Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5190

Tarif ASDP Naik, Mulai Berlaku 3 Agustus

0
rsz kapal roro 2 f cecep mulyana
Foto Cecep Mulyana/Batam Pos.
Sejumlah kendaraan keluar dari kapal Roro yang baru bersandar di Pelabuhan ASDP telaga Punggur, Jumat (28/7).

batampos – Tarif ASDP naik 5 persen dan mulai berlaku per 3 Agustus mendatang. Kenaikan tarif ini sebesar 5 persen. 

Tarif yang mengalami kenaikan hanya untuk rute antar provinsi yakni tujuan Seiselari, Riau, dan Kualatungkal, Jambi.

“Iya, sesuai peraturan pusat melalui Menhub RI Nomor KM 61 Tahun 2023 tentang tarif penyelenggaraan angkutan penyeberangan kelas ekonomi lintas antar provinsi, artinya tidak berlaku dalam provinsi,” kata General Manager PT ASDP cabang Kepri, Nana Sutisna, Senin (31/7). 

Ia mengatakan, kenaikan tarif ASDP ini demi meningkatkan kualitas pelayanan, serta memenuhi standar pelayanan minimum.

“Kami (ASDP) akan selalu kedepankan pelayanan, dan saat ini pembenahan kapal yang melayani antar provinsi. Dari dan ke Riau atau Jambi, dan setiap ruang kapal dibuat sedemikian nyaman mungkin bagi penumpang,” ujar Nana.

Baca Juga: Kenaikan Tarif Tak Surutkan Antusias Masyarakat Naik Kapal Pelni, Ini Harga Tiketnya

Ada beberapa hal yang diperhatikan oleh ASDP, salah satunya perbaikan toilet dan sisi dalam kapal. 

Ia mengatakan, rute dari Batam ke Seiselari maupun Kualatungkal, dilayani setiap harinya oleh ASDP. 

“Sedangkan dari dan ke Tanjungbalai Karimum tujuan Seiselari dan Kualatungkal satu trip pulang pergi yakni Rabu malam dan balik lagi Kamis pagi,” ujarnya.

Naiknya tarif ini disampaikan oleh Nana,  rute dari Telaga Punggur ke Sei Selari (Riau) untuk penumpang dewasa Rp 132.500, kendaraan roda dua berdasarkan tipe nya mulai dari Rp 126 ribu sampai Rp 524 ribu. Sementara kendaraan penumpang Rp 1,9 juta dan kendaraan bermuatan Rp 1,7 juta.

Sementara itu, untuk Telagapunggur ke Kualatungkal (Jambi) untuk penumpang dewasa Rp 156 ribu, kendaraan roda dua mulai dari Rp 223 ribu sampai Rp 858 ribu. Kendaraan penumpang Rp 2,8 juta dan kendaraan muatan Rp 2,6 juta.

Reporter: AZIS MAULANA

Jusuf Kalla: Ongkos Politik Ketum Golkar Bisa Capai Rp500 – Rp600 M

0
Mantan Ketua Umum Partai Golkar 2004-2009 Jusuf Kalla di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/7/2023). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)

batampos – Mantan Ketua Umum Partai Golkar 2004-2009 Jusuf Kalla menyebut bahwa ongkos politik untuk dapat menjadi Ketua Umum Partai Golkar bisa mencapai Rp500 miliar hingga Rp600 miliar.

“Kalau sekarang Anda (ingin) menjadi Ketua Golkar, jangan harap kalau Anda tidak punya modal Rp500 – Rp600 miliar,” kata Jusuf Kalla dalam seminar bertajuk “Pemuda untuk Politik” di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/7).
Namun, menurutnya hal tersebut tak hanya berlaku di Partai Golkar saja, melainkan juga di partai politik lainnya juga.
“Hampir semua partai begitu, terkecuali partai yang pendirinya masih ada, kayak PDIP, Nasdem,” ucap Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 itu.
Sebab, kata dia, pemilihan untuk menjadi ketua umum partai politik menelan biaya yang tidak sedikit.
“Tapi partai yang sudah go public, artinya pemilihannya (pemilihan menjadi ketua umum) itu butuh biaya besar,” ujar dia.
Sebelumnya, mencuat kabar terkait rencana penyelenggaraan Munaslub Partai Golkar setelah Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam menilai Luhut Binsar Pandjaitan dan Bambang Soesatyo layak menggantikan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum melalui penyelenggaraan Munaslub.
Tiga ormas pendiri Partai Golkar, yakni Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), juga meminta Airlangga Hartarto mundur dari posisi ketua umum DPP Partai Golkar.
Sementara, Airlangga Hartarto menilai tidak ada rencana penyelenggaraan Munaslub. Dia mendorong pihak-pihak yang ingin mencalonkan diri menjadi pimpinan Partai Golkar menunggu dilaksanakannya Musyawarah Nasional (Munas) pada 2024. (*)
Reporter: Antara

Ibu Kandung di Batam Jual Anak Rp 11 Juta 

0
Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono
Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono. F Polresta Barelang untuk batampos.

batampos – Ibu kandung di Batam jual anak seharga Rp 11 juta. Anak tersebut dijual ke seseorang yang dikenalnya di media sosial, Facebook. 

Kejadian ini terungkap, saat nenek korban sekaligus ibu dari pelaku penjual anak, Yw baru pulang kerja, 19 Juli lalu. Yw sempat menghubungi anaknya (pelaku penjualan bayi), namun tidak bisa. Yw juga berusaha menghubungi teman-teman anaknya. Namun juga tidak mengetahui keberadaan anaknya. 

Rumah Yw memiliki CCTv, namun tidak bisa diakses melalui ponsel. Yw lalu memanggil tukang untuk memperbaiki CCTv. Saat melihat rekaman CCTv, Yw melihat anaknya pergi bersama cucunya, dengan seseorang berinisial Ir dan Rz. 

Dari rekaman itu, Yw melaporkan kejadian di Polsek Bengkong. 

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono membenarkan kejadian ini. Beberapa pelaku sudah diamankan polisi. 

“Iya, nanti detailnya disampaikan,” kata Budi. 

Dari informasi didapat batampos, ibu kandung tersebut di jual ke seseorang seharga Rp 11 juta. Pertemuan penjualan bayi ini dilakukan di Simpan Nato, Sagulung. 

BUS, pelaku yang membeli bayi, ternyata hanya sebagai makelar atau penghubung. Pembelian bayi itu atas perintah SI. BUS diserahkan uang sebesar Rp 15.500.000, untuk mencari bayi yang bisa dibeli. 

Atas laporan YW, polisi telah mengamankan BUS, atas tindak pidana perdagangan orang. BUS terancam hukuman penjara paling singkat 3 tahun, paling lama 15 tahun. 

Reporter: YOFI YUHENDRI

PPIH : Sudah 10.352 JH Tiba di Debarkasi Batam

0
Mahbub Daryanto

batampos-Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam, Mahbub Daryanto mengatakan, pemulangan Jemaah Haji (JH) melalui Debarkasi Batam mendekati rampung. Sampai Minggu, (30/7) sudah 10.352 JH tiba di debarkasi ini.

“Sampai hari ini (kemarin,red) tercatat sudah 28 kelompok terbang (kloter) yang tiba di Debarkasi Batam melalui Bandara Internasional Hang Nadim, Batam,” ujar Mahbub Daryanto, kemarin di Batam.

Menurutnya, besok (hari ini,red) Senin (31/7), giliran jemaah kloter 29 yang dijadwalkan tiba di Derbakasi Batam. Lebih lajut katanya, fase pemulangan ini akan berlanjut sampai 3 Agustus mendatang, mengingat masih ada enam kloter lagi yang akan pulang ke tanah air.

”Proses pemulangan JH melalui Derbakasi Batam akan mendekati tuntas. Karena tersisa enam kloter lagi,” jelasnya.

Sementara itu, kloter 28 merupakan kloter keempat yang membawa JH dari Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka tiba

Bandara Internasional Hang Nadim, Batam Minggu (30/7) pagi. Kemudian langsung bergerak menuju Asrama Haji, Batam.

BACA JUGA:Sudah 8.880 Jamaah Haji Tiba Lewat Debarkasi Batam

Total jemaah beserta petugas yang tergabung dalam kloter ini sebanyak 365 orang, diantaranya berasal dari Kubu Raya, Kayong Utara, Bengkayang, Pontianak dan Kapuas Hulu. Dari total tersebut, Ketua Kloter, Abu Bakar menyebutkan 234 orang merupakan jemaah risti (risiko tinggi). Namun hal tersebut tidak menjadi masalah berkat kekompakan petugas kloter dan jemaah yang saling membantu satu sama lain.

“Walaupun sebagian besar risti, alhamdulillah semua jemaah, petugas kloter, nakes, pendamping jemaah, karu (ketua regu) dan karom (ketua rombongan), semua melaksanakan tanggung jawab masing-masing. Jadi semua pulang dengan keadaan sehat,” ujar Abu.

Abu juga melaporkan pada 10 dan 19 Juli yang lalu, dua jemaahnya wafat di Tanah Suci. Diantaranya ialah Mastur Rusman Sulaiman (71) dan Nurlaila Abdoel Latif (70). Almarhum dan almarhumah merupakan jemaah haji asal Kubu Raya. Sementara itu, Deni selaku Karom 3 mengaku puas atas layanan yang diberikan petugas haji. Atas layanan tersebut, kata Deni, jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan lancar.

“Alhamdulillah layanan yang kami terima baik, semoga panitia dan petugas yang telah membantu diberikan pahala yang sempurna oleh Allah subhanahu wa ta’ala,” harap Deni. (*)

reporter: jailani

Yacht Wisatawan dari Batam Bocor di Perairan Anambas

0
Proses evakuasi dan pertolongan Yacth yang bocr di Peraiaran Anambas Minggu 30 7 2023 F Dok SAR Natuna Anambas 8 e1690788676544
Yacht Eagle Wings yang mengalami kebocoran saat pelayaran dari Nongsa Batam menuju Anambas. Foto: SAR Natuna-Anambas untuk Batam Pos

batampos – Tim SAR Basarnas Natuna melalui Pos SAR Anambas bersama unsur TNI, Polri, Imigrasi dan sekelompok Nelayan Kiabu Anambas berhasil mengevakuasi 11 warga negara asing (WNA) di Yacht Eagle Wings di Perairan Pulau Mentayu, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Minggu (30/7). Yacht Eagle Wings bocor dalam pelayaran dari Nongsa, Batam menuju Anambas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna Abdul Rahman membenarkan bahwa Yacht Eagle Wings mengalami kebocoran dan membutuhkan pertolongan segera di Perairan Pulau Mentayu, Kepulauan Anambas, Kepri.

“Jadi, Basarnas Natuna melalui Pos SAR Anambas menerima laporan adanya satu kapal berbendera Malaysia dan berpenumpang WN Malaysia dan Singapura mengalami kebocoran di koordinat 2° 50.378’N 106° 5.059’E atau sekitar 24,3 Nm ke arah 202° Barat Daya dari Pos SAR Anambas,” ujar Abdul Rahman.

Mendapat informasi itu, tim gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi yacht bocor. Sekitar pukul 11.30 WIB, Tim SAR gabungan tiba di lokasi dengan membawa satu unit water pump bersama dengan unsur TNI dan Polri.

Baca Juga: Konsumsi Gas 3 Kg di Batam Meningkat, Pertamina Tambah Stok ke Masyarakat

Setelah menyerahkan alat tersebut dan berkomunikasi dengan pihak ABK Yacht Eagle Wings, didapat informasi ada tujuh orang penumpang telah dievakuasi oleh kelompok Nelayan Desa Kiabu, Anambas menuju Pelabuhan Tarempa Anambas.

Sedangkan empat orang ABK bertahan untuk memperbaiki yang bocor. Kebocoran diduga terletak pada kerusakan unit pompa air pendingin mesin kapal.

Setelah kapal mendapat penanganan lebih lanjut oleh para ABK dengan bantuan water pump yang dibawa dari Tarempa, kondisi kapal dirasa semakin stabil. Kemudian Tim SAR yang tergabung dalam RIB 02 Natuna bergerak menuju Pelabuhan Pemda Tarempa.

Sekita pukul 13.45 WIB kapal nelayan Anambas yang tergabung pada proses evakuasi berhasil tiba dengan selamat di Pelabuhan Pemda Tarempa, disertai RIB 02 Natuna.

Abdul Rahman bersyukur respons cepat masyarakat nelayan dan para personel dengan dukungan instansi seperti TNI, Polri, Imigrasi, dan Pemda Anambas. Sehingga proses evakuasi penumpang dan bantuan pompa air pada kapal pesiar tersebut bisa dilakukan dengan baik.

Baca Juga: Air Mati Selama 2 Hari, Warga Bengkong Menderita

“Terima kasih atas peran serta masyarakat nelayan Kiabu khususnya dan seluruh unsur Tim SAR gabungan meliputi TNI, Polri, dan pihak Imigrasi. Yang terpenting adalah seluruh penumpang dapat tertolong dan kondisinya selamat dan sehat. Kita berterima kasih dan mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang telah terjalin,” ungkap Abdul Rahman.

Diketahui Yacht Eagle Wings berbendera Malaysia ini menempuh pelayaran dari Nongsa, Batam menuju Anambas. Yacht diawaki empat orang ABK yang kesemuanya WN Singapura. Di dalam yacht ada tujuh penumpang, lima WN Singapura, satu Malaysia, dan satu WN Prancis.

“Dengan telah dievakuasinya WNA di Yacth Eagle Wings ke Pelabuhan Pemda Tarempa, maka operasi pencarian dan pertolongan diusulkan ditutup, dan seluruh unsur bantuan dikembalikan ke satuan masing-masing dengan hormat,” ujar Abdul Rahman.

Sekadar informasi, kapal pesiar (yacht) Eagle Wings ini biasa digunakan untuk pesta, acara perusahaan, ulang tahun, ulang tahun pernikahan, wisata, dan berbagai acara eksklusif lainnya dengan laut sebagai pemandangan utama.

Kapal pesiar tersebut dilengkapi fasilitas mewah dan peralatan olahraga air. Penyewanya dapat menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, dan kolega sembari berpetualang ke berbagai wilayah laut yang menyuguhkan pemandangan indah seperti perairan Anambas.

Base kapal pesiar ini di Singapura dan dalam pengelolaan EagleWings Yacht Charters Pte Ltd. (*)

 

 

Reporter : SHOLEH ARIYANTO
Rengga Yuliandra

Air Mati serta Call Center Tak Respon, Membuat Warga Batam Lelah

0
WhatsApp Image 2023 07 31 at 13.38.24 1
Foto Cecep Mulyana/Batam Pos.
Warga Perumahan Bukit Raya antre mendapatkan air bersih dari sumur bor, yang tak jauh dari lokasi perumahan, Selasa (31/7).

batampos – Air mati di perumahan Bukit Raya, Batam Center, sudah memasuki hari kelima. Beberapa kali masyarakat hubungi call center pengaduan air, namun tak kunjung mendapatkan respon.

Hal ini membuat warga menjadi lelah dan jengah. Hal itu diungkapkan oleh Ketua RT 02 RW 38 Kelurahan Belian, Zuldi.

Ia mengatakan, setiap hari memberikan laporan ke call center SPAM Batam, namun tidak pernah direspon sama sekali.

“Dah lelah kami hubungi call center itu, gak ada di responnya,” kata Zuldi kepada batampos, Senin (31/7).

Baca Juga: Krisis Air di Batam Belum Berakhir

Ia mengatakan, air mati ini tanpa ada pemberitahuan. Sehingga, membuat masyarakat di Perumahan Bukit Raya menjadi kaget dan tanpa persiapan.

“Jadi gini kalau ada pemberitahuan enak. Kami siapkan air, dan tampung dulu. Tapi nyatanya ini tiba-tiba saja mati,”ujar Zuldi.

Ia mengatakan, air mati ini bukan kali pertama. Sudah sangat sering terjadi di Perumahan Bukit Raya. Namun, kali ini air mati berhari-hari.

“Jangankan untuk mandi, untuk nyuci piring, gelas aja tidak bisa. Belum lagi di sini semua punya anak kecil, itu yang lebih kasian,” ucap Zuldi.

Zuldi membandingkan pelayanan dari perusahaan pengelola air yang lama ATB. Ia mengatakan, zaman ATB setiap keluhan masyarakat, direspon sangat cepat.

“Jauh kali lah sama yang sekarang. Beda pelayanan sama pengelola yang sekarang ini. Sebenarnya walaupun ada air tangki yang dikirim, itu bukan solusi utama, bahkan terkadang menjadi pertengkaran antar warga,” ujar Zuldi.

Baca Juga: Warga Sagulung Alami Krisis Air Bersih

Ketua RW 38 Kelurahan Belian, Inar Kutni membenarkan, sudah lima hari air tidak mengalir.

“Disini ada 600 KK lebih, luar biasa penderitaan warga,” ungkap Inar Kutni.

Ia menyampaikan, para ibu-ibu di Perumahan Bukit Raya, berencana demo di depan kantor SPAM Batam dan DPRD Batam.

Atas keluhan masyarakat itu. Corporate Communication SPAM Batam, Ginda Alamsyah mengatakan, matinya air di kawasan tersebut akibat dari pekerjaan perbaikan pompa Imintake di instalasi pengolahan air Duriangkang beberapa waktu lalu.

“Masih berdampak pada sebagian pelanggan di beberapa area dan sedang dalam proses normalisasi secara bertahap,” kata dia.

Reporter: AZIZ MAULANA

Satu Tersangka Korupsi di Basarnas Penuhi Panggilan KPK

0
Ilustrasi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

batampos – Satu tersangka kasus korupsi di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mulsunadi Gunawan (MG) memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini.

“Betul, informasi yang kami terima, hari ini Senin tersangka pihak swasta atas nama MG dalam perkara dugaan suap pengadaan di Basarnas RI hadir ke KPK dengan didampingi pengacara Juniver Girsang,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin

Ali mengatakan saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik lembaga antirasuah.

“Tim penyidik segera lakukan pemeriksaan dan kami pastikan, hak-hak tersangka kami penuhi sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagaimana para tersangka KPK lainnya,” ujarnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (26/7) mengumumkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Lima tersangka tersebut yakni Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Republik Indonesia Marsekal Madya (Marsdya) TNI Henri Alfiandi (HA) dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto (ABC).

Sedangkan tiga tersangka sipil yakni Marilya (MR), Roni Aidil (RA), dan Mulsunadi Gunawan (MG). Meski demikian MG tidak hadir memenuhi panggilan penyidik pada saat penetapan tersangka pada Rabu tersebut.

KPK menyebut HA diduga menerima suap Rp88,3 miliar dari beberapa proyek pengadaan barang di Basarnas pada rentang waktu 2021-2023.

“Dari informasi dan data yang diperoleh Tim KPK, diduga HA bersama dan melalui ABC (Letkol Adm Afri Budi Cahyanto) diduga mendapatkan nilai suap dari beberapa proyek di Basarnas tahun 2021 hingga 2023 sejumlah sekitar Rp88,3 miliar dari berbagai vendor pemenang proyek,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu.

Ada pun pasal yang disangkakan yakni melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: Antara

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang Berkunjung ke DPD RI

0

 

Kepala Biro Protokol, Humas dan Media Setjen DPD RI Mahyu Darma menerima kunjungan delegasi dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). Mahyu Darma memberikan pemahaman mengenai konstruksi bernegara dan berdirinya DPD RI kepada mahasiswa UMP.

“Sebelumnya kita harus memahami konstruksi bernegara, kita ketahui bahwa negara kita mengadopsi trias politica. Bicara negara maka bicara konstitusi, di mana konstitusi kita telah diatur dalam UUD 1945,” ucap Mahyu Darma di Gedung DPD RI, Jakarta, Senin (31/7).

Mahyu Darma menambahkan pada era reformasi banyak tuntutan agar pembangunan ekonomi daerah bisa merata. Maka pada tahun 1998 dibuat suatu lembaga yang mewadahi suara daerah. “Jadi sejatinya DPD RI sudah lama hanya saja masih utusan daerah atau golongan, hanya saja belum optimal,” tegasnya.

Mahyu Darma melanjutkan bahwa DPD RI lahir pasca amandeman ketiga UUD 1945. “Jadi ada delapan lembaga negara terdiri eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Untuk legislatif yaitu DPR RI dan DPD RI. DPR RI unsur politik, sementara DPD RI unsur daerah,” tuturnya.

Ia juga mengatakan untuk duduk di DPD RI sangat sulit ketimbang DPR RI. Artinya, saat pemilihan DPD RI harus bekerja sendiri untuk turun ke kabupaten/kota tanpa di bantu oleh partai politik. “Masuk ke DPD RI sangat sulit dibandingkan oleh DPR RI. Maka kebanyakan yang duduk di DPD RI para tokoh-tokoh masyarakat,” tutur Mahyu Darma.

Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang M Saleh Idrus menjelaskan tujuannya datang ke DPD RI yaitu ingin mengetahui lebih mendalam lembaga negara. Menurutnya hal itu merupakan mata kuliah khusus seperti hukum lembaga negara. “Kenapa kami mengunjungi lembaga negara, karena selain PKL kami juga ada mata kuliah khusus hukum lembaga negara. Jadi kami menginginkan bukan sekedar teori saja tapi melihat kondisi yang ada,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Mahyu Darma didampingi Kepala Bagian Humas dan Fasilitasi Pengaduan Heru Firdan, Wakil Dekan I FH UMP M Saleh Idrus, Wakil Dekan IV FH UMP Rijalush Shalihin, dan hadir juga 100 mahasiswa UMP pada delegasi ini. (*)

Cedera Lutut, Billy Syahputra Pilih Terapi ketimbang Operasi

0
Billy Syahputra (Shafa Nadia/jawapos)

batampos – Mengalami cedera lutut, Billy Syahputra memilih terapi ketimbang operasi. Ia mengalami cedera lutut karena terjatuh saat bermain sepak bola pada awal bulan ini. Kondisi itu mengakibatkan dirinya harus beristirahat selama enam bulan sesuai dengan anjuran dokter. Setelah beberapa minggu menjalani pengobatan rutin, Billy mengaku sudah membaik.

’’Ini gue kalau jalan memang sudah terlihat biasa aja, padahal rasanya masih ada ngilu sedikit,’’ ujar Billy di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7). Kendati demikian, dia memastikan bahwa ngilu yang dirasakannya sudah mereda dan masih bisa diatasi.

Baca juga:Michelle Yeoh dan Jean Todt, Mantan Bos Ferrari Menikah, setelah 19 Tahun Bertunangan

’’Awalnya, rasanya ngilu banget karena di dalam lutut gue itu ada yang sobek. Nah, itu yang sakit,’’ jelas adik kandung almarhum Olga Syahputra itu. Billy menyatakan, kesehatannya berangsur pulih karena dirinya tak pernah absen melakukan terapi sampai saat ini.

Sebetulnya, Billy punya pilihan lain yang bisa mempercepat kesembuhannya 100 persen. Yakni, dengan tindakan operasi. Namun, Billy ogah menempuh jalan tersebut dan memilih untuk bersabar dengan proses pemulihan alami.

’’Kalau operasi memang tergantung gue mau apa nggak. Ya, gue sih memilih untuk terapi dulu aja. Sejauh ini juga kondisinya untuk jalan sudah 8 dari 10 lah ya,” tutur pemain film Warisan Olga tersebut. (*)

Reporter: jpgroup

Pasien Rawat Jalan Membeludak, Sehari 500 Orang ke RSUD Embung Fatimah

0
rsudef
Ilustrasi. Suasana di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Pasien rawat jalan membeludak, sehari 500 orang ke RSUD Embung Fatimah. Hal itu disampaikan oleh Direktur RSUD Embung Fatimah Batam, Raden Roro Widjayanti Suryandari.

Ramainya pasien ini, menyulitkan petugas dalam melakukan pendaftaran secara manual. Sehingga, Raden Roro menyarankan pasien mendaftar jadwal pengobatan di aplikasi Mobile JKN. Hal itu demi menghindari penumpukan pasien di loket pendaftaran poli rawat jalan.

“Banyak sekali pasien untuk poli rawat jalan. 500 an orang perhari. Agak menumpuk juga di ruang pendaftaran. Makanya kami minta masyarakat untuk daftar secara online (melalui aplikasi mobile JKN),” kata Sri.

Penggunaan pendaftaran online via Mobile JKN ini dijelaskan oleh Humas RSUD Embung Fatimah Ellin. Ia mengatakan, pendaftaran online melalui aplikasi mobile JKN BPJS Kesehatan cukup mudah, sebab panduan pendaftaran cukup jelas sesuai layanan yang dibutuhkan.

Baca Juga: RSUD Embung Fatimah Dituntut Lebih Kreatif

“Yang punya ponsel android download aplikasi mobile JKN. Nanti disitu semua sudah lengkap panduannya. Kalau daftar melalui mobile JKN itu lebih nyaman lagi. Karena tidak ada antrean dan jadwal pengobatan sudah tertera dengan jelas. Hari apa, jam berapa dan dokter siapa yang menangani,” kata Ellin.

Untuk pendaftaran online ini, disarankan untuk daftar dua atau tiga hari sebelum jadwal pengobatan dilaksanakan.

Ellin berharap, masyarakat memanfaatkan kemudahan teknologi yakni aplikasi mobile JKN, untuk mendaftar jadwal pengobatan di poliklinik rawat jalan.

“Saat ini ada 20 poliklinik rawat jalan dan hampir semua kebutuhan (medis) masyarakat sudah kita akomodir,” ujar Ellin.

Reporter: EUSEBIUS SARA

Play sound