Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6210

Tidak Lagi Kelola Air Bersih di Batam, Apa Kabar ATB Hari Ini?!

0

 

batampos – PT Adhya Tirta Batam (ATB) kinı telah bertransformasi dari melayani single client di pulau Batam, menjadi melayani multi clients ke berbagai pelosok Nusantara. Dengan tagline “ATB For Indonesia”, perseroan siap berkontribusi meningkatkan layanan air bersih di Indonesia.

ATB
Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi terbaik. Terutama agar akses air bersih yang berkualitas dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia,” ujar Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto Antonius di Sukajadi, Rabu (18/1/2023).

Ia melanjutkan, kebutuhan air bersih di Indonesia terus meningkat. Selaras dengan itu, tuntutan untuk mampu menjamin pelayanan yang baik hingga menjangkau ke penjuru wilayah juga menjadi sebuah kebutuhan. Untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih guna menjawab tuntutan tersebut, ATB siap memberikan kontribusinya bagi Indonesia.

“Sebagai perusahaan air bersih yang telah mendapat 2 kali Platinum SNI Award, ATB terbukti mampu memberikan pelayanan air bersih yang profesional,” katanya.

Dengan berbagai pencapaian dan kinerja unggulnya, ATB telah menjadi role model dan benchmark untuk perusahaan air yang terbaik dan efisien. Pencapaian-pencapaian tersebut akan ditularkan kepada BUMD Air Minum di berbagai daerah di Indonesia melalui berbagai produk dan layanan.

Menurut Benny, produk dan layanan tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan BUMD Air Minum di Indonesia. Mulai dari program program Capacity Building untuk pengembangan SDM, pendampingan teknis, hingga investasi.

“ATB bertransformasi dengan keahliannya dalam memberikan solusi, kemitraan yang strategis dan layanan konsultasi yang profesional untuk membawa sektor industri air minum mencapai keunggulan dalam revolusi untuk peningkatan bisnis kearah yang lebih baik,” jelasnya.

Transformasi ATB untuk terus berkomitmen memberikan kontribusi terbaiknya untuk sektor Industri air minum di Indonesia melalui penerapan konsep smart water management.

Saat ini, ATB diketahui telah memegang proyek pengelolaan air bersih di 4 Kota Besar di Indonesia. Diantaranya, Lampung, Palembang, Medan dan Umbulan, Pasuruan.

Selain empat kota ini, tambah Benny, masih ada 4 kota besar lainnya yang saat ini masih proses penjajakan dan tender.

“Masih ada 4 Kota lainnya selain yang tadi disebutkan. Saat ini masih dalam tahap penjajakan dan tender. Diantaranya di Bandung dan lainnya,” terang Benny.

Sebagaimana diketahui, ATB adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan air bersih di Kota Batam sejak tahun 1995.

ATB telah berhasil membuktikan kapabilitasnya sebagai manifestasi dari Visi “Menjadi Perusahaan Air Terpercaya di Indonesia” dengan beragam pencapaian seperti keberhasilan menurunkan angka kebocoran 14%, cakupan pelayanan hingga 99,7% serta meraih 31 penghargaan bergengsi sebagai bentuk apresiasi atas Iayanan prima kepada pelanggan.

Pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan infrastruktur, penerapan sistem dan teknologi serta SDM yang berpengalaman dibidangnya.

Sebagai perusahaan yang telah menjadi rujukan bagi sistem penyediaan air minum di Indonesia, ATB bertransformasi melayani multi-clients untuk berkontribusi memberikan solusi, kemitraan yang strategis dan Iayanan konsultasi profesional.

ATB berkomitmen membawa organisasi mencapai keunggulan dalam revolusi peningkatan bisnis ke arah yang lebih baik. Sistem yang dibangun dan dikembangkan oleh insan ATB, telah teruji keandalannya dan memungkinkan kostumisasi sefleksibel mungkin.

Terintegrasi dengan mesin maupun perangkat pendukung untuk mendukung proses yang lebih efektif dan efisien untuk menjaga keakuratan data. (*)

 

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah

 

PBNU Ingatkan Tokoh Agama Tak Terlibat Politik Praktis

0
Ilustrasi logo Nahdlatul Ulama (Antara)

batampos – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan para tokoh agama, seperti kiai dan para istri kiai di lingkungan pesantren agar tidak terlibat politik praktis, misalnya menjadi juru kampanye.

“Kiai atau istri para kiai tugasnya mendidik secara mendalam tentang pengetahuan keislaman. Tidak tepat jika tugas kiai malah dimanfaatkan untuk tujuan pendek apalagi sekadar menjadi juru kampanye,” kata Ketua PBNU Ishfah Abidal Aziz melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (18/1).

Abidal Aziz mengatakan kiai atau istri kiai memiliki tugas luhur dalam mencetak generasi bangsa yang berpendidikan sekaligus berakhlak mulia, seperti di lingkungan pesantren, peran kiai adalah mengasuh dan mengajar santri serta mendidik agar mereka bisa menjadi pribadi yang mandiri.

Menurut Ishfah, memanfaatkan kiai dalam percaturan politik praktis justru mengerdilkan peran strategis para tokoh dan pemuka agama. Di sisi lain, ada tugas lebih besar yang diembannya baik dalam pendidikan ataupun dakwah.

“Seperti di tengah masyarakat peran kiai benar-benar menjadi teladan, mendamaikan ketika terjadi perselisihan, memberikan pencerahan, dan menjadi solusi terhadap problematika umat,” ujar dia.

Oleh karena itu, ia meminta partai politik maupun politisi dan berbagai pihak untuk mengedepankan cara-cara berpolitik yang bersih serta menjunjung tinggi etika. PBNU mendorong tokoh agama seperti kiai sama sekali tidak terlibat politik praktis.

Ia berharap pihak-pihak yang berniat memanfaatkan para kiai atau istri kiai dan tokoh agama berpikir jernih dan tidak hanya untuk tujuan kepentingan politik pendek. Selain mendegradasi tugas utama tokoh agama, hal itu rawan memicu kegaduhan di tengah masyarakat.

Sebaliknya, kata dia, PBNU berharap para kiai menjadi garda terdepan menebarkan nilai-nilai kedamaian.

“Sangat rawan sekali jika kiai atau ibu nyai terjun ke politik sulit untuk lepas dari potensi pemanfaatan politik identitas keagamaan, termasuk membawa-bawa bendera ormas,” ucap dia.

Ia menyinggung keputusan Nahdlatul Ulama (NU) yang kembali ke Khitah 1926 di mana organisasi itu dengan tegas mengembalikan perjuangan, seperti saat awal didirikan yakni dakwah keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“Tegas sekali tujuan NU bukan untuk melanggengkan politik praktis apalagi menggunakan organisasi untuk tujuan politik tersebut,” tegasnya. (*)

Reporter: JP Group

Bharada E Nangis Usai Dengar Dituntut 12 Tahun Penjara

0
Terdakwa Kasus pembunuhan Brigadir J, Bharada E atau Ricard Eliezer saat akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (18/1/2022). Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu dituntut hukuman 12 tahun penjara oleh jaksa dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat. Jaksa meyakini Eliezer dengan sadar dan tanpa ragu merampas nyawa Yosua dengan menembak. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Tangis Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E pecah usai mendengar dituntut 12 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Richard dianggap jaksa sebagai eksekutor penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Richard yang berpakaian kemeja putih awalnya tertunduk saat mendengarkan tuntutan jaksa. Setelah pembacaan tuntutan selesai, Richard langsung menghampiri kuasa hukumnya Ronny Talapessy dan memeluknya. Tangis Richard pun tak bisa tertahan lagi.

Sementara itu, pendukung Richard yang hadir di ruang sidang terus memberikan dukungan kepada Richard. Tak sedikit yang ikut menangis mendengar tuntutan tersebut.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Richard Eliezer Pudihuang Lumiu dengan hukuman penjara 12 tahun. Richard dianggap bersalah terlibat dalam kasus pembunuhan berencana kepada Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, dan berperan sebagai eksekutor.

“Menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengadili terdakwa Richard Eliezer Pudihuang Lumiu memutuskan; satu menyatakan Richard Eliezer Pudihang Lumiu terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana merampas nyawa seseorang secara bersama-sama sebagaimana Pasal 340 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Richard dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” kata Jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/1).

Hal-hal yang memberatkan yakni erdakwa merupakan eksekutor yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat. Perbuatan terdakwa telah menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Selain itu, perbuatannya menimbulkan keresahan, kegaduhan yang meluas di masyarakat.

Sementara hal-hal yang meringankan, terdakwa merupakan saksi pelaku yang bekerja sama untuk membongkar kejahatan ini. Terdakwa belum pernah dihukum. Terdakwa berlaku sopan dan kooperatif di persidangan. Terdakwa menyesali perbuatannya serta perbuatan terdakwa telah dimaafkan oleh keluarga korban. (*)

Reporter: JP Group

Pemprov Kepri Tambah 140 RKB, Paling Banyak di Batam

0
Belajar Tatap Muka 2 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Siswa-siswi SMAN 3 Batam mengikuti proses belajar tatap muka. Empat SMA Negeri di Kota Batam mendapatkan ruang kelas baru. Pembangunan ruang kelas baru tersebut dianggarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah menambah 140 ruang kelas baru (RKB) untuk SMA dan SMK di Kepri sepanjang tahun 2022 lalu. Sebanyak 116 RKB untuk SMA dan SMK tersebut ada di Kota Batam. Selain RKB, ada juga enam unit sekolah baru (USB) yang dibangun oleh Pemerintah Provinis Kepri.

Penambahan RKB atau USB tidak lain untuk mengatasi persoalan daya tampung yang selalu jadi polemik setiap tahunnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat meresmikan bangunan dak di SMAN 24 menuturkan, Pemprov Kepri terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kepri. Penambahan fasilitas penunjang sekolah juga masuk dalam sederetan program pembangunan ataupun pengadaan pendidikan di tahun 2023 ini.

Baca Juga: Penghuni Rusunawa Tolak Keras Wacana Kenaikan Tarif Air

“Untuk RKB terus kita upayakan sampai memenuhi kuota ideal tiap sekolah. Biar mutu pendidikan semakin baik. Daya tampung siswa dalam satu rombel harus ideal. Tak boleh sesak lagi dalam satu kelas,” ujar Ansar.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung juga menyampaikan hal yang sama. Pembangunan unit sekolah baru juga masih akan terus dilakukan kedepannya sesuai dengan alokasi anggaran yang ada. Pembangunan berjalan bertahap sesuai dengan kebutuhan yang diprioritaskan.

“Seperti bapak Gubernur bilang tadi. Kita akan terus berupaya melengkapi semua kekurangan yang ada,” ujar Andi.

Baca Juga: Kasus Bullying di SMK, Guru Laporkan Orang Tua Siswa ke Propam Polda Kepri

Namun demikian baik Andi Agung ataupun Ansar Ahmad tetap mendorong sekolah swasta untuk turut berbenah meningkatkan kualitas pendidikan sehingga memiliki kuota siswa yang mencukupi di tahun ajaran baru nanti.

“Kita juga tetap dukung sekolah swasta karena sangat membantu dalam mengatasi masalah kuota daya tampung ini. Sekolah swasta juga harus bersaing,” ujar Ansar. (*)

Reporter : Eusebius Sara

Pemerintah Beri Sinyal Positif soal Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun

0
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (Dok. JawaPos.com)

batampos – Setali tiga uang, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar juga sepakat dengan aspirasi para Kades. Yakni, soal perpanjangan masa jabatan dari enam tahun menjadi sembilan tahun.

Dia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan kajian akademik. Diharapkan, bila sewaktu-waktu usul itu direspons positif oleh DPR dan ada perintah dari presiden untuk dijalankan, maka Kemendes PDTT sudah siap.

Menurut Gus Halim, sapaan akrabnya, usul penambahan masa jabatan itu bukan tanpa alasan. Selama ini, para Kades menilai kurang efektif bekerja membangun desa hanya dalam waktu enam tahun. Mereka justru lebih sibuk menyelesaikan konflik yang muncul setelah pilkades.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga ingin mendengar inti masalah aksi puluhan ribu Kades tersebut. Kemarin Jokowi memanggil politikus Budiman Sudjatmiko ke Istana. Setelah pertemuan itu, Budiman menyatakan bahwa dirinya telah bercerita tentang tuntutan para Kades.

Pertama, tentang periodisasi pilkades. Dari semula enam tahun diminta menjadi sembilan tahun. Alasannya, waktu untuk membangun desa dengan masa terpilihnya hanya enam tahun dirasa kurang. ’’Pak Jokowi mengatakan sepakat dengan tuntutan itu. Presiden menyebut tuntutan itu masuk akal. Ya memang dinamika di desa berbeda dengan di perkotaan,’’ ucapnya.

Budiman juga mengusulkan ke presiden bahwa desa membutuhkan dana untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM). Sebab, sejauh ini, dana desa habis untuk pembangunan infrastruktur saja. Padahal, desa itu tidak hanya tertinggal secara fisik, namun juga SDM. “Nanti itu dibicarakan bukan dalam revisi UU terbaru, atau bisa juga dalam bentuk PP (peraturan pemerintah),” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Penghuni Rusunawa Tolak Keras Wacana Kenaikan Tarif Air

0
rusunawa pemko batam
Kondisi Rusunawa Pemko Batam yang berada di Tanjunguncang, Batuaji. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Wacana Badan Pengusahaan (BP) Batam menaikan tarif air bersih di Kota Batam terus menuai protes dari berbagai elemen masyarakat. Masyarakat umumnya tidak setuju dengan wacana ini karena tidak sesuai dengan mutu pelayanan selama ini.

Warga yang bermukim di sejumlah rusunawa milik Pemko Batam di Tanjunguncang misalkan sangat tidak setuju dengan rencana kenaikan tarif air ini. Pasalnya selama ini mereka sangat menderita dengan pasokan air bersih.

Baca Juga: Lapor Kehilangan Emas Puluhan Juta, Ternyata Ibu 55 Tahun Ini Lupa

Wilayah ujung Tanjunguncang pada umumnya kesulitan pasokan air bersih selama bertahun-tahun. Air hanya mengalir di malam hari saja. Untuk penghuni rusun, sudah lama mereka menerapkan sistem timba di bak penampungan karena memang air tak bisa ngalir sampai ke unit hunian mereka.

Wacana yang digaungkan oleh BP Batam ataupun pengelola air bersih ini hendaknya difokuskan untuk perbaikan layanan terlebih dahulu. Jika layanan air sudah baik, menerutu mereka, maka bisa dipertimbangkan untuk kenaikan tarif airnya.

“Layanan semakin buruk malah mau minta naik tarif. Perbaiki dulu layanannya baru bahas kenaikan tarif. Itu baru masyarakat bisa maklumi,” ujar Rian, penghuni rusunawa Pemko Batam di Tanjunguncang.

Baca juga: Kasus Bullying di SMK, Guru Laporkan Orang Tua Siswa ke Propam Polda Kepri

Masyarakat perumahan lainnya di Tanjunguncang juga menyampaikan suara yang sama. Pengelola air bersih di Batam diminta untuk meningkatkan layanan terlebih dahulu sebelum membahas terkait kenaikan tarif air.

“Sudah cukup menderita kami selama ini dengan suplai air yang tak jelas. Kadang mau subuh dulu baru ngalir air. Itupun hanya satu dua jam. Ini yang harus diperbaiki terlebih dahulu,” ujar Tommi, warga perumahan Putera Jaya, Tanjunguncang. (*)

 

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Jadi Eksekutor Pembunuhan Yosua, Richard Dituntut 12 Tahun Penjara

0
Terdakwa Richard Eliezer dituntut 12 Tahun penjara. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Richard Eliezer Pudihuang Lumiu dengan hukuman penjara 12 tahun. Richard dianggap bersalah terlibat dalam kasus pembunuhan berencana kepada Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, dan berperan sebagai eksekutor.

“Menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengadili terdakwa Richard Eliezer Pudihuang Lumiu memutuskan; satu menyatakan Richard Eliezer Pudihang Lumiu terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana merampas nyawa seseorang secara bersama-sama sebagaimana Pasal 340 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Richard dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” kata Jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/1).

Tuntutan 12 tahun penjara tersebut membuat pendukung Richard yang hadir di ruang sidang riuh kecewa. Hakim pun harus menskors sementara sidang untuk menenangkan situasi.

Diketahui, Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terancam hukuman berlapis. Musababnya, dia bersama istrinya Putri Candrawathi dan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo dan Kuat Ma’ruf (dituntut terpisah), pada Jumat (8/7), sekira pukul 15.28 -18.00 WIB, di Jalan Saguling Tiga No.29, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dan di Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga No.46, Rt 05, Rw 01, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

“Mengadili, mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, yang turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja dan terencana terlebih dahulu merampas orang lain,” terang Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat membacakan surat dakwaan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10).

Atas perbuatannya melakukan pembunuhan berencana terhadap Yosua, bersama-sama dengan Putri, Richard, Ricky dan Kuat, Sambo pun terancam hukuman mati. Musababnya, mantan jenderal bintang dua tersebut dinilai melanggar Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1ke-1 KUHPidana, sebagaimana dalam dakwaan kesatu primer. Selain itu, Sambo juga dijerat Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan kesatu subsidair. (*)

Reporter: JP Group

Ada 2.046 Kasus Perceraian di Batam

0
Ilustrasi cerai
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Pengadilan Agama Kelas 1A Batam mencatat, sepanjang tahun 2022 ada 2.046 kasus perceraian di Kota Batam. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan kasus tahun 2021 yakni berjumlah 2.015 kasus.

“Ya, untuk tahun 2022 lalu ada sebanyak 2.046 pekara yang diterima,” ujar Humas Pengadilan Agama Kelas 1A Batam, Azizon, Rabu (18/1/2023).

Menurutnya, dari 2.046 kasus perceraian itu, mayoritas istri yang mengajukan gugatan perceraian terhadap suaminya.

Jumlah cerai gugat atau gugatan perceraian yang dilakukan istri terhadap suaminya pada 2022 mencapai 1.505 kasus. Sedangkan, dari pihak suami yang mengajukan talak sebanyak 541 kasus.

Baca Juga: Polsek Sekupang Lakukan Restorative Justice Kasus KDRT di Tiban

“Paling banyak cerai gugat atau gugatan yang dilakukan oleh pihak istri, ” tambahnya.

Jumlah perceraian tahun 2022 meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana pada 2021 angka perceraian di Kota Batam mencapai 2.015 kasus.

Kasusnya pun sama, mayoritas istri yang mengajukan gugatan perceraian yakni 1.436. Sisanya, suami yang mengajukan talak.

“Kalau untuk jenis perceraian ini mayoritas dari pihak istri yang mengajukan, ” ungkap Azizon.

Baca Juga: Bea Cukai Batam Tindak 606 Kasus Dengan Nilai Barang Rp110 Miliar

Adapun kasus perceraian ini lanjut Azizon, disebabkan beberapa faktor, seperti ekonomi, salah satu pihak meninggalkan pasangannya, selingkuh ataupun hadirnya orang ketiga.

Cerai gugat dipicu beberapa faktor. Paling banyak masalah nafkah, perselisihan dan pertengkaran terus menerus. Sementara sisa faktor ekonomi.

“Cerai gugat paling banyak itu karena suami tak memberi nafkah istri, KDRT, dan ada juga faktor perselingkuhan atau zina, ” terangnya.

Baca Juga: Lapor Kehilangan Emas Puluhan Juta, Ternyata Ibu 55 Tahun Ini Lupa

Sementara itu untuk cerai talak yang paling mendominasi karena perselisihan sehingga menyebabkan pertengkaran terus menerus.

Ada juga istri meninggalkan tempat tinggal dalam waktu yang lama, perselingkuhan atau hadirnya orang ketiga dan sebagainya.

Sementara kelompok usia yang paling banyak melakukan perceraian di Kota Batam adalah usia muda yakni 25 tahun hingga 40 tahun.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Hadiri Rakornas Kepala Daerah Se-Indonesia di Jabar, Roby Dengarkan Arahan Presiden 

0
Bupati Bintan Roby Kurniawan mendengarkan arahan Presiden Joko Widodo saat rapat koordinasi nasional (rakornas) bersama kepala daerah Se-Indonesia di Sentul International Convention Centre Bogor, Jawa Barat (Jabar), Selasa (17/1/2023). F.Adi

batampos– Bupati Bintan, Roby Kurniawan mendengarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat koordinasi nasional (rakornas) bersama kepala daerah Se-Indonesia di Sentul International Convention Centre Bogor, Jawa Barat (Jabar), Selasa (17/1/2023).

Dalam arahannya, Presiden menyampaikan isu pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi.

Roby mengatakan, sejumlah program pemerintah pusat telah sejalan dengan misi pembangunan di Kabupaten Bintan.

Sejalan dengan pembangunan, Roby mengharapkan, ekonomi masyarakat bangkit dan tumbuh setelah terpuruk karena pandemi covid-19.

BACA JUGA: Bobby, Menantu Jokowi ke Tanjungpinang, Ini Agendanya

Untuk pengendalian inflasi, Roby menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan telah melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan inflasi.

Salah satunya dengan menggelar operasi pasar di berbagai titik.

Terkait pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi di daerah, Roby mengatakan, tidak bisa melakukannya sendiri namun diperlukan koordinasi dan dukungan semua pihak.

“Saya perlu dukungan semua pihak untuk menindaklanjuti arahan Pak Presiden,” katanya. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Sapu Bersih Posisi 3 Besar, NewJeans Samai Rekor BIGBANG dan 2NE1

0
REKOR: NewJeans menyapu bersih tiga besar chart Melon periode 9–15 Januari. (Ador Entertainment)

batampos– Sapu Bersih posisi 3 besar untuk 9–15 Januari di chart Melon, NewJeans menyamai rekor BIGBANG dan 2NE1. Chart Melon merupakan layanan streaming musik Korea.

Dalam data yang dirilis, Selasa (17/1), dua lagu baru, Ditto dan OMG, serta Hype Boy menduduki peringkat 1–3 secara berurutan.

Catatan tersebut membuat girlband asuhan ADOR Entertainment itu mengikuti jejak BIGBANG dan 2NE1.

Mereka menjadi grup ketiga yang mencetak rekor ’’sapu bersih’’ di tangga lagu mingguan Melon.

Baca juga: Susul Member Lain, Jimin BTS Segera Debut Album Solo

Pada 2010, 2NE1 mencatat raihan itu lewat album 21. BIGBANG mengikuti jejak rekan seagensinya itu pada 2015 dengan BANG BANG BANG, We Like 2 Party, dan Loser.

Uniknya, tiga grup itu sama-sama memiliki empat lagu yang mampu menembus Top 10. Selain mengisi posisi 1–3, BIGBANG, 2NE1, dan NewJeans punya lagu yang menduduki peringkat 7.

Pekan lalu ada Attention, single debut girlband yang beranggota lima orang tersebut. Sementara itu, pada 2010, 2NE1 diwakili ballad It Hurts. Disusul BIGBANG dengan Bae Bae pada 2015.

OMG –album single yang terdiri atas OMG dan single prarilis Ditto– mencatat rentetan rekor sejak dirilis awal Januari lalu. Di hari pertama penjualan, Hanteo Chart menyebut penjualan single album itu mencapai lebih dari 480 ribu kopi. Itu belum termasuk angka stok pre-order yang mencapai 800 ribu kopi. Penjualan digitalnya pun tinggi.

Di chart real time layanan streaming Korea, OMG dan Ditto berada di dua posisi tertinggi. Lagu itu sekaligus memuncaki chart iTunes di sembilan negara pada hari pertama rilis.

Pekan lalu, Ditto juga masuk 10 besar tangga lagu Global 200 dan Global (Excl. US Chart) Billboard. Pada Desember 2022, single itu mengantarkan mereka meraih all-kill, alias menguasai peringkat pertama di seluruh layanan streaming musik Korea, untuk kali pertama.

Sejak debut, girlband yang beranggota Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein itu langsung menyita perhatian publik. NewJeans tidak cuma ’’besar’’ di industri musik. Beberapa personel juga mulai dilirik brand fashion ternama dunia.

Akhir Desember 2022, Hyein dikonfirmasi menjadi brand ambassador Louis Vuitton. Sementara itu, awal bulan ini, Danielle ditunjuk Burberry, rumah mode asal Inggris, sebagai brand ambassador global. (*)

Reporter: jpgroup