Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6875

Pemko Batam Berhasil Tagih Piutang PBB Rp52 Miliar

0
Pembayaran PBB 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Pegawai Bapenda Kota Batam melayani masyarakat saat hendak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemko Batam berhasil menagih piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp52 miliar pada bulan kedua digulirkannya program relaksasi PBB dari target Rp60 miliar di tahun 2022.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, di bulan September jumlah nilai piutang yang tertagih cukup besar. Perpanjangan program relaksasi mendapatkan antusias sangat tinggi.

Pemko Batam juga memberikan keringanan 10 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 1994-2021. Perpanjangan jatuh tempo pembayaran ini akan diberlakukan hingga 31 Oktober mendatang.

Berdasarkan data bulan Agustus lalu nilai PBB yang berhasil ditagih mencapai angka Rp15 miliar.

“Bulan September ini nilai akumulasi mencapai Rp52 miliar. Ada peningkatan yang cukup siginifikan dari program relaksasi ini,” ujarnya.

Beberapa upaya yang dilakukan yaitu penagihan aktif. Terus menginformasikan keringanan program melalui persatuan pengusaha. Pihaknya juga mendatangi wajib pajak, dan memberikan surat peringatan terkait kewajiban mereka.

Membaiknya perekonomian di Kota Batam turut memberikan dampak terhadap meningkatnya angka capaian piutang. Program keringanan ini bertujuan untuk menarik wajib pajak, agar melunasi tagihan mereka.

“Masih ada satu bulan ke depan waktu relaksasi. Kami berharap capaian target bisa lebih banyak. Kalau melihat target, masih ada Rp 8 miliar lagi yang harus diupayakan hingga berakhirnya program ini,” jelasnya.

Ia berharap hingga akhir tahun nanti, target pajak dan pendapatan asli daerah bisa mencapai target. Pemulihan pariwisata ini, diharapkan bisa mengalami peningkatan di akhir Desember mendatang.

“Masih ada waktu beberapa lagi ini, untuk mendongkrak PAD sampai akhir tahun mendatang,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Bangunan Utama Masjid Agung Batam akan Dirobohkan

0
Masjid Agung Batam 3 F Cecep Mulyana
Bangunan utama masjid Agung Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Bangunan utama Masjid Agung Kota Batam akan dirobohkan. Hal ini karena, pengerjaan bangunan masjid sementara sudah selesaikan dikerjakan.

Ketua Dewan Masjid Agung, Raja Azmansyah, mengatakan, pada Jumat (30/9/2022) merupakan jadwal terakhir pelaksanaan salat Jumat. Saat ini, kata dia, finalisasi pemasangan utilitas dan pemasangan AC sudah hampir rampung dikerjakan di masjid sementara.

Gedung masjid sementara ini kapasitas jemaahnya terbatas. Oleh sebab itu, Azmansyah juga mengimbau kepada masyarakat Kota Batam untuk beribadah di sekitaran masjid terdekat.

“Masjid sementara bisa menampung 300 orang. Oleh sebab itu, saya mengimbau kepada jemaah untuk salat di seputaran masjid terdekat seperti yang berada di Perumahan Beverly, Perumahan Greenland dan lain sebagainya,” paparnya, Jumat (30/9).

Selain itu, pihaknya juga ada rencana menyiapkan tenda di luar masjid sementara. Sebagai antisipasi adanya peningkatan jumlah jemaah yang beribadah.

“Tetapi kita tetap menyarankan masyarakat salat di masjid sekitaran Batam Center,” katanya.

Azmansyah menuturkan di masjid sementara pihaknya sudah memasang 4 unit AC Standing. Sehingga memberikan kenyamanan jemaah dalam beribadah.

Ia melanjutkan, untuk memudahkan para kontraktor melakukan revitalisasi Masjid Agung, semua kegiatan publik yang berada di Masjid Agung Batam Center dipindahkan ke area kantin sebagai kantor pengganti atau sementara.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan revitalisasi bangunan masjid bertujuan untuk memperbaiki struktur bangunan, dan lebih moderen. Sehingga nanti bisa mendukung wisata religi di Batam.

“Tidak masalah kalau untuk bangunan yang berubah, yang penting ibadahnya nyaman itu saya rasa yang paling penting. Revitalisasi ini tujuannya baik. Prosesnya juga bisa dipantau bersama-sama,” ujarnya usai menunaikan salat Jumat di Masjid Agung.(*)

Reporter: Yulitavia

Berbisnis Ala Idroes Moeria dan Dasiyah dalam Gadis Kretek

0
Hubbi S. Hilmi

MENDENGAR  kabar novel Gadis Kretek akan dialihwahanakan menjadi serial di Netflix pada tahun 2023 dan dibintangi oleh sejumlah pemain film papan atas Indonesia, semisal Dian Sastrowardoyo, membuat saya—salah satu dari sekian banyak orang—yang pernah membaca novel Gadis Kretek menjadi sangat tak sabar menengok Kota M, satu kota yang diceritakan dalam garapan Ratih Kumala ini. Tak sabar terlebih untuk menyaksikan upaya dan usaha muncul dan bertahannya usaha/perusahaan rokok keretek dalam tiga zaman yang berbeda.

Kota berinisial M merupakan saksi bisu lahirnya produk rokok keretek dalam novel Gadis Kretek. Kota ini melahirkan pengusaha rokok keretek ternama, yakni Idroes Moeria. Di Kota M-lah tokoh Idroes Moeria diceritakan memula dalam meracik tembakau dan memulai usaha produksi rokok buatannya sendiri.

Tokoh Idroes Moeria berusaha dari nol. Berawal sebagai seorang buruh linting di produk rokok rumahan Pak Trisno hingga menjadi seorang pengusaha rokok yang sangat sukses, dari seorang yang tunaaksara hingga mampu baca-tulis dan menjadi seorang produsen rokok ternama.

Novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala sendiri merupakan novel yang terbit pertama kali pada tahun 2012 oleh Gramedia Pustaka Utama.

Novel ini menceritakan pencarian seorang anak atas seluk-beluk masa lalu percintaan orang tuanya. Dalam pencarian tokoh cerita dalam novel, dengan teknik penceritaan yang digunakan, penulis mengajak kita berkunjung ke masa lalu Indonesia dalam tiga zaman yang berbeda: Belanda, Jepang, dan tragedi ’65; menilik tragedi, kisah cinta, dan jatuh bangunnya usaha rokok keretek yang dimotori oleh tokoh Idroes Moeria.

Pergulatan zaman dalam novel Gadis Kretek tentu saja memberi dampak yang sangat besar dalam upaya dan usaha tokoh Idroes Moeria membangun usaha rokok kereteknya. Namun, tantangan tiga zaman yang pelik itu berhasil pula ditepisnya hingga menjadi satu perusahaan rokok ternama.

Awalnya, tokoh Idroes Moeria memulai bisnis rokoknya dengan memborong sisa tembakau yang dimiliki oleh Pak Trisno (majikannya) yang tengah bangkrut karena kepergian Belanda dan kedatangan Jepang di Indonesia.

“Aku hanya mampu bayar segini,” ucapnya sambil menyodorkan uang itu. Pak Trisno menangis melihat uang itu. Ia menerimanya meski jumlahnya jauh dari jumlah yang pantas dibayarkan jika membeli tembakau dari ladang” (Kumala, 2012: 58—59).

Memulai bisnis dengan dua keranjang tembakau yang dibeli dari Pak Trisno dan beberapa daun jagung yang dibeli langsung dari petani jagung, Idroes Moeria mulai menjalankan usaha rokoknya.

Hingga suatu hari, Idroes Moeria melakukan inovasi dalam bisnis produksi rokoknya. Ia, setelah mampu membaca dan menulis, memberi nama dagang pada produk rokok yang dibuatnya. Bukan hanya nama dagang, tokoh Idroes Moeria juga berinovasi dengan meletakkan gambar dirinya pada bungkus rokok produksinya, yang pada zaman itu terbilang tidak pernah dilakukan oleh produsen-produsen di Kota M.

Memanfaatkan Momentum

Bukan hanya dengan berinovasi dalam mengembangkan produk-produknya, Idroes Moeria juga memanfaatkan tiap momentun yang dialami di zamannya. Selamat dari tawanan Jepang di Surabaya, tokoh Idroes Moeria memanfaatkan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia. Nama dagang produknya diubah, yang semula bernama Klobot Djojobojo menjadi Roko Kretek MERDEKA.

“Dengan nama ‘Roko Kretek MERDEKA!’, dan warna kertas merah, yang menandakan perjuangan bangsa Indonesia dan betapa banyak darah yang telah ditumpahkan” (Kumala, 2012:94).
Selain mengubah nama dagang, Idroes Moeria juga mengubah produk rokoknya yang semula hanya rokok kelobot menjadi rokok keretek yang mempunyai beragam rasa.

“Mereka sepakat, yang rasa jambu klutuk lebih enak dari rasa yang lain. Meskipun Idroes Moeria bilang, campurannya tidak cuma saus rasa jambu klutuk saja, tetapi ada rasa lain, yang mendominasi tetap rasa jambu klutuk” (Kumala, 2012:97).

Lagi-lagi, sebagai seorang pengusaha rokok, tokoh Idroes Moeria terus melakukan beragam inovasi sebagai bentuk usahanya menggaet minat para penikmat rokok. Salah satunya ialah dengan mengiklankan rokok produksinya di koran-koran dan melebarkan pendistribusian hasil produksinya ke daerah-daerah lain di sekitar Kota M.

Inovasi yang tak kalah gigih dan luar biasa ditunjukkan juga oleh tokoh Dasiyah. Tokoh Dasiyah merupakan putri sulung tokoh Idroes Moeria. Ia melakukan inovasi yang tidak pernah dilakukan sebelumnya, yakni mempekerjakan beberapa gadis sebagai penjaga stan rokok di pasar malam, yang seharus dan biasanya menjadi tugas para lelaki di Kota M.

“Setelah itu Dasiyah punya ide, daripada mempekerjakan laki-laki, ia mempekerjakan para gadis teman-teman Rukayah” (Kumala, 2012:153).
Ide Dasiyah bukanlah sembarang ide, mengingat konsumen rokok didominasi oleh para lelaki. Dasiyah berpikir dengan mempekerjakan para perempuan sebagai penjaga stan rokoknya di pasar malam akan menarik minat para lelaki untuk membeli rokok. Tentu saja ide Dasiyah itu makin memperlancar dan memperlaris pembelian rokok produksinya di stan pasar malam. Inovasi yang dilakukan oleh tokoh Dasiyah tersebut mendapat respon yang cukup baik dengan diikuti oleh beberapa produsen rokok lainnya, sebagaimana inovasi yang dilakukan oleh ayahnya (tokoh Idroes Moeria) yang selalu dikuntiti oleh tokoh lainnya yang juga berprofesi sebagai produsen rokok, yakni tokoh Soedjagad.

Ketekunan, keyakinan, kerja keras, dan inovasi-inovasi, serta pandai dalam hal memanfaatkan momentum yang muncul pada diri tokoh Idroes Moeria dan tokoh Dasiyah dalam merintis dan mempertahankan bisnis rokoknya di tengah hebatnya krisis yang dialami oleh bangsa Indonesia selama tiga zaman merupakan gambaran dan nilai yang mampu dan sangat bermanfaat untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan terciptanya karya sastra bukan hanya sebagai penghibur belaka atau sebagai bahan bacaan belaka, tapi juga memiliki tujuan-tujuan tertentu, baik tersurat maupun tersirat yang sengaja diselipkan para pengarangnya.

Sebagaimana yang pernah disampaikan Horatius dalam Endraswara (2011: 116—117) bahwa karya sastra hendaknya memuat dulce at utile, yang berarti ‘indah dan berguna’. (*)

* Hubbi S. Hilmi: [email protected]

Tarif Baru Kapal Roro Berlaku Mulai Hari Ini

0
kapal Roro 2 F Cecep MUlyana
Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan ASDP Punggur. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kepri menyesuaikan tarif kapal roro hari ini Sabtu (1/10/2022). Penyesuaian ini disebabkan naiknya harga BBM solar.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Batam, Syamsudin, memastikan akan memberikan pelayanan terbaik.

“Kami akan meningkatkan pelayanan, sehingga pengguna jasa bisa merasakan kenyamanan,” kata Syamsudin, Jumat (30/9).

Syamsudin mengatakan, keputusan penyesuaian tarif ini sesuai dengan peraturan menteri perhubungan. ASDP Batam hanya melaksanakan perintah yang diberikan oleh pemerintah.

Namun lanjutnya, penyesuaian tarif kapal Roro tidak terlalu tinggi. Pemerintah juga mempertimbangkan sisi ekonomi atas dampak penyesuaian tarif kapal roro.

Ia mengatakan, akan menyosialisasikan penyesuaian tarif ini. ASDP Batam akan menyebarkan spanduk dan disosialisasikan secara online.

“Penyesuaian tarifnya ini cukup lama setelah BBM naik. Sebelumnya yang sudah mengalami penyesuaian tarif antara kota dan kabupaten dalam provinsi. Kali ini tarif antar provinsi,” tutur Syamsudin.

Berikut penyesuaian tarif kapal Roro berdasarkan keputusan dari Kementerian Perhubungan:

Batam-Jambi

1. Penumpang dewasa tarifny Rp177.700 sedangkan bayi Rp17.600
2. Kendaraaan golongan I Rp233.900, kendaraan golongan II (sepeda motor) Rp410.700
3. Kendaraan golongan III (sepeda motor besar) Rp817.800
4. Kendaraan golongan IV mobil penumpang Rp2.762.600
5. Kendaraan barang Rp2.522.400.

Batam-Riau

1. Penumpang dewasa Rp126.800 sedangkan bayi Rp12.500
2. Sepeda Rp149.2003
3. Sepeda motor Rp283.200
4. Sepeda motor besar Rp500.100
5. Kendaraan roda empat untuk penumpang Rp1.857.900
6. Kendaraan roda empat untuk barang Rp1.698.800.

“Perubahan tarif juga untuk rute dari Sintete, dan beberapa daerah lainnya,” ujar Syamsudin.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Deklarasi Relawan HMR-HMA Kecamatan Bengkong, Targetkan 80 Persen Suara

0
WhatsApp Image 2022 10 01 at 08.26.45 e1664587901289
Muhammad Rudi berfoto bersama para relawan Kecamatan Bengkong. Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Relawan Haji Muhammad Rudi (HMR) dan Hajah Marlin Agustina (HMA) Kecamatan Bengkong targetkan 80 persen suara pada Pilkada 2024 mendatang.

Ketua Relawan HMR-HMA Kecamatan Bengkong, Marjono, mengatakan, pihaknya yakin dapat memberikan dukungan penuh kepada HMR agar menjadi orang nomor satu di Provinsi Kepri dan HMA sebagai Wali Kota Batam.

“Kenapa masyarakat khususnya di Bengkong memberikan dukungan untuk Haji Muhammad Rudi dan Hajah Marlin Agustina karena pembangunan di Kota Batam sudah nampak,” ujarnya, saat ditanyai seusai kegiatan Deklarasi Relawan HMR-HMA Kecamatan Bengkong di Golden Prawn, Jumat (30/9/2022) malam.

Ia menjelaskan, selama 32 tahun di Batam baru beberapa tahun belakangan menikmati pembangunan khususnya jalan di kota industri itu.

Kata dia, dengan memberikan dukungan kepada HMR-HMA pada Pilkada 2024 diharapkan pembangunan di Kota Batam semakin pesat tidak hanya di kawasan mainland tapi juga hinterland.

“Saat ini ada 750 relawan HMR-HMA di Kecamatan Bengkong,” jelasnya.

Selain itu kata dia, dengan pengalaman Muhammad Rudi sebagai Wali Kota dan Kepala BP Batam dapat berbuat lebih besar untuk pembangunan Provinsi Kepri.

WhatsApp Image 2022 10 01 at 08.26.45 1 e1664587842605
Muhammad Rudi menyapa para relawannya di Kecamatan Bengkong. Foto: Messa Haris/Batam Pos

Ke depannya, para relawan HMR-HMA akan menyosiasialisakan program-program HMR-HMA kepada masyarakat.

“Untuk target suara kita optimis paling minim 80 persen,” katanya.

Ketua Relawan HMR-HMA Kepri, Sudirman Dianto, mengatakan, Muhammad Rudi bukanlah orang biasa dan telah membuktikan Batam menjadi lebih baik.

“Deklarasi relawan di Bengkong ini merupakan deklarasi Relawan HMR-HMA ke-10 di Batam,” ujarnya.

Ia meminta agar para relawan HMR-HMA bijak dalam menggunakan media sosial.

“Jaga nama HMR dan HMA. Kalau ada yang menjelek-jelekkan biarkan saja. Jangan terpancing. Lebih baik buat hal-hal yang positif,” tuturnya.

Sementara itu, Muhammad Rudi, mengatakan, untuk memenangkan Pilkada 2024 mendatang, semua harus bekerja keras. Perolehan suara di setiap daerah harus dicapai dengan hasil yang maksimal.

“2024 masih lama. Kalau ada yang fitnah (HMR-HMA) jangan dijawab, biarkan saja. Jangan terpancing. Lebih baik berbuat yang baik-baik saja,” pesan Rudi.(*)

APBD P Kepri Disahkan Rp3,9 Triliun, Anggaran Belanja Naik Rp90 Miliar

0

batampos-Lewat sidang paripurna, Jumat (30/9), DPRD Provinsi Kepri mengesahkan APBD Perubahan Provinsi Kepri TA 2022 sebesar Rp3,9 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatkan sedikit dibandingkan dengan nilai APBD murni 2022 yang ditetapkan Rp3,8 triliun.

Gubkepri Ansar Ahmad saat menyerahkan nota keuangan ke Ketua DPRD Kepri

Dalam laporan akhir Badan Anggaran (Banggar), APBD Perubahan Kepri Tahun 2022 pendapatan Pemprov Kepri ditetapkan sebesar Rp3,633 triliun. Angka tersebut naik dari proyeksi sebelumnya. Perubahan ini, dipengaruhi adanya suntikan lewat Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp18 miliar.

“Sehingga pada APBD perubahan besar pendapatan daerah menjadi Rp 3,633 triliun,” ujar Juru Bicara Banggar DPRD Provinsi Kepri, Raden Hari Tjahyono.

BACA JUGA: Sampai Oktober, Serapan Anggaran Pemprov masih di Bawah Target

Wakil Ketua II DPRD Kepri tersebut menjelaskan, untuk anggaran belanja pada APBD P 2022 ini ditetapkan sebesar Rp 3,9 triliun. Dikatakannya, Semula belanja diproyeksikan naik Rp 77 miliar, sehingga menjadi Rp3,9 triliun. Namun dengan adanya penambahan DID, menjadikan APBD Perubahan mengalami kenaikan Rp 90 miliar.

“Khusus untuk belanja yang bersumber dari DID alokasinya berpedoman pada PMK. Sementara untuk penerimaan daerah, pada APBD Perubahan turun dari sebelumnya Rp 210 miliar menjadi Rp 170 miliar atau berkurang 18,8 persen,” jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memberikan apresiasi kepada DPRD Provinsi Kepri atas atensi yang diberikan dalam pembahasan APBD P TA 2022 ini. Diakuinya, kondisi daerah sedang tidak menentu. Selain disebabkan pandemi Covid-19, dampak perang Rusia-Ukraina juga mengganggu stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Gubernur, APBD Perubahan Kepri tahun 2022 merupakan upaya dari Pemprov Kepri untuk menjawab berbagai persoalan yang sekarang sedang dihadapi. Ada tiga persoalan besar pertama persoalan inflasi, kedua, mengatasi dan mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Kepri, dan ketiga yakni recovery ekonomi.

“Kita tetap berupaya untuk memberikan yang terbaik, dengan kondisi yang terbatas. Tentu butuh kerjasama dan dukungan semua pihak,” ujar Gubernur Ansar. (*)

reporter: Jailani

Pasar Murah Dimulai 10 Oktober di Bengkong

0
OperasiPasar Murah 3 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Operasi pasar murah yang digelar Pemko Batam diserbu masyarakat. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemko Batam akhirnya menetapkan tanggal pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah se-Kota Batam. Rencananya agenda pertama pasar murah akan digelar pada Senin (10/10/2022) mendatang.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, jadwal Operasi Pasar sudah ditandatangani Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Untuk agenda pertama, rencananya digelar di Kecamatan Bengkong.

“Sudah ditetapkan tanggal nya, insyallah 10 Oktober mendatang, pertama di Kecamatan Bengkong,” jelas Gustian.

Untuk agenda selanjutnya di daerah mana, Gustian akan memastikan lagi ke timnya. Namun menurutnya, setiap Kecamatan mendapat dua kali jatah untuk pasar murah.

“Sampai akhir tahun, akan ada 20 operasi pasar. Setiap Kecamatan dapat 2 kali. Operasi pasar lebih ke daerah maindland,” jelas Gustian.

Disinggung waktu pelaksanaan operasi pasar, dikatakan Gustian akan berlangsung dari pagi hingga siang hari.

Dimana, hampir seluruh komoditi pokok, mulai sayuran hingga pangan ada disediakan di lokasi Pasar Murah.

“Insyaallah semuanya lengkap, dan harganya murah, karena memang dari distributor langsung. Pelaksanaan dari pagi sampai siang,” jelasnya.

Karena itu, ia mengimbau agar masyarakat Kota Batam bisa datang ke operasi pasar untuk mendapatkan harga komoditi murah.

Tujuan digelar pasar murah, selain untuk menstabilkan harga-harga komoditi di pasaran, juga untuk membantu masyarakat mendapatkan komoditi murah.

“Jadi memang tujuan utama operasi pasar, untuk menstabilkan harga di Kota Batam,” imbuh Gustian.

Sementara beberapa waktu lalu, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto menegaskan pihaknya siap membantu pemerintah dalam operasi pasar.

Dalam kegiatan yang membantu masyarakat itu, ia mengaku hampir seluruh distributor yang terlibat.

“Kami siap membantu pemerintah dalam agenda operasi pasar,” ujar Aryanto.

Menurut dia, dalam kegiatan yang berlangsung hingga Desember itu, pihaknya akan melibatkan seluruh distributor yang tergabung dalam asosiasi.

Untuk harga dipastikan lebih murah dibanding pasar, karena langsung dari harga distributor.

“Harga kami pastikan murah, karena memang harga modal. Untuk distributor ada 64 yang terlibat,” tegas Aryanto.(*)

Reporter: Yashinta

Masyarakat Kurang Mampu Bisa Jadi Peserta BPJS Kesehatan Gratis

0
BPJS Kesehatan f Iman Wachyudi
Ilustrasi. Foto: Imam Wachyudi/Batam Pos

batampos – Masyarakat kurang mampu atau kategori miskin bisa menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan gratis. Syaratnya mendapat rekomendasi dari RT, RW, Lurah, dan Dinas Sosial Kota Batam sebagai warga miskin. Jika memenuhi syarat, maka masyarakat tersebut bisa terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Apalagi saat ini kuota yang dialokasikan Pemko Batam ternyata belum terpenuhi. Artinya, masyarakat kurang mampu di Kota Batam masih punya kesempatan untuk bisa menjadi peserta BPJS melalui program PBI Pemko Batam.

Dimana Pemko Batam memberikan kuota 47.500 jiwa untuk ditanggung sebagai peserta PBI BPJS Kesehatan. Namun saat ini yang terdata lebih kurang 44 ribu masyarakat tidak mampu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady, mengatakan, program PBI JKN sesuai dengan Intruksi Presiden (Inpres) No.1 Tahun 2022 tentang optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional.

Dimana saat ini yang ditanggung pemerintah pusat sendiri sekitar 96,6 juta masyaraka tidak mampu. Di Pemko Batam terdapat alokasi sekitar 47.500 jiwa yang ditanggung.

Namun saat ini baru terdata sekitar 44 ribu masyarakat yang tidak mampu dibantu oleh pemerintah daerah.

“Masih ada kuota 2 ribuan lagi. Jadi kami mengimbau pada warga Batam yang kurang mampu atau miskin untuk mendaftarkan diri dengan mengurus syarat yang telah ditentukan,” ujar Iwan.

Program JKN bagi masyarkat kota Batam sampai September 2022, terdapat kurang lebih 92,81 atau 1,120,318 jiwa sudah terdaftar dalam program JKN, tapi tidak semuanya dalam kondisi aktif, ada sebagian yang sudah tidak aktif karena berhenti dari pekerjaan dan lainya.

Total penduduk Batam 1,207,082 jiwa. Selama tahun 2021 kurang lebih hampir 700 ribu masyarakat melakukan pemanfaatan layanan tingkat lanjutan (klinik Utama, Rumah Sakit) dengan berbagai macam kasus. Berikutnya pemanfaatan pelayanan tingkat pertama di Puskesmas, Klinik terdata sekitar 1,2 juta jiwa.

“Untuk kepesertaan, terdapat sekitar 310 ribu jiwa peserta mandiri aktif di Batam, sekitar setengah dari itu menunggak dan kepesertaannya tidak aktif. Untuk daerah yang paling banyak peserta menunggak di Kecamatan Batam kota, Sagulung Sekupang,” ungkapnya.

Iwan juga menjelaskan, saat ini pihaknya juga memberi keringanan untuk peserta yang menunggak pembayaran, dalam program rehab. Tunggakan iuran bisa dilunasi dengan cara dicicil.

“Lebih berat belum terdaftar, daripada terdaftar tapi nunggak iuran, kalau belum terdaftar 14 hari baru aktif mendapatkan layanan, kalau menunggak bisa minta tolong bagaimana mencarikan untuk menutup tunggakannya, dan aktif langsung kepesertaanya. Karena dalam Inpres ini seluruh penduduk diminta untuk berkontribusi dalam program JKN baik mampu maupun tindak mampu,” imbuhnya.(*)

Reporter: Yashinta

Ada Penambahan Investasi KEK Galang Batang, Gubkepri Temui Luhut

0

batampos-Gubkepri Ansar Ahmad melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator RI Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Panjaitan berkaitan dengan rencana penambahan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang sebesar USD 2 Miliar atau setara dengan Rp30 triliun. Pengembangan investasi di KEK Galang Batang ini dinilai oleh pemerintah pusat sebagai role model investasi yang berkelanjutan dan dapat ditiru daerah lain di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menyambut baik rencana penambahan investasi dan dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan lauching penambahan dan pengembangan  investasi di  kawasan industri dimaksud.

Gubkepri Ansar ahmat, Luhut Panjaitan, dan manajemen PT BAI

KEK Galang Batang beroperasi sebagai sentra industri pengolahan mineral hasil tambang (bauksit) dan produk turunannya baik dari refinery maupun dari proses smelter. KEK Galang Batang menjadi salah satu kebanggaan Provinsi Kepri dan Indonesia. Pasalnya, kawasan ini menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) dan devisa. Keberhasilan tersebut tak lepas dari keseriusan dan dukungan penuh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad kepada PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) dalam mengembangkan KEK Galang Batang.

“Banyak harapan kedepan bahwa kawasan KEK Galang Batang menjadi contoh pengembangan industri yang ramah lingkungan (geen energy),”  kata Gubernur Ansar di Jakarta, Kamis (29/09).

Gubernur Ansar juga menaruh harapan dengan penambahan investasi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kepri khususnya pulau Bintan. Keseriusan Gubernur Ansar dalam meyakinkan investasi ini salah satunya adalah jaminan terkait pelayanan perizinan agar dalam kondisi pemulihan ekonomi di Kepri akan bisa cepat melalui penyerapan tenaga kerja.

“Kami juga meminta Direktur KEK Galang Batang dapat memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal yaitu anak-anak tempatan dengan memperhitungkan spesifikasi bidang kerjanya agar anak daerah mendapat porsi di kawanan industri KEK Galang Batang,” ujar Gubernur Ansar.

Diperkirakan KEK Galang Batang akan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 23.200 orang, tersebar untuk industri pengolahan refinery sebesar 350 orang, industri pengolahan smelter sebesar 260 orang dan jasa dermaga serta pelabuhan yang berpotensi menciptakan kegiatan ikutan (multiplier effect) di kawasan tersebut. Oleh sebab itu, Gubernur Ansar menghimbau masyarakat untuk mempersiapkan anak-anaknya agar dapat bekerja di kawasan industri ini.

Termasuk dibahas dalam pertemuan tersebut dukungan dari Menko Marves untuk membantu percepatan penyediaan penambahan kapasitas listrik di kawasan KEK Galang Batang.

Untuk diketahui pada 03 September yang lalu PLN dan PT BAI telah melakukan kerjasama untuk penyediaan daya listrik sebesar 1.300 megawatt (MW) untuk PT BAI hingga tahun 2050. Pasokannya akan dilakukan secara bertahap, yakni 300 MW di tahun 2026, 500 MW di tahun 2027, dan 1.300 MW di tahun 2029-2050.

Dalam penyediaan tersebut PLN akan mengedepankan pasokan daya dari pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) yang potensinya sangat besar di Sumatera.

Di akhir pertemuan, Gubernur Ansar juga melaporkan percepatan pembangunan bandara Busung di Bintan kepada Luhut Binsar.  Bandara itu sejak awal dirancang untuk menunjang pariwisata dan industri di Bintan. Selain itu, didesain mampu menampung pesawat berbadan lebar. (*)

Harga BBM Naik, Ongkos ASDP Juga Naik, Berlaku per 1 Oktober

0
Kapal Roro Dalil Harahap 23
Suasana di Pelabuhan Roro Telagapunggur, Minggu (8/5). F-Cecep-Mulyan

batampos – Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kepri menyesuaikan tarif kapal roro per 1 Oktober. Penyesuaian ini disebabkan naiknya harga BBM solar.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Batam, Syamsudin memastikan akan memberikan pelayanan terbaik. “Kami akan meningkatkan pelayanan, sehingga pengguna jasa bisa merasakan kenyamanan,” kata Syamsudin, Jumat (30/9).

Syamsudin mengatakan keputusan penyesuaian tarif ini sesuai dengan peraturan menteri perhubungan. ASDP Batam hanya melaksanakan perintah yang diberikan oleh pemerintah.

Meskipun begitu kenaikan tarif ini, kata Syamsudin tidak terlalu tinggi. Pemerintah juga mempertimbangkan sisi ekonomi atas dampak penyesuaian tarif kapal roro.

BACA JUGA: Tarif Kapal Roro Naik

Ia mengatakan akan menyosialisasikan penyesuaian tarif ini. ASDP Batam akan menyebarkan spanduk, flyer. Selain itu, sosialisasikan akan dilakukan secara online.

“Penyesuaian tarifnya ini cukup lama setelah BBM naik. Sebelumnya yang sudah mengalami penyesuaian tarif antara kota dan kabupaten dalam provinsi. Kali ini tarif antar provinsi,” tutur Syamsudin.

Syamsudin menyampaikan berdasarkan keputusan dari Kementerian Perhubungan, Batam ke Jambi untuk penumpang dewasa tarifny Rp177.700, bayi Rp17.600, kendaraaan golongan I Rp233.900, kendaraan golongan II (sepeda motor) Rp410.700, kendaraan golongan III (sepeda motor besar) Rp817.800, kendaraan golongan IV mobil penumpang Rp2.762.600, kendaraan barang Rp2.522.400.

Sementara itu tarif Batam ke Riau untuk penumpang dewasa Rp126.800, bayi Rp12.500, sepeda Rp149.200, sepeda motor Rp283.200, sepeda motor besar Rp500.100, kendaraan roda empat untuk penumpang Rp1.857.900 dan kendaraan roda empat untuk barang Rp1.698.800.

“Perubahan tarif juga untuk rute dari Sintete, dan beberapa daerah lainnya,” ujar Syamsudin. (*)

reporter: Fiska Juanda