Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7087

Venisian Mall Bekerja Sama dengan Konsultan Ritel Asal Inggris Savills

0
canal01
Dokumentasi PKP

batampos – Pada hari ini Senin 29 Agustus 2022 PT.PKP dan PT.PSM telah menandatangi kontrak kerjasama dengan Savills Indonesia sebagai Konsultan Ritel dan Manajemen Gedung untuk Venisian Mall. Hal ini membuktikan keseriusan PT.PKP dan PT.PSM untuk menjadikan Venisian Mall sebagai ICON di kota Batam. Savills akan membawa tenant-tenant baik brands internasional maupun nasional ke Venisian Mall dan sekaligus sebagai pengelola kawasan Venisian Mall. Savills hadir sebagai solusi bagi para investor yang telah membeli outlets di Venisian Mall dan akan membantu untuk menyewakan outlets di Venisian Mall per m2 layaknya Indoor Mall pada umumnya.

Savills berdiri pada tahun 1855, merupakan perusahaan public listed company di London Stock Exchange yang berasal dari Inggris yang menyediakan berbagai layanan real estate di seluruh dunia dengan keahlian sebagai Konsultan Ritel dan Manajemen Gedung.

Savills memiliki 700 kantor dan 40.000 tenaga ahli profesional yang tersebar di 70 negara diantaranya Inggris, Eropa, Timur Tengah, Amerika Utara dan Asia Pasifik.

Pada tahun 1977 Savills mulai melakukan ekspansi ke Asia Pasifik dan saat ini telah memiliki 73 kantor dan 27.000 tenaga ahli profesional yang tersebar di Australia, New Zealand, Cina, Hongkong, Macau, India, Jepang, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam, Indonesia dan negara lainnya.

Di Indonesia, Savills telah sukses menjadi Konsultan Ritel di puluhan mall besar di Indonesia, antara lain Pacific Place, Senayan City, Gandaria City, Kota Kasablanka, Cilandak Town Square, Lippo Mall Puri, Trans Studio Mall Makassar, Trans Studio Mall Bandung, Palembang Icon (Palembang), Hartono Mall (Yogyakarta), Town Square Surabaya (Surabaya) dan masih banyak Mall lainnya yang telah sukses dikelola oleh Savills baik sebagai Konsultan Ritel maupun sebagai Manajemen Gedung. Dalam hal Manajemen Gedung, Savills merupakan pilihan utama di Asia Pasifik dan telah sukses mengelola ±176 juta meter persegi gedung.

Savills memiliki visi sebagai pilihan utama penasehat real estate di negara yang mereka layani dengan motto tidak menjadi yang terbesar tetapi menjadi yang TERBAIK di industrinya, sehingga Savills sangat selektif dalam memilih Mall yang akan mereka kelola. Savills berkeyakinan bahwa Venisian Mall Open Air Mall pertama di Indonesia yang di prakarsai oleh PT.PKP yang telah 34 tahun berdiri di Kota Batam (telah menyelesaikan >50 proyek komersial maupun hunian) dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara khusunya di Kota Batam.

Open Air Mall banyak dijumpai di negara benua Eropa dan Amerika dan diyakini oleh para ahli bahwa konsep Open Air Mall adalah konsep Mall terbaru dengan masa depan yang sangat cerah, para tenant mall akan berinvestasi di Open Air Mall dibandingkan Indoor Mall, dikarenakan harga sewa gedung yang lebih murah serta memiliki banyak ruang terbuka.

Venisian Mall (Open Air) memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan Indoor Mall, diantaranya biaya maintanance yang relatif jauh lebih murah, jam operasional bisnis yang lebih lama (24 jam), variasi kegiatan usaha di setiap outlets (bisa > 2 usaha), anda sebagai pemilik bukan penyewa dan fasilitas yang unik (gondola dan rimba forest).

Fasilitas lainnya yang tersedia di Venisian Mall antara lain 2 lift pengunjung, 1 lift barang, 8 eskalator, 2 tangga akses ke lantai 1, 2 exhibition area, toilet umum, penitipan helm, ratusan kipas angin, parkir 1.500 lots, musholla wanita dan musholla pria, sistem jaringan instalasi yang terpasang standard Mall pada umumnya dan Gardu Hubung yang berada di samping lokasi Venisian Mall yang memiliki dua switch yaitu switch Punggur dan switch Baloi sehingga potensi mati listrik di Venisian Mall adalah 0,01%.

Venisian Mall memiliki 214 outlets dan dapat dimiliki oleh para investor yang merupakan bangunan 3 lantai dengan tinggi floor to floor di Lantai 1 adalah 4,5m, tinggi floor to floor di Lantai 2 adalah 4,5m dan di Lantai 3 ketinggian bersih lantai ke dak adalah 3,7m sampai dengan 4,7m.
Bagi para tenant lokal yang ingin bergabung di Venisian Mall segera menghubungi 0821 7339 1997. (adv)

Kejagung Terima Pelimpahan Berkas Tahap 1 Putri Candrawathi

0
Jampidum Kejaksaan Agung Fadil Zuhana (putih) memberikan keterangan pers kepada media di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (29/8/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty

batampos – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Fadil Zumhana mengatakan pihaknya telah menerima pelimpahan berkas perkara tahap satu (I) tersangka Putri Candrawathi dari Penyidik Bareskrim Polri, Senin (29/8).

“Kalau berkas Ibu PC ini tadi pagi baru kami terima dari Penyidik Bareskrim dan kami akan melakukan langkah yang sama yaitu penelitian,” kata Fadil dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung.
Putri Candrawathi adalah tersangka kelima perkara tindak pidana pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama suaminya Irjen Pol. Ferdy Sambo, serta dua ajudan-nya masing-masing Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan asisten rumah tangga merangkap sopir Kuat Ma’ruf.
Istri Ferdy Sambo itu ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (19/8), dan baru menjalankan pemeriksaan sebagai tersangka pada Jumat (26/8).
Namun, pemeriksaan terhadap Putri dilanjutkan kembali pada Rabu (31/8) untuk konfrontasi.
Pelimpahan berkas tahap I tersangka Putri Candrawathi ditegaskan lagi oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana. “Baru tadi (dilimpahkan),” ucap Ketut.
Namun, saat dikonfirmasi kepada Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan berkas tersebut belum dilimpahkan.
“Belum (dilimpahkan), target sih minggu depan paling lambat info-nya penyidik,” ujar Dedi.
Namun, Dedi meminta Antara untuk mengkonfirmasi kembali kepada penyidik langsung yakni Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi. “Coba kontak-kontak dir (dirtipidum) juga,” kata Dedi.
Hingga berita ini diturunkan, Dirtipidum belum membalas pesan WhatsApp yang dikirimkan Antara.
Dalam penanganan perkara ini, jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung telah selesai meneliti empat berkas perkara atas tersangka Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf, dan rencananya akan dikembalikan ke penyidik untuk dilengkapi. (*)

 
Reporter: Antara

Akselerasi Keuangan Digital, BI Luncurkan QRIS Antarnegara Sejalan dengan Presidensi G20

0
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. F Fedrik Tarigan/Jpg

batampos – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, akselerasi ekonomi dan keuangan digital, serta penguatan kerja sama Indonesia di Asia Tenggara dilakukan sejalan dengan peran Indonesia sebagai pimpinan Presidensi G20, forum ekonomi terbesar di dunia tahun ini.

“Mengakselerasi ekonomi dan keuangan digital nasional serta penguatan kerja sama internasional khususnya di ASEAN sejalan dengan keketuaan Indonesia dalam G20 Tahun 2022, recover together recover stronger,” ujar Perry dalam Peluncuran Kartu Kredit Pemerintah Domestik dan QRIS Antarnegara, lewat tayangan daring di Jakarta, Senin, (29/8/2022).

BI menginisiasi Kartu Kredit Pemerintah Domestik dan QRIS Antarnegara yang secara resmi diluncurkan Presiden Joko Widodo hari ini.

Perry menjelaskan, KKP Domestik akan dapat memfasilitasi pembelian barang dan jasa dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, dengan skema pembayaran kartu kredit pemerintah yang prosesnya dilakukan secara domestik.

Hal itu, kata Perry, untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang penggunaan transaksi non tunai untuk belanja pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, dan penggunaan produk dalam negeri.

Penerapan KKP domestik ini, kata Perry, dalam tahap awal dilakukan melalui interkoneksi QRIS yang sudah didukung 85 penyelenggara sistem pembayaran dengan 20,3 juta toko usaha atau merchant.

“Sehingga ini betul-betul bisa langsung dilakukan. Sekaligus QRIS ini juga sudah dilakukan untuk mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia khususnya bagi pelaku UMKM untuk dapat bertransaksi secara digital,” ujarnya.

Perry juga menjelaskan QRIS yang diluncurkan sejak Mei 2019, telah menjadi satu-satunya standar sistem pembayaran yang berlaku di Indonesia. Para pengguna QRIS juga didominasi oleh pengguna dari UMKM.

Selain QRIS, BI juga telah meluncurkan Standar Nasional Open API Indonesia dan infrastruktur sistem pembayaran ritel BI-Fast.

Terkait koneksi QRIS antarnegara, Perry menjelaskan, Indonesia mendapatkan komitmen dari empat negara ASEAN yakni Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina, untuk mengkoneksikan sistem pembayaran.

“QR, fast payment, currency, ini kami akan sambungkan. Hari ini mulai dengan implementasi penuh dengan Thailand. QR Indonesia dengan QR Thailand sudah kami uji cobakan dan mulai hari ini implementasi penuh. Sehingga untuk transaksi pariwisata, perdagangan UMKM sudah bisa menyambungkan QR,” kata Perry.

Selain itu, kata Perry, penerapan koneksi sistem pembayaran QR sudah diujicobakan dengan Malaysia sejak Januari 2022, sedangkan dengan Singapura sedang difinalisasi.

“Dalam waktu dekat 5 negara kita bisa melakukan digitalisasi sistem pembayaran, cross border, QR, fast payment dengan pembayaran mata uang lokal yang sekaligus mendukung pariwisata, mendukung UMKM, dan juga mendukung ekonomi keuangan digital secara nasional,” kata Perry.

Menurut data BI, nilai transaksi QRIS dalam satu tahun mampu tumbuh 305,49 persen ke Rp4,52 triliun pada Februari 2022. Sementara itu, volume transaksi QRIS juga tumbuh 268,64 persen (year on year) ke 54,91 juta pada Februari 2022 lalu. (*)

Sumber: Antara

KPK Setor Rp16,2 Miliar dari Perkara Korupsi Juliari Batubara ke Kas Negara

0
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – KPK menyetor uang rampasan senilai Rp16,2 miliar ke kas negara terkait perkara korupsi pengadaan bantuan sosial (bansos) dengan terpidana mantan menteri sosial Juliari P. Batubara dan kawan-kawan.

“Jaksa Eksekutor KPK Rusdi Amin dan Andry Prihandono telah melakukan penyetoran ke kas negara uang rampasan senilai Rp16,2 miliar dalam perkara terpidana Juliari P. Batubara dan kawan-kawan, berdasarkan putusan majelis hakim pengadilan tipikor yang berkekuatan hukum tetap,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin (29/8).

Ali mengatakan uang rampasan tersebut merupakan barang bukti yang turut diamankan tim penyidik KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu terpidana, yakni Matheus Joko Santoso selaku mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan bansos sembako.

“Barang bukti yang ditemukan saat itu berupa uang tunai dalam bentuk pecahan mata uang rupiah, mata uang asing berupa dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura,” ungkapnya.

Ali menegaskan KPK masih terus menyetor ke kas negara agar asset recovery atau pemulihan aset dari penanganan tindak pidana korupsi tetap maksimal. “Di antaranya melalui penagihan pembayaran pidana denda dan uang pengganti, serta penyetoran barang bukti uang hingga lelang barang rampasan,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 23 Agustus 2021, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Juliari dengan pidana penjara selama 12 tahun ditambah denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.

Terpidana Juliari juga wajib membayar uang pengganti sejumlah Rp14,5 miliar; dengan ketentuan apabila tidak dibayar paling lama satu bulan setelah perkara berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dirampas untuk menutupi uang pengganti. Jika harta bendanya tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun.

Selain itu, Juliari juga dicabut haknya untuk dipilih dalam jabatan publik selama empat tahun setelah selesai menjalani pidana pokok. Dalam perkara tersebut, Juliari selaku Menteri Sosial periode 2019-2024 terbukti menerima uang dari Harry Van Sidabukke sebesar Rp1,28 miliar, dari Ardian Iskandar Maddanatja sebanyak Rp1,95 miliar, serta dari beberapa penyedia barang lain sejumlah Rp29,252 miliar; sehingga totalnya mencapai Rp32,482 miliar.

Tujuan pemberian uang suap itu karena Juliari menunjuk PT Pertani (Persero) dan PT Mandala Hamonangan Sude yang diwakili Harry Van Sidabukke, PT Tigapilar Agro Utama yang diwakili Ardian Iskandar, serta beberapa penyedia barang lainnya, untuk menjadi penyedia dalam pengadaan bansos sembako.

Uang suap itu diterima melalui perantaraan Matheus Joko Santoso, yang saat itu menjadi PPK pengadaan bansos sembako periode April-Oktober 2020, dan Adi Wahyono selaku Kabiro Umum Kemensos sekaligus PPK pengadaan bansos sembako COVID-19 periode Oktober-Desember 2020.

KPK saat ini sedang mengembangkan kasus pengadaan bansos tersebut dengan meminta keterangan beberapa pihak terkait lainnya. KPK mengungkapkan fakta-fakta yang muncul saat persidangan Juliari dapat dijadikan pintu masuk untuk mengusut keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus korupsi bansos. (*)

Reporter: JP Group

Ropi, Oleh-Oleh Roti Kopi Hadir 7 Rasa di Batam

0
Staf Ropi Batam, Mardiana sedang melayani pembeli di toko Ropi di Ruko Niaga Mas, Blok A Nomor 6, Batam Center, beberapa waktu lalu. F Chahaya Simanjuntak/Batam Pos

batampos – Kazanah kuliner Batam yang layak dijadikan sebagai buah tangan atau oleh-oleh semakin banyak pilihan. Salah satu yang terbaru, diantaranya Ropi. Roti Kopi yang hadir dengan tujuh rasa spesial.

“Ropi ini baru hadir di Batam. Tersedia tujuh rasa pilihan, yakni tiramisu, keju, coklat, vanilla, srikaya, mocca, dan roti kopi original,” ujar Owner Ropi Batam, Ita di Batam Center, beberapa waktu lalu.

Ropi ini hadir di Ruko Niaga Mas, Blok A Nomor 6, Batam Center. Selain layak dijadikan oleh-oleh, roti ini juga cocok dijadikan sebagai sarapan di pagi hari atau cemilan di sore hari, ditemani teh atau kopi.

“Mengenai harga, sangat terjangkau. Aneka rasa dibanderol Rp 10 ribu per pcs, sedangkan yang original Rp 9 ribu per pcs,” ujar Ita.

Nah, bagi warga Batam yang ingin menjadikannya oleh-oleh ke luar kota, tersedia paket paket goodie bag isi 6 khusus varian original hanya seharga Rp 54 ribu.

“Ada juga paket oleh-oleh box isi 18 pcs. Di paket ini, customer bebas memilih semua varian rasa yang tersedia. Harganya Rp 162 ribu,” jelas Ita.

Selain menyediakan ropi, customer juga dapat memilih dua varian minuman, yakni es teh enak kata orang yang dibanderol Rp 6 ribu size medium, dan Rp 8 ribu size jumbo. Sedangkan kopi tersedia es kopi susu enak seharga Rp 12 ribu dan kopi susu panas seharga Rp 10 ribu.

“Kami lebih mengutamakan take away. Selain itu tersedia juga di platform online seperti Shopee Food dan Grab. Tinggal ketik ROPI roti bikin happy, lalu pesan,” kata Ita.

Ropi ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga pukul 20.00 WIB. Mengenai rasa, tak perlu diragukan lagi, karena produk dibuat fresh setiap hari. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Wali Kota Batam Minta Masyarakat Batuaji Kembangkan UMKM

0
pemko batam 7
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kaos putih) saat menghadiri kegiatan senam dan jalan santai yang dilaksanakan Kecamatan Batuaji. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta masyarakat Kecamatan Batuaji untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri senam sehat dan jalan santai yang digelar oleh Kecamatan Batuaji di halaman parkir Aviari Plaza, Batuaji, Minggu (29/8/2022).

Wali Kota sangat mengapresiasi masyarakat Batuaji yang cukup giat dengan berbagai kegiatan untuk terus meningkatkan perekonomian di Kota Batam. Dia berharap agar pengembangan usaha mikro yang saat ini marak di Batuaji lebih ditingkatkan lagi agar bisa memikat minat wisatawan.

“Pemko mulai fokus dengan pembangunan di Batuaji ini. Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sudah ada. Jalan mulai ditata. Ini dijaga bapak ibu dan terus tingkatkan perekonomian kita. UMKM harus terus dikembangkan untuk menggaet minat wisatawan,” ujar Rudi.

Selain itu ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Batuaji untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di kota Batam.

Kapolsek Batuaji, Kompol Danniel Ganjar Kristanto, menuturkan, kegiatan senam dan jalan sehat berlangsung aman dan tertib. Para peserta lanjutnya juga menerpkan protokol kesehatan yang ketat.

Dia juga menyampaikan hal yang sama agar masyarakat Batuaji semuanya tetap solid dan mau menjadi polisi bagi diri sendiri dan keluarga untuk menciptakan situasi lingkungan yang aman dan damai.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Wali Kota Batam Minta Masyarakat Batuaji Kembangkan UMKM

0
pemko batam 7
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kaos putih) saat menghadiri kegiatan senam dan jalan santai yang dilaksanakan Kecamatan Batuaji. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta masyarakat Kecamatan Batuaji untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri senam sehat dan jalan santai yang digelar oleh Kecamatan Batuaji di halaman parkir Aviari Plaza, Batuaji, Minggu (29/8/2022).

Wali Kota sangat mengapresiasi masyarakat Batuaji yang cukup giat dengan berbagai kegiatan untuk terus meningkatkan perekonomian di Kota Batam. Dia berharap agar pengembangan usaha mikro yang saat ini marak di Batuaji lebih ditingkatkan lagi agar bisa memikat minat wisatawan.

“Pemko mulai fokus dengan pembangunan di Batuaji ini. Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sudah ada. Jalan mulai ditata. Ini dijaga bapak ibu dan terus tingkatkan perekonomian kita. UMKM harus terus dikembangkan untuk menggaet minat wisatawan,” ujar Rudi.

Selain itu ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Batuaji untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di kota Batam.

Kapolsek Batuaji, Kompol Danniel Ganjar Kristanto, menuturkan, kegiatan senam dan jalan sehat berlangsung aman dan tertib. Para peserta lanjutnya juga menerpkan protokol kesehatan yang ketat.

Dia juga menyampaikan hal yang sama agar masyarakat Batuaji semuanya tetap solid dan mau menjadi polisi bagi diri sendiri dan keluarga untuk menciptakan situasi lingkungan yang aman dan damai.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Kasus Mutilasi Papua Diduga Libatkan Perwira TNI

0
Karung berisi potongan tubuh korban yang ditemukan di Kampung Pigapu, Mimika. (SUMBER UNTUK JAWA POS)

Empat Korban Dipancing Beli Senjata Api Rp 250 Juta

batampos – Kasus mutilasi empat warga Nduga yang jenazahnya ditemukan di Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua, diduga melibatkan oknum personel TNI-AD. Berdasar informasi yang diterima Jawa Pos tadi malam (28/8), enam di antara sepuluh pelaku yang terlibat dalam kasus dugaan pembunuhan tersebut merupakan prajurit TNI. Sedangkan empat lainnya adalah masyarakat sipil. Bersama-sama mereka menghabisi nyawa dan memutilasi para korban.

Markas Besar TNI-AD (Mabesad) mengonfirmasi telah mendapat informasi terkait keterlibatan enam prajurit mereka. Subdenpom Kodam XVII/Cenderawasih Mimika telah mengamankan enam prajurit tersebut. ”Dan, memeriksa enam oknum prajurit TNI-AD atas dugaan keterlibatan mereka,” ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna melalui keterangan resmi.

Tatang menyebutkan, dua di antara empat jenazah korban ditemukan pada Sabtu (27/8). Menurut jenderal bintang satu TNI-AD tersebut, Subdenpom XVII/Cenderawasih Mimika juga sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Persisnya, aparat Polres Mimika. ”Untuk mengungkap keterlibatan oknum TNI-AD,” lanjutnya. Dari sepuluh pelaku, satu orang yang berlatar belakang masyarakat sipil masih buron.

Sumber Jawa Pos menyebutkan, dua di antara enam personel TNI-AD yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut merupakan perwira. Satu perwira menengah berpangkat mayor dan satu perwira pertama berpangkat kapten. Namun, Tatang belum mau membuka identitas enam prajurit itu. ”Apabila hasil pemeriksaan ditemukan keterlibatan para oknum tersebut, TNI Angkatan Darat akan melakukan proses hukum dan memberikan sanksi tegas,” beber dia.

Sumber itu juga menyebutkan bahwa pembunuhan terhadap empat masyarakat sipil tersebut terjadi pada Senin (22/8) malam lalu. Lokasi pembunuhan di SP 1 Distrik Mimika Baru. ”Setelah dibunuh, semua korban dipotong kepala dan kakinya,” ungkapnya. Potongan tubuh keempat korban lantas dipisahkan ke dalam enam karung.

Empat korban dibuang di Sungai Pigapu yang berada di Distrik Iwaka. Tidak berhenti sampai di situ, para pelaku lantas membakar satu mobil Toyota Calya yang sebelumnya digunakan para korban untuk bertemu pelaku.

Aparat kepolisian di Papua telah menyampaikan bahwa sebelum pembunuhan terjadi, para pelaku dan para korban memang sepakat untuk bertemu. Pelaku memancing korban untuk membeli senjata api jenis AK 47 dan senjata api lainnya berjenis FN dengan harga Rp 250 juta. Setelah sepakat, mereka pun bertemu. Dalam pertemuan itu, pembunuhan terjadi. Uang Rp 250 juta yang dibawa korban diambil dan dibagi oleh para pelaku. (*)

Reporter: JP Group

Tuntaskan Persoalan PDAM Tirta Kepri, Pemprov Bidik DAK Air Minum

0

batampos-Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Hendrija mengatakan, untuk menuntaskan persoalan Perusda PDAM Tirta Kepri membutuhkan anggaran yang signifikan. Menyiasati terbatas kondisi keuangan daerah, Pemprov sedang melakukan upaya lobi-lobi lewat program Dana Alokasi Khusus (DAK) Air Minum.

“Mulai tahun 2023 mendatang, Kementerian PU menyediakan program DAK Air Minum. Ini menjadi ruang bagi kita untuk mendapatkan anggaran bagi menuntaskan persoalan yang dlalami PDAM selama ini,” ujar Hendrija, Senin (29/8) di Tanjungpinang.

Mantan Kabid Bina Marga Dinas PU Kepri tersebut menjelaskan, PDAM Tirta Kepri memang sudah mengusulkan kebutuhan-kebutuhan tersebut lewat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri tahun 2022 ini. Rencana ini, masuk dalam program pembangunan di 2023 mendatang.

“Jika mengandalkan kekuatan anggaran daerah, tentu peluang terlaksana sangat tipis. Makanya, kita akan berjuang mendapatkan anggaran melalui DAK Air Minum di Kementerian PU,” jelasnya.

Ditegaskannya, pihaknya akan mematangkan penjelasan detail mengenai segmen-segmen apa saja yang akan diajukan ke Kementerian PU. Menurutnya, beberapa persoalan saat ini adalah mengenai tingkat kebocoran yang tinggi.

BACA JUGA: Pemprov Kepri Abaikan Usulan PDAM Tirta Kepri, Banyak Pipa Bocor

“Keinginan kita tentunya semua prima, tidak ada kebocoran dan pelayanan optimal. Makanya sasaran kita adalah membuat jaringan baru untuk pipa-pipa yang berada di badan jalan,” tutupnya.

Rudy Chua

Sementara itu, Legislator Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan, kondisi pelayanan PDAM Tirta Kepri semakin buruk, dengan banyak lokasi pipa yang bocor. Sementara itu, Pemprov Kepri tidak menjadikan skala prioritas untuk membantu PDAM Tirta Kepri lewat APBD tahun depan.

“Lewat hasil Musyarawarh Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri, untuk pembenahan pipa bocor Pemprov Kepri sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,7 miliar,” ujar Rudy Chua, kemarin

Politisi Partai Hanura tersebut menegaskan, awalnya diplot sebesar Rp12,7 miliar. Namun ditengah perjalanan terjadi perubahan alokasi anggaran dari jumlah tersebut menjadi Rp7 miliar. Namun tidak diketahui pasti yang menjadi alasan Pemprov Kepri, karena rencana ini tidak menjadi prioritas di tahun 2023 nanti.

“Saya coba melakukan upaya konfirmasi langsung ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Namun, Pak Gubernur mengatakan tidak ada pembahasan soal ini (pembenahan pipa PDAM,red),” jelasnya.

Terkait persoalan ini, Gubernur memang sudah meminta penjelasan langsung dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri, Abu Bakar. Meskipun itu sudah disepakati dalam Musrenbang, Kadis PU mengatakan tidak ada rencana ini untuk tahun depan.

“Anggaran ini memang dibutuhkan oleh PDAM untuk mengatasi kebocoran pipa sepanjang KM 6 sampai KM 10. Karena sebagian pipa tua dan sebagian lagi berada di badan jalan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari mengatakan, persoalan air yang ada di Tanjungpinang, khsusunya PDAM Tirta Kepri sudah masuk laporan ke Ombudsman Kepri. Menurutnya,
pihaknya sudah memanggil pejabat yang bertugas di perusahaan milik Pemprov Kepri itu.

Setelah beroperasi sejak tahun 1990 an, Lagat menilai PDAM Tirta Kepri belum maksimal dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat. Ditegaskannya, kodisi Perusda ini hidup segan mati tak mau, karena serba terbatas, kapasitas produksi air sangat terbatas.

Dari laporan yang diminta kepada Tirta Kepri untuk 3 tahun belakang ini, Lagat menyebutkan jumlah pelanggan hanya 22.359 orang, angka itu dinilai sangat kecil. Pelayanannya hanya berjalan sekitar 40-45 persen saja, hal itu diakibatkan tingkat kebocoran pipa cukup tinggi, bahkan mencapai 41 persen.

“Padahal berdasarkan aturan maksimal tingkat kebocoran hanya 20 persen, angka diatas itu dianggap gagal,” paparnya.

Maish kata Lagat, Tirta Kepri menyebutkan pipa banyak yang berusia sudah tua, terutama pipa induk. Persoalan yang dihadapi adalah minimnya bantuan dana yang berasal dari APBD Provinsi Kepri. “Terakhir mereka terima dari Pemprov di tahun 2018 dalam bentuk barang dan hingga sekarang belum ada,” ungkapnya.

Seharusnya salah satu tanggungjawab Pemprov Kepri dalam penguatan kebutuhan air regional yaitu antar Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang. Lagat akan meminta Gubernur Kepri untuk memperhatikan perusahaan air minum itu dan jika sudah tidak sanggup, sebaiknya dikelola pihak lain.

“Sekarang jangkauan mereka hanya 45 persen, kalau dimakaimalkan harusnya bisa untung ini,”sebutnya.

Dari laporan keuangannya, pendapatan bersih yang diperloleh tahun 2021 hanya Rp 31.266.946.000 sementara sementara pengeluarannya sekitar Rp 31.264.388.000 jika ditambah biaya operasional Rp 10 juta maka Tirta Kepri desfisit sekitar Rp 8 juta. (*)

reporter: jailani

Bencana Banjir di Pakistan, KBRI:Tidak ada WNI jadi Korban

0
Sebuah kereta tiba di stasiun kereta yang tergenang banjir di Hyderabad, Pakistan, Kamis (18/8/2022). Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional (National Disaster Management Authority/NDMA) memperkirakan satu juta orang terdampak akibat hujan lebat, banjir bandang, dan tanah longsor yang terjadi sejak Juli 2022 saat Pakistan mengalami lebih dari 60 persen dari total curah hujan monsun normal dalam tiga minggu. ANTARA FOTO/Xinhua/Str/rwa.

batampos – Tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban bencana banjir di Pakistan. KBRI Islamabad dan KJRI Karachi telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan berkomunikasi dengan simpul komunitas Indonesia, hingga saat ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban bencana banjir tersebut, demikian disampaikan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Pakistan mengalami bencana alam banjir bandang di Provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (NDMA) Pakistan mencatat sekitar 1.000 orang tewas akibat bencana banjir tersebut.

BACA JUGA: Bus Terjun ke Jurang di Pakistan, 20 Penumpang Tewas

Pemerintah Pakistan pun telah mengumumkan kondisi darurat di wilayah terdampak.

Terkait kondisi tersebut, KBRI Islamabad dan KJRI Karachi telah menyampaikan imbauan kepada WNI di Pakistan untuk selalu tanggap dan waspada serta memantau informasi yang disampaikan NDMA dan Departemen Meteorologi Pakistan (PMD).

Selain itu, para WNI di Pakistan juga diimbau untuk menunda perjalanan ke daerah-daerah yang sedang rawan bencana di negara itu dan segera menghubungi otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat jika terjadi situasi darurat.

Bagi WNI di Pakistan yang membutuhkan informasi atau bantuan lebih lanjut, dapat menghubungi hotline KBRI Islamabad pada nomor +92 345 8571989 dan hotline KJRI Karachi pada nomor +92 300 0340346.

Menurut catatan KBRI Islamabad, WNI di Pakistan berjumlah 1.267 orang dan mayoritas bertempat tinggal di Islamabad, Lahore, Karachi, Rawalpindi, Sialkot, Gujrat dan Peshawar. (*)

reporter: antara