanan TPS, masa tenang, pengamanan pencoblosan atau pungut suara, serta hitung suara dan penetapan.
Untuk pengamanan TPS dibagi menjadi empat kategori. Yakni kategori aman, rawan, sangat rawan, dan khusus.
“Misalkan untuk kategori rawan itu, satu TPS nanti pengamanan ada satu personel polisi. Sangat rawan ada dua personel,” katanya.
Dengan adanya pengamanan ini, Tamba berharap selama tahapan Pemilu ini situasi dan kondisi Batam tetap kondusif. Untuk itu, ia meminta kerjasama masyarakat menjaga keamanan Kota Batam ini. (*)
PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Honda ADV Nyoride – Misteri Dua Alam bersama konsumen dan komunitas pecinta Honda ADV, Sabtu (11/11) lalu.
f.Honda untuk Batam Pos PARA peserta Honda ADV Nyoride – Misteri Dua Alam foto bersama di Mega Mall, Sabtu (11/11) lalu.
PIC Community Capella Dinamik Nusantara Pulihanafiah Harahap, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah hadir mengikuti event tersebut. Ia berkesempatan menjelaskan keberadaan HCID (Honda Community ID) dan One Heart Community Kepri kepada peserta.
Pulihanafiah Harahap juga menjelaskan mengenai rangkaian acara dan juga rute yang dilewati saat City Rolling. Setelah seluruh peserta memahami rute city rolling, ia meminta agar semua peserta tetap cari_aman saat melewati rute yang telah di sampaikan. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk memperlancar kegiatan.
Kegiatan city rolling diawali dari kantor Capella Dinamik Nusantara – lampu merah Sinkom – lampu merah Gelael – Laluan Madani – Jembatan Sei Ladi – Tiban – Bundaran Basecamp – Bundaran Tembesi – lampu merah Panbil – lampu merah Kepri Mall – Batam Center – Mie Terempa’k – Mega Mall.
”Para peserta berhenti sebentar di Jembatan Sei Ladi yang memiliki banyak cerita – cerita mitos yang beredar di kalangan masyarakat Kota Batam, para peserta juga mengam-bil dokumentasi seperti foto & video di sana,” katanya.
Sesampainya di lokasi Cafe para peserta diberikan waktu beristirahat dan sholat untuk peserta beragama muslim. Acara kemudian dilanjutkan gathering dan menikmati fasilitas music yang disediakan panitia. Ada juga sesi sharing terkait HCID, taping HCID, tidak lupa juga diskusi terkait Motor ADV dan informasi garansi motor terbaru.
Pulihanfiah memberikan penjelasan terkait terkait garansi 5 tahun Honda dimana garansi Frame 5 tahun tanpa batas waktu untuk semua tipe Skutik, Cub, Sport, motor listrik dan big bike, sedangkan untuk PGM-FI 5 tahun atau 60.000 km, Engine 3 tahun atau 36.000 km, Electric 1 tahun atau 12.000 km dan Frame part (jok, front fork, rear cushion, dll) 1 tahun atau 12.000 km kecuali big bike.
“Garansi baru ini merupakan upaya honda dalam memberikan jaminan kualitas produk dan kenyamanan konsumen saat berkendara, Kepuasan konsumen merupakan prioritas utama bagi kami,” Jelas Pulihanafiah.
Acara ini bukan hanya tentang menjelajahi rute petualangan, tetapi juga tentang mempererat ikatan antarpecinta Honda ADV. Sebuah momen yang memadu-kan rasa kebersamaan, sema-ngat petualangan, dan kecintaan pada Honda ADV.
“Kami adakan kegiatan ini bentuk support kami kepada seluruh konsumen dan komunitas yang memilih Honda ADV untuk menemani segala aktivitas sehari-hari,” tutup Pulihanafiah.
Seluruh peserta juga diberikan kesempatan untuk nonton bersama di salah satu bioskop dan ditutup dengan foto bersama di lokasi acara nonton bersama. (*)
batampos – Tangis Er dan Rd, pasangan suami istri (pasutri) kembali pecah di ruang sidang Pengadilan Negeri Batam di Batam Center, Rabu (15/11). Pasalnya, majelis hakim yang dipimpin Edi Sameaputty tetap menyatakan pasutri ini bersalah karena telah melakukan pencurian.
Dalam vonis yang dibacakan Hakim Edi, pasutri ini terbukti melanggar pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). Hal itu disimpulkan berdasarkan fakta-fakta persidangan, baik dari keterangan saksi dan korban.
Hal memberatkan, pasutri ini telah membuat korban menga-lami kerugian Rp 6 juta.
Sedangkan hal meringankan, pasutri ini masih mempunya 5 anak di bawah umur.
”Memperhatikan pasal 363 KUHP, menjatuhkan pidana terhadap Er dengan 6 bulan penjara, kemudian untuk terdakwa Rd dengan 1 tahun dan 6 bulan,” ujar hakim Edi.
Selama proses pembacaan putusan, pasangan suami istri ini pun terus menangis. Bahkan, volume tangis mereka semakin keras saat vonis usai dibacakan. Tak hanya Er dan Rd yang menangis, 3 anak mereka yang berada di luar ruangan sidang juga menangis. Harapan para anak yang menginginkan orang tuanya bisa langsung bebas akhirnya pupus.
Vonis terhadap Er lebih ri-ngan 3 bulan dari tuntutan jaksa 9 bulan penjara, sedangkan vonis terhadap Rd suaminya tetap 1 tahun dan enam bulan atau 18 bulan penjara. Meski begitu, pasutri ini tetap menerima vonis majelis hakim.
Kuasa hukum terdakwa Er, Rio Ferdinan Turnip dari LBH Mawar Saron di Batam, mengatakan, kliennya merima vonis hukuman dari majelis hakim. Vonis hukuman itu juga lebih ringan dari tuntutan jaksa.
”Kalau kami dari PH (Penasihat Hukum) terima atas putusan tersebut. Mengingat karena hakim telah mempertimbangkan kondisi keluarga, anak-anak dari tersangka Er,” ujarnya.
Untuk terdakwa Rd, Rio me-ngatakan, LBH Mawar Saron tak melakukan pendampingan. Karena itu, untuk menerima putusan atau tidaknya ditentukan sendiri oleh Rd.
”Kalau yang Rd kami tak dampingi. Kami hanya dampingi si ibu (Er),” kata Rio.
Dalam nota pembelaan pekan lalu, LBH Mawar Saron sempat menyampaikan beberapa fakta terjadinya pencurian oleh pasutri ini. Di antaranya menjelaskan bahwa perbuatan mencopet yang dilakukan pasangan suami-istri ini berawal saat melihat dompet di tas milik korban yang dipakai anak korban dalam keadaan terbuka. Sehingga, timbul niat dari RS untuk mengambil, karena ingat sedang banyak kebutuhan yang sudah harus dijalankan, sementara mereka berdua tak ada uang.
Keinginan itu kemudian disampaikan Rd kepada Er, yang kemudian langsung ditolak Er. Namun, RD menyakinkan bah-wa uang itu bisa digunakan untuk memnayar uang sekolah anak yang sudah meninggal, utang persalinan karena Er baru saja melahirkan dua minggu sebelum kejadian, beli susu anak, cicilan motor dan uang untuk kebutuhan makan sehari-hari.
Yang mana setelah mendengar hal itu, Er pun akhirnya tak membantah apa yang dilakukan sang suami. Di dalam dompet itu, pasangan suami-istri ini mendapatkan uang Rp 6 juta, yang ternyata uang milik Ika, seorang ibu Bhayangkari. Keduanya sempat ketakutan, namun uang itu sudah terlanjur terpakai.
Meski begitu, keduanya pun tetap mengembalikan dompet milik korban ke pos sekuriti. Di dalam dompet, semua surat-surat berharga seperti ATM hingga kartu kredit, dipulangkan lengkap, namun tanpa uang Rp 6 juta. Para terdakwa sudah pernah mencoba minta maaf, bahkan anak-anak terdakwa sempat bersujud di kaki korban, namun ternyata tak mendapat respons oleh korban. (*)
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin usai menjalani pemeriksaan di di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (15/11). (Istimewa)
batampos – Ketua Komisi IV DPR RI Sudin telah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Sudin mengaku telah memberi penjelasan kepada penyidik KPK, mengenai anggaran dan pengawasan selaku mitra kerja dari Kementerian Pertanian RI.
“Hanya ditanya mengenai anggaran dan pengawasan saja, itu saja,” kata Sudin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (15/11) malam kemarin.
Ia menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik KPK, terkait materi pemeriksaan. “Yang lain nanti tanyakan ke penyidik. Coba tanya penyidik sudah saya jawab,” tegas Sudin.
Selain Sudin, penyidik KPK juga memeriksa empat saksi lainnya. Mereka di antaranya Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Ali Jamil, Kabag Umum PSP Kementan Jamil Baharudin, ajudan Mentan Panji Harjanto dan Kapoksi Substansi pada Direktorat Pembiayaan Ditjen PSP Kementan Anis.
Dalam kasusnya, KPK telah menetapkan mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka. Selain Yasin Limpo, KPK juga turut menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Muhammad Hatta sebagai tersangka.
Ketiga pejabat di Kementan itu diduga menikmati hasil pungutan sebesar Rp 13,9 miliar. Sumber uang yang digunakan di antaranya berasal dari realisasi anggaran Kementerian Pertanian yang sudah di mark up, termasuk permintaan uang pada para vendor yang mendapatkan proyek di Kementerian Pertanian.
Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan 12B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (*)
batampos – Polsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam meningkatkan pengamanan jelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peningkatan pengamanan saat ini melibatkan belasan personel.
Penumpang kapal Kelud menaiki tangga menuju kapal saat sandar di pelabuhan Batuampar. F Dalil Harahap/Batam Pos
”Pengamanan saat ini ada 11 personel. Dibantu juga rekan dari TNI, dan BP Batam,” ujar Kapolsek KKP Batam, Iptu Jaya P. Tarigan, Rabu (15/11).
Jaya menambahkan, jelang momen Nataru ini, sudah terjadi peningkatan penumpang. Kemarin, penumpang Kelud dengan tujuan Tanjung Priok berjumlah 1.496 orang.
”Pastinya ada peningkatan penumpang. Saat ini kami juga sedang persiapan Operasi Lilin Nataru,” katanya.
Jaya menambahkan, peningkatan pengamanan ini untuk memantau situasi kamtibmas. Serta, memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang.
”Dengan kehadiran Polri, masyarakat khususnya para penumpang bisa merasa tenang, aman dan nyaman,” ungkapnya.
Jelang momen Nataru ini, Jaya juga mengimbau masyarakat yang ingin mudik untuk tidak membeli tiket melalui calo. Sebab, pembelian melalui calo rentan terjadi penipuan, dan tarif pembelian tiket tersebut bisa menjadi tinggi.
”Pembelian tiket hindari calo. Silahkan beli tiket-tiket di tempat sudah tetapkan, maupun secara online di aplikasi Pelni,” tutupnya. (*)