Minggu, 28 Juni 2026
Beranda blog Halaman 6518

Kampus dan Mahasiswa Vokasi Bisa Ikut PMM 2023

0

batampos – Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tahun 2023 (PMM 3) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bakal berbeda dari sebelumnya. Tahun ini, PMM tak hanya ditujukan pada mahasiswa akademik saja tapi juga untuk mereka yang mengambil jurusan vokasi.

Sebagai informasi, PMM merupakan program pertukaran mahasiswa dalam negeri selama satu semester, dari satu klaster pulau ke klaster pulau lainnya. Nantinya, mahasiswa yang mengikuti PMM akan mendapat pengakuan kredit mata kuliah hingga 20 sks. Selain itu, mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan pengalaman yang unik dan berbeda melalui keikutsertaan dalam Modul Nusantara.

Asri Aldila Putri, Kepala Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan Kampus Mengajar menjelaskan, ada sejumlah perubahan di tahun ketiga PMM. Diantaranya, terbukanya kesempatan bagi perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi dan mahasiswa vokasi untuk bergabung jadi peserta. ”PMM 3 menjadi spesial karena Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) pertama kali akan ambil bagian sebagai penerima ataupun pengirim,” ujarnya dalam acara Sosialisasi Teknis Pendaftaran Perguruan Tinggi Penerima PMM 2023 secara daring, kemarin (17/1).

Perubahan lain mencakup penyederhanaan modul nusantara bagi mahasiswa. Pada tahun sebelumnya, setidaknya ada 25 panduan aktivitas yang harus dipenuhi oleh mahasiswa yang mengikuti PMM selama satu semester. Di tahun ini, modul nusantara disederhanakan menjadi 16 aktivitas untuk satu semester. ”Kebijakan baru lainnya, jumlah kuota mahasiswa yang ditawarkan oleh masing-masing perguruan tinggi PMM minimal 50 mahasiswa,” sambungnya.

Asri menyebut, di tahun lalu, setidaknya lebih dari 12 ribu mahasiswa yang mengikuti PMM di 138 perguruan tinggi penerima. Dengan kebijakan baru tersebut, diharapkan lebih dari 15 ribu mahasiswa dan 150 perguruan tinggi bisa bergabung.

Pendaftaran perguruan tinggi penerima dan pengirim PMM 3 sendiri sudah dimulai sejak 11 Januari 2023. Masa pendaftaran ini akan ditutup pada 8 Februari 2023 nanti. Adapun pendaftaran bagi mahasiswa calon peserta program PMM 3, akan diumumkan kemudian. Saat ini, proses sosialisasi tengah digencarkan agar perguruan tinggi mengetahui teknis pendaftaran PMM. Mulai dari syarat, alur, dan teknis pendaftaran. Untuk mendaftar PMM 3, perguruan tinggi calon peserta dapat mengakses laman https://pmm.kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam menyampaikan, bahwa program Kampus Merdeka ini esensinya menyiapkan mahasiswa menjadi versi terbaik dari dirinya. Hal ini dilakukan melalui berbagai macam program, diantaranya PMM, pemagangan yang tidak hanya di industri, hingga studi independen untuk belajar hal-hal yang tidak dijumpai di perguruan tingginya saat ini. ”Seperi AI, biotek, yang mungkin di perguruan tinggi mahasiswa tersebut tidak ada mata pelajarannya, tapi sangat dibutuhkan di masa depan,” ungkapnya.

Dia menegaskan, Kampus Merdeka bukan menciptakan sekrup dunia industri seperti yang selama ini dilakukan di era revolusi industri era 2 dan 3. Di mana, kampus seolah mencetak sarjana istilahnya. Padahal potensi mahasiswa beragam dan dunia setelah kuliah yang dimasuki pun sangat beragam. ”Sementara perguruan tinggi terbatas mata kuliah dan ruang pembelajarannya. Sehingag agar perguruan tinggi tetap relevan perlu mentransformasikan diri jadi perguruan tinggi masa depan, di mana pengalaman jadi bagian dari pembelajaran,” jelasnya.

Dapat bergabungnya perguruan tinggi vokasi dan mahasiswa vokasi direspon positif oleh Dirjen Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati. Menurutnya, melalui PMM, mahasiswa vokasi dapat memiliki kesempatan yang sama untuk melalui pembelajaran penuh pengalaman. sehingga nantinya memiliki kompetensi di dunia kerja sesuai dengan pekerjaan di kemudian hari. ”Satu semester mungkin hanya sementara, tapi akan membekas selamanya dan mewarnai karakter mereka,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Dituntut 2 Tahun Penjara, Penyelundup 850 Dus Mikol di Nongsa Minta Keringanan

0
838bbad831db9d7868ea705c15672949
Ilustrasi sidang

batampos – Baco bin Lai Idi, Nakhoda Kapal KLM Harapan dinyatakan bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abram Marojohan saat sidang beragendakan tuntutan dari Pengadilan Negeri Batam, Selasa (17/1). Baco dinilai melanggar undang-undang kepabeanan dan dituntut dengan hukuman pidana 2 tahun. Selain pidana badan, Baco juga diwajibkan membayar denda Rp 100 juta.

Tuntutan hukuman terhadap Baco dibacakan JPU dalam sidang yang berlangsung secara online atau virtual. Sedangkan Baco mendengarkan tuntutan hukuman terhadap dirinya dari Rutan Batam.

Dalam amar tuntutan yang dibacakan JPU Abram menjelaskan perbuataan Baco tak ada alasaan pemaaf dan pembenar. Dimana terdakwa, dengan sengaja menyelundupkan 850 minuman beralkohol tanpa cukai masuk ke perairan Indonesia. Perbuataan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam melanggar undang-undang 102 huruf a undang2 nomor 17 tahun 2006. Tentang perubahaan atas uu nomor 10 1995 tentang kepabeanan.

Baca Juga: 2 Pelajar Curi Motor di Bengkong, Terungkap saat Kendarai Motor Korban

“Perbuataan terdakwa tak ada alasaan pemaaf dan pembenar, sehingga sudah seharusnya terdakwa dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Abram.

Sebelum menjatuhkan tuntutan, Jaksa juga telah mempertimbangkan hal meringankan dan memberatkan. Hal memberatkan salah satunya merugikan negara. Sedangkan meringankan terdakwa menyesal dan mengaku bersalah.

“Memperhatikan pasal yang telah terpenuhi, menuntut terdakwa Baco dengan 2 tahun penjara. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 200 kita, yang apabila tak dibayar diganti kurungan 3 bulan,” terang Abram.

Baca Juga: Layanan Paspor Simpatik Minggu Ini Ditiadakan, Cek Jadwalnya di Sini

Atas tuntutan tersebut, Baco meminta keringanan hukuman. Ia menyesal dan berjanji tak akan mengulanginya.

“Mohon keringanan hukuman yang mulia, ” tegas Baco kepada majelis hakim yang dipimpin Bambang Trikoro didampingi dia hakim anggota.

Usai permohonan terdakwa, majelis hakim menunda sidang hingga minggu depan, dengan agenda putusan.

Baca Juga: Masih Banyak Warga Batam yang Memaksa Gunakan Brizzi Card untuk Beli Solar

Diketahui, dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Abram Marajohan menjelaskan Baco bin La Idi ditangkap di perairan Nongsa pada 29 Juli lalu. Ia ditangkap tim Beacukai Batam yang tengah berpatroli. Dari hasil pemeriksaan petugas Beacukai menemukan 850 dus minuman berakhol. Saat ditanya terkait surat izin minuman, Baco tak bisa menunjukan.

Kepada petugas, Baco mengaku hanya diperintah membawa kapal untuk menjemput mikol ke Singapura. Nantinya minuman keras itu akan diselundupkan ke Thailand. Upah yang diterima Baco yakni sebesar Rp 150 juta. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

Komisi III DPRD Kepri Sidak PLTG Panaran, Generator PLTG Rusak Berat

0
Widiastadi Nugroho

batampos- Komisi III DPRD Provinsi Kepri melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke PLTU Panaran, Sagulung, Batam, Senin (16/1) lalu. Hasil sidak mendapati, generator PLTU tersebut mengalami rusak berat yang menyebabkan black out listrik Batam-Bintan di awal tahun baru 2023.

Sidak ke PLTU Panaran tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri Widiastadi Nugroho. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan Bright PLN Batam menjaga ketersediaan energi. Apalagi menyosong bulan suci Ramadhan.

“Informasi yang kami terima, ada salah satu pembangkit Bright PLN Batam yang rusak. Makanya kami melakukan sidak, untuk memastikan persoalan ini,” ujar Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho.

BACA JUGA: Peristiwa Blackout Listrik Batam Bintan Berpotensi Pidana, Penyidik PNS Lakukan Investigasi Lanjutan

Ditegaskannya, pihaknya tidak ingin pasokan listrik ke pelanggan menjadi terganggu. Atas dasar itu, politisi PDI Perjuangan ini, meminta kepada Bright PLN Batam agar menjelaskan informasi dugaan adanya kerusakan di salah satu pembangkit yang mereka miliki.

“Jika memang ada kerusakan disalah satu mesin pembangkit, PLN harus segera menyelesaikannya agar ketika datang bulan Ramadan nanti pasokan listrik untuk pelanggan tidak terganggu,” tegasnya.

Lebih lanjut katanya, Sidak ini juga merupakan tindak lanjut dari RDP Komisi III dengan Bright PLN Batam karena adanya pemadaman total (blackout) pada awal Januari lalu.

“Selain kesiapan menghadapi Ramadan dan lebaran sidak ini juga merupakan tindak lanjut dari RDP Januari lalu yang membahas mengenai ‘blackout’ listrik Batam-Bintan awal Januari kemarin,” tutupnya. (*)

Reporter: Jailani

Venilia Agik Senang Jadi Host Olahraga

0
Venilia Agik (DOK. PRIBADI)

batampos – Venilia Agik senang jadi host olahraga. Salah satu yang bikin senang adalah tuntutan agar terus belajar.
Wanita ini akrab dengan dunia olahraga. Wajahnya kerap menghiasi layar televisi saat memandu tayangan berbagai cabang olahraga, mulai Formula E, UFC, sampai sepak bola.

Baca juga:Resep Iga Kambing Panggang Madu untuk Menu Imlek

Namun, perempuan yang akrab disapa Veni itu mengatakan awalnya menjadi host olahraga lebih karena ketidaksengajaan. “Karena awalnya ada yang ngajak casting host olahraga. Aku sama sekali tidak ada pengalaman sebagai host olahraga atau apa pun pada 2010,” ujar Veni.

Namun, sejak kecil, dia mengaku tertarik dengan olahraga. “Selain suka menonton, aku suka olahraga dari kecil,” tuturnya.

Dari situlah, akhirnya dia memberanikan diri untuk menjadi host tayangan olahraga. Salah satu yang membuatnya senang dari pekerjaannya adalah tuntutan agar terus belajar. Sebab, berdasar pengalamannya, ada saja perubahan di masing-masing cabang.(*)

Reporter: jp group

Pembaca, Bantu Temukan Dayat, Yuk …

0

 

batampos – Nur Aini, sedih. Cucunya, Muhamad Nut Hidayatullah, 10, seorang siswa SD di sebuah Pondok Pesantren di kawasan Sagulung tidak dia temukan. Aini mengaku cucunya tersebut tidak ia temukan sejak Kamis 12 Januari 2023. Aini resah tidak tahu kemana lagi hendak mencari cucunya.

dayat
Muhamad Nut Hidayatullah

“Kasihan Dayat (panggilan Nur Hidayatullah, red) dia yatim piatu, bapak ibunya telah meninggal, ” ujar Aini.

Aini menuturkan sejak ibunya wafat Dayat sering murung.

Pembaca, apabila Anda melihat Dayat silakan kontak Ibu Aini di Kavling Kamboja Blok DD, 01 atau bisa menelepon 085765409866, atau laporkan kepada kantor Polisi terdekat. (*)

Masih Banyak Warga Batam yang Memaksa Gunakan Brizzi Card untuk Beli Solar

0

batampos – Hari kedua diberlakukannya pembeliaan bio solar atau solar subsidi dengan fuel card 3.0 di Batam belum berjalan mulus,. Sebab, masih banyak pengendara yang iseng mencoba dengan Brizzi Card. Hal itu jelas ditolak oleh petugas SPBU, karena sudah tidak masuk dalam sistem.

Salah seorang petugas operator SPBU di Batam center mengatakan masih ada pengendara yang memaksa menggunakan Brizzi Card untuk bisa mengisi kendaraanya dengan solar. Padahal sudah jelas, kartu tersebut sudah tak berlaku sejak Senin (16/1).

“Ada beberapa pengendara yang memaksa tetap mengisi, tapi kami tolak. Dia beralasan, saldo di Brizzi masih ada, kami tetap tak bisa layani,” jelas pria yang enggan disebut namanya ini.

Baca Juga: Kakek Jayakarta Akui Cabuli Bocah 7 Tahun hingga 4 Kali, Modusnya Berikan Ponsel

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau membenarkan perihal yang masih adanya pengendara yang memaksa mengisi solar dengan Brizzi. Namun, petugas SPBU mengarahkan pengendara tersebut untuk mendaftarkan ulang kartu menjadi Fuel Card.

“Hari kedua, masih ada yang mencoba kartu Brizzi untuk mengisi bio solar. Tapi petugas yang ada mengarahkan untuk mendaftar ulang kartu ke fuel card,” tegas Gustian.

Menurut dia, sejak tak aktifnya Brizzi Card, banyak pengendara yang migrasi Brizzi card ke Fuel card. Dimana, sebelumnya pendaftaran sepi, namun saat ini sudah banyak yang mendaftar.

“Hari pertama kartu Brizzi non aktif, ada yang mendaftar hingga seribu. Nah hari ini (kemarin, red) masih banyak yang daftar, tapi saya belum dapat data,” tegas Gustian.

Baca Juga: Jaksa Kembali Periksa Saksi Dugaan Korupsi SIMRS BP Batam

Dijelaskan Gustian, proses migrasi kartu Brizzi ke Fuel Card cukup mudah, asal memenuhi syarat. Cukup dengan mendaftar online di website yang telah disiapkan, dan tunggu konfirmasi, untuk kemudian dilakukan pembukaan rekening di bank Bukopin.

“Prosesnya mudah kalau memang syaratnya terpenuhi dan punya kendaraan. Nah, yang selama ini tak mau daftar ulang, karena memang mereka hanya punya kartu tapi tak punya kendaraan, jelas itu tak bisa,” sebut Gustian.

Masih kata Gustian, pengecualian kartu Brizzi berlaku untuk kendaraan pelayanan umum atau publik, seperti ambulance, mobil pengakut sampah, pemadam kebakaran, trans Batam dan bus sekolah.

Baca Juga: Polsek Sagulung Bekuk Pelaku Pencongkel Jok Motor

“Nah untuk kendaraan publik atau fasilitas pelayanan umum ada pengecualian. Mereka masih bisa pakai Brizzi card sampai 31 Januari, sembari mengurus. Untuk pengendara umum atau pribadi, mereka juga bisa mendapat dispensasi itu, asal sudah mendaftar dan mengupload data diri,” tegas Gustian.

Untuk pengisiannya juga hanya bisa di 11 SPBU yang ditentukan diantaranya, SPBU 14.294.704 JI. Budi Kemuliaan-Seraya, SPBU 14.294.718 JI. Raja Isa-Batam Centre, SPBU 14.294.719 Jl. Jendral Sudirman-Sukajadi, SPBU 14.294.720 Jl. Letjen Suprapto-Tembesi, SPBU 14.294.722 Jl. Gajah Mada-Tiban Centre, SPBU 14.294.726 Jl. Brigjend Katamso-Tanjung Uncang; SPBU 14.294.729 Jl. Sei Duyung-Jodoh, SPBU 14.294.730 JI. Bengkong Laut-Bengkong, SPBU 14.294.734 Jl. Raya Bandara-Belian; SPBU 14.294.737 JI. S. Parman-Tj. Piayu dan SPBU 14.294.739 JI. Engku Putri-Batam Centre.

“Ini khusus untuk pengisian kendaraan tertentu( pelayanan publik) yang masih bisa menggunakan Brizzi card. Tapi kalau yang fuel card bisa di seluruh SPBU Batam,” pungkas Gustian. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

Dana Pemda Menumpuk, Rp 123 T APBD Masih Mengendap

0
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

batampos – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali mengingatkan para kepala daerah karena banyaknya dana pemda yang menumpuk di perbankan. Per Desember 2022, penumpukan dana pemda di perbankan itu mencapai Rp 123,74 triliun.

Arahan itu juga senada dengan kegeraman Jokowi yang menegur banyaknya dana pemda yang tak kunjung dibelanjakan itu. ‘’Tadi pak Presiden sudah menyinggung dana Pemda di daerah yang di perbankan mencapai Rp 123 triliun pada akhir Desember,’’ jelas Menkeu.

Dia menjelaskan, penumpukan dana itu tertinggi selama tiga tahun terakhir. Hal itu disebabkan karena tingginya realisasi pendapatan daerah namun tidak diiringi dengan serapan belanja yang optimal.

Data Kemenkeu mencatat, posisi dana pemda di perbankan per Desember yang mencapai Rp 123,74 triliun itu turun Rp 116,05 triliun jika dibandingkan posisi bulan sebelumnya. Penurunan itu disebabkan karena realisasi belanja daerah yang baru terakselerasi di akhir tahun.

Persoalan klasik itu diharapkan bisa diurai agar belanja pemda bisa dirasakan oleh masyarakat luas. ‘’Kementerian keuangan akan terus bekerja sama dengan daerah untuk menjaga optimalisasi serapan anggaran. Sehingga, anggaran yang sudah dialokasikan bisa bermanfaat bagi masyarakat,’’ tutur Menkeu.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menekankan, APBN dan APBD harus digunakan untuk menjaga kinerja ekonomi dan melindungi masyarakat. Pada transfer tahun 2023 dilakukan beberapa perbaikan, dana bagi hasil akan bisa diperkenalkan yang sifatnya non tunai terutama daerah-daerah yang memang memiliki dana bagi hasil dalam jumlah besar.

Realisasi penyaluran Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) mencapai Rp 816,2 triliun pada tahun 2022 atau naik 3,9 persen (yoy) dari Rp 785,7 triliun pada 2021. Hal itu sebagai komitmen pemerintah untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan di daerah.

‘’Komponen paling besar adalah dana bagi hasil (DBH), kami akan membagi hasilkan sesuai dengan aturan perundang-undangan dan data-data pun kita juga peroleh dari Kementerian lembaga mengenai berapa yang harus dibagi hasilkan,’’ jelas Menkeu. (*)

Reporter: JP Group

Penerapan Penggolongan SIM C di Kepri Menunggu Intruksi Korlantas Polri

0
dirlantas
Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penerapan penggolongan Surat Izin mengemudi (SIM) C di Provinsi Kepri masih menunggu intruksi dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Hingga kini Korlantas Polri masih mengkaji pemberlakuan SIM C menjadi tiga golongan sesuai Peraturan Polri (Perpol) nomor 5 tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan Surat Izin Mengemudi.

Direktur Lalu Lintas Polda Kepulauan Riau (Kepri), Kombes Pol Tri Yulianto, mengatakan, pihaknya tengah menunggu petunjuk langsung dari Korlantas Polri terkait pemberlakuan penggolongan SIM C ini.

Baca Juga: Lapor Kehilangan Emas Puluhan Juta Rupiah di Polsek Sekupang, Ternyata…

“Kemungkinan pemberlakuan di beberapa wilayah dulu, untuk di Kepri kita juga masih menunggu surat keputusan,” ujarnya, Senin (16/1/2023).

Hal ini juga untuk pemberlakuan tilang manual lantaran adanya indikasi pelanggaran tersebut Ditlantas Polda Kepri masih menunggu intruksi arahan dari Korlantas.

Saat ini pihaknya masih menjalankan tilang ETLE dengan kedepankan edukasi kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran.

Baca Juga: Konflik Karena Utang Piutang Kerap Terjadi di Sagulung, Masyarakat Diminta Tidak Main Hakim Sendiri

“Rencana dari Korlantas seperti itu, namun untuk daerah belum ada Intruksi. Kami masih menunggu,” ujar Dirlantas Polda Kepri.

Sebelumnya, Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus mengatakan SIM C1 akan diterbitkan awal tahun . Satpas Cirebon menjadi tempat pertama yang akan mengeluarkan SIM khusus motor 250-500 cc tersebut.

Nantinya SIM C akan terdiri atas tiga golongan, yaitu SIM C untuk sepeda motor maksimal 250 cc, SIM C1 untuk mesin motor 250 sampai 500 cc, dan SIM C2 untuk mesin motor di atas 500 cc.(*)

Reporter: Azis Maulana

DLH Karimun Kelola 17 Unit Lampu Taman dan Pemakaman

0
Lampu taman yang ada di depan rumah dinas Bupati Karimun salah satu yang dikelola DLH

batampos– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun sebagai dinas pengelolaan sampah maupun kebersihan, juga mengelola lampu penerangan taman dan perkuburan. Dimana, selama tahun 2022 lalu, DLH Karimun ada 9 unit lampu taman dengan empat titik lokasi yang berada di pulau Karimun besar.

” Alhamdulillah, totalnya lampu taman ada 9 unit yang di kabupaten Karimun. Dan, kondisinya semua berfungsi normal menyala pada malam hari dan pagi hari mati secara otomatis,” Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karimun Rita Agustina, Selasa (17/1).

Adapun lokasi lampu taman tersebut, 2 unit berada di taman hijau depan RSUD M Sani, kemudian 2 unit taman depan rumah Dinas Bupati Karimun, 1 unittaman depan kantor Bupati dan 4 unit di RTH perkantoran.

Sedangkan, untuk lampu pemakaman sendiri pada tahun lalu ada 8 unit yang terdiri dari 8 titik yaitu pemakaman atau perkuburan Paya Cincin, perkuburan Tanjung Sari Lubuk, perkuburan Bukit Centai, perkuburan Baran, perkuburan RMB, perkuburan Sungai Raya, perkuburan Teluk Air, perkuburan Sei Pasir.

BACA JUGA: Tinjau TPA Sememal, Wabup Karimun Minta DLH Tambah Fasilitas

” Kita harus bersyukur, khusus untuk penerangan perkuburan yang sangat dibutuhkan sudah terealisasi ada 8 unit pada tahun lalu. Jadi, apabila ada yang meninggal bisa dilakukan pemakaman pada malam hari dengan kondisi penerangan yang cukup,” ungkapnya.

Masih kata Rita lagi, untuk tahun 2023 pihaknya belum dapat memastikan berapa yang didapat lampu penerangan taman maupun pemakaman. Sehingga, untuk kebutuhan belum bisa diprediksi. Namun, usulan tetap diajukan untuk lokasi-lokasi taman maupun perkuburan yang belum mendapatkan penerangan lampu.

” Lumayan jugalah harganya untuk satu unit lengkap dengan tiang dan empat atau tiga lampu high mast bisa mencapai harga sekitar Rp90 juta. Dengan daya listrik mencapai 300 watt dan tiang tingginya 15 meter,” terangnya.

Sementara itu pantauan di taman depan RSUD M Sani maupun taman rumah dinas Bupati Karimun, terlihat tiang lampu taman yang berdiri kokoh dengan tiga atau empat unit lampu high mast.

” Lumayanlah buat santai ditaman cukup terang. Jadi tidak bisa berbuat yang aneh-aneh ditaman ini sekarang,” kata Udin salah seorang warga Karimun.(*)

reporter: tri haryono

Direct Flight Batam – Korea Selatan, Sinyal Positif Iklim Pariwisata

0
hang nadim
Para calon penumpang melakukan check in di Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Bandara Hang Nadim Internasional kembali akan melayani penerbangan langsung dari Batam menuju Korea Selatan dan sebaliknya. Penerbangan langsung ini menandai bahwa Batam sudah keluar dari pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan proses penerbangan masih dalam tahap memorandum of understanding (MoU) dengan Korea Selatan.

Ia menyebutkan wisatawan mancanegara (wisman) dari Korea menempati posisi keempat penyumbang wisman bagi Batam. Peringkat pertama penyumbang wisman adalah Singapura, posisi kedua ada Malaysia, ketiga adalah Cina, dan keempat adalah negara Korea Selatan.

Baca Juga: Ojek Online Diimbau untuk Tidak Gunakan Identitas Orang Lain

Dengan adanya penerbangan langsung ini, tentu ada kepercayaan terhadap Batam. Saat ini Batam juga tengah membangun bandara internasional yang nantinya akan bisa menampung penumpang yang lebih banyak jumlahnya.

“Terminal dua tengah dibangun, dan terminal pertama dalam masa peningkatan infrastruktur,” sebutnya.

Saat ini pengerjaan proyek bandara dikerjakan oleh perusahaan asal Korea Selatan. Dengan hal ini diharapkan ada multiplier effect terhadap pariwisata ke Batam

“Nanti ke Incheon bisa langsung terbang dari Batam. Dibukanya penerbangan ini tentu akan memberikan awal yang baik atau sinyal positif bagi iklim pariwisata Batam,” ujarnya, Selasa (17/1).

Baca juga: Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang Imlek

Ia mengapresiasi atas dibukanya penerbangan langsung dari Batam ke Korea. Ia berharap akan ada penerbangan lainnya yang dibuka seperti dulu. Sebelum Covid-19 menyerang, Batam melayani penerbangan ke Cina.

Dengan adanya penerbangan langsung ini diharapkan bisa menopang dan mendorong terealisasinya kunjungan wisman hingga 1,5 juta orang di tahun 2023. Hal ini juga akan membuat Batam semakin sering dikunjungi, sehingga visit Batam 2024 bisa terwujud.

“Tentu untuk menciptakan visit Batam 2024 harus dimulai dari sekarang. Target kita tahun 2024 mendatang Batam menjadi destinasi bagi wisnus maupun wisman. Batam bisa menjadi daerah untuk belajar, wisata, kuliner, olahraga, dan lainnya,” terangnya.

Baca juga: 18 Pengajuan Dispensasi Menikah di PA Batam, Alasannya Hamil Duluan

Saat ini, pihaknya juga berupaya meminta relaksasi aturan untuk kemudahan wisman ke Batam. Salah satunya menambah fasilitas pemberlakuan Visa on Arrival bagi negara-negara yang memang menjadi penyumbang terbesar untuk Batam.

“Ini kalau bisa diberlakukan kembali, dan didukung dengan adanya direct flight tentu akan bisa mewujudkan pariwisata Batam yang semakin baik,” ungkapnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA