Unjuk rasa massa dari Laskar Pembela Marwah Melayu. F.Cecep Mulyana
batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang mengalihkan sejumlah titik jalan pada Senin (11/9) pagi. Pengalihan ini karena ada demo Laskar Pembela Marwah Melayu di seputaran Engku Putri, Batam Centre.
Pengalihan jalan saat peserta demo berdatangan terjadi di Jalan Engku Putri, atau depan Kantor Wali Kota Batam dan DPRD Kota Batam.
Arus lalu lintas terlihat lancar, dan beberapa polisi sudah disiagakan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas.
Aksi demonstrasi ini dimulai dengan mendatangi kantor LAM Batam. Massa mendatangi kantor tersebut, namun tidak menemui perwakilan LAM.
Berikutnya massa juga mendatangi kantor DPRD Batam, namun juga tidak ada anggota DPRD yang menyambut kedatangan mereka. Massa melanjutkan aksi mereka menuju Kantor BP Batam. Perkiraan masa mencapai ribuan warga.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Cut Putri Amelia Sari mengatakan titik jalan yang dialihkan seluruhnya mengarah ke kawasan BP Batam.
Diantaranya, dari Simpang Gedung Graha Pena menuju BP Batam dialihkan ke dalam menuju One Batam Mall. Kemudian dari arah Gedung Sumatera Expo ke Batam Batam dialihkan putar balik ke arah pelabuhan.
Selanjutnya dari arah Ikan Daun ke Masjid Raya tidak boleh mengarah ke BP Batam akan diluruskan dan dibelokkan ke kanan.
Sedangkan dari arah Harmoni One ke BP Batam akan diputar balikkan ke Simpang BCM, begitu juga sebaliknya.
“Yang dialihkan itu seluruh akses jalan ke BP Batam. Dari pagi sudah dialihkan,” ujar Cut.
Cut mengatakan akan menempatkan para personel di titik pengalihan tersebut. Tujuannya untuk mengantisipasi macet atau melancarkan arus lalu-lintas.
“Nanti akan ada anggota stanby di titik-titik itu,” katanya.
Dengan dialihkannya arus jalan ini, Cut mengimbau para pengendara untuk tetap mematuhi aturan lalu-lintas serta berkendara dengan kecepatan lambat. (*)
batampos– Dua pengedar narkoba inisial R dan A ditangkap Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang, Rabu (6/9) lalu. Saat penangkapan dua pelaku, polisi menyita 18 paket sabu dan alat hisap sabu.
Kanit II Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang, Ipda M Alvin Royantara, mengatakan pihaknya menangkap dua pengedar narkoba yakni R dan A.
Awalnya, polisi menangkap R yang merupakan pecatan polisi dan mantan narapidana kasus narkoba di Jalan Cendrawasih Tanjungpinang.
Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti tiga paket sabu, alat hisap dan korek api di yang disembunyikan oleh R di rumahnya.
“Dia (pelaku R) juga mengaku telah menjual beberapa paket sabu kepada seseorang,” ungkap Alvin, Senin (11/9).
Berdasarkan pengembangan dan pengakuan R, polisi kemudian menangkap pengedar lainnya yakni A di Jalan Pompa Air Tanjungpinang.
Saat penggeledahan di rumah pelaku A, polisi kembali menemukan 15 paket sabu siap edar yamg disembunyikan di dalam laci meja kamar pelaku.
“Pelaku A juga mengaku menjual sabu kepada oknum pegawai Rutan inisial H,” sebut Alvin.
Mendapat informasi tersebut, polisi petugas berkoordinasi dengan pihak Rutan. Namun pihak Rutan menyebut oknum tersebut telah tiga hari tidak masuk kerja.
“Kami akan periksa oknum pegawai Rutan itu. Kami akan kirim surat pemanggilan,” tegas Alvin.
Saat ini, Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang masih melakukan pengembangan guna mengungkap bandar narkoba yang memasok sabu kepada dua pengedar tersebut. (*)
Aktor “Rocky” Sylvester Stallone bersama istri, tiga putrinya dan adiknya bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan. (catholicnewsagency.com)
batampos – Sylvester Stallone punya fans dari kalangan yang tak main-main. Aktor Rocky itu bertemu dengan Paus Fransiskus dalam lawatannya ke Vatikan.
Dalam video yang diunggah akun Vatican News, keduanya terlihat saling bersalaman.
Stallone juga memperkenalkan sang istri, Jennifer Flavin, dan ketiga anak mereka –Sophia, Sistine, dan Scarlet– serta Frank, adiknya. ’’Terima kasih sekali telah meluangkan waktu di jadwalmu yang sibuk. Kami benar-benar menghargainya,” ujar Stallone pada Jumat (8/9) lalu waktu setempat.
Lewat interpreter, Paus juga menyatakan kagum dengan aktor berusia 77 tahun itu. ’’Kami semua tumbuh dewasa menonton film-filmmu,” ungkapnya.
Respons di luar dugaan itu membuat Stallone tertawa. Dia segera menirukan kuda-kuda tinju Rocky. ’’Siap? Box!’’ kelakarnya. Paus mengikuti aksi sang aktor itu. Mereka lantas berpura-pura saling tinju. Dalam rilis resmi pihak Vatikan, pada hari tersebut Paus dijadwalkan menemui Stallone serta sejumlah anggota klerus dari berbagai negara.
Selain Vatikan, keluarga Stallone mengunjungi Gioia del Colle, kota kecil di selatan Italia pada Sabtu (9/9). Di sana, Stallone dan sang adik, Frank, dinobatkan sebagai penduduk kehormatan. Sebab, generasi pendahulu kakak beradik tersebut berasal dari sana.
Di sana, kehadiran keluarga Stallone disambut meriah. Mereka juga mendapat kado sebuah kunci besar, yang disebut-sebut sebagai kunci lapak pangkas rambut kakek Stallone puluhan tahun lalu. ’’Bertahun-tahun lalu, kakekku meninggalkan kota ini. Dia begitu berani menempuh perjalanan itu dan karena itulah, aku bisa di sini bersama keluargaku,’’ ujar nomine Aktor Terbaik Oscar 1977 itu. (*)
Wakapolres Karimun, Kompol Herie Pramono bersama Kapolsek Meral AKP Kumala Enggar Anjarani dan jajaran takziah di rumah Abdullah Hura kakek korban pembacokan.
batampos- Kakek Abdullah Hura, 84, korban pembacokan pada Rabu (6/9) oleh cucu sepupunya akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (9/9). Meski sempat menjalani perawatan akibat luka bacokan di pipi kiri sampai ke leher, namun nyawanya tidak tertolong.
Kabid Pelayanan RSUD M Sani, dr Dedy yang dikonfirmasi Batam Pos terkait meninggalnya kakek Abdullah Hura, 84 membenarkan. ”Benar. Dalam catatan petugas kesehatan di rumah sakit, pasien meninggal pukul 10.15 WIB. Dan sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ujarnya.
Wakapolres Karimun, Kompol Herie Pramono didampingi Kapolsek Meral, AKP Kumala Enggar Anjarani melakukan takziah di rumah kediaman Abdullah Hura di Kampung Suka Jaya RT 003/RW 004 Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, Sabtu (9/9).
”Kita turut berduka cita kepada keluarga almarhum, serta mendoakan semoga almarhum husnul khotimah. Dan dalam kondisi apapun polisi harus ada di tengah-tengah masyarakat. Disaat warga sedang mengalami kedukaan, kita berusaha menyempatkan hadir dan berada bersama mereka,” papar Wakapolres.
Sementara itu, Kapolsek Meral AKP Kumala Enggar Anjarani menyebutkan, seperti diketahui bahwa Abdullah Hura sebelumnya menjadi korban pembacokan oleh cucunya yang diduga mengalami gangguan jiwa. (*)
Adapun harta yang dilelang itu di antaranya milik mantan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, mantan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo, Komisaris Utama PT Alfa Berdikari Group Recky Suhartono Godiman dan Direktur PT Raja Muda Indonesia (RMI) Hengky Thiono.
“Atas putusan tersebut, KPK bersama dan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta Ill akan melaksanakan lelang barang rampasan dengan metode penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui internet (eauction),” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (11/9).
Lelang tersebut akan dilakukan pada Selasa 12 September 2023 melalui sistem daring. Alamat domain lelang yakni www.lelang.go.id.
“Tempat lelang Kntor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta Ill Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun Nomor 10 Jakarta Pusat,” ucap Ali.
Sejumlah barang rampasan hasil korupsi yang dilelang di antaranya dijual dalam satu paket berupa lima unit handphone dengan harga limit Rp 7.752.000.00 dan uang jaminan Rp 2.325.000.00. Di antaranya satu handphone Samsung Galaxy Fold, Model Nomor: SM-F900F, IMEI: 354261109215814, eSlM: 354262109215812, didalamnya terdapat kartu SIM: operator Telkomsel.
Satu hndphone merek Nokia Model RM-1172, warna hitam, dengan IMEII: 354852080148329, IME12: 354852080 148337, didalamnya terdapat kartu SIM: Operator Telkomsel.
Satu handphone dengan merek Samsung dengan Nomor Model SM-A013G/DS, dengan nomor IMEII: 353211762865778, IME12:35441220286 5779, didalamnya terdapat kartu SIM: Operator Telkomsel.
Satu mandphone merek Oppo dengan Nomor Model CPH1821(Oppo F7), Nomor 11£1:868473036159135, IME12: 868473036159127, didalamnya terdapat dua kartu SIM, SIMI: Operator Telkomsel, SIM2: Operator XL dengan Micro SDHC Merek V-GEN kapasitas 8GB.
Satu handphone dengan merek Samsung Model SM-A705F (Galaxy A70), dengan SN. RR8M50V7S6K, IMEII: 355913105632975, IME12: 355914105632973, di dalamnya terdapat kartu SIMI Operator Telkomsel, Micro SDI-IC Merek Toshiba kapasitas 32GB.
Selanjutnya, dijual dalam satu paket berupa empat unit handphone dengan harga limit Rp 9.398.000.00 dan uang jaminan Rp 2.820.000.000. Di antaranya:
Satu handphone merk Samsung dengan nor-nor model SMON960F/DS, SIN RR8K801 98JR, IMEI 1 359447/09/527945/1, IMEI 2 359447/09/527945/9 beserta soft case berwarna hitam.
Satu buah handphone merk iPhone 11 Pro warna hitam Nomor Model: MWC62ZP/A, IMEI 353830101088378 (locked).
Satu unit mandphone merk Apple, Warna: Hitam, Tipe: Iphone 7 Plus, Nomer Model: MN482ZP/A, SN : C37SFXKWHFXW. Didalamnya terdapat SIM Card Provider: Telkomsel, kondisi layar terdapat retak dibagian sudut sebelah kiri dan tengah sebelah kanan (locked).
Satu unit Handphone merk Samsung, Warna : Emerald Green, Tipe Galaxy Sl 0+, Model : SM- G975F/DS, SN: RR8M50RJ98V, didalamnya terdapat SIM Card Provider : Teikomsel.
batampos- Setelah sekian tahun lamanya, tepatnya sejak 2014 lalu di Provinsi Kepri belum ada muncul nama calon anggota senator atau DPD RI maju di Pemilu. Terakhir kali di Kepri ada satu nama perwakilan anggota senator atau DPD RI dari perempuan yakni era 2009-2014 yang diwakili oleh Aida Ismeth. Setelahnya tak ada lagi.
Namun pada kontestasi Pemilu di 2024 nanti, dipastikan akan kembali muncul nama calon anggota senator atau DPD RI dari kalangan perempuan yang akan maju. Ia adalah satu-satunya perempuan calon anggota DPD RI dari Provinsi Kepri yang maju di 2024 mendatang, yakni Dwi Ajeng Sekar Respaty.
Namanya Sekar, panggilan akrabnya, menjadi satu-satunya figur dari kalangan perempuan yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon anggota DPD RI Dapil Provinsi Kepri usai diumumkan KPU Kepri pada 19 Agustus 2022 lalu.
Berdasarkan pengumuman nama-nama di daftar calon sementara (DCS) calon anggota DPD RI dari dapil Provinsi Kepri, nama Dwi Ajeng Sekar Respaty, mendapatkan nomor urut pencalonan 3.
Putri ke-2 dari mantan Wakil Gubernur Provinsi Kepri tahun 2009-2014 Soerya Respationo ini, menegaskan dirinya maju sebagai calon anggota DPD dari Provinsi Kepri, murni atas keinginannya sendiri, bukan dari orangtua ataupun paksaan.
Sekar sendiri, kepada Batam Pos, selaku keterwakilan perempuan dari Kepri, mengaku lebih konsen kepada kepentingan perempuan dan anak, kesejahteraan perempuan dan anak. Hal itulah yang menjadi motivasi dan mendasari dirinya berjuang di jalur DPD dari perwakilan Provinsi Kepri
“Dan juga Peran utama dari DPD RI itu sendiri, yakni mengakomodir kepentingan daerah, menyuarakan aspirasi dari daerah yakni di Kepri untuk dibawa ke tingkat nasional, melalui fungsi legislasi, fungsi pertimbangan & fungsi pengawasan” ujar perempuan kelahiran Yogyakarta pada 26 Desember 1985 ini.
Menurutnya kalau ingin berjuang dan bermanfaat bagi orang lain, melalui jalur apapun selalu ada jalan dan terbuka lebar bagi kaum perempuan. “Di partai politik, keterwakilan perempuan sudah ada, namun di DPD RI ini untuk Kepri belum ada lagi,” terangnya.
Sekar sendiri tak menampik, bahwa sosok ayahnya yakni Soerya Respationo lah yang menjadi inspirasi dirinya berkecimpung di dunia politik.
“Kami ingin menggesa RUU Daerah Kepulauan, karena poin di dalamnya mencakup semuanya. RUU Kepulauan, sama-sama kita ketahui sudah masuk ke prolegnas, namun belum juga disahkan hingga sekarang ,” ujar perempuan yang mengenyam pendidikan S2 kenotariatannya di Universitas Gadjah Mada ini.
Di dalam RUU Daerah Kepulauan itu sendiri, adalah sebagai upaya untuk pemerataan pembangunan di daerah Kepulauan. Menurutnya, salah satunya juga tentang pendanaan daerah. Utamanya untuk kesejahteraan masyarakat yang tinggal di hinterland.
“Kalau masyarakat yang tinggal di daerah hinterland tak ada yang memperhatikan, tak ada yang memperdulikan, maka akan semakin tertinggal dan itu tanggung jawab semua pihak,” tegasnya.
Sekar mencontohkan tentang pendidikan masyarakat di hinterland misalnya. Menurutnya untuk sampai ke sekolah saja, anak-anak harus melalui tantangan dan risiko yang besar, harus menyeberang melalui jalur transportasi laut.
“Belum lagi di sisi kesehatannya. Seperti misalnya ada sih fasilitas kesehatan seperti puskesmas di hinterland, namun jumlah tenaga medisnya yg terbatas , fasilitas ataupun peralatan medisnya yg kurang memadai. Sehingga kalau ada kasus atau permasalahan kesehatan yang perlu ditangani segera dan atau menggunakan peralatan yang memadai, harus menyeberang terlebih dahulu menggunakan transportasi laut,” terangnya.
Hal itu semua, didapatkannya bukan tanpa sebab. Sekar mengetahui semua persoalan di daerah hinterland tersebut, hasil dari dirinya turun langsung ke masyarakat hinterland, bertatap muka dan mendengarkan apa yang dibutuhkan masyarakat hinterland yang disampaikannya ke Sekar.
Hal tersebut semuanya, nantinya apabila duduk sebagai anggota DPD, akan dijadikan Sekar sebagai belanja masalah untuk selanjutkan disampaikan ke pusat. (*)
Polsek Bengkong saat melaksanakan program Minggu Kasih bersama komunitas umat Kristiani, Minggu (10/9). F.Rizky untuk Batam Pos
batampos – Jajaran Polsek Bengkong melaksanakan program Minggu Kasih bersama komunitas umat Kristiani, Minggu (10/9). Kegiatan ini dengan menyambangi gereja di wilayah Bengkong.
Minggu Kasih merupakan salah satu program prioritas Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang dilaksanakan dari tingkat Polda, Polres hingga Polsek dan juga merupakan program lanjutan Quick Wins Presisi. Adapun lokasi yang disambangi yakni komunitas umat Kristen di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Letare.
Kapolsek Bengkong, AKP Muhammad Rizqy Saputra mengatakan kegiatan ini sama halnya dengan program Jum’at Curhat. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi bersama masyarakat khususnya komunitas umat Kristen.
“Program Minggu Kasih ini merupakan bentuk interaksi secara langsung Polri dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan kepolisian dan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bengkong dalam upaya meningkatkan pengamanan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat pada hari libur atau akhir pekan ini,” ujar Rizky.
Dalam minggu kasih kali ini, kata Rizky, masyarakat menyampaikan secara umum situasi Kamtibmas wilayah Bengkong kondusif. Salah satunya terkait kenakalan remaja yang nongkrong hingga larut malam di Kelurahan Tanjung Buntung.
“Ada yang menyampaikan agar kepolisian meningkatkan patroli untuk menjaga situasi agar tetap aman. Masukan dari masyarakat ini tentunya menjadi perhatian dan menjadi masukan bagi kami kepolisian dalam menjaga Kamtibmas,” ungkapnya.
Diakhir kegiatan, Rizky berpesan menjelang pemilihan umum (Pemilu) agar masyarakat tetap jaga kerukunan sesama warga dan juga bilamana masyarakat mengetahui gangguan Kamtibmas atau tindak kejahatan agar segera menghubungi Kepolisian terdekat atau hubungi Call Center bantuan Polisi 110. (*)
Petugas Damkar Tanjunguban memusnahkan sarang tawon vespa di lahan yang berada di Jalan M Taher Latif, Kampung Baru, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (9/9/2023) sore. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos– Dua orang warga, Hadise, 53 dan Sapar, 38 disengat tawon vespa saat membersihkan lahan di Jalan M Taher Latif, Kampung Baru, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara.
Petugas Damkar Tanjunguban pun mengevakuasi sarang tawon tersebut, Sabtu (9/9/2023) sore.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi membenarkan dua orang warga disengat tawon vespa saat membersihkan lahan.
“Mungkin waktu nebas, semak-semak bergerak membuat tawon keluar dari sarangnya,” kata dia.
Alhasil, dua orang yang sedang membersihkan lahan disengat tawon vespa.
Akibatnya, korban bernama Hadise disengat 3 kali, sedangkan Sapar hanya 1 kali sengatan.
batampos – Perenang putra Indonesia, Felix Viktor Iberle, meraih medali emas nomor 50 meter gaya dada putra di babak final Kejuaraan Dunia Renang Junior 2023 yang digelar di Netanya, Israel, Sabtu (9/9) waktu setempat.
Dikutip dari laman Akuatik Dunia, Senin (11/9), Felix keluar menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 27,39 detik. Perenang berusia 18 tahun itu mengalahkan Jonas Gaur (Denmark) dan Watson Nguyen (Amerika Serikat) dengan margin waktu masing-masing 0,16 detik dan 0,46 detik.
“Iberle adalah fenomena yang baru muncul di dunia selama empat bulan terakhir. Dia adalah satu-satunya perenang Indonesia di kejuaraan ini, hanya berada di kota ini untuk satu kejuaraan dan harus menunggu hingga malam terakhir race untuk mendapatkan kesempatan meraih medali emas,” kata rilis laman resmi Akuatik Dunia.
“Emas yang diraih Iberle merupakan medali pertama Indonesia di kejuaraan renang dunia, baik kelas junior maupun senior, terlepas apa pun warnanya (medali),” ujarnya menambahkan.
Tak hanya itu, Felix juga berhasil memecahkan rekor kejuaraan di babak penyisihan. Dia unggul 0,04 detik dari rekor junior dunia yang sebelumnya dipegang oleh Nicolo Martinenghi (Italia) pada 2017 dengan catatan waktu 27,02 detik. Felix mencatatkan waktu 26,98 detik di babak kualifikasi yang sekaligus menjadi catatan terbaik pribadinya.
Selain rekor kejuaraan dunia junior, Felix juga memecahkan rekor perenang Indonesia. Dia yang merupakan debutan di SEA Games 2023 Kamboja, Mei, mencatatkan waktu terbaiknya di nomor 50 meter gaya dada putra dengan catatan waktu 27,70 detik.
Felix juga memecahkan rekor SEA Games pada sesi kualifikasi dengan 27,56 detik menggeser catatan waktu Chien Yin Lionel Kho asal Singapura dengan 28,15 detik ketika berlaga pada SEA Games 2019 Filipina. (*)
batampos-Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Kota Tua Penagi, Kabupaten Natuna sebagai kampung moderasi beragama. Predikat ini disematkan langsung oleh Staf Khusus Menag Bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo, Sabtu (9/9) lalu.
“Sebenarnya ini merupakan tanda bahwa Indonesia itu baik-baik saja. Tetapi masih banyak yang menarasikan Indonesia itu banyak konflik, karena rendahnya literasi pemahaman masyarakat,” ujar Wibowo Prasetyo dalam sambutannya.
Menurutnya, wilayah ini, dulunya dikenal dengan pusat perdagangan. Adapun saat ini, dihuni sekitar seratus kepala keluarga. Mayoritas mereka berasal dari etnis Melayu dan Tionghoa. Meski berbeda etnis, namun toleransi antar umat beragama masih sangat kental di sini.
“Hal ini terlihat dari keberadaan Masjid Al Mukarramah yang berdampingan dengan Kelenteng Pu Tek Chi. Selain itu, pada hari besar keagamaan, masyarakat di sana bersama-sama menyiapkan kebutuhan perayaannya,” jelasnya.
Lebih lanjut katanya, kebhinekaan akan terwujud dengan baik apabila budaya toleransi terus dijaga dan pelihara. Apalagi, Indonesia merupakan negara yang dijadikan role model bagi negara lain karena kerukunan umat beragamanya bisa terjaga dengan baik.
Namun, di media sosial saat ini bertebaran berita bohong atau hoaks dan isu SARA (suku, agama, ras, antargolongan) yang memecah belah umat. Ditegaskannya, media sosial menjadi salah satu penyulut emosi masyarakat, karena narasi yang mereka buat berseliweran dari hp ke hp.
“Apalagi di tahun politik ini, kita harus berhati-hati terhadap isu-isu yang memecah belah,” tegas Wibowo.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Mahbub Daryanto, mengatakan program KMB merupakan program yang dimiliki oleh Kemenag untuk mempromosikan perdamaian, toleransi, dan menjaga kerukunan. Kota Tua Penagi telah memenuhi indikator KMB karena masyarakatnya dapat hidup berdampingan dengan damai, serta menjadikan kerukunan sebagai pilar utama dalam masyarakat mereka.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dan khususnya masyarakat Penagi. Dengan program ini, kedepannya masyarakat Kepri dapat terus hidup dalam harmoni dan saling menghormati dalam perbedaan keyakinan,” ujar Mahbub menambahkan.
Peresmian ini ditandai dengan pembukaan papan selubung yang bertuliskan Kampung Moderasi Beragama Kota Tua Penagi. Acara ini turut disaksikan oleh Kepala Kemenag Kabupaten Natuna, Pemerintah Kabupaten Natuna, FKPD Natuna dari TNI/POLRI, Ketua PW Ansor Kepri, Ketua MUI Natuna, Ketua LAM Natuna, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Natuna. (*)