Jumat, 22 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4639

BSI Sinergi dengan Pesantren, Perkuat Ekosistem Islam dan Pengembangan Ekonomi Syariah di Aceh

0

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mengukuhkan kembali komitmennya dalam memperkuat ekosistem Islam di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan YLPI Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah di Aceh.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan kolaborasi ini bertujuan utama untuk memperkuat layanan perbankan syariah dalam ekosistem pesantren. Bersama YLPI Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, BSI memfasilitasi payroll SPP santri dan mendukung operasional pesantren melalui berbagai fasilitas perbankan yang disediakan.

(ki-ka): Direktur Penjualan & Distribusi, Anton Sukarna; Ketua DPS BSI, Dr. KH. Hasanudin, M.Ag; Wakil Komisaris Utama BSI, Adiwarman Karim; Direktur Utama BSI, Hery Gunardi; Pimpinan YLPI Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Tengku H Faisal Ali; dan Komisaris Utama BSI Muliaman Hadad.

Selain dalam lingkup bisnis, kolaborasi juga dilakukan dalam lingkup sosial, yang ditandai dengan pemberian bantuan senilai Rp500 juta oleh BSI. Bantuan ini diharapkan dapat membawa manfaat signifikan bagi peningkatan fasilitas pendidikan dan pembelajaran bagi para santri di YLPI Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah.

“Ini merupakan aksi nyata bentuk dukungan dan komitmen BSI terhadap perkembangan ekosistem pesantren, termasuk sumber daya manusianya. Dengan menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang representatif, BSI berharap pesantren dapat menjadi pusat literasi dan pengembangan ekonomi bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya,” ungkap Hery.

Sebagai institusi perbankan syariah, BSI terus berupaya meningkatkan peran dan kontribusinya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk mendukung ekonomi berbasis pesantren.

Dalam konteks lebih luas, Hery menjelaskan bahwa sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi ekosistem Islami yang sangat besar. Negeri ini juga diperkaya dengan sarana pendidikan berbasis Islami yang besar. Data hasil pemetaan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kementerian Agama tahun 2020 & 2021 menunjukkan dari 11.868 pondok pesantren yang diteliti sebagian besar sudah mempunyai bisnis atau usaha yang diolah sendiri, hanya sedikit yang belum memiliki bisnis atau usaha.

“Dari jumlah tersebut, 90,48% sudah memiliki usaha, sedangkan sisanya masih belum memiliki usaha. Potensi ini harus dioptimalkan untuk memperkuat keuangan syariah di Indonesia dan pada akhirnya juga dapat mendukung pertumbuhan perekonomian negara,” tambah Hery.

Dalam upaya meningkatkan potensi ekonomi dan layanan perbankan syariah, BSI fokus pada lebih dari 18 ribu pesantren potensial yang tersebar di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil untuk mendukung percepatan implementasi ekosistem Islami di Tanah Air.

Adapun, data Kementerian Agama Republik Indonesia mencatat per Juli 2023 jumlah pesantren secara total di seluruh Indonesia mencapai lebih dari 39 ribu pesantren, dengan jumlah santri mencapai lebih dari 4 juta orang. Hery menekankan bahwa pesantren dianggap sebagai fokus utama yang dapat memberikan dampak positif pada pengembangan pasar dan ekosistem Islam.

“Pesantren memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi syariah di Tanah Air. Oleh karena itu, kami terus berupaya mengkaji skema yang tepat dan efisien agar pesantren dapat memberikan kontribusi yang lebih besar,” tegas Hery.

Hingga saat ini, BSI telah menjalin kerjasama dengan lebih dari 8 ribu pesantren di Indonesia. Berbagai inisiatif pengembangan ekonomi di lingkungan pesantren melibatkan pembiayaan Pertashop, dukungan untuk UMKM dan Agen BSI Smart, layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif. BSI juga aktif mendukung manajemen masjid dan mendorong kewirausahaan melalui program Talenta Wirausaha BSI bagi para santri pesantren.

“Pesantren merupakan salah satu ekosistem Islami yang terus dibangun BSI sebagai upaya memperluas pangsa pasar keuangan syariah dan meningkatkan inklusi perbankan syariah di Indonesia,” jelas Hery.

BSI juga telah menjalin kerjasama dalam membangun ekosistem masjid di Indonesia, bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia terkait QRIS untuk sedekah dan infak di lebih dari 50 ribu masjid, serta literasi keuangan syariah dengan pondok pesantren dan universitas.

Dalam konteks penguatan ekosistem ZISWAF, BSI berkomitmen untuk menjadi bagian dari kemaslahatan ummat melalui sinergi dengan BAZNAS dan UPZ BSI melalui BSI Maslahat

Hingga September 2023, BSI juga telah dipercaya mengelola dana pihak ketiga (DPK) ekosistem di lingkungan pesantren, dengan total mencapai Rp 928 M. Upaya ini sejalan dengan visi BSI untuk terus berkontribusi pada kemajuan ekonomi syariah dan inklusi keuangan di Indonesia melalui sinergi yang kuat dengan lembaga-lembaga Islam, termasuk pesantren.  (*)

Prediksi Prancis U-17 vs Korea Selatan U-17: Byung Sunghwan Berharap Dukungan Suporter Indonesia

0
Kim Myeongjun. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos – Korea Selatan U-17 sudah tujuh kali lolos ke putaran final Piala Dunia U-17. Dan, capaian tertinggi mereka adalah tiga kali melaju ke babak perempat final. Capaian itu didapat pada Piala Dunia U-17 1987 Kanada, Piala Dunia U-17 2009 Nigeria, dan Piala Dunia U-17 2019 Brasil.

Pada Piala Dunia U-17 edisi ke-19 tahun ini, pelatih Korea Selatan U-17 Byung Sunghwan ingin timnya minimal bisa menembus babak perempat final. Untuk menjaga asa itu, Taegeuk Warriors Muda –julukan Korea Selatan U-17– tidak boleh terpeleset saat bertemu Prancis U-17 malam ini di Jakarta International Stadium (live Indosiar pukul 19.00 WIB).

Target itu tidak bisa ditawar karena Korea Selatan U-17 sudah kalah 1-3 oleh Amerika Serikat U-17 pada laga perdana grup E (12/11).

Byung mengungkapkan, sebenarnya dirinya sudah menyiapkan banyak hal saat Korea Selatan U-17 melawan Amerika Serikat U-17. Namun, timnya tidak bisa menampilkan permainan terbaik.

’’Jelang laga melawan Prancis, saya sudah melakukan banyak persiapan. Saya yakin kami bisa memperlihatkan hasil yang baik jika apa yang disiapkan bisa berjalan dengan lancar,’’ ujarnya.

Pria 43 tahun itu berharap Korea Selatan U-17 bisa menampilkan permainan terbaik. Sebab, Prancis U-17 memiliki tradisi yang cukup bagus di ajang Piala Dunia U-17.

Bahkan, Prancis U-17 pernah menjadi juara pada Piala Dunia U-17 2021 Trinidad-Tobago. Lalu, pada Piala Dunia U-17 2019 Brasil, Prancis U-17 menduduki peringkat ketiga.

’’Prancis merupakan tim kuat. Saya memperkirakan pertandingan nanti akan berjalan sulit,’’ ucapnya.

Baca Juga: Soal Selebrasi Tarian ala Terminator Arkhan Kaka, Bima Sakti: Selebrasi itu Sewajarnya Saja. Jangan Mudah Termakan Pujian

Di tengah situasi yang tidak mudah itu, Byung berharap suporter kembali datang ke Jakarta International Stadium untuk memberikan dukungan.

Dalam pertandingan melawan Amerika Serikat U-17, pendukung Korea Selatan U-17 sangat banyak. Mereka yang memberikan dukungan bukan saja warga Korea Selatan, tapi juga warga negara Indonesia (WNI).

’’Kehadiran suporter memberikan tambahan energi bagi kami. Saya berharap di pertandingan selanjutnya suporter dari Indonesia tetap bisa mendukung kami,’’ paparnya.

Di sisi lain, pelatih Prancis Jean Luc Vannuchi tidak mau merasa di atas angin meski timnya menang dan Korea Selatan U-17 kalah pada laga perdana. Menurut Vannuchi, Korea Selatan U-17 merupakan pesaing berat di grup E. (*)

Reporter: JP Group

LMS Kepri Dukung Pasukan Kebersihan Karimun, Azman: Jangan Saling Menyudutkan

0
Petugas DLH Karimun ketika mengangkut limbah kulit durian yang akan dijadikan kompos di acara GTRA Summit lalu.f,TRI

batampos – Satu pekan sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) karena tidak terangkut oleh petugas kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Kebersihan (DLH) Karimun.

Kondisi ini sempat menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Berbagai komentar disampaikan di group media sosial (medsos).

Namun tidak bagi Laskar Melayu Serumpun (LMS). Ketua LMS Datuk Azman Zainal menegaskan, pihaknya tetap memberikan dukungan
terhadap kinerja DLH Karimun untuk proses pengangkutan sampah di TPS.

“Saya yakin saudara-saudara yang ada di DLH Karimun telah bekerja secara optimal. Jadi, mari kita sama-sama memberikan dukungan kepada para petugas kebersihan. Jangan, saling menyudutkan,” tegas Azman, Rabu
(15/11).

Dukungan moril bagi petugas harus diberikan. Karena, kata Azman, dirinya menyaksikan langsung bagaimana petugas kebersihan tanpa pandang kondisi cuaca, baik itu hujan maupun panas, mereka tetap melaksanakan tugasnya.

BACA JUGA: Altit IODI Kepri Lolos ke PON 2024, Dapat 2 Emas dan 1 Perunggu di Kejuaraan Dance Sport di Yogyakarta

Bahkan mulai subuh hingga malam hari. Jika kendalanya tak ada Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengoperasi alat transportasi pengangkut sampah, itu hanya teknis saja.

“Mereka (DLH Karimun), kan sudah memplot anggarannya. Kenapa ada
pemotongan, dan proses pembayaran lambat. Nah, ini yang perlu kita pahami. Itu tergantung pemangku kebijakanlah,” ungkapnya.

Dirinya menuturkan, sangat miris melihat cuitan di medsos oleh publik yang seolah-olah petugas kebersihan tidak bekerja. Padahal, nyata-nyatanya selama ini petugas kebersihan tetap bekerja secara optimal.

Dengan dibuktikan, pada tahun ini ada even besar seperti GTRA Summit maupun hari jadi Kabupaten Karimun yang selalu dilibatkan petugas kebersihan.

Sehingga, publik tidak perlu menyalahkan petugas kebersihan. Namun, bagaimana kita sebagai masyarakat mendukung DLH Karimun untuk tetap membuang sampah pada tempatnya.

Walaupun, beberapa hari lalu di TPS menumpuk sampah yang secara bertahap diangkut oleh petugas DLH Karimun. Sesuai moto orang tua dahulu “didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” yang artinya kebersihan harus diawali dari lingkungan sendiri.

“Anda bisa lihat sendiri, saking malasnya masyarakat main lempar saja sampah di TPS. Walaupun, di TPS itu sudah banyak tumpukan sampah. Tapi, ya apasalahnya turun untuk meletakkan sampah ditumpukan sampah agar tidak melebar,” pesannya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun Rita Agustin mengungkapkan, bahwa kendala
keterlambatan pengangkutan sampah oleh petugas diakibatkan anggaran BBM yang minim. Sehingga, berdampak terhadap transporasi alat pengangkut sampah terhenti sementara.

“Sempat terhenti. Tapi, alhamdulillah kita tetap konsen bagaimana armada tersebut bisa mengangkut sampah di TPS secara berangsur,” ungkapnya.

Untuk menjaga kebersihan di wilayah Kabupaten Karimun, Dinas Lingkungan Hidup memiliki 4 truck sampah, 6 mobil amrol, 4 pickup, dan 4 tosa. Selain dilengkapi armada, DLH juga membuat edaran terkait larangan membuang sampah sembarangan.

“Kami berharap kerjasama dari masyarakat Kabupaten Karimun untuk tidak membuang sampah di sembarangan tempat. Sehingga tidak menimbulkan masalah yang serupa kedepannya,’ kata wanita berkacamata ini.(*)

reporter: tri haryono

Sempat Terhambat karena Persoalan Lahan, Normalisasi Drainase Induk Dilanjutkan

0

batampos – Badan Pe-ngusahaan (BP) Batam kembali melanjutkan proyek normalisasi drainase di sepanjang jalan masuk kantor Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji. Persoalan lahan dengan anggota DPRD Batam, Tumbur Hutasoit, telah diselesaikan oleh BP Batam.

Hal ini diapresiasi masyarakat setempat dan berharap agar proyek ini segara diselesaikan untuk meminimalisir persoalan banjir yang cukup merepotkan masyarakat selama ini.

”Masalah lahan pasti bisa diselesaikan. Ini untuk kepentingan bersama, jadi harus saling pengertian,” ujar Ummar, warga Buliang, Selasa (14/11).

irigasi
F. Dalil Harahap/Batam Pos
Pembangunan maupun normalisasi drainase di Kelurahan Buliang, Batuaji, jalan terus, Selasa (14/11).

Tumbur Hutasoit saat dikonfirmasi mengaku sudah tak ada masalah lagi dengan proyek normalisasi tersebut. Sudah ada penyelesaian dengan pihak BP Batam sehingga proyek tersebut bisa kembali dilanjutkan. ”Tak ada masalah lagi,” ujarnya.

Dia juga berharap proyek ini segera dirampungkan karena intensitas hujan cukup tinggi belakangan ini. ”Termasuk yang di Simpang Genta itu, dekat Kantor Kecamatan Batuaji, tolong dipercepat karena sudah lebih dari sebulan. Itu kalau hujan becek sekali jalannya,” ujar Tumbur.

Senada disampaikan Syarifuddin, warga lainnya yang meminta agar BP Batam mendesak kontraktor segera merampungkan semua proyek normalisasi drainase yang dikerjakan BP Batam.

”Karena cukup mengganggu arus lalu lintas saat hujan begini. Jalan becek. Sudah begitu sempit lagi karena penggalian masih terus berjalan. Mohon dipercepat biar aman saat hujan,” ujarnya. (*)

KPU Batam Tunggu Kedatangan Surat Suara Pilpres dan Pileg 2024

0

 

Kotak Suara
Sejumlah pekerja menurunkan logistik pemilu berupa bilik suara saat tiba di gudang logistik KPU Batam di Sekupang, Sabtu (14/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam telah menerima kelengkapan logistik tahap pertama Pemilu 2024 mendatang. KPU Kota Batam, Mawardi mengatakan logistik pemilu 2024 segel plastik sebanyak 84.243 sudah tiba di Kota Batam.

Dari hasil penyortiran petugas, sebanyak 84.243 logistik dalam keadaan bagus, dan layak digunakan untuk Pemilu mendatang.

“Barang hanya satu pcs saja. Sementara itu terdapat kekurangan logistik 24 pcs, dan sudah dilaporkan untuk mendapatkan pergantian,” ujarnya, Rabu (15/11).

Mawardi merinci jenis logistik yang sudah tiba di gudang yaitu, bilik suara, tinta, segel, kotak suara, dan segel plastik.

Mawardi melanjutkan, pihaknya masih menunggu pengiriman tahap kedua yaitu logistik utama surat suara.
(*)

 

Reporter : YULITAVIA

12.777 Penumpang Tinggalkan Batam via Pelabuhan Batam Center

0

batampos – Kota Batam ternyata masih sangat seksi untuk dikunjungi wisatawan mancanegara. Buktinya, belasan ribu Warga Negara Asing (WNA) masuk melalui Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, akhir pekan lalu.

mega mall pelabuhan
F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Ribuan penumpang yang akan berlayar meninggalkan Batam terlihat antre di pintu keberangkatan Pelabuhan Internasional Batam Center, Senin (13/11).

Pada Senin (13/11), arus balik penumpang tak kalah banyaknya. Tercatat, 12.777 orang penumpang keluar dari Batam melalui Pelabuhan Feri Internasional Batam Center. Jumlah itu didominasi penumpang tujuan Singapura.

Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Mario Erik Sihotang, mengatakan, jumlah penumpang pada saat arus balik di luar prediksi. Karena ramainya, ada tambahan 22 ekstra trip kapal yang berangkat pada hari itu.

”Ramai sekali. Untuk yang datang hanya 2.579 penumpang,” ujar pria yang akrab disapa Erik ini, kemarin.

Menurut dia, total kapal yang berangkat menjadi 77 kapal, sedangkan kapal yang datang 73. Namun, untuk kapal yang datang, masih banyak kosong, berbeda dengan kapal berangkat hampir semuanya penuh. ”Kapal yang berangkat hampir semuanya penuh,” ujar Erik.

Disinggung arus penumpang kemarin, dikatakan Erik sudah mulai normal. Baik itu penumpang yang datang maupun yang berangkat.

”Sekarang (kemarin) sudah normal,” sebutnya.

Sementara Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, juga mengatakan hal senada. Menu-rutnya, arus penumpang kemarin sangat padat. ”Padat dan ramai sekali, apalagi pas arus balik kemarin,” ujar Nika. Agar antrean teratur, pihaknya memaksimalkan petugas keamanan.

Hal itu dilakukan agar antrean penumpang bisa teratur.

”Untuk pengamanan kami maksimalkan. Sehingga, penumpang bisa nyaman, meski kondisi sangat padat,” ungkap Nika. (*)

Renita Rismayanti yang Pertama dari Indonesia Terima Penghargaan PBB

0
Briptu Renita Rismayanti Petugas Basis Data Kriminal di Misi PBB di Republik Afrika Tengah. (ANTARA/HO-PBB di Indonesia)

batampos– Rasa bangga pasti ada pada Brigadir Polisi Satu Renita Rismayanti. Bagimana tidak, ia menjadi yang termuda sekaligus yang pertama dari Indonesia yang menerima penghargaan Polisi Wanita Terbaik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2023.

Renita Rismayanti adalah seorang Perwira Polisi Indonesia, yang saat ini bertugas sebagai perwira polisi perorangan di Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA) sebagai petugas basis data kriminal di Bagian Intelijen dan Analisis Kejahatan.

Ditemui oleh ANTARA di Jakarta, Selasa, perempuan berusia 27 tahun yang akrab disapa Nita itu tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan tersebut.

“Pas saya dapat berita resmi (menerima penghargaan) itu, sebenarnya saya lagi cuti. Saya lagi di Indonesia, lagi di rumah orang tua saya di Magelang,” kata Nita seraya menambahkan bahwa dia menerima berita tersebut tepat pada hari ulang tahunnya.

Nita mengatakan bahwa dia memulai karir polisinya di Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah dan kemudian pindah ke Divisi Hubungan Internasional di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada tahun 2017.

Tugasnya selama di Divisi Hubungan Internasional Polri adalah mengelola para anggota kepolisian yang berangkat untuk Misi Perdamaian PBB, dan pekerjaan tersebut membuat dia tertarik untuk mendaftar ke Misi Perdamaian PBB tersebut.

“Usia untuk mendaftar (Misi Perdamaian PBB) itu minimal 25 tahun. Jadi saya harus menunggu dulu. Baru di usia 25 saya ikut daftar dan diseleksi langsung oleh PBB,” katanya.

Ia berbagi cerita bahwa tes yang dia lakukan saat mendaftar untuk Misi Perdamaian PBB adalah tes bahasa, tes mengemudi dan tes menembak.

BACA JUGA: Inovasi untuk Negeri Bawa BSI Raih Penghargaan

“Waktu itu yang diujikan bahasa Inggris. Kebetulan saya ditugaskannya di misi berbahasa Prancis, jadi ada tes tambahan yaitu wawancara dalam bahasa Prancis,” jelas Nita, menambahkan bahwa sekarang misi berbahasa Prancis lebih banyak daripada misi berbahasa Inggris.

Nita menceritakan bahwa dirinya lebih percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris dan baru mulai belajar bahasa Prancis selama satu setengah bulan sebelum wawancara tes.

“Awalnya saya nggak ngerti, susah untuk adaptasi (di Republik Afrika Tengah). Ada beberapa yang bisa berbahasa Inggris…tapi saya nggak mau lagi (berbahasa Inggris). Karena kapan saya bisanya (bicara bahasa Prancis). Saya terbata-bata, tapi ternyata saya di situ bisanya (bicara bahasa Prancis),” jelas Nita.

Tugas dalam Misi Perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah

“Saya meng-handle dua proyek besar milik MINUSCA, pertama proyek UN Pol Case Management. Itu adalah satu platform yang lebih advance dari platform yang sudah ada di UN sekarang ini,” ujar Nita.

Dalam proyek tersebut, Nita mengembangkan dashboard platform tersebut dimana orang-orang bisa memanfaatkan platform tersebut untuk mendapatkan informasi secara waktu langsung (real-time).

Proyek yang kedua adalah proyek terkait instalasi database untuk polisi lokal di Republik Afrika Tengah yang bertujuan untuk membantu para polisi lokal dalam menjalankan tugasnya.

Nita mengaku tidak memiliki latar belakang dalam bidang informasi dan teknologi (IT), mengatakan bahwa dia berperan sebagai pembuat konsep dan bekerja sama dengan tim ahli untuk mengembangkan proyek tersebut.

Ketika ditanya apa yang membuat perempuan berusia 27 tahun tersebut terus berusaha memberikan ide-ide dalam misi perdamaian tempatnya bekerja, Nita berpendapat bahwa setiap orang harus melakukan yang terbaik di mana pun mereka berada.

“Jangan terpaku sama stereotipe (dari sebuah pekerjaan). Walau pun saya bekerja di belakang meja, ada yang saya bisa lakukan di situ yang berguna buat orang lain,” ujar Nita saat berbagi pengalaman dalam menghadapi stereotipe tentang pekerjaannya.

Nita juga memberi motivasi untuk para perempuan yang sedang meniti karir mereka dalam semua bidang.

“Untuk semua wanita, dimana pun kalian berada dan apa pun pekerjaannya, percayalah bahwa kemampuan kalian tidak ada batasnya. Jadi, wherever you are, do your best,” kata Nita.

Mengenai penghargaan dari PBB tersebut, Nita berharap Indonesia bisa lebih dikenal dan diakui di dunia internasional, dan semakin banyak orang Indonesia yang bisa mengikuti Misi Perdamaian PBB di masa depan.

Pada Senin (13/11), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan bahwa Brigadir Polisi Satu Renita Rismayanti dari Indonesia akan menerima Penghargaan Petugas Polisi Wanita Terbaik PBB tahun 2023.

Penghargaan tersebut akan diberikan pada 16 November dalam acara tahunan Pekan Polisi PBB yang diselenggarakan pada 13-17 November di Markas Besar PBB, New York.

Upacara penghargaan Petugas Polisi Wanita Terbaik PBB tahun 2023 tersebut akan diadakan di Markas Besar PBB pada 16 November 2023 pada pukul 01.00-02.00 waktu Jakarta (13.00-14.00 waktu New York) dan disiarkan langsung di UN Web TV. (*)

reporter: antara

Pemerintah Diminta Dukung UMK Naik 15 %

0

batampos – Aliansi buruh kembali menyuarakan kenaikan upah 15 persen tahun depan. Buruh menuntut Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mendukung tuntutan buruh disetujui.
Buruh menuntut kenaikan 15 persen atau Rp 675 ribu dari UMK Batam tahun 2023. Buruh meminta Wali Kota Batam bersama buruh dalam mengawal upah 2024 mendatang. Apabila pemerintah menyetujui PP Nomor 51 Tahun 2023, dan tuntutan buruh tidak disetujui, maka akan ada mogok nasional di Batam.

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, melalui PP Nomor 51 Tahun 2023 mengacu pada pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu.

”Tanggal 21 November ini UMP selesai ditetapkan. Setelah itu, baru UMK dijadwalkan untuk dibahas,” kata Rudi, Selasa (14/11).

Sampai saat ini masih menunggu data pertumbuhan ekonomi Batam dari BPS Batam dan inflasi Kepri. Ia menyebutkan, pembahasan UMK dijadwalkan paling lambat pekan depan. Pembahasan UMK memang dibahas usai UMP. Hal ini guna memastikan UMK tidak berada di bawah UMP Kepri.

”Kalau Jumat sudah diputus, Senin langsung dijadwalkan,” sebutnya.

4 buruh foto lama
Serikat pelerja melakukan unjuk rasa didepan kantor Walikota Batam, Jumat (27/10). Mereka menuntuk kenaikan UMK. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Lanjutnya, apa yang menjadi usulan dari buruh ini akan disampaikan kepada Wali Kota Batam. Pihaknya, akan menjadwalkan audiensi antara serikat buruh dengan Wali Kota Batam terkait upah ini.

”Kami juga menampung masukan dari buruh terkait biaya hidup dan komoditas yang terus naik. Di pembahasan kami berharap hal ini bisa menjadi poin penting oleh DPK,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, kenaikan upah sudah dipastikan ada. Namun, untuk besaran kenaikan upah harus dibahas bersama DPK.

”Jumat depan paling lambat sudah ditetapkan untuk UMP. Setelah itu langsung diagendakan UMK. Kami juga akan mengirimkan rekomendasi upah sesuai dengan kesepakatan,” bebernya. Ketua APINDO Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah.

Saat ini sudah terbit aturan baru berupa Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 Tentang perubahan aturan Pengupahan, maka APINDO mengimbau DPK sama-sama berpegang pada aturan ini dan mematuhinya.

Berapa pun nilai UMK 2024 yang dihasilkan melalui rumus yang terdapat dalam PP 51/2023 tersebut, itulah yang harus dijalankan bersama.

Kepada para pengusaha di Batam, APINDO sudah memberikan pemahaman-pemahaman untuk mengikuti aturan tersebut. Berapa pun nantinya nilai UMK yang dihasilkan.
Menurut APINDO, formulasi yang ada dalam PP 51/2023 tersebut sudah cukup adil. Ada pertimbangan nilai inflasi di dalamnya. Nilai inflasi ini meru-pakan cerminan dari penyesuaian upah akibat naiknya harga-harga barang yang dikonsumsi oleh masyarakat di Batam. Ketika inflasi tinggi, maka tentunya nilai upah minimum yang akan dibayarkan oleh pengusaha akan tinggi juga.

Jika inflasi terkendali, maka upah minimum yang harus dibayarkan pengusaha juga akan lebih ringan. Selanjutnya, komponen pertumbuhan ekonomi dalam formulasi tersebut mencerminkan naiknya aktivitas ekonomi.

Ketika aktivitas ekonomi berjalan baik sehingga pertumbuhan ekonomi itu tinggi, maka para pekerja juga menikmatinya melalui kenaikan upah yang tinggi juga.
Jadi bukan hanya pengusaha yang menikmati naiknya pertumbuhan ekonomi tersebut. Ibaratnya, keuntungan pengusaha itu dibagi sebagian ke karyawannya melalui kenaikan upah.

Selanjutnya, nilai alfa yang ada dalam rumusan di PP tersebut, mencerminkan kewenangan untuk berunding antara pekerja dengan pengusaha. Nilainya diputuskan di meja perundingan dengan ditengahi pemerintah. Dengan begitu fungsi perundingan tidak serta merta hilang dalam rumusan aturan upah minimum tersebut.

”Jadi kami menilai kepentingan semua pihak sudah terakomodir di dalam rumus yang ada di dalam PP 51/2023. Sehingga seharusnya, para pihak yang ada bisa mematuhi dan berpegang pada aturan tersebut,” katanya.

Mengenai keinginan serikat pekerja/buruh untuk meminta kenaikan upah pada persentase tertentu, itu sah-sah saja. Tapi keinginan itu tentunya harus berada dalam koridor hukum yang berlaku.

”Kami mengimbau agar penyampaian keinginan tersebut juga disampaikan dengan cara-cara yang tetap menjaga kondusivitas iklim investasi di Batam. Ketika ada keinginan yang kurang terakomodir, maka meja perundingan adalah cara terbaik untuk menyelesaikannya,” sebutnya.

APINDO berharap, untuk tahun ini hendaknya ada kesepakatan antara pengusaha dan pekerja di Dewan Pengupahan. Karena selama bertahun-tahun, selalu muncul dua angka yang tidak sama. Kalau mulai tahun ini kesepakatan bisa muncul, tentunya akan baik bagi masa depan hubungan industrial yang ada di Batam.

APINDO kembali mengingatkan bahwa, upah minimum itu sebaiknya dilihat sebagai jaring pengaman sosial bagi pekerja lajang yang masih belum berpengalaman di dunia kerja.
Rafki menambahkan kepada para pengusaha yang mampu membayar di atas upah minimum, diimbau untuk memba-yarnya. Karena hal itu akan mendatangkan loyalitas dari para pekerja perusahaan tersebut.

”Karena sense of ownership akan muncul, jika kesejahteraan pekerja itu diperhatikan oleh perusahaan. Dengan begitu, pada ujungnya akan mendatangkan nilai tambah dan kenaikan profit perusahaan itu sendiri,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Oknum Pegawai BP Batam Dituntut 12 Tahun

0

batampos – Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pengusahaan (BP) Batam, KR, dituntut 12 tahun penjara saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Ia didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam karena terbukti mencabuli putri tiri atau anak sambungnya berusia 16 tahun.

Jaksa Samuel Pangaribuan menjelaskan beberapa hal yang memberatkan perbuatan terdakwa KR. Di antaranya, menyetubuhi anak tiri yang seharusnya dilindungi karena peran terdakwa sebagai bapak sambung. Perbuatan terdakwa merusak masa depan putri tirinya.
Kemudian, terdakwa berbelit-belit dan tak mengakui perbuatannya. Sedangkan hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

”Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa KR dengan 12 tahun penjara, dikurangi selama terdakwa ditahan,” ujar Samuel, kemarin.

Menurut Samuel, tak hanya menuntut pidana pokok. Ia juga menuntut terdakwa membayar denda Rp 100 juta yang apabila tak dibayar, maka diganti pidana 1 tahun.

”Subsider denda terdakwa satu tahun penjara,” jelas Samuel.

Masih kata Samuel, sidang akan kembali berlanjut pekan depan, dengan agenda pembelaan terdakwa.

Diketahui, tim kuasa hukum dari terdakwa mengundurkan diri. Hal itu setelah tim kuasa hukum terdakwa menduga terdakwa maupun korban berbelit-belit hingga berbohong.
Dimana yang awalnya, korban mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal karena mengaku tidak jadi korban pencabulan. Namun, saat persidangan korban malah mengaku dicabuli bapak tirinya.

Perbuatan KR terungkap karena ayah kandung dari korban melaporkan terdakwa ke polisi karena dugaan mencabuli putrinya tahun 2021 lalu. (*)

 

Reporter : Yashinta

Dua Kapal RoRo Docking Persiapan Angkutan Natal dan Tahun Baru

0
Salah satu kapal RoRo terlihat sandar di dermaga Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Selasa (14/11/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Dua kapal RoRo akan melakukan perbaikan rutin atau docking untuk persiapan angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Dua kapal tersebut adalah KMP Bahtera Nusantara 01 dan KMP Bahtera Nusantara 03.

Supervisi ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha menyampaikan, KMP Bahtera Nusantara 01 dan 03 docking selama satu bulan mulai tanggal 15 November 2023 sampai 15 Desember 2023.

“Kemungkinan tanggal 17 atau 18 Desember 2023 sudah mulai beroperasi kembali,” kata dia saat dihubungi, Selasa (14/11/2023).

BACA JUGA: 2 Truk Berisikan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Tambelan Diangkut dengan Kapal RoRo

Selain rutin dilakukan setiap tahun, kata dia, perbaikan kapal juga untuk mempersiapkan angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 supaya arus mudik dan balik berlangsung lancar.

Ditanya kapal penganti selama dua kapal tersebut docking, dia mengatakan, sementara tidak ada.

“Tidak ada kapal penganti sementara, karena kedua kapal itu subsidi,” kata dia.

Dia mengimbau ke masyarakat yang biasa menggunakan kapal KMP Bahtera Nusantara 01 dan 03 dapat menggunakan transportasi lain. “Kita sudah imbau masyarakat gunakan tramsportasi lain seperti Pelni dan lainnya,” kata dia. (*)

reporter: slamet