Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 515

Anambas Kekurangan Nakes, Penempatan Perawat ke Jabatan Struktural Dievaluasi

0
Kepala BKPSDM Anambas, Usman. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Kabupaten Kepulauan Anambas hingga kini masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan (nakes). Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

Kekurangan nakes diperkirakan akan semakin terasa saat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa tipe C yang baru selesai dibangun mulai beroperasi.

Rumah sakit rujukan tersebut membutuhkan tenaga medis dalam jumlah besar, mulai dari dokter, perawat, hingga tenaga pendukung lainnya.

Sebagai rumah sakit rujukan tingkat kabupaten, RSUD Tarempa nantinya akan melayani pasien dari berbagai kecamatan di Anambas. Dengan kapasitas dan jenis layanan yang lebih lengkap, ketersediaan sumber daya manusia kesehatan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Di tengah kondisi kekurangan nakes tersebut, sejumlah tenaga kesehatan justru dilantik menduduki jabatan struktural di luar Dinas Kesehatan pada pelantikan pejabat yang digelar pekan lalu. Penempatan ini memicu perhatian karena dinilai tidak sejalan dengan latar belakang profesi mereka.

Beberapa tenaga kesehatan diketahui ditempatkan di kecamatan dan kelurahan, padahal sebelumnya berprofesi sebagai perawat yang dibutuhkan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Adapun tenaga kesehatan yang kini menduduki jabatan struktural tersebut antara lain Feni Yurlina yang dimutasi sebagai Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Kute Siantan, Soni Ari Candra sebagai Sekretaris Kelurahan Tarempa, serta Agus Supriyadi sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Siantan Timur.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Usman, menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap penempatan pejabat yang tidak sesuai dengan latar belakang keilmuan.

“Akan dievaluasi kembali terhadap kinerjanya. Kita masih melihat kinerjanya, apalagi tidak sesuai dengan bidangnya. Sementara penyegaran dulu,” ujar Usman saat ditemui, Kamis (29/1).

Menurut Usman, evaluasi dilakukan untuk memastikan efektivitas penempatan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah. Ia juga membuka peluang bagi para tenaga kesehatan tersebut untuk dikembalikan ke instansi kesehatan sesuai profesinya.

“Bisa dibalikkan lagi jika memang dibutuhkan tenaga kesehatan. Apalagi RSUD yang baru akan beroperasi. Nanti akan kita koordinasikan dengan Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Usman mengakui, ketersediaan tenaga kesehatan di Anambas hingga kini masih sangat terbatas, terutama untuk tenaga dokter. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.

Ia menambahkan, dalam beberapa kali pembukaan seleksi CPNS maupun PPPK, formasi tenaga kesehatan, khususnya dokter, kerap sepi peminat bahkan tidak ada pendaftar.

“Kalau pembukaan lowongan, kita tetap menunggu arahan dari pemerintah pusat,” pungkas Usman. (*)

Artikel Anambas Kekurangan Nakes, Penempatan Perawat ke Jabatan Struktural Dievaluasi pertama kali tampil pada Kepri.

Tesla Hentikan Produksi Model S dan Model X, Fokus Garap Robot Optimus

0
Tesla setop produksi model S dan X demi proyek robot. F. x.com/niccruzpatane.

batampos – Tesla resmi mengumumkan penghentian produksi dua model kendaraan premiumnya, Model S dan Model X, mulai kuartal II 2026. Keputusan ini menandai pergeseran besar strategi perusahaan dari industri otomotif menuju pengembangan robotika dan kecerdasan buatan (AI).

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh CEO Tesla Elon Musk dalam laporan keuangan kuartal IV 2025, seperti dikutip dari Engadget dan The Verge, Kamis (29/1).

Model S yang pertama kali meluncur pada 2012 dan Model X pada 2015 merupakan kendaraan ikonik yang berperan besar membangun reputasi Tesla di awal era mobil listrik. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, permintaan terhadap kedua model premium ini terus menurun.

Penurunan tersebut dipicu dominasi model yang lebih terjangkau, yakni Model 3 dan Model Y, yang kini menjadi tulang punggung penjualan global Tesla.

Sebagai bagian dari strategi baru, Tesla akan mengalihkan lini produksi Model S dan Model X di pabrik Fremont, California, untuk mendukung produksi robot humanoid Optimus.

“Ruang pabrik yang tersedia akan dimanfaatkan untuk membangun robot dengan target produksi tahunan yang ambisius, menuju skala produksi massal di masa depan,” ujar Musk, dikutip dari Engadget.

Optimus merupakan robot humanoid yang dikembangkan Tesla untuk menjalankan berbagai tugas fisik dan otomatisasi, baik di sektor industri maupun rumah tangga. Tesla disebut tengah menyiapkan generasi terbaru Optimus, termasuk desain tangan baru dan kemampuan teknis yang lebih canggih.

Robot tersebut ditargetkan memasuki tahap produksi besar sebelum akhir 2026.

Penghentian produksi Model S dan Model X dinilai sebagai “pensiun terhormat” bagi dua kendaraan yang selama lebih dari satu dekade menopang pertumbuhan awal Tesla.

Langkah ini diambil di tengah tantangan finansial global serta meningkatnya persaingan di pasar kendaraan listrik.

Meski demikian, Tesla memastikan tetap menyediakan layanan purna jual dan suku cadang bagi seluruh pemilik Model S dan Model X.

Keputusan ini menegaskan perubahan arah bisnis Tesla, yang kini tak hanya memosisikan diri sebagai produsen kendaraan listrik, tetapi juga pemain utama di sektor robotika dan teknologi AI global. (*)

Artikel Tesla Hentikan Produksi Model S dan Model X, Fokus Garap Robot Optimus pertama kali tampil pada Lifestyle.

Hati-hati! Seorang Pengusaha Rugi Miliaran Setelah Klik Tautan Palsu

0
Kasubdit Cyber Polda Kepri AKBP Arif Mahari. F Yashinta/Batam Pos

batampos – Seorang pengusaha di Kota Batam diduga menjadi korban penipuan digital melalui tautan palsu yang menyerupai situs resmi perbankan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga miliaran rupiah setelah dana di rekeningnya berpindah tanpa disadari.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau, AKBP Arif Mahari, mengatakan laporan korban telah diterima polisi sejak pekan lalu, setelah yang bersangkutan mendapati adanya transaksi mencurigakan pada rekening pribadinya.

“Korban baru menyadari setelah melihat ada transaksi yang tidak dikenalnya di rekening bank. Untuk identitas korban masih kami rahasiakan,” ujar Arif, kemarin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kejadian bermula saat korban mengakses layanan perbankan melalui mesin pencari internet. Namun, tautan yang diklik bukanlah situs resmi bank, melainkan link palsu yang tampilan dan penulisannya dibuat hampir identik dengan laman asli.

“Link palsu itu muncul di posisi teratas browser. Korban kemudian mengisi data perbankan seperti biasa. Setelah transaksi berhasil, baru disadari ada perbedaan pada beberapa huruf alamat situs,” jelasnya.

Arif mengungkapkan, korban sempat melakukan dua kali transaksi yang mengatasnamakan bank terkait. Namun, pada saat bersamaan dana tersebut langsung dipindahkan dan dipecah oleh pelaku ke sejumlah rekening lain.

“Dua kali transaksi ke rekening BCA. Di waktu yang sama, uangnya langsung dipecah lagi ke beberapa rekening lain oleh pelaku. Jadi ada banyak perpindahan bank,” katanya.

Dijelaskannya, kasus dugaan penipuan siber ini telah dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk penelusuran dan pemblokiran situs palsu tersebut. Polisi juga masih melakukan verifikasi lanjutan terhadap tautan yang sempat muncul di posisi teratas mesin pencari.

“Kemarin pas dicari di google, masih ditemukan link itu paling atas. Sekarang sudah dihapus,” sebutnya.

Dijelaskannya, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus, termasuk memintai keterangan tambahan dari pelapor serta menelusuri aliran dana.

“Link tersebut jelas ilegal karena meminta korban memasukkan data pribadi. Setelah dimasukkan, ternyata bukan situs resmi. Ini juga menjadi pelajaran, karena ada unsur keteledoran dari pelapor,” tegas Arif.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha dan pengguna layanan perbankan digital, agar lebih berhati-hati saat bertransaksi secara daring. Masyarakat diminta memastikan alamat situs perbankan benar-benar resmi dan tidak mudah tergiur tautan yang muncul di mesin pencari.

“Pastikan alamat situs sesuai dan jangan sembarangan memasukkan data pribadi. Sekali lengah, kerugiannya bisa sangat besar,” pungkasnya.

Artikel Hati-hati! Seorang Pengusaha Rugi Miliaran Setelah Klik Tautan Palsu pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiket Batam-Padang dan Batam-Jakarta untuk Lebaran Sudah Terjual 70 Persen

0
Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam. f Yashinta/Batam Pos

batampos – Penjualan tiket pesawat untuk arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan tren peningkatan. Maskapai Lion Air Group mencatat, tingkat keterisian penumpang (load factor) pada sejumlah rute favorit, khususnya Batam–Padang dan Batam–Jakarta, telah mencapai 60 hingga 70 persen.

Area Manager Lion Air Group Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan lonjakan pemesanan tiket mulai terlihat sejak awal memasuki periode menjelang Lebaran. Salah satu rute yang paling diminati adalah Padang dan Jakarta.

“Untuk Padang dan Jakarta sudah terisi sekitar 60 sampai 70 persen. Bahkan ada beberapa jadwal yang cepat sekali naik, ada yang sudah 80 persen,” kata Amar, kemarin.

Menurutnya, peningkatan permintaan ini seiring dengan mulai bergeraknya masyarakat yang akan mudik lebih awal, terutama untuk kebutuhan keluarga dan tradisi Lebaran. Meski begitu, Amar memastikan tidak ada kenaikan harga tiket secara khusus menjelang Lebaran.

“Kalau kenaikan harga sebenarnya tidak ada. Dari awal juga kami tidak pernah menaikkan tarif. Yang terlihat tinggi itu lebih ke fluktuasi sistem penjualan tiket,” jelasnya.

Ia menerangkan, Lion Air menerapkan sistem tarif berjenjang atau tier pricing, di mana tiket dijual dari kelas tarif terendah hingga tertinggi. Seiring berkurangnya ketersediaan kursi, harga tiket akan mengikuti kelas tarif berikutnya.

“Kami jual dari skala tarif bawah, misalnya dari level 2 atau 3. Semakin mendekati tanggal keberangkatan dan kursi makin penuh, otomatis masuk ke tarif yang lebih tinggi. Tapi batas tertingginya sudah ditentukan, tidak ada kenaikan di luar itu,” tegas Amar.

Bahkan, lanjutnya, harga tiket berpotensi turun apabila kembali ada intervensi atau program subsidi dari pemerintah, seperti yang terjadi pada musim mudik Lebaran tahun sebelumnya.

“Kalau nanti ada program pemerintah, seperti tahun lalu, bisa saja tiket lebih terjangkau. Itu bukan karena tarif dasar turun, tapi karena ada bantuan dari pemerintah yang melibatkan maskapai, Kementerian Perhubungan, dan pengelola bandara,” ujarnya.

Mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak arus mudik dan balik Lebaran, Lion Air Group juga menyiapkan rencana penambahan penerbangan (extra flight). Biasanya, peningkatan trafik terjadi sejak H-4 hingga H+7 Lebaran.

“Untuk Lebaran, kecenderungannya pasti akan dibuka ekstra flight. Trafik biasanya cukup tinggi mulai H-4, H-5 sampai H+7,” katanya.

Selain itu, Amar memastikan ketentuan bagasi gratis masih tetap berlaku. Penumpang Lion Air masih mendapatkan jatah bagasi kabin dan bagasi tercatat sesuai aturan yang berlaku saat ini.

“Untuk bagasi masih 10 kilogram dan ke kabin 7 kilogram,” pungkasnya.(*)

Artikel Tiket Batam-Padang dan Batam-Jakarta untuk Lebaran Sudah Terjual 70 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Lahan 5 Hektare di Jalan Daeng Kamboja Terbakar, Nyaris Lalap Rumah Warga

0
Kepulan asap tebal dari kebakaranyang nyaris merambat di rumah warga Jalan Daeng Kamboja, Kamis (29/1). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Lahan di kawasan Jalan Daeng Kamboja, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terbakar pada Kamis (29/1) siang. Api yang melalap semak belukar hingga pepohonan itu nyaris merambat ke permukiman warga.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari lahan kosong di belakang rumah warga dan memicu kepanikan.

Salah seorang warga, Lina, mengaku terkejut saat melihat api dengan cepat membesar akibat hembusan angin. Ia melihat semak-semak dan pepohonan di belakang rumahnya sudah dilalap api.

“Kejadiannya cepat sekali, mungkin karena angin. Saya lihat semak-semak dan pohon di belakang rumah sudah terbakar,” ujar Lina di lokasi kejadian.

Menurut Lina, titik awal kebakaran masih cukup jauh dari rumah. Namun, api terus merambat hingga nyaris membakar bagian dapur rumahnya. Ia pun langsung mengemasi barang-barang berharga untuk bersiap mengungsi.

“Sudah siap-siap pakai koper, surat-surat, uang tabungan, sampai pakaian saya kemas karena apinya besar. Untungnya petugas damkar cepat datang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemadam DPKP Tanjungpinang, Derry Ambari, mengatakan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Untuk memadamkan api, pihaknya menerjunkan dua unit armada pemadam kebakaran.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, mulai dari medan yang sulit dijangkau mobil pemadam hingga minimnya sumber air di lokasi kejadian.

“Di kawasan ini belum tersedia hidran, sehingga kami meminta bantuan BPBD Tanjungpinang dan BPBD Kepri untuk mendatangkan suplai air,” ujarnya.

Derry menduga kebakaran lahan tersebut dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan warga sekitar. Percikan api diduga terbawa angin hingga merambat dan membakar lahan kering.

“Percikan api kemungkinan terbang terbawa angin dan kemudian membakar lahan,” pungkasnya. (*)

Artikel Lahan 5 Hektare di Jalan Daeng Kamboja Terbakar, Nyaris Lalap Rumah Warga pertama kali tampil pada Kepri.

Tangis Ayah Pecah saat Tiga Anak Kandung dan Mantan Istri Melontarkan Makian,Ini Kronologinya

0
Junipan. F Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Di usia senjanya, Junipan tak pernah membayangkan hidupnya berujung pada makian dari darah dagingnya sendiri. Pria asal Kecamatan Sekupang, Kota Batam itu hanya ingin mencari keadilan atas hak yang menurutnya dirampas. Namun yang ia terima justru perlakuan memilukan dari ketiga putri kandung dan mantan istrinya, di sebuah kantor advokat di kawasan Tiban Indah.

Peristiwa itu terjadi pada 8 November 2025 lalu, di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Bantuan Hukum Para Petarung Hukum. Di hadapan banyak orang, Junipan diserang kata-kata kasar. Nada suara meninggi, kalimat tajam dilontarkan tanpa sungkan, seolah menghapus ikatan darah yang selama ini ia jaga dengan pengorbanan.

Menurut keterangan yang dihimpun, ketiga putri termasuk putri pertama yang berkerja sebagai pegawai P3K Kantor BPN Wilayah Kepri melontarkan makian kepada-nya secara bergantian. Mantan istrinya turut memperkeruh suasana. Junipan hanya terdiam, sesekali mencoba menjelaskan, namun suaranya tenggelam oleh emosi keluarga yang datang tanpa kompromi.

Suasana kantor hukum yang semula tenang berubah mencekam. Tak hanya Junipan yang menjadi sasaran, salah satu pegawai di kantor tersebut, Rina Mariana, juga menerima serangan verbal. Upaya menenangkan situasi justru dibalas dengan kata-kata tidak pantas. Seluruh kejadian itu terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) kantor.

Di balik keributan itu, tersimpan kisah panjang seorang ayah. Junipan mengungkapkan bahwa sejak bercerai pada 2008, ia diminta meninggalkan rumah keluarga. Meski hidup berpindah-pindah kontrakan, ia tetap berjuang memenuhi kebutuhan ketiga putrinya, berusaha hadir sebagai ayah dengan segala keterbatasan.
Bahkan, rumah yang dulu ditempati bersama di kawasan Tiban Koperasi ia hibahkan kepada anaknya untuk ditempati. Baginya, itu bentuk tanggung jawab dan cinta.

Namun keadaan berubah ketika ia menikah kembali pada 2016. Sejak saat itu, hubungan keluarga memburuk dan Junipan mulai dijauhkan dari kehidupan anak-anaknya.
Luka semakin dalam ketika rumah hibah tersebut diketahui telah dijual tanpa sepengetahuannya. Ia diminta untuk tidak ikut campur.

Merasa tak punya pilihan lain, Junipan akhirnya memberanikan diri mencari bantuan hukum, berharap persoalan diselesaikan secara adil dan bermartabat.
“Baru saja saya mau konsultasi. Belum resmi kantor ini jadi pengecara tapi mereka menyerang kantor ini. Saya dimaki maki. Pegawai di sini diserang,” ujar Junipan dengan nada sedih.

Namun langkah mencari keadilan itu justru memicu kemarahan keluarga. Mengetahui Junipan mendatangi kantor advokat, ketiga putrinya bersama sang ibu mendatangi lokasi tersebut. Pertemuan itulah yang berubah menjadi keributan dan meninggalkan luka batin mendalam bagi Junipan.

Atas kejadian tersebut, Rina Mariana bersama timnya melaporkan insiden itu ke Mapolsek Sekupang. “Kami berharap penyidik bertindak profesional. Semua pihak, baik pelapor maupun terlapor, segera diperiksa agar perkara ini terang,” ujar Roni Saputra, didampingi Dasta Analis, rekan sejawat Rina Mariana.

Laporan telah masuk sejak 10 November 2025, namun pemeriksaan terhadap pelapor baru dilakukan pada Selasa (27/1) lalu. Sementara proses hukum berjalan, Junipan hanya berharap satu hal sederhana: diperlakukan sebagai ayah, bukan musuh. Di balik perkara hukum ini, tersisa cerita tentang keluarga yang retak dan seorang bapak yang masih berharap dipeluk oleh anak-anaknya sendiri.

Kanit Reskrim Polsek Sekupang Ipda Riyanto juga membenarkan kejadian ini dan telah menerima laporan korban, masih dalam penyelidikan sejumlah saksi juga telah diperiksa. “SP2HP sudah dikirim, kita juga akan meminta keterangan saksi-saksi lain,” ujarnya.(*)

Artikel Tangis Ayah Pecah saat Tiga Anak Kandung dan Mantan Istri Melontarkan Makian,Ini Kronologinya pertama kali tampil pada Metropolis.

Limbah Minyak Hitam Cemari Pantai Mutiara Bintan, Biota Laut Terdampak

0
Pantai Mutiara Beach Resort di Telokdalam, Desa Malang Rapat, Gunung Kijang, tercemar limbah minyak hitam, Rabu (28/1) malam. F. Marc Thalmann untuk Batam Pos.

batampos – Limbah minyak hitam mencemari Pantai Mutiara Beach Resort di Telokdalam, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Pencemaran tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan pantai, tetapi juga mengganggu aktivitas wisata dan mengancam biota laut.

Video yang diterima Batam Pos menunjukkan limbah minyak hitam menyebar di sepanjang garis pantai. Sejumlah hewan laut, seperti kepiting, terlihat terdampak. Tubuh kepiting tampak mengilat dan menghitam setelah terkena minyak.

Pemilik Mutiara Beach Resort, Marc Thalmann, mengatakan pencemaran itu terjadi pada Rabu (28/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya, seorang wisatawan yang sedang melakukan kite surfing sempat memperingatkan adanya minyak yang bergerak dari arah laut menuju pantai.

“Saya sempat berdoa dan berharap minyak itu tidak sampai ke pantai kami,” ujar Marc.

Namun, minyak hitam tersebut akhirnya mencemari kawasan pantai dan memicu kekhawatiran di kalangan wisatawan maupun pekerja resort. Selain merusak pemandangan, aroma minyak yang menyengat tercium hingga ke kamar-kamar penginapan.

“Baunya cukup kuat dan mengganggu kenyamanan tamu yang menginap,” katanya.

Saat ini, kata Marc, sebanyak lima orang pekerja resort dikerahkan untuk membersihkan limbah minyak dengan cara manual. Limbah tersebut dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung sementara.

Marc menjelaskan, penanganan limbah minyak biasanya dilakukan oleh instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pihak resort membutuhkan drum khusus untuk menampung limbah minyak sebelum diangkut dan diproses lebih lanjut.

“Kalau sudah penuh drum dengan limbah tersebut, pihak DLH yang akan mengangkatnya,” ujarnya.

Namun hingga kini, drum yang dibutuhkan belum juga tersedia. Marc berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera turun tangan menangani pencemaran tersebut sekaligus mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

Artikel Limbah Minyak Hitam Cemari Pantai Mutiara Bintan, Biota Laut Terdampak pertama kali tampil pada Kepri.

Realisasi Investasi Asing Rp25,58 Triliun, Didominasi Investasi Teknologi Tinggi

0
Kepala BP Batam Amasakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia saat pemaparan investasi ril di KKota Batam. f Istimewa

batampos – Realisasi investasi Batam sepanjang 2025 melampaui target hingga 115 persen. Capaian itu melainkan mencerminkan perubahan struktur ekonomi yang kian matang dan terdiversifikasi.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan, Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi sekitar Rp25,58 triliun berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) 2025. Struktur PMA kini didominasi sektor berteknologi tinggi dengan pergeseran strategis ke arah aset digital dan industri maritim.

“Fokus investasi tahun ini telah bergeser secara signifikan. Batam tidak lagi semata bertumpu pada manufaktur konvensional, tetapi mengarah ke infrastruktur digital dan maritim modern,” katanya, Rabu (28/1).

Sektor infrastruktur digital menjadi salah satu motor utama, ditandai dengan proyek-proyek data center berskala besar yang memperkuat posisi Batam sebagai hub pusat data global. Selain itu, industri manufaktur alat berat dan maritim tetap menunjukkan kekuatan melalui investasi pada teknologi tinggi di galangan kapal dan fasilitas produksi modern.

Sektor mesin dan elektronik juga menjadi tulang punggung manufaktur, dengan kontribusi sekitar 13,84 persen dari total distribusi sektor investasi PMA.

Seiring dengan dominasi sektor hi-tech tersebut, karakter kebutuhan tenaga kerja pun berubah. Tahun ini BP Batam mendorong fase “capital deepening” atau pendalaman modal, yakni penciptaan lapangan kerja berkualitas berbasis teknologi.

Keterampilan yang dibutuhkan antara lain keahlian teknologi digital seperti teknisi infrastruktur data, pengelola cloud, serta spesialis keamanan siber. Di sektor manufaktur maju, permintaan meningkat untuk operator dan teknisi mesin otomatisasi serta elektronik presisi tinggi. Sementara di sektor maritim, industri galangan kapal membutuhkan tenaga ahli yang mampu mengoperasikan teknologi perkapalan modern.

“Ini adalah bentuk transformasi ekonomi. Kita beralih dari pendekatan alokasi lahan ke penguatan operasional aset produktif yang mendorong ekspor dan memperkuat industri lokal,” kata Fary.

Di sisi lain, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) juga mencatat pertumbuhan signifikan. Sepanjang 2025, realisasi PMDN mencapai Rp18,43 triliun atau tumbuh lebih dari 125,90 persen secara tahunan.

Struktur PMDN didominasi sektor energi dan kelistrikan, industri kimia, utilitas, serta infrastruktur kawasan. Sektor-sektor ini menjadi fondasi yang menopang aktivitas industri di Batam dan memiliki daya serap tenaga kerja yang relatif lebih luas dibandingkan sektor padat teknologi.

“PMDN menjadi backbone yang memastikan kebutuhan dasar industri terpenuhi, mulai dari pasokan energi hingga pengelolaan kawasan,” ujar dia.

Diversifikasi sektor dan sumber modal tersebut, lanjutnya, membentuk ekonomi Batam yang lebih tangguh terhadap gejolak global. Ketergantungan pada satu sektor atau satu negara asal investor kini semakin berkurang.

“Batam kini berada pada fase ekonomi yang risk-adjusted, dengan daya tahan yang lebih kuat dan struktur yang matang untuk investasi jangka panjang,” kata Fary.(*)

Artikel Realisasi Investasi Asing Rp25,58 Triliun, Didominasi Investasi Teknologi Tinggi pertama kali tampil pada Metropolis.

Picu Kontroversi, Menteri Malaysia Kaitkan Stres Kerja dengan LGBT

0
Menteri Urusan Agama Malaysia, Dr. Zulkifli Hasan. F. x.com/ZulkifliHasan.

batampos – Pernyataan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Urusan Agama Malaysia, Dr. Zulkifli Hasan, yang mengaitkan stres kerja dengan gaya hidup LGBT menuai sorotan luas dan memicu kontroversi di dalam maupun luar negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli dalam jawaban tertulis di Parlemen Malaysia pada Senin (26/1/2026), sebagai respons atas pertanyaan anggota parlemen Datuk Siti Zailah Mohd Yusoff terkait data dan tren LGBT di Malaysia.

Dalam jawabannya, Zulkifli merujuk pada sebuah studi tahun 2017 oleh Sulaiman dkk yang menyebutkan bahwa kombinasi berbagai faktor dapat memengaruhi perilaku terkait LGBT. Faktor tersebut antara lain tekanan kerja, pengaruh sosial, pengalaman seksual, serta faktor pribadi.

“Studi tersebut menekankan bahwa gabungan unsur-unsur ini dapat mempengaruhi berkembangnya perilaku berkaitan LGBT,” tulis Zulkifli dalam jawaban tertulisnya, dikutip dari NST Online, Kamis (29/q).

Zulkifli juga menyatakan bahwa pemerintah Malaysia tidak memiliki data statistik resmi terkait jumlah populasi LGBT di negara tersebut.

Ia menyebut belum ada basis data nasional yang mencakup kelompok usia, komposisi etnis, maupun faktor dominan yang memengaruhi fenomena tersebut.

Namun, pernyataan itu dipandang banyak pihak bertentangan dengan konsensus ilmiah internasional mengenai orientasi seksual. Sejumlah pengamat dan warganet menilai klaim tersebut tidak didukung riset yang kuat dan berpotensi menyesatkan.

Di media sosial, komentar Zulkifli dengan cepat menyebar dan memicu beragam reaksi. Sejumlah pengguna platform seperti Reddit mengejek dan mempertanyakan logika pernyataan tersebut. Kritik juga datang dari sebagian politisi konservatif yang meragukan dasar ilmiah klaim sang menteri.

Sebagian pihak bahkan menilai persoalan stres kerja seharusnya dibahas dalam konteks kesehatan mental dan kesejahteraan pekerja, bukan dikaitkan langsung dengan isu LGBT.

Di Malaysia, hubungan seks sesama jenis masih dilarang berdasarkan ketentuan “unnatural offences” dalam Federal Penal Code. Selain sanksi pidana, warga Muslim juga dapat dikenai hukuman berdasarkan hukum syariah.

Kontroversi pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap aktivitas dan komunitas LGBT di Malaysia dalam beberapa pekan terakhir.

Aparat kepolisian dan otoritas agama dilaporkan mengambil tindakan terhadap sebuah acara glamping yang dituding mempromosikan gaya hidup LGBT setelah adanya laporan dari sejumlah tokoh dan politisi. (*)

Artikel Picu Kontroversi, Menteri Malaysia Kaitkan Stres Kerja dengan LGBT pertama kali tampil pada News.

Jangan Panik, Ini Kata Apindo Terkait Dampak Turunnya IHSG ke Investasi di Batam

0
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid.

batampos – Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang belakangan menjadi sorotan pasar dinilai tidak memiliki dampak langsung terhadap arus investasi di Batam.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, bahwa dinamika pasar saham dan investasi riil di daerah merupakan dua hal yang berbeda secara mendasar.

“Tidak ada pengaruh langsung antara anjloknya IHSG dengan investasi yang masuk ke Batam. Ini dua hal yang berbeda,” katanya, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, investasi yang masuk ke pasar saham dikenal sebagai portofolio investment, sementara investasi yang masuk ke Batam dalam bentuk pembangunan pabrik, kawasan industri, dan ekspansi usaha tergolong Foreign Direct Investment (FDI). Keduanya memiliki karakteristik dan faktor penggerak yang tidak sama.

Menurut Rafki, portofolio investment sangat dipengaruhi faktor psikologis dan persepsi investor terhadap kondisi pasar. Fluktuasi sentimen, isu global, maupun dinamika politik dapat dengan cepat memengaruhi keputusan investor di bursa.

Sebaliknya, FDI lebih banyak ditentukan oleh faktor struktural, seperti kepastian regulasi, infrastruktur, stabilitas kebijakan, ketersediaan tenaga kerja, serta kemudahan perizinan.

“Kalau portofolio itu banyak dipengaruhi faktor psikologis dan persepsi investor. Sementara FDI lebih dipengaruhi faktor struktural,” kata dia.

Ia menambahkan, sektor-sektor industri di Batam juga tidak terlalu terpapar langsung oleh naik turunnya IHSG. Pertumbuhan ekonomi dan realisasi investasi di Batam masih terjaga dengan baik, seiring dengan upaya perbaikan iklim investasi yang terus dilakukan.

“Tidak ada tekanan ekonomi langsung ke ekonomi Batam akibat melemahnya IHSG tersebut,” ujar Rafki.

Ia menilai, pelemahan IHSG saat ini lebih bersifat sementara, dipicu oleh menurunnya kepercayaan sebagian investor terhadap pasar saham domestik. Namun, ia optimistis kondisi tersebut akan membaik seiring pulihnya kepercayaan pasar.

“Nanti setelah kepercayaan mereka kembali, maka IHSG tentunya akan membaik lagi. Jadi kita tidak perlu khawatir apalagi panik membaca terjadinya penurunan IHSG. Hal seperti ini sangat lumrah dan sudah sering terjadi,” katanya.(*)

Artikel Jangan Panik, Ini Kata Apindo Terkait Dampak Turunnya IHSG ke Investasi di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.