Sabtu, 27 Juni 2026
Beranda blog Halaman 7062

Dirut LIB Dicecar 97 Pertanyaan Terkait Tragedi Kanjuruhan

0
Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita (Jaket Dongker) hadir di Mapolda Jatim untuk diperiksa terkait Tragedi Kanjuruhan di Ditreskrimum Polda Jatim (11/10). Polri tetapkan 6 Tersangka yang harus bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan. (ALLEX QOMARULLA/JAWA POS)

batampos – Selama hampir 12 jam, Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita menghadap penyidik gabungan dari Bareskrim dan Ditreskrimum Polda Jatim kemarin (12/10). Dia diperiksa sebagai tersangka kasus tragedi Kanjuruhan.

”Bagaimanapun, sebagai warga yang taat hukum, kami ikuti prosesnya,” ujar Hadian sebelum memasuki gedung Ditreskrimum Polda Jatim. Dia datang bersama tim kuasa hukumnya sekitar pukul 10.00.

Hadian enggan berbicara banyak kepada media. Termasuk mengomentari penolakan PT LIB agar laga Arema FC versus Persebaya Surabaya digelar sore. Dia beralasan pertanyaan itu termasuk materi penyidikan.

Berdasar pantauan, pemeriksaan baru rampung pukul 22.00. Namun, Hadian menolak memberikan penjelasan dan memasrahkan kepada pengacara. ”Materi pemeriksaan terkait tragedi di Malang,” ujar Mustofa Abidin, pengacara Hadian.

Menurut Mustofa, kliennya mendapat 97 pertanyaan dari penyidik. Di antaranya terkait tugas dan wewenang direksi PT LIB. ”Misalnya hubungan kerja sama LIB dengan PSSI, broadcaster, dan panpel,” ucapnya.

Mustofa juga tidak mau memberikan penjelasan saat ditanya alasan penolakan LIB agar pertandingan digelar sore sesuai surat dari Polres Malang. Sebab, itu berkaitan dengan materi penyidikan. ”Yang pasti, jam tayang itu sudah ditentukan sejak awal. Perubahan tidak bisa langsung serta-merta dilakukan,” paparnya.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto secara terpisah menjelaskan, Hadian bukan satu-satunya tersangka yang menjalani pemeriksaan kemarin. Tiga anggota Polri yang menjadi tersangka juga diperiksa, yakni Kompol Wahyu Setyo Pranoto, AKP Hasdarman, dan AKP Bambang Sidik Achmadi. ”Hari ini (kemarin, Red) yang diperiksa empat orang,” sebutnya.

Namun, Jawa Pos tidak mendapati ketiganya memasuki gedung Ditreskrimum Polda Jatim. Dirmanto pun tidak memastikan lokasi pemeriksaan. Selain keempat tersangka, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing diperiksa penyidik sebagai saksi. Dia menjalani pemeriksaan sekitar tiga jam dan mendapat 29 pertanyaan. Di antaranya terkait Abdul Haris, ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan Arema FC yang menjadi tersangka. ”Ditanya apa benar yang bersangkutan pernah dihukum,” ujarnya seusai pemeriksaan.

Erwin membenarkan hal tersebut. Komdis PSSI pernah menjatuhkan sanksi larangan aktif di lingkungan sepak bola kepada Haris pada 2010. Sebab, Haris dianggap terbukti berusaha menyuap komdis. Penyidik sempat menanyakan alasan kenapa Haris sudah aktif kembali sebagai panpel. Sepengetahuan Erwin, yang bersangkutan mengajukan banding dan diterima.

Sementara itu, kemarin tim Persebaya dimintai keterangan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Apartemen Marina sekitar pukul 10.00. Seluruh skuad hadir. Termasuk ofisial yang sempat merasakan kerusuhan di luar Stadion Kanjuruhan setelah truk Brimob dibakar seusai laga Arema versus Persebaya pada 1 Oktober lalu.

Manajer Persebaya Yahya Alkatiri mengatakan, interview dengan Kompolnas merupakan tindak lanjut dari diskusi yang sudah dilakukan Persebaya dengan aparat kepolisian. ”Kami menjelaskan semuanya dari berbagai sudut posisi masing-masing saat kejadian,” jelasnya.

Yahya memastikan, tidak ada yang ditutup-tutupi dalam pemberian keterangan kemarin. Seluruh skuad Persebaya, termasuk ofisial, menjelaskan secara gamblang apa yang terjadi. Khususnya pasca pertandingan. Bagaimana skuad Persebaya tidak bisa keluar dari kawasan Stadion Kanjuruhan kurang lebih satu jam akibat penyerangan oknum suporter.

Kronologi dari masing-masing pihak yang ada di dalam rantis juga diceritakan secara detail. ”Harapan kami, semoga masalah ini bisa terbuka dengan terang benderang dan provokator serta siapa pun yang bersalah segera tertangkap,” tegasnya.

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mengatakan, pihaknya memang melakukan wawancara terhadap sejumlah pemain Persebaya. Itu dilakukan untuk mengetahui kondisi saat pertandingan Arema melawan Persebaya.

Di sisi lain, Polri berupaya memperbaiki pengamanan pertandingan sepak bola di Indonesia. Rencananya, Korps Bhayangkara akan membuat peraturan Kapolri (perkap) sebagai dasar regulasi pengamanan pertandingan sepak bola. Perkap tersebut akan mengakomodasi regulasi FIFA dan PSSI.

Wadan Korbrimob Irjen Setyo Boedhi Moempoeni Harso mengungkapkan, rencana membuat regulasi itu tercetus setelah pertemuan evaluasi menyeluruh penyelenggaraan sepak bola. ”Stakeholder, penyelenggara, suporter, dan Polri sepakat melakukan evaluasi,” ujarnya.

Rencana membuat perkap tersebut sesuai dengan instruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membuat produk hukum dalam pengamanan pertandingan sepak bola. ”Pelaksanaannya akan mengikuti aturan-aturan dari FIFA dan yang dikeluarkan PSSI,” terangnya. (*)

Reporter: JP Group

Dirut LIB Dicecar 97 Pertanyaan Terkait Tragedi Kanjuruhan

0
Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita (Jaket Dongker) hadir di Mapolda Jatim untuk diperiksa terkait Tragedi Kanjuruhan di Ditreskrimum Polda Jatim (11/10). Polri tetapkan 6 Tersangka yang harus bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan. (ALLEX QOMARULLA/JAWA POS)

batampos – Selama hampir 12 jam, Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita menghadap penyidik gabungan dari Bareskrim dan Ditreskrimum Polda Jatim kemarin (12/10). Dia diperiksa sebagai tersangka kasus tragedi Kanjuruhan.

”Bagaimanapun, sebagai warga yang taat hukum, kami ikuti prosesnya,” ujar Hadian sebelum memasuki gedung Ditreskrimum Polda Jatim. Dia datang bersama tim kuasa hukumnya sekitar pukul 10.00.

Hadian enggan berbicara banyak kepada media. Termasuk mengomentari penolakan PT LIB agar laga Arema FC versus Persebaya Surabaya digelar sore. Dia beralasan pertanyaan itu termasuk materi penyidikan.

Berdasar pantauan, pemeriksaan baru rampung pukul 22.00. Namun, Hadian menolak memberikan penjelasan dan memasrahkan kepada pengacara. ”Materi pemeriksaan terkait tragedi di Malang,” ujar Mustofa Abidin, pengacara Hadian.

Menurut Mustofa, kliennya mendapat 97 pertanyaan dari penyidik. Di antaranya terkait tugas dan wewenang direksi PT LIB. ”Misalnya hubungan kerja sama LIB dengan PSSI, broadcaster, dan panpel,” ucapnya.

Mustofa juga tidak mau memberikan penjelasan saat ditanya alasan penolakan LIB agar pertandingan digelar sore sesuai surat dari Polres Malang. Sebab, itu berkaitan dengan materi penyidikan. ”Yang pasti, jam tayang itu sudah ditentukan sejak awal. Perubahan tidak bisa langsung serta-merta dilakukan,” paparnya.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto secara terpisah menjelaskan, Hadian bukan satu-satunya tersangka yang menjalani pemeriksaan kemarin. Tiga anggota Polri yang menjadi tersangka juga diperiksa, yakni Kompol Wahyu Setyo Pranoto, AKP Hasdarman, dan AKP Bambang Sidik Achmadi. ”Hari ini (kemarin, Red) yang diperiksa empat orang,” sebutnya.

Namun, Jawa Pos tidak mendapati ketiganya memasuki gedung Ditreskrimum Polda Jatim. Dirmanto pun tidak memastikan lokasi pemeriksaan. Selain keempat tersangka, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing diperiksa penyidik sebagai saksi. Dia menjalani pemeriksaan sekitar tiga jam dan mendapat 29 pertanyaan. Di antaranya terkait Abdul Haris, ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan Arema FC yang menjadi tersangka. ”Ditanya apa benar yang bersangkutan pernah dihukum,” ujarnya seusai pemeriksaan.

Erwin membenarkan hal tersebut. Komdis PSSI pernah menjatuhkan sanksi larangan aktif di lingkungan sepak bola kepada Haris pada 2010. Sebab, Haris dianggap terbukti berusaha menyuap komdis. Penyidik sempat menanyakan alasan kenapa Haris sudah aktif kembali sebagai panpel. Sepengetahuan Erwin, yang bersangkutan mengajukan banding dan diterima.

Sementara itu, kemarin tim Persebaya dimintai keterangan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Apartemen Marina sekitar pukul 10.00. Seluruh skuad hadir. Termasuk ofisial yang sempat merasakan kerusuhan di luar Stadion Kanjuruhan setelah truk Brimob dibakar seusai laga Arema versus Persebaya pada 1 Oktober lalu.

Manajer Persebaya Yahya Alkatiri mengatakan, interview dengan Kompolnas merupakan tindak lanjut dari diskusi yang sudah dilakukan Persebaya dengan aparat kepolisian. ”Kami menjelaskan semuanya dari berbagai sudut posisi masing-masing saat kejadian,” jelasnya.

Yahya memastikan, tidak ada yang ditutup-tutupi dalam pemberian keterangan kemarin. Seluruh skuad Persebaya, termasuk ofisial, menjelaskan secara gamblang apa yang terjadi. Khususnya pasca pertandingan. Bagaimana skuad Persebaya tidak bisa keluar dari kawasan Stadion Kanjuruhan kurang lebih satu jam akibat penyerangan oknum suporter.

Kronologi dari masing-masing pihak yang ada di dalam rantis juga diceritakan secara detail. ”Harapan kami, semoga masalah ini bisa terbuka dengan terang benderang dan provokator serta siapa pun yang bersalah segera tertangkap,” tegasnya.

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mengatakan, pihaknya memang melakukan wawancara terhadap sejumlah pemain Persebaya. Itu dilakukan untuk mengetahui kondisi saat pertandingan Arema melawan Persebaya.

Di sisi lain, Polri berupaya memperbaiki pengamanan pertandingan sepak bola di Indonesia. Rencananya, Korps Bhayangkara akan membuat peraturan Kapolri (perkap) sebagai dasar regulasi pengamanan pertandingan sepak bola. Perkap tersebut akan mengakomodasi regulasi FIFA dan PSSI.

Wadan Korbrimob Irjen Setyo Boedhi Moempoeni Harso mengungkapkan, rencana membuat regulasi itu tercetus setelah pertemuan evaluasi menyeluruh penyelenggaraan sepak bola. ”Stakeholder, penyelenggara, suporter, dan Polri sepakat melakukan evaluasi,” ujarnya.

Rencana membuat perkap tersebut sesuai dengan instruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membuat produk hukum dalam pengamanan pertandingan sepak bola. ”Pelaksanaannya akan mengikuti aturan-aturan dari FIFA dan yang dikeluarkan PSSI,” terangnya. (*)

Reporter: JP Group

Ketahuan Bawa Sabu 20 Kg, Kapten Kapal Pilih Mati Loncat ke Muara

0
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. (Dok/Jawa Pos)

batampos – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Ditjen Bea Cukai melakukan penangkapan terhadap seorang kapten kapal berisinial MI. Dia tertangkap tangan menyelundupkan narkotika jenis sabu sebanyak 20 kilogram.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar mengatakan, MI ditangkap bersama 12 anak buah kapal (ABK) saat melakukan pelayaran dari Malaysia. Kapal tersebut diketahui menyimpan sabu di bagian mesin.

“Ini kapal sebenarnya legal, punya izin pelayaran dan sebagainya. Mengangkut barang-barang dari salah satu dermaga di negara tetangga di Malaysia. Namun, kapten kapal dan salah satu ABK-nya rupanya dititipi narkotika jenis sabu 20 kilogram, yang disembunyikan di mesin kapal,” kata Krisno di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/10).

Setelah tertangkap, MI diborgol. Namun, mendadak memilih melompat ke muara sungai yang dihuni banyak buaya. Petugas yang kehilangan jejak meminta bantuan Basarnas dan Polres setempat untuk melakukan pencarian.

“Sampai pada akhirnya tiga hari kemudian, sesosok mayat dengan sebagian tubuhnya kami duga habis dimakan ikan itu timbul. Dan diidentifiaksi bahwa yang bersangkutan adalah MI yang kabur tidak jauh dari tempat tersebut. Dan jasad tersebut sudah diterima oleh keluarganya, dan keluarganya bisa menerima ketika kami menjelaskan situasi ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Krisno menyebut, jasad MI terlihat seperti dimakan oleh ikan-ikan di muara tersebut. Beruntung jasadnya tidak dimakan buaya sehingga masih berbentuk utuh. “Nggak (termakan buaya), kalau buaya saya kira habis. Tadi saya sudah sebutkan bahwa bagian tubuhnya itu memang ada luka-luka,” katanya.

Dalam kasus ini selanjutnya salah satu ABK berinisial S ditetapkan sebagai tersangka. Dia berperan turut membantu MI dalam penyelundupan sabu. “Sisanya hanya kami riksa sebagai saksi. Dan kami masih terus mengembangkan terhadap sumber barang,” pungkas Krisno. (*)

Reporter: JP Group

SPAM Batam Bantah Alami Kerugian

0
Kantor SPAM Batam
Ilustrasi. Sejumlah warga Kota Batam mengantre untuk mendapatkan pelayanan di kantor pusat SPAM Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Layanan Sistem penyediaan air minum (SPAM) Batam banyak dikeluhkan oleh pelanggan dalam beberapa waktu belakangan ini.

Banyaknya keluhan layanan dari SPAM Batam ini muncul dugaan SPAM Batam mengalami kerugian.

Corcomm Spam Batam, Ginda mengatakan, SPAM Batam yang dioperasikan oleh PT Air Batam Hilir merupakan konsorsium dua perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang pengelolaan air minum. Pengoperasian SPAM Batam ini dimulai tepat pada tanggal 01 Agustus 2022 lalu.

Dua konsorsium perusahaan nasional itu ditetapkan langsung oleh Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam sebagai Mitra Kerjasama.

“Jadi dipercaya untuk melakukan pengelolaan SPAM Batam,” ujarnya.

Ginda melanjutkan, sebagai perusahaan penyelenggara operasi dan pemeliharaan, PT Air Batam Hilir untuk melaksanakan Operasi dan Maintenace ini akan berjalan selama 15 tahun. Terhitung sejak dikeluarkannya perjanjian kerjasama pada tanggal 01 Agustus 2022 lalu.

“Selama menjalankan tugas itu, PT Air Batam Hilir berperan sebagai mitra pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah daerah Batam,” katanya.

Ia menegaskan, tidak benar adanya dugaan kerugian yang dialami oleh PT Air Batam Hilir. Karena banyaknya nilai yang harus diberikan ke BP Batam. Begitu juga halnya dengan kesulitan investasi yang dilakukan oleh PT Air Batam Hilir.

“Karena perbaikan dan peningkatan pelayanan kepelanggan ini tetap harus berjalan yang merupakan tugas pokok kami dalam hal penyedian suplai air ke warga Batam,” tegasnya.

Pemenuhan akses air bersih bagi semua warga Batam tanpa terkecuali merupakan tantangan dan harapan yang harus dipenuhi bagi SPAM Batam. Sehingga kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) suplai air menjadi faktor utama yang terus kita upayakan pelayanannya.

Ia menambahkan, Kata melayani menjadi komitmen utama SPAM Batam, melalui PT Air Batam Hilir dalam mengoperasikan SPAM Batam. Sehingga K3 tersebut menjadi Key Performance Indicator yang mutlak harus dapat dipenuhi secara maksimal tanpa terkecuali.

“Selain kualitas air yang kita berikan tersebut, fungsi layanan pelanggan menjadi perhatian harus juga kita penuhi,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

157 Pendaftar Calon Anggota Panwascam di Bintan Lulus Seleksi Administrasi

0
Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan, Ondi Dobi Susanto. F.Pribadi

batampos– Sebanyak 157 pendaftar calon anggota panitia pengawas pemilihan umum (pemilu) tingkat kecamatan untuk pemilu tahun 2024 di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan, Ondi Dobi Susanto mengatakan, dari 164 orang yang mendaftar sebagai calon anggota Panwaslu Kecamatan dengan rincian 104 orang mendaftar langsung di sekretariat, 6 orang melalui email, 51 orang melalui website dan 3 orang menggunakan kurir.

“Jadi secara keseluruhan jumlah pendaftar dari 10 Kecamatan sebanyak 164 orang, 101 laki laki dan 63 perempuan,” katanya, Rabu (12/10).

Namun, lanjutnya, pendaftar yang lulus seleksi administrasi sebanyak 157 orang.

BACA JUGA: Pendaftaran Panwascam 21-27 September 2022

“Mereka yang lulus seleksi administrasi akan melanjutkan ke tahapan tes tertulis,” katanya.

Selanjutnya, dia menjelaskan, pendaftar yang lulus seleksi administrasi akan mengikuti tes tertulis secara online pada 16 Oktober 2022 mendatang di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau, Jalan Tata Bumi Km 20 Ceruk Ijuk, Toapaya.

“Tesnya selama satu hari full, hanya saja nanti dibagi dalam 3 sesi,” katanya.

Dia juga mengingatkan kepada para pendaftar yang mendaftar secara online untuk membawa berkas administrasi pada saat tes tertulis nantinya pada 16 Oktober 2022.

Sebelumnya, Bawaslu Bintan sempat membuka perpanjangan penerimaan berkas pendaftaran karena jumlah pendaftar di empat kecamatan belum mencapai 30 persen keterwakilan perempuan diantaranya Kecamatan Bintan Timur, Tambelan, Gunung Kijang dan Teluk Bintan.

Perpanjangan pendaftaran saat itu dimulai sejak Minggu (2/10) hingga Sabtu (8/10).

Berdasarkan data yang masuk penambahan jumlah pendaftar sebanyak sembilan orang hingga batas waktu pendaftar ditutup. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Buruh Tuntut UMK 2023 Naik 13 Persen 

0
buruh demoo
Ilustrasi. Para pekerja di Kota Batam yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Wali Kota Batam, beberapa waktu lalu. Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Aliansi persatuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Graha Kepri, Rabu (12/10/2022). Mereka menuntut upah minimum kota (UMK) 2023 naik 13 persen.

“Menjelang pembahasan UMK tahun depan, kami sudah melakukan survei harga, sebagai pertimbangan besar kenaikan upah yang layak. Kami menuntut kenaikan 13 persen dari upah saat ini,” kata Ketua FSPMI Kota Batam Yafet Ramon saat audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Kepri.

Ia menghitung besar kebutuhan hidup layak (KHL) diperkirakan Rp 4,6 hingga 5 juta setiap bulannya. Atas penghitungan tersebut, butuh menuntut kenaikan upah 13 persen.

Menurutnya jika benar dikabulkan kenaikan 13 persen, buruh bisa menerima upah yang cukup layak di angka Rp 4,7 juta.

Dengan nilai upah tersebut, kaum buruh bisa memenuhi biaya hidup, dan bertahan di tengah ancaman resesi tahun depan.

Ramon mengungkapkan, jika kenaikan upah di bawah yang diusulkan buruh, dikhawatirkan ada penurunan daya beli. Hal ini berpotensi membuat angka inflasi meningkat. Sehingga terjadi perlambatan ekonomi.

Untuk itu, ia berharap pemerintah daerah, dan DPRD sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, bisa melakukan survei terhadap harga komoditi di Batam.

Hal ini bisa menjadi dasar dalam menetapkan upah yang akan diterima buruh tahun depan. Kenaikan BBM ini turut memberikan dampak terhadap meningkatnya biaya operasional buruh.

Kenaikan BBM, turut berdampak langsung kepada kenaikan biaya transportasi umum, pemilik tempat kos atau rumah juga mulai menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

Ramon menyebutkan dari gaji yang diterima per bulan, 90 persen dihabiskan untuk pengeluaran. Bahkan 10 persen tersebut belum tentu bisa ditabung.

“Jadi semuanya habis. Kalau kenaikan seperti tahun ini yang ada naik Rp 35 ribu, buruh akan kesulitan. Jadi sudah seharusnya di tengah kenaikan harga yang luar biasa ini, dibarengi kenaikan upah sesuai yang diusulkan buruh,” jelasnya.

Berdasarkan data, pasca kenaikan BBM, inflansi tahun 2023 diperkirakan akan tembus di angka 7-8 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 4,8 persen.(*)

Reporter: Yulitavia

Pola Hidup Sehat Cegah Jantung Koroner

0

batampos- Masyarakat dihimbau untuk menjalani pola hidup sehat demi mencegah kejadian penyakit jantung koroner.

“Pertama adalah cek kesehatan secara rutin,” kata Dokter jantung dr. Azlan Sain, Sp.JP dari RSUD Kabupaten Indramayu, dokter jantung dari Universitas Indonesia, Selasa (11/10).

Azlan mengatakan pemeriksaan kesehatan teratur dianjurkan, terutama untuk orang-orang yang punya salah satu dari faktor risiko penyakit jantung koroner, khususnya faktor risiko yang bisa dimodifikasi.

Faktor risiko penyakit jantung koroner dapat berupa faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi dan faktor risiko yang dapat dimodifikasi.

Faktor-faktor yang tidak dapat dimodifikasi berupa usia dan jenis kelamin.

BACA JUGA: Serangan Jantung Bisa Terjadi Pada Usia Muda

Azlan menyebutkan laki-laki lebih berisiko dibandingkan wanita dengan usia yang sama sebelum menopause, dan menjadi sama atau bahkan lebih tinggi risikonya pada perempuan setelah menopause.

Tak hanya itu, faktor lainnya meliputi riwayat keluarga dengan serangan jantung yang meninggal pada usia yang lebih muda (laki-laki di bawah 55 tahun, wanita di bawah 65 tahun).

Ilustrasi seseorang menderita penyakit jantung. (ANTARA/HO-Foto oleh Los Muertos Crew dari Pexels)

Sementara itu, faktor risiko yang dapat dimodifikasi meliputi obesitas, merokok, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi alkohol berlebih, kadar lemak berlebih (dislipidemia), serta stres yang berlebihan.

“Pada mereka yang hipertensi, misalnya, maka pengecekan tekanan darah harus dilakukan secara rutin per tiga bulan,” jelas Azlan.

Langkah berikutnya adalah menjauhi rokok. Para perokok yang tidak ingin terkena penyakit jantung koroner diminta untuk mencari kebiasaan lain pada waktu senggang, menyibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat, serta berusaha menjauh dari lingkungan perokok.

Rajin melakukan aktivitas fisik juga salah satu upaya melindungi diri dari penyakit jantung koroner. Azlan menganjurkan untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang dan bersifat aerobik seperti jogging, berenang atau bersepeda, dengan minimal 30 menit per sesi Latihan selama minimal lima hari dalam seminggu untuk mendapatkan Kesehatan jantung yang adekuat.

Kemudian, diet dengan makanan seimbang.

“Pola makan yang dianjurkan berupa Diet Mediterania,” katanya.

Dia menjelaskan Diet Mediterania adalah diet yang diadaptasi dari pola makan penduduk kawasan Mediterania.

Sebagian besar menunya berfokus pada konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan lemak sehat. Kurangi asupan garam dengan batas maksimal satu sendok teh garam untuk 24 jam porsi makan.

Hindari makanan dengan lemak jenuh, jenis lemak yang umumnya berasal dari hewan. Beberapa jenis makanan yang mengandung lemak jenuh diantaranya daging merah, daging unggas, dan produk olahan susu, seperti mentega, keju, dan es krim.

Jangan lupa untuk istirahat dengan durasi tujuh hingga sembilan jam per hari untuk mencegah kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah serta mengelola stres.

Stres yang berlebih dapat menstimulasi saraf simpatis, suatu persarafan pada tubuh yang meningkatkan denyut dan kerja jantung. Ketika saraf ini terstimulasi terus menerus akibat stres yang berkepanjangan, maka beban kerja jantung menjadi lebih berat.

“Anda harus bisa mengatur waktu istirahat, waktu di rumah, waktu dengan keluarga , atau waktu dengan teman-teman Anda dengan proporsi yang seimbang agar tidak menjadi stres,” tutup Azlan. (*)

reporter: antara

 

Kebakaran di Puncak Pollux Habibie Batam, Ini Videonya

0
WhatsApp Image 2022 10 12 at 23.22.12 e1665592008207
Terlihat api di salah satu puncak gedung Pollux Habibie Batam, Rabu (12/10). Foto Isdi untuk Batampos

batampos – Kebakaran melanda apartemen Pollux Habibie di Batam Centre, Rabu (12/10) malam. Api terlihat dari puncak salah satu gedung Pollux Habibie Batam sekitar pukul 22.05 WIB.

Belum diketahui penyebab kebarakan tersebut. Kebakaran itu kemudian menarik perhatian warga sekitar dan berdatangan mendekati Pollux Habibie.

Seorang warga yang sedang berada tak jauh dari lokasi Pollux Habibie ketika api mulai muncul mengatakan api awalnya hanya terlihat di puncak gedung kemudian merembet.

“Saya tadi lagi makan di warung tenda dekat Pollux Habibie, terus lihat warga (yang berkendara) berhenti dan ramai, ternyata ada kebakaran di Pollux Habibie,” kata Isdi kepada batampos online.

Tak berapa lama, lanjutnya, api semakin membesar dan menjalar ke lantai bawah. “Sekarang jadi tontonan warga, ramai banget. Apinya menjalar ke lantai bawah,” katanya lagi.

Tak berala lama setelah kebakaran, petugas kebakaran datang. Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api. (uma)

KDRT Terjadi karena Keinginan Menguasai Pasangan

0

batampos-Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) umumnya terjadi karena keinginan salah satu atau kedua pasangan untuk mendapatkan, mempertahankan kekuasaan dan kontrol atas suami atau istri.

“Kekerasan dalam rumah tangga berasal dari keinginan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan dan kontrol atas pasangan. Orang yang melakukan kekerasan percaya bahwa mereka memiliki hak untuk mengontrol dan membatasi kehidupan pasangannya,” kata Psikolog Klinis Forensik dari Universitas Indonesia (UI) Kasandra Putranto , Selasa (11/10).

BACA JUGA: Amber Heard Kesulitan Dapat Kontrak sejak 2016

“Seringkali karena mereka percaya bahwa perasaan dan kebutuhan mereka sendiri harus menjadi prioritas dalam hubungan, atau karena mereka menikmati menggunakan kekuatan yang diberikan untuk melakukan kekerasan terhadap pasangannya,” sambungnya.

Di sisi lain, psikolog lulusan Universitas Indonesia Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPED juga menyampaikan hal serupa. Dia mengatakan bahwa KDRT biasanya terjadi karena adanya rasa power dan kontrol. Namun, faktor pencetus seseorang melakukan KDRT bisa bermacam-macam.

“Biasanya itu kan tentang power dan kontrol. Jadi pencetusnya bisa macam-macam. Bisa karena ekonomi, bisa juga karena pengalaman. Dia pernah mengalami kekerasan waktu masih kecil. Jadi dia trauma dan itu jadi cycle ya. Dia malah melakukan hal yang sama. Atau bisa juga dia di rumah melihat waktu dia masih anak-anak,” jelas Rosdiana.

Lebih lanjut, Rosdiana juga menyampaikan bahwa kekerasan memiliki berbagai jenis dan tidak selalu menyangkut fisik. Jenis-jenis kekerasan tersebut adalah fisik, emosi atau verbal atau kekerasan seksual.

Ilustrasi KDRT. (stockphoto-Pixabay)t

“Domestic violance itu jenisnya ada macam-macam. Bisa fisik, bisa emosi atau verbal, bisa sexual abuse juga walau di dalam rumah tangga sama economic abuse,” ujar Rosdiana.

Kemudian, Kasandra menjelaskan, menurut Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak, perempuan yang berasal dari rumah tangga yang tingkat kesejahteraan yang semakin rendah cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kekerasan fisik dan atau seksual oleh pasangan.

Selain karena ekonomi, faktor penyebab terjadinya KDRT adalah adanya hubungan kekuasaan yang tidak seimbang antara suami dan istri, kekerasan sebagai alat untuk menyelesaikan konflik dalam rumah tangga, perasaan lelah psikis yang menimbulkan frustasi diri dan kurangnya kemampun coping stress suami, hingga kesempatan yang kurang bagi perempuan dalam proses hukum.

“Perempuan yang berasal dari rumah tangga pada kelompok 25 persen termiskin memiliki risiko 1,4 kali lebih besar mengalami kekerasan fisik dan atau seksual oleh pasangan dibandingkan kelompok 25 persen terkaya,” papar Kasandra.

“Aspek ekonomi merupakan aspek yang lebih dominan menjadi faktor kekerasan pada perempuan dibandingkan dengan aspek pendidikan,” lanjutnya.

Terakhir, Rosdiana mengatakan bahwa pengulangan KDRT tergantung dari pelaku yang melakukannya. Apabila pelaku adalah seorang abuser, maka perilaku KDRT pun berisiko akan kembali terjadi.

“Kalau mengulangi lagi atau tidak itu tergantung. Dia ini memang abuser atau bukan. Ada orang yang memang abuser. Ada orang yang enggak bisa kontrol cuma sekali itu ada. Tapi kalau domestic violence itu ada polanya,” ungkap Rosdiana.

“Polanya pertama dia ada marahnya dulu, terus merasa takut atau gimana itu tergantung orangnya, habis itu dia melakukan kekerasan tapi kemudian nyesal habis-habisan gitu. Tapi begitu habis dia nyesal, nggak lama dia begitu lagi. Ada trigger dikit saja dia bakal ulangi,” sambungnya.

Rosdiana mengatakan, tindakan tersebut tak akan selesai jika pelaku tidak melakukan terapi. Sehingga, pasangan yang mengalami KDRT baik pelaku atau korban perlu mengunjungi ahli untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.

“Ini biasanya nggak mungkin selesai kecuali orangnya diterapi. Karena pasti ada sesuatu di baliknya. Jadi menurut saya lihat dua kali deh. Kalau sekali kejadian, kemudian berulang lagi, ya sudah. Itu berarti memang pola,” tutur Rosdiana.

“Bisa mengunjungi psikolog atau penasihat pernikahan. Tapi nggak bisa banyak nolong kalau pelakunya nggak ikutan juga. Karena yang suka salah dimengerti orang itu, karena pasangannya salah, terus itu jadi KDRT,” pungkasnya. (*)

reporter: antara

Rawat Tower untuk Pelanggan Indonesia

0

tower

Teknisi sedang melakukan perawatan di salah satu tower di Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (1/9). Dengan perawatan berkala, komunikasi antar warga di Indonesia khususnya di Kota Batam menjadi lebih baik dan lancar.

Dalil Harahap/Batam Pos