Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5026

Dewasa Berpolitik Ala Amsakar Achmad: Tak Perlu Mengusik Tepi Kain Orang

0
IMG 20230828 WA0024 e1693283293267
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat menghadiri acara di Sekupang, Batam, Minggu (27/8/2023)

batampos – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan menyongsong perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Seperti diketahui, 2024 merupakan tahun dihelatnya Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Legislatif (Pileg) bahkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Riak 2024, jangan sampai membuat kita semua seperti tidak bersaudara,” kata Amsakar di Sekupang, Batam, Minggu (27/8/2023) malam.

Baca Juga: Sambutan Wali Kota Disebar Tak Utuh, Kapolresta Barelang: Penyebar Video Akan Diproses

Ia mengingatkan, jangan ada yang terpasung pada keadaan jika berbeda pilihan politik justru berbeda dalam konteks yang umum. Menurutnya, yang maju dalam kontestasi hendaknya dimaknai sebagai anak bangsa yang ingin andil mengabdi bagi negeri.

“Enggak usah warga direcoki dengan hal yang tidak baik. Lebih penting membangun persatuan dan inilah mazhab politik Amsakar Achmad,” ucap dia.

Amsakar mengajak seluruh elemen, sudah saatnya memaknai dan menjalankan politik sebagaimana mestinya yakni sebagai sarana untuk berbuat lebih bagi masyarakat.

Baca Juga: Aksi Sopir Truk Tanah Makin Meresahkan, Polisi Belum Menindak

“Sudah masanya kita berpolitik secara santun, terhormat dan bermartabat. Tak perlu mengusik tepi kain orang. Tak perlu mengurus semut di seberang lautan, tapi gajah di pelupuk mata tak nampak,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Belum Berhasil Bawa Indonesia Juara AFF, Shin Tae Yong Banjir Kritik, Dibela Coach Justin

0
Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan timnas Vietnam U-23 di final Piala AFF U-23 2023. Garuda Muda kalah lewat adu penalti di Rayong Provincial Stadium, Sabtu (26/8) malam. (pssi)

batampos – Pertandingan final Piala AFF U23 Championship antara Indonesia U-23 melawan Vietnam U-23 pada Sabtu (26/8) berakhir dengan skor 5-6 lewat babak adu penalti dan dimenangkan oleh Vietnam.

Hasil tersebut membuat pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong dibanjiri kritik karena lagi-lagi gagal memberikan gelar trofi kepada Indonesia sejak didatangkan pada akhir Desember 2019 di masa kepemimpinan PSSI Mochammad Iriawan atau akrab disapa dengan Iwan Bule.

Dengan kegagalan meraih juara AFF U23 di tangan Shin Tae Yong, pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana atau biasa dikenal Coach Justin turut memberikan tanggapannya. Menurutnya ajang Piala AFF U23 ini adalah ajang ujicoba dan kekalahan kemarin tidak sepenuhnya salah dari Shin Tae Yong karena skuad yang dibawa merupakan pemain mayoritas baru tampil dan lebih melihat dari sisi permainan tim.

Coach Justin juga memberikan pandangan bahwa target sesungguhnya adalah Kualifikasi Piala Asia U-23 dan Piala Asia Senior di Qatar pada Januari 2024 mendatang.

“Sekali lagi saya tekankan kepada 275 juta penduduk di Indonesia agar tidak melihat dari segi trofi. Tapi lihatlah di tangan Shin Tae Yong kita bisa lolos ke Piala Asia 2024 di Qatar lewat jalur kualifikasi, kita juga sedang berjuang di kualifikasi Piala Asia U-23 itu jelas ajang yang lebih penting karena termasuk agenda FIFA” kata Coach Justin dikutip dari Youtube Pribadinya.

“Ajang AFF U-23 ini jadikanlah sebuah pembelajaran dan uji coba karena kita bisa belajar dari tim kuat seperti Thailand dan Vietnam, jujur gua nggak peduli mau juara atau tidak di ajang AFF U-23 ini terlebih skuad yang dibawa mayoritas masih baru,” tambah mantan pelatih timnas futsal tersebut.

Shin Tae Yong memang menjadi sorotan netizen di media sosial karena keputusannya menunjuk Ernando Ari sebagai algojo penalti di babak tos-tosan ketika menghadapi Vietnam U-23 kemarin (26/8). Terlebih masih banyak nama pemain seperti Muhammad Ferarri, Kadek Arel dan juga Elsa Sahrul yang bisa mengeksekusi tendangan tersebut.

Dengan kegagalan meraih juara di Piala AFF U-23 di Thailand, pelatih Korea Selatan tersebut langsung mengalihkan fokusnya di Kualifikasi Piala Asia U-23 yang rencananya digelar di Solo pada 9-12 September 2023 mendatang. (*)

 

Reporter: JPGroup

Sambutan Wali Kota Disebar Tak Utuh, Kapolresta Barelang: Penyebar Video Akan Diproses

0
Kapolres Silaturahmi Dengan Masyarakat Rempang Dalil Harahap 11
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho saat bertemu dengan warga Rempang di Galang, Senin (28/8). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Aparat Penegak Hukum (APH) bersama perwakilan BP Batam menemui masyarakat Rempang-Galang, Senin (28/8) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto bersama Dandim 0316 Batam, Letkol Galih Bramantyo.

“Kami hadir semata-mata agar situasi aman kondusif, tidak mencekam di Rempang ini. Ada aksi sweeping, ada blokade jalan, menolak pengukuran dan sebagainya. Kita harap tidak seperti itu. Mari kita jaga situasi aman kondusif,” ujar Nugroho usai pertemuan dengan masyarakat.

Baca Juga: Video Sambutan Wali Kota Disebar Tak Utuh, Rudi Panjaitan: Bijak Menggunakan Media Sosial

Nugroho menjelaskan ada empat poin yang disampaikan masyarakat Rempang dalam pertemuan tersebut. Ia pun mendorong masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Batam.

“Ada 4 poin yang disampaikan masyarakat. Kami mendorong supaya bisa dibicarakan di RDP bersama DPRD Kota Batam,” katanya.

Sebagai aparat hukum, kata Nugroho, ia hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Untuk itu, ia berjanji akan melindungi masyarakat.

Baca Juga: Ini Wilayah yang Terdampak Kebocoran Pipa Spam Depan Central Sukajadi

Dalam kesempatan itu, masyarakat setempat juga menyampaikan keluhan terkait viralnya video sambutan Wali Kota Batam atau Kepala BP Batam, M. Rudi. Masyarakat mengaku perkataan Rudi tersebut menyakitkan hati mereka.

“Video yang dimaksud hanya penggalan dari video sambutan Wali Kota Batam. Kami harapkan jangan terpancing. Ini indikasinya hanya ingin membuat kondisi saat ini semakin tidak kondusif,” kata Nugroho.

Dihadapan warga, Nugroho berjanji akan mencari dan menindak penyebar video tersebut. “Siapa yang menyebarkanan video ini akan kami proses,” pungkasnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Oknum Personel Paspampres Terancam Hukuman Mati

0
Praka Riswandi Manik oknum Paspampres yang menganiaya Imam Masykur hingga tewas. (Instagram riswandimanik)

batampos – Polisi Militer Kodam Jaya/Jakarta (Pomdam Jaya) memastikan telah menetapkan Praka Riswandi Manik (RM) sebagai tersangka atas dugaan penculikan dan pembunuhan Imam Masykur. Selain personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) itu, dua prajurit TNI lainya juga sudah menjadi tersangka. Keduanya merupakan personel Kodam I/Iskandar Muda dan Direktorat Topografi TNI AD.

Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Pomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar saat dihubungi oleh awak media pada Senin (28/8). ”Betul (tiga personel TNI sudah menjadi tersangka),” ungkap dia. Sampai kemarin, pihaknya masih terus mendalami kasus yang menyebabkan Masykur meninggal dunia.

Diantaranya terkait dengan rencana penculikan warga asal Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh tersebut. ”Itu belum kami dalami,” kata Irsyad. Sejauh ini, motif penculikan dan pembunuhan itu tidak jauh dari persoalan uang. Dia menyebut, Masykur merupakan pedagang obat ilegal. Dia kemudian diculik dan diperas oleh Praka RM dan dua personel TNI lainnya.

Dalam penculikan itulah terjadi penganiayaan. Irsyad menjelaskan bahwa aktivitas Masykur menjual obat ilegal dimanfaatkan oleh Praka RM untuk memeras pemuda berusia 25 tahun itu. ”Mereka minta Rp 50 juta,” imbuhnya. Lantaran permintaan tidak kunjung dipenuhi, Irsyad terus dianiaya hingga akhirnya meninggal dunia. ”Mungkin penyiksaan itu berat, akhirnya (korban) meninggal,” tambah dia.

Sebagaimana keterangan pihak keluarga, jenazah Masykur ditemukan di salah satu sungai yang berada di wilayah Karawang, Jawa Barat. Saat ditemukan jenazah Masykur sudah dalam keadaan bengkak. Atas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Praka RM dan dua personel TNI lainnya, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengambil sikap tegas.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda TNI Julius Widjojono menyampaikan bahwa panglima TNI sangat prihatin ketika mendapat kabar mengenai peristiwa tersebut. Orang nomor satu di tubuh TNI itu memastikan bakal mengawal proses hukum yang sedang berjalan. ”Agar pelaku dihukum berat,” kata Julius kepada awak media di Jakarta.

Secara tegas Julius menyampaikan bahwa perbuatan Praka RM sudah masuk kategori tindak pidana berat. Sebab, yang bersangkutan diduga telah merencanakan pembunuhan. ”Maksimal hukuman mati, minimal hukuman seumur hidup. Dan pasti dipecat dari TNI,” terang perwira tinggi bintang dua yang pernah bertugas sebagai kepala Dinas Penerangan TNI AL itu.

Sejumlah kalangan ikut mengecam penganiayaan yang dilakukan oleh seorang personel Paspampres sampai berujung kematian korban. Diantaranya disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Dia mengecam keras penganiayaan itu. Bamsoet meminta Pomdam Jaya memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

Politisi Partai Golkar itu juga menyatakan perlu dilakukan investigasi secara mendalam guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan. Supaya kasus ini segera selesai dengan hasil pemeriksaan yang disampaikan secara transparan. ”Baik kepada pihak keluarga korban maupun kepada publik,” katanya.

Bamsoet meminta Pomdam Jaya menindak tegas dan memproses anggota Paspampres. Termasuk kepada prajurit TNI lainnya yang terbukti melakukan tindakan pidana seperti yang disangkakan.

Dia juga meminta TNI memperketat sistem seleksi rekrutmen Paspampres. ”Mengingat (Paspampres) adalah prajurit yang memiliki akses dekat dengan presiden harus merupakan pilihan terbaik,” katanya. Serta tidak memiliki catatan kriminal demi keamanan dan keselamatan.

Bamsoet juga berharap masyarakat turut mengawal kasus dugaan penganiayaan itu. Supaya kasus penganiayaan fatal itu dapat terungkap secara transparan dan tuntas. Kepada para oknum yang terlibat, harapannya benar-benar mendapatkan sanksi berat dan tegas yang setimpal dengan perbuatannya.

Sementara itu, Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi menuturkan bahwa tindakan anggota Paspampres itu merupakan tindakan pribadi dan indisipliner. Karena itu TNI harus didorong mengambil langkah tegas. ”Penetapan sebagai tersangka terhadap tiga pelaku bukti awal ketegasan,” ujarnya.

Namun semua itu tidaklah cukup. Bila kejadian semacam ini terjadi di banyak tempat, maka menunjukkan ada yang salah dalam pembangunan mental aparat. ”Sejak dimulai pendidikan, tata kelola SDM dan sistem pembinaan,” paparnya.

Menurutnya, salah satu pemicu kekerasan anggota adalah privilege anggota TNI yang tidak tunduk ke pidana umum. Dengan privilege itu membuat anggota pongah dan merasa berada di atas masyarakat umum. ”Seharusnya equality before the law menjadi kebijakan utama,” paparnya.

Terpisah, Aceh Al Chaidar Abdurrahman Puteh sebagai salah seorang tokoh asal Aceh menuturkan, peristiwa yang menimpa Masykur sangat mengenaskan. Semua orang Aceh membicarakannya. ”Semua orang Aceh marah, itu membuat ketidakpercayaan ke Pemerintah Indonesia,” tegasnya.

Warga Aceh membicarakan kasus ini dengan nada kemarahan. Isu bahwa pemerintah menganggap orang Aceh tidak pancasilais, tidak NKRI dan nasionalis kembali mencuat. ”Sentimen anti pemerintah muncul dalam kasus ini,” urainya.

Relasi antara etnis Aceh dengan non Aceh memburuk. Harus dicegah potensi pembalasan terhadap etnis non Aceh. ”Salah satu yang perlu dilakukan, TNI minta maaf ke masyarakat Aceh. Terasa petinggi TNI ini jumawa untuk sekedar minta maaf,” terangnya.

Kendati TNI cukup terbuka dalam kasus ini, namun hukuman haruslah adil. Yakni, hukum mati bagi siapapun yang terlibat. ”Karena korbannya disiksa sampai mati,” tegasnya.

Sementara itu, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan meminta penegakan hukum terhadap pelaku diusut melalui mekanisme peradilan umum. Bukan peradilan militer. Hal tersebut untuk memastikan agar proses hukum terhadap pelaku berlangsung transparan dan akuntabel. ”Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi,” kata Dimas Arya, anggota koalisi.

Aksi brutal oknum TNI tersebut, lanjut Dimas, tidak hanya telah mencoreng nama TNI dan Paspampres, tapi juga menjadi bukti bahwa tindakan kekerasan dengan aktor anggota TNI belum berhenti. ”Sebelumnya terdapat kasus-kasus kekerasan aparat TNI yang terjadi di sejumlah daerah, terutama di Papua,” imbuh Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) itu.

Di samping itu, koalisi meminta Presiden dan DPR harus segera melakukan reformasi peradilan militer dengan cara membuat Perppu tentang perubahan sistem peradilan militer atau segera mengajukan revisi terhadap UU Peradilan Militer. ”Presiden dan DPR tidak boleh diam, apalagi takut untuk melakukan agenda reformasi peradilan militer,” terangnya. (*)

Reporter: JP Group

Car Free Day Batam Digelar 2 Kali Sebulan, Lokasinya di Engku Putri

0
Kawasan Engku Putri 3 F Cecep Mulyana scaled e1693281074710
Pengendara sepeda motor melintas di Kawasan Dataran Engku Putri, Senin (28/8). Kawasan Engku Putri di rencanakan akan kembali digunakan Car Free Day, F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Setelah beberapa tahun tutup, Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan di Batam kembali dimulai Dinas Perhubungan Kota Batam. Rencananya, CFD akan digelar 2 kali sebulan dengan lokasi di Dataran Engku Putri, Batam Center.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan uji coba CFD setelah beberapa tahun vakum akibat Covid-19 telah digelar pada Minggu (27/8) di Dataran Engku Putri. Sejumlah ruas jalan yang biasanya dilalui kendaraan ditutup seperti sepanjang jalan dari Simpang Masjid Agung ke Simpang BI. Kemudian dari Simpang Masjid Agung ke Bundaran BP Batam.

“Minggu kemarin, kami kembali melakukan CFD, dan ternyata antusias masyarakat cukup luar biasa. Jalan yang ditutup sekitar 2-3 kilometer, ” ujar Salim.

Baca Juga: Parkir Dikelola Swasta Belum Berjalan, Uji Coba di 100 Titik Masih Menunggu Evaluasi BPKP

Dijelaskan Salim, karena antusias masyarakat yang luar biasa, pada bulan September pihaknya berencana menggelar 2 kali CFD. CFD pertama rencana digelar di minggu kedua September, bersampena dengan Hari Ulang Tahun Perhubungan.

“Mudah-mudahan bisa terlaksana 2 kali sebulan, bahkan ada warga yang minta tiap minggu. Namun kami masih tahap ujicoba,” jela Salim.

Dikatan Salim, pada CFD bulan September, akan banyak gelaran kegiatan, seperti bersepeda, senam bersama, jalan santai. Bahkan pada kegiatan itu juga akan ada doorprize atau hadiah bagi masyarakat yang datang.

Baca Juga: Gara-gara Suara Toa, Guru Ngaji di Batam Centre Dibacok Tetangga

“Jadi nantinya memang sudah diagendakan beberapa kegiatan disana. Ada doorprize-nya yang pasti, ” sebut Salim.

Masih kata Salim, CFD dilaksanakan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar menurunkan ketergantungan terhadap kendaraan bermotor. Sehingga dapat mengurangi polusi udara yang ada di Batam.

“Jadi memang udara bisa lebih bersih. Karena saat pelaksanaa CFD ada rekayasa jalan, yang tak boleh dilalui kendaraan, ” sebutnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Bukan Orang Karimun, Warga Berikan Saran Bacaleg Diganti

0

batampos– Sejak Sabtu (19/8) KPU Kabupaten Karimun telah mengumumkan daftar calon sementara (DCS) untuk DPRD Kabupaten Karimun. Terkait dengan DCS tersebut masyarakat dapat memberikan saran dan pendapatnya.

Dan sampai dengan hari terakhir, Senin (28/8) saran yang masuk dari masyarakat terkait DCS yang diumumkan hanya dua yang berasal dari dua orang warga Karimun. Isinya, meminta kepada KPU untuk mengganti seorang Caleg dari suatu partai politik disebabkan bukan orang Karimun.

BACA JUGA: Tanggapan Masyarakat Tanjungpinang Terhadap DCS Masih Nihil

”Memang ada dua saran dari masyarakat. Secara umum saran yang disampaikan ke KPU terkait DCS DPRD Kabupaten Karimun sama. Yakni, meminta kepada KPU untuk mengganti seorang Caleg yang masuk dalam DCS disebabkan Caleg tersebut bukan orang Karimun. Melainkan, orang Tanjungpinang,” ujar Ketua KPU Kabupaten Karimun, Mardanus.

Secara umum, katanya, DCS yang diumumkan sudah memenuhi syarat secara administratif dan mendapatkan dukungan dari partai politik. Bukti relevansi atau pelanggaran Caleg tersebut tidak ada. Karena, Caleg tersebut sudah memenuhi persyaratan.

”Meski dua saran dari dua orang warga Karimun tersebut tidak punya relevansi dan dukungan, namun sesuai aturan KPU akan melakukan pleno dengan komisioner. Artinya, apakah menerima atau tidak. Yang jelas, dalam pleno itu akan diputuskan seperti apa saran yang masuk ke KPU,” jelas Mardanus. (*)

reporter: sandi

Pebasket RJ Barrett Isi Jeda Pertandingan ke Pusat Belanja

0
RJ Barrett saat tampil bersama Kanada menghadapi Lebanon kemarin (27/8). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

batampos – Pemain basket RJ Barrett tiba di Jakarta sejak Senin (21/8) lalu. Atau, empat hari sebelum laga perdananya bersama timnas basket Kanada di FIBA World Cup 2023.

Nah, selama empat hari jeda sebelum tampil di Indonesia Arena, Barrett menyempatkan diri untuk keliling Jakarta. Tempat favorit yang dia tuju adalah mal atau pusat perbelanjaan.

’’Itu (Jakarta) sangat keren. Banyak mal. Ya, banyak mal di sini, banyak barangnya. Saya berjalan-jalan dan melihat hal-hal baru. Itu sudah cukup menyenangkan,’’ kata Barrett ditemui di sela latihan di Indonesia Arena.

Baca Juga: Dila Raih Gelar WTA Ketiga, Selanjutnya Incar Grand Slam di US Open

Small forward sekaligus shooting guard New York Knicks itu pun membuka peluang untuk kembali ke Indonesia, khususnya Jakarta, setelah FIBA World Cup 2023. Tentu tujuannya bukan untuk bertanding lagi, melainkan sekadar berlibur.

’’Semoga (bisa berlibur ke Indonesia). Memang jauh sekali, tapi jika saya punya waktu, saya ingin,’’ ucap rekan pemain timnas Indonesia Marques Bolden itu. (*)

 

Reporter: JPGroup

Ini Wilayah yang Terdampak Kebocoran Pipa Spam Depan Central Sukajadi

0
pipa bocor
Pengumuman wilayah terdampak kebocoran pipa Spam.

batampos – Pipa air bersih Spam Batam kembali bocor. Akibat kebocoran pipa Spam, puluhan kawasan di Batam terdampak.

Corporate Communication (Corcom) Spam Batam, Ginda Alamsyah membenarkan adanya kejadian pipa bocor. Menurutnya, terjadi kebocoran pipa Transmisi Duriangkang-Ozon DN800 mm, akibat pekerjaan drainase depan Central Sukajadi.

“Saat ini perbaikan masih dalam proses. Selama pekerjaan perbaikan ini, akan berdampak pada gangguan pelayanan suplai air bersih berupa air kecil dan air terhenti untuk sementara waktu, ” jelas Ginda dalam rilisnya, kemarin.

Baca Juga: Parkir Dikelola Swasta Belum Berjalan, Uji Coba di 100 Titik Masih Menunggu Evaluasi BPKP

Menurut dia, ada beberapa daerah yang terdampak kebocoran pipa spam, diantaranya, Bengkong, Jodoh, Nagoya, Sei Panas, Pelita, Melchem, Sengkuang, Batu Ampar, Batu Merah, Baloi Persero, Baloi Centre, Bengkong Palapa, Bengkong Permai, bengkong Langit, Bengkong Polisi, Bengkong Aljabar, Sei Panas Blok, Citra Buana Seraya dan sekitarnya.

“Kami menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air hingga 1×24 jam, yang dapat dikoordinir oleh Ketua RT/ RW/ kelurahan setempat, lalu menyampaikannya melalui layanan saluran resmi kepelangganan Air Batam Hilir, ” jelas Ginda. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Aksi Sopir Truk Tanah Makin Meresahkan, Polisi Belum Menindak

0

batampos – Keberadaan truk pengangkut tanah di Batam hingga kini terkesan kebal hukum. Para sopir truk tanah beroperasi tanpa menggunakan terpal atau penutup bak muatan. Padahal, mereka mengangkut material tanah yang gampang jatuh dan berceceran di jalan dan berpotensi membahayakan pengendara di belakangnya.

truk
Truk tanah tanpa terpal penutup bak muatan melintas di Jalan Raja Haji Fisabilillah atau di dekat Simpang Ocarina, Batam Center, Senin (28/8). F. Dalil Harahap/Batam Pos

Selain tanpa terpal, sopir truk tersebut kerap menerobos lampu lalu lintas (traffic light) pada malam hari. Hal ini sangat meresahkan masyarakat, khususnya para pengendara.

”Sudah tanpa terpal, menerobos lagi (lampu merah),” ujar Pendi, salah seorang pengendara di Simpang Gelael, Batam Center, kemarin

Baca Juga: Lakukan Tilang Manual, Polisi Harus Tunjukkan Sertifikat di Pos Lantas

Ia mengatakan, pemandangan truk tanpa terpal sering terlihat di jalanan. Bahkan, pada malam hari, truk tersebut selalu melaju dengan kecepatan tinggi.

”Ini sangat bahaya. Truk-truk ini membuat pengendara ketakutan. Apalagi di jalanan suka klakson-klakson,” katanya.

Ia berharap aparat khususnya Satlantas bisa menindak pada sopir truk yang mengancam nyawa para pengendara lain tersebut.

”Kesannya polisi membiarkan truk-truk ini beroperasi tanpa terpal dan melanggar aturan,” ungkapnya.

Baca Juga: Gara-gara Suara Toa, Guru Ngaji di Batam Centre Dibacok Tetangga

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang, Iptu Yelvis Oktaviano, berjanji akan menindak sopir yang tidak mematuhi aturan seperti tidak menggunakan terpal dan menerobos lampu merah tersebut.

”Akan kita tindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya singkat. (*)

 

Reporter : YOFI YUHENDRI

Beban JKN untuk Pasien Gangguan Pernapasan Hampir Rp 10 Triliun

0
Ilustrasi. Sejumlah pasien antri melakukan pemeriksaan ISPA/ Batuk di Puskesmas Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (22/8/2023). Dalam 3 minggu terakhir jumlah pasien dengan gejala batuk pilek dan ISPA meningkat rata2 penderita infeksi saluran pernapasan akut di dominasi oleh anak-anak yang di sebabkan polusi udara. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

batampos – Tingginya kasus polusi berbanding lurus dengan bertambahnya jumlah kasus penyakit pernapasan. Meski ada beberapa jenis penyakit lain yang juga bisa dipicu karena polusi. Anak, ibu hamil, lansia, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan lebih berisiko.

Ketua Komite Penanggulangan Penyakit Pernapasan dan Dampak Polusi Udara Kemenkes Prof dr Agus Dwi Susanto, Sp.P (K) menyatakan dampak dari polusi ini bisa memicu penyakit jantung, stroke, dan gangguan pertumbuhan. “Yang paling sering adalah gangguan pernapasan,” ujarnya.

Penyakit gangguan pernapasan ini merupakan termasuk 10 penyakit terbanyak di Indonesia. “Penyakit pernapasan terbanyak adalah TBC, PPOK, penumonia, asma, dan kanker paru,” ungkapnya. Beban pembiayaan JKN untuk lima penyakit ini hampir Rp 10 triliun.

Agus juga menyebut bahwa polusi merupakan faktor penyebab kematian kelima tertinggi di Indonesia. Posisinya di bawah darah tingggi, gula darah tinggi, merokok, dan obesitas

“Ada perhatian khusus pada empat populasi, yakni anak-anak, ibu hamil, lansia, dan yang sudah punya penyakit sebelumnya,” ujarnya. Protokol kesehatan harus dilakukan pada kondisi udara berpolusi.

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) resporasi IDAI dr Darmawan Budi Setyanto SpA(K) sebelumnya menyatakan anak-anak lebih rentan terpapar polusi udara daripada dewasa. Alsanya laju napas anak lebih banyak dan menyebabkan polutan lebih banyak terhirup. “Kulit yang paling mudah terkena polusi. Lalu organ pernapasan karena terhirup,” ujarnya.

Polusi ini menyebabkan tumbuh kembang anak terhambat. Darmawan meyebut sistem imun dan pernapasan buah hati juga terganggu. Hal ini bisa menjadi masalah juga ketika dia dewasa. “Kalau orang dewasa berdampak stroke, kalau pada anak yang masih tunbuh kembang bisa sebabkan gangguan mental dan tingkah laku,” katanya.

Untuk mencegah dampak dari polusi udara, Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk menerapkan 6M dan 1S. Yakni emeriksa kualitas udara melalui aplikasi atau website, mengurangi aktivitas luar ruangan dan menutup ventilasi tempat umum di saat polusi udara tinggi, serta menggunakan penjernih udara dalam ruangan. Selain itu juga menghindari sumber polusi dan asap rokok, menggunakan masker saat polusi udara tinggi, hingga melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. Sementara 1Snya adalah segera konsultasi dengan tenaga kesehatan jika muncul keluhan pernapasan

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu, menyebutkan ada peningkatan kasus ISPA di Jakarta. Rata-rata perbulan 200.000 kasus. “Kami lakukan surveilan terur perminggunya terkait ISPA ini,” ujarnya.

Upaya mengurangi pekatnya polusi di Jakarta dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC) membawa angin segar. Pada Minggu (27/8) malam, hujan mengguyur Kota Depok, Bogor, dan Jakarta bagian selatan. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan hujan tersebut merupakan hasil dari rekayasa cuaca. Karena saat ini masih musim kemarau.

Dalam beberapa hari terakhir, upaya TMC atau hujan buatan oleh BRIN dan instansi lainnya terus dikebut. Pasalnya ada lapisan awan cukup tebal di langit Jakarta dan sekitarnya. Keberadaan awan ini penting, karena menjadi sasaran penaburan garam untuk memicu jadi hujan.

“Hari ini (kemarin) dan Minggu kami lakukan dua sorti (penerbangan) TMC,” kata Koordinator Lapangan TMC Posko Halim Perdanakusuma Purwadi kemarin (28/8). Penaburan garam yang dilakukan di wilayah Jakarta Timur, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, sampai ke Karawang. Selain itu juga di wilayah Kota Tangerang Selatan dan Depok.

Dia berharap dengan taburan garam tersebut, awan yang menggelayut bisa segera jadi hujan. Keberadaan hujan bisa menarik polutan turun ke tanah. Sehingga mengurangi polutan yang melayang-layang di udara. Sebelumnya Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan musim kemarau memicu polusi terlihat semakin tebal.

Kemarin rapat terbatas terkait penanganan polusi dilakukan di Istana Negara. Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menyatakan rapat fokus pada penangan dan pengendalian polusi udara. Presiden Joko Widodo meminta menterinya untuk tegas dalam penangaan dan penindakan hukum. “Terutama industri dan pembangkit listrik serta uji emisi kendaraan,” katanya.

Ada beberapa langkah yang akan dilakukan pemerintah. Siti membeberkan selain modifikasi cuaca, penanaman pohon besar akan digalakan. Ini harus dikakukan di setiap gedung. Jarak tanamnya 1×1.

Dia juga menyatakan Kementerian n LHK sudah lakukan tindakan tindakan hukum. 351 industri yang disinyalie menjadi penyumbangbpolusi telah diidentifikasi. 161 industri yang akan diperosa lenih lanjut karena dekat dengan alat pemeriksa udara milik pemerintah. “120 unit usaha di Sumur Batu dan Bantargebang, 10 unit usaha di Lubang Buaya, tujuh usaha di Tangerang, di Tangerang Selatan 15 entitas, dan di Bogor 10 entitas,” rinci Siti. Dari jumlah itu 24 unit usaha sudah dapat sanksi administrasi. (*)

Reporter: JP Group