batampos – Awal tahun 2023, wilayah Ibu Kota Provinsi, Kepri, Tanjungpinang diwarnai dengan padamnya listrik sejak Minggu (1/1/2023) pagi pukul 04.00. Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua mengatakan, black out-nya listrik di Tanjungpinang-Bintan disebabkan adanya gangguan sistem pada pembangkit di Panaran, Batam.
ilustrasi lampu / sumber: freepik
Menurutnya, dari penjelasan pihak PLN Batam tidak ada kerusakan yang menyebabkan harus terjadi pemadaman bergilir
“Kami sudah komunikasi, penyebab black outnya Pulau Bintan bukan karena kerusakan pembangkit,” ujar Rudy Chua,
Dikatajannya, sekitar setengah jam yang lalu, PLN Batam secara bertahap akan menyuplai listrik ke Pulau Bintan dengan kapasitas 60 mega watt.
“Beban puncak untuk Pulau Bintan adalah sekitar 80 mw,” jelasnya lebih lanjut.
Disebutkannya, PLN Tanjungpinang hanya memiliki cadangan 12 mw dari PLTD Air Raja. Namun ini tidak cukup untuk mengcover kebutuhan di Tanjungpinang.
Menurut politisi Partai Hanura ini, black outnya listrik Pulau Bintan memang sudah diprediksi.
“Ketika terjadi gangguan pembangkit di Batam, otomatis Pulau Bintan akan black out,” tegasnya.
Maka dari itu, ia mendorong PLN segera membangun pembangkit di Pulau Bintan.
“Kondisi Pulau Bintan sama seperti Madura yang bergantung listrik dari Surabaya dengan sistem kabel laut,” tutup.
Sementara itu, Azam warga Tanjungpinang mengatakan, ini adalah kado gelap dari PLN di awal tahun 2023.
“Pulau Bintan harus punya kemandirian listrik, sehingga tidak tergantung dengan Batam terus menerus,” ujarnya. (*)
batampos – Listrik padam pada awal tahun 2023 tidak saja dirasakan warga di Pulau Batam, di Pulau Bintan pun merasakan hal serupa. Listrik di Pulau Bintan memang sebagian disuplai dari Batam.
ilustrasi lampu / sumber: freepik
Berikut keterangan resmi dari PLN Tanjungpinang.
Sekitar pukul 04.00 WIB kami memonitor adanya gangguan pada sistem/jaringan kelistrikan yang mengakibatkan padamnya listrik PLN di daerah Pulau Bintan Sekitarnya
Pesan yang berantai melalui jejaring percakapan digital ini dirilis oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Tanjungpinang. (*)
batampos – Pada Minggu pagi (01/01), pukul 04.00 WIB terjadi gangguan sistem kelistrikan Batam-Bintan Semua unit pembangkitan, distribusi dan petugas di lapangan tengah fokus pada pemulihan sistem kelistrikan, dan melakukan analisa penyebab gangguan yang menyebabkan sebagian wilayah Batam- Bintan mengalami pemadaman listrik.
“Saat ini kami sedang melakukan pemulihan secara bertahap. Dapat kami informasikan bahwa saat ini petugas teknis juga terus melakukan upaya penanganan agar sistem kelistrikan Batam berangsur pulih kembali,” ujar Corporate Secretary PT PLN Batam, Hamidi Hamid
Terkait penyebab padam, PT PLN Batam sedang melakukan pengecekan secara menyeluruh/komperhensif. Meski begitu ada beberapa wilayah Batam dan Bintan secara bertahap sudah kembali menyala.
Akibat kejadian ini, PT PLN Batam meminta maaf kepada masyarakat dan memohon dukungan serta doa dari masyarakat agar sistem kelistrikan Batam-Bintan kembali normal
batampos – Mengawali tahun 2023, Batam mengalami black out alias padam merata. PLN Batam mengatakan listrik padam sejak pukul 4 subuh tanggal 1 Januari 2023. Di Batam pukul 4 belumlah masuk sholat subuh. Pukul 4.42 masuk waktu sholat subuh. Namun pagi tadi tiada adzan terdenra dari masjid sebab lampu padam. Penerangan seadanya digunakan untuk melaksaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid.
Pedagang ikan di Pasar Mega Legenda tak menggunakan lampu. Mereka hanya memanfaatkan sinar mentari yang masuk dari atap pasar sebab memang atap pasar ada sebagian yang menggunakan plastik transparan.
Bersyukur mentari segera menjelang. Pedagang di pasar pun menggelar dagangannya. Tanpa penerangan lampu. Semburat cahaya mentari melalui atap maupun pintu menjadi penerang. Lampu yang mereka gantungkan di atas barang dagangan tak hidup. Mereka berdagang seperti biasa. Tidak ada masalah berarti.
Namun tidak bagi pedagang yang menggunakan listrik untuk berbisnis. Pemerah santan misalnya, atau penggiling daging untuk bakso. Usaha mereka stop. “Lampu mati Mas, belum giling,” ujar seorang pedagang di pasar Mega Legenda. Ia membuka ruko kedai tetapi hanya duduk-duduk saja.
Ada yang harus bersabar tak bisa berdagang, ada yang harus bersabar sebab diserbu pembeli. Mereka adalah pedagang makanan jadi.
“Habis, Mas,” seru penjual bubur ayam di bilangan Golden Land “Banyak orang tak bisa masak. Lampu mati, jadi cepat habis.”
Para pedagang di Mega Legenda pun nampak sibuk melayani pembeli, seolah tiada henti. Saat ini menanak nasik kebayankan menggunakan magic jar / com. Bisa jadi banyak orang tak lagi bisa menanak nasi secara manual atau merasa ribet.
O, iya, jaringan selular pun berangsur tak mengirimkan sinyal, komunikasi jadi lambat. Lengkap sudah.
Apa pengalaman Anda memmulai tahun baru 2023 ini di Batam? (*)
Jalur belakang, kata Aris memiliki berbagai potensi bahaya. Salah satunya kecelakaan di laut. Sampai saat ini, ada beberapa kali kecelakaan kapal yang membawa PMI ilegal.
“Apalagi saat ini berangkatnya, angin utara kencang. Arus lautnya jadi deras, terganggu jiwa saudara-saudara kita yang menyeberang,” kata Aris, Jumat (30/12).
Terkait jalur melalui pelabuhan-pelabuhan resmi, hanya menggunakan paspor saja. Aris mengatakan pengawasannya itu di imigrasi. Ia mengatakan percaya dengan penanganan yang dilakukan pihak imigrasi.
“Perginya itu mungkin bisa dibilang benar (legal), tapi jika sampai di luar negeri bekerja. Nah ini yang melanggar aturan,” ucapnya.
Sehingga, sangat perlu bagaimana mengelola, agar para PMI ini tidak pergi secara ilegal. “Dan yang perlu yang dipikirkan bersama, PMI ini harus berangkat secara legal,” ujarnya.
Demi mencari solusi ini, Amingga mengatakan tidak hanya BP3MI dan polisi saja. Tapi, semua instansi dan pihak yang terlibat perlu duduk bersama.
Semua pihak perlu berembuk untuk mencari solusi terbaik, untuk calon PMI yang akan berangkat ke luar negeri. “Apabila tidak ada, yah begini-begini saja, tidak akan pernah selesai,” tuturnya.
Namun, ada beberapa tantangan yang dihadapi, untuk mencari solusi atas problem ini. Salah satunya regulasi yang masih lemah.
“Butuh peran semua pihak disini,” ujarnya.
Pemerintah daerah, kata Amingga memiliki peranan membantu para PMI ilegal ini. “Jangan dikira, mentang-mentang bukan asli Kepri dibilang bukan warga sini. Harusnya berupaya untuk mengayomi dan membantu mereka,” tuturnya.
Amingga mengatakan dengan melakukan penindakan dan penangkapan saja, hanya menyelesaikan sebagian kecil dari masalah. Masalah terbesarnya adalah masih tingginya animo WNI untuk bekerja ke luar negeri.
“Hal inilah yang perlu dijembatani dan dicarikan solusinya,” ungkap Amingga.
Ketua Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Kepulauan Riau (Kepri), Romo Chrisanctus Paschalis mengatakan bahwa solusi dari semua masalah ini adalah penegakan hukum.
“Solusi apa. Tegakkan hukum,” ujarnya.
Ia mengatakan polisi harus tahu banyak orang yang tidak terlindungi dan mengalami kekerasan serta perbudakan. (*)
batampos – Sudah lebih dari enam jam aliran listrik PT PLN Batam mati di Pulau Batam. Beragam aktivitas warga terganggu akibat pemadaman mendadak ini.
Salah satunya adalah arus lalu lintas di berbagai persimpangan di Batam.
Dari arah Seiharapan menuju Batam Center, misalnya, hanya di Simpangjam lampu lalu lintas menyala. Mulai dari Simpang Seiharapan, depan SPBU Vitka Tiban, depan UIB, depan Gelael dan depan One Batam Mall lampu lalu lintas tidak berfungsi.
Di depan UIB, tidak ada petugas yang berjaga. Pengendara dari dua sisi berlawanan, dari arah Nagoya dan Sekupang, saling menunggu kesempatan untuk bisa melaju. Kondisi ini rawan kecelakaan.
Sedangkan di depan Gelael, polisi menutup arus kendaraan dari arah Seipanas menuju Simpang Frengki dan sebaliknya. Kendaraan dari Seipanas yang hendak menuju Simpang Frengki harus berputar ke arah ruko Raflesia. (*)
batampos – Hingga pukul 11.00 WIB aliran listrik PT PLN Batam untuk Pulau Batam masih mati. Pemadaman mendadak yang berlangsung sejak pukul 04.00 tersebut menybabkan kacaunya berbagai aktivitas warga.
Berdasarkan pengumuman yang disiarkan PT PLN Batam, perusahaan penyedia setrum tersebut belum dapat memastikan penyebab matinya aliran listrik. “Penyebab padam, PT PLN Batam sedang melakukan pengecekan secara komprehensif,” demikian disampaikan pihak PLN Batam.
PLN menyebutkan saat ini listrik di beberpa kawasan di Batam dan Bintan sudah mulai menyala secara bertahap. PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. (*)
Tim nasional Indonesia berlatih di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (31/12/2022), menjelang laga pamungkas di Grup A Piala AFF 2022 kontra tuan rumah. (ANTARA/Michael Siahaan )
batampos – Lagu berbahasa Jawa “Ojo Dibandingke” mengiringi latihan perdana tim nasional Indonesia di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (31/12), dua hari sebelum laga pamungkas Grup A Piala AFF 2022 kontra tuan rumah.
Lantunan lirik “Wong ko ngene kok dibanding-bandingke” dari tembang ciptaan Abah Lala itu terdengar di Rizal Memorial seiring persiapan perayaan malam Tahun Baru oleh warga Manila.
Akan tetapi, konsentrasi para pemain timnas Indonesia tidak terganggu dengan lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi cilik Farel Prayoga tersebut.
Skuad asuhan Shin Tae-yong tetap serius melakukan semua yang diinstruksikan. Latihan itu dimulai pukul 19.30 waktu Filipina dan berakhir sekitar 1,5 jam setelahnya.
Shin memulai aktivitas tersebut dengan latihan fisik ringan. Setelah itu, Ilija Spasojevic dkk terlihat melakukan operan-operan pendek, lalu dilanjutkan ke materi taktik.
Semua pemain timnas mengikuti latihan tersebut termasuk bek tengah Jordi Amat yang akan absen dari pertandingan versus Filipina karena terkena akumulasi kartu kuning.
Pertandingan pamungkas Indonesia di Grup A Piala AFF 2022 melawan Filipina akan digelar Senin (2/1) pada pukul 20.30 waktu setempat atau 19.30 WIB di Stadion Rizal Memorial, Manila.
Partai itu penting bagi Indonesia karena akan menentukan langkah ke fase berikutnya.
Indonesia akan menyegel slot di semifinal jika mampu menahan imbang atau menang atas tuan rumah Filipina pada laga terakhirnya di Grup A.
Untuk menjadi juara grup, Indonesia wajib menang besar dengan selisih gol melampaui Thailand yang pada pertandingan pamungkasnya akan melawan Kamboja, pada hari yang sama.
Saat ini Indonesia berada di peringkat kedua Grup A dengan tujuh poin dari tiga laga (selisih gol +8). Thailand memuncaki klasemen juga dengan tujuh poin dari tiga laga tetapi unggul selisih gol (+9).
Kamboja menguntit di peringkat ketiga dengan enam poin (tiga laga, selisih gol +4), lalu di bawahnya bertengger Filipina dengan tiga poin dari tiga laga (selisih gol -1) dan Brunei Darussalam di dasar klasemen dengan nol poin dari empat laga (selisih gol -20).
Adapun Filipina dan Brunei Darussalam sudah dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2022. (*)
Ilustrasi. Pesta kembang api menyemarakkan pergantian tahun yang digelar Pemko Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (1/1/2019) lalu. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Warga Batam memadati Dataran Engku Putri dalam menyambut momen pergantian tahun, Sabtu (31/12) malam. Keramaian sudah mulai terlihat sejak pukul 08.00 WIB.
Sambil menunggu momen pergantian tahun, pengunjung juga bisa mendatangi stand bazar kuliner yang dikemas dalam Malay Night oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata mengatakan perayaan malam tahun baru 2023 di Engku Putri ramai pengunjung. Banyak warga Batam yang ingin menyaksikan pergantian tahun. Salah satunya dengan mendatangi Dataran Engku Putri sebagai pilihan menikmati hiburan.
“Selain bazar, ada juga hiburan dari musisi lokal. Semarak acara tetap terasa, meskipun kondisi cuaca sempat hujan,” kata dia, Sabtu (31/12) malam.
Ardi menyampaikan meskipun tidak ada pesta kembang api untuk mewarnai pergantian tahun, pihaknya bersama mitra mencoba menghadirkan hiburan bagi warga Batam.
Selama dua tahun ini Batam sudah melalui masa yang cukup sulit. Sehingga aktivitas keramaian dibatasi. Momen akhir tahun ini menjadi puncak dari berbagai harapan untuk tahun 2023 mendatang.
“Meskipun acara sederhana, namun tetap ramai. Ini artinya warga Batam sangat merindukan hiburan. Penampilan musisi lokal juga bisa memberikan hiburan tersendiri bagi warga Batam. Tahun depan akan dibuat lebih meriah lagi, termasuk kembang api,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ardi juga mengingatkan kepada pelaku wisata khususnya di pantai, untuk meningkatkan kewaspadaan, ketika ada lonjakan pengunjung.
“Saat libur ramai angka kunjungan biasanya. Mari kita jaga agar pengunjung tetap ada di zona yang aman. Begitu juga dengan orangtua, tolong perhatikan anak ketika bermain ke pantai,” imbaunya. (*)
Seorang mengambil foto di dinding yang bergambar Pele dan Maradona. (Juan MABROMATA /AFP)
batampos – Perdebatan tentang Pele bukan hanya soal siapa yang terbaik di Amerika Latin antara dirinya dan Diego Armando Maradona. Ada perdebatan siapa raja gol di timnas Brasil: Pele atau Neymar Jr.
Ketika Neymar menjebol gawang Kroasia di perempat final Piala Dunia 2022, FIFA menyebut koleksi 77 gol bomber Paris Saint-Germain (PSG) tersebut sudah sejajar dengan Pele sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Brasil. Namun, tidak demikian catatan Federasi Sepak Bola Brasil (CBF).
Saat FIFA sudah mengumumkan Neymar sejajar dengan O Rei (julukan Pele), CBF adem ayem. Sebab, dalam hitungan CBF, jumlah gol Pele lebih dari 77 gol.
CBF mengklaim Pele menciptakan 95 gol dari total 113 kali penampilannya bersama Canarinha, julukan timnas Brasil. Bukan 77 gol dalam 92 kali penampilan seperti yang dicatat FIFA. Yang jadi pembeda, CBF juga menghitung jumlah gol Pele saat Brasil menghadapi klub dalam ajang persahabatan. Itu yang tidak dihitung FIFA.
Dalam hitungan FIFA, jumlah gol timnas hanya diperhitungkan dari laga-laga antartimnas. Bukan timnas menghadapi klub. Meski demikian, Pele tak memperdebatkannya. Bahkan, Pele memberi Neymar ucapan selamat ketika mencetak gol ke-77 bagi timnas Brasil.
”Saya melihatmu tumbuh. Saya bersorak untukmu setiap hari dan akhirnya saya bisa memberi Anda selamat karena sudah bisa menyamai koleksi golku bersama timnas Brasil,” tulis Pele dalam akun Instagram-nya seperti dikutip dari laman Daily Mail.
Maklum, rekor Pele sudah bertahan hampir 50 tahun. ”Anda sudah sampai di level itu, Nak! Itu menunjukkan betapa hebatnya pencapaianmu bersama timnas,” sambung Pele yang juga mengenakan jersey nomor 10 seperti Neymar di timnas Brasil saat ini.
Neymar dalam unggahan di Instagram mengucapkan perpisahan untuk Pele. Dia menganggap Pele-lah yang membuat jersey nomor 10 jadi bermakna. Begitu pula tentang arti sepak bola yang sukses diubah Pele bukan sekadar olahraga. ”Pele mengubah segalanya. Dia mengubah sepak bola jadi seni. Sepak bola jadi hiburan,” tulis Neymar.
Neymar pun memperlakukan sepak bola seperti Pele. Sepak bola sebagai seni dan hiburan. ”Sepak bola dan Brasil sudah menaikkan status mereka berkat O Rei! Dia memang sudah pergi, tetapi sihirnya akan tetap ada. Karena Pele itu abadi,” sambung Neymar. (*)