Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6210

Tersangka Dugaan Korupsi SIMRS BP Batam Sudah 2 Kali Mangkir dari Panggilan Jaksa

0
IMG 20230116 182200 1 scaled e1674096260834
Kasi Pidsus Kejari Batam, Aji Sastrio

batampos – Penyidik Kejaksaan Negeri Batam telah menjadwalkan pemanggilan Priyono Al Priyanto yang merupakan Direktur PT Sarana Primadata Bandung, pada hari ini (Kamis, 19/1) pukul 09.00 WIB di Kantor Kejari Batam. Priyanto yang berdomisili di wilayah Jakarta ini sudah dua kali mangkir dari panggilan Jaksa atas statusnya sebagai tersangka dugaan korupsi SIMRS BP Batam tahun 2018 lalu.

Kasi Pidsus Kejari Batam, Aji Sastrio membenarkan jadwal pemanggilan Priyono ke 3 kalinya yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Desember 2022 lalu. Ia berharap, tersangka dapat memenuhi panggilan karena sudah dua kali mangkir.

“Ini adalah panggilan ketiga untuk tersangka PAP, kami harap tersangka dapat hadir dan tak memberi alasan lagi, karena sudah dua kali mangkir,” terang Aji, kemarin.

Baca juga: Sidik Kasus Perpajakan di Batam, DJP Kepri Seret Penunggak Pajak ke Penjara

Dikatakan Aji, sebelumnya tersangka tidak hadir dengan alasan sedang sakit. Sehingga penyidik memberi batas waktu hingga 3 kali pemanggilan mengacu pada aturan sesuai KUHAP.

“Kami masih menunggu itikad baik tersangka untuk dapat memenuhi panggilan secara baik-baik,” sebut Aji.

Selain memastikan pemanggilan tersangka, menurut Aji pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Untuk kemarin, ada 4 saksi yang dipanggil dan memberi keterangan terkait status kedua tersangka.

“Para saksi yang dipanggil ini sudah pernah dipanggil. Jadi kami BAP ulang untuk memberi keterangan terkait dua tersangka,” sebut Aji.

Baca Juga: Kenaikan Tarif Parkir Khusus di Batam Batal

Sebelumnya, Rudi Martono, Ahli Information Technology (IT) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Kota Batam resmi ditahan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Batam, Rabu (11/1). Ia merupakan satu dari tersangka dugaan korupsi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Badan Pengusahaan (SIMRS BP Batam) tahun 2018 yang diduga merugikan negara Rp 1,898,300,000.

Dalam penggunaan pagu anggaran Rp 3 miliar untuk pembuatan SIMRS BP Batam tahun 2018, Rudi Martono ditunjuk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) oleh BP Batam. Diduga karena ingin menguntungkan diri, Martono berkerjasama dengan Priyono Al Priyanto dari PT Sarana Primadata Bandung untuk merugikan negara Rp 1,898,300,000.

Penahanan Rudi dilakukan usai yang bersangkutan menghadiri panggilan penyidik sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah melakukan pemeriksaan selama 3 jam, penyidik Pidsus yang dipimpin Kasi Pidsus Aji Sastrio Prakoso memutuskan untuk menahan Rudi. Rudi yang didampingi penasehat hukum, tanpa perlawanan pasrah untuk ditahan sekitar pukul 13.00 WIB. (*)

 

 

 

Reporter : Yashinta

Dana BOS Madrasah Swasta Rp 4 T Mulai Dicairkan

0
Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag M. Ali Ramdhani. (Humas Kemenag)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) berupaya mempercepat penyaluran dana BOS untuk madrasah swasta. Alokasi dana BOS madrasah swasta untuk tahap pertama mencapai Rp 4 triliun. Dana tersebut saat ini sudah berada di rekening bank penyalur, untuk kemudian disalurkan ke masing-masing satuan pendidikan.

Saat ini madrasah swasta penerima dana BOS bisa mulai melakukan proses pencairan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang diterbitkan Ditjen Pendidikan Islam Kemenag. Dirjen Pendidikan Islam Kemenag M. Ali Ramdhani mengatakan, total sasaran penerima BOS madrasah swasta tahap pertama adalah 49.074 unit madrasah.

’’Beberapa waktu lalu saya sudah menyetujui pencairan tersebut,’’ katanya di Jakarta kemarin (18/1). Untuk itu dia mengatakan mulai saat itu juga, dana BOS madrasah swasta sudah berpindah dari rekening Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu ke bank penyalur. Dia mengingatkan supaya tiap-tiap pengelola madrasah swasta memahami dan mengikuti prosedur pencairan yang sudah ditetapkan.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Kemenag M. Isom Yusqi menuturkan dana BOS madrasah tersebut dialokasikan untuk semua jenjang. Dia merinci jenjang madrasah ibtidaiyah (MI) mendapatkan alokasi RP 1,7 triliun untuk 24.034 unit madrasah.

Kemudian pada jenjang madrasah tsanawiyah (MTs) mendapatkan alokasi Rp 1,44 triliun untuk 16.667 unit madrasah. Lalu pada jenjang madrasah aliyah (MA) mendapatkan alokasi Rp 801 miliar untuk 8.373 unit madrasah. ’’Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mulai tahun ini diberlakukan kebijakan BOS majemuk,’’ katanya.

Isom menjelaskan dengan kebijakan BOS majemuk setiap madrasah mendapatkan alokasi dana berbeda-beda. Sebab disesuaikan dengan patokan indeks kemahalan untuk masing-masing daerah. Dia mencontohkan alokasi dana BOS untuk sekolah atau madrasah di pulau Jawa, berbeda dengan di pulau Papua. Sebab indeks kemahalan di Papua lebih tinggi dibandingkan di Jawa.

Dengan adanya sistem BOS majemuk itu, diharapkan satuan pendidikan bisa memenuhi kebutuhan operasionalnya. Patokan biaya operasional, sudah bisa disesuaikan dengan indeks kemahalan di daerah setempat. ’’Sehingga kami harapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan di madrasah,’’ katanya.

Isom berpesan supaya penggunaan dana BOS tersebut dilakukan secara tepat sasaran atau peruntukan. Kemudian juga penggunaannya dilaporkan secara akuntabel kepada lingkungan sekolah dan pemangku kebijakan terkait. Prosedur proses pencairan dana BOS di madrasah dilakukan secara online dengan mengisi EDM dan eRKAM pada aplikasi eRKAM versi kedua milik Kementerian Agama. (*)

Reporter: JP Group

Pendaftaran Kartu Kendali Membludak

0
Solar Aktif Lagi Dalil Harahap 8
Pengendara mobil mengisi BBM jenis solar di salah satu SPBU. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pendaftaran kartu kendali atau fuel card pembelian bio solar membludak di lantai dasar kantor bersama Pemko Batam, Rabu (18/1/2023).

Pendaftaran yang dibuka sejak pukul 08.00 WIB ramai oleh pengguna kartu Brizzi atau kartu kendali yang lama.

Membludaknya pendaftaran ini merupakan imbas dari dihentikannya layanan pembelian untuk pengguna kartu kubung atau Brizzi oleh Pertamina, dan Disperindag Kota Batam.

Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, mengatakan, salah satu dampak dari pemberlakuan Fuel Card 3.0 adalah munculnya pemilik kartu yang lama, yang tidak bisa melakukan pembelian karena layanan sudah dihentikan.

“Kemarin mungkin mereka berfikir kita tidak serius. Setelah diberlakukan pada sibuk semua untuk aktivasi dan migrasi ke Fuel Card 3.0,” kata Gustian.

Baca Juga: Investasi Serampangan Pada SPAM Batam Berpotensi Hanya Pemborosan Tanpa Dampak

Pendaftaran Fuel Card 3.0 ini lebih ketat, pemilik kartu yang lama harus membuka rekening di BK Bukopin. Satu rekening satu nama. Hal ini memungkinkan untuk meminimalisir terjadinya aktivitas pelangsir, yang dinilai merugikan masyarakat.

“Saat daftar harus menunjukkan kendaraanya. Kemarin malah ada yang bawa kartu hingga 70 pcs. Ketika ditanya mana mobilnya, malah tidak bisa jawab, dan akhirnya tidak jadi daftar. Ini yang kami antisipasi,” ujarnya.

Pendaftaran Fuel Card 3.0 sudah dimulai sejak tahun 2022 lalu, bahkan dilakukan perpanjangan, sebelum akhirnya resmi diberlakukan. Berdasarkan data beberapa waktu lalu total yang sudah migrasi itu berjumlah 3.381 kartu dari total pemegang kartu Brizzi kurang lebih 6.500 orang.

Baca Juga: 20 Pangkalan di Batuampar Uji Coba Pembelian Elpiji 3 Kg Pakai KTP

“Setelah membludaknya pendaftar hari ini, tentu jumlahnya bertambah. Petugas akan melayani jika persyaratan dipenuhi seperti adanya surat kendaraan, kendaraan, kartu lama, dan bersedia membuka rekening di BK Bukopin yang merupakan mitra Fuel Card 3.0,” terangnya.

Ia berharap dengan adanya pemberlakuan Fuel Card 3.0 ini penyaluran BBM jenis solar atau bio solar menjadi lebih tepat sasaran, dan lebih baik di tahun ini. BBM bersubsidi ini sudah ada peruntukkannya, untuk itu pihaknya mendorong penyaluran lebih tepat sasaran.

“Makanya kita pakai kartu yang tidak bisa digandakan. Dan mereka pemegang kartu akan terdaftar di sistem. Hal ini juga menjadi bahan evaluasi dan laporan nantinya,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Geser Anggaran Rp 801 M, BRIN Diminta Lebih Dekat dengan Masyarakat

0
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. (Dok jawapos.com)

batampos – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diminta memperbanyak program yang bersentuhan dengan masyarakat langsung. Itulah diantara kesepakatan rapat antara Komisi VII DPR dengan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di Jakarta kemarin (18/1).

Rapat yang diawali dengan sesi pertemuan intern dan tertutup itu, dipimpin Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto. “Mendekati tahun politik, BRIN harus hadir di tengah-tengah masyarakat,” katanya. Politisi Partai NasDem itu mengatakan, sebagai lembaga baru BRIN perlu sosialisasi yang intensif kepada masyarakat.

Pada rapat tersebut disepakati realokasi anggaran dari tujuh program senilai Rp 801 miliar. Anggaran tersebut digeser untuk kegiatan yang langsung berinteraksi dengan masyarakat. “Contohnya ada program Masyarakat Bertanya, BRIN Menjawab,” kata dia. Kegiatan seperti itu, kata Sugeng, akan ditingkatkan intensitasnya.

Dia menjelaskan interaksi antara BRIN dengan masyarakat penting, untuk menjawab isu-isu strategis secara ilmiah. Dia mencontohkan soal kondisi dunia oasca Covid-19 yang disebut-aebut bakal memicu dinamika global. Termasuk isu-isu penting soal iklim, energi ramah lingkungan, sampai bidang teknologi pertanian dan kesehatan. Isu-isu seperti itu perlu dijelaskan lebih detail dan mendalam, supaya bisa membangun ketangguhan masyarakat.

“Kemudian juga memperbanyak kegiatan pemberdayaan dan pengayaan serta keterampilan masyarakat,” jelasnya. Inovasi-inovasi yang ada di BRIN, banyak yang bisa langsung diajarkan kepada masyarakat. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

Hasil rapat lainnya adalah BRIN tetap melakukan program pendampingan Perusahaan Pemula atau Startup Berbasis Riset. Kemudian juga program Riset Indonesia Maju. Hanya saja sumber pendanaan program tersebur tidak dari APBN BRIN. Melainkan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sugeng mengatakan rapat akan dilanjutkan pada 30 Januari depan dengan pembahasan yang lebih mendalam.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko tidak banyak komentar dalam rapat tersebut. Dia mengatakan rapat lebih detail akan dibahas pada akhir Januari nanti. Saat ditanya soal realokasi anggaran Rp 801 miliar apakah tidak mengganggu kegiatan riset dan inovasi, Handoko tidak menjawab.

Tahun ini anggaran BRIN mencapai Rp 6,3 triliun. Anggaran ini terbagi untuk fungsi layanan umum Rp 2,2 triliun, fungsi pendidikan Rp 32,8 miliar, dan program dukungan manajemen Rp 4,1 triliun.

Sementara tahun lalu anggaran BRIN mencapai Rp 10,5 triliun. Anggaran 2022 cukup tinggi, karena BRIN baru rampung melakukan integrasi sebanyak 39 lembaga riset dan unit eselon yang membidangi riset di kementerian-kementerian. Meskipun nominalnya besar, Kepala BRIN mengklaim anggaran mereka di 2022 yang sudah pasti adalah Rp 6,1 triliun. (*)

Reporter: JP Group

Investasi Serampangan Pada SPAM Batam Berpotensi Hanya Pemborosan Tanpa Dampak

0
2 7 scaled e1614752858523
Presiden Direktur PT ATB, Benny Andrianto. Foto: ATB untuk Batam Pos

batampos – Keuntungan yang didapat oleh Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (BU SPAM) Batam ternyata cukup fantastis.

Laba tersebut, harusnya dapat dijadikan modal investasi, tanpa harus membebani masyarakat dengan kenaikan tarif. Apalagi, bila kenaikan tarif dilakukan di tengah carut marutnya pelayanan air minum di bawah rezim BU SPAM Batam.

Jika mengacu pada SK tarif air bersih tahun 2010, maka rata-rata tarif air bersih di Batam adalah Rp 6.000/m3. Berdasarkan hasil tender Operation and Maintenance (OM) yang dilakukan BP Batam, operator pengelola dibayar Rp 2.400/m3.

Berdasarkan perhitungan tersebut, maka BP Batam masih mendapat keuntungan sebesar Rp 3.600/m3.

Dengan asumsi kapasitas produksi sebesar 100 juta m3 pertahun (mengacu data produksi tahun 2020), maka BP Batam diperkirakan membukukan laba sebesar Rp 360 miliar pertahun.

Baca Juga: Program Profesi Insinyur Polibatam Dibuka Tiap Semester

Presiden Direktur PT. Adhya Tirta Batam (ATB), Benny Andrianto, mengatakan, keuntungan tersebut harusnya digunakan untuk reinvestasi dalam peningkatan infrastruktur air.

“Karena ATB melakukan reinvestasi untuk menjamin kualitas layanan,” ujarnya saat ditemui di Adhya Building Tower Sukajadi, Rabu (18/1).

Namun, mengelola investasi juga tidak boleh sembarangan. Alih-alih memberikan nilai tambah pada kualitas pengelolaan air bersih, investasi yang serampangan justru berdampak pada pemborosan anggaran yang sia-sia.

“Investasi Rp 4,5 triliun dihitung dari mana? Dengan asumsi hingga kapasitas berapa? Lalu apa leverage bagi setiap nilai yang diinvestasikan terhadap pelayanan. Jangan sampai investasi dilakukan ditempat yang salah, akhirnya buang duit, buang waktu, buang tenaga, pelanggan tetap sengsara,” katanya.

Baca Juga: 20 Pangkalan di Batuampar Uji Coba Pembelian Elpiji 3 Kg Pakai KTP

Menurut Benny, SPAM Batam harusnya lebih cermat dalam meneliti sumber masalah. Dia memaparkan, Batam setidaknya butuh tambahan 300 lpd dalam 2 tahun terakhir.

Atau sekitar 150 lpd tiap tahunnya. Namun sayangnya, tambahan kapasitas tersebut tidak kunjung dipenuhi.

“Lalu kalau mau ganti, atau nambah pipa, tapi airnya ngga ada, hanya angin yang akan keluar,” jelasnya.

Kelalaian ini membuat pelayanan air bersih di kota Batam semakin memburuk. Lebih parah lagi, sejumlah investasi yang tadinya dapat mendorong peningkatan kualitas layanan menjadi mangkrak.

Salah satu contohnya adalah mangkraknya tangki air berkapasitas 63.000 m3, karena tidak cukupnya kapasitas air.

Baca Juga: Ada 2.046 Kasus Perceraian di Batam

“Nilainya (tanki air) lebih dari Rp150 milliar. Dan itu jadi mubazir. Artinya tidak ada planning dan strategi yang baik, karena memang tidak memiliki kompetensi yang cukup dalam SPAM. Bagaimana mau isi tangki kalau airnya ngga ada, apalagi kalau tingkat kebocoran juga semakin meningkat,” tegasnya.

“Yang paling pokok adalah masalah know how. Apa jaminannya dengan investasi segitu (Rp 4,5 triliun) akan jadi baik? Perlu hati-hati dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat. Sehingga tidak terkesan melakukan pembodohan dan penyesatan,” imbuhnya.

Di sisi lain, perlu diketahui bahwa operator yang bekerja saat ini adalah hanya dalam lingkup operasi dan pemeliharaan. Sehingga, operator tidak memiliki kewajiban untuk berinvestasi dalam pengelolaan SPAM Batam.

Jika BP Batam ingin menunjuk investor, maka harus melalui mekanisme tender dan mengikuti PP 122 pasal 56 ayat 3 bentuk kerja sama yang dapat dilakukan dengan BU. Penunjukkan langsung hanya dapat dilakukan bilamana mengikuti aturan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah PP No.12/ 2021.

“Bilamana tidak ikut aturan, maka itu merupakan pelanggaran, dan bisa dikategorikan korupsi,” paparnya.

Baca Juga: Sidik Kasus Perpajakan di Batam, DJP Kepri Seret Penunggak Pajak ke Penjara

Dampak dari investasi, maka investor akan mendapat jaminan pengembalian yang umumnya datang dari tarif. Oleh sebab itu perlu kajian berapa tingkat pengembalian yang wajar, karena pada akhirnya akan dibebankan kepada para pelanggan.

“Karena itu harus dilakukan tender untuk investasinya. Sehingga dapat diperoleh investor yang bonafide dan professional. Kalau tidak masyarakat akan menjadi korban,” jelasnya.

Pelaksanaan SPAM Diindikasi Melanggar Aturan Pelaksanaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Batam menurut Benny, diindikasi melanggar beberapa aturan. Salah satunya adalah terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 122 tahun 2015 tentang SPAM.

Pasal 56 ayat 3 beleid tersebut mengatur terkait dengan pembiayaan dan kerja sama dengan badan usaha tentang SPAM. Mengacu pada pasal itu, pengelolaan air yang bersifat operasional dan maintenance tidak diijinkan.

“Kecuali yang bersangkutan telah melakukan investasi terlebih dahulu, silakan dibaca pasal terkait,” ungkap Benny.

Selain itu, unit air baku juga harusnya tidak boleh dikerja samakan. Sesuai dengan UUD 45 pasal 33, semua sumber daya alam berada dalam kekuasaan negara. Selanjutnya dalam pengelolaannya, pemerintah Provinsi setempat mengeluarkan Surat Izin Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan (SIPPA). Namun, belum diketahui apakah BU SPAM Batam telah memiliki SIPPA atau tidak.

Baca Juga: Gelombang Capai 4 Meter, Warga Kepri Diminta Waspada

“Kalau tidak punya SIPPA, berarti telah melanggar peraturan,” ungkapnya.

Dari banyaknya potensi pelanggaran aturan seperti tersebut diatas, seharusnya bisa jadi temuan BPK/ Kejaksaan atau KPK karena melanggar perundangan.

“Saat yang tepat untuk introspeksi sebelum pengelolaan air di Batam jadi semakin amburadul. Seperti hadits nabi menyatakan “Jika urusan diserahkan yang bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu,” tutup Benny mengutip dari HR Bukhari.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Menghalangi Gol Ke-200 Kane

0

 

 

batampos – Sebelum kedatangan Erling Haaland musim ini, Harry Kane merupakan kandidat mesin gol Manchester City. Sayang, ambisi City untuk memboyong Kane dua musim lalu tiba-tiba dihadang Chairman Tottenham Hotspur Daniel Levy. Kane mengklaim, Levy semula setuju melepasnya ke Etihad Stadium, kandang City.

Gagal menjadi calon raja gol City di Etihad, Kane masih bisa mengukir rekor lainnya di Etihad. Yakni, sebagai pemain Spurs yang mampu melakukan back-to-back gol di kandang City dini hari nanti (siaran langsung Vidio pukul 03.00 WIB).

Musim lalu Kane menjadi kunci kemenangan 3-2 Spurs atas City di Etihad. Kapten timnas Inggris itu memborong dua gol The Lilywhites –julukan Spurs. Jika mampu mengulang brace (dua gol dalam satu laga) dini hari nanti, itu merupakan gol ke-200 HurriKane –julukan Kane– selama berkiprah di Premier League.

”Ketika dia (Kane) tidak dalam performa terbaiknya, dia akan membuat pola serangan Spurs tidak menyisakan siapa pun di lini depan lantaran permainannya yang terlalu dalam,” tutur mantan bek City yang sekarang jadi pandit Sky Sports Micah Richards.

”Menyulitkan Kane berarti membuat frustrasi rekan setimnya juga,” sambung Richards seperti mencontoh kesuksesan Arsenal meredam Kane dalam derbi London Utara tiga hari lalu (16/1/2023).

Kabar bagus bagi City dalam meng-hadapi ancaman Kane. Pelatih City Pep Guardiola sudah bisa memiliki dua bek tengah, Ruben Dias dan John Stones. Mereka berlatih lagi, Rabu (18/1/2023).

Secara fisik dan kecepatan, Ruben dan Stones ideal untuk menjaga Kane.
Hanya, apakah Ruben dan Stones siap diturunkan masih tanda tanya. Sebab, Pep bisa memainkan banyak kombinasi di bek tengah. Masih ada Manuel Akanji, Aymeric Laporte, maupun Nathan Ake.

”Spurs selalu menjadi lawan yang tangguh bagi kami. Kualitas mereka tidak dapat diragukan lagi,” tutur Pep kepada Manchester Evening News.

Setelah kekalahan 1-2 dalam derbi Manchester (14/1/2023) dan seandainya United mengalahkan Crystal Palace dini hari tadi (19/1), City dituntut menang demi mengamankan posisi kedua di klasemen. Sektor pertahanan menjadi atensi Pep karena gawang City kebobolan empat gol dari dua laga terakhir. Sebelum derbi Manchester, dua gol ke gawang City dilesakkan para pemain Southampton FC di St Mary’s kala tereliminasi di perempat final Piala Liga (12/1/2023).

Menurut Pep, buruknya pertahanan berawal dari kreativitas anak asuhnya yang saat ini belum juga kembali ke performa terbaiknya. ”Terkadang untuk mencari peluang, kami memerlukan build up yang bagus. Di situlah pertahanan akan tercecer. Itulah yang menyulitkan kami dalam dua laga terakhir,” beber pelatih berjuluk Sang Filsuf tersebut. (*)

Cegah Penyelundupan, Polisi Larang Aktivitas Bongkar Muat Malam Hari

0
Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan Pelantar II Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos- Berdasarkan kesepakatan bersama, polisi melarang aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Pelantar II atau Kuala Riau Tanjungpinang pada malam hari. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya penyeludupan barang ilegal.

Kesepakatan ini merupakan hasil musyawarah antara Polsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Tanjungpinang, KSOP, Dinas Perhubungan (Dishub), pekerja, hingga PT Pelabuhan Kepri yang mengelola pelabuhan bongkar buat barang tersebut.

Kapolsek KKP Tanjungpinang AKP Zubaidah, mengatakan dalam musyawarah, seluruh pihak sepakat, bongkar muat barang berlangsung dari pukul 06.00 hingga pukul 17.00 WIB. “Semua aktivitas, sampai jam 5 sore. Kalau ada yang urgent, hanya boleh sampai jam 6 sore saja, tidak boleh sampai malam,” tegas Zubaidah, Rabu (18/1).

Menurutnya, bongkar muat barang hingga malam, berpotensi menimbulkan penyeludupan barang ilegal. “Apalagi pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan besar nantinya,” jelas Zubaidah.

BACA JUGA: Menko Perekonomian Setuju Pelabuhan Baru di Wilayah FTZ Batam

Sementara itu, Kepala Pos Pelantar II KSOP Tanjungpinang Setya Mulia, mengatakan larangan bongkar muat pada malam hari bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban di Pelabuhan Kuala Riau.

Sebelumnya, kata Serta, bongkar muat di pelabuhan tidak memiliki batas waktu dan dilakukan hingga malam hari. “Hal ini jadi sorotan, kok kerjanya sampai malam, jadi pertanyaan apa yang dibongkar, jangan-jangan penyeludupan. Makanya, kami mengantisipasi ini,” terangnya.

Di lain pihak yakni Mandor Pelabuhan Kuala Riau, Aan mengatakan pihaknya tidak keberatan terkait larangan bongkar muat malam hari. Bahkan, pekerja terbantu karena jam kerja menjadi teratur. “Saya lebih suka, karena sistem kerja kita teratur. Kalau sampai malam capek, karen kita dari jam 6 pagi, jadi kalau sampai malam, kita kurang istirahat,” katanya. (*)

reporter: yusnadi

Keluarga Korban Kanjuruhan Mengadu ke DPR RI

0
Keluarga korban tragedi Kanjuruhan Malang bersama perwakilan DPRD Malang melakukan audiensi dengan Komisi X DPR di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1/23). Pertemuan tersebut membahas penuntasan kasus Kanjuruhan yang hingga kini belum terusut tuntas. (HENDRA EKA/JAWA POS)

batampos – Keluarga korban peristiwa Kanjuruhan, Malang terus menuntut keadilan. Kali ini, bersama anggota DPRD Kota Malang, mereka mengadu ke DPR RI. Ketua Umum PSSI yang baru nanti diminta menuntasakan masalah tersebut.

Mereka langsung diterima Komisi X DPR RI yang membidangi olah raga dan pendidikan itu. Syaiful Huda, selaku ketua Komisi X langsung memimpin rapat dengan pendapat umum (RDPU) itu. Huda pun mempersilahkan mereka menyampaikan aspirasinya.

Djoko Hirtono, perwakilan keluarga korban yang juga anggota DPRD Kota Malang mengatakan bahwa dampak yang ditimbulkan dari tragedi Kanjuruhan sangat berat bagi para korban. “Hampir setiap minggu, mereka datang ke kantor kami,” terang Djoko.

Mereka mengeluhkan berbagai persoalan yang belum tuntas, baik terkait pelayanan kesehatan, bantuan kemanusiaan, dan proses penegakan hukum. Mendengar aduan itu, kata Djoko, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena masalah itu sudah berskela nasional.

Dia betul-betul sedih melihat penderitaan para korban yang sampai sekarang belum sembuh. Menurutnya, jumlah korban mencapai 712 orang. Rinciannya, 135 meninggal dunia, 96 luka berat, san 484 luka ringan. “Ini hasil koordinasi kami dengan dinas kesehatan,” tutur dia.

Djoko pun meminta Komisi X untuk membantu para korban,dengan menekan pihak-pihak yang bertanggungjawab dalam tragedi memilukan itu. Dia berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

Perwakilan keluarga korban juga menuntut keadilan dalam proses peradilan. Arif Wahyudi, perwakilan korban mengatakan, sampai saat ini para korban belum mendapatkan keadilan.

Apalagi, kata Arif, sidang untuk lima tersangka kasus tersebut dilakukan tertutup. Seharusnya, sidang yang dilakukan di PN Surabaya itu dilakukan secara terbuka. “Kami menyesalkan hal itu,” ungkapnya.

Selain sidang dilakukan tertutup, lanjut anggota DPRD Kota Malang itu, ada pihak yang ingin membenturkan Aremania dengan warga Surabaya. Menurut dia, upaya adu doma itu tidak boleh terjadi lagi.

Ketua Komisi X Syaiful Huda mengatakan, pihaknya mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tragedi Kanjuruhan. “Masalah ini harus segera dituntaskan. Jangan ada yang lepas tangan,” ucapnya.

Menurut Huda, ada dua aspek yang harus diperhatikan dalam masalah tersebut. Pertama, aspek proses hukum yang dianggap belum memenuhi rasa keadilan, sebagaimana yang sudah direkomendasikan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

Dia menegaskan, harus ada pertanggungjawaban dari beberapa pihak atas persoalan itu. Huda menyatakan, pihaknya akan melakukan evalusi terhadap pelaksanaan rekomendasi TGIPF.

Yang kedua, aspek skema bantuan kemanusiaan. Sebab, masalah ini masuk kategori tragedi kemanusiaan. “Bahkan saya mengusulkan seharusnya ada kompensasi yang diberikan kepada keluarga korban,” bebernya.

Kompensasi itu harus diberikan, baik korban meninggal, luka ringan, maupun luka berat. Huda mengatakan, saat ini ada banyak korban yang tidak mendapat bantuan pelayanan kesehatan. Artinya, mereka menanggung sendiri biaya pengobatan. Seharusnya pemerintah menanggung biaya pengobatan sampai tuntas.

Huda menyatakan bahwa secara moral etik, PSSI harus ikut bertanggungjawab, karena hal itu menyangkut kelalaian dan ketidakprofesionalan. Seperti yang disebutkan dalam rekomendasi TGIPF.

Politisi PKB itu menegasakan, siapa pun yang nanti terpilih sebagai ketum PSSI harus ikut bertanggungjawab menuntaskan masalah tragedi Kanjuruhan. “Kami titip kepada ketum PSSI baru agenda penuntasan kasus Kanjuruhan,” tandasnya. (*)

Reporter: JP Group

Bagas/Fikri Bendtrok dengan Fajar/Rian pada Babak 16 Besar India Open

0

 

batampos – Perang antar sesama penghuni Pelatnas harus terjadi di babak 16 besar India Open 2023. Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri bakal bentrok dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pertemuan itu tak bisa dihindari setelah dua pasangan ini melewati rintangan di babak 32 besar di KD Jadhav Indoor Hall, New Delhi . BaKri-akronim Bagas/Fikri menaklukkan wakil Tiongkok He Ji Ting/Zhou Haodong (21-17, 21-16). Sementara FajRi-akronim-Fajar/Rian mengalahkan Choi Sol Gyu/Kim Won Ho (21-17, 21-16).

F. PP PBSI
PASANGAN ganda campuran Indonesia Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri melampiaskan ekspresinya usai mengandaskan perlawanan ganda campuran asal Tiongkok He Ji Ting/Zhou Haodong di turnamen India Open.

Baik Bagas maupun Fikri tak merasa minder menghadapi rekannya yang merupakan ranking 1 dunia. FajRi juga baru saja menjuarai Malaysia Open. Fikri menuturkan dia dan pasangannya tidak ingin akrab dengan kegagalan dan bakal seoptimal mungkin mengurangi kesalahan.

”Besok (hari ini) untuk melawan Fajar/Rian di babak kedua, kami akan main dengan enjoy di lapangan,’’ kata Fikri. ‘’Kami ingin berusaha menikmati permainan. Kami pun juga ingin menang. Atau paling tidak akan bermain baik seperti penampilan hari ini (kemarin),” ungkapnya.

Ya, pada babak 32 besar kemarin, BakRi tampil dengan performa yang menawan. ”Kami bermain rapi, dan tidak gampang mati sendiri. Sementara lawan sebaliknya, malah banyak mati sendiri,” timpal Bagas.

Fajar pun tak kalah optimistisnya. Menurut Fajar, kondisi di New Delhi dan Kuala Lumpur berbeda. Dimana, konrisi di India memiliki udara yang sangat dingin. Karena itu, hal utama saat tampil di India adalah beradaptasi dengan cuaca.

”Dengan udara dingin, perlu pemanasan yang lebih lama. Selain itu, karena udara dingin, laju shuttlecock juga jadi lambat. Ini yang harus diantisipasi,” kata Fajar.

Soal lawan di babak 16 besar yang merupakan rekan sesama Pelatnas, Rian menegaskan bakal tetap fight. ”Harus tetap fokus, istirahat cukup, dan yang tidak kalah penting makan yang bergizi dan banyak,” tutur Rian

Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung juga melaju usai mengalahkan wakil Denmark Line Christophersen (21-17, 21-19). Di babak 16 besar, pemain yang akrab disapa Jorji itu bakal menghadapi jagoan Korea Selatan An Se Young. Ini bakal menjadi pertarungan keempat bagi kedua pemain. Di tiga laga sebelumnya, Jorji selalu kalah. Namun, kali ini hasil berbeda dicanangkan. ”Saya harus waspada dari awal. Permainan saya harus in dari awal. Harus mencoba dengan start yang bagus,” tegasnya. (raf/bas/*)

Program Profesi Insinyur Polibatam Dibuka Tiap Semester

0
Polibatam
Mahasiswa dan mahasiswi Polibatam mengikuti proses pembelajaran kelas Program Profesi Insinyur. F Polibatam

Sarjana Teknik Harus Punya STRI

batampos – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) yang kini menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN – BLU) membuka Program Studi Program Profesi Insinyur (PS PPI) setiap saat.

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

Direktur Polibatam, Direktur Polibatam, Uuf Brajawidagda ST MT PhD yang sekaligus sebagai mahasiswa angkatan pertama PS PPI menginstruksikan agar setiap semester dimulai kuliah perdana.

”Pendidikan dimulai  baik untuk Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) maupun reguler,” papar Uuf kemarin.

BACA JUGA: Polibatam Luncurkan MyInternship dan TalentHub

Sementara itu Ketua Program Studi (KPS) PSPPI Polibatam, Ir Rahman Hakim ST MSc IPM ASEAN Eng menambahkan, berdasarkan amanah UU 11 tahun 2014 bahwa lulusan Sarjana Teknik belum boleh praktik keinsinyuran sebelum mendapakan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI).

”Praktik keinsinyuran di sini mempunyai makna luas. Di antaranya mengerjakan kegiatan keinsinyuran mulai dari program pendidikan teknik. Baik sektor pemerintah maupun swasta hingga tingkat pemerintahan,” ungkapnya.

Pendaftaran program ini sendiri dibuka setiap semester ganjil dan genap. Dan calon mahasiswa melakukan pendaftaran secara online sesuai tanggal yang telah ditentukan. Apabila telah lewat masa pendaftaran, maka pendaftaran dari calon mahasiswa tetap diterima dan masuk dalam daftar tunggu di semester depan.

PSPPI Polibatam sendiri diselenggarakan melalui dua skema, yakni kelas Reguler (Fresh Graduate) dan kelas RPL (Pengalaman min. 2 tahun).

Kurikulum PS PPI terdiri atas total 24 SKS, baik kelas Reguler maupun RPL. Kelas RPL diselenggarakan selama 1 semester (6 bulan) dan kelas reguler dilaksanakan selama minimal 2 semester (1 tahun). Hingga akhirnya, setelah lulus dari PSPPI Polibatam, mahasiswa berhak menyandang gelar Insinyur (Ir).

Saat ini tercatat sudah ada 56 Mahasiswa PSPPI angkatan pertama. Terdiri dari 54 persen kalangan professional, 12.5 persen kalangan pemerintahan. Sisanya dari kalangan akademisi. Dalam waktu dekat akan diadakan gelar sumpah profesi. Calon wisudawan sudah melewati berbagai tugas dan memang layak dinilai untuk mengikuti gelar sumpah profesi ini.

Seiring rencana strategis Polibatam tahun 2022-2025, jumlah Mahasiswa baru PS PPI Polibatam ke depan ditargetkan mencapai minimal 100 mahasiswa setiap semesternya. Hal tersebut selaras dengan rencana kerja Persatuan Insinyur Indonesia tentang percepatan jumlah insinyur profesional di tingkat nasional. (*)

Reporter: Suprizal Tanjung