Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 6045

Polsek Nongsa Siap Buka Layanan Titip Kendaraan Saat Mudik Lebaran

0
Macet Mukakuning ff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Kendaraan di Kota Batam. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Jelang hari raya Idul Fitri, Kepolisian Sektor Nongsa membuka jasa penitipan kendaraan bermotor demi keamaan dan kenyaman warga selama mudik lebaran.

“Tentunya masih kita rapatkan dulu secara internal untuk pengamanannya. Jadi bagi warga yang akan mudik harap memberitahu dan menitipkan kepada tetangga perihal rumah dan untuk kendaraan bermotor dapat dititipkan di Polsek Nongsa dan tidak dipungut biaya dengan surat kelengkapan kendaraan,” ujar Kapolsek Nongsa, Kompol Fian Agung, Selasa (28/3/2023).

Syaratnya hanya membawa identitas kendaraan yang ingin menitipkan, jika sesuai dengan identitas maka akan langsung diterima.

Baca Juga: Kas Keliling Mudahkan Penukaran Uang, Catat Jadwal dan Lokasi Kas Keliling BI

“Syaratnya, identitas kendaraan yang bersangkutan,” lanjutnya.

Kapolsek juga mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas serta ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Di bulan suci Ramadan ini kami mengimbau seluruh masyarakat dapat menjaga kondusifitas serta ketertiban dilingkungan masing-masing. Hal ini tidak lepas dari peran serta kita semua, ikut bersama-sama berkomitmen menjaga kondusifitas Kecamatan Nongsa,” katanya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Scott McTominay Bikin 2 Gol, Skotlandia Tumbangkan Spanyol

0
Skotlandia berhasil meraih kemenangan atas Spanyol. (ANTARA)

batampos – Dua gol Scott McTominay bantu tim nasional Skotlandia tumbangkan Spanyol 2-0 dalam lanjutan Grup A Kualifikasi Euro 2024 di Hampden Park, Rabu (29/3/2023) dini hari WIB.

Kemenangan ini membuat Skotlandia memuncaki klasemen grup sementara dengan torehan enam poin dari dua laga. Sedangkan Spanyol duduk di peringkat dua dengan torehan tiga poin.

Tim tuan rumah tampil menyerang sejak awal dan bisa membuka skor saat laga baru berjalan tujuh menit. Andy Robertson mencuri bola dari pemain Spanyol sebelum mengirimkan umpan tarik ke kotak penalti yang diselesaikan Scott McTominay menjadi gol.

Baca Juga: Prancis Terlalu Dominan di Kualifikasi Euro 2024, Kalahkan Republik Irlandia

Spanyol mulai memainkan gaya permainan mereka dan menekan pertahanan Skotlandia. Namun, sejumlah peluang mereka masih belum membuahkan gol.

Termasuk peluang pada menit ke-22 saat sundulan Joselu di kotak penalti hanya membentur gawang Skotlandia.

Skotlandia memimpin 1-0 sampai turun minum. Skotlandia berhasil menggandakan keunggulan mereka di babak kedua atau pada menit ke-51 lewat skema serangan balik. Umpan silang pemain Skotlandia dari sisi kiri berhasil dibuang bek Spanyol, tetapi bola rebound bisa ditendang McTominay yang gagal dihentikan kiper Keppa Arrizabalaga.

Baca Juga: Manchester United Inginkan Ruben Neves

Tertinggal dua gol, Spanyol meningkatkan serangan agar bisa menyamakan kedudukan di sisa waktu. Namun, Skotlandia tidak tinggal diam dan bahkan mencoba untuk mencetak gol ketiga mereka.

Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan selesai. Skotlandia menang 2-0 atas timnas Spanyol.

Susunan pemain

Skotlandia (3-5-1-1): Angus Gunn; Ryan Porteous, Grant Hanley, Kieran Tierney (75′ Liam Cooper); Aaron Hickey (82′ Nathan Patterson), Scott McTominay, Callum McGregor, John McGinn (83′ Lewis Ferguson), Andrew Robertson; Ryan Christie (74′ Kenny McLean); Lyndon Dykes (89′ Lawrence Shankland).

Spanyol (4-2-3-1): Kepa Arrizabalaga; Pedro Porro (46′ Dani Carvajal), David Garcia, Inigo Martinez, Jose Gaya; Rodri, Mikel Merino (57′ Iago Aspas); Yeremi Pino, Dani Ceballos (79′ Gavi), Mikel Oyarzabal (46′ Nicholas Williams); Joselu (66′ Borja Iglesias).

 

 

Reporter: JPGroup

Wamenkumham Eddy Hiariej Klarifikasi Tudingan Gratifikasi Rp 7 Miliar

0
Kuasa hukum Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej, Ricky Herbert Parulian Sitohang (tengah), memberikan klarifikasi kepada wartawan soal aduan dugaan gratifikasi Rp 7 miliar terhadap kliennya dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa(28/3) malam. (Fianda Sjofjan Rassat/Antara)

batampos – Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terkait dengan laporan dugaan gratifikasi sebesar Rp 7 miliar yang dilayangkan oleh Indonesia Police Watch (IPW).

Kuasa hukum Eddy Hiariej, Ricky Herbert Parulian Sitohang, menjelaskan bahwa perkaranya berawal ketika kawan lama Eddy yang bernama Anita menghubungi kliennya.

Saat itu, kata Ricky, Anita membahas permasalahan hukum yang melibatkan Helmut Hermawan dan PT Citra Lampia Mandiri (CLM) dan meminta Eddy Hiariej menjadi konsultan hukum.

“Dengan jelas dan tegas, Profesor Eddy menolak. Beliau menyampaikan bahwa ‘saya tidak bisa masuk dalam domain itu karena saya adalah penyelenggara negara’,” kata Ricky di Jakarta, Selasa (28/3) malam.

Anita kemudian meminta untuk dikenalkan pada pengacara dan Eddy memperkenalkan Anita kepada Yosi Andika Mulyadi. Dalam kesempatan itu, Eddy juga mengatakan dirinya hanya sebatas memperkenalkan dan tidak lebih dari itu.

“Saya punya banyak teman, boleh-boleh saja, tapi itu terserah kalian, mau dipakai, mau tidak, itu urusan kalian. Tidak ada relevansinya kepada saya,” kata Ricky mengutip perkataan Eddy Hiariej.

Pengacara yang juga purnawirawan Polri berbintang dua itu, menambahkan bahwa Yosi Andika Mulyadi adalah teman dari Yogi Ari Rukmana, asisten pribadi Eddy Hiariej. Yosi kemudian diperkenalkan kepada Anita dan Helmut, dan setelah berdiskusi ketiganya merasa cocok untuk melanjutkan kerja sama.

“Nah, pada saat mereka ada kecocokan, Prof Eddy menjelaskan, ‘Setelah ini, ya silakan saja kalian berdiskusi’. Jadi ini di luar domain daripada Profesor Eddy. ‘Kalau memang kalian sudah cocok, ya silakan’,” kata Ricky menambahkan.

Ricky menegaskan peran Eddy Hiariej hanya sebatas memperkenalkan Yosi kepada Anita, sama sekali tidak terlibat dalam kelanjutan permasalahan hukum yang melibatkan Anita, Helmut, dan Yosi.

“Mungkin sampai di sini tercetus di mana peran Wamenkumham? Saya tegaskan, sejak pendelegasian Yosi bertemu Helmut, tidak ada hubungannya dan tidak ada kaitannya, tidak mengerti, tidak mengetahui pokok permasalahannya,” kata Ricky menegaskan.

Ricky juga menjelaskan bahwa Yosi bekerja secara independen sebagai pengacara dan menerima fee atas jasanya. Namun, belakangan kerja sama antara Yosi, Anita dan Helmut tidak berjalan lancar, sehingga Yosi memutuskan mundur sebagai konsultan hukum bagi keduanya dan mengembalikan fee yang diterimanya. Hal itu dilakukan Yosi sebagai pengacara independen tanpa melibatkan Eddy Hiariej, menurut Ricky.

“Tidak ada relevansinya antara apa yang dilakukan Saudara Yosi dengan Prof Eddy, itu yang pertama. Yang kedua, soal aliran dana, Prof Eddy tidak mengerti, tidak memahami, dan tidak mengetahui apa yang dilakukan Saudara Yosi dengan kliennya. Jadi, Prof Eddy tidak pernah sepeser pun menerima aliran dana tersebut,” ungkap Ricky.

Dalam kesempatan itu, Ricky juga membantah tudingan bahwa kliennya meminta jatah posisi komisaris bagi dua asisten pribadinya di PT CLM. “Ada pemberitaan yang menyatakan bahwa Prof Eddy meminta untuk asisten pribadinya menjadi komisaris, tidak (benar) sama sekali,” kata Ricky.

Ricky menyebutkan bahwa Helmut Hermawan, selaku Direktur PT CLM, justru yang meminta Eddy Hiariej untuk menjadi komisaris di perusahaannya. “Itu Helmut yang minta Profesor menjadi komisaris tapi ditolak mentah-mentah oleh Profesor. Diminta istri dan anaknya (untuk jadi komisaris) juga ditolak oleh beliau,” ujar Ricky.

Sebelumnya pada Selasa (14/3), Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso (STS) melaporkan Yogi Ari Rukmana dan Yosie Andika Mulyadi, selaku asisten pribadi Eddy Hiariej, ke KPK. Sugeng melaporkan keduanya atas dugaan penerimaan gratifikasi senilai Rp 7 miliar terkait konsultasi dan bantuan pengesahan badan hukum sebuah perusahaan. (*)

Reporter: JP Group

Kas Keliling Mudahkan Penukaran Uang, Catat Jadwal dan Lokasi Kas Keliling BI

0
Penukaran Uang Dalil Harahap12
Penukaran uang kecil untuk Lebaran di Batam.

batampos – Bank Indonesia telah menyiapkan jadwal dan lokasi kas keliling penukaran uang jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Ada 10 lokasi yang akan didatangi layanan kas keliling penukaran uang.

Bank Indonesia akan hadir Pasar Pujabahari 3 April mendatang. Lalu, 4 April di Pasar Botania 1, 6 April di Mega Legenda, 10 April di Pelabuhan Sekupang, 11 April di Pelabuhan Telaga Punggur, 12 April di Pelabuhan Harbour Bay, 13 April di Bandara Hang Nadim, 14 April di Pasar Tiban Center, 17 April di Pasar SP Plaza dan 17 April di Bengkong.

“Ada 10 titik, pelabuhan, bandara dan kawasan keramaian,” kata Kepala BI Perwakilan Kepri, Suryono, Selasa (28/3).

Baca Juga: Kadisnaker Batam: THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Tidak Boleh Dicicil atau Dipotong

Ia mengatakan, layanan kas keliling Bank Indonesia ini, penukaran uangnya dibatasi. Setiap orangnya, hanya boleh menukarkan sebanyak Rp 3,8 juta saja.

Selain Bank Indonesia, beberapa perbankan juga memiliki layanan serupa. “Syaratnya juga tetap sama, penukaran uang dibatas perorangnya,” ucap Suryono.

Ia mengatakan, selain layanan kas keliling ini, penukaran uang juga bisa dilakukan di 155 loket perbankan yang ada di Kepulauan Riau. “Pelayanan penukaran uang waktunya menyesuaikan dengan jam kerja,” ucap Suryono.

Bank Indonesia telah menyiapkan uang sebanyak Rp 1,9 triliun untuk transaksi selama Ramadan dan lebaran di Kepulauan Riau. Kebutuhan uang di Kepri di periode 2023 ini meningkat. “Kebutuhan meningkat 11,76 persen dibandingkan tahun 2022. Di tahun 2022 uang yang disalurkan sebesar Rp 1,7 triliun,” kata Suryono.

Baca Juga: Di Kepri, Bank Indonesia Siapkan 155 Layanan Loket Penukaran Uang

Ia mengatakan, peningkatan perputaran uang ini, disebabkan angka asumsi makro dan tren realisasi tahun-tahun sebelumnya secara historis. Hal lain yang menyebabkan peningkatan itu, akiba telah dihapusnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah. Sehingga, pertumbuhan ekonomi semakin membaik.

“Lalu ada peningkatan mobilitas masyarakat di momen Ramadan dan lebaran. Akibat mendorong peningkatan kebutuhan uang menjadi lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Suryono. (*)

 

 

Reporter: FISKA JUANDA

Diprediksi 123,8 Juta Pemudik, Korlantas Targetkan Waktu Tempuh Lebih Cepat

0
Penumpang kereta api memasuki peron di Stasiun Pasar Senen di Jakarta, Kamis (22/12/2022). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

batampos – Jumlah pemudik lebaran 2023 diprediksi akan mencapai 123,8 juta orang. Kondisi itu membuat Korlantas akan melakukan berbagai rekayasa lalu lintas. Yang menarik, ditargetkan waktu tempuh lebih cepat dan keselamatan dalam arus mudik ditingkatkan.

Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Cucu Mulyana menuturkan bahwa 123,8 juta pemudik akan didominasi dengan tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk kendaraan yang mendominasi diprediksi mobil dan sepeda motor. “Kami himbau tidak memakai sepeda motor untuk perjalanan yang waktu tempuhnya mencapai 8 jam,” paparnya.

Untuk pemudik yang ingin membawa sepeda motor, sebaiknya mengikuti program mudik gratis. Sebab, sepeda motornya nanti bisa diangkut. “Ada program ini di sejumlah instansi,” ujarnya.

Untuk puncak arus mudik diprediksi terjadi 18 April dan puncak arus bail 25 April hingga 26 April. Dia mengatakan, jalur paling favorit diprediksi jalan tol. Seperti Jalan Tol Trans Jawa, Jalan Tol Cipularang dan lainnya. “Itu jalur favorit,” urainya dalam acara Dialog Publik yang digelar Divhumas Polri kemarin.

Selain itu, Kemenhub akan memberlakukan pembatasan kendaraan barang pada tiga tahap, yakni 17 April hingga 21 April, 24 April hingga 26 April, dan 29 Aril hingga 2 Mei. “Tiga kali pembatasan kendaraan barang,” ujarnya.

Sementara Direktur Penegakkan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan mengatakan bahwa dalam Operasi Ketupat 2023 ini ditargetkan waktu tempuh yang cepat dan baik, terciptanya keamanan dam keselamatan lalu lintas di semua jalan. Baik, jalan tol, arteri, dan jalan akses tempat wisata. “Kami berupaya menurunkan angka korban kecelakaan lalin dan melancarkan distribusi logistik, sekaligus BBM,” jelasnya.

Menurutnya, untuk itu jadwal contraflow dan oneway akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan alias fleksibel. Bahkan, di luar jadwal yang ditentukan, bisa diberlakukan rekayasa lalin sesuai kebutuhan. “Ini yang perlu disosialisasikan ke masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan, menjelang momentum Mudik Lebaran 2023, Kementerian PUPR terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak demi kesiapan dan kenyamanan pelayanan jalan nasional maupun jalan tol. Termasuk, antisipasi peningkatan jumlah pengguna jalan.

Dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan, Kementerian PUPR juga menyiapkan beberapa upaya. Di antaranya yakni melalui dukungan kondisi operasional dan kemantapan jalan serta tempat istirahat dan pelayanan (rest area). Kemudian, dukungan operasional manajemen lalu lintas.

“Selain itu, Kementerian PUPR juga melakukan dukungan operasional manajemen lalu lintas melalui koordinasi dengan Kemenhub, Polri serta BUJT dalam pelaksanaan kebijakan dukungan kelancaran lalu lintas,” jelasnya.

Sedangkan, Direktur Utama PELNI Tri Andayani mengungkapkan, pihaknya menyiapkan sebanyak 26 armada kapal penumpang dan 42 kapal perintis untuk melayani angkutan Lebaran 2023, khususnya untuk angkutan laut. Adapun operasi angkutan Lebaran kapal PELNI dimulai sejak H-15 dan berakhir pada H+15.

“Seluruh armada kami pastikan siap untuk melayani seluruh masyarakat Indonesia dalam periode mudik lebaran 2023 ini,” jelasnya.

Pada arus mudik tahun ini, pihaknya telah memprediksi beberapa pelabuhan keberangkatan padat penumpang. Yakni meliputi Makassar, Surabaya, Balikpapan, Ambon, dan Bau-Bau. Sedangkan, untuk pelabuhan kedatangan padat penumpang meliputi Surabaya, Makassar, Bau-Bau, Ambon, dan Belawan.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kami juga telah mengajukan izin untuk penyesuaian rute dan jadwal kapal kepada Kemenhub selaku regulator,” terangnya. (*)

Reporter: JP Group

Harga Cabai Merangkak Naik

0
Cabai Merah Keriting f Iman Wachyudi
Ilustrasi. Salah seorang pedagang mengangkat cabai merah keriting. Saat ini diketahui harga cabai merangkak naik. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Memasuki sepekan Bulan Suci Ramadan, harga cabai di pasaran Batam mulai merangkak naik. Kondisi ini tentunya mulai dikeluhkan masyarakat, apalagi dengan kondisi banyaknya kebutuhan yang naik.

Untuk harga cabai rawit merah atau cabai setan dijual hingga Rp 90 ribu per kg. Sedangkan untuk cabai rawit hijau Rp 60 ribu per kg, cabai merah keriting Rp 55-70 ribu per kg.

Agus, pedagang di pasar Botania Batam Center mengatakan harga cabai baru naik pada hari Minggu lalu. Jika dibandingkan minggu lalu, kenaikan harga cabai paling terlihat adalah untuk jenis cabai setan.

Baca Juga: Yunus Suchari (Bang Yos) dalam Ingatan dan Kenangan

“Yang naik itu cabai setan, biasanya Rp 70 ribu per kg, sekarang sudah Rp 90 ribu per kg,” ujar Agus.

Dikatakan Agus, kenaikan harga cabai diduga karena curah hujan yang tinggi di daerah penghasil. Sementara permintaan cukup tinggi karena memasuki bulan puasa.

“Katanya mahal memang dari daerahnya. Hujan terus disana,” ungkap Agus.

Hal yang sama diungkapkan Yetti pedagang lainnya. Menurutnya, baiknya harga cabai sempat dikeluhkan oleh pelanggan ya, terutama kaum ibu-ibu. Banyak yang protes, kenapa harga cabai naik lagi.

Baca Juga: THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Tidak Boleh Dicicil atau Dipotong

“Ya pasti ada yang komplen, kalau harga modal naik, otomatis harga jual naik juga. Tak mungkin kami jual rugi,” imbuh Yetti.

Meski harga cabai setan naik, untuk harga cabai merah keriting dikatankanya masih harga lama. Dimana ia menjual Rp 60 ribu per kg untuk cabai merah keriting. Begitu juga dengan cabai rawit hijau.

“Harga cabai rawit hijau dan merah kering sama. Kalau cabai hijau biasa Rp 45 ribu per kg,” jelas Yetti.

Irma, warga Nongsa mengeluhkan harga cabai yang naik. Ia khawatir harga cabai lain akan menyusul naik, hingga diatas Rp 100 ribu per kg.

Baca Juga: Tuntut Pembayaran Pesangon, Karyawan Segel Pintu Masuk Hotel Nagoya Plasa

“Tahun lalu harga cabai sampai Rp 100 ribu takutnya ini juga terus naik. Segini saja sudah mahal, apalagi mendekati Hari Raya,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kota Batam, Mardanis belum bisa dikonfirmasi terkait melonjaknya harga cabai.(*)

Reporter: Yashinta

Gesa Pembangunan Natuna, Pemprov Kepri Plot Anggaran Rp86,5 Miliar

0

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, Pemprov Kepri terus berkomitmen untuk menggesa percepatan pembangunan di daerah. Menurut Gubernur, anggaran pembangunan yang dilakukan Pemprov Kepri dibagi secara proporsional untuk masing-masing Kabupaten/Kota.

“Pembangunan yang dilakukan Pemprov Kepri tahun ini, menyebar di tujuh Kabupaten/Kota. Pembangunan yang dilakukan, tentu skala prioritas daerah,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad belum lama ini.

Gubkepri Ansar Ahmad

Menurut Gubernur, untuk Kabupaten Natuna, tahun ini Pemprov Kepri sudah memplot anggaran lebih kurang Rp86,5 miliar. Alokasi tersebut diperuntukan bagi kegiatan fisik dan non fisik. Ia berharap, dengan ploting anggaran ini bisa membantu percepatan pembangunan di wilayah Natuna.

“Tahun ini, Pemprov Kepri akan melakukan beberapa pekerjaan signifikan di wilayah Natuna. Dibidang pelabuhan ada rehabilitasii Pelabuhan Ranai Natuna,” jelas Gubernur.

Kemudian, untuk infrastruktur jalan, Pemprov Kepri tahun ini akan melakukan rekonstruksi jalan Bukit Leman – Trans Batubi. Selain itu akan dilakukan pembangunan Jembatan Sekunyam – Pian Tengah. Sebagian kegiatan ini, dilaporkan sudah dalam proses lelang.

BACA JUGA:Batam, Anambas dan Natuna Raih Penghargaan UHC

“Di bidang pendidikan, juga akan ada pembangunan. Tujuan dari pembangunan ini selain percepatam pembangunan daerah, aspek lainnya adalah peningkatan ekonomi,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Provinsi Kepri, Achmad Ardiansyah mengatakan, arah kebijakan kewilayahan Kabupaten Natuna yaitu sebagai jalur perdagangan laut, sentra perikanan dan kelautan serta wisata. Sehingga pembangunan yang dilakukan sejalan dengan arah tersebut.

“Seperti fasilitasi pembangunan pelabuhan skala internasional, pengembangan jalur transportasi laut dan udara,” ujarnya.

Kemudian terkait dengan fasilitasi pembangunan pusat logistik kapal perikanan. Selain itu ada juga pengembangan perikanan tangkap, budidaya, pengolahan perikanan, manajemen, dan pemasaran. Di Natuna pembangunan terkait kebutuhan wisata bahari.

“Infrastruktur jalan, jembatan, drainase, air bersih, listrik. Sasaran lainnya adalah peningkatan akses telekomunikasi Informasi dan komunikasi,”jelasnya.(*)

reporter: jailani

Yunus Suchari (Bang Yos) dalam Ingatan dan Kenangan

0
bg yos
Yunus Suchari (Bang Yos). Foto: Media Sosial Yosh Suchari

Jurnalis di Batam berduka. Karena kehilangan kawan, sahabat, abang, dan rekan kerja yakni Yunus Suchari yang meninggal, Sabtu (25/3) lalu.

Yos begitulah panggilan akrabnya, juga dikenal sebagai salah satu jurnalis bersuara emas. Sebab setiap nyanyiannya begitu nyaman dan ramah menyapa telinga yang mendengar.

batampos – Sabtu (25/3), sekira pukul 23.00 ada pesan masuk melalui grup WhatsApp beberapa teman-teman wartawan. Pesan itu berisikan, Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah meninggal sahabat kita Yos, eks Batam Pos. Alamat KDA.

Pesan ini membuat teman-teman redaksi Batam Pos bertanya-tanya, benar atau tidaknya informasi ini. Namun, kesahihan informasi ini tidak memerlukan waktu yang lama. Sekitar 15 menit kemudian, informasi ini benar dan valid.

Kabar meninggalnya jurnalis senior Batam Pos ini terus beredar dari malam hingga pagi dan siang harinya.

Orang-orang yang mengenal Yos, berdatangan ke rumah almarhum dari berbagai tempat dan lokasi. Pelawat yang datang mulai dari rekan sejawat hingga pejabat, sebab Yos dikenal sebagai perekat.

Gayanya yang gembira, sederhana, mudah bergaul, tentunya menjadi modal Yos sebagai perekat sesama jurnalis dan pejabat. Mulai dari Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekda Kota Batam, Jefridin serta duo mantan kadis pariwisata Kepri Guntur Sakti dan Buralimar, dan rekan-rekan sejawatnya.

Aku kini mendengar derumu, Yos, deru napas, yang akhirnya bebas dari asma, dan lepas dari tenggat dunia. Thank you… for being my friend! Dan akan tetap begitu, karena kita masih setia dan percaya pada kata. Rangkaian kata-kata yang indah itu adalah puisi yang dituliskan sahabat Yos, Hasan Aspahani.

“Puisi itu, berisikan kenangan kami berdua. Bagaimana kami memulai sebagai reporter baru, berlarian mengejar deadline, lalu nyanyian Om Yos (panggilan hangat Hasan terhadap Yos) yang pereda penat di kala rehat,” kata Hasan kepada Batam Pos, Selasa (28/3).

Bagi Hasan, direkrut sebagai reporter awal Sijori Pos (Sekarang Batam Pos), rasanya masih terbilang baru. Kenangan atas Yos dan awal-awal menjadi reporter, masih panas terasa dalam ingatan Hasan.

“Saya tak percaya, Om Yos telah tiada,” ucapnya.

Hasan bercerita mengenai bagaimana perjuangannya dan Yos, awal mula menjadi wartawan di Batam. Hasan dan Yos, pernah tinggal serumah. “Satu rumah itu ada berenam, saya dan istri, lalu ada Bang Aat (korlip Sijori Pos di kala itu), Juanda dan Adi,” ujar dia.

Selama satu rumah itu, mereka semua berbagai makanan, suka dan duka. Sehingga, kabar meninggalnya Yunus Suchari atau Om Yos, begitu dalam terasa bagi Hasan.

“Bagaimana tidak, awal susah memulai hidup ini bersama-sama. Hingga akhirnya saya pindah ke Tiban, hampir setahunan serumah bareng dengan Om Yos,” ujar Hasan.

Yos, kata Hasan pribadi memiliki pergaulan luas, loyal, sangat bersahabat, ramah dan menjadi perekat bagi semua orang. “Orang tidak pelit, tidak mudah tersinggung. Lengkingan suaranya, selalu saya rindu. Sebab habis pulang kerja, dia (almarhum Yos) selalu bernyanyi. Dia paling bagus dalam bernyanyi,” ujar Hasan.

Kabar duka dari Batam, soal meninggal Yos, tak disangka oleh Hasan. Sebab, Yos selalu tampil ceria dan riang. Tak pernah diperlihatkan sakitnya.

“Saya baru tahu Om Yos punya asma, sebab dia selalu ceria. Saya sempat ke Batam bulan lalu, tapi entah kenapa tidak bertemu dengan Om Yos,” tutur Hasan.

Socrates atau Bang Aat, mantan Direktur Batam Pos ini juga mengenal baik sosok Yos. Ia mengatakan, Yos adalah rekrutan awal dari Sijori Pos (Batam Pos saat ini).

Bersama 6 reporter muda, Aat mengaku memulai Sijori Pos saat itu.

“Yos wartawan penyanyi dan penyanyi wartawan,” kata Socrates.

Yos adalah orang yang istiqomah. Alasannya, karena Yos menyelesaikan karirnya dari awal sampai akhir di Batam Pos.

“Dia bukan kutu loncat, fokus dan istiqomah. Dia menyelesaikan masa bakti sampai pensiun sebagai karyawan Batam Pos,” ucap Socrates.

Sejak awal menjadi reporter di Sijori Pos, Socrates melihat bakat Yos dalam bidang hiburan. Oleh sebab itu, Socrates selalu meminta Yos jika ada pemberitaan mengenai hiburan dan artis.

Siapa yang tak kenal Yos, banyak pejabat dekat dengan jurnalis satu ini berkat suaranya.

“Suaranya bagus, makanya saya bilang wartawan penyanyi,” ucap Socrates.

Yos, menurut Socrates adalah pribadi yang ceria dan tidak pernah mengeluh. Jarang Socrates mendengar tentang keluhannya akan pekerjaan dan kehidupan.

“Ceria bawaanya, gaji tak naik selalu ketawa,” ucap Socrates.

Bagi Socrates, Yos orang yang sangat menikmati hidup dan hobinya. Pembawaan yang ceria, sehingga membuatnya tidak tahu tentang penyakit Yos.

“Perlu dicontoh, dedikasi wartawan seperti Yos,” ucap Socrates.

Banyak pejabat kenal dengan Yos, berawal dari nyanyian atau suaranya. Salah satunya, mantan Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar.

“Saya kenal di awal tahun 2000an, kami masih bujang kala itu. Pertama kali melihat Yos bernyanyi, saya mendapat kesan suaranya yang bagus. Kami ada kegiatan ngamen bersama di Ocarina saat itu,” ujar Buralimar.

Berawal dari nyanyi bareng, hingga akhirnya ngopi bareng dan bersahabat.

“Pribadi yang gembira, ramah dan tak banyak ngomong. Sekali bicara, blak-blakan apa adanya,” kata Buralimar.

Setiap perform bersama, kata Buralimar almarhum Yos selalu menyanyikan lagu barat dengan genre rock. Salah satu penyanyi favoritnya adalah Bon Jovi.

Buralimar mengatakan, sempat bertemu dengan Yos beberapa waktu lalu. Pertemuan mereka juga di atas panggung, di salah satu kedai kopi di Kawasan KBC, Batam Center.

“Kami nyanyi bareng, setelah itu tidak ketemu. Tiba-tiba sudah mendapatkan kabar, Yos meninggal dunia,” ucap Buralimar.

Saat melawat ke rumah almarhum, Buralimar baru mengetahui Yos memiliki riwayat penyakit asma. Namun, dia tak menyangka Yos memiliki penyakit itu. Sebab, selama bernyanyi Yos tidak menunjukan tanda-tanda ada asma.

“Apalagi Yos ini sering bernyanyi nada tinggi, tapi dia bisa dan mampu. Tidak pernah diperlihatkan sakitnya,” ujar Buralimar.

Sebagai kawan lama, Buralimar merasa sangat sedih. Meski banyak telah kehilangan kawan, Buralimar mengaku baru kali ini kesedihan itu terasa.

“Susah saya menggambarkannya, pokoknya seniman dan penulis, begitulah Yos,” kata Buralimar.

Banyak pihak yang menyatakan, Yos berkawan tidak memandang usia. Mulai dari yang tua sampai yang muda. Bahkan reporter-reporter baru pun menjadi kawan nongkrongnya.

“Kami menyebutnya kakak pembina, karena mengayomi reporter-reporter baru,” kata Jurnalis MNC TV, Gusti Yennosa.

Perempuan yang akrab disapa Ocha itu, mengatakan, bahwa Yos tidak pernah merasa senior yang harus dihormati. Sehingga, setiap ada wartawan atau reporter baru, akan selalu dekat dengan Yos.

“Tak pernah julid, atau mau tahu urusan orang lain. Orangnya sangat enak dalam bergaul, dan masuk kemana saja. Mau senior atau junior, semuanya sama baginya,” ucap Ocha.

Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Biro Antara Kepulauan Riau, Yuniati Jannatun Naim. Naim begitu sering disapa, mengenal Bang Yos sejak awal ditempatkan jadi reporter Antara di Kepri.

“Seorang senior di Media Indonesia, menitipkan saya ke Bang Yos saat itu,” ujar Naim.

Ia mengatakan, meski baru kenal dengan Bang Yos, tapi sudah terasa sangat akrab sekali. Pribadi yang ceria dan hangat, membuat Naim cukup merasa dekat dengan jurnalis rocker tersebut.

“Orangnya seperti membawa kebahagian buat orang sekitarnya,” ucap Naim.

Suara dan tawa yang khas, masih terngiang-ngiang dalam ingatan Naim.

“Rasanya enggak pernah melihatnya sedih. Gayanya selalu asik, dan tampak muda serta segar,” ujar Naim.

Kebaikan Yos inilah yang dikenang oleh Ocha dan teman-teman jurnalis lainnya. Yos pribadi yang baik dan ramah.

Kawan sejawat Yos, Yusuf Hidayat menceritakan pengalamannya saat berada di ruang redaksi Batam Pos. Yusuf dan Yos adalah sesama pecinta musik. Namun, genre keduanya berbeda.

Namun, mereka kompak dan saling menghargai. “Biasanya itu kodenya, radio 1. Lagu-lagu yang diputar itu itu kesukaan Bang Yos, lagu cadas barat, kadang melow lokal,” ujar Yusuf.

Biasanya, usai Yos menyelesaikan tugasnya editing halaman ekonomi bisnis. Barulah, ia mempersilahkan Yusuf untuk memutar lagu kesukaannya.

“Oke, sekarang radio 2. Lanjuuuttt..!,” ucap Yusuf mengulang kalimat Bang Yos usai menyelesaikan tugasnya.

Begitulah keseharian Bang Yos di ruang redaksi Batam Pos.

Kini, mungkin akan sangat jarang lirik always dari Bon Jovi diputar di ruang redaksi Batam Pos. Sepenggal liriknya yakni You’ve been needing to hear, I’ll wish I was him. Cause these words are mine, to say to you, Till the end of time.

Selamat jalan Bang Yos, kawan, abang, dan senior yang baik.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Kepala BP Batam Jamin Kemudahan Investasi Bagi Investor

0
bp batam 39
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi (empat dari kiri) menyambut kedatangan calon investor asal Turki di Kantor BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menjamin kemudahan investasi bagi para investor yang akan menanamkan modalnya di Kota Batam.

Baru-baru ini dua calon investor asing asal Turki dan Hongkong tertarik untuk berinvestasi di Kota Batam. Perwakilan kedua negara menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kota Batam kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun berkesempatan untuk menemui langsung keduanya.

Baca Juga: Ini Kata BP Batam Terkait Keluhan Warga Piayu Mengenai Jalan S Parman

Rudi menyambut baik kedatangan para calon investor yang telah melihat potensi dari pengembangan Kota Batam saat ini.

“Mudah-mudahan rencana ini dapat terwujud sehingga investasi di Batam pun terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi perekonomian,” ujar Rudi, Selasa (28/3/2023).

Bukan tanpa alasan, nilai Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Batam mendapat sinyal positif sepanjang tahun 2022 lalu.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, investasi asing di Kota Batam naik 48,5 persen atau sebesar USD 746,85 juta dengan jumlah 1.738 proyek.

Baca Juga: Safari Ramadhan Perdana, BP Batam Peduli dan Berbagi

Angka ini mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan pada tahun 2021 silam yang tercatat hanya sebesar USD 504,17 juta.

Untuk komoditas investasi PMA terbesar di Kota Batam masih berupa golongan barang mesin/peralatan listrik dengan kenaikan sekitar 3,31 persen.

Sementara, ada lima negara dengan kontribusi terbesar yakni Singapura dengan nilai investasi sebesar USD 480,2 juta, Perancis dengan nilai investasi USD 91 juta, Jerman dengan nilai investasi USD 45,3 juta, Taiwan dengan nilai 41,3 juta, dan Hongkong dengan nilai USD 28,1 juta.

Keberhasilan Badan Pengusahaan (BP) Batam mendongkrak peningkatan nilai investasi asing juga memberikan pengaruh positif terhadap realisasi PMA di Provinsi Kepri.

Baca Juga: Pemko dan BP Batam Carikan Solusi Bagi Warga Kampung Aceh

Dari catatan BKPM, Batam sukses menyumbang persentase cukup besar terhadap realisasi investasi PMA di Kepri yakni 79,97 persen.

Ketertarikan dua calon investor itu pun, lanjut Rudi, menjadi langkah nyata BP Batam dalam menjaga iklim investasi selama ini.

Pihaknya juga terus berupaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung guna mendongkrak kenyamanan investor. Langkah lainnya pun dengan memberikan kemudahan dalam mengurus perizinan.

“Kami menjamin dan mendukung penuh kemudahan investasi yang ada. Hal ini untuk memberikan kenyamanan bagi investor. Karena orang yang ingin berinvestasi juga membutuhkan fasilitas yang memadai,” tambahnya.

Baca Juga: BP Batam Tindak Tegas Sambungan Air Ilegal di Jodoh

Ia berharap, seluruh pihak baik pemerintah dan masyarakat pun dapat bersama-sama untuk menjaga iklim investasi di Kota Batam.

“Agar produksi nantinya bisa terus berjalan dan dirasakan manfaatnya untuk banyak orang,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan bahwa investor asal Turki dan Hongkong itu bergerak di dua bidang berbeda.

“Yang satu di bidang Liquified Natural Gas (LNG) dan bisnis kargo. Satu lagi di sektor produksi kaca,” ungkapnya.

Dalam pertemuan beberapa hari lalu, Ariastuty menuturkan bahwa kedua calon investor tersebut meminta kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dan tim agar investasi yang diinginkan bisa terealisasi.

“Mereka tertarik dengan potensi Kota Batam dan siap untuk mengikti prosedur yang ada untuk mempercepat realisasi investasi ini,” pungkasnya.(*)

Kepala BP Batam Jamin Kemudahan Investasi Bagi Investor

0
bp batam 39
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi (empat dari kiri) menyambut kedatangan calon investor asal Turki di Kantor BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menjamin kemudahan investasi bagi para investor yang akan menanamkan modalnya di Kota Batam.

Baru-baru ini dua calon investor asing asal Turki dan Hongkong tertarik untuk berinvestasi di Kota Batam. Perwakilan kedua negara menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kota Batam kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun berkesempatan untuk menemui langsung keduanya.

Baca Juga: Ini Kata BP Batam Terkait Keluhan Warga Piayu Mengenai Jalan S Parman

Rudi menyambut baik kedatangan para calon investor yang telah melihat potensi dari pengembangan Kota Batam saat ini.

“Mudah-mudahan rencana ini dapat terwujud sehingga investasi di Batam pun terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi perekonomian,” ujar Rudi, Selasa (28/3/2023).

Bukan tanpa alasan, nilai Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Batam mendapat sinyal positif sepanjang tahun 2022 lalu.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, investasi asing di Kota Batam naik 48,5 persen atau sebesar USD 746,85 juta dengan jumlah 1.738 proyek.

Baca Juga: Safari Ramadhan Perdana, BP Batam Peduli dan Berbagi

Angka ini mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan pada tahun 2021 silam yang tercatat hanya sebesar USD 504,17 juta.

Untuk komoditas investasi PMA terbesar di Kota Batam masih berupa golongan barang mesin/peralatan listrik dengan kenaikan sekitar 3,31 persen.

Sementara, ada lima negara dengan kontribusi terbesar yakni Singapura dengan nilai investasi sebesar USD 480,2 juta, Perancis dengan nilai investasi USD 91 juta, Jerman dengan nilai investasi USD 45,3 juta, Taiwan dengan nilai 41,3 juta, dan Hongkong dengan nilai USD 28,1 juta.

Keberhasilan Badan Pengusahaan (BP) Batam mendongkrak peningkatan nilai investasi asing juga memberikan pengaruh positif terhadap realisasi PMA di Provinsi Kepri.

Baca Juga: Pemko dan BP Batam Carikan Solusi Bagi Warga Kampung Aceh

Dari catatan BKPM, Batam sukses menyumbang persentase cukup besar terhadap realisasi investasi PMA di Kepri yakni 79,97 persen.

Ketertarikan dua calon investor itu pun, lanjut Rudi, menjadi langkah nyata BP Batam dalam menjaga iklim investasi selama ini.

Pihaknya juga terus berupaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung guna mendongkrak kenyamanan investor. Langkah lainnya pun dengan memberikan kemudahan dalam mengurus perizinan.

“Kami menjamin dan mendukung penuh kemudahan investasi yang ada. Hal ini untuk memberikan kenyamanan bagi investor. Karena orang yang ingin berinvestasi juga membutuhkan fasilitas yang memadai,” tambahnya.

Baca Juga: BP Batam Tindak Tegas Sambungan Air Ilegal di Jodoh

Ia berharap, seluruh pihak baik pemerintah dan masyarakat pun dapat bersama-sama untuk menjaga iklim investasi di Kota Batam.

“Agar produksi nantinya bisa terus berjalan dan dirasakan manfaatnya untuk banyak orang,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan bahwa investor asal Turki dan Hongkong itu bergerak di dua bidang berbeda.

“Yang satu di bidang Liquified Natural Gas (LNG) dan bisnis kargo. Satu lagi di sektor produksi kaca,” ungkapnya.

Dalam pertemuan beberapa hari lalu, Ariastuty menuturkan bahwa kedua calon investor tersebut meminta kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dan tim agar investasi yang diinginkan bisa terealisasi.

“Mereka tertarik dengan potensi Kota Batam dan siap untuk mengikti prosedur yang ada untuk mempercepat realisasi investasi ini,” pungkasnya.(*)