Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 7073

Mafia Tanah IKN Diusut, Kejati Kaltim Terima 12 Laporan Kongkalikong Lahan

0
Ilustrasi. Suasana pembangunan infrastruktur di kawasan IKN, Kaltim. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim tengah menyisir potensi permainan lahan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)

batampos – Satuan tugas (satgas) mafia tanah bentukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim tengah menyisir potensi permainan lahan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Hal ini diungkapkan Kepala Kejati Kaltim Riki Deden Hayatul Firman di peringatan Hari Bakti Adhyaksa (HBA), Jumat (22/7) lalu. Sejak awal tahun, setidaknya ada 12 laporan permainan lahan di IKN, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang masuk ke Bung Tomo, markas Kejati Kaltim.

“Dari jumlah itu, sudah ada enam laporan soal tanah di PPU dan Balikpapan yang ditindaklanjuti,” ungkapnya. Penindaklanjutan laporan itu, berupa turunnya tim satgas di bawah komando Asisten Intelijen Kajati Kaltim, yang mulai mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbangket) dari dugaan mafia tanah. Untuk laporan tersisa, kejaksaan masih menunggu kelengkapan administrasi. “Sisanya masih puldata (pengumpulan data),” kata mantan Kajati Maluku Utara itu. Lebih lanjut diterangkan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltim Toni Yuswanto.

Satgas Mafia Tanah merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Jaksa Agung 16/2021 tentang Pemberantasan Mafia Tanah. Output dari pulbangket yang ditangani bidang intelijen, kata dia, memiliki dua kanal. Pidana atau perdata. Bentuk pidana pun bisa ditarik ke korupsi atau pidana umum. “Kalau korupsi bisa soal pembebasan lahan yang dibeli pemerintah. Untuk pidana umum soal penyerobotan lahannya,” katanya dikonfimasi terpisah.

Namun, semua itu bergantung dari hasil pulbangket satgas. Hasil bakal diteruskan ke bidang pidana khusus atau pidana umum. “Bisa juga diteruskan ke kepolisian atau dihentikan karena tak cukup bukti,” imbuhnya.

Disinggung soal ke mana arah potensi laporan dugaan mafia tanah yang masuk ke meja kerja Kejati Kaltim, Toni memilih irit bicara. Terlebih output dari hasil pulbangket bisa saja mengindikasikan dugaan itu berujung pada persoalan perdata. Jika laporan dugaan mafia tanah hasilnya menyiratkan adanya sengketa atau konflik atas lahan maka tindak lanjut dari laporan itu bakal diteruskan ke bidang perdata. Di sini, lanjut Toni, kejaksaan akan membuat legal opini atau pendampingan hukum atas permasalahan lahan tersebut. Untuk potensi dugaan lahan yang berkelindan dengan pemerintah, para beskal bisa bertugas sebagai jaksa pengacara negara.

“Luas potensi penyelesaiannya. Tapi, hasilnya (pulbangket) tetap harus dilaporkan ke Kejagung dulu. Baru diteruskan ke mana penanganannya,” ungkapnya.

Persoalan kasus mafia tanah sebelumnya menjadi atensi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto. Mantan panglima TNI itu menyoroti kasus mafia tanah yang melibatkan oknum pejabat BPN.

“Kita ketahui bersama, mafia tanah ada di mana-mana. Untuk itu saya perintahkan jajaran agar tak main-main dalam mengemban amanah yang diberikan oleh negara kepada kita. Sadarlah, rakyat butuh pelayanan kita dan butuh kenyamanan dan rasa aman,” ungkapnya dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Senin (18/7).

Hadi mengatakan, pihaknya berkomitmen memberantas mafia tanah. Hadi tidak ingin warga yang memiliki hak atas tanahnya harus kehilangan tanahnya akibat ulah mafia tanah.

“Keseriusan dalam memberantas mafia tanah sampai ke akar-akarnya adalah perintah presiden. Oleh sebab itu, jadi komitmen kita bersama dan akan terus kita lakukan, baik di kementerian yang menjadi dalam satu amanah bagi seluruh pejabat ATR/BPN di bidang pertanahan,” katanya.

Indikasi kongkalikong lahan di IKN yang melibatkan pejabat daerah, juga sebelumnya mengemuka dalam persidangan tindak pidana korupsi yang menyeret bupati PPU nonaktif, Abdul Gafur Mas’ud (AGM).

Saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Samarinda pekan lalu, Camat Sepaku Risman Abdul menerangkan, adanya permintaan lahan seluas 211 hektare untuk diproses surat keterangan tanah (SKT) atau izin membuka tanah negara (IMTN). Risman mengatakan, medio 2020. Lanjut dia bersaksi, orang dekat AGM membawa bundel dokumen yang berisi daftar 113 nama pemohon pengajuan izin tersebut. “Saya enggak kenal siapa saja nama di daftar itu karena bukan orang Sepaku. Ada yang dari Penajam, Waru, hingga Babulu,” lanjutnya.

SKT diproses selepas berkoordinasi dengan kepala desa setempat. SKT terbit bertahap sepanjang 2020-2021. Saat ditunjukkan bukti SKT yang diterbitkannya oleh JPU KPK, terungkap 113 nama itu memiliki pekerjaan ibu rumah tangga, swasta, hingga pegawai honorer. Ditanya JPU mengapa tetap diterbitkan, Risman mengaku jika dirinya diancam dimutasi dari jabatannya jika tak memproses permohonan tersebut. Apalagi, AGM rutin menghubunginya soal proses surat tersebut. SKT itu dianulir medio Februari 2022, selepas berkoordinasi dengan kepala desa. Setelah munculnya operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menyeret AGM cs. “Karena saat itu ada dugaan lahan itu mau dibagi-bagikan buat pemilu,” tuturnya.

Luas lahan yang diminta untuk diubah jadi kepemilikan AGM itu sekitar 10 hektare dari 43 hektare. Lokasinya berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sepaku. (*)

Reporter: JP Group

Andi Besse Alfiyah – Tanam Ambisi, Tuai Prestasi

0

Web 05 4 batampos – Membagi waktu studi dengan kegiatan penunjang prestasi menjadi tantangan tersendiri bagi pelajar. Meski begitu, punya prestasi nonakademis juga penting, lho. Apalagi kalau kamu masih duduk di bangku SMA. Prestasi yang cemerlang bisa mengantarmu ke gerbang perguruan tinggi negeri lewat jalur SNMPTN. Sebagaimana Andi Besse Alfiyah yang berhasil menembus program studi ilmu hukum berkat aktif menjuarai kompetisi.

Web 09 6
Ansi Besse Alfiyah – Mahasiswi Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin

’’Banyak perjuangan yang aku lakukan demi mendapatkan nilai yang pas untuk daftar di SNMPTN. Caraku, memperbaiki nilai dan menarget nilai. Di samping itu, persiapanku adalah mengejar sertifikat. Ikut berbagai lomba, baik kabupaten, nasional, maupun internasional. Nggak cuma ngejar dapat sertifikat, tapi juga ilmunya,’’ tutur Fiyah, sapaan akrabnya.

Web 11 3Selain fokus di satu bidang, Fiyah mengasah kemampuannyaWeb 11 3 dengan join berbagai bidang perlombaan. Dia menekuni seni grafis cabang desain poster, kerajinan, fotografi, hingga menggambar.

Prestasi nonakademisnya juga mencakup bidang sosial kemasyarakatan. Salah satunya, menjadi Duta Pemuda Peduli Lingkungan Bersih dan Asri. Di usianya yang masih 18 tahun, Fiyah juga sudah menerbitkan buku karyanya berjudul Kata Berkisah.

Fiyah memang senang belajar hal baru dan rajin mengasah berbagai skill. Misalnya, rajin mengikuti forum desain grafis untuk mempertajam kemampuan desain. Atau, di bidang kepenulisan, Fiyah membiasakan diri membaca segala macam bacaan. Untuk menggambar, dia banyak terinspirasi arsitek populer seperti Zaha Hadid.

Sebagaimana kata pepatah, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Semua pencapaian Fiyah nggak akan berhasil kalau nggak dibarengi dengan usaha dan ambisi yang kuat. Di sela waktu belajar, Fiyah harus membagi fokusnya ke berbagai kegiatan yang diikutinya.

Web 07 11
foto-foto: Andi Besse Alfiyah untuk Zetizen

’’Menurut aku, kesuksesan kita membagi waktu di sekolah dan luar sekolah kuncinya adalah disiplin dan konsisten. Dua kata itu yang selalu aku pegang dan laksanakan sejak masih di bangku sekolah. Mudah diucapkan, tetapi sedikit sulit dipraktikkan. Jadi, butuh yang namanya konsisten. Jika tidak menanamkan kedisiplinan dan konsistensi pada segenap jiwa raga, jadwal yang kita buat semuanya akan sia-sia,’’ ujar gadis kelahiran Makassar itu.

Web 08 12
foto-foto: Andi Besse Alfiyah untuk Zetizen

Keinginan kuat untuk membangga­kan orang tua menjadi motivasi dan semangat Fiyah selama ini. ’’Melihat susahnya orang tua banting tulang membiayai kehidupan anaknya membuatku semakin bersemangat mengejar prestasi,’’ ungkapnya.

Nah, buat para pelajar, jangan mau kalah dengan semangat Fiyah untuk mengejar mimpi! Terus asah potensi diri dengan berbagai kesempatan yang ada sejak berada di bangku sekolah. Mulailah menanamkan pola pikir yang berorientasi ke depan. Kalau sudah punya niat yang kuat, meraih mimpi bisa jadi sesuatu yang easy peasy! (kom/c12/lai)

Web 02 20

 

“Ubah Pola Pikir, Untuk Meraih Mimpi”

Reporter : Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti

Kegagalan terjadi karena keterbatasan kemampuan yang dimiliki. Pola pikir ini akan berpikir jika tidak pandai dalam suatu hal, akan merasa tidak ada rasa kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Seperti halnya selalu menghindari tantangan baru, cepat menyerah, merasa terancam karena kesuksesan orang lain, dan selalu berpikir negatif. Tidak ada kata terlambat untuk membuat mengubah pola pikir guys. Gimana sih cara untuk mengubah pola pikir kita? Yuk Simak! (*)

Web 04 18
F. Dokumentasi Pribadi

Haerunisah
SMA Negeri 20 Batam
@haren.ns
Pertama yang kamu bisa lakukan, utamakan niat kamu untuk menjalankan segala usaha. Tentu jika tanpa niat, apa yang anda lakukan hanya menyedot, waktu, energi, tanpa tujuan. Pikirkan bahwa kamu bisa melakukannya. Jangan malas! cobalah untuk terus mengembangkan diri dengan mencari hal lain dalam pekerjaan yang belum kamu kuasai. Saat kamu berpikiran terbuka akan meraih kesempatan, pasti kamu sedang beerkembang secara konstan, kamu menantang diri anda sendiri dan menjamin masa depan di tangan kamu sendiri. (*)

Web 03 19
F. Dokumentasi Pribadi

Fajar Riyaldi
Politeknik Negeri Batam
@fajarriyaldi
Mungkin yang pertama kita harus sadar dengan pola pikir yang dimiliki, dan juga di imbangi dengan lingkungan yang positif. Berani keluar dari zona nyaman jangan takut gagal dan harus bisa menerima kenyataan, baik dengan melakukan hal baru setiap hari, dan mencintai diri sendiri. Bersembunyi dari kekurangan pasti hanya muncul sifat sering mengeluh dan kurang bersyukur. Padahal masih banyak kelebihan yang bisa kamu asah lho! Cukup rangkul kekurangan diri dan terimalah. Carilah teman dan berkumpul dengan orang positif, ubah pola pikir negatif mu jadi lebih optimis, berhenti menyalahkan keadaan karena jika kamu terus menyalahkan keadaan, tak akan ada habisnya! Pasti ada aja yang salah, mending kamu memutar otak untuk mencari solusi yang bermafaat. Orang yang sukses adalah orang yang lapang dada menerima apa yang terjadi mampu melewatinya dengan dengan baik. (*)

Web 06 5
F. Dokumentasi Pribadi

Jihan Fitria
Universitas Ibnu Sina
@jiihanfitria
Pola pikir manusia itu unik. Kamu bisa memulai dengan mengenali dan mempelajari pola pikir kamu, apakah sering berpikir positif atau negatif. Analisislah cara kamu bicara dengan diri sendiri. Jika kamu berpikir tidak bisa melakukan sesuatu, maka kamu akan lemah dan yang terjadi memang kamu jadi tak bisa melakukannya. Sebaliknya, jika kamu memiliki mindset yang powerful, itu akan membantu kamu menyelesaikan tantangan hidup. Cara lainnya carilah kenalan dengan orang yang positif karena generasi milenial kurang termotivasi untuk terlibat dalam kreativitas. Mereka lebih banyak mengalami kekhawatiran. Untuk itu seseorang perlu mengingat bahwa ketika mereka sebenarnya memiliki ide-ide baru, namun hal itu dibutakan oleh apa yang mereka percaya. Guna mengatasi kecenderungan ini maka seseorang harus dapat memulai dari diri sendiri, dengan menanamkan rasa keingintahuan, dan mencari contoh dari apa yang mereka percaya adalah mustahil. (*)

Jaksa  Banding Atas Vonis Ringan Terdakwa Kasus Korupsi Dana Insentif Nakes Puskesmas Sei Lekop

0
Kasipidsus Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi. F.Slamet Nofasusanto

batampos- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan memutuskan melakukan upaya banding perkara dugaan tindak pidana korupsi dana insentif covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Sei Lekop, Bintan.

Upaya banding dilakukan karena vonis ringan yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang kepada terdakwa Zailendra Permana.

Kasipidsus Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi membenarkan, pihaknya telah mengajukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Riau terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dana insentif covid-19 bagi nakes Puskesmas Sei Lekop, Bintan tahun anggaran 2020 dan 2021.

“Sudah kita ajukan suratnya 18 Juli,” kata Fajrian.

BACA JUGA: Kajari Bintan, I Wayan Kecewa, Ini Penyebabnya

Fajrian menjelaskan, pihaknya melakukan banding setelah putusan Majelis Hakim PN Tanjungpinang kepada terdakwa Zailendra Permana yang divonis 1 tahun penjara dari tuntutan sekira 3 tahun.

Setelah melakukan upaya banding, pihaknya akan menunggu dari Pengadilan Tinggi Riau.

“Kita tunggu hasil bandingnya dari Pengadilan Tinggi Riau,” kata Fajrian.

Seperti diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang menggelar sidang tuntutan dengan terdakwa Zailendra Permana pada 12 Juli 2022. Dalam sidang putusan, terdakwa Zailendra terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan terdapat kerugian negara.

Majelis hakim akhirnya memutuskan terdakwa Zailendra divonis 1 tahun penjara dan pidana tambahan uang pengganti sekira Rp 65,5 juta subsider 4 bulan. (*)

Reporter: Slamet

Hans Automotive Batam Tampilkan All New Toyota GR86

0
WhatsApp Image 2022 07 25 at 09.41.03 e1658719050354
All New Toyota GR86. F.Istimewa

batampos – Hans Automotive kembali memperkenalkan salah satu mobil tipe sport car yaitu All New Toyota GR86. Sebuah mobil bertenaga esktra yang didatangkan atau diimpor langsung dari Jepang. GR 86 terbaru merupakan proyek kolaborasi dengan brand Subaru keluaran tahun 2022 .

“Basis desain All New GR86 sebetulnya masih mirip-mirip dengan model sebelumnya. Hanya saja, Toyota Gazoo Racing memberikan sentuhan yang lebih manis dan sedap dipandang pada model baru ini,” kata Sales Hans Otomotif, Rocky, Sabtu (23/7/2022).

Hal ini bisa dilihat dari bagian atas spatbord yang memanjang secara horizontal, siluet GR86 menonjolkan daya tariknya sebagai kendaraan penggerak roda belakang bermesin depan.

Komposisi bagian bawah bodi yang rendah dan bagian belakang kabin yang sempit menegaskan model ini memiliki pusat gravitasi yang rendah.

Bagian depan kendaraan dilengkapi dengan Functional MATRIX Grille GR-specific, yang memadukan performa dan emosionalitas. Untuk menandai evolusinya dari 86 ke GR86, logo GR86 juga telah didesain ulang.

Dilengkapi dengan Boxer Meter, yang terdiri dari layar warna 7 inci dan LCD meter. Begitu mobil dinyalakan, animasi yang muncul pada layar LCD terinspirasi dari gerakan piston mesin GR86 yang berlawanan secara horizontal.

“Animasi ini diklaim pabrikan asal Jepang itu dapat memberikan sensasi tersendiri bagi pengemudi sebelum berkendara dengan GR86,” sebutnya.

Sisi lain yang cukup membuat model ini lebih atraktif adalah tampilan cluster meter yang menunjukkan katakter sport dari GR86, yang berubah sesuai dengan mode mengemudi.

Inovasi lain yang dihadirkan Toyota adalah pada jok atau kursi. Karena model ini adalah mobil sport dan dikembangkan oleh Toyota Gazoo Racing, maka desain jok dibuat sedemikian rupa sehingga membarikan sensasi pengemudi menyatu dengan kendaraannya.

“Kursi depan menggunakan bantalan independen yang digunakan untuk menopang bodi, dan untuk menahan gaya G lateral dan longitudinal yang dihasilkan selama berkendara dengan mode sport, kursi ini dilapisi bahan yang mampu menjaga tubuh tetap lengket dengan kursi,” terangnya.

Untuk kecepatan, Toyota GR86 ini mengusung mesin boxer FA24 2.400 cc dengan tenaga lebih besar, mencapai 235 PS atau setara 233 tk pada 7.000 rpm dan torsi 250 Nm pada 3.700 rpm.

“Tenaga tersebut disalurkan ke dua roda belakang, dengan opsi transmisi manual enam kecepatan atau otomatis Super ECT enam kecepatan,” ujarnya.

Toyota mengklaim, akselerasi 0-100 kpj dapat ditempuh dalam 6,3 detik, atau lebih cepat 1,1 detik dari model lama.

“Dan bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut bisa mengunjungi showroom Hans Automotive di Jalan Laksaman Bintan, Seipanas,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter : Azis Maulana

Batam Dapat Predikat Kota Layak Anak, Penggiat Anak Kecewa dan Berikan Kritik Pedas

0
pemko batam anak
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat menyapa seorang siswa Sekolah Dasar (SD). Foto: Diskomonfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Kota Batam digegerkan dengan kasus pencabulan terhadap anak di kawasan Bengkong, 27 Juni silam. Setelah dilakukan pemeriksaan korban kasus ini, tidak hanya satu atau dua anak saja. Polisi menemukan fakta ada 10 anak menjadi korban. Rentang usianya dari 5 sampai 10 tahun. Tersangkanya adalah orang terdekat, pengelola panti asuhan.

Selang tak berapa lama, terungkap lagi kasus di Nongsa. Polisi menangkap seorang pendidik, yang mencabuli dua orang anak. Dalam rentang Januari hingga Juni, kasus pencabulan, pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak mengalami peningkatan.

Polda Kepri mencatat ada sebanyak 12 laporan kasus anak sebagai korban, rentang Januari hingga April. Ada sebanyak 11 korban dan polisi menetapkan 16 pelaku atas kasus tersebut.

Sedangkan, di Polresta Barelang sepanjang 2021 menangani 15 kasus pelecehan dan pencabulan terhadap anak. Tahun 2022, hingga Juni saja Polresta Barelang sudah menangani 12 kasus.

Ditengah peningkatan kasus anak sebagai korban. Kota Batam mendapatkan predikat sebagai Kota Layak Anak (KLA). Para penggiat anak, menilai predikat itu tersebut tidak layak. Sebab, Pemerintah Kota Batam dinilai tidak memiliki itikad baik, untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. Bahkan anak-anak menjadi korban, minim mendapatkan proses pemulihan.

“Kami mengawasi, terdata bahwa peningkatan sungguh signifikan. Dari 2019 trennya naik drastis hingga kini,” kata Komisioner KPPAD Batam, Abdillah, Minggu (24/7).

Ia mengaku di tengah keterbatasan dana dan anggaran, KPPAD Kota Batam saja sudah mengawasi sebanyak belasan kasus anak sebagai korban. “Dua bulan terakhir saja sudah banyak terjadi kasus pencabulan terhadap anak di beberapa kecamatan. Saya mencatat ada tiga kecamatan. Kasus kekerasan terhadap anak juga ada di salah satu kecamatan di Batam,” ujarnya.

Abdillah mengaku ragu dengan penilaian tersebut. Sebab dari beberapa indikator. Salah satu indikatornya adalah perlindungan anak dari KTA (kekerasan, penelantaran, eksploitasi) dan seksual, perdagangan serta kejahatan seksual.

Satu indikator ini saja, kata Abdillah, Pemerintah Kota Batam tidak dapat memberikan perhatian khusus. “Pusat pembinaan terhadap anak belum optimal. Lalu program pencegahan jauh dari kata optimal. Upaya sosialisasi yang minim,” tutur Abdillah.

Selain itu, dari rentang 2019 hingga sekarang, Kota Batam tidak pernah melaksanakan perayaan hari anak nasional. Abdillah menyebut hanya para penggiatan anak dan LSM yang menggelar Hari Anak Nasional.

“Perayaan ini memang tidak memberikan dampak langsung. Tapi dengan perayaan, mengingatkan orang betapa pentingnya perlindungan terhadap anak,” ujarnya.

Baca Juga: Batam Dapat Penghargaan Kota Layak Anak

Romo Chrisanctus Paschalis, penggiat anak juga mempertanyakan penghargaan yang terima Kota Batam sebagai Kota Layak Anak. “Saya merasa komitmen pemerintah Kota Batam melindungi anak, hanya dilakukan di atas kertas. Hanya sebatas administrasi, dengan banyak catatan buruk. Saya punya catatan tersebut dari kementrian,” katanya.

Pemerintah Kota Batam, kata Romo Pascal lagi, hanya mendompleng kerja-kerja dari para LSM penggiat anak. Data dari LSM penggiat anak dikemas seolah-olah kerja dari Pemerintah Kota Batam.

“Pertanyaan sederhana, apakah pemerintah Kota Batam sudah merayakan Hari Anak Nasional (HAN) di Batam. Jawabannya belum pernah. HAN 23 Juli lalu diinisiasi teman-teman jaringan safe migrant seperti Rumah Faye, pemerintah dilibatkan malah tidak hadir,” ujar Romo Pascal.

Ia merasa pemerintah hanya hadir saat meminta data-data ke para penggiat anak. Namun, kegiatan-kegiatan yang benar-benar bersentuhan dengan anak, Pemerintah Kota Batam memilih absen.

“Ini sangat Ironis, karena dihari yang sama kemarin pemerintah Kota Batam menerima penghargaan sebagai kota layak anak,” ungkap Romo Pascal.

Catatan Romo Pascal, substansi pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak masih lemah. Pertama mengenai informasi layak anak, kebijakan Perda No 10 Tahun 2021 tentang Perpustakaan dan Perwako No 16 Tahun 2017 tentang Panggilan Darurat. Dua aturan tidak lagi dapat mengakomodir kondisi saat ini.

Informasi saat ini diakses melalui media digital. Pemerintah Kota Batam belum mengatur hal itu. Pengaturan seperti apa hak anak atas informasi, bagaimana dan kewajiban serta peran pemerintah belum ada.

“Pencegahan perkawinan anak. Klaim diatur di dalam Perda no 2 tahun 2016 sebenarnya baru disebutkan “penurunan usia perkawinan pertama”. Namun tidak ada ketentuan apapun setelah itu. Siapa saja yang harus menurunkan usia perkawinan pertama anak? apa saja faktor2 pendorong terjadinya perkawinan anak? bagaimana mencegah dan menurunkan angka perkawinan anak? siapa melakukan atau bertanggung jawab seperti apa belum diatur dan seterusnya,” ujar Romo Pascal.

Dia juga menyoroti lembaga konsultasi keluarga, yang menggunakan dasar hukum dari SK Walikota Batam dan SK Kepala Dinas. Lembaga ini hanya menangani persoalan anak dan keluarga. “Perlu diatur lebih luas lagi. Saya kira momen ini, harusnya Pemerintah Daerah berbenah. Jangan puas dengan penghargaan kosong, tapi realitanya berbeda. Kami tetap mendukung, tapi kami juga perlu kritis dan bijaksana dalam kerjasama dengan pemerintah demi anak anak Indonesia,” ungkap Romo Pascal.

Project Manager Rumah Faye, Dewi Astuti mengatakan hal yang senada. “Saya kecewa, kegiatan yang dibuat anak-anak tidak dihadiri oleh pemerintah. Walikota tidak hadir, wakil gubernur tidak juga. Padahal mereka dapat penghargaan, hasil kerja teman-teman LSM,” ujar Dewi.

Tidak hanya soal kehadiran pemerintah dikegiatan anak. Tapi, juga kehadiran pemerintah dalam penanganan kasus-kasus berkaitan dengan anak. Sering terjadi kasus anak sebagai korban, pemerintah cenderung abai dalam pemulihan psikis dan mental anak.

“Pemerintah punya kecenderungan melakukan penanganan kasus saja. Pemulihan hampir tidak ada. Pencegahan programnya sedikit, sosialisasi malah dilakukan di daerah yang masyarakatnya memiliki pemahaman yang baik terkait anak,” tutur Dewi.

Dewi juga mencontohkan kasus anak-anak menjadi korban, di sebuah panti asuhan. Pemerintah hanya mengembalikan anak tersebut ke orangtuanya. Padahal, anak-anak itu diserahkan orang tuanya ke panti asuhan, karena tidak mau bersusah payah dan dianggap sebagai beban.

“Anak dikembalikan, harusnya ada monitoring dari pemerintah. Peran pemerintah saat anak-anak ini diabaikan, jangan hanya menganggap kasus selesai jika polisi menuntaskan atau menangkap pelakunya. Problem psikis anak belum selesai,” ujarnya.

Ketua Raeksa (Remaja Anti Eksploitasi Seksual Anak) Batam, Bryghita mengungkapkan kekecewaan, penghargaan yang diraih Kota Batam atas KLA. “Menurut saya, Batam belum menjadi kota layak anak. (Banyak) bukti-bukti yang terpampang nyata yaitu masih banyak anak yang menjadi korban maupun pelaku, masih banyak anak jalanan yang tereksploitasi, bahkan panti asuhan yang seharusnya menjadi tempat perlindungan anak menjadi tempat anak anak mendapatkan pelecehan, masih ada guru yang menjatuhkan mental anak dengan perkataan nya,” ujar Bryghita.

Kepedulian pemerintah, kata Bryghita, bentuk kesadaran betapa pentingnya memperhatikan para penerus bangsa. Pemerintah Kota Batam saat ini tidak terlalu memedulikan nasib anak-anak.

Bryghita mengatakan bahwa anak disabilitas di Batam juga belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Buktinya infrastruktur di Batam yang belum memadai untuk anak anak disabilitas. Ia berharap pemerintah bisa membangun infrastruktur ramah untuk anak disabilitas.

“Kekecewaan saya juga kepada pemerintah, dimana anak anak disabilitas yang mempunyai jiwa semangat yang luar biasa, melalui bukti mereka berani dan semangat menampilkan bakat mereka di acara Hari Anak Nasional kemarin. Tapi walikota malah tidak hadir,” tuturnya.

Pemerintah Kota Batam, kata Bryghita haruslah lebih perhatian ke anak-anak, terutama mereka yang rentan menjadi korban. Seperti anak jalanan, anak yang orangtuanya berada di garis kemiskinan, anak korban perceraian.

“Pemerintah harus hadir dan memberikan kepedulian yang nyata bagi anak-anak, yang menjadi generasi penerus bangsa. Jangan hanya menerima hasil pekerjaan dari Lembaga Masyarakat saja,” ucapnya.

Pemerintah Kota Batam tidak hanya harus lebih peduli terhadap anak-anak sebagai korban tindak kejahatan. Tapi, anak-anak yang menjadi pelaku kriminal sendiri.

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Batam, Novriadi mencatat sejak 2020 hingga sekarang, rata-rata ada sebanyak 50 hingga 60 anak bermasalah secara hukum dan masuk ke LPKA. Perbuatan kriminal anak-anak paling banyak adalah pencurian.

Rata-rata anak-anak yang berada di dalam LPKA berbuat kriminal, akibat kurang harmonisnya hubungan di keluarga, atau kurang mendapatkan perhatian orangtua. Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih. Sehingga anak-anak tidak berujung ke LPKA.

“Banyak persimpangan-persimpangan anak-anaknya, harusnya pemerintah daerah hadir disana. Selain itu, saya harap jangan ada anak berhadapan dengan hukum. Atau prosesnya sampai ke meja pengadilan,” ujarnya.

LPKA klas II Batam, kata Novriadi berusaha memberikan perhatian ke anak-anak. Selain itu, LPKA klas II Batam berusaha merajut hubungan anak-anak dengan keluarganya. “Rata-rata anak-anak disini, putus sekolah. Kami pun hadirkan sekolah disini, seperti kelas paket. Sehingga, mereka bisa melanjutkan pendidikannya,” tuturnya. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

NFA U-11 Wakili Kepri di Putaran Final Nasional

0
NFA U-11 mewakili Kepri di Putaran Final Nasional DCT KBPP Polri Cup 2022. F.Ist

batampos – NFA berhasil menjadi wakil Kepri untuk berlaga di seri nasional DCT KBPP Polri Cup 2022 KU-11. Event ini digelar dalam rangka menyambut HUT Kemerdekan Ri ke-77.

Pelatih Kepala NFA, Nanda mengatakan babak putaran final DCT KBPP Polri Cup akan digelar di Lapangan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, 10-13 Agustus. “Putaran final nasional akan diikuti 32 tim se-Indonesia,” urainya, Minggu (24/7).

NFA berhasil menjadi juara dan wakil Kepri usai menang tiga gol tanpa balas melawan Progress Plus. Sementara peringkat tiga dan empat berturut-turut diduduki oleh Bina Prestasi dan GSP FA.

Road to Jabar DCT KBPP Polri Cup (seleksi Kepri, red) dilaksanakan di Lapangan Yonif, Tembesi, Batam. Event ini digelar 23-24 Juli.

“Sebanyak 16 tim bersaing memperebutkan satu tiket ke putaran final nasional di Bandung, Jawa Barat,” kata Nanda.

Di fase grup, NFA berada di Grup A bersama dengan ZA Indonesia, Bimantara, dan Putra Karimun. NFA berhasil melaju ke babak 8 besar setelah menduduki posisi juara klasemen.

“Turnamen digelar menggunakan format setengah kompetisi,” kata Nanda.

Di babak delapan besar, NFA mampu menaklukkan perlawanan Bengkong Laut dan melaju ke babak semifinal. NFA menang dengan skor 2-0 atas Bengkong Laut.

Di babak semifinal, NFA belum terhadang. Menghadapi perlawanan Bina Prestasi, NFA sukses melaju ke final juga dengan dua gol tanpa balas.

Di babak final, NFA berhasil menundukkan perlawanan Progress Plus dengan skor 3-0. Tak hanya meraih juara dan merebut tiket ke Jawa Barat, NFA juga menyabet gelar tambahan.

“Satu pemain NFA, Daffa dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam turnamen ini,” kata Nanda.

Usai turnamen, NFA kembali akan fokus berlatih untuk mempersiapkan diri menyongsong putaran final DCT KBPP Polri Cup. Nanda meyakini NFa mampu meraih prestasi maksimal.

“Awalnya kami hanya mengikuti turnamen ini untuk menguji kemampuan. Tapi kami berhasil menjadi wakil Kepri di putaran final nasional,” serunya.

Tak hanya menghadapi putaran final nasional DCT KBPP Polri Cup 2022, NFA juga bersiap untuk mengikuti kejuaraan Singa Cup 2022. Kejuaraan ini akan digelar 5-10 November mendatang di Singapura.

“Kami menargetkan bisa meraih juara di ajang ini,” tegas Nanda. (*)

 

Reporter: RYAN AGUNG

Ingin Tubuh Lebih Langsing, Jangan Lewatkan Sarapan

0
Ilustrasi menjaga asupan kalori membuat tubuh tidak hanya sehat tetapi juga tetap langsing. (Isimewa)

batampos – Menginginkan tubuh lebih langsing, ternyata salah satu triknya adalah tidak melewatkan sarapan.

Sarapan merupakan sumber energi untuk melakukan aktivitas. Selain itu dengan sarapan dapat membantu menekan hawa nafsu makan pada siang hari agar tidak berlebihan dalam 1 porsi makan siang.

Selain itu harus tetap disiplin untuk menjaga asupan kalori untuk tubuh. Jika dalam sehari kalori terlampau berlebih, maka akan menumpuk menjadi bobot tubuh yang berujung obesitas.

Dalam laporan Alodokter dan Yellow Fit Kitchen, disebutkan bahwa sebelum mengetahui bagaimana pembagian porsi makan kita dalam satu kali makan, kita harus tahu dulu kebutuhan kalori per hari, yang dipengaruhi oleh tinggi badan, berat badan, usia, dan aktivitas fisik.

Baca juga: Jalan Cepat Lebih Bermanfaat Turunkan Berat Badan

Rata-rata pria membutuhkan sekitar 2.500 kalori per hari (10.500 kilojoule), sedangkan rata-rata perempuan membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari (8.400 kilojoule).

Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan konsumsi makanan utama dan selingan, sayur dan buah, air putih, minuman rempah-rempah, serta suplemen, Namun di sisi lain terdapat juga perubahan pola makanan seperti bertambahkan jumlah makan dalam sehari atau peningkatan makanan selingan, yaitu makanan ringan kemasan dan fast food yang mengarah pada kenaikan berat badan.

“Di era digital ini, teknologi dan media sosial memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktif. Masyarakat dapat menerapkan gaya hidup sehat yang aktif dengan didukung nutrisi seimbang, karena pada dasarnya pencegahan lebih baik dari pengobatan,” kata Co-Founder & President Director Alodokter Suci Arumsari baru-baru ini.

Berikut tips gaya hidup sehat untuk menjaga diet dan tetap bugar baik secara fisik maupun mental:

1. Tidak Melewatkan Sarapan Pagi

Karena padatnya aktivitas yang kita lakukan, banyak sekali di antara kita yang melewatkan sarapan yang sebenarnya menjadi sumber energi untuk melakukan aktivitas. Bahkan Manfaat dari Sarapan pagi juga dapat membantu menekan hawa nafsu makan pada siang hari agar tidak berlebihan dalam 1 porsi makan siang.

Baca juga: Diet Sehat, Bonus Langsing

2. Banyak Minum Air Putih

Pola makan yang sehat belum lengkap tanpa air putih, Asupan air yang cukup akan menjaga kelancaran fungsi tubuh serta melindungi dari dehidrasi. Ketika dehidrasi, tubuh cenderung mengirimkan sinyal lapar yang keliru. Inilah yang membuat seseorang kerap makan banyak yang membuat porsi makannya tidak teratur tanpa di sadari.

3. Makan dengan Pola Teratur dan Tepat Waktu

Kunci pola makan yang sehat yakni menerapkan pedoman gizi seimbang. Ini berarti perlu mengonsumsi makanan sumber karbohidrat, serta lauk-pauk sumber lemak dan protein dalam jumlah yang sesuai.

Selalu cermati jenis makanan, porsi dan waktu makan, serta keamanan kebersihan pangan. Pilih karbohidrat kompleks, protein, dan lemak yang menyehatkan yang dibutuhkan tubuh kita. Tak lupa asupan serat dan vitamin dari sayuran serta buah-buahan yang penting untuk memperlancar pencernaan dan mendukung daya tahan tubuh.

4. Jangan Makan Berlebihan
Meskipun kita memakan makanan yang sehat tetapi porsinya harus tetap seimbang. Makanlah secukupnya dan berhentilah kira-kira ketika sudah mencapai 80 persen rasa kenyang.

Makan secara berlebihan tidak hanya berdampak negatif untuk berat badan tetapi juga bisa mengganggu pencernaan. Serba mudah dan cepat, sekarang makanan sehat dengan porsi yang tepat dengan mengikuti program makanan sehat yang cocok untuk mengatur kalori setiap porsi makannya. (*)

Reporter : JP Group

 

TNI-AD Siapkan Dokter Forensik

0
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

batampos – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyambut permintaan kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua dan Polri. Dia telah menunjuk dokter forensik dari TNI-AD untuk membantu proses otopsi ulang jenazah Brigadir Yosua.

Namun, Andika tidak menyebut secara jelas nama dokter itu. Dia hanya menyebutnya dengan inisial dokter F. ”Dokter F ini dipilih karena kompeten di bidangnya,” ucap dia.

Menurut Andika, dokter F dipilih Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia. Perhimpunan tersebut yang memberikan informasi terkait permintaan untuk menyiapkan personel dokter forensik. ”Kalau permintaan resmi dari kuasa hukum dan Polri belum. Hanya informasi dari perhimpunan,” jelasnya.

Untuk personel TNI yang membantu otopsi ulang itu, Andika berpesan agar menjaga kredibilitas dan integritas TNI. Serta melaksanakan tugas sesuai dengan keilmuan yang diemban. ”Objektif harus jadi prioritas,” tuturnya. (*)

Reporter: JP Group

Harga Cabai di Batam Masih Diatas Rp 100 Ribu

0
Cabai fff Iman Wachyudi
Warga Batam mengeluhakan harga cabai yang kembali meroket di Batam. F. iman wachyudi / Batam Pos

batampos – Sepekan jelang akhir bulan Juli harga cabai di pasaran Batam masih tinggi. Padahal Disperindag Kota Batam memprediksi harga cabai mulai berangsur turun pada pertengahan Juli ini.

Untuk harga cabai rawit merah atau cabai setan terpantau masih berkisar Rp 100-120 ribu per kilogram, begitu juga dengan harga cabai merah keriting yang ditawarkan hampir sama dengan cabai setan. Sedangkan untuk cabai rawit hijau dijual Rp 80-100 ribu per kg.

“Untuk cabai turun sedikit saja, tapi intinya harganya masih mahal. Rata-rata masih diatas Rp 100 ribu per kg,” ujar Mulyati warga Batamcenter.

Wanita berusia 40 tahun ini mengaku panik dengan harga-harga kebutuhan yang tinggi. Kenaikan harga komoditi yang jadi kebutuhan masyarakat pun rata-rata 2 kali lipat dibanding harga normal.

“Ya stress lah dengan harga-harga kebutuhan yang tinggi. Naiknya gila-gilaan, entah sampai kapan bisa balik normal lagi,” kata wanita yang memiliki usaha makanan ini.

Di Pasar Botania Batamcenter, harga cabai setan rata-rata masih dijual pedagang diatas Rp 110 ribu per kg. Bahkan untuk stok cabai para pedagang tak berani menyetok dalam jumlah banyak. Paling banyak, stok cabai untuk setiap jenis yakni 20 kg, biasanya sampai dengan 50 kg.

“Kami sediakan juga berdasarkan kebutuhan masyarakat. Sejak cabai tinggi, daya beli masyarakat ikut turun, makanya stok kami juga tak banyak,” jelasnya.

Sedangkan untuk harga bawang-bawangan juga relatif tinggi dibanding biasanya. Harga bawang merah Jawa dijual Rp 40-50 ribu per kg, sedangkan bawang besar atau thailand Rp 25-30 ribu per kg, begitu juga dengan bawang putih Rp 30 ribu per kg.

“Untuk harga bawang memang naik sejak dua pekan ini, kurang tahu juga penyebabnya.

Tingginya sejumlah harga komoditi juga terpantau di Pasar Mustafa Batamcenter.

Untuk harga daging sapi beku rata-rata dijual dengan harga Rp 100 ribu per kg, tulang sapi beku Rp 45-50 ribu per kg. Ayam potong segar Rp 36-38 ribu per kg.

Sementara, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau belum bisa dikonfirmasi terkait masih tingginya harga komoditi di pasaran Batam. Padahal beberapa waktu lalu, Gustian sempat memprediksi harga-harga komiditi terutama cabai akan turun pada pertengahan Juli. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

4 Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Asia Tenggara

0
Arsip–Foto yang diambil selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo, 1996 hingga 1997, menunjukkan lengan dan dada seorang pasien dengan lesi kulit akibat cacar monyet, dalam gambar tak bertanggal yang diperoleh Reuters pada 18 Mei 2022. (CDC/Brian W.J. Mahy/HO via Reuters/as)

batampos– Sampai saat ini, cacar monyet sudah ada empat kasus di Asia Tenggara.
Untuk itu, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) meminta negara-negara di kawasan Asia Tenggara memperkuat sistem pengawasan terhadap penyakit cacar monyet atau monkeypox yang mulai mewabah dan menjadi perhatian internasional.

“Cacar monyet telah menyebar dengan cepat ke banyak negara yang belum pernah mengalami kejadian sebelumnya,” kata Direktur Regional WHO Asia Tenggara Poonam Khetrapal Singh melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (25/7) pagi.

Khetrapal Singh mengatakan upaya antisipasi dapat difokuskan di antara populasi yang berisiko, sebab umumnya temuan kasus terjadi saat hubungan seks sesama jenis kaum pria.

Secara global, lebih dari 16.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan dari 75 negara. Empat kasus diantaranya ditemukan di Asia Tenggara, yakni dari India tiga kasus dan satu kasus dari Thailand.

Kasus yang terjadi di India, kata Khetrapal Singh, dialami warga negara setempat yang pulang dari Timur Tengah, sementara di Thailand dialami pelaku perjalanan internasional yang tinggal di negara setempat.

“Yang penting, upaya dan tindakan yang dilakukan terfokus harus sensitif, tanpa stigma atau diskriminasi,” katanya.

Keputusan mengklasifikasikan cacar monyet sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC) diumumkan oleh Dirjen WHO Tedros, sehari setelah ia mengadakan pertemuan komite darurat International Health Regulations (IHR) untuk meninjau wabah multi-negara, Jumat (22/7).

BACA JUGA: Taiwan Konfirmasi 1 Warga Terinfeksi Cacar Monyet

“Masih banyak yang belum diketahui tentang virus tersebut. Kita harus tetap waspada dan bersiap untuk menggelar respons intensif untuk mengurangi penyebaran cacar monyet,” katanya.

Sejak awal wabah, WHO telah mendukung negara-negara berisiko dengan memberikan panduan kesehatan masyarakat serta membangun dan memfasilitasi kapasitas pengujian di kawasan.

Virus cacar monyet ditularkan dari hewan yang terinfeksi ke manusia melalui kontak secara tidak langsung maupun langsung. Penularan dari manusia ke manusia dapat terjadi melalui kontak langsung dengan kulit atau lesi yang menular, termasuk tatap muka, kulit ke kulit, dan droplet melalui pernapasan.

Penularan juga dapat terjadi dari bahan yang terkontaminasi seperti linen, tempat tidur, elektronik, pakaian, yang memiliki partikel kulit yang menular.

Dihubungi secara terpisah, Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman mengatakan keputusan WHO memasukkan cacar monyet sebagai PHEIC dan sebagai wabah kedaruratan yang memerlukan kolaborasi global dan melakukan tindakan pengendalian.

“Tapi itu tidak selalu berarti pandemi sebagai wabah global. PHEIC cacar monyet karena memenuhi kriteria yang berpotensi menyebar di seluruh negara serta ada kebutuhan kerja sama internasional,” katanya.

Monkeypox merupakan kejadian yang tidak biasa, bahkan diperlukan penelitian terhadap pola baru penyakit tersebut. “Ada pola penyebaran yang tidak lazim,” katanya.

Dicky mengatakan penyakit lain yang kini masuk dalam kriteria PHEIC, di antaranya Polio dan COVID-19.

Sementara itu Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus monkeypox di Indonesia berdasarkan kanal laporan yang dibuka dari seluruh laboratorium di daerah. (*)

reporter: antara