Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 6542

Ini Tips dan Bahan untuk Ramuan Herbal

0

batampos- Ternyata ada kiat memilih bahan hingga alat untuk membuat ramuan herbal yang benar dan baik guna menjaga kesehatan tubuh.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si mengatakan bahwa dalam membuat jamu, orang-orang harus memastikan bahan yang digunakan segar dan tidak tercemar misalnya bakteri, jamur, rumput dan hama penyakit.

Menurut Inggrid, walau terbuat dari bahan segar, tetap ada risiko jamu dapat tercemar. Oleh karena itu, upaya pertama untuk membuat jamu segar yang baik, dimulai dari memilih bahan baku yang bagus seperti rimpang, kulit batang, daun, bunga, biji dan buah. Tidak masalah apabila bahan didapatkan dari pasar, bukannya menanam sendiri.

Pada ramuan yang memanfaatkan rimpang-rimpangan seperti jahe, maka pastikan kulit rimpang tampak halus, tidak kisut, tidak mengkilat, tidak ada patahan, tidak bertunas, tidak rusak, penampang melintangnya cerah, tidak busuk dan tidak ada bagian lunak atau bonyok.

Memotong sedikit bagian rimpang dapat menjadi cara memastikan kondisinya bagus.

Untuk daun, pilih yang segar, tidak layu, sementara untuk bunga atau biji, buah-buahan carilah yang tidak kisut dan kulitnya tidak mengkilat.

Bahan-bahan yang sudah dipilih kemudian disortir kembali lalu dicuci dengan air mengalir dan tiriskan. Sumber air bisa dari sumur, PAM, atau air isi ulang asalkan tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau.

Ilustrasi herbal (Pixabay)

Untuk herbal-herbal yang tidak direbus atau mentah, pastikan air yang digunakan dalam kondisi matang.

Sementara untuk alat-alat, Inggrid merekomendasikan peralatan yang sudah terstandarisasi layak digunakan (food grade) atau aman untuk kesehatan.

Panci yang digunakan untuk merebus, misalnya terbuat dari stainless steel, panci kaca, gerabah atau tanah liat. Dia melarang penggunaan panci berbahan aluminium karena bisa berinteraksi dengan zat aktif di dalam herbal.

Lalu, wadah untuk menyimpan jamu sebaiknya dalam botol kaca atau botol plastik yang food grade. Botol kemasan air mineral tidak boleh dipakai karena ada risiko zat-zat karsinogenik keluar dari plastik dan bercampur dengan jamu. Selain itu, jagalah kebersihan saat menyiapkan dan lingkungan di sekitar.

Inggrid mengatakan dari sisi manfaat, jamu sudah terkonfirmasi secara empirik dan eksperensial. Tetapi dia mengaku, efeknya tidak secepat obat kimia konvensional.

“Jamu biasanya takarannya tidak berupa konsentrat, jadi kandungan senyawa walau banyak tetapi dalam volume yang sedikit. Tidak seperti obat konvensional yang satu zat aktif tetapi sebetulnya besar, berupa konsentrat,” kata dia.

Ramuan herbal yang biasanya dibuat pada level rumah tangga merupakan jamu segar yakni baru dibuat, segar dari sisi bahan ramuan tumbuhan obat, segera dikonsumsi dan dibuat untuk satu hari konsumsi. Jamu gendong termasuk dalam jenis ini.

Tetapi, sebenarnya jamu segar dapat dibuat untuk tiga hari, asalkan disimpan dalam lemari es.

Selain jamu segar, ada juga dalam bentuk lain semisal jamu godogan yakni rebusan dari bahan-bahan herbal yang sudah dikeringkan. Jenis lainnya berupa seduhan, olesan, pil, tablet atau kapsul.

Jamu segar untuk yang dewasa dapat dicampur anggur jamu, kuning telur, madu ataupun produk jamu bungkusan asal tahu persis campuran yang dimasukkan sehingga tidak ada kandungan yang berlebihan.

Takaran
Inggrid mengatakan, untuk membuat ramuan herbal seseorang harus memiliki pengetahuan yang memadai mulai dari jamu yang akan dibuat hingga bahannya. Informasi dari Badan POM, Kementerian Kesehatan dan PDPOTJI dapat menjadi sumber referensi yang tepat.

Dari sisi takaran, herbal segar memiliki rentang keamanan yang luas, sama halnya saat mengonsumsi buah dan sayur. Saat jumlahnya berlebihan, maka dapat berefek samping semisal perut menjadi sakit dan diare.

Oleh karena itu, orang-orang disarankan menggunakan takaran misalnya dalam bentuk gram alih-alih sekadar menyebut semisal satu ruas jempol dan lainnya. Jahe contohnya. Bentuk jahe yang beragam terkadang menyulitkan orang menentukan ukuran satu ruas jempol.

“Kalau ukuran rumah tangga kadang-kadang masih boleh dengan takaran misalnya jempol. Tapi takaran jempol dari yang minum bukan dari yang bikin, menurut ilmu pengobatan tradisional,” kata Inggrid.

Namun, takaran tak mesti presisi yang artinya sedikit lebih atau kurang tak akan mengurangi khasiat dan mempengaruhi keamanan. Misalnya dalam takaran tertulis 10 gram jahe, tetapi orang memasukkan 8-9 gram atau 11-12 gram, maka tidak menjadi masalah.

Masalah akan muncul bila takaran menjadi 100 gram untuk sekali minum pada beberapa orang yang sensitif pada kandungan shogaol dalam jahe. Efek yang dapat dirasakan seperti perut menjadi panas dan diare,

Sementara pada mereka yang tak memiliki sensitivitas terhadap shogaol atau kandungan di dalam jahe, maka konsumsi 100 gram jahe dikatakan aman.

Walau begitu, Inggrid mencatat, takaran pada bahan kering dan ekstrak harus presisi.

Dari sisi waktu minum, jamu segar dan jamu godogan umumnya disiapkan untuk 24 jam konsumsi. Orang-orang sebenarnya boleh menyiapkan untuk kebutuhhan tiga hari, dengan catatan botol yang digunakan sebagai wadah terbagi tiga. Selain itu, ramuan yang sudah disimpan dalam lemari es juga dapat dihangatkan saat akan diminum.

BACA JUGA: Atasi Keputihan Dengan Minuman Herbal Kulit Delima

Inggrid lalu mengatakan, ramuan herbal dapat dikonsumsi setiap hari tanpa jeda mengingat pembuktian empirik menyatakan aman.

Dia menyarankan akan lebih ideal adanya variasi herbal yang dikonsumsi yang disesuaikan kebutuhan. Saat seseorang mengalami pegal misalnya, maka bisa meminum beras kencur selama tiga hari hingga sepekan, kemudian menggantinya dengan jamu puyang untuk mengatasi keluhan lain seperti nyeri otot.

Dalam kesempatan itu, Anggota PDPOTJI dr. Lonah, Sp.FK mengingatkan orang-orang mengetahui betul kandungan zat aktif dalam setiap tanaman yang akan digunakan sebagai ramuan. Dia mengatakan, kandungan zat aktif dalam tanaman berbeda-beda.

Pada tanaman mahkota dewa, misalnya. Bagian yang dijadikan obat yakni daging buahnya. Tetapi, apabila biji kulit ikut tercampur, maka bisa mengakibatkan keluhan atau manifestasi klinis seperti pusing, gangguan saluran cerna, mual dan muntah. (*)

reporter: antara

Pencegahan Stroke harus Dimulai dengan Deteksi Dini

0

batampos – Staf pengajar Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Dyah Tunjungsari, Sp.N (K) menyebutkan deteksi dini merupakan kunci utama pencegahan terkena penyakit stroke.

“Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin, apalagi bila ada riwayat stroke di keluarga,” kata Dyah dalam bincang-bincang media di Jakarta, Kamis.

Ketika muncul gejala stroke, penting untuk mencari pertolongan sesegera mungkin karena pasien akan lebih cepat pulih ketika ditangani lebih awal.

Gejala dan tanda-tanda stroke yang harus diwaspadai adalah senyum tidak simetris atau mencong, kemudian tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba.

BACA JUGA: Deteksi Dini Kurang Optimal, Kanker Meningkat di Negara Berkembang

Gejala lainnya adalah gerak separuh anggota tubuh tiba-tiba melemah, lalu mendadak sulit bicara, tidak memahami kata-kata atau bicara tidak “nyambung”.

Waspada juga bila tiba-tiba merasa kebas atau kesemutan separuh tubuh, juga ketika mendadak rabun atau pandangan satu mata terlihat kabur.

Tanda-tanda stroke lainnya adalah pingsan, sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah terjadi sebelumnya. Orang yang terkena stroke juga terganggu fungsi keseimbangan dan koordinasi seperti tremor, gemetar atau sempoyongan.

Ketika gejala-gejala ini terjadi, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Ilustrasi (Pexels)

“Sebab 1,9 juta sel saraf di otak mengalami kerusakan tiap menit pada saat terjadi stroke,” jelas Ketua Pokdi Gangguan Gerak Cabang Jakarta Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Seluruh Indonesia Jakarta Raya (PERDOSSI Jaya) ini.

Dyah mengatakan saat ini pasien stroke usia muda, yakni di bawah 45 tahun, terus meningkat. Ini disebabkan oleh faktor risiko vaskular seperti hipertensi, kadar kolesterol tinggi dan kadar gula darah yang tinggi memang kian banyak dialami di populasi usia muda dibandingkan beberapa dekade terakhir.

“Diduga ini berpengaruh kenapa pasien stroke usia muda meningkat,” jelas dokter spesialis saraf konsultan neurodegeneratif di RS Pondok Indah itu.

Di Indonesia, setiap tahun ada 500.000 penduduk yang terkena stroke dan 2,5 persen diantaranya meninggal, sisanya mengalami kecacatan.

Bagi pasien stroke, ia mengingatkan bahwa perbaikan fungsional dapat berlangsung seumur hidup. Sebagian besar pasien mengalami fase “plateau” di mana setelah tiga bulan pertama stroke, perbaikan gejala seakan menurun.

Pemulihan stroke juga dapat dibantu dengan terapi seperti Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) yang menstimulasi sel saraf otak dan diharapkan bisa mengurangi kecacatan serta memperbaiki kualitas hidup pasien.

Dia berpesan agar masyarakat bisa meminimalkan faktor risiko stroke yang dapat dimodifikasi, yakni menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup serta mengurangi stres. (*)

reporter: antara

 

 

 

Sebelum Dikirab, Api Obor Porprov Kepri Sempat Padam

0
Api obor Porprov Kepri sempat padam saat diserahkan atlet ke tokoh masyarakat di lapangan Kampung Bukit Bekapur, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Senin (31/10). F.Slamet Nofasusanto

batampos- Kejadian di luar dugaan terjadi saat upacara penyerahan api obor dalam ajang pekan olahraga provinsi (Porprov) Kepri tahun 2022 di lapangan Kampung Bukit Bekapur, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Senin (31/10).

Terlihat api obor yang diserahkan atlet Porprov ke salah seorang tokoh masyarakat sempat padam.

Menyadari api obor padam, seorang panitia langsung menyalakan api kembali.

Api obor kemudian diserahkan tokoh masyarakat ke Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

Roby selanjutnya menyerahkan api obor ke atlet Porprov Kepri untuk dibawa keliling Bintan.

BACA JUGA: Kirab Api Obor Porprov Kepri Dimulai dari Istana Kota Kara di Kaki Gunung Bintan

Salah seorang panitia mengatakan, padamnya api obor sudah hal biasa.

“Sebelum-sebelumnya seperti itu,” kata dia.

Dia menjelaskan, api obor Porprov bukan seperti api obor PON. Karena, bisa sewaktu-waktu padam.

“Makanya disiapkan pemantik api untuk menyalakan kembali api obor kalau padam,” jelas dia.

Ketua KONI Bintan, Dedi Sutanto menyampaikan, api obor yang akan melewati sejumlah kecamatan di Bintan mulanya dinyalakan di Istana Kota Kara.

“Api obor akan mengelilingi 7 kecamatan di Bintan yakni Kecamatan Teluk Bintan, Seri Kuala Lobam, Bintan Utara, Teluk Sebong, Toapaya, Gunung Kijang dan Bintan Timur. Lalu, api obor diletakkan di Kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu,” kata dia.

Ketua PB Porprov Kepri, Dadang mengatakan, api obor dinyalakan di Istana Kota Kara karena diambil dari suatu titik sejarah untuk membangkitkan semangat bersama melalui ajang Porprov Kepri.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, adanya Porprov Kepri V tahun 2022 di Kabupaten Bintan menjadi kebangkitan bersama pascapandemi.

“Dua sampai tiga tahun kita dilanda covid, sekarang kita sudah mulai melakukan aktivitas dengan nornal namun kita harus tetap hati-hati terhadap covid-19,” kata dia.

Roby juga menjelaskan, alasan kirab api obor dimulai dari Istana Kota Kara karena sejarah Melayu Bentan dimulai dari Kota Kara.

“Sehingga kita ingin memulai kirab api obor dari tempat bersejarah Kota Kara,” kata dia.

Dia berharap, Porprov Kepri yang diadakan di Kabupaten Bintan sebagai tuan rumah mampu membangkitkan ekonomi masyarakat yang ada di Bintan. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Perampok di Pelantar II Tanjungpinang adalah Seorang Pria dan Wanita

0

batampos – Tim gabungan Polresta Tanjungpinang menangkap dua perampok yang beraksi di Pelantar II Tanjungpinang. Dari informasi yang diperoleh, keduanya ditangkap di lokasi berbeda. Satu perampok ditangkap di Batam dan Tanjungpinang, Sabtu (30/10/2022) malam.

Barang bukti

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu melalui Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP M. Arsha membenarkan penangkapan dua perampok tersebut. Saat ini dua pelaku masih diperiksa penyidik di Mapolresta Tanjungpinang.

“Sudah ditangkap,” kata Arsha, Senin (31/10/2022).

AKP M. Arsha menjelaskan, pelaku perampokan yang ditangkap di Batam adalah seorang laki-laki inisial SS. Kemudian seorang perempuan inisial H yang diduga turut membantu perampok tersebut.

“Saat ini polisi masih mengejar seorang pelaku lainnya,” tegasnya.

Saat penangkapan H di Tanjungpinang, polisi menyita uang 4,5 juta serta surat bukti gadai Pegadaian Sei Tering Batam dan telepon seluler. Uang tersebut merupakan hasil gadai kalung emas dan kalung giok milik korban perampokan. “H adalah istri pelaku SS,” ungkap Arsha.

Kemudian dari tangan pelaku SS, polisi menyita satu unit sepeda motor, uang Rp 700 ribu serta surat bukti gadai Pegadaian Sei Tering Batam dan telepon seluler. “Saat ini dua tersangka sudah ditahan di Mapolresta guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kapolsek.

Sebelumnya diketahui, dua perampok terekam kamera pengawas saat merampok di Toko Suhardi Pelantar II Tanjungpinang, Senin (24/10) sekitar pukul 04.34 WIB. Saat beraksi, dua perampok sempat melukai pemilik toko dan diduga membawa kabur uang senilai Rp 30 juta.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima, awalnya terlihat salah seorang perampok mengenakan helm menyamar sebagai pembeli. Korban melayani pembeli tersebut.

Tidak berselang lama, seorang perampok lainnya yang juga mengenakan helm dan jaket, masuk ke toko dan langsung memiting leher korban dari belakang.

Setelah dipiting, korban ditarik lalu dilumpuhkan oleh perampok. Dalam rekaman CCTV, terdengar suara korban yang pasrah. “Ambil aja (uangnya),” kata korban. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR

PT PLN Batam dan PT Tamarin Tandatangani MoU Penyediaan dan Pengelolaan Tenaga Listrik

0
pln batam 3
Direktur Utama PT PLN Batam, Irwansyah Putra (pegang map) dan Direktur Utama PT Tamarin, Michael Kristian Wiluan (map) berfoto bersama setelah penandatanganan MoU di Nongsa Point Marina, Jumat (28/10). Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU dengan PT Taman Resor Internet (Tamarin) mengenai Kerjasama Penyediaan dan Pengelolaan Tenaga Listrik Untuk Mendukung Kebutuhan Listrik Data Center di KEK Nongsa, Jumat (28/10/2022) di Nongsa Point Marina.

Nota Kesepahaman ini ditanda tangani oleh M. Irwansyah Putra selaku Direktur Utama PT PLN Batam dan Michael Kristian Wiluan selaku Direktur Utama PT Tamarin.

Tujuan ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini adalah Untuk mendukung & memenuhi kebutuhan supply Listrik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa yang ditetapkan berdasarkan PP 68 Tahun 2021 sebagai kawasan pengembangan IT Digital dan sektor pariwisata yang terintegrasi.

Baca Juga: PLN Batam Pilih Mobil Listrik Nissan Leaf Sebagai Kendaraan Operasional

Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansya Putra, mengatakan, pada tahun 2022 ini dapat disebut sebagai tahun yang optimis. Kata dia, pasca wabah pandemi COVID-19 yang terus menurun, pertumbuhan ekonomi Batam seolah tancap gas sejalan juga dengan pertumbuhan penjualan listrik Batam yang naik pesat.

“Terhitung untuk hingga September tahun 2022 ini pertumbuhan penjualan listrik telah menyentuh angka hampir 15.46%. Bisa dikatakan perutumbuhan listrik di Batam menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: PLN Batam Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Hutan Mangrove Tanjungpiayu

Hingga saat ini lanjutnya, beban puncak di Batam sudah mencapai 542 MW. Berkaca dari data beban puncak pada tahun-tahun sebelumnya, kenaikan pada semester I 2022 ini sangat besar, mengingat pada tahun 2019 tercatat sebesar hanya 457 MW.

“Tahun 2020 naik menjadi 465 MW, sedangkan sepanjang tahun 2021 hanya naik 15 MW menjadi 480 MW,” ujar Irwansyah.

Kata dia, kenaikan beban puncak ini merupakan suatu hal yang patut disyukuri karena pertanda animo perekonomian mulai tumbuh.

Baca Juga: PLN Batam Paparkan Peluang Energi Terbarukan untuk Menjaga Pasokan Listrik Dalam Negeri

“kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama yang akan kita lakukan adalah salah satu bentuk komitmen kita bersama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Batam,” tambahnya.

Irwansyah menyampaikan, penghargaan yang setinggi-tingginya untuk komunikasi dan kerjasama yang terjalin dengan baik antara PT PLN dan PT Tamarin.

PT PLN Batam, senantiasa berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat baik dalam hal pemenuhan kebutuhan energi listrik, maupun pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Semoga dengan adanya kerjasama ini akan meningkatkan kepercayaan stakeholders serta menambah semangat kami untuk bekerja lebih giat lagi untuk memberikan pelayanan terbaik,” tutupnya.

Baca Juga: PLN Batam dan ICON+ Launching ICONNET Batam

PT Tamarin adalah anak perusahaan dari Citramas Group, yang merupakan pemilik Kawasan Industri Terpadu Kabil dan memegang otoritas untuk mengelola KEK Nongsa.

Sebagai Badan Usaha Pembangunan dan Badan Usaha Pengelola KEK Nongsa (“BUPP KEK Nongsa”) berdasarkan Keputusan Ketua Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus No. 2 Tahun 2021 tanggal 5 Juli 2021 yang memerlukan pasokan tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan Data Center di KEK Nongsa.

Direktur Utama PT Tamarin, Michael Kristian Wiluan, menegaskan, melalui kerjasama ini Tamarin siap untuk memberikan komitmen kehandalan penyediaan tenaga listrik kepada seluruh tenant Data Center di dalam KEK Nongsa yang diproyeksikan sebagai lokasi investasi Data Center dan pariwisata.

Tamarin lanjutnya membutuhkan daya listrik yang besar dan handal serta berkesinambungan sesuai dengan standard Data Centre untuk TIER 3 dan TIER 4, yang berasal dari dua sumber penyediaan Listrik yaitu PLN Batam dan PT Maxpower Indonesia sesuai yang dibutuhkan ke KEK Nongsa secara berkesinambungan.

Baca Juga: Ketangguhan Batam Diuji

“Tamarin telah berhasil menarik investor untuk membangun Data centre di Nongsa dan memerlukan tenaga listrik yang handal dan berkesinambungan sesuai dengan standard Data Centre untuk TIER 3 dan TIER 4,” katanya.

“Dimana diperlukan dua sumber listrik dan dalam perencanan akan dibangun pembangkit listrik tenaga surya untuk menambah backup sumber daya listrik sekaligus sebagai Green Energi untuk Data Centre. Perkiraan kami diperlukan saluran listrik sebesar 530MW sampai dengan tahun 2030,” Michael lagi.

TAMARIN aka bekerjasama dengan PLN Batam sebagai penyedia sumber tenaga listrik untuk keperluan data centre, dan TAMARIN akan membangun Grid Local untuk distribusi listrik kepada Data centre.

“Kami mohon dukungan dari semua pihak agar penyalurkan tenaga listrik untuk keperluan data centre di KK Nongsa berjalan dengan baik dan suksess,” harap Michael.

Diharapkan melalui supply Listrik yang handal ini, KEK Nongsa dapat menjadi pusat pengembangan teknologi & pariwisata digital tidak hanya di Indonesia, namun Asia.

Sehingga dapat menggerakkan roda perkenomian Indonesia dan mengharumkan nama bangsa, terutama diwilayah Kepulauan Riau, Batam.(*)

Hujan Disertai Angin Kencang Tumbangkan Batang Kelapa dan Timpa Rumah Anton

0
tampak batang kelapa tumbang dan menimpa atap rumah Anton warga kelurahan Sawang kecamatan Kundur Barat

batampos- Akibat hujan lebat disertai angin kencang pukul 20:30 Wib, Sabtu (30/10) malam di Kundur, pohon kelapa tumbang dan menimpa rumah Anton, warga kelurahan Sawang, kecamatan Kundur Barat. Meskipun batang kelapa sempat membelah rumah Anton, bersyukur tidak ada korban jiwa.

Kejadian itu benarkan Murjani lurah Sawang kota saat dikonfirmasi mengatakan jika malam itu Anton bersama keluarganya berada di ruang depan. Sebelum turun hujan terjadi angin cukup kencang hingga menumbangkan pohon kelapa di sebelah rumah korban. Sesaat terdengar bunyi cukup keras pohon kelapa tumbang persis menimpa rumah Anton.

BACA JUGA:

“Pohon kelapa yang tumbang menimpa atap dapur sehingga rusak parah. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa,”ujar Murjani.

Dikatakan rumah Anton sendiri berada di RT 002 RW 004 dekat lapangan sepak bola kelurahan Sawang Kundur Barat. Rumah korban beratapkan daun rumbia sehingga rusak parah. Untuk sementara warga bersama jajaran uspika sudah turun membantu bersihkan dahan dan batang kepala. Untuk selanjutnya akan kita lakukan Bantu perbaikan atap rumah bersama warga. (*)

reporter: imam sukarno

Majelis Hakim Sebut Keterangan ART Sambo Berubah-ubah Bisa Dipidanakan

0
Tangkapan layar – Susi, asisten rumah tangga (ART) keluarga mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (31/10/2022). ANTARA/Melalusa Susthira Km

batampos – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mencecar Susi, asisten rumah tangga (ART) keluarga mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, yang dinilai keterangannya berubah-ubah sehingga dapat terancam pidana.

Susi dihadirkan dalam sidang pemeriksaan keterangan saksi terhadap terdakwa Bharada Richard E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

“Kalau keterangan saudara berbeda dengan yang lain saudara bisa dipidanakan, lho! Pikirkan dulu jangan jawab cepat-cepat, saya enggak nanya langsung buru-buru jawab,” kata hakim ketua Wahyu Iman Santosa di ruang sidang PN Jaksel, Jakarta, Senin.

Majelis hakim menilai jawaban Susi berubah-ubah ketika ditanyakan terkait beberapa peristiwa. Ia menyebut keterangan Susi di persidangan berbeda dengan keterangan yang ada di berita acara pemeriksaan (BAP).

Di antaranya peristiwa pada 4 Juli lalu, di mana Brigadir J disebutkan mengangkat Putri Candrawathi dalam posisi tengah rebahan di sofa ruang keluarga rumah di Magelang untuk diangkat ke lantai dua.

“Ini saudara mengatakan, ‘Setelah kami melihat saudara Nofriansyah Yosua Hutabarat mengangkat badan Ibu Putri Candrawathi, Kuat dan Richard serta saya kaget, kemudian Richard, terdakwa saat ini mengatakan, ‘Jangan gitu lah, bang’. Kuat bilang, ‘Yos, jangan gitu,’” kata hakim anggota Morgan Simanjuntak membacakan keterangan Susi dalam BAP.

Sementara dalam kesaksian di persidangan, Susi menyebut bahwa Brigadir J belum sempat mengangkat Putri. “Belum, sempat mau ngangkat, tapi sama Om Kuat dipenging (dilarang), ‘Om, jangan ngangkat-ngangkat Ibu (Putri Candrawathi),” kata Susi.

Karena keterangannya yang berubah-ubah dan berbeda dari BAP tersebut, hakim pun sampai berulang kali menanyakan kepada Susi keterangan manakah yang benar. “Di BAP bohong?” tanya Wahyu.

“Tidak (bohong), karena pikiran saya kacau,” jawab Susi.

Susi menyebut bahwa keterangannya yang betul adalah yang diberikan di persidangan. Ia menyebut dirinya berada dalam kondisi takut ketika memberikan keterangan untuk BAP sehingga terjadi perbedaan keterangan dengan di persidangan.

“Takutan di BAP, soalnya saya tidak tahu apa-apa, pertama kejadian saya panik juga,” ujarnya.

Bahkan jaksa penuntut umum (JPU) Agus Kurniawan menuding Susi memakai alat bantu handsfree yang menuntun nya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di persidangan lantaran keterangannya yang diberikannya janggal, seperti terdiam sesaat ketika ingin menjawab.

“Saudara jujur saja, saudara saksi di dalam memberikan keterangan apakah saudara saksi ada menggunakan handsfree? Ada yang mengajari saudara?” tanya JPU. “Tidak ada,” jawab Susi.

Adapun penasihat hukum Bharada E Ronny Talapessy meminta majelis hakim agar menjatuhkan Susi dengan ancaman pidana karena dianggapnya memberikan kesaksian palsu.

“Izin majelis, ini kan terkait aturan main persidangan sesuai Pasal 3 KUHAP, kami memohon agar saksi dikenakan Pasal 174 tentang Kesaksian Palsu dengan ancaman 242 KUHP dengan 7 tahun,” ujarnya.

Mendengar cecaran pertanyaan yang dilontarkan JPU kepada Susi, Wahyu pun kemudian mengatakan bila keterangan Susi akan dikonfrontir dengan keterangan saksi lainnya.

“Saudara penuntut umum, besok dia akan diproses dengan saudara Kuat (Kuat Ma’ruf), besok Rabu. Nanti kita lihat sendiri. Sudah biarin saja, nanti pada saat dia berubah baru kita tetapkan tersangka di situ,” ucap Wahyu.

Untuk itu, majelis hakim pun mengatakan agar Susi dihadirkan terus sebagai saksi pada persidangan-persidangan selanjutnya untuk mengungkap motif sesungguhnya terkait pembunuhan Brigadir J.

“Saudara saksi ini tolong dipisahkan dengan saksi yang lain nanti kita ‘kroscek’ dengan saksi yang lain sejauh mana dia berbohong,” kata Wahyu.

Sidang pemeriksaan saksi Bharada Richard Eliezer alias Bharada E dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menghadirkan belasan saksi yang terdiri dari ART, ajudan, serta sopir yang bekerja untuk Ferdy Sambo.

Bharada E merupakan satu dari lima terdakwa dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf. Ia didakwa primer Pasal 340 KUHPidana juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana dan subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana. (*)

Reporter: Antara

Majelis Hakim Sebut Keterangan ART Sambo Berubah-ubah Bisa Dipidanakan

0
Tangkapan layar – Susi, asisten rumah tangga (ART) keluarga mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (31/10/2022). ANTARA/Melalusa Susthira Km

batampos – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mencecar Susi, asisten rumah tangga (ART) keluarga mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, yang dinilai keterangannya berubah-ubah sehingga dapat terancam pidana.

Susi dihadirkan dalam sidang pemeriksaan keterangan saksi terhadap terdakwa Bharada Richard E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

“Kalau keterangan saudara berbeda dengan yang lain saudara bisa dipidanakan, lho! Pikirkan dulu jangan jawab cepat-cepat, saya enggak nanya langsung buru-buru jawab,” kata hakim ketua Wahyu Iman Santosa di ruang sidang PN Jaksel, Jakarta, Senin.

Majelis hakim menilai jawaban Susi berubah-ubah ketika ditanyakan terkait beberapa peristiwa. Ia menyebut keterangan Susi di persidangan berbeda dengan keterangan yang ada di berita acara pemeriksaan (BAP).

Di antaranya peristiwa pada 4 Juli lalu, di mana Brigadir J disebutkan mengangkat Putri Candrawathi dalam posisi tengah rebahan di sofa ruang keluarga rumah di Magelang untuk diangkat ke lantai dua.

“Ini saudara mengatakan, ‘Setelah kami melihat saudara Nofriansyah Yosua Hutabarat mengangkat badan Ibu Putri Candrawathi, Kuat dan Richard serta saya kaget, kemudian Richard, terdakwa saat ini mengatakan, ‘Jangan gitu lah, bang’. Kuat bilang, ‘Yos, jangan gitu,’” kata hakim anggota Morgan Simanjuntak membacakan keterangan Susi dalam BAP.

Sementara dalam kesaksian di persidangan, Susi menyebut bahwa Brigadir J belum sempat mengangkat Putri. “Belum, sempat mau ngangkat, tapi sama Om Kuat dipenging (dilarang), ‘Om, jangan ngangkat-ngangkat Ibu (Putri Candrawathi),” kata Susi.

Karena keterangannya yang berubah-ubah dan berbeda dari BAP tersebut, hakim pun sampai berulang kali menanyakan kepada Susi keterangan manakah yang benar. “Di BAP bohong?” tanya Wahyu.

“Tidak (bohong), karena pikiran saya kacau,” jawab Susi.

Susi menyebut bahwa keterangannya yang betul adalah yang diberikan di persidangan. Ia menyebut dirinya berada dalam kondisi takut ketika memberikan keterangan untuk BAP sehingga terjadi perbedaan keterangan dengan di persidangan.

“Takutan di BAP, soalnya saya tidak tahu apa-apa, pertama kejadian saya panik juga,” ujarnya.

Bahkan jaksa penuntut umum (JPU) Agus Kurniawan menuding Susi memakai alat bantu handsfree yang menuntun nya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di persidangan lantaran keterangannya yang diberikannya janggal, seperti terdiam sesaat ketika ingin menjawab.

“Saudara jujur saja, saudara saksi di dalam memberikan keterangan apakah saudara saksi ada menggunakan handsfree? Ada yang mengajari saudara?” tanya JPU. “Tidak ada,” jawab Susi.

Adapun penasihat hukum Bharada E Ronny Talapessy meminta majelis hakim agar menjatuhkan Susi dengan ancaman pidana karena dianggapnya memberikan kesaksian palsu.

“Izin majelis, ini kan terkait aturan main persidangan sesuai Pasal 3 KUHAP, kami memohon agar saksi dikenakan Pasal 174 tentang Kesaksian Palsu dengan ancaman 242 KUHP dengan 7 tahun,” ujarnya.

Mendengar cecaran pertanyaan yang dilontarkan JPU kepada Susi, Wahyu pun kemudian mengatakan bila keterangan Susi akan dikonfrontir dengan keterangan saksi lainnya.

“Saudara penuntut umum, besok dia akan diproses dengan saudara Kuat (Kuat Ma’ruf), besok Rabu. Nanti kita lihat sendiri. Sudah biarin saja, nanti pada saat dia berubah baru kita tetapkan tersangka di situ,” ucap Wahyu.

Untuk itu, majelis hakim pun mengatakan agar Susi dihadirkan terus sebagai saksi pada persidangan-persidangan selanjutnya untuk mengungkap motif sesungguhnya terkait pembunuhan Brigadir J.

“Saudara saksi ini tolong dipisahkan dengan saksi yang lain nanti kita ‘kroscek’ dengan saksi yang lain sejauh mana dia berbohong,” kata Wahyu.

Sidang pemeriksaan saksi Bharada Richard Eliezer alias Bharada E dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menghadirkan belasan saksi yang terdiri dari ART, ajudan, serta sopir yang bekerja untuk Ferdy Sambo.

Bharada E merupakan satu dari lima terdakwa dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf. Ia didakwa primer Pasal 340 KUHPidana juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana dan subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana. (*)

Reporter: Antara

Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rudi: Pemuda Saat Ini Penentu Kemajuan Bangsa Indonesia ke depan

0
wali kota batam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tahun 2022 tingkat Kota Batam dilaksanakan di Dataran Engku Putri pada Senin (31/10).

Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi bertindak sebagai inspektur upacara. Hari Sumpah Pemuda yang Ke-94, mengangkat tema “Bersatu Bangun Bangsa”.

Rudi mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda adalah upaya kita menghadirkan sejarah masa lalu untuk direnungkan, dipelajari, ditemukan kristalisasi pembelajaran kebaikan untuk dijadikan teladan dan inspirasi penggerak langkah menuju visi bangsa yang besar.

“Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 memberikan pelajaran kepada kita bagaimana menyikapi perbedaan sikap primordial, suku, agama, ras dan kultur, serta berbagai kepentingan menjadi kekuatan, bukan sebagai faktor yang melemahkan,” kata Rudi membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali.

Baca Juga: Ribuan Mikol Selundupan Ini Milik Pengusaha Ternama di Batam

Dikatakannya bahwa sejarah telah menjelaskan pilihan pemuda waktu itu telah menjadi tonggak kuat menuju kemerdekaan. Peran pemuda dalam mempelopori membangun visi kebangsaan dengan Sumpah Pemuda 1928 yang diikuti dengan rangkaian pergerakan-pergerakannya telah mengantarkan kepada proklamasi kemerdekaan Indonesia.

“Peran pemuda telah tercatat dengan tinta emas sepanjang masa,” katanya.

Menurutnya peringatan Hari Sumpah Pemuda ini selalu memiliki arti penting karena ancaman-ancaman terhadap kesatuan Indonesia selalu ada bersamaan dengan cita-cita mewujudkan kejayaan Indonesia. Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda saat ini adalah “Bersatu Bangun Bangsa”.

Tema ini memberikan pesan mendalam bahwa bersatu padu adalah harga mati yang harus dikuatkan untuk membangun ketangguhan, dengan ketangguhan dan persatuan menjadi kekuatan untuk melakukan pembangunan peradaban yang unggul sebagai eksistensi.

Baca Juga: Gaji PTK Non ASN Pemprov Kepri Menunggak 3 Bulan

Pemuda hari ini adalah tokoh-tokoh yang akan berperan pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Apa yang dilakukan oleh pemuda di masa sekarang juga menjadi penentu kemajuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Mandat pemuda saat ini adalah menjadikan nilai-nilai persatuan di atas segala-galanya. Memandang keberagaman sebagai anugerah yang berharga untuk dirangkai menjadi kekuatan yang luar biasa menggapai kejayaan Indonesia.

“Pemuda bukan hanya menjadi pelaku penting membangun ketangguhan bangsa dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045, tetapi juga menjadi tulang punggung untuk kejayaan bangsa sepanjang masa,” kata Rudi. (*)

 

 

 

Reporter: YULITAVIA

J Trust Bank Bukukan Laba Bersih dengan Kondisi Permodalan yang Semakin Kuat

0
J Trust Bank merilis laporan keuangan triwulan September 2022 dimana Bank meraih laba bersih sebesar Rp85,06 miliar. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) merilis laporan keuangan triwulan September 2022 dimana Bank meraih laba bersih sebesar Rp85,06 miliar dibandingkan rugi bersih Rp337,94 miliar pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Hal ini terutama didorong oleh pertumbuhan kredit bruto sebesar 75,79% menjadi Rp17,61 triliun serta pertumbuhan simpanan nasabah sebesar 47,80% menjadi Rp23,57 triliun pada posisi bulan September 2022 dibandingkan Desember 2021.

Pendapatan Bunga tumbuh positif sebesar 61,45% menjadi Rp1,17 triliun dari sebelumnya Rp723,48 miliar pada September 2021.

Baca Juga: Selain Bupati Bangkalan, KPK Tetapkan 5 Orang Tersangka Lainnya

Peningkatan pendapatan bunga yang signifikan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan kredit dimana Bank memastikan ekspansi kredit dilakukan secara selektif dan tetap berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dengan Rasio NPL yang terus membaik yaitu NPL Gross 2,18% dan NPL Net 1,53%

Kondisi permodalan Bank semakin kuat dengan adanya penambahan setoran modal dari Pemegang Saham Pengendali yaitu J Trust Co., Ltd. di bulan September 2022 sebesar Rp117 miliar sehingga posisi modal inti minimum Bank menjadi Rp2,76 triliun dan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank menjadi 14,24%.

Baca Juga: Diprotes Hillary Clinton, Elon Musk Hapus Unggahannya Tentang Suami Ketua DPR Nancy Pelosi di Twitter

Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai menjelaskan “Penambahan setoran modal dari J Trust Co., Ltd. ini merupakan wujud komitmen Pemegang Saham Pengendali J Trust Bank untuk melakukan pemenuhan modal inti minimum Bank paling sedikit sebesar Rp3 triliun sebelum 31 Desember 2022.”

“Kondisi fundamental yang solid mendukung J Trust Bank dalam menghadapi ketidakpastian serta memanfaatkan peluang pertumbuhan bisnis untuk terus meningkatkan kinerja yang semakin baik ke depannya.” tutup Ritsuo.(*)