Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 601

Workshop Batik Mangrove di Jemaja Tanamkan Kesadaran Lingkungan Pelajar

0
Pelajar antusias mengikuti workshop batik mangrove berbasis konservasi lingkungan di Pulau Jemaja, Anambas. F. Junaidi untuk Batam Pos.

batampos – Pelajar dari dua sekolah di Pulau Jemaja, yakni SMA Negeri 1 Jemaja dan SMK Negeri 3 Anambas mengikuti pelatihan membatik yang digelar Harbour Energy. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan baru sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

Pelatihan tersebut dikemas dalam bentuk workshop membatik tulis menggunakan pewarna alami yang berasal dari limbah mangrove atau bakau.

Limbah mangrove selama ini belum banyak dimanfaatkan, padahal memiliki potensi besar sebagai bahan pewarna ramah lingkungan.

Dalam pelatihan ini, para pelajar diperkenalkan mulai dari proses pengolahan limbah mangrove hingga menjadi pewarna batik siap pakai. Mereka juga diajarkan teknik dasar membatik tulis menggunakan canting di atas kain.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan batik. Dengan bimbingan instruktur, pelajar mencoba langsung menuangkan motif dan warna ke kain.

Penggunaan mangrove sebagai pewarna alami menjadi nilai utama dalam pelatihan ini. Selain ramah lingkungan, pewarna dari mangrove juga menghasilkan warna khas dan unik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai produk ekonomi kreatif berbasis lokal.

Ketua Komunitas Konservasi Mangrove, Penyu, Alam, dan Karang (KOMPAK), Syahrul Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari edukasi lingkungan bagi generasi muda.

“Pelajar perlu dikenalkan sejak dini tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Selain melindungi pesisir dan menjadi habitat biota laut, mangrove juga memiliki nilai ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Syahrul, Jumat (9/1).

Ia menambahkan, pemanfaatan limbah mangrove sebagai pewarna batik merupakan cara cerdas menggabungkan konservasi dengan ekonomi kreatif. Dengan demikian, lingkungan tetap terjaga sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Syahrul berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dan meneruskan semangat konservasi serta inovasi di masa depan.

Kegiatan membatik ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat Harbour Energy yang telah berjalan sejak 2023. Program tersebut mengedepankan pemanfaatan limbah mangrove agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Melalui program ini, Harbour Energy mendorong pelajar dan masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan sumber daya alam secara bijak, sehingga pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan keterampilan dan ekonomi masyarakat. (*)

Artikel Workshop Batik Mangrove di Jemaja Tanamkan Kesadaran Lingkungan Pelajar pertama kali tampil pada Kepri.

12 Koperasi Merah Putih di Bintan Penuhi Syarat Bangun Gerai, Ini Kendalanya

0
Kepala DKUPP Bintan, Asy Syukri. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan mencatat sebanyak 12 Koperasi Merah Putih (KMP) telah memenuhi kriteria untuk pembangunan gerai usaha.

Kepala DKUPP Bintan, Asy Syukri, mengatakan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses verifikasi yang masih berjalan.

“Baru 12 yang memenuhi kriteria, dan akan bertambah lagi karena masih diproses,” ujar Syukri, Jumat (9/1).

Syukri menyebutkan, saat ini terdapat lima KMP di Bintan yang telah memiliki bangunan gerai, yakni KMP Desa Kuala Sempang, KMP Desa Busung, KMP Desa Malang Rapat, KMP Desa Pengudang, serta KMP Kelurahan Kijang Kota.

Sementara itu, sejumlah KMP lainnya belum memiliki bangunan gerai meski telah menjalankan aktivitas usaha. Bidang usaha yang dijalankan antara lain jasa pemesanan barang hingga simpan pinjam.

“Mereka sudah berusaha, hanya saja belum punya bangunan gerai,” jelasnya.

Ia menegaskan, pembangunan gerai KMP harus memenuhi sejumlah persyaratan utama, seperti lokasi strategis, kelengkapan aturan, serta administrasi yang sesuai ketentuan.

“Kalau lokasinya tidak strategis, barang tidak laku. Bangunan gerai justru jadi mubazir,” katanya.

Terkait kendala, Syukri mengungkapkan beberapa faktor yang menghambat pembangunan gerai KMP, mulai dari lahan yang tidak strategis, administrasi belum lengkap, biaya penimbunan lahan yang tinggi, hingga kondisi lahan perbukitan.

Meski demikian, DKUPP Bintan berharap pembangunan gerai KMP lainnya dapat segera dipercepat agar aktivitas koperasi berjalan lebih optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. (*)

Artikel 12 Koperasi Merah Putih di Bintan Penuhi Syarat Bangun Gerai, Ini Kendalanya pertama kali tampil pada Kepri.

Perceraian di Kepri Tembus 4.298 Kasus, Judol dan Selingkuh Jadi Pemicu

0
Layanan pengajuan cerai talak dan gugat di Pengadilan Agama Kota Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kepulauan Riau (Kepri) mencatat sebanyak 4.298 perkara perceraian ditangani Pengadilan Agama (PA) di enam kabupaten/kota sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, cerai gugat yang diajukan istri mendominasi dibanding cerai talak oleh suami.

Data PTA Kepri menunjukkan terdapat 3.266 perkara cerai gugat, sementara 1.032 perkara cerai talak diajukan oleh pihak suami. Angka ini menandakan tren perceraian di Kepri masih tinggi dan cenderung meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Kota Batam menjadi daerah dengan angka perceraian tertinggi. Sepanjang 2025, PA Batam menangani 1.742 cerai gugat dan 561 cerai talak. Posisi kedua ditempati PA Tanjungpinang dengan 705 cerai gugat dan 229 cerai talak.

Sementara itu, PA Tanjung Balai Karimun mencatat 460 cerai gugat dan 129 cerai talak. Di PA Natuna tercatat 161 cerai gugat dan 53 cerai talak, PA Dabo Singkep (Lingga) 121 cerai gugat dan 30 cerai talak, serta PA Tarempa (Anambas) 77 cerai gugat dan 30 cerai talak.

“Secara keseluruhan, cerai gugat memang masih mendominasi perkara perceraian di Kepri sepanjang 2025,” ujar Humas PTA Kepri, Asnawi, Jumat (9/1/2026).

Asnawi menjelaskan, setiap bulan PA di Kepri menerima puluhan hingga ratusan perkara perceraian. Di Kota Batam saja, rata-rata 197 istri mengajukan gugatan cerai setiap bulan.

Ia menambahkan, angka perceraian tahun 2025 meningkat dibandingkan tahun 2024. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, pada 2024 tercatat 3.426 kasus perceraian di provinsi tersebut.

“Tahun ini memang terjadi peningkatan. Faktor penyebabnya juga beragam,” katanya.

Beberapa faktor dominan penyebab perceraian antara lain perselingkuhan, kecanduan judi online (judol), hingga suami tidak menafkahi keluarga. Selain itu, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga masih menjadi pemicu perceraian.

“Perselingkuhan, judi online, tidak menafkahi, itu yang paling sering. Di samping faktor KDRT,” tegas Asnawi.

Selain perkara perceraian, PTA Kepri juga menangani 27 perkara banding sepanjang 2025. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2024 yang hanya 21 perkara.

“Dari 27 perkara banding itu, 12 cerai gugat, sembilan cerai talak, tiga perkara harta bersama, dan sisanya perkara kewarisan serta penguasaan anak. Semuanya sudah diselesaikan,” pungkasnya. (*)

Artikel Perceraian di Kepri Tembus 4.298 Kasus, Judol dan Selingkuh Jadi Pemicu pertama kali tampil pada Kepri.

Tower Telekomunikasi di Natuna Roboh Diterjang Angin Kencang, Jaringan Sempat Terganggu

0
Kondisi tower Telkomsel di Desa Kelarik, Natuna yang roboh diterjang angin kencang. F. Raja Darmika untuk Batam Pos.

batampos – Sebuah tower telekomunikasi milik Telkomsel roboh di Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna pada Kamis (8/1) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan sempat mengagetkan warga sekitar karena suara robohan terdengar cukup keras. Tower dengan ketinggian sekitar 60 meter itu dilaporkan ambruk setelah diterjang angin kencang yang melanda wilayah tersebut sejak sore hari.

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai hembusan angin kuat diduga menjadi penyebab utama robohnya tower telekomunikasi tersebut.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwenang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Raja Darmika, mengatakan laporan awal diterima dari masyarakat tidak lama setelah tower tumbang.

“Kami menerima informasi dari warga sekitar bahwa ada tower Telkomsel yang roboh di Desa Kelarik sekitar pukul sepuluh malam. Tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar Raja Darmika.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tower tersebut roboh karena tidak mampu menahan terpaan angin kencang yang bertiup cukup lama di wilayah Bunguran Utara.

Raja menjelaskan, meski ukuran tower tergolong besar dan tinggi, lokasinya berada cukup jauh dari permukiman warga sehingga dampak kerusakan dapat diminimalkan.

“Tidak ada korban jiwa dan tidak ada rumah warga yang terdampak. Lokasi tower memang jauh dari pemukiman,” katanya.

Petugas BPBD bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Sisa-sisa struktur tower yang roboh juga dijaga agar tidak membahayakan warga yang melintas.

Meski tidak menimbulkan korban, robohnya tower tersebut sempat berdampak pada layanan telekomunikasi di wilayah Desa Kelarik dan sekitarnya. Sejumlah warga mengeluhkan gangguan sinyal telepon dan jaringan internet.

Gangguan tersebut terjadi karena tower yang roboh merupakan salah satu penopang utama layanan komunikasi di wilayah itu. Namun Telkomsel telah menyiapkan sistem cadangan untuk menjaga konektivitas.

“Jaringan memang sempat terganggu, tetapi sudah dalam proses perbaikan karena masih ada tower lain yang berfungsi sebagai cadangan,” pungkas Raja Darmika.

Hingga saat ini, BPBD Natuna dan pihak Telkomsel masih berkoordinasi untuk menangani dampak kejadian serta memastikan layanan telekomunikasi kembali normal secepatnya. (*)

Artikel Tower Telekomunikasi di Natuna Roboh Diterjang Angin Kencang, Jaringan Sempat Terganggu pertama kali tampil pada Kepri.

KPK Belum Tahan Gus Yaqut Usai Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, Ini Penjelasannya

0
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/12/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos).

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi belum memastikan waktu penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi kuota haji.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penahanan terhadap Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut masih menunggu perkembangan lanjutan dalam proses penyidikan. Hal serupa juga berlaku bagi mantan Staf Khusus Menag Ishfah Abidal Aziz yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Terkait penahanan nanti kami akan update. Tentu secepatnya, karena KPK ingin proses penyidikan dapat berjalan efektif,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (9/1).

Penetapan status tersangka terhadap Gus Yaqut dilakukan setelah penyidik KPK mengantongi alat bukti yang dinilai cukup. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya KPK menuntaskan dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji.

Budi menyebut penetapan tersangka terhadap Gus Yaqut dan Ishfah Abidal Aziz dilakukan dalam waktu dekat. Surat penetapan tersangka telah disampaikan kepada keduanya pada Kamis (8/1).

KPK juga memastikan akan segera memanggil kedua tersangka untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk menentukan langkah penahanan.

“Surat penetapan tersangka sudah kami sampaikan. Untuk jadwal pemeriksaan berikutnya, termasuk penahanan, akan kami sampaikan kemudian,” kata Budi.

Menurutnya, perkara dugaan korupsi kuota haji ini disangkakan melanggar ketentuan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tipikor.

Hingga kini, nilai kerugian keuangan negara masih dalam proses penghitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“BPK masih melakukan kalkulasi untuk menghitung besaran kerugian keuangan negara dalam perkara ini,” ujarnya.

KPK menegaskan penyidikan tidak berhenti pada penetapan tersangka. Penyidik masih menelusuri peran pihak-pihak lain yang diduga terkait, termasuk Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan biro perjalanan haji serta umrah.

Kasus ini bermula dari dugaan pelanggaran aturan pembagian kuota tambahan haji tahun 2024. Berdasarkan undang-undang, pembagian kuota haji seharusnya sebesar 92 persen untuk jamaah haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.

Namun, Kementerian Agama melakukan diskresi terhadap kuota tambahan sebanyak 20.000 jamaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi dengan membaginya secara merata, yakni masing-masing 10.000 jamaah untuk haji reguler dan haji khusus.

Pembagian tersebut memunculkan dugaan praktik jual beli kuota haji khusus oleh oknum di lingkungan Kementerian Agama kepada sejumlah biro perjalanan haji dan umrah. Praktik itu diduga dilakukan agar jamaah bisa berangkat pada tahun yang sama tanpa antre dengan memberikan sejumlah uang pelicin. (*)

Artikel KPK Belum Tahan Gus Yaqut Usai Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, Ini Penjelasannya pertama kali tampil pada News.

Minyakita Langka di Tanjungpinang, Warga Terpaksa Beralih ke Minyak Premium

0
Minyakita tak terlihat di etalase di salah satu swalayan di Tanjungpinang, Jumat (9/1). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Stok minyak goreng merek Minyakita di sejumlah swalayan Kota Tanjungpinang terpantau kosong dalam beberapa pekan terakhir.

Pantauan di lapangan menunjukkan etalase swalayan hanya menyediakan minyak goreng merek premium. Kondisi tersebut membuat warga yang biasa menggunakan Minyakita terpaksa beralih ke produk lain dengan harga lebih mahal.

“Sepertinya sudah sekitar seminggu lebih kosong. Saya jadi pakai minyak merek lain dulu. Kalau ada Minyakita, pasti saya pilih itu karena lebih murah,” ujar Wati, pedagang makanan di Jalan Ahmad Yani, Jumat (9/1).

Menanggapi kelangkaan tersebut, Kepala Bidang Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Tanjungpinang, Riyanto, mengatakan pasokan Minyakita saat ini sedang dalam proses masuk ke daerah tersebut.

“Minggu ini mulai masuk. Kemarin masih proses karena pihak distributor ingin melakukan MoU terlebih dahulu. Nanti akan kami informasikan kalau Minyakita sudah tersedia,” kata Riyanto.

Ia menjelaskan, pengendalian distribusi Minyakita di Tanjungpinang juga melibatkan Perum Bulog. Dengan skema tersebut, ketersediaan minyak goreng bersubsidi diharapkan kembali stabil.

Selain itu, Bulog Tanjungpinang juga telah berkoordinasi dengan Disperdagin untuk menyalurkan Minyakita melalui Rumah Pangan Kita (RPK).

“Bulog meminta koordinasi agar RPK yang kami pantau bisa diprioritaskan menerima Minyakita,” ujar Riyanto.

Disperdagin memastikan akan terus memantau distribusi dan ketersediaan Minyakita di pasaran agar kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng murah dapat terpenuhi. (*)

Artikel Minyakita Langka di Tanjungpinang, Warga Terpaksa Beralih ke Minyak Premium pertama kali tampil pada Kepri.

Martinelli Tuai Kritik Tajam setelah Insiden dengan Conor Bradley, Neville: Memalukan!

0
Insiden Gabriel Martinelli mendorong Conor Bradley di pengujung laga Arsenal melawan Liverpool. F. Tangkapan layar Premier League.

batampos – Pemain Arsenal Gabriel Martinelli menuai kecaman keras setelah tindakannya terhadap pemain Liverpool Conor Bradley yang mengalami cedera dalam laga imbang tanpa gol.

Insiden tersebut terjadi pada menit-menit akhir pertandingan Arsenal kontra Liverpool yang berakhir 0-0, Jumat dini hari WIB. Saat waktu tambahan berjalan, Conor Bradley terlihat terjatuh dengan posisi tidak wajar di dekat garis samping lapangan.

Martinelli yang mengira bek asal Irlandia Utara itu hanya berusaha mengulur waktu, melempar bola ke arah Bradley lalu mencoba mendorongnya secara fisik agar bangkit dan meninggalkan lapangan.

Tindakan tersebut memicu kemarahan para pemain Liverpool hingga terjadi adu mulut dan aksi saling dorong. Wasit kemudian mengganjar kartu kuning kepada Martinelli dan bek Liverpool Ibrahima Konate. Bradley akhirnya harus ditandu keluar lapangan akibat cedera yang dialaminya.

Pengamat Sky Sports Gary Neville melontarkan kritik tajam terhadap sikap pemain asal Brasil tersebut.

“Hal seperti itu tidak boleh dilakukan. Itu sangat buruk. Menurut saya, dia perlu meminta maaf,” ujar Neville.

Neville mengaku geram melihat insiden tersebut, terlebih Bradley harus ditandu keluar lapangan.

“Sejujurnya saya sangat marah dengan Martinelli. Itu memalukan. Saya heran tidak ada pemain Liverpool yang langsung bereaksi lebih keras saat itu,” tegas mantan bek Manchester United tersebut.

Nada serupa disampaikan Roy Keane. Ia menilai tindakan Martinelli tidak pantas dilakukan terhadap pemain yang sedang cedera.

“Saya tidak menyukainya. Saya pernah mengalami cedera serius dan pemain lawan berdiri di atas saya, itu bukan hal yang baik,” kata Keane.

“Saya juga terkejut pemain Liverpool tidak bereaksi lebih agresif. Perilaku itu benar-benar memalukan dan tidak pantas,” tambahnya.

Pelatih Liverpool Arne Slot mengaku khawatir dengan kondisi Bradley, namun enggan sepenuhnya menyalahkan Martinelli.

“Saya yakin seratus persen jika dia tahu Bradley benar-benar cedera, dia tidak akan bertindak seperti itu,” ujar Slot.

Meski demikian, Slot menilai insiden tersebut terlihat buruk, apalagi jika cedera Bradley terbukti serius.

Sementara itu, manajer Arsenal Mikel Arteta membela anak asuhnya. Ia menegaskan Martinelli tidak memiliki niat buruk dalam kejadian tersebut.

“Mungkin dia tidak tahu. Saya mengenal Gabi, dia tidak punya niat jahat,” kata Arteta.

“Saya belum tahu kondisi Conor, semoga tidak serius. Namun jelas tidak ada niat dari Gabi untuk mencelakainya,” tutup pelatih asal Spanyol itu. (*)

Artikel Martinelli Tuai Kritik Tajam setelah Insiden dengan Conor Bradley, Neville: Memalukan! pertama kali tampil pada Olahraga.

Beri Bantuan Alat Tangkap dan Benih Ikan ke Nelayan, Bupati Bintan: Jangan Dijual!

0
Bantuan roll kawat bubu disalurkan kepada nelayan di aula Kantor Camat Seri Kuala Lobam, Jumat (9/1). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Nelayan dan pembudidaya ikan di Kabupaten Bintan menerima bantuan sarana perikanan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Bantuan tersebut diserahkan di Aula Kantor Camat Seri Kuala Lobam, Jumat (9/1/2026), sebagai bagian dari program dukungan pemerintah daerah kepada sektor perikanan tangkap dan budidaya.

Bantuan yang disalurkan meliputi 8.460 kilogram pakan ikan air tawar serta 63.500 ekor benih ikan air tawar jenis gurami, lele, dan nila. Bantuan ini diberikan kepada tiga kelompok pembudidaya ikan di Kecamatan Bintan Utara dan Toapaya.

Selain itu, bantuan alat tangkap ikan juga diserahkan kepada tujuh kelompok nelayan di Kecamatan Seri Kuala Lobam dan Bintan Pesisir. Jenis bantuan tersebut antara lain 113 roll bahan kawat bubu ikan, 270 lembar jaring Apollo, 2.120 unit bubu ketam, serta 20 unit jaring ikan.

Pemkab Bintan turut menyalurkan sarana pengolahan hasil perikanan berupa 10 unit chest freezer. Bantuan ini diberikan kepada tujuh kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan yang tersebar di lima kecamatan, yakni Seri Kuala Lobam, Bintan Timur, Gunung Kijang, Toapaya, dan Bintan Pesisir.

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan bantuan tersebut bersumber dari dana insentif fiskal yang dialokasikan untuk mendukung kelompok nelayan dan pelaku usaha perikanan di Bintan.

“Jangan diperjualbelikan, manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Roby kepada para penerima.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan serta mendorong kemandirian kelompok penerima. Roby juga menekankan pentingnya keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Bantuan harus berkelanjutan supaya kelompok penerima bisa berkembang dan ke depan bantuan dapat diberikan kepada kelompok lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Musa, nelayan dari kelompok nelayan kepiting bakau, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Kelompoknya yang beranggotakan 12 orang mendapatkan 680 unit bubu atau sekitar 56 unit per orang.

“Bantuan ini sangat membantu kami. Sudah kami usulkan sejak dua tahun lalu dan Alhamdulillah terealisasi tahun ini,” kata Musa.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan hasil tangkapan sekaligus menambah pendapatan nelayan di kelompoknya. (*)

Artikel Beri Bantuan Alat Tangkap dan Benih Ikan ke Nelayan, Bupati Bintan: Jangan Dijual! pertama kali tampil pada Kepri.

Pola Hidup Tidak Sehat Picu Ribuan Kasus Hipertensi dan Diabetes di Lingga

0
Pelayanan kesehatan di Puskesmas Dabo Lama. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Lingga mencatat hipertensi dan diabetes melitus menjadi dua penyakit terbanyak yang diderita masyarakat sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan rekapitulasi data dari RSUD dan seluruh puskesmas di Kabupaten Lingga, jumlah penderita hipertensi mencapai 11.487 orang. Sementara penderita diabetes melitus tercatat sebanyak 7.341 orang.

Kasi Pelayanan Kesehatan Dinkes PPKB Lingga, Eny Rozanty, mengatakan tingginya angka penderita hipertensi dan diabetes melitus dipicu pola hidup tidak sehat, waktu istirahat yang tidak teratur, serta faktor keturunan.

“Hipertensi dan diabetes biasanya disebabkan pola makan dan pola istirahat yang tidak baik. Misalnya, masih mengonsumsi makanan tinggi glukosa di malam hari dapat memicu diabetes melitus,” kata Eny, Jumat (9/1).

Ia menjelaskan, kedua penyakit tersebut tidak dapat disembuhkan secara total. Namun kondisi pasien dapat dikendalikan melalui pengobatan rutin dan perubahan pola hidup.

“Hipertensi dan diabetes melitus tidak bisa sembuh total. Penyakit ini hanya bisa distabilkan dengan obat dan menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.

Eny mengingatkan dampak serius dapat terjadi apabila penderita tidak mengontrol penyakitnya dengan baik. Hipertensi berisiko menyebabkan stroke, sementara diabetes melitus dapat memicu komplikasi berat hingga amputasi.

Ia mengimbau masyarakat yang telah terdiagnosis hipertensi maupun diabetes melitus agar rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah setiap bulan di puskesmas atau rumah sakit.

Selain itu, masyarakat yang belum menderita kedua penyakit tersebut diminta tetap menjaga pola makan dan gaya hidup sehat karena hipertensi dan diabetes melitus dapat menyerang semua kelompok usia.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Menjaga pola makan dan hidup sehat menjadi kunci utama,” tutup Eny. (*)

Artikel Pola Hidup Tidak Sehat Picu Ribuan Kasus Hipertensi dan Diabetes di Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

Bocoran Life is Strange: Reunion Beredar, Max Caulfield dan Chloe Price Reuni

0
Life is Strange: Reunion. F. x.com/DomTheBomb.

batampos – Game terbaru dari seri Life is Strange dikabarkan tengah dikembangkan setelah judul Life is Strange: Reunion muncul di situs rating PEGI.

Informasi tersebut pertama kali terungkap ketika Pan European Game Information (PEGI) secara tidak sengaja menampilkan daftar game baru berjudul Life is Strange: Reunion. Meski halaman itu kemudian dihapus, bocoran tersebut sudah terlanjur dibagikan oleh sejumlah media gim internasional.

Dalam daftar PEGI, Life is Strange: Reunion tercatat untuk platform PlayStation 5. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai studio pengembang yang menangani proyek tersebut.

Bocoran yang beredar menyebutkan game ini akan mempertemukan kembali dua karakter ikonik, Max Caulfield dan Chloe Price. Keduanya dikabarkan berada di lingkungan baru bernama Caledon University.

Dalam alur cerita, Chloe disebut harus menghadapi ingatan traumatis masa lalu serta ancaman besar yang membayangi kampus tersebut. Ia kemudian meminta bantuan Max, yang juga harus berhadapan dengan ancaman kebakaran mematikan.

Jika informasi ini benar, Life is Strange: Reunion akan menjadi reuni karakter utama dari Life is Strange pertama yang dirilis pada 2015. Seri tersebut dikenal luas berkat pendekatan naratif emosional dan sistem pilihan pemain yang memengaruhi jalan cerita.

Berdasarkan data PEGI, game ini mendapat klasifikasi usia 16 tahun ke atas karena memuat konten kuat seperti bahasa kasar, kekerasan, serta penggunaan obat-obatan terlarang.

Sebagai informasi, seri Life is Strange awalnya dikembangkan oleh Dontnod Entertainment, sebelum kemudian dilanjutkan oleh Deck Nine Games dalam beberapa entri terbaru. Pada 2024, Deck Nine merilis Life is Strange: Double Exposure yang menandai kembalinya Max Caulfield sebagai tokoh utama.

Meski Square Enix tercatat sebagai penerbit dalam listing tersebut, hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait pengembangan Life is Strange: Reunion. (*)

Artikel Bocoran Life is Strange: Reunion Beredar, Max Caulfield dan Chloe Price Reuni pertama kali tampil pada Lifestyle.