Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 6176

Ini Kata BP Batam Terkait Keuntungan yang Diperoleh Badan Usaha SPAM Batam

0
bp batam 14
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemegang konsesi pengelola air selama 25 tahun di Batam, PT Adhya Tirta Batam (ATB) mengklaim bahwa keuntungan yang didapatkan oleh Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (BU SPAM) Batam sangat fantastis.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto, Rabu (18/1/2023) lalu. Ia mengatakan, jika mengacu pada SK tarif air bersih tahun 2010, maka rata-rata tarif air bersih di Batam adalah Rp 6.000/m3.

Berdasarkan hasil tender Operation and Maintenance (OM) yang dilakukan BP Batam diketahui, operator pengelola dibayar Rp 2.400/m3.

Baca Juga: Pemindahan Pelabuhan Pelni Terus Dibahas BP Batam

Berdasarkan perhitungan tersebut, maka BP Batam masih mendapat keuntungan sebesar Rp 3.600/m3.

Dengan asumsi kapasitas produksi sebesar 100 juta m3 pertahun (mengacu data produksi tahun 2020), maka BP Batam diperkirakan membukukan laba sebesar Rp 360 miliar pertahun.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, untuk pendapatan BP Batam dari pengelolaan air bersih di Batam akan dikembalikan ke masyarakat. Terutama digunakan untuk pengembangan pembangunan.

Baca Juga: SPBU Klaim Kehabisan Stok Solar, Pengendara Boikot Jalan S Suprapto Batuaji

“Jadi berapapun yang kita (BP Batam) peroleh, sepenuhnya untuk kebutuhan masyarakat. Diantaranya pengembangan waduk baru, jalan dan berbagai infrastruktur lainnya,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan rencana kenaikan tarif air bersih di Kota Batam, Ariastuty belum bisa memberikan keterangan. Terkait dengan rencana ini, nantinya BP Batam akan mengeluarkan pernyataan resmi melalui siaran pers.

“Kita sudah susun (keterangan resminya, ini) masih menunggu approval pimpinan,” tutupnya.

Baca Juga: Berkah Ikan Dingkis, Semusim Cukup untuk Biaya Hidup Setahun

Sebelumnya, Presiden Direktur PT. Adhya Tirta Batam (ATB), Benny Andrianto, mengatakan keuntungan tersebut harusnya digunakan untuk reinvestasi dalam peningkatan infrastruktur air.

“Karena ATB melakukan reinvestasi untuk menjamin kualitas layanan,” ujarnya saat ditemui di Adhya Building Tower Sukajadi, Rabu (18/1).

Namun, mengelola investasi juga tidak boleh sembarangan. Alih-alih memberikan nilai tambah pada kualitas pengelolaan air bersih, investasi yang serampangan justru berdampak pada pemborosan anggaran yang sia-sia.

“Investasi Rp 4,5 triliun dihitung dari mana? Dengan asumsi hingga kapasitas berapa? Lalu apa leverage bagi setiap nilai yang diinvestasikan terhadap pelayanan. Jangan sampai investasi dilakukan ditempat yang salah, akhirnya buang duit, buang waktu, buang tenaga, pelanggan tetap sengsara,” katanya.

Baca Juga: Ini Penyebab Antrean Panjang di Beberapa SPBU di Batuaji

Menurut Benny, SPAM Batam harusnya lebih cermat dalam meneliti sumber masalah. Dia memaparkan, Batam setidaknya butuh tambahan 300 lpd dalam 2 tahun terakhir. Atau sekitar 150 lpd tiap tahunnya. Namun sayangnya, tambahan kapasitas tersebut tidak kunjung dipenuhi.

“Lalu kalau mau ganti, atau nambah pipa, tapi airnya ngga ada, hanya angin yang akan keluar,” jelasnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Ini Kata BP Batam Terkait Keuntungan yang Diperoleh Badan Usaha SPAM Batam

0
bp batam 14
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemegang konsesi pengelola air selama 25 tahun di Batam, PT Adhya Tirta Batam (ATB) mengklaim bahwa keuntungan yang didapatkan oleh Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (BU SPAM) Batam sangat fantastis.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto, Rabu (18/1/2023) lalu. Ia mengatakan, jika mengacu pada SK tarif air bersih tahun 2010, maka rata-rata tarif air bersih di Batam adalah Rp 6.000/m3.

Berdasarkan hasil tender Operation and Maintenance (OM) yang dilakukan BP Batam diketahui, operator pengelola dibayar Rp 2.400/m3.

Baca Juga: Pemindahan Pelabuhan Pelni Terus Dibahas BP Batam

Berdasarkan perhitungan tersebut, maka BP Batam masih mendapat keuntungan sebesar Rp 3.600/m3.

Dengan asumsi kapasitas produksi sebesar 100 juta m3 pertahun (mengacu data produksi tahun 2020), maka BP Batam diperkirakan membukukan laba sebesar Rp 360 miliar pertahun.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, untuk pendapatan BP Batam dari pengelolaan air bersih di Batam akan dikembalikan ke masyarakat. Terutama digunakan untuk pengembangan pembangunan.

Baca Juga: SPBU Klaim Kehabisan Stok Solar, Pengendara Boikot Jalan S Suprapto Batuaji

“Jadi berapapun yang kita (BP Batam) peroleh, sepenuhnya untuk kebutuhan masyarakat. Diantaranya pengembangan waduk baru, jalan dan berbagai infrastruktur lainnya,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan rencana kenaikan tarif air bersih di Kota Batam, Ariastuty belum bisa memberikan keterangan. Terkait dengan rencana ini, nantinya BP Batam akan mengeluarkan pernyataan resmi melalui siaran pers.

“Kita sudah susun (keterangan resminya, ini) masih menunggu approval pimpinan,” tutupnya.

Baca Juga: Berkah Ikan Dingkis, Semusim Cukup untuk Biaya Hidup Setahun

Sebelumnya, Presiden Direktur PT. Adhya Tirta Batam (ATB), Benny Andrianto, mengatakan keuntungan tersebut harusnya digunakan untuk reinvestasi dalam peningkatan infrastruktur air.

“Karena ATB melakukan reinvestasi untuk menjamin kualitas layanan,” ujarnya saat ditemui di Adhya Building Tower Sukajadi, Rabu (18/1).

Namun, mengelola investasi juga tidak boleh sembarangan. Alih-alih memberikan nilai tambah pada kualitas pengelolaan air bersih, investasi yang serampangan justru berdampak pada pemborosan anggaran yang sia-sia.

“Investasi Rp 4,5 triliun dihitung dari mana? Dengan asumsi hingga kapasitas berapa? Lalu apa leverage bagi setiap nilai yang diinvestasikan terhadap pelayanan. Jangan sampai investasi dilakukan ditempat yang salah, akhirnya buang duit, buang waktu, buang tenaga, pelanggan tetap sengsara,” katanya.

Baca Juga: Ini Penyebab Antrean Panjang di Beberapa SPBU di Batuaji

Menurut Benny, SPAM Batam harusnya lebih cermat dalam meneliti sumber masalah. Dia memaparkan, Batam setidaknya butuh tambahan 300 lpd dalam 2 tahun terakhir. Atau sekitar 150 lpd tiap tahunnya. Namun sayangnya, tambahan kapasitas tersebut tidak kunjung dipenuhi.

“Lalu kalau mau ganti, atau nambah pipa, tapi airnya ngga ada, hanya angin yang akan keluar,” jelasnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Rekor Simo Masih Sempurna

0

 

 

batampos – Juara Coppa Italia memang lebih sering kalah ketika melawan peraih scudetto Serie A dalam Supercoppa Italiana. Dari 26 edisi sebelum Kamis dini hari (19/1) WIB, hanya delapan yang berpihak kepada juara Coppa Italia. Tetapi, hal itu tidak berlaku bagi Simone Inzaghi.

Simone Inzaghi

Empat kali menjalani Supercoppa Italiana, tiga di antaranya sebagai juara Coppa Italia, Simo –sapaan akrab Simone Inzaghi selalu sukses. Masing-masing pada 2017 dan 2019 bersama SS Lazio lalu dua edisi terakhir bersama Inter Milan.

Di King Fahd International Stadium, Riyadh, kemarin, Simo membawa Inter menaklukkan AC Milan tiga gol tanpa balas. Gol-gol dicetak wingback kiri Federico Dimarco (10’) serta duet striker, Edin Dzeko (21’) dan Lautaro Martínez (77’).

Empat trofi Supercoppa Italiana menjadikan Simo sejajar dengan dua allenatore legendaris, Fabio Capello dan Marcello Lippi.

”Kami sudah memenuhi dua target musim ini selain lolos ke fase knockout Liga Champions. Sangat menyenangkan melihat permainan tadi (kemarin dini hari WIB, red) karena kami memainkan laga dengan sempurna,” beber Simo seperti dilansir Sky Italia.

Meski sudah memenuhi dua target musim ini, Simo tidak lantas rileks karena Inter masih berkiprah di tiga ajang. Di Serie A. Inter menempati posisi keempat dengan selisih 10 poin (37-47) dari capolista SSC Napoli.

Dalam Coppa Italia, Nerazzurri –sebutan Inter – masih bertahan di perempat final. Satu ajang lainnya adalah Liga Champions dengan FC Porto menjadi lawan di 16 besar. (io/dns/*)

Waspada Penipuan, Modus Baru Menguras Rp 12 Miliar dari 493 nasabah

0
ILUSTRASI modus penipuan. (TheOneBrief)

batampos — Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) membongkar sindikat penipuan menggunakan modus baru kemarin (19/1). Modusnya dengan memodifikasi android package kit (APK) yang seharusnya merupakan sebuah format untuk menginstal aplikasi. Namun, dengan APK modifikasi itu justru melakukan mirroring alias mengirimkan kode One-time password (OTP) ke sindikat.

Hasilnya, dapat dengan mudah sindikat ini menguras rekening setiap korbannya. Apalagi, sindikat ini diketahui telah memiliki username dan password dari rekening korban. Hingga saat ini telah ada 493 korban se-Indonesia yang dirugikan Rp 12 miliar. Salah satu yang terbesar seorang nasabah yang kehilangan Rp 750 juta.

Direktur Dittipid Siber Brigjen Adi Vivid Agustiadi menuturkan, awalnya memang sindikat ini menggunakan teknik phising atau mengirimkan link yang bila diklik korban, akan terinstal APK. ”APK ini sudah dimodifikasi oleh pelaku,” tuturnya.

Dengan modifikasi ini, lanjutnya, APK yang seharusnya merupakan format sebuah aplikasi, malah melakukan mirroring setiap pesan singkat yang diterima oleh korban. ”Inbox pesan singkat ini semua dikirim ke sindikat selama APK masih terinstal,” urainya.

Saat korban ini melakukan aktivitas perbankan dan menerima pesan singkat berisi kode OTP, sindikat ini mulai beraksi. Dengan kode OTP itu langsung menguras rekening dari korban. ”Ini modus baru, menggunakan apk yang sudah dimodifikasi,” paparnya.

Dari semua modus ini, Dittipid Siber mengumpulkan laporan korban di seluruh polda. Ternyata terdapat 29 laporan se-Indonesia. ”Korbannya mencapai 493 orang nasabah dengan kerugian Rp 12 miliar,” tegasnya.

Petugas mendalami kasus tersebut dan menangkap 13 orang tersangka. Dia mengatakan bahwa 13 tersangka ini ditangkap di berbagai daerah, diantaranya Palembang, Makassar, dan Banyuwangi. ”Tapi mereka satu sindikat dengan perannya sendiri-sendiri,” urainya.

Ada yang berperan sebagai memodifikasi APK, mengelola database, dan penarik uang. Setelah uang ditarik, maka uang tersebut dibagikan ke setiap anggota sindikat tersebut. ”Masih ada beberapa DPO yang kami kejar,” paparnya.

Menurutnya, dari pengungkapan ini diketahui bahwa sindikat ini juga memiliki username dan password akun perbankan dari para korban. Petugas mendalami bagaimana sindikat ini bisa mendapatkan keduanya. ”Apakah dijual dari darkweb atau dari mana,” terangnya.

Sementara Wadir Dittipid Siber Bareskrim Kombespol Dani Kustoni menerangkan, masyarakat harus mengetahui cara menghindari modus ini. Yakni, dengan tidak sembarangan mengklik sebuah link yang dikirim orang yang tidak jelas.”Kalau identitas tidak jelas, linknya segera hapus,” tuturnya.

Selanjutnya, nomor kontak pengirim tersebut bisa diblokir. Sehingga, kedepan tidak bisa mengirimkan pesan jebakan semacam itu. ”Kalau yang terlanjur terinstal, segera cek rekening dan lihat apakah ada anomali. Kalau ada segera lapor ke perbankan tersebut,” urainya. (*)

Reporter: JP Group

PSK Mulai Kosongkan Lokalisasi di Kawasan Jodoh

0
jodoh bca
Suasana kawasan Belakang BCA saat sore hari. Foto: Yofi Yuehndri/Batam Pos

batampos – Tim Gabungan dari Satpol PP dan Polisi melayangkan surat peringatan (SP 1) ke lokalisasi kawasan Jodoh atau yang dikenal di Belakang BCA, Rabu (18/1) malam. Kegiatan ini berlangsung kondusif.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Tidak ada keributan,” ujar Sekretaris Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari.

Ia menjelaskan kegiatan pemberian surat peringatan tersebut sengaja dilakukan malam hari. Tujuannya, agar para Pekerja Seks Komersil (PSK) mengetahui agenda penertiban tersebut.

Baca Juga: Polda Kepri Tangkap 14 Orang Pencuri Besi Alat Pengikat Kapal Tanker di Anambas

“Sepekan lagi kita berikan SP 2. Beberapa pekerja itu memang sudah mengetahui dan mengosongkan lokasi,” katanya.

Imam menambahkan dengan penertiban kali ini, seluruh PSK tidak kembali beraktivitas di lokasi. Sehingga, masyarakat sekitar tidak merasa resah dengan keberadaan mereka.

“Dulu sudah ditertibkan, tapi kembali lagi. Maka dari itu kita bongkar seluruhnya,” tegasnya.

Baca Juga: SPBU Klaim Kehabisan Stok Solar, Pengendara Boikot Jalan S Suprapto Batuaji

Sementara itu, Camat Batuampar, Tukijan mengatakan selain penertiban lokalisasi tersebut, dalam hal ini pemerintah harus mencari solusi untuk para PSK agar tidak kembali ke lokasi.

“Bukan hanya ditertibkan, tapi harus ada solusi juga. Kalau tidak akan kembali lagi,” katanya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Lindungi Swalayan Lokal, Dua Ritel Besar Belum Diizinkan Masuk Tanjungpinang

0
Dengan alasan melindungi swalayan lokal, pemko Tanjungpinang belum perbolehkan dua ritel nasioanl masuk ke Tanjungpinang

batampos- Pemko Tanjungpinang melarang dan tidak mengizinkan dua ritel besar membuka cabang di Kota Tanjungpinang.

Teguh Susanto

Kadis Komunikasi Informatika Tanjungpinang Teguh Susanto mengatakan sikap Pemko Tanjungpinang tegas melarang dua ritel membuka cabang di Tanjungpinang. “Penegasan ini kami sampaikan, terkait isu-isu ritel Alfamart dan Indomaret, yang akan masuk ke Tanjungpinang,” kata Teguh.

Sejauh ini, kata Teguh, Pemko Tanjungpinang dalam hal ini Walikota, tetap berkomitmen mendukung dan melindungi lebih kurang 160 swalayan lokal Tanjungpinang.

BACA JUGA: Alfamart dan Indomart Belum Bisa Buka di Tanjungpinang

Sebagai bentuk dukungan Pemko Tanjungpinang kepada usaha lokal, dua ritel yang berniat membuka puluhan cabang itu tetap tidak diizinkan. “Apalagi semua baru bangkit pasca pandemi, sehingga penguatan ekonomi melalui pelaku usaha lokal perlu dukungan penuh pemerintah,” tegasnya.

Ketua Komisi II DPRD Tanjungpinang, Fengky Fesinto juga menegaskan tidak setuju jika Pemko Tanjungpinang memberikan izin dua ritel masuk ke Tanjungpinang. “Ini demi kepentingan masyarakat Tanjungpinang terutama usaha kecil. Lebih baik ritel itu tidak ada di Tanjungpinang,” tegasnya, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Pemko Tanjungpinang harus cermat dan hati-hati dalam kebijakan terkait keberlangsungan pelaku usaha lokal. “Karena setiap kebijakan pemerintah harus menjadikan masyarakat sebagai prioritas utama,” terangnya. (*)

reporter: yusnadi

LPSK Sarankan Revisi Tuntutan ke Terdakwa Richard, Kejagung Menolak

0
Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana (Antara)

batampos – Tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) menjadi sorotan publik. Banyak pihak kecewa lantaran Eliezer sebagai justice collaborator dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Polisi Yosua Hutabarat dituntut dengan hukuman yang lebih berat dari tiga terdakwa lain. Yakni Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal Wibowo. Mereka dituntut hukuman delapan tahun penjara, sementara Eliezer dituntut 12 tahun penjara.

Suara-suara perlawanan atas tuntutan Eliezer sudah mulai terdengar sejak sidang pembacaan tuntutan pada Rabu (18/1). Tim penasihat hukum mantan anak buah Ferdy Sambo itu memastikan bakal membantah tuntutan tersebut. Kemarin (19/1) Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Maneger Nasution secara tegas menyatakan bahwa tuntutan untuk Eliezer memang belum sesuai dengan harapan.

Menurut Maneger, Eliezer sudah memenuhi persyaratan sebagai justice collaborator. Karena itu, mereka memberikan rekomendasi. Termasuk kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). Meski turut serta dalam pembunuhan berencana yang menyebabkan Yosua kehilangan nyawa, namun Eliezer bersedia mengungkap pelaku yang lebih besar peranannya dalam perkara tersebut. ”Untuk memperjuangkan kebenaran,” imbuhnya.

Sementara Putri, Kuat, dan Ricky, kata Manger, konsisten pada skenario yang dibangun oleh Sambo. ”Jadi, 12 tahun (tuntutan untuk Eliezer) itu kami pandang tidak sesuai dengan harapan LPSK, (tidak sesuai) bagi keadilan untuk E (Eliezer, Red), dan bagi publik,” beber dia. Karena itu, pihaknya menyarankan agar jaksa merevisi tuntutan untuk Eliezer. ”Dengan rendah hati ini, LPSK menyarankan kejaksaan agar melakukan revisi terhadap tuntutan itu,” tambahnya.

Menurut Maneger, revisi tuntutan bukan satu hal baru. Kejaksaan pernah melakukan hal itu. Tentu LPSK juga menghormati dan menghargai kewenangan jaksa. Namun, mereka prihatin dengan tuntutan untuk Eliezer. Mengingat Eliezer adalah justice collaborator dan menjadi pihak terlindung LPSK sejak 8 Agustus tahun lalu. Dengan status itu, Eliezer punya beberapa hak. Salah satunya reward berupa keringanan hukuman dan tuntutan yang lebih rendah dari terdakwa lain.

Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Ketut Sumedana merespons polemik tuntutan yang sudah dibacakan oleh JPU dalam perkara tersebut. Dia membeber pertimbangan-pertimbangan hukum yang digunakan oleh jaksa untuk menuntut para terdakwa. “Kami sangat menghargai berbagai komentar dan rasa empati terhadap korban, keluarga korban, dan para terdakwa yang selama ini berkembang di masyarakat,” ungkap dia.

Menurut Ketut, tinggi rendahnya tuntutan seorang terdakwa turut bergantung pada berbagai pertimbangan dan persyaratan. Mulai pelaku, korban, peran masing-masing terdakwa, sampai latar belakang para terdakwa. Bahkan rasa keadilan yang berkembang di masyarakat turut menjadi pertimbangan. “Penilaian tuntutan bukan saja dilihat dari mens rea para terdakwa, tetapi kesamaan niat dan perbedaan peran dari masing-masing terdakwa menjadi pertimbangan,” jelas dia.

Semua itu turut dilakukan sebagaimana aturan dalam pasal yang ditujukan kepada terdakwa. Dalam perkara pembunuhan berencana yang menyebabkan Yosua kehilangan nyawa, para terdakwa dijerat dengan pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sesuai dengan fakta hukum yang muncul dalam sidang, Ketut menyatakan bahwa Ferdy Sambo merupakan pelaku intelektual atau intellectual dader. Oleh jaksa yang bersangkutan dituntut penjara seumur hidup.

Tuntutan untuk Sambo menjadi yang terberat bila dibandingkan dengan terdakwa lain dalam perkara tersebut. Sebab, Sambo merencanakan dan memerintahkan anak buahnya untuk terlibat dalam pembunuhan Yosua. “Memerintahkan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu untuk mengeksekusi menghilangkan nyawa Brigadir Yosua Hutabarat guna menyempurnakan pembunuhan berencana,” beber Ketut. Keterlibatan Eliezer dalam pembunuhan berencana itu yang membuat jaksa mengeluarkan tuntutan 12 tahun penjara.

Untuk Putri, Kuat, dan Ricky, jaksa menilai mereka tidak secara langsung menyebabkan Yosua kehilangan nyawa. “Perbuatan terdakwa Putri Candrawathi, terdakwa Kuat Ma’ruf, dan terdakwa Ricky Rizal Wibowo sejak awal mengetahui rencana pembunuhan tersebut, akan tetapi tidak berusaha mencegah untuk tidak terjadi pembunuhan,” terang Ketut. Karena itu, tuntutan yang dijatuhkan kepada tiga terdakwa itu delapan tahun penjara atau empat tahun lebih rendah dari tuntutan untuk Eliezer.

Ketut pun menegaskan bahwa pihaknya sudah mengakomodir rekomendasi dari LPSK untuk Eliezer. Yakni rekomendasi Eliezer sebagai justice collaborator. “Diakomodir dalam surat tuntutan sehingga terdakwa (Eliezer) mendapatkan tuntutan pidana jauh lebih ringan dari terdakwa Ferdy Sambo,” imbuh Ketut. Oleh jaksa dia dinilai melaksanakan perintah yang salah dan menjadi eksekutor Yosua. Menurut jaksa kasus pembunuhan berencana tidak termasuk kejahatan yang diatur dalam pasal 28 ayat (2) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Lebih lanjut, Ketut mengungkapkan, delictum yang dilakukan oleh Eliezer sebagai eksekutor yakni pelaku utama bukanlah sebagai penguak fakta utama. “Sehingga peran kerja sama dari terdakwa Eliezer Pudihang Lumiu sudah dipertimbangkan sebagai terdakwa yang kooperatif dalam surat tuntutan,” jelasnya. “Sementara peran terdakwa sebagai pelaku utama yang menyebabkan sempurnanya tindak pidana pembunuhan berencana, tidak dapat direkomendasikan untuk mendapatkan justice collaborator sebagaimana yang diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2011,” tambah dia.

Ketut menyebut, surat edaran itu mengatur bahwa pelaku utama tidak bisa menjadi justice collaborator. “Justice collaborator adalah bukan pelaku utama,” imbuhnya. Saat ini, proses sidang perkara tersebut masih berjalan. Bahkan tidak menutup kemungkinan berlanjut sampai langkah hukum di level Mahkamah Agung (MA). Untuk itu, dia berharap semua pihak mengikuti dan menunggu proses hukum itu sampai tuntas. “Sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” kata dia.

Di tempat yang sama, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana menyatakan bahwa kerja-kerja LPSK melindungi Eliezer sudah bagus. Namun, dia menyatakan bahwa yang menentukan status justice collaborator seorang terdakwa adalah majelis hakim. ”Saya persilakan majelis hakim itu kewenangannya,” kata dia. Untuk itu, dia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan merevisi tuntutan yang sudah dibacakan sidang dengan terdakwa Eliezer.

Sebab tuntutan itu dinilai sudah tepat. Fadil pun meminta semua pihak untuk mengikuti jalannya sidang sampai tuntas. Sebab, proses hukum masih berjalan dan masih panjang. Setelah tuntutan masih ada sidang pledoi, replik, duplik, putusan, bahkan masih mungkin ada sidang banding. Dia menegaskan, sejak awal jaksa selalu menjalankan tugas dengan baik dan cermat. Mereka bekerja sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku untuk memproses setiap perkara. (*)

Reporter: JP Group

Tingkatkan Capaian Pajak, Bapenda Batam Bakal Pasang 200 Tapping Box di Restoran

0
restoran garuda
Para pengunjung menikmati masakan khas minang di Restoran Garuda. Bapenda Batam akan memasang 200 unit alat tapping box kepada wajib pajak tahun ini. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam akan kembali memasang 200 unit alat tapping box kepada wajib pajak tahun ini. Tapping box adalah alat yang dipasang di restoran milik wajib pajak untuk merekam catatan transaksi. Fungsinya, sebagai pembanding antara total transaksi yang ada di restoran dengan jumlah pajak daerah yang dibayarkan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah mengatakan pemasangan alat tapping box ini merupakan optimaliasi capaian pajak yang dibayarkan ketika mereka berbelanja di restoran atau lainnya.

Aplikasi ini adalah bentuk pengawasan transaksi penjualan yang dilakukan oleh wajib pajak secara online. Tapping Box merekam transaksi usaha secara otomatis sehingga mempermudah pengawasan dan pemeriksaan bila wajib pajak tidak jujur.

Baca Juga: Pemindahan Pelabuhan Pelni Terus Dibahas BP Batam

“Tahun ini ada 2.000 sasaran wajib pajak yang akan dipasang Tapping Box. Pemasangan direncanakan bisa direalisasikan Maret mendatang,” kata Azmansyah, Kamis(19/1).

Ia menyebutkan pemasangan perangkat ini akan terus dilakukan dan dievaluasi, mengingat sektor ekonomi terdampak pandemi Covid-19. Bapenda akan terus berupaya melakukan koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Sebab, berdasarkan data yang ada, di Kota Batam masih terdapat potensi 1.283 wajib pajak yang siap dipasang Tapping Box.

Jumlah ini bisa saja bertambah, dikarenakan semakin membaiknya perekonomian pasca Covid-19. Batam sebagai pilot project pengadaan Tapping Box non APBD. Hal ini bisa berjalan dengan baik atas kerja sama dengan Bank Riau Kepri.

Ia menyebutkan empat sektor sumber pendapatan Batam didaptkan dari pajak restoran, hotel, hiburan, dan parkir. Ia menyebutkan hingga saat ini sudah ada 525 Tapping Box namun masih dengan model lama. Tahun ini pengadaan tapping box menggunakan teknologi baru.

Baca Juga: SPBU Klaim Kehabisan Stok Solar, Pengendara Boikot Jalan S Suprapto Batuaji

“Salah satu keunggulan dari teknologi adalah perekamsn transaksi masuk ke dalam server mesin kasir atau komputer gadget milik wajib pajak. Selain itu ada juga tapping server MOS, serta menyesuaikan dengan teknologi yang dipakai kefe kekinian atau millenial,” ujarnya.

Optimalisasi yang dilakukan saat ini diharapkan bisa mendorong capaian pajak di restoran. Tahun ini Batam menargetkan Rp152 miliar, sedangkan tahun 2022 lalu Rp129 miliar atau menglami kenaikan kurang lebih Rp23 miliar.

“Tahun lalu capaian dari pajak restoran ini mencapai 118 persen. Jadi tren yang baik tersebut menjadi dasar kenaikan target tahun ini. Semoga bisa tercapai,” ujarnya.

Beberapa tempat usaha baru juga sudah masuk dalam daftar wajib pajak. Ia berharap tingkat kepatuhan pajak tahun ini bisa lebih baik tahun ini. “Sektor pariwisata membaik, ekonomi juga baik, tentu ini akan mempengaruhi daya beli masyarakat yang sudah pasti berdampak terhadap capaian target” tutupnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

38 Pelajar SMPN 15 Bintan Berhasil Khatam Alquran

0
Pelajar kelas 9 SMPN 15 Bintan melantunkan ayat suci Alquran saat kegiatan khataman Alquran di sekolah tersebut yang terletak di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (19/1/2023). F.Slamet Nofasusanto

batampos– Sebanyak 38 pelajar kelas 9 SMPN 15 Bintan berhasil khatam Alquran.

Kegiatan khataman Alquran digelar di sekolah yang terletak di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (19/1/2023).

Kepala SMPN 15 Bintan, Raudah menyampaikan, kegiatan ini kerja sama dewan guru dan komite sekolah untuk meningkatkan kecintaan pelajar akan Alquran.

Dikatakannya, ada 38 pelajar kelas 9 yang telah menyelesaikan 30 juz Alquran.

“Kita mulai September sampai Desember tahun lalu, tapi beberapa pelajar ada yang khatam hanya 2 bulan,” kata dia.

BACA JUGA:Quran Center Masih Terima Peserta Didik, Segera Daftar

Dia menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat dan gemar pelajar dalam mengaji.

“Mudah-mudahan kegiatan ini terus mendapat dukungan semua pihak sehingga ke depan bisa tetap dilaksanakan,” harap dia.

Usai pelajar melantunkan ayat-ayat suci Alquran, para orangtua menyiapkan telor merah dan nasi kuning yang diberikan ke pelajar yang khatam Alquran.

Kepala Desa Busung, Rusli menyampaikan apresiasi ke pihak sekolah karena kegiatan ini selain memberi manfaat bagi pelajar, juga mengangkat harkat dan martabat Desa Busung.

Dia pun mendorong pihak sekolah untuk terus berinovasi dalam kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi pelajar.

Kabid SMP pada Dinas Pendidikan Bintan, M Hosni mengapresiasi pihak sekolah yang telah melaksanakan kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter di sekolah.

Dia juga menyampaikan, Alquran diturunkan sebagai pedoman hidup untuk membedakan mana yang baik dan buruk.

“Alquran adalah bekal bagi anak kita, tidak hanya di dunia tapi bekal di akherat,” kata dia. (*)

reporter: Slamet

Pertamina Tegaskan Pembelian Solar Beralih ke Fuel Card dari Bukopin

0
Demo Spontan Soal Solar Dalil Harahap3 1 scaled e1674123442802
Supir bus dan truk mengadu kepada anggota polsek Batujai, Bripka Harefah saat di SPBU Genta, Batuaji, Kamis (19/1). F Dalil Harahap/batam Pos

batampos – Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Susanto August Satria mengatakan, pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kota Batam sudah mulai menggunakan kartu Fuel Card Bukopin.

“Jadi dapat kami sampaikan bahwa yang terjadi di beberapa SPBU di Batuaji tadi memang dilaksanakan transisi pergantian kartu Fuel Card pembelian solar dari sebelumnya BRI ke Bank Bukopin,” ujarnya kepada Batam Pos, Kamis (19/1).

Menurut Satria, saat ini ada 11 SPBU di Kota Batam yang ditempatkan mesin Bank Bukopin. Mesin ini dapat menukarkan kartu Fuel Card yang lama (BRI) atau melakukan pembaharuan menggunakan Fuel Card Bukopin yang baru.

“Atas kejadian tadi (kemacetan) kami mengucapkan terima kasih atas kordinasi yang baik dengan aparat penegak hukum yang telah menertibkan jalanan,” lanjut Satria.

Baca Juga: SPBU Klaim Kehabisan Stok Solar, Pengendara Boikot Jalan S Suprapto Batuaji

Ia menambahkan, masa transisi penukaran dilakukan pada jam kerja atau jam sibuk, sehingganya ikut berdampak kepada kemacetan di jalanan. Terlebih lagi masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai pergantian fuel card ini.

“Mudah-mudahan dengan adanya kejadian tadi di Batuaji bisa menjadi evaluasi kita bersama, sehingga ke depan tak ada lagi kejadian seperti ini, ” ungkap Satria.

Ia memastikan saat ini kondisi sudah kembali normal, tidak ada lagi penumpukan kendaraan di SPBU. Jalan yang sebelumnya macet akibat penumpukan kendaraan sudah lancar kembali.

“Kami juga menghimbau kepada rekan-rekan supir truk agar juga bisa menjaga ketertiban ketika mengantre untuk menukarkan kartu fuel card yang telah ditetapkan ini, ” pungkasnya.

Baca Juga: Pemindahan Pelabuhan Pelni Terus Dibahas BP Batam

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) baik jenis Gasoline dan Gasoil aman jelang perayaan tahun baru imlek 2023. Hal ini diungkapkan Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria di Batam, Selasa (17/1).

“Menjelang Tahun Baru Imlek Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus melakukan koordinasi baik secara internal dan eksternal agar stock dan penyaluran BBM dapat berjalan lancar dan aman” ujar Satria.

Menurutnya, sebagai informasi rata-rata harian penyaluran BBM jenis Gasoline adalah sebesar 1.139 Kilo Liter (KL) per hari. Adapun BBM jenis Gasoil adalah sebesar 390 KL per hari.

Pertamina lanjutnya, memproyeksikan peningkatan konsumsi BBM baik gasoline atau gasoil akan meningkat sekitar 3 persen hingga 5 persen selama perayaan Tahun Baru Imlek 2023. “Kami memastikan sarfas Fuel Terminal kami pun beroperasi secara normal dan optimal dalam mengantisipasi peningkatan konsumsi energi di masyarakat menjelang atau pada saat perayaan Tahun Baru Imlek 2023,” tuturnya. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra