Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5197

Love Seafood Tanjung Piayu Laut, Restoran Seafood yang Terkenal Fresh dan Enak di Batam

0
rsz 1love seafood tanjung piayu laut 1
Love Seafood Tanjung Piayu Laut. F Ist

batampos – Love Seafood Tanjung Piayu Laut merupakan salah satu restoran seafood yang terkenal fresh dan enak dengan harga yang terjangkau. Restoran ini berlokasi di Kampung Tua Tanjung Piayu Laut, Sei Beduk, Batam.  

Setiap harinya selalu ada promo menarik yang ditawarkan, mulai dari gonggong harga Rp 10 ribu per porsi, buy one get one untuk kepiting, buy one get one untuk rajungan dan berbagai promo menarik lainnya. Promo-promo tersebut bisa dilihat di instagram @loveseafoodtjpiayulaut. 

“Selain Love Seafood Tanjung Piayu Laut, ada juga Love Seafood Batam Center dan Love Seafood Nagoya. Lalu, kami akan membuka cabang lagi di Punggur yang masih dalam proses pengerjaan,” kata Direktur Love Seafood, Harry Sontan, Selasa (18/7). 

Harry mengatakan, Love Seafood Tanjung Piayu Laut sudah cukup lama berdiri, sejak tahun 2013. Ia mengatakan, Love Seafood Tanjung Piayu Laut merupakan satu-satunya atau yang pertama kali menggunakan konsep floating atau kelong, namun dengan nuansa modern.

rsz img 2739
Pengunjung sedang menikmati hidangan makanan di Love Seafood Tanjung Piayu Laut. F Ist.

“Restoran kami mengapung di atas air laut dengan pemandangan yang indah, sehingga pengunjung betah dan nyaman menikmati seafood di tempat kami,” tutur Harry. 

Meskipun mengusung konsep floating. Love Seafood Tanjung Piayu Laut dapat menampung pengunjung dalam jumlah banyak, sekitar 700 orang. Berbagai acara sudah dilaksanakan di tempat ini, mulai dari gathering kantor, ulang tahun, wedding dan acara lainnya.

“Sudah sering orang mengadakan acara disini,” tutur Harry. 

Selain menawarkan lokasi dan pemandangan yang indah, Love Seafood Tanjung Piayu laut juga menawarkan seafood dengan kualitas bahan terbaik. 

Harry mengatakan, ikan yang digunakan memiliki kualitas bagus dan terjaga kesegarannya. Karena ikan tersebut diletakan di keramba. 

“Ikan kami diletakkan di dalam keramba agar tidak stress, makanya kualitas dagingnya terjaga,” ujar Harry.

955DD867 F6F4 4019 82FE 1CF45FABAC7E
Pemandangan di Love Seafood Tanjung Piayu Laut. F Ist.

Jenis ikan yang ada yakni kerapu, kakap dan bawal. Lalu juga ada kepiting, rajungan, lobster, udang, udang hepo, udang heko, cumi, sotong, kerang lala, kerang kupang, kijing, kapis, oyster, gonggong dan lain-lainnya. 

“Selain seafood, kami juga ada ayam,” ujar Harry. 

Ada berbagai menu terbaik dan unik di Love Seafood Tanjung Piayu Laut, seperti sekop seafood, steamboat kapal pedas dan mini buffet.

“Steamboat dan mini buffet cocok untuk makan rame-rame bareng keluarga atau teman,” ujarnya.

Selain itu, salah satu ciri khas disini adalah cabe. Love Seafood Tanjung Piayu Laut menyajikan cabe hijau dengan rasa yang berbeda dari yang lain.

“Semua yang datang wajib cobain cabe kami, dijamin ketagihan,” tuturnya. 

Love Seafood sangat terkenal, bahkan berbagai artis dan pejabat sudah datang ke sini. Terakhir artis yang datang adalah Anang dan Ashanty. 

Pelayanannya juga baik, terbukti dari pengunjung yang tiada henti. Tidak hanya dari Batam, luar Batam bahkan dari luar negeri. 

“Sabtu dan Minggu selalu full,” tuturnya.

Bagi kalian yang berkunjung atau liburan ke Batam, jangan lupa mampir ke Love Seafood Tanjung Piayu Laut.  (*)

Ditreskrimsus Polda Kepri Dalami Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Pemkab Natuna

0

 

 

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri melalui Subdit III Tipidkor telah menahan WS, 61, sebagai Ketua KONI Natuna, Kepri, terduga pelaku korupsi dana hibah APBD Natuna 2011 sampai 2013 kerugian negara usai di audit senilai Rp 1.7 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi

“Dana hibah itu diberikan melalui badan bendahara Pemkab Natuna sesuai proposal yang diajukan pelaku yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua LSM Forkot (Forum Kota) Natuna.  Pelaku telah menerima dana hibah sebanyak empat kali,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, Sabtu (22/7).

Rinciannya, dari 2011 sebanyak dua kali sebesar Rp 650 juta. Tahun 2012 (APBD Kab. Natuna) sebesar Rp. 100 juta dan tahun 2013 APBD Kab. Natuna sebesar Rp. 1 milyar.

Nasriadi menyampaikan dana hibah tersebut seharusnya digunakan untuk lembaga swadaya masyarakat tentang penyuluhan ke pemudaan dan peralatan olahraga.

“Tetapi pelaku menerima dana hibah tersebut tidak memanfaatkan semestinya seperti proposal yang telah diajukan. Sehingga dana itu digunakan kepentingan pribadi,” ujarnya.

Kasus ini akan berkembang, artinya proses penyelidikan tindak pidana korupsi ini bukan hanya satu pelaku dan akan terus dikembangkan.

“Kepada siapa saja dana hibah itu diberikan kemudian proses hibah tersebut apakah sesuai prosedur atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, untuk dana hibah tersebut apakah digunakan pelaku hanya untuk kepentingan pribadi maupun aset-aset nya yang didapatkan dari hasil korupsi saat ini masih di dalami.

Kini pelaku telah di tahan dan tindak lanjutnya telah diperiksa 15 saksi dan akan dikembangkan kembali. Artinya masih ada kemungkinan tersangka tambahan sebab airan dana hibah korupsi ini tidak bisa berjalan sendiri.

“Jadi masih ada kemungkinan untuk tersangka, dan siap di tuntaskan selama proses penyidikan dan penyelidikan,” ujarnya.

Pelaku WS diketahui melanggar Permendagri 32 Tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan Bantuan Sosial beserta perubahannya. Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

“Pelaku terancam pidana penjara maksimal 20 tahun penjara,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Azis Maulana

Modena Home Center Batam Meriahkan Pastry Festival dengan Penawaran Spesial dan Demo Masak

0

 

 

batampos – Modena Home Center Batam berpartisipasi memeriahkan Batam Tourism Polytechnic (BTP) The 2nd Pastry Competition yang berlangsung selama lima hari di Grand Batam Mall.

modenaKompetisi ini merupakan ajang perlombaan internasional yang diikuti oleh institusi BTP dan institusi serupa dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Dalam kompetisi yang mencakup kategori Indonesian Modern Plated Dessert, Western Plated Dessert, Hot Plated Dessert, dan Cake Decoration, yang dimulai sejak 19 hingga 23 Juli 2023 akan disponsori oleh Modena dengan menyediakan Portable Induction, yaitu kompor listrik portable.

“Kami sangat bangga bisa memberikan dukungan penuh pada kompetisi berskala internasional ini,” kata Regional Branches Business Development Senior Manager Moden, Yappar Darmawan, Sabtu (22/7).

Menurutnya, melihat kompetisi ini diikuti oleh para calon chef di masa depan, pihaknya ingin menunjukkan komitmen dalam mendukung berkembangnya ekonomi kreatif kuliner bersama para calon chef ini ke depannya.

“Oleh karena itu, kami membawa produk Modena PortableInduction yang sangat praktis digunakan masak baik oleh pelaku bisnis kuliner ataupun rumah tangga,” kata dia.

Selain itu, Modena juga memberikan penampilan demo masak menggunakan PortableInduction bersama Chef Gunawan Wu sebagai Australian Celebrity Chef.

Demo masak ditampilkan menggunakan Modena Portable Induction PI 1316, yaitu kompor listrik portable yang sangat cocok untuk mendukung gaya hidup serba mudah baik untuk keluarga baru ataupun bisnis kuliner yang membutuhkan fleksibilitas ekstra dalam menunjang aktivitas memasak.

“Dengan fitur 8 program memasak otomatis, PortableInduction ini sudah didesain dengan lapisan Black Crystal Top Plateyang menjadikan produk ini terlihat elegan dan dapat menahan beban berat,” kata dia.

Keunggulan memasak menggunakan kompor listrik salah satunya adalah efisiensi waktu dalam memasak.

Hal ini dibuktikan oleh penampilan dari Chef Gunawan Wu dengan menu Potato Gnocchiyang dimasak dalam waktu singkat dan dapat disajikan kepada para pengunjung Grand Batam Mal.

“Selain itu, pembersihan kompor listrik setelah digunakan pun sangat mudah sehingga kegiatan memasak tidak lagi memakan waktu yang lama,” kata dia.

Selain demo masak, Modena juga menghadirkan pameran produk terlengkapnya bersama Modena Home Center Batam di Atrium 2 Grand Batam Mall.

“Pengunjung Grand Batam Mal disuguhkan oleh koleksi produk-produk Modena mulai dari kompor tanam, freestandingcooker, dispenser, kulkas, winecellar, oven hingga produk khusus untuk kebutuhan kuliner atau Modena Professional,” kata dia.

Modena Home Center Batam juga memberikan banyak penawaran khusus hingga promo berhadiah selama pameran ini berlangsung.

“Hadiah utama yang ditawarkan oleh Modena adalah tiket ferry PP Batam – Singapura yang bisa langsung didapatkan dengan nominal pembelanjaan tertentu,” kata dia.

Selain itu, ada juga harga spesial untuk semua produk Modena, undian berhadiah langsung, souvenir gratis dari Modena dan juga promo lelang khusus untuk pameran. (*)

EF Kids & Teens Konsisten Dukung Pariwisata Melalui Pelatihan Guru Bahasa Inggris

0

 

batampos – EF Kids & Teens Indonesia memberikan Program Pelatihan Bahasa Inggris untuk tenaga pendidik Sekolah Dasar di berbagai daerah wisata yang tercakup dalam daerah pariwisata super prioritas dan beberapa destinasi wisata lainnya. Program pelatihan bahasa inggris dan diikuti oleh 50 orang tenaga pendidik sekolah dasar, di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

EF“EF Indonesia berkomitmen turut serta memajukan pendidikan di Indonesia, terutama dalam meningkatkan kemampuan penguasaan bahasa inggris dan pengembangan metode fun learning secara berkesinambungan,” ujar Country Director EF Kids & Teens Indonesia, Suryadi Afan, Kamis (20/7).

Sejak tahun 2014 hingga saat ini, EF telah mengirimkan pengajar muda guna mendukung pengembangan kapasitas tenaga pendidik ke beberapa daerah pelosok Indonesia seperti Kabupaten Natuna, KepRiau, Kabupaten Paser di Kalimantan Timur, dan Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

 

“Tahun ini kami fokus pada pengembangan tenaga pendidik sekolah dasar di wilayah program daerah pariwisata super prioritas,” ujarnya.

Director of Corporate Affairs EF Kids dan Teens Indonesia Juli Simatupang mengatakan, saat ini EF Indonesia menyasar para guru pendidik agar mereka memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk menyampaikan materi pengajaran kepada para peserta didiknya.

“Dengan demikian, para peserta akan memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Pembelajaran menggabungkan edukasi dengan permainan yang seru agar anak terpacu untuk menggunakan bahasa inggris.

“Kami berharap program ini dapat bermanfaat bagi tenaga pendidik dan peserta didik. Selain itu, dengan semakin menguasai bahasa inggris dapat membantu Indonesia menjadi pemimpin di pasar global,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Karya Bakti TNI AU, Wujud Nyata Pelestarian Warisan Budaya

0
Personel Lanud RHF menggelar karya bakti di area Makan Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah, Pulau Penyengat. F. Pen Lanud RHF Tanjungpinang

batampos– Pangkalan Udara (Lanud) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, menggelar karya bakti di area Makam Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah Pulau Penyengat.

Karrya bakti tersebut meliputi aksi bersih-bersih dan pengecatan area makam Raja Haji Fisabilillah dan jalan di sekitar Pulau Penyengat. Kemudian diakhiri dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat.

Komandan Lanud RHF Kolonel Nav Arief Budiman, mengatakan karya bakti sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Udara (AU) khususnya Lanud RHF Tanjungpinang kepada masyarakat.

BACA JUGA:Lapangan Tembak TNI AU Marda Sarjono Resmi Digunakan, Prajurit Kembali Mengasah Keterampilan

Kegiatan ini juga termasuk salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Bakti ke-76 TNI Angkatan Udara pada Tahun 2023.

“Karya bakti merupakan wujud penghormatan, kecintaan, kepedulian serta dedikasi Lanud Raja Haji Fisabilillah kepada masyarakat Pulau Penyengat,” tegas Arief, Jumat (21/7).

Selain itu, membersihkan makam adalah tindakan nyata untuk menjaga dan merawat tempat peristirahatan Pahlawan Nasional

“Dengan demikian, kita turut berperan dalam pelestarian warisan budaya dan menghormati jasa-jasa para leluhur kita,” jelasnya. (*)

reporter: yusnadi

Demi Wajib Belajar 12 Tahun, Rudi Minta Kerja Guru Dimaksimalkan

0
rudi
Walikota Batam Rudi

batampos– Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Batam masih menjadi polemik. Sejumlah orang tua murid, masih tetap memaksakan anak-anak mereka untuk bersekolah di sekolah negeri favorit.

Wali Kota Batam,Muhammad Rudi pun telah memberi solusi dengan menambah beberapa rombel di sekolah yang banyak peminat. Dengan alasan, agar pendidikan anak hingga 12 tahun tidak terabaikan.

“Sudah diatur oleh Kepala Dinas Pendidikan, dengan menambah rombel atau shift. Hal ini karena wajib belajar 12 tahun, dan selaku pemerintah kami tak boleh abai itu,” tegas Rudi.

BACA JUGA:Jefridin: MPLS Penting Agar Siswa Tahu Persis Lingkungan, Kepala Sekolah Serta Gurunya

Dikatakan Rudi, para guru yang mengajar di sekolah negeri juga harus menerima solusi tersebut. Demi pendidikan anak tetap berjalan.
Apalagi, ia melihat selama ini jam kerja para guru belum terlalu maksimal.

“Itu tugas guru, maksimal kerja guru itu 36-38 jam. Namun saat ini rata-rata jam kerja 24-26 jam. Dan itu harus dimaksimalkan, ” sebut Rudi.

Namun jika tenaga guru tak bisa dimaksimalkan, ia berharap adanya penambahan guru untuk mengajar. Guru-guru tersebut bisa diambil secara outsourcing.

“Kalau kurang, bisa tambah tenaga guru. Penambahan secara outsourcing. Yang penting, wajib belajar 12 tahun tidak mengalami kendala,” tegas Rudi.

Disinggung terkait, satu stel seragam gratis yang sempat tahun lalu diberikan kepada siswa SD hingga SMP negeri, menurut Rudi tahun ini sudah tak ada lagi. Pemberitaan seragam tahun lalu, itu karena dimasa pandemi Covid-19.

“Tahun ini tak ada, tahun lalu kan covid, makanya kami usahakan mencari CSR, ” pungkas Rudi. (*)

reporter: yashinta

Demi Wajib Belajar 12 Tahun, Rudi Minta Kerja Guru Dimaksimalkan

0
rudi
Walikota Batam Rudi

batampos– Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Batam masih menjadi polemik. Sejumlah orang tua murid, masih tetap memaksakan anak-anak mereka untuk bersekolah di sekolah negeri favorit.

Wali Kota Batam,Muhammad Rudi pun telah memberi solusi dengan menambah beberapa rombel di sekolah yang banyak peminat. Dengan alasan, agar pendidikan anak hingga 12 tahun tidak terabaikan.

“Sudah diatur oleh Kepala Dinas Pendidikan, dengan menambah rombel atau shift. Hal ini karena wajib belajar 12 tahun, dan selaku pemerintah kami tak boleh abai itu,” tegas Rudi.

BACA JUGA:Jefridin: MPLS Penting Agar Siswa Tahu Persis Lingkungan, Kepala Sekolah Serta Gurunya

Dikatakan Rudi, para guru yang mengajar di sekolah negeri juga harus menerima solusi tersebut. Demi pendidikan anak tetap berjalan.
Apalagi, ia melihat selama ini jam kerja para guru belum terlalu maksimal.

“Itu tugas guru, maksimal kerja guru itu 36-38 jam. Namun saat ini rata-rata jam kerja 24-26 jam. Dan itu harus dimaksimalkan, ” sebut Rudi.

Namun jika tenaga guru tak bisa dimaksimalkan, ia berharap adanya penambahan guru untuk mengajar. Guru-guru tersebut bisa diambil secara outsourcing.

“Kalau kurang, bisa tambah tenaga guru. Penambahan secara outsourcing. Yang penting, wajib belajar 12 tahun tidak mengalami kendala,” tegas Rudi.

Disinggung terkait, satu stel seragam gratis yang sempat tahun lalu diberikan kepada siswa SD hingga SMP negeri, menurut Rudi tahun ini sudah tak ada lagi. Pemberitaan seragam tahun lalu, itu karena dimasa pandemi Covid-19.

“Tahun ini tak ada, tahun lalu kan covid, makanya kami usahakan mencari CSR, ” pungkas Rudi. (*)

reporter: yashinta

Pemimpin LSM di Natuna Ditahan Polda Kepri, Ini Kasusnya

0
Pimpinan LSM di Natuna yang ditahan Polda Kepri saat tiba di Mapolda
batampos-Polisi menahan ketua LSM Forum Kota(Forkot) Kabupaten Natuna yang juga sebagai ketua KONI Natuna berinisial WS(61) terkait dugaan korupsi dana hibah APBD tahun 2011-2013. Dalam kasus ini, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 1,7 miliar.
“Tersangka WS ditetapkan dari hasil gelar perkara pada Selasa (18/7). Pelaku diamankan penyidik Subdit 3 Pada kamis (20/7)kemarin di Natuna dan saat ini telah ditahan di Mapolda Kepri untuk proses lebih lanjut,”Kata Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Nasriadi, Jumat, kepada Batam Pos (21/7)
Nasriadi menjelaskan pelaku WS diketahui mendapatkan hibah dari pemkab Natuna untuk pemberdayaan masyarakat. Namun selama tiga tahun WS diketahui mendapatkan hibah berturut-turut dari tahun 2011.
“Tahun 2011 pelaku WS mendapatkan Rp 400 juta APBD murni. Tahun 2011 di APBD perubahan LSM yang sama kembali mendapatkan hibah sebesar Rp 250 juta. Di tahun 2012 dari APBD murni Rp 100 juta. Tahun 2013 LSM yang sama di pimpin WS kembali mendapatkan hibah APBD murni sebesar 1,027 miliar,” jelasnya.
“Hasil perhitungan kerugian keuangan Negara berdasarkan hitungan auditor BPKP Perwakilan Provinsi Kepri sesuai laporan dengan nilai sebesar Rp 1.777.500.000,” tambahnya.
Uang hibah tersebut seharusnya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat seperti pembinaan olahraga. Namun oleh pelaku digunakan untuk kepentingan pribadinya.
“Pelaku ini diketahui menggunakan uang hibah itu untuk kebutuhan pribadinya,” ujarnya.
Nasriadi menyebutkan terkait keterlibatan tersangka lainnya pihaknya masih melakukan pengembangan. Sebelum WS ditetapkan tersangka polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi.
“Ada 43 orang saksi yang dimintai keterangan yang terdiri dari 13 PNS , 4 pengurus LSM dan 25 orang pihak terkait. Selain itu kita juga meminta keterangan 3 orang saksi ahli,” ujarnya.
“Barang bukti yang disita dokumen laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah yg dibuat, Dokumen pencairan dana hibah kepada LSM, Naskah Perjanjian Hibah Daerah atas pemberian dan hibah kepada LSM Forkot Natuna Tahun 2011, 2012, dan 2013 dan beberapa barang bukti lainnya,” ujarnya.
Pelaku WS diketahui melanggar Permendagri 32 Tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan Bantuan Sosial beserta perubahannya. Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
“Pelaku terancam pidana penjara maksimal 20 tahun penjara,” ujarnya. (*)
reporter: aziz

Shakira Kembali Diperiksa atas Penipuan Pajak

0
Shakira. (MAGARILA)

batampos – Shakira kembali dihadapkan pada tuduhan kasus penipuan pajak. Pihak otoritas Spanyol menyatakan, musisi asal Kolombia itu lagi-lagi diduga melakukan pemalsuan pajak pendapatan dan kekayaan, pada Kamis (20/7).

Mengutip Forbes, seorang hakim Spanyol serta pihak kejaksaan negeri telah sepakat melakukan investigasi terkait hal tersebut.

Llorente y Cuenca, firma hukum yang mewakili Shakira, menyatakan, pihaknya tidak mendapatkan pemberitahuan terkait kasus baru itu. ”Kami baru tahu lewat berita. Kami menegaskan, klien kami selalu bertindak sesuai hukum dan mengikuti advis dari ahli pajak terbaik,” tegasnya via pernyataan tertulis.

Baca juga: Rossa Polisikan Penyebar Video Abaikan Betrand Peto saat Manggung

Kali ini Shakira diperiksa terkait penipuan pajak yang dilakukan selama dia tinggal di Spanyol pada 2018. Pihak kejaksaan menyebutkan, musisi pemenang tiga Grammy itu menghabiskan separo dari periode tersebut di Spanyol dan wajib membayar pajak. Meski dia secara resmi tercatat bertempat tinggal di Bahama.

Di kasus pertama yang kini masih bergulir, musisi berusia 46 tahun itu diperiksa atas dugaan penipuan pajak yang berlangsung pada 2012–2014. Shakira dinyatakan tidak memenuhi kewajiban pajak senilai EUR 14,5 juta (Rp 242,2 miliar). Namun, hal tersebut dibantah Shakira. Tim kuasa hukumnya mengaku optimistis kliennya bisa memenangi dua kasus itu karena memang tak bersalah. (*)

Reporter: jpgroup

Satgas PMK dan Karantina Cek Kesehatan Puluhan Hewan Ternak Selundupan yang Masuk ke Bintan

0
Police line dan garis dari Balai Pertanian Kelas II Tanjungpinang terpasang di lokasi kandang di Toapaya, Jumat (21/7/2023). F.Satgas PMK Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Bintan bersama petugas karantina melakukan pemeriksaan kesehatan puluhan hewan ternak selundupan setelah diamankan polisi di pelabuhan Gentong, Tanjunguban, Bintan pada Rabu (19/7/2023).

Pemeriksaan kesehatan dilakukan di lokasi kandang milik peternak bernama Teguh di Toapaya, Jumat (21/7/2023).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, Khairul membenarkan, Satgas PMK Bintan dan petugas dari Balai Pertanian Kelas II Tanjungpinang sedang melakukan pemeriksaan hewan ternak yang didatangkan dari Pelalawan, Riau.

“Tim lagi memeriksa kesehatan hewan yang didatangkan dari Pelalawan di kandang sapi milik Pak Teguh di Toapaya,” kata dia.

BACA JUGA:Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp1,9 Miliar

Dia mengatakan, pemeriksaan dilakukan karena puluhan hewan ternak yang masuk ke Bintan tidak dilengkapi surat sehat dari karantina. Terlebih, daerah Pelalawan, Riau masih masuk zona merah PMK.

Dia mengatakan, saat ini puluhan hewan ternak tersebut di bawah pengawasan Balai Pertanian Kelas II Tanjungpinang.

Dia mengatakan, Bintan saat ini zona hijau atau bebas dari PMK. Karena itu, dia meminta kepada peternak yang ada di Bintan untuk menjaga kondisi ini dengan tidak menyelundupkan hewan ternak ke Bintan.

“Saya minta ke petenak jangan memasukkan hewan ternak secara ilegal untuk menjaga Bintan tetap bebas dari PMK,” imbuhnya. (*)

reporter: slamet