Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5935

Pertama di Indonesia, JEC Luncurkan Inisiatif Sosial 100 Operasi Implan Glaukoma Gratis

0

 

batampos – Secara global, glaukoma merupakan penyebab kebutaan tertinggi kedua – setelah katarak. Nyaris tanpa gejala, glaukoma berpotensi memberi dampak yang lebih fatal: kebutaan permanen! Memperingati World Glaucoma Week 2023 (berlangsung 12-18 Maret 2023), eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics kembali menggiatkan kesadaran masyarakat terhadap glaukoma melalui serangkaian aktivitas. Salah satunya, tindakan operasi implan glaukoma secara gratis kepada 100 penderita – menjadi inisiatif sosial pertama di Indonesia yang bergerak di ranah ini!

“Bersifat kronis, glaukoma merupakan salah satu penyakit mata yang berdampak sangat besar terhadap kualitas hidup penyandangnya. Dari kecemasan bahkan depresi adanya risiko kebutaan, keterbatasan aktivitas sehari-hari karena gangguan lapang pandang, kendala fungsi sosial karena mulai menghilangnya penglihatan, hingga efek samping pengobatan, serta pengaruh finansial akibat biaya pengobatan yang dikeluarkan,” papar Prof. DR. dr. Widya Artini Wiyogo, Sp.M(K), Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dokter Subspesialis Glaukoma, dan Ketua JEC Glaucoma Service, JEC Eye Hospitals & Clinics.

“Sayangnya, di Indonesia permasalahan glaukoma masih memprihatinkan lantaran penderita seringkali baru mencari pengobatan ketika sudah pada stadium lanjut. Lebih-lebih 80 persen kasus glaukoma muncul tanpa gejala. Ini yang membuat glaukoma dijuluki sebagai ‘si pencuri penglihatan’. Karenanya, penatalaksanaan glaukoma sedini mungkin sangatlah krusial agar progresivitas penyakit ini dapat dikontrol dan kerusakan saraf mata bisa diperlambat sehingga kebutaan pun tercegah,” lanjutnya.

Data terakhir Kementerian Kesehatan dalam laporan “Situasi Glaukoma di Indonesia” (2019) memprediksi jumlah penderita glaukoma secara global pada 2020 mencapai 76 juta – atau meningkat sekitar 25,6% dari angka satu dekade lalu yang masih 60,5 juta orang. Sementara di Indonesia, data yang sempat dirilis secara resmi barulah prevalensi glaukoma sebesar 0,46% (setiap 4 sampai 5 orang per 1.000 penduduk). JEC sendiri hingga 2022 kemarin telah menangani hampir mencapai 110.000 kunjungan pasien glaukoma selama 3 tahun terakhir.

Memahami situasi mengkhawatirkan tersebut, JEC Eye Hospitals and Clinics kembali menjalankan inisiatif tahunan guna menggiatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit glaukoma. Rangkaian aktivitas telah disusun dengan mengusung tema besar: “Building the Ecosystem to Fight Glaucoma”.

“JEC meyakini deteksi dini menjadi faktor kunci untuk mencegah terganggunya penglihatan akibat glaukoma. Inilah yang mendorong kami tak henti menyuarakan bahaya glaukoma kepada masyarakat. Tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mulai tahun ini, JEC ingin memberi impak yang lebih besar kepada masyarakat dengan menggagas inisiatif sosial terbaru sekaligus yang pertama di Indonesia, yaitu pemberian 100 tindakan operasi implan glaukoma secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Dr. Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM , selaku Dokter Subspesialis Glaukoma serta Kepala Divisi Riset dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics.

Tindakan operasi tersebut akan dilangsungkan secara bertahap sepanjang 2023 dengan penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Titik pelaksanaan operasi akan melibatkan hampir seluruh cabang JEC Eye Hospitals and Clinics, meliputi: RS Mata JEC @ Menteng, RS Mata JEC @ Kedoya, RS Mata JEC-Primasana @ Tanjung Priok, RS Mata JEC-Candi @ Semarang, Klinik Utama Mata JEC @ Cibubur, Klinik Utama Mata JEC @ Cinere, Klinik Utama Mata JEC-Anwari @ Purwokerto, Klinik Utama Mata JEC-Java @ Surabaya, Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar dan Klinik Utama Mata JEC-Bali @ Denpasar.

Implan glaukoma merupakan prosedur bedah untuk menurunkan tekanan dalam bola mata pada pasien glaukoma. Operasi ini menjadi pilihan utama bagi pasien glaukoma dengan tekanan bola mata yang tetap tidak terkontrol, atau terjadi kerusakan saraf mata yang berat, dan sudah tidak mampu merespons terapi lainnya. Prosedur implan glaukoma melibatkan pemasangan implan kecil di dalam mata (berupa tabung silikon kecil/trabekular mikro) untuk membantu mengalirkan cairan agar keluar dari bola mata dan menurunkan tekanan intraokular.

Selain pelaksanaan operasi implan glaukoma, peringatan JEC World Glaucoma Week 2023 juga dirangkai dengan berbagai aktivitas yang menyasar tiga target audiens selama Maret ini. Untuk kalangan dokter mata, JEC menggelar kursus didaktik laser yang melibatkan dokter mata seluruh Indonesia. Untuk kalangan tenaga kesehatan lainnya, JEC menghadirkan seminar daring dan lokakarya manajemen penanganan glaukoma bagi para perawat, webinar pendeteksian dan penanganan glaukoma awal bagi dokter umum, serta seminar terapi glaukoma bagi apoteker. Sementara, bagi masyarakat umum, JEC menyiapkan seminar umum glaukoma, skrining dan konsultasi mata gratis, dan siniar (podcast) edisi khusus yang mengupas glaukoma bersama spesialis glaukoma dari JEC.

Tak berhenti pada sosialisasi untuk peningkatan kesadaran saja, JEC selaku eye care leader di Indonesia, dari sisi layanan, JEC telah memiliki JEC Glaucoma Service yang komprehensif dan modern bagi pasien glaukoma; mulai tahapan edukasi dan konsultasi, diagnostik, serta tindakan medis hingga bedah.

“Layanan unggulan JEC khusus untuk penanganan glaukoma ini diperkuat 17 dokter subspesialis glaukoma, tenaga medis mumpuni, serta teknologi terkini dan sistem pendukung unggulan, tak terkecuali hospitality optimal. Tak hanya layanan khusus yang komprehensif dan modern, JEC Glaucoma Service juga memungkinkan prosedur pemeriksaan dengan journey time yang relatif lebih singkat, namun tetap mengedepankan penanganan glaukoma yang andal dan berkesinambungan,” jelas Mubadiyah, Kepala Divisi Marketing dan Komunikasi, JEC Eye Hospitals & Clinics.

JEC Glaucoma Service menawarkan opsi pengecekan secara komplet, mulai pemeriksaan tekanan bola mata berakurasi sangat tinggi (Goldmann Applanation Tonometry), evaluasi struktur saraf mata (Optical Coherence Tomography), pemeriksaan luas lapang pandang (Humphrey Visual Field Perimetry), pemeriksaan sudut bilik mata depan (gonioscopy), hingga pemeriksaan optic disc dan retina mata (Foto Fundus). Bagi pasien glaukoma yang memerlukan tindakan lebih lanjut, JEC Glaucoma Service memberikan alternatif layanan operasi dengan implan. Selain itu, untuk terapi, JEC Glaucoma Service menyediakan obat-obatan khusus yang hanya tersedia di JEC.

“Dengan kesadaran mengenai glaukoma yang terus meningkat, harapan kami, masyarakat semakin terdorong untuk melakukan pengecekan mata secara rutin sehingga potensi glaukoma bisa dicegah. Selain itu, adanya dukungan fasilitas penanganan glaukoma yang dapat diandalkan, termasuk JEC Glaucoma Service, masyarakat Indonesia, terutama pasien glaukoma, segera mendapatkan penanganan yang tepercaya sehingga progresivitas glaukomanya dapat dikendalikan,” tutup Mubadiyah. (*)

 

Pemprov Siapkan Empat Program Strategis utnuk Tekan Anka Kemiskinan

0

 

Kepala Bappeda Kepri Misni

batampos- Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Kepri, Misni mengatakan, Pemprov Kepri memberikan atensi untuk menekan angka kemiskinan di Provinsi Kepri. Menurutnya, ada empat program strategis bagi menekan persoalan ini.

“Ada 4 fokus penanggulangan kemiskinan di Provinsi Kepri. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan angka kemiskinan yang terjadi,” ujar Misni, Rabu (8/3) di Tanjungpinang.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Kepri ini menjelaskan, pertama adalah penanganan Infrastruktur dasar berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni, sanitasi, air bersih, dan listrik. Program ini, terus dilakukan secara kontinyu.

“Kedua adalah bantuan sosial dan jaminan sosial terpadu seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bantuan beras bersubsidi kepada rumah tangga berpendapatan rendah dan Program Keluarga Harapan (PKH),” jelas Misni.

Berikutnya, upaya yang akan dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat dan Penguatan Pelaku Usaha Mikro dan Kecil seperti Posyandu, RT/RW, Bumdes, UMKM, Perikanan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan. Sedangkan yang keempat melalui program beasiswa bagi siswa tidak mampu.

BACA JUGA:Penanganan Kemiskinan di Kepri Dapat Sorotan dari BPK

“Dibawah kendali Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, program beasiswa terus berlanjut dalam dua tahun ini. Salah satu sasarannya adalah mahasiswa kurang mampu,” jelas Misni.

Sebelumnya, angka kemiskinan ekstrem di Kepri tahun 2022 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2021 lalu.

Persentase penduduk miskin ekstrem di Provinsi Kepri pada tahun 2022 yaitu 1,20 persen, turun 0,54 persen dari 1,74 persen pada tahun 2021.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kepri, Luki Zaiman, menyebutkan penurunan jumlah penduduk miskin tersebut dipengaruhi beberapa hal, salah satu diantaranya mulai adanya penyerapan tenaga kerja setelah pandemi Covid-19.

“Penurunan jumlah penduduk miskin juga dipengaruhi faktor pendapatan masyarakat yang semakin meningkat,” ujar Luki Zaiman Prawira.

Kemudian, program bantuan sosial tunai yang dikeluarkan pemerintah untuk masyarakat miskin juga turut membantu mengurangi penduduk miskin di Kepri.Meskipun penduduk miskin ekstrem di Provinsi Kepri menurun, Kota Batam tetap menjadi daerah dengan jumlah penduduk miskin ekstrem terbanyak di Kepri.

“Jumlah penduduk miskin ekstrem di Kota Batam pada tahun 2022 sebanyak 14,65 ribu orang,” jelasnya.

Sementara untuk kabupaten dan kota lainnya di Kepri yaitu Kota Tanjungpinang sebanyak 5,97 ribu orang, Kabupaten Lingga sebanyak 4,05 ribu orang, Kabupaten Natuna 2,15 ribu orang, Kabupaten Karimun sebanyak 1,59 ribu orang.

“Sedangkan untuk Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 0,48 ribu orang, dan Kabupaten Bintan 0,32 ribu orang,” tutup Luki.(*)

reporter: jailani

Polsek Sekupang Bubarkan Remaja yang Nongkrong Hingga Larut Malam

0
polsek sekupang 3
Personel Batara Biru Polsek Sekupang, memberikan edukasi kepada para remaja yang ditemukan sedang nongkrong hingga larut malam. Foto: Dok Polsek Sekupang untuk Batam Pos

batampos – Personel Batara Biru Polsek Sekupang melaksanakan patroli di Seputaran SPBU Sekupang Kota Batam, Rabu (8/3) malam. Dalam patroli ini, petugas menemukan dan membubarkan sejumlah remaja usia sekolah yang sedang nongkrong membawa kendaraan hingga larut malam.

Kapolsek Sekupang, Kompol Z.A.C Tamba, mengatakan, kerumuan remaja itu tidak ditangkap, mereka hanya diberikan arahan, pembinaan dan bimbingan oleh petugas piket Batara Biru Sekupang.

Hal itu dilakukan karena banyak laporan warga yang resah, banyak remaja nongkrong hingga larut malam.

Baca Juga: Pengurus Iperindo Kepri Komit Memajukan Industri Galangan Kapal di Kepri

“Ini kami lakukan, untuk mengantisipasi hal-hal negatif, yang kemungkinan terjadi, seperti balap liar dan lainnya. Kami memutuskan untuk membubarkan para remaja yang tengah berkumpul-kumpul hingga larut malam,” ujar Kompol Tamba, Kamis (9/3/2023).

Kapolsek menuturkan dengan meningkatkan operasi ke kawasan-kawasan rawan gangguan Kamtibmas, ia berharap tidak ada lagi masalah yang bisa menyebabkan keresahan di masyarakat.

Serta diharapkan bisa menekan angka kriminalitas, yang melibatkan para remaja sebagai pelakunya.

Baca Juga: PMI Ilegal Ditampung di Apartemen di Batam

“Di sini kami juga melakukan pemeriksaan untuk mengantisipasi adanya senjata tajam maupun barang-barang berbahaya lainnya. Namun tidak ditemukan benda yang mencurigakan selanjutnya menghimbau kelompok pemuda tersebut untuk pulang kerumah masing masing,” jelasnya.

Anton warga Sei Harapan mengatakan, kehadiran patroli biru Polsek Sekupang ini sangat dibutuhkan khususnya di dalam membubarkan remaja yang sering nongkrong hingga malam.

Menurutnya, tidak sedikit dari remaja ini melakukan aksi balap liar hingga tawuran yang berujung pada gangguan kamtibmas.

Baca Juga: Jalan Alternatif di Piayu Laut Selesai Diratakan, Sudah Bisa Dilalui Mobil

“Ya, dengan patroli seperti ini tak ada lagi remaja yang ngumpul hingga larut malam. Karena selain merugikan diri sendiri, juga merugikan orang lain, ” ujarnya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Usai Tanah Longsor Natuna, Jaringan Telekomunikasi Belum Pulih

0
Tim Gabungan Tanggap Bencana Longsor Serasan dan Serasan Timur Kabupaten Natuna saat melakukan evakuasi korban longsor di Kampung Molon, Desa Pangkalan, Serasan, Natuna, Rabu (8/3). (ANTARA/Cherman)

batampos – Jaringan telekomunikasi di Pulau Serasan, Natuna, Kepulauan Riau masih belum pulih pasca terjadinya longsor. Kondisi ini pun menjadi perhatian serius pemerintah.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengintruksikan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Natuna agar jaringan telekomunikasi dapat segera dipulihkan. Pasalnya, telekomunikasi merupakan hal yang sangat vital dan dibutuhkan dalam seluruh proses tanggap darurat bencana.

“Komunikasi ini sangat vital. Saya sudah perintahkan. Karena satgas sudah terbentuk, Pak Bupati menjadi komandan satgas. Wakilnya Pak Dandim dan Pak Kapolres. Saya minta ini membereskan masalah komunikasi. Mengintegrasikan semua sarana komunikasi yang ada,” kata Suharyanto.

Di samping itu, Suharyanto juga berharap kepada jejaring radio lokal seperti RAPI atau ORARI dapat membantu menyelesaikan permasalahan jaringan telekomunikasi di sana. Sehingga komunikasi antar wilayah di dalam satu pulau tersebut dapat terhubung.

“Kalau ada komunikasi lokal seperti RAPI dan ORARI itu juga bisa digunakan agar lebih bagus lagi,” jelasnya.

Di sisi lain, Suharyanto meminta seluruh stakeholder dapat mendukung pemulihan jaringan telekomunikasi di lokasi terdampak. Wilayah Pulau Serasan sebelumnya mendapatkan layanan sinyal telekomunikasi dari dua provider nasional. Kepala BNPB berharap agar kedua penyedia jaringan itu dapat segera melakukan upaya perbaikan agar komunikasi dapat kembali pulih.

“Sinyal ini bisa koordinasi dengan XL dan Telkomsel, ya kalau di sini. Mudah-mudahan komunikasi lebih lancar. Harus segera. Kalau bisa hari ini sudah klir,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui bahwa sejak hari pertama terjadi bencana tanah longsor di Pulau Serasan, jaringan komunikasi di wilayah itu turut terdampak. Hal itu berdampak pada upaya percepatan rangkaian proses penanganan darurat, mulai dari pelaporan data dan informasi, koordinasi transportasi logistik pengiriman barang dan personel, serta koordinasi alat angkut jenis helikopter yang memang disiagakan oleh BNPB untuk penanganan darurat di Serasan.    (*)


Reporter : JP GROUP

PPATK: Transaksi Kepala BC Makassar Besar Kaya Bus AKAP, Saling Salip!

0
Kepala Kantor Bea dan Cukai Makassar Andhi Pramono. (Antara)

batampos – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan, Kepala Kantor Bea dan Cukai  (BC) Makassar Andhi Pramono kerap kali melakukan transaksi keuangan yang mencurigakan.

Bahkan, pejabat bea dan cukai itu diduga juga kerap membeli barang-barang mewah. “Ya, setoran tunai jumlah besar, dari perusahaan-perusahaan, pembelian barang-barang mahal, dan lain-lain,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dikonfirmasi, Kamis (9/3).

Ivan juga mengakui, pihaknya telah menyerahkan hasil analisis transaksi keuangan Andhi Pramono ke KPK. Namun, Ivan tak bisa menjelaskan besarnya nominal transaksi tersebut. “Besar lah, seperti bus AKAP, saling salip,” tegas Ivan.

Harta kekayaan diduga milik Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono viral, setelah diungkap netizen di media sosial Twitter. Salah satu aset yang viral itu berupa rumah mewah yang diduga berada di kawasan Legenda Wisata Cibubur.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengakui, berencana memanggil Andhi Pramono pekan depan. Pemanggilan ini dilakukan untuk mengklarifikasi harta kekayaan Andhi yang kini menjadi sorotan publik.

“Hari ini kita juga dapat informasi ada di media sosial itu ya Bea cukai Makassar saudara APR (Andhi Pramono),” ucap Pahala Nainggolan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (8/3).

Pahala menyatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan hasil analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait Andhi Pramono sejak Maret 2022.

“Kita akan lakukan pemeriksaan LHKPN kita klarifikasi terhadap Andhi Pramono mungkin minggu depan kita undang,” ungkap Pahala.

Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Andhi Pramono yang dilaporkan pada 16 Februari 2022, memiliki harta sebesar Rp 13,7 miliar.

Andi juga tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa kota seperti Batam, Bogor, Salatiga, Jakarta, Banyuasin, Karimun, dan Cianjur. Total harta kekayaan tidak bergerak itu senilai Rp 6,9 miliar.

Kemudian, sebesar Rp1,8 miliar berupa alat transportasi, Rp 706,5 juta berupa harta bergerak lainnya, Rp 2,9 miliar berupa surat berharga dan sejumlah Rp 1,2 miliar berupa kas dan setara kas. (*)

Reporter: JP Group

Polisi Belum Ungkap Motif 7 Mahasiswa Menculik dan Menganiaya Dosen

0
Ilustrasi: Penganiayaan

batampos- Polisi telah menetapkan ketujuh pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Pontianak, Kalimantan Barat, Taufik Hidayat sebagai tersangka. Tujuh tersangka itu merupakan para mahasiswa di kampus yang sama. Ketujuh pelaku tersebut adalah Zuhandre, Stevanus Say Pangestu, Agie Styansyach, Doni Rahman, Rifanda Yulistio, Virg Yagipramugita, dan Galih Hodari. Kasatreskrim Polresta Pontianak Kompol Tri Prasetyo kepada Pontianak Post mengatakan, setelah ketujuh pelaku ditangkap, penyidik langsung melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, lanjut Tri, ketujuh pelaku ditetapkan statusnya sebagai tersangka. Mereka dikenai Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun. Mengenai informasi yang menyatakan bahwa kasus itu terkait persoalan asmara, Tri belum memberikan jawaban terperinci. “Untuk motif pelaku menganiaya korban masih kami dalami. Karena masih ada beberapa saksi yang diperiksa, termasuk keterangan korban,” jelasnya. Tri mengatakan, berdasar keterangan korban, pada Jumat (3/3) korban dan istri sedang mengendarai motor di belakang kantor lurah Siantan Hulu, Jalan Lapan, Kecamatan Pontianak Utara. Tiba-tiba, lanjut Tri, para pelaku yang menggunakan mobil memberhentikan korban, kemudian memaksanya untuk masuk ke dalam mobil. “Kepada korban, para pelaku mengaku sebagai polisi,” kata Tri.

Didalam mobil, korban dipukuli sehingga mengakibatkan luka pada bibir, hidung patah, pipi kiri memar, mata sebelah kiri memar, dan kening memar. “Setelah kejadian itu, korban lalu melaporkan apa yang dialaminya ke Polsek Pontianak Utara,” ucapnya (*)

Reporter : JP GROUP

Ahli Ungkap Makna Chat “Mainkan” dan “Minimal Seperempat” dari Teddy

0
Terdakwa kasus peredaran narkotika Irjen Pol Teddy Minahasa 

batampos- Sidang kasus penjualan barang bukti sabu-sabu yang menjerat Irjen Pol Teddy Minahasa kembali digelar kemarin (8/3). Dalam persidangan dengan terdakwa mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, saksi ahli menganalisis chat antara Irjen Teddy dan Dody. Hasilnya, chat tersebut memberi kesan adanya perintah penjualan barang bukti narkotika. Dalam persidangan tersebut, saksi ahli bahasa dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bernama Krisanjaya dihadirkan. JPU awalnya mempertanyakan chat Teddy kepada Dody. Awalnya Teddy menuliskan pesan “Mainkan ya, Mas” yang lantas dibalas Dody dengan “Siap Jenderal”. Teddy pun kembali mengirimkan pesan ”Minimal seperempat ya”. Lalu, kembali dibalas “Siap 10 Jenderal” oleh Dody. JPU kemudian mempertanyakan pendapat saksi ahli. ”Apakah ini bentuk perintah atau sekadar narasi,” tanyanya.

Krisanjaya menuturkan, dari segi konstruksi kalimat, pilihan kata ”mainkan” merupakan perintah. Yang seharusnya terdapat teks pendahulu yang memberikan makna terhadap kata tersebut. ”Mainkan ini, mainkan seperti apa,” terangnya dalam persidangan. Lantas, frasa “minimal seperempat” tersebut, menurut dia, merupakan perintah kedua. Terhubung dengan kata “mainkan”. ”Bila dirangkai dalam satu kalimat, ya mainkan, Mas, minimal seperempat,” tuturnya

Krisanjaya menjelaskan, kata “usahakan” merupakan kata perintah yang bersifat halus. Sama dengan kata tolong dan mohon. ”Kata usahakan goal itu, perintah halus untuk mencapai tujuan,” paparnya. Dia mengatakan, berbeda dengan perintah tegas seperti ambilkan. Kata tersebut merupakan perintah tegas yang tidak bisa dimaknai perintah halus. ”Jadi, masih berupa perintah,” paparnya. Sebelumnya, dalam persidangan juga muncul fakta Teddy memerintah Dody untuk mengganti barang bukti sabu-sabu dengan tawas. Dody menyebut bahwa mengganti sabu-sabu dengan tawas itu merupakan bentuk loyalitas kepada Irjen Teddy. Sebab, dia juga sudah sempat menolak perintah tersebut. (*)

Reporter : JP GROUP

Pengurus Iperindo Kepri Komit Memajukan Industri Galangan Kapal di Kepri

0
iperindo
Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (DPC Iperindo) Kepri periode 2022-2026 dikukuhkan. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Kepri komit memajukan industri galangan kapal di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Iperindo Kepri, Ali Ulai, sesaat setelah pengukuhannya sebagai ketua DPC Iperindo Kepri 2022-2026.

Secara umum Ali menjelaskan, kondisi industri galangan kapal dan lepas pantai di Kepri mulai membaik sejak pertengah tahun 2022 lalu. Order pembuatan kapal terjamin hingga dua tahun ke depan.

Namun ada satu kendala yang dianggap cukup menghambat proyek pembuatan kapal yakni kekurangan tukang las atau welder.

“Ini kendala yang cukup serius karena menghambat semua proyek yang masuk. Satu galangan hanya 10-15 tenaga las sekarang padahal harusnya diatas 30 orang. Se Kepri ini dibutuhkan sekitar 5.000 tukang las yang sesuai,” ujar Ali.

Menanggapi itu pemerintah Provinsi Kepri ataupun pengurus pusat Iperindo berjanji akan segera mencari jalan keluar yang tepat. Pemerintah Provinsi Kepri dalam hal ini disampaikan oleh Asisten I Pemprov Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, akan mendukung kekurangan tenaga kerja tersebut dengan menyerukan Dinas Ketenagakerjaan Kepri untuk menggelar pelatihan dan sertifikasi welder kepada masyarakat yang memiliki kemampuan dalam bidang pengelasan tadi.

Begitu juga dengan Ketua DPP Iperindo, Anita Puji Utami, akan berkoordinasi dengan rekanan Iperindo seperti sekolah-sekolah yang mencetak lulusan welder siap kerja serta Kementerian Tenaga Kerja untuk kembali memenuhi kebutuhan welder di Kepri.

“Iya masalahnya tahun-tahun kemarin kan kita baru dilanda pandemi. Tentu berdampak dengan penurunan orderan pembuatan kapal. Nah tiba-tiba ada peningkatan orderan pembuatan kapal karena adanya peningkatan produksi batubara. Ini tentunya tidak langsung pulih begitu saja. Orderan kapal meningkat drastis loh jadi memang butuh waktu. Kita akan cari solusi masalah kekurangan tenaga las ini dengan menggandeng kerja sama dengan mitra kita termasuk Kementerian Tenaga Kerja,” kata Anita.

Untuk itu, Anita, berharap agar pengusaha galangan kapal dan industri lepas pantai di Kepri tetap fokus dengan situasi yang ada saat ini. Meskipun ada hambatan tetap semangat untuk terus meningkatkan sektor industri galangan kapal dan lepas pantai di Kepri.

“Kita akan support dan pemerintah juga pastinya sebab galangan kapal memiliki andil yang cukup besar untuk kemajuan ekonomi masyarakat,” ujar Anita.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam Siap Jadi Tuan Rumah STQH Tingkat Kabupaten Bintan

0
Pekerja sedang menyiapkan arena pelaksanaan STQH tingkat Kabupaten Bintan di halaman Masjid Al Hikmah, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (8/3/2023). F.Slamet Nofasusanto

batampos – Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XII tingkat Kabupaten Bintan tahun 2023 yang akan dilaksanakan pada 15 hingga 19 Maret 2023.

Kades Teluk Sasah, Suhairry Sembiring mengatakan, Desa Teluk Sasah sebagai tuan rumah pelaksanaan STQH tingkat Kabupaten Bintan sudah siap dan berbagai persiapan terus dimatangkan.

“Untuk persiapan, kita telah dudukkan bersama dan terus koordinasi dengan Pak Camat dan Pak Sekda,” kata dia.

Dia mengatakan, di halaman Masjid Al Hikmah saat ini sedang dikerjakan panggung yang menjadi arena STQH tingkat Kabupaten Bintan.

BACA JUGA:STQ Desa Sungai Ungar Kecamatan Kundur Disambut Antusias Masyarakat

“Saat ini sedang pekerjaan. Panggungnya akan dibuat sebagus mungkin,” kata dia.

Sedangkan untuk di sisi kiri panggung, kata dia, akan digunakan sebagai tempat sound.

Dia berharap pelaksanaan STQH tingkat Kabupaten Bintan yang dilaksanakan di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam dapat berjalan lancar.

Dia mengimbau masyarakat yang beragama Islam dapat datang ke lokasi untuk menyaksikan STQH tingkat Kabupaten Bintan di Desa Teluk Sasah.

Sekedar diketahui, selain dilaksanakan di Desa Teluk Sasah, rangkaian kegiatan pelaksanaan STQH juga akan dilaksanakan di Kantor Desa Teluk Sasah, Masjid Al Hikmah Desa Teluk Sasah dan Masjid Nurul Iman Lobam.  (*)

reporter: slamet

Sepriyanto Ayub Divonis Hukuman Mati

0
ILUSTRASI: Kasus pencabulan terhadap anak. (Dok.JawaPos.com)

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalabahi Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, memvonis hukuman mati Sepriyanto Ayub Snae. Dia divonis hukuman mati karena terbukti melakukan tindakan pidana pencabulan sembilan orang anak.

“Kasus pencabulan sembilan orang anak di Kabupaten Alor dengan terdakwa Sepriyanto Ayub Snae sudah diputus Majelis Hakim PN Kalabahi dengan putusan hukuman mati,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur, Abdul Hakim di Kupang, dikutip dari Antara Kamis (9/3).

Ia mengatakan, putusan hukuman mati Sepriyanto Ayub Snae dilakukan dalam sidang di PN Kalabahi pada Rabu (8/3) dan dihadiri terdakwa Sepriyanto Ayub Snae.

Abdul Hakim mengatakan dalam amar putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalabahi Kabupaten Alor, menyatakan bahwa terdakwa Sepriyanto Ayub Snae telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan dan membujuk anak untuk bersetubuh yang menimbulkan korban lebih dari satu orang.

Beberapa perbuatan yang dipandang sebagai perbuatan berdiri sendiri sehingga merupakan kejahatan yang diancam dengan pidana pokok sejenis sebagaimana dakwaan Pasal 81 ayat 2, ayat 5 Jo Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Jo Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dengan menjatuhkan pidana mati.

Menurut dia, hukuman pidana mati yang telah diputus Majelis Hakim PN Kalabahi sesuai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Alor yang menuntut terdakwa Sepriyanto Ayub Snae dengan hukuman mati.

Sepriyanto Ayub Snae mantan Vikaris di Kabupaten Alor dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Alor karena menjadi pelaku kasus dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Alor laut Timur Laut, Kabupaten Alor pada 2021.