Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7384

Pilih Perabotan yang Tepat Sesuai Budget 

0
Perabotan di ruang tamu. F. Pinhome.id

batampos – Setiap rumah baru pastinya membutuhkan perabotan rumah tangga yang tepat dan lengkap. Tapi, tentu saja tidak harus membeli semua alat rumah tangga dalam sekali beli. Tak ada salahnya menyicil beli alat rumah tangga sesuai yang dibutuhkan.
Ketika kita baru menempati rumah impian, rasa di hati pasti masih berbunga-bunga. Rasanya ingin buru-buru mengisinya dengan perabotan rumah tangga dan pernak-pernik sesuai impian kita selama ini.

Eits, tunggu dulu, Jangan sampai cash flow kamu bocor. Supaya tidak bingung, simak dulu tips memilih perabotan rumah baru yang sesuai dengan kebutuhamu. Dilansir dari pinhome.id, berikut tips memilih perabotan baru.

1.Utamakan Kualitas Bahannya
Walaupun godaan diskon dan berbagai promo seringkali bikin kita ngiler, tapi tetap pastikan barang-barang tersebut berkualitas baik!

Masalahnya, barang yang berkualitas kurang bagus bakal cepat rusak dan akan membuat pengeluaranmu membengkak. Meskipun harganya murah, Pins akan sering membeli barang baru dan mengeluarkan uang yang tak perlu.

Karenanya, sangat penting untuk selalu memperhatikan kualitas setiap perabotan rumah tangga yang akan dibeli. Cobalah mencari barang dengan kualitas terbaik yang masih sesuai dengan budget kamu, ya!

BACA JUG: Furnitur Mewah dengan Harga Terjangkau Jadi Tren

2. Maksimalkan Efisiensi Barang
Seiring bertambah canggihnya inovasi dalam industri, maka desain, cara kerja, dan fungsi setiap barang rumah tangga pun bisa berubah. Akan jauh lebih baik kalau anda melakukan penelitian soal ini dan mencari perabotan rumah tangga yang lebih efisien. Contoh mudahnya adalah lampu bohlam. Bukankah lebih baik membeli lampu LED dengan daya watt yang lebih kecil namun lebih efisien?

Walaupun harganya sedikit lebih mahal, namun jangka pemakaiannya akan lebih tahan lama sehingga Pins tak perlu sering mengganti lampu. Jangan lupa untuk membandingkan tidak hanya dari sisi harga, namun juga kegunaan barang tersebut dan berbagai fungsi lainnya.

3. Utamakan Fungsi Barang
Saat pindah ke rumah baru, mungkin kamu sudah menyiapkan uang lebih untuk membeli perabotan rumah tangga. Nah, supaya pengeluaranmu tetap terkontrol, ada baiknya menyusun skala prioritas barang yang harus dibeli. Jika memungkinkan, belilah barang yang serba guna agar bisa menghemat penge­luaran dan anggaran. (*)

Reporter: JP Group

Komnas HAM Akan Panggil Semua Pihak Terkait Untuk Usut Kematian Brigadir J

0
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam. (dok JawaPos.com)

batampos – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bergerak cepat menyelidiki kasus baku tembak antarpolisi yang menewaskan Brigadir J. Untuk melakukan serangkaian tindakan penyelidikan, pihaknya memastikan akan memanggil semua pihak terkait. Hal ini untuk mengumpulkan data dan informasi, guna mengungkap kasus baku tembak antaranggota polisi tersebut.

“Seperti kasus-kasus lainnya, semua pihak akan dimintai keterangan,” kata anggota Komnas HAM Mohammad Choirul Anam melalui keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (14/7) dikutip dari Antara.

Pemanggilan itu, kata dia, merupakan bagian dari hak semua pihak yang masuk dalam peristiwa tersebut. Oleh karena itu, prinsip imparsialitas akan dikedepankan oleh Komnas HAM.

Tidak hanya memintai keterangan dari pihak-pihak terkait, Komnas HAM memastikan juga akan mengumpulkan semua barang bukti dari kasus baku tembak yang terjadi di rumah dinas Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri Irjen Polisi Ferdy Sambo.

“Barang bukti tersebut nantinya digunakan sebagai pendukung pengungkapan kasus,” ujarnya.

Komnas HAM juga telah memiliki pengalaman dalam mengungkap kasus-kasus besar, misalnya kasus kematian Pendeta Yeremia, KM 50, dan tes wawasan kebangsaan (TWK).

Berkaca dari pengalaman pengungkapan kasus-kasus tersebut, Komnas HAM yakin dapat membantu polisi untuk mengusut tuntas kematian Brigadir J hingga menjadi lebih jelas.

“Yang jelas, kami memastikan akan memanggil pihak-pihak terkait karena keterangannya dibutuhkan sekali,” ujar Anam.

Dalam keterangannya, Anam mengatakan bahwa Komnas HAM belum bisa memastikan berapa lama tim akan bekerja membantu Polri. Pasalnya, hal itu juga tergantung pada kesiapan pihak yang akan dimintai keterangan, termasuk dari para ahli.

“Komnas HAM juga akan melihat langsung semua tempat atau lokasi yang dibutuhkan,” ujarnya.

Komnas HAM mendukung langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang melibatkan atau mengajak lembaga HAM itu untuk mengungkap kasus baku tembak antaranggota polisi tersebut. (*)

Reporter: JP Group

Prilly Latuconsina dan Umay Shahab Produseri Serial Dear Stranger

0
Para pemain di serial Dear Stranger (Antara)

batampos – Prilly Latuconsina dan Umay Shahab melalui rumah produksi Sinemaku kembali berduet menjadi produser dan sutradara untuk serial “Dear Stranger” yang tayang di layanan streaming TrueID.

“TrueID dan Sinemaku kali ini menyajikan sebuah kisah cinta yang cukup kompleks, namun dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi mudah dimengerti dan, lebih penting lagi, mudah dirasa oleh para penonton,” kata Country Manager TrueID Indonesia Armando Siahaan dalam keterangannya, Kamis (14/7).

Baca juga:Rumah Warisan Dijual Orang Lain, Kartika Berharap Laporannya Cepat Ditindak Lanjuti Polisi

Lebih lanjut, serial dengan 10 episode ini dibintangi oleh Rey Bong dan Ashira Zamita sebagai pemeran utama.

Sementara itu, Prilly dan Umay mengungkapkan alasan mereka mengangkat tema ini. Bagi Prilly, cerita dan problematika cinta serta persahabatan yang dialami oleh kedua pemeran utama dalam serial cukup dekat dengan penonton dan masyarakat.

“Pasti banyak juga yang relate. Problematika yang terjadi antara sahabat cewek dan cowok selalu menjadi hal yang menarik. Itu adalah alasan aku ingin mengangkat tema ini. Aku percaya tema ini bisa menjadi tema yang menarik untuk sebuah series,” kata Prilly.

“Tokoh Bintang, Zalika dan Surya adalah representasi sahabat yang perlu saling mensyukuri memori dan segala kejadian yang pernah terjadi di hidupnya,” ujar Umay menambahkan.

Lebih lanjut, Umay juga mengungkapkan ketertarikannya menjadi produser sekaligus pemain dalam serial “Dear Stranger”. Ia juga mengatakan tidak menyutradarai langsung serial ini, melainkan menggandeng Bobby Prasetyo.

“Ketika kita mencari siapa director yang tepat dan relate dengan materi cerita kita, akhirnya kita bertemu sama Mas Bobby Prasetyo yang karya-karya sudah beberapa kali aku nikmati dan bertengger di beberapa festival internasional, dan aku sama sekali tidak menyesali keputusanku untuk memberi kesempatan kepada Mas Bobby untuk merakit cerita ‘Dear Stranger’ dalam bentuk visual,” jelas Umay.

Sementara itu, “Dear Stranger” tayang di TrueID mulai 13 Juli.(*)

Reporter: jpgroup

Prilly Latuconsina dan Umay Shahab Produseri Serial Dear Stranger

0
Para pemain di serial Dear Stranger (Antara)

batampos – Prilly Latuconsina dan Umay Shahab melalui rumah produksi Sinemaku kembali berduet menjadi produser dan sutradara untuk serial “Dear Stranger” yang tayang di layanan streaming TrueID.

“TrueID dan Sinemaku kali ini menyajikan sebuah kisah cinta yang cukup kompleks, namun dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi mudah dimengerti dan, lebih penting lagi, mudah dirasa oleh para penonton,” kata Country Manager TrueID Indonesia Armando Siahaan dalam keterangannya, Kamis (14/7).

Baca juga:Rumah Warisan Dijual Orang Lain, Kartika Berharap Laporannya Cepat Ditindak Lanjuti Polisi

Lebih lanjut, serial dengan 10 episode ini dibintangi oleh Rey Bong dan Ashira Zamita sebagai pemeran utama.

Sementara itu, Prilly dan Umay mengungkapkan alasan mereka mengangkat tema ini. Bagi Prilly, cerita dan problematika cinta serta persahabatan yang dialami oleh kedua pemeran utama dalam serial cukup dekat dengan penonton dan masyarakat.

“Pasti banyak juga yang relate. Problematika yang terjadi antara sahabat cewek dan cowok selalu menjadi hal yang menarik. Itu adalah alasan aku ingin mengangkat tema ini. Aku percaya tema ini bisa menjadi tema yang menarik untuk sebuah series,” kata Prilly.

“Tokoh Bintang, Zalika dan Surya adalah representasi sahabat yang perlu saling mensyukuri memori dan segala kejadian yang pernah terjadi di hidupnya,” ujar Umay menambahkan.

Lebih lanjut, Umay juga mengungkapkan ketertarikannya menjadi produser sekaligus pemain dalam serial “Dear Stranger”. Ia juga mengatakan tidak menyutradarai langsung serial ini, melainkan menggandeng Bobby Prasetyo.

“Ketika kita mencari siapa director yang tepat dan relate dengan materi cerita kita, akhirnya kita bertemu sama Mas Bobby Prasetyo yang karya-karya sudah beberapa kali aku nikmati dan bertengger di beberapa festival internasional, dan aku sama sekali tidak menyesali keputusanku untuk memberi kesempatan kepada Mas Bobby untuk merakit cerita ‘Dear Stranger’ dalam bentuk visual,” jelas Umay.

Sementara itu, “Dear Stranger” tayang di TrueID mulai 13 Juli.(*)

Reporter: jpgroup

Singapore Open, 3 Ganda Putra Melaju ke Perempat Final

0
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto saat tampil di perempat final Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

batampos – Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sukses mengunci posisi mereka ke babak perempat final Singapore Open 2022, Kamis.

Fajar/Rian lolos dari babak 16 besar setelah berjuang keras meladeni Ren Xiang Yu/Tang Qiang yang berakhir dengan rubber game 21-12, 15-21, 21-13.

BACA JUGA: Lawan Ganda Putra China di Babak Kedua Singapore Open, Fajar/Rian Atur Stamina

“Untuk pertandingan tadi tidak mudah karena lawan mengubah permainan terutama di gim kedua,” kata Rian lewat informasi resmi PP PBSI di Jakarta.

Fajar/Rian menceritakan, pada gim pertama mereka diuntungkan karena Ren/tang lebih banyak mati sendiri. Lalu tekanan baru terasa di gim kedua saat lawan lebih berkembang dan punya kepercayaan diri untuk menekan.

“Di gim ketiga kami tidak mau menyerah begitu saja, jadi terus berusaha menurunkan bola dan inisiatif menyerang duluan,” tutur Fajar menceritakan.

Menjalani tiga turnamen beruntun, Fajar/Rian mengaku saat ini harus pintar-pintar menjaga kondisi fisik dan fokus jelang babak perempat final.

Di babak perempat final hari Jumat, Fajar/Rian akan bertemu wakil tuan rumah, Hee Yong Kai Terry/Loh Kean Hean.

Sementara itu, Sabar/Reza mencatatkan kemenangan di babak 16 besar atas pasangan Malaysia, Goh V Shem/Low Juan Shen, 21-11, 21-18. Sedangkan ganda putra peringkat tiga dunia, Hendra/Ahsan juga mengalahkan wakil Malaysia yaitu Man Wei Chong/Kai Wun Tee 21-14, 21-15.

Satu ganda putra Indonesia yang tersisa adalah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang akan melawan Liang Wei Keng/Wang Chan dari China. (*)

reporter: antara

Kajari Bintan, I Wayan Kecewa, Ini Penyebabnya

0

batampos– Kajari Bintan, I Wayan Riana kecewa terhadap putusan ringan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang kepada terdakwa korupsi dana insentif covid-19 tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Bintan, Zailendra Permana.

I Wayan Riana

oniPasalnya, mantan Kepala Puskesmas Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur tersebut divonis 1 tahun penjara dari tuntutan 3 tahun penjara.

“Ada rasa kecewa, karena itu (yang diselewengkan) dana covid-19. Tuntutan 3 tahun itu sudah ringan,” kata Kajari.

Kajari mengatakan, pihaknya akan melihat salinan putusan dari Pengadilan Tanjungpinang untuk dipelajari.

BACA JUGA: Korupsi Dana Covid-19 Insentif Tenaga Nakes Bintan, Ini Hukuman Mantan Kepala Puskesmas 

“Kita pelajari dahulu, karena kalau divonis setengah dari tuntutan wajib banding,” kata Kajari.

Diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang menggelar sidang tuntutan dengan terdakwa Zailendra Permana pada 12 Juli 2022.

Dalam sidang putusan, terdakwa Zailendra terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan terdapat kerugian negara.

Akhirnya, majelis hakim memutuskan terdakwa Zailendra dipidana penjara 1 tahun dan pidana tambahan uang pengganti sekira Rp 65,5 juta subsider 4 bulan. (*)

reporter: Slamet

Piala FIBA Asia 2022, Hamed Haddadi Isyaratkan Jadi Edisi Terakhir di Kompetisi Tertinggi di Asia

0

batampos- Hamed Haddadi, bintang gaek tim nasional bola basket Iran mengisyaratkan Piala FIBA Asia 2022 bakal menjadi penampilan terakhirnya di kompetisi tertinggi se-Asia itu.

Haddadi menandai Piala FIBA Asia edisi kedelapannya itu dengan membantu Iran mengalahkan Suriah 80-67 dalam pertandingan pembuka Grup C di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (13/7).

Bintang gaek tim nasional bola basket Iran Hamed Haddadi saat tampil menghadapi Suriah dalam penyisihan Grup C Piala FIBA Asia 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (13/7/2022). (ANTARA/HO-FIBA Asia)

“Saya rasa tidak. Entahlah,” kata Haddadi saat ditanya wartawan apakah memungkinkan baginya untuk ambil bagian dalam Piala FIBA Asia edisi kesembilan dalam keterangan pers selepas laga.

Dalam delapan edisi Piala FIBA Asia, Haddadi sukses tiga kali mengantarkan Iran jadi juara dan ia juga tercatat sebagai pengoleksi terbanyak gelar Pemain Terbaik (MVP) turnamen yakni sebanyak empat kali.

Dengan usia yang sudah menginjak 37 tahun, Haddadi tercatat sebagai pemain tertua kedua di Piala FIBA Asia 2022 setelah pebasket Yordania Zaid Abbas yang sudah berumur 38 tahun.

BACA JUGA: FIBA Asia Cup, Indonesia Tetap Pakai Sistem Permainan Rajko Toroman

Haddadi bahkan mengakui bahwa ia sempat mempertimbangkan masak-masak mengenai kondisi tubuh dan kebugarannya sebelum memutuskan untuk turut membela Iran di Piala FIBA Asia 2022.

“Saya meninjau kondisi badan saya sendiri, dan sempat merasa tidak lagi cukup siap untuk Piala Asia ini, tapi pelatih dan presiden federasi meminta saya untuk kembali main. Dan sejujurnya saya selalu senang bisa main untuk timnas,” katanya.

Pada pertandingan melawan Suriah, Haddadi melantai tak sampai 30 menit, bahkan diberi kesempatan oleh pelatih Iran Saeed Armaghani untuk beristirahat di separuh akhir kuarter ketiga.

Kendati demikian, Haddadi tetap bisa menutup pertandingan dengan catatan menawan yakni 11 poin dan 20 rebound bagi Iran.

“Saya kini sudah cukup tua dan butuh rekan-rekan yang lebih muda untuk lebih banyak membantu, seperti di paruh kedua pertandingan tadi,” ujar Haddadi.

“Di paruh pertama saya banyak melakukan turnover, tapi kami saling bahu membahu untuk memperbaiki pertahanan dan serangan, saya menantikan kesempatan bermain di setiap laga dan terus menjaga fokus dari satu gim ke gim berikutnya,” pungkasnya.

Iran selanjutnya akan menghadapi Kazakhstan pada Jumat (15/7) diikuti pertemuan melawan Jepang dua hari berselang. (*)

reporter: antara

Polri Putuskan Pecat AKBP Brotoseno

0
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah, memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Kamis (14/7) ( ANTARA/Laily Rahmawaty)

batampos – Tim peneliti yang ditugaskan meninjau kembali sidang kode etik AKBP Raden Brotoseno memutuskan menjatuhkan sanksi lebih berat. Yakni berupa pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) kepada pamen Polri tersebut.

“Hasil sidang KKEPK yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Juli 2022 pukul 13.00 WIB memutuskan untuk memberatkan putusan sidang Komisi Kode Etik Polri Nomor PT/72/XI/2020, tanggal 13 Oktober 2020 menjadi sanksi administratif berupa PTDH sebagai anggota Polri,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/7).

Adapun nomor putusan KKEPK tersebut adalah PUT/KKEPK/i/VII/2022. Selanjutnya laporan ini akan dikirim ke bagian SDM Polri untuk proses pemecatan.

“Menindaklanjuti hasil KKEPK putusan tersebut maka Sekretariat KKEPK akan mengirimkan putusan ke SDM untuk ditindaklnjuti dengan menerbitkan KEPTDH. Jadi, saat ini untuk PTDH-nya belum ada,” jelas Azizah.

Kendati demikian, Azizah belum merinci penyebab putusan sidang kode etik diperberat. Selain itu, pemecatan Brotoseno masih menunggu surat diterbitkan.

AKBP Raden Brotoseno. (Dok Jawapos.com)

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah membentuk tim peneliti untuk menelaah sidang kode etik AKBP Raden Brotoseno. Pembentukan ini berdasarkan Pasal 84 Peraturan Kepolisian No 7 tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah membentuk tim untuk melakukan penelitian terhadap Putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Nomor: PUT/72/X/2020 tanggal 13 Oktober 2020 terhadap pelanggar AKBP Brotoseno,” kata Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6).

Tim peneliti dibentuk melalui Surat Perintah Kapolri No sprin/1426/VI/RES/1.24/2022 tertanggal 22 Juni 2022. Tim ini berjumlah 12 personil, terdiri dari Personil Inspektorat Umum Polri, Personil SDM Polri, Personil DivPropam Polri, Personil Divkum Polri.

“Diketuai oleh Inspektur Wilayah V Itwasum Polri Brigjen Hotman Simatupang,” imbuhnya.

Tim ini akan bekerja dalam jangka waktu paling lama 14 hari sejak Surat Perintah Kapolri diterbitkan. Tim akan melaporkan hasil penelitian dengan memberikan saran dan pertimbangan kepada Kapolri untuk membentuk Komisi Kode Etik Peninjauan Kembali (KKEP PK). (*)

Reporter: JP Group

Jangan Sepelekan Jerawat

0
Ilustrasi kondisi jerawat pada orang dewasa. (Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels)

batampos- Munculnya jerawat pada wajah seseorang dapat mempengaruhi kualitas hidup pada seseorang yang mengalaminya, mulai dari timbul rasa malu, tidak percaya diri, hingga depresi.

“Sebetulnya banyak sekali penelitiannya yang sudah terpublikasi, terutama lebih ke arah jerawat pada remaja. Yang pertama biasanya mulai dari rasa malu. Kedua, setelah malu, dia mengurung diri tidak mau ketemu sama orang. Ketiga akhirnya mulai dari depresi ringan, depresi sedang, hingga depresi berat, sampai ada yang menyebabkan usaha untuk bunuh diri,” kata Dermato Venereologist dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV, FAADV, Rabu (13/7).

BACA JUGA: Henny Rahman Hamil, di Bagian Wajah Mendadak Bertebaran Jerawat

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology pada 2017 menunjukkan bahwa 96 persen responden yang memiliki permasalahan jerawat mengakui hal ini mempengaruhi kualitas hidup sehari-hari.

Selain itu, studi di jurnal Acta Dermato-Venereologica pada 2020 menyebutkan bahwa 53 persen responden pernah mengalami depresi dan 50 persen cenderung mengisolasi diri.

Bahkan berdasarkan pengalaman Fitria, ia pernah menangani pasien yang mengalami rasa panik luar biasa ketika bercermin dan mendapati satu jerawat mulai muncul.

Mengingat dampak psikososial tersebut, Fitria mengatakan saat menangani pasien pihaknya akan mengajukan sejumlah pertanyaan atau kuisioner yang sudah menjadi standar bagi dermatolog terkait penanganan masalah jerawat. Hasil akhir kuisioner tersebut akan berupa skor yang bisa mengindikasikan tingkat dampak psikososial terhadap pasien.

“Kalau misalnya membaik, oke. Tapi kalau ternyata memburuk, anjuran saya ini kan dikembalikan lagi pada dokter yang menangani, kalau saya biasanya akan bilang ke pasien, ‘Perlu, deh, sepertinya konsultasi ke psikolog, supaya jerawatnya tidak menjadi lebih buruk’,” terangnya.

Mengingat jerawat dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, Fitria menegaskan pentingnya untuk melakukan penanganan yang tepat seberapa pun tingkat keparahannya dan jangan menganggap sepele permasalahan jerawat.

“Meskipun terbilang masalah kulit paling umum, seringkali jerawat ditangani dengan kurang tepat padahal dapat mempengaruhi kualitas hidup orang yang mengalaminya,” ujarnya.

Fitria mengatakan langkah awal yang paling penting yaitu mendapatkan analisa atau diagnosis kondisi kulit berjerawat dengan akurat dan tepat sehingga dapat ditentukan tingkat keparahan dan terapi yang paling sesuai.

“Selain itu, dengan mengobati jerawat sedini mungkin diiringi terapi yang tepat, tentunya dapat menurunkan risiko terjadinya acne scar (jaringan parut bekas jerawat),” katanya. (*)

reporter: antara

KPK Panggil Mardani Maming Sebagai Tersangka

0
Mardani Maming. (Istimewa)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

“Benar, hari ini tim penyidik mengagendakan pemanggilan pihak sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (14/7).

Dikatakan pula bahwa pemeriksaan terhadap Mardani dijadwalkan dilakukan di Gedung KPK, Jakarta.

Sejauh ini, kata Ali, belum ada informasi lebih lanjut perihal kehadiran Mardani.

“KPK berharap tersangka kooperatif hadir memenuhi panggilan pertama,” ucapnya.

Sementara itu, Denny Indrayana selaku kuasa hukum Mardani mengaku sudah mengirim surat ke KPK pada hari Kamis untuk meminta penundaan pemeriksaan kliennya tersebut.

Adapun alasan penundaan tersebut berkenaan dengan proses praperadilan yang saat ini masing berlangsung.

“Kami meminta semua menghormati proses praperadilan tersebut dan menunggu putusan hakim sebelum melakukan langkah hukum apa pun,” kata Denny.

KPK telah menaikkan ke tahap penyidikan kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi pemberian IUP di Kabupaten Tanah Bumbu setelah meminta bahan keterangan kepada sejumlah pihak. Selanjutnya, ditemukan bukti permulaan yang cukup.

Akan diinformasikan oleh KPK kepada publik tentang pihak-pihak mana saja yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, kronologi uraian perkara, hingga pasal apa saja yang disangkakan ketika penyidikan cukup dan telah dilakukan upaya paksa penangkapan maupun penahanan.

Saat ini tim penyidik masih mengumpulkan alat bukti dengan memanggil beberapa pihak sebagai saksi yang dapat menerangkan adanya perbuatan pidana terkait dengan pemberian IUP tersebut.

Mardani selaku Bupati Tanah Bumbu periode 2010—2018 diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Meskipun KPK belum mengumumkan secara resmi soal status tersangka Mardani, yang bersangkutan telah mengajukan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) terkait dengan sah atau tidaknya penetapan tersangka oleh KPK. (*)

Reporter: Antara