Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4906

Hujan, Jalan Utama di Batuaji dan Sagulung Kembali Tergenang Air

0
Banjir Dalil Harahap 4 scaled e1695294356734
Banjir terjadi ruas Jalan Brigjen Katamso, Seibinti, Sagulung, Rabu (20/9). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Ruas Jalan Brigjen Katamso, Jalan R Suprapto, dan Marina City kembali tergenang air, Kamis (21/9) sore. Pasalnya hujan turun mengguyur wilayah Batuaji, Sagulung dan sekitarnya.

Banjir masih di lokasi yang sama. Di Jalan R Suprapto banjir terjadi tepat di ruas jalan depan SPBU Simpang Basecamp. Begitu juga Jalan Brigjen Katamso air menggenangi ruas jalan depan SPBU dan kantor Kelurahan Tanjunguncang. Sementara di jalan Marina City genangan air tidak saja di jalan utama namun juga jalan masuk pemukiman warga.

Warga dan penggunaan jalan terus menyampaikan keluhan yang sama dan berharap ada tindakan secepatnya untuk mengatasi titik jalan yang sudah jadi langganan banjir tersebut.

Baca Juga: BPS Buka 347 Formasi PPPK, Syaratnya Tidak Bertato dan Tidak Pernah Dipidana

“Kalau drainasenya mencukupi, cuman tidak semua air keluar ke drainase. Jalan yang lebih rendah inilah yang jadi langganan banjir selama ini. Mau hujan deras atau sebentar saja tetap ada genangan air,” ujar Hendrik, warga Marina.

Sementara penanganan dari Pemko Batam di wilayah Batuaji dan Sagulung terlihat masih fokus dengan pelebaran drainase induk di sekitar lokasi Taman Makam Pahlawan Bulan Gebang Batuaji.

Baca Juga: Kemenag Batam Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Bantuan Masjid

Drainase induk yang membentang dari kawasan Mitra Mall sampai depan TMP dibongkar dan dibangun lebih lebar dan dalam. Sementara aliran air terlihat sudah lancar dan masyarakat berharap agar penanganan drainase ini merata hingga ke dalam pemukiman.

“Karena hampir semua drainase di Batuaji dan Sagulung ini saling berhubungan. Jadi kalau bagusin yang di Batuaji, Sagulung juga harus dibagusin biar air tetap mengalir lancar, ” ujar Anwar, masyarakat Bukit Tempayan, Batuaji. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Kemenag Batam Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Bantuan Masjid

0
Kemenag Batam e1695291293650
Kegiatan Pembinaan Manajemen Masjid kepada pengurus masjid se-Batam di Kantor Kemenag, Kamis (21/9).

batampos – Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batam, Muhammad Dirham menghimbau, masyarakat terutama pengurus masjid agar selalu waspada dan berhati-hati apabila menerima pesan WhatsApp (WA) yang isinya akan memberikan bantuan untuk masjid dengan mengatasnamakan pejabat tertentu.

“Ini merupakan salah satu bentuk modus penipuan,” tegasnya saat memberikan Pembinaan Manajemen Masjid kepada pengurus masjid se-Batam di Kantor Kemenag, Kamis (21/9).

Dirham menyarankan kepada masyarakat apabila menerima pesan WA seperti itu untuk segera melakukan konfirmasi, baik ke kantor Kemenag maupun Kantor Urusan Agama terdekat.

Ia menjelaskan bantuan Kemenag untuk rumah ibadah itu memang ada, namun harus melalui prosedur yang juga diketahui oleh pihak pengurus masjid. “Jadi apabila pengurus masjid menerima pesan akan mendapat bantuan tanpa pernah merasa mengurusnya, maka jangan langsung ditanggapi. Tapi lakukanlah konfirmasi kevalidan informasi itu,” ucap Dirham.

Dikatakannya, bantuan untuk rumah ibadah diberikan sesuai petunjuk teknis yang dikeluarkan Kemenag pusat. Bantuan tidak akan bisa keluar sebelum adanya surat rekomendasinya.

Surat rekomendasi inilah yang nantinya diberikan untuk memastikan bahwa masjid tersebut memang benar-benar ada dan terdata di Sistem Informasi Masjid (Simas) Kemenag, sehingga berisi nomor identitas, alamat lengkap, serta posisi berdasarkan GIS (Geographic Information System).

“Artinya jangan gegabah menyerahkan nomor rekening bank yang dimiliki. Lakukan konfirmasi ke kantor Kemenag agar tak menjadi korban penipuan oleh oknum tak bertanggung jawab,” tambahnya.

Pembinaan Manajemen Masjid ini mengangkat tema Peran dan Fungsi Masjid dalam Pembinaan Umat di Batam. Di dalam arahannya, Dirham menyampaikan tentang fungsi masjid dan peranannya sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat.

“Sinkronisasi data rumah ibadah itu sangat penting dan harus valid serta dapat dipertanggung jawabkan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

BPS Buka 347 Formasi PPPK, Syaratnya Tidak Bertato dan Tidak Pernah Dipidana

0
bps
Ilustrasi: Petugas Regsosek, Tommi (kanan) saat melakukan pendataan di Perumahan Nongsa Asri, Batubesar. BPS membuka 347 formasi PPPK tahun ini. Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Kabar gembira bagi Anda lulusan lulusan S1 dan D3. Badan Pusat Statistik (BPS) membuka lowongan kesempatan kepada warga Indonesia untuk menjadi PPPK Tenaga Teknis.

Ada lima posisi yang dibuka untuk penempatan seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah alokasi kebutuhan sebanyak 347 orang pegawai. Rinciannya, Ahli Pertama Analis Hukum sebanyak 2 orang, Ahli Pertama Arsiparis lima orang, Terampil Pranata Komputer sebanyak 263 Orang, Terampil Arasiparis dibutuhkan sebanyak 36 orang serta Terampil Pranata Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur dibutuhkan sebanyak 41 orang.

“Untuk informasi selengkapnya dapat mengakses casn.bps.go.id, ” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Agus Kadaryanto, Kamis (21/9).

Baca Juga: Tomy Winata Buka Suara, Tegaskan Konsep Rempang Diputuskan BP Batam dan DPR

Pengumuman seleksi akan dibuka 16 September sampai 30 September 2023. Lalu pendaftaran seleksi pada 17 September sampai dengan 6 Oktober 2023. Seleksi administrasi dimulai 17 September sampai 9 Oktober 2023 dan pengumuman hasil seleksi administrasi mulai 10 Oktober sampai 13 Oktober 2023.

Penjadwalan Seleksi Kompetensi dimulai 27 sampai 30 Oktober 2023. Pengumuman daftar peserta, waktu, tempat seleksi kompetensi 31 Oktober sampai 3 November 2023.

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 5 November sampai 29 November 2023. Lalu pelaksanaan seleksi kompetensi teknis tambahan 10 November sampai 1 Desember 2023. Pengolahan Nilai Seleksi Kompetensi: 25 November sampai 4 Desember dan pengumuman kelulusan 1 sampai 10 Desember 2023.

Pelamar juga harus memenuhi persyaratan umum dan khusus diantaranya persyaratan umum Warga Negara Indonesia, usia antara 20-53 tahun pada saat menyelesaikan pendaftaran online. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.

Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, TNI, POLRI, atau pegawai swasta serta tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh pemerintah.

Baca Juga: Rusunawa Pemko Batam Sudah Siap Menerima Warga Rempang

Selain itu, tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang, berkelakuan baik, tidak bertato dan tindik anggota badan lainnya selain di telinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat lain sebagainya.

Sedangkan untuk syarat khusus diantaranya, memiliki pengalaman bekerja minimal 2 tahun di bidang yang relevan dengan jabatan yang dilamar. Memiliki ijazah asli dan transkrip nilai asli dari perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri dengan IPK minimal 2,50 skala 4,00.

Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri, memiliki surat keputusan penyetaraan ijazah asli dan surat keputusan hasil konversi nilai IPK dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan.

“Pendaftaran PPPK Badan Pusat Statistik dapat dilakukan secara online melalui situs SSCASN. Link resmi pendaftaran dapat diakses melalui https://daftar-sscasn.bkn.go.id/login. Semua dokumen persyaratan diunggah pada laman https://sscasn.bkn.go.id, ” tambah Agus.

Agus menegaskan, pendaftaran PPPK BPS ini sama halnya dengan CPNS. Dimana sasarannya masyarakat umum yang memenuhi syarat. “Kalau tahun yang lu gak wajib honor BPS, malah yang honor BPS gak ada yang masuk. Jika melihat dari kaidah Menpan biasanya sasarannya malah masyarakat umum yan memenuhi syarat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

MotoGP India Kacau, Banyak Visa yang Belum Terbit

0
Suasana persiapan MotoGP India di Sirkuit Internasional Buddh akhir pekan ini. (AUTOSPORT)

batampos – Fairstreet Sports, sebagai penyelenggara MotoGP India akhir pekan ini, memastikan bakal bekerja keras dan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengupayakan penerbitan visa bagi semua pihak yang terlibat dalam balapan akhir pekan ini.

Lebih dari 500 visa telah diterbitkan berkaitan dengan penyelenggaraan MotoGP pertama di tanah negeri Bollywood itu. Tetapi tetap saja masih ada banyak yang belum mendapatkan dokumen perizinan masuk ke wilayah itu.

Padahal, latihan bebas hari pertama GP India akan berlangsung Jumat pagi di Sirkuit Internasional Buddh.

Marc Marquez adalah pembalap utama yang terpaksa menjadwal ulang penerbangannya karena sempat kesulitan mendapatkan visa. Namun, juara dunia delapan kali itu kini telah mendapatkannya setelah membagikan kabar tersebut di media sosialnya.

Fairstreet Sports, bersama pemerintah negara bagian Uttar Pradesh, meyakinkan bahwa rangkaian acara akhir pekan balapan GP India tetap berjalan sesuai jadwal.

Dalam sebuah pernyataan, Fairstreet Sports mengatakan: “Kami telah mendapatkan informasi terbaru mengenai isu penundaan proses penerbitan visa,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

“Kami ingin menyampaikan bahwa kami telah bekerja tanpa henti untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara terbaik.”

“Hampir 500 visa telah diselesaikan dan sejumlah besar visa akan segera selesai. Tim yang berdedikasi melakukan segala cara untuk memastikan setiap pembalap, tim, dan petugas teknis mendapatkan visa secepatnya.”

”Insiden ini tidak terduga dan kami melakukan apa pun yang diperlukan untuk segera mengatasinya.”

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah India, MEA (Kementerian Luar Negeri), MHA (Kementerian Dalam Negeri) dan Pemerintah UP (Uttar Pradesh) atas dukungan dan koordinasi yang berkelanjutan.”

“Kami yakin bahwa semua visa yang tertunda akan diproses dan semua personel yang terlibat dalam balapan akan sampai di India tepat waktu dan aman.”

Hal ini juga terjadi setelah adanya kekhawatiran bahwa kondisi lintasan Sirkuit Buddh tidak cukup aman. Kekhawatiran itu telah disampaikan oleh Aleix Espargaro.

Sirkuit ini masih belum dihomologasi oleh MotoGP menjelang sesi latihan hari Jumat. (*)

 

Reporter: JPGroup

Ini Pandangan Bacaleg DPD RI Dapil Kepri Terkait Rempang

0
Bacaleg DPD RI e1695284374716
Adu gagasan bacaleg DPD RI Dapil Kepri; Ria Saptarika (Incumbent), Ismeth Abdullah (mantan Gubernur Pertama Kepri), Stephen Gerrard Martogi, Hardi Hood.

batampos – Permasalahan Pulau Rempang yang terjadi belakangan ini menjadi perhatian para bakal calon legislatif DPD RI dari Dapil Kepri, yakni Ismeth Abdullah, Ria Saptarika, Hardi S. Hood, dan Stephane Gerald Martogi Siburian.

Mereka hadir dalam kegiatan poadcast Batam Pos di Hotel Four Points by Seharton Batam, Rabu (20/9) siang.

“Masalah Rempang minggu minggu ini sangat-sangat memprihatinkan,” ujar Ismeth Abdullah mengawali pembicaraan.

Mantan Gubernur Pertama Kepri ini menilai penyelesaian masalah Rempang harus melalui musyawarah. Sehingga hak-hak seluruh warga dapat dipenuhi.

“Yang penting dalam pemanfaatan ruang, hak-hak dari para warga harus dihormati dan penyelasiannya dengan berunding, musywarah, jangan sesekali memakai kekerasan,” katanya.

Ismeth mengaku sudah kerap melakukan penggusuran dan relokasi saat menjabat Gubernur Kepri. Namun penggusuran itu dilakukan dengan musyawarah dan ada solusi.

Ia mencontohkan penggusuran 3000 warga Dam Duriangkang. Saat itu, ia menyediakan kaveling di Bida Ayu, Seibeduk, dan memberikan ongkos pindah kepada masing-masing warga.

“Saya juga sering memindahkan orang. Merelokasi banyak di Batam. Tidak ada masalah,” ungkapnya.

Menurut Ismeth, selain memenuhi hak warga, pemerintah juga harus memberikan perlindungan. Sehingga masyarakat tetap mendapatkan harga diri dan kehormatan.

“Ini warga kita. Pemecahannya dengan baik-baik. Tidak ada yang tidak bisa diselesaikan dengan musyawarah. Win win solusion,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Ria Saptarika. Mantan Wakil Walikota Batam ini menegaskan pemerintah harus mendapatkan persetujuan warga sebelum melakukan relokasi.

“Warga sudah turun temurun tinggal di sana, puluhan tahun. Tidak bijak dilakukan pengusiran tanpa persetujuan,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah untuk memikirkan nasib warga sebelum merelokasi. Seperti menyediakan rumah yang laik, sehingga warga busa menata kehidupannya dikemudian hari.

“Kenapa tidak 16 kampung tua itu ditata rapi sedemikian rapi. Ini saya kira lebih baik dan diterima mereka. Saya sempat menyampaikan jumlahnya menjadi 8, mereka akan mau,” ungkapnya.

Sementara Hardi S. Hood menilai kisruh yang terjadi di Rempang akibat kurangnya pendekatan pemerintah ke warga.

“Isu penilakan relokasi itu sudah jauh diketahui BP Batam. Sayangnya pendekatan mendalam, pendekatan kultular tidak ada. Kemudian timbul kekacuan psikologi masyarakat, bertubi-tubi merasakan keresahan, timbul perlawanan,” katanya.

Ia berharap untuk menjaga situasi tetap kondusif, pemerintah harus segera melakukan pendekatab kultular, kemudian menari pasukan atau petugas dari Pulau Rempang.

“Yang penting mereka merasa nyaman, kenyamanan itu tidak bisa didapatkan masyarakat sekarang,” ujarnya.

Sedangkan Stephane Gerald Martogi Siburian menilai permaslahan di Rempang disebabkan pendekatan yang salah oleh pemerintah. Seharusnya, pemerintah menyediakan masterplan dan solusi untuk warga.

“Masterplannya mana. Pusat ke daerah disinkronkan dulu masterplannya. Kita (warga Rempang) mau dikemanain dulu,” kata caleg muda berusia 27 tahun ini.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Kepulauan Riau ini mengaku mendukung penuh invetasi tersebut. Sebab akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan, dan menungkatkan perekonomian.

“Mentero menteri turun. Ini tidak main-main investasinya. Tapi paling tidak ada tahap pembangunan awal dulu, tahap pembangunan tidak ada dipindahkan ke rusun, masyarakat mayoritas nelayan, mau mancing kemana mereka,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Laga Perdana di Liga Champions, Arsenal Langsung Hajar PSV Eindhoven 4-0

0
Ilustrasi pesepak bola Arsenal Bukayo Saka merayakan gol. (Paul Childs/Action Images via Reuters/Antara)

batampos – Kembalinya Arsenal berlaga di Liga Champions ditandai dengan kemenangan telak 4-0 atas PSV Eindhoven di Stadion Emirates, London, Kamis (21/9) dini hari WIB,

Dikutip dari Antara, Arsenal terakhir kali tampil di Liga Champions adalah pada musim 2016/17 atau sekitar enam tahun lalu, namun mereka harus tersingkir di babak 16 besar setelah takluk 2-10 secara agregat dari Bayern Muenchen, demikian catatan UEFA.

Sedangkan pada pertandingan kontra PSV Eindhoven, kemenangan Arsenal hadir berkat gol-gol yang dicetak oleh Bukayo Saka, Leandro Trossard, Gabriel Jesus serta Martin Odegaard.
Hasil ini membuat Arsenal nyaman menempati peringkat pertama klasemen sementara Grup B Liga Champions dengan torehan tiga poin dari satu pertandingan, sedangkan PSV Eindhoven menghuni posisi juru kunci.

Secara statistik Arsenal mendominasi jalannya pertandingan dengan mencatatkan 58 persen penguasaan bola serta melepaskan 19 tendangan yang delapan di antaranya tepat sasaran.

Pada awal babak pertama PSV sempat beberapa kali melakukan upaya untuk mencetak gol melalui Noa Lang serta Luuk De Jong, namun tidak ada yang membahayakan gawang Arsenal.
Sementara, Arsenal langsung yang mengambil inisiatif menyerang sukses mencuri keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-8 melalui gol yang dicetak oleh Bukayo Saka memanfaatkan umpan Martin Odegaard dan mengubah skor menjadi 1-0.

Arsenal kembali mendapatkan peluang melalui sundulan Gabriel Jesus setelah menerima umpan silang Ben White, namun bola belum menemui sasaran.

Skuad asuhan Mikel Arteta itu sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-20 setelah umpan Saka dapat dikonversikan menjadi gol melalui tendangan kaki kanan Leandro Trossard.

Tim tuan rumah terus menggempur lini pertahanan PSV dan membuahkan hasil pada menit ke-38 melalui gol yang dicetak oleh Jesus setelah memanfaatkan umpan dari Trossard sehingga skor berubah menjadi 3-0.

Skor 3-0 untuk keunggulan Arsenal dapat dipertahankan hingga turun minum.

Pada babak kedua, PSV mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu, namun ketika memasuki sepertiga lapangan, upaya mereka dapat dipatahkan lini pertahanan Arsenal.

PSV tak patah semangat dan kembali memberikan ancaman melalui tendangan Johan Bakayoko yang masih dapat diamankan kiper Arsenal David Raya.

Arsenal berbalik memberikan ancaman, kali ini melalui tendangan yang dilepaskan Jesus, namun bola menyamping dari gawang PSV.

Selanjutnya skema serangan balik dari Arsenal membuahkan hasil pada menit ke-70 setelah tendangan dari luar kotak penalti Martin Odegaard sukses mengoyak jala gawang PSV sehingga skor berubah menjadi 4-0.

Pada sisa waktu babak kedua, Arsenal tetap lebih sering mendapatkan peluang, sedangkan PSV kerap gagal menembus lini pertahanan yang digalang oleh duo bek Wiliam Saliba serta Gabriel Magalhaes, sehingga skor 4-0 untuk The Gunners tetap bertahan hingga laga usai. (*)

 

 

Reporter: Antara

Usulkan Perbaikan Pelantar Kuning Melalui DAK

0

 

batampos – Pemko Tanjungpinang usulkan perbaikan pelantar kuning melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2024 mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat menyampaikan, sebelumnya perbaikan pelantar kuning itu terkendala pengelolaan aset dan sekarang sudah diselesaikan.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat.

“Tahun ini kita sudah usulkan untuk dianggarkan melalui DAK. Kita berdoa semoga Pemerintah Pusat dapat mendorong agar rencnana ini dapat terlaksana,” kata Zulhidayat, Kamis (21/9).

Dijelaskan Zulhidayat, untuk perbaikan pelantar kuning ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 4 miliar, sebab pelantar yang digunakan untuk berangkat ke Pulau Penyengat ini harus dibongkar dan dibangun ulang.

“Itu harus dibongkar karean kondisi tiang di bawahnya sudah mengkhawatirkan,” ujarnya.

Ketika ditanya keseriusan Pemko Tanjungpinang untuk memperbaiki pelantar kuning ini di tahun depan, Zulhidayat menyebut pihaknya mengupayakan anggaran DAK pusat, sebab jika mengandalkan APBD tentunya cukup sulit.

“Itu strategi kita. Ketika APBD kecil, maka kita harus berstrategi. Jika anggaran itu bisa melalui pusat, kita akan dorong itu dulu,” terangnya.

Zulhidayat meyakini, usulan DAK yang diajukan ke pusat itu akan mendapat respon baik dari pusat, terlebih saat ini Pulau Penyengat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan.

“Yang jelas kita sudah berupaya memenuhi segala persyaratan yang diminta,” terangnya.

Ditambahkan juga, bahwa untuk melengkapi persyaratan yang diminta itu juga bukan hal yang mudah, sehingga menurut Zulhidayat usulan itu dapat menjadi prioritas. (*)

BAZNAS: Jangan Gunakan Dana Zakat untuk Pencitraan Pemilu dan Politik Praktis

0
Ketua BAZNAS PUSAT Noor Achmad memberikan keterangan saat mengeluarkan surat edaran (SE) kepada Baznas kabupaten/kota, provinsi, serta lembaga amil zakat (LAZ) swasta. (Jawa Pos)

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pusat mengeluarkan surat edaran (SE) kepada Baznas kabupaten/kota, provinsi, serta lembaga amil zakat (LAZ) swasta. Dalam SE itu, Baznas mengingatkan bahwa dana zakat tidak boleh disalurkan untuk kepentingan politik praktis.

Ketua Baznas Pusat Noor Achmad menyatakan, di dalam SE itu disebutkan bahwa penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) harus disalurkan secara aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

’’Mudah-mudahan lewat surat kami, jadi perhatian Baznas seluruh Indonesia dan LAZ. Untuk tidak mempergunakan dana ZIS dan DSKL untuk kepentingan politik tertentu,’’ jelas Noor seusai pembukaan Rakornas 2023 Baznas di Jakarta kemarin (20/9).

Dia menegaskan, dana zakat tak boleh disalurkan untuk kepentingan pencitraan seseorang. Baik bupati/wali kota, gubernur, maupun pihak-pihak lain yang berkompetisi di pemilu. Dana zakat hanya boleh disalurkan untuk kepentingan mustahik (orang yang berhak menerima zakat).

Noor juga mengingatkan, dana zakat tidak boleh diinvestasikan atau disimpan dalam jangka waktu lama. Penyaluran harus dilakukan sebaik-baiknya demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga mengingatkan agar pengelolaan dana zakat dilakukan sebaik-baiknya. Kepercayaan kepada masyarakat harus dijaga. Ada satu kasus penyimpangan saja, bisa meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas selaku lembaga resmi negara untuk menghimpun dan mengelola zakat.

Acara Rakornas 2023 Baznas itu dibuka oleh Wapres KH Ma’ruf Amin. Dalam kesempatan itu, Wapres menyinggung soal potensi zakat yang begitu besar. Yakni, bisa mencapai Rp 350 triliun. Sayang, hingga kini, penghimpunan zakat masih jauh dari potensinya. ’’Jadi, mari kita rumuskan teknisnya,’’ ungkapnya. (*)

Reporter: JP Group

Gubernur Melantik Hasan sebagai Penjabat Wali Kota Tanjungpinang

0

batampos – Usai dilantik menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan segera melajutkan pengelolaan pemerintahan dan menjalankan amanah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hasan mengaku gugup dan merasa haru usai dilantik oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menjadi Pj Wali Kota Tanjunpinang, padahal setiap hampir hari mendampingi orang nomor satu di Kepri.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad lantik Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan di Gedung Daerah, Kamis (21/9/2023)

Nervous, padahal setiap hari mendampingi Pak Gubernur,” kata Hasan saat diwawancari, Kamis (21/9).

Hasan mengatakan usai dilantik ia akan melaksanakan amanah dari Kemendagri yaitu penyelenggaraan pemeritnaah, mensukseskan Pemilu 2024, pelayanan masyarakat dan melanjutkan pembangunan Kota Tanjungpinang melalui APBD.

“Tugas pokok lain yaitu mensusekan Pemilu 2024, yaitu Pilkad dan Pileg,” ujar Hasan.

Selain itu, lanjut Hasan ia segera menjalankan program arahan presiden yaitu penanganan inflasi, meningkatkan pertumbungan ekonomi, menjaga ketahanan pangan dan penurunan stunting.

“Termasuk proses penurunan angka kemiskinan ekstrim di Tanjungpinang,” ucapnya.

Hasan juga berharap masukan dan dukungan dari masyarakat serta stakeholder terkait agar ikut bersama membangu Kota Tanjungpinang.

“Mohon restu dan dukungan penuh dalam menjalankan pemerintah,” harap Hasan. (*)

Rusunawa Pemko Batam Sudah Siap Menerima Warga Rempang

0
PMI Dalil Harahap6363
Ilustrasi. Rusunawa Pemko Batam. ( F.Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam dan Pengelola Rusunawa Pemko Batam sudah matang dengan persiapan menampung masyarakat Rempang baik untuk tempat tinggal sementara ataupun dengan lokasi sekolah siswa. Pemko Batam sudah siap menampung jika masyarakat Rempang dipindahkan sementara di Kota Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto menuturkan, sejumlah sekolah baik SD ataupun SMP sudah menanti siswa dari Rempang. Ada sekitar sepuluh sekolah yang siap menamping siswa dari sana.

Sekolah-sekolah tersebut di antaranya SDN 01, SDN 04, SDN 06 Nongsa, SMPN 8 Batam, SDN 007 Batuaji, SDN 011 Sagulung, SDN 021 Sagulung serta SMPN 009 Batam di Sagulung.

“Kita sudah siap, besok ada rapat lagi. Perkembangan selanjutnya akan kami kabarin. Saat ini belum ada yang dipindahkan,” ujar Tri.

Senada disampaikan Kepala UPT Rusunawa Pemko Batam Roni yang mengaku sekitar lima Rusunawa Pemko Batam sudah siap menyambut kedatangan masyarakat Rempang. Total diatas seratus hunian dari lima Rusunawa yang disediakan Pemko.

“Mukakuning ada dua, Tanjunguncang ada tiga,” ujarnya.

Fasilitas penunjang di rusunawa tersebut juga sudah dipersiapkan dengan baik termasuk suplai air bersih yang bermasalah selama ini. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola air di Kota Batam.

“Untuk lima Rusunawa ini, penghuni baru belum kita terima karena memang yang kosong saat ini dipersiapkan untuk masyarakat Rempang Galang kalau jadi pindah sementara di Batam nantinya,” ujar Roni.

Seperti diketahui terkait dengan rencana pengembangan kawasan Rempang Eco City, pemerintah berencana merelokasikan masyarakat Rempang ke lokasi lain. Pemerintah akan menyediakan rumah dan fasilitas penunjang kepada masyarakat kampung Tua.

Sementara waktu masyarakat akan dipindahkan ke Batam menunggu rampungnya pembangunan lokasi relokasi tadi. Di Batam masyarakat di sana rencananya akan di tempatkan di Rusunawa dan Ruko yang disediakan pemerintah. Sekolah pun akan dipindahkan dengan cara numpang belajar di gedung sekolah yang ada di kota Batam. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Play sound