Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7479

BSI – Batam Pos saling Support

0

batampos – Jajaran manajemen Batam Pos melalukan silaturahmi ke Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) di komplek Windsor Central, Lubukbaja, Selasa (21/6/2022). Kedatangan Tim Batam Pos diterima langsung oleh Pimpinan Kantor Cabang BSI Batam Windsor Central, Agus Herlambang.

 

BSI batam
Foto bersama. / F.Cecep Mulyana / Batam Pos

Mengawali silaturahmi itu, Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan dari pihak KC BSI Batam Windsor. Dimana selama ini selalu menjalin hubungan baik dengan perbankan.

“Mudah mudahan kehadiran kami ke sini, bisa mempererat silaturahmi dan kerjasama untuk kedepan,” ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan , Agus Herlambang, ia mengucapkan terima kasih atas silaturahmi yang dilakukan Batam Pos. Pihaknya, saat ini memang memerlukan sinergi dengan media untuk menyampaikan beberapa program BSI .

“Kami tentu sangat senang atas silaturahmi yang di jalin oleh Batam Pos , sehingga bisa menambah relasi dalam hal program yang bisa bekerjasama dan saling mensupport kedepannya,” sambutnya.

Total jaringan BSI di wilayah Kepulauan Riau ada 16 Kantor Cabang dan dua kantor kas , jadi ada 18 jaringan yang tersebar. BSI juga terus mendorong upaya digitalisasi dengan berbagai inovasi seperti mobile banking BSI Mobile yang telah tersedia di layanan app store guna membantu transaksi nasabah BSI.

“Untuk fitur tak kalah dengan bank konvesional, bahkan terdapat berbagai fitur menarik yang membantu nasabah. BSI Mobile juga terdapat informasi portofolio nasabah yang mempunyai pembiyaan sehingga melihat secara detail

Lebih lanjut ,kemudahan mobile banking ini juga terdapat layanan spiritual seperti alarm adzan, juz amma, zakat, sedekah , dan informasi masjid terdekat.

“Tidak hanya dari segi finansial kita juga membantu nasabah melalui layanan spiritual tersebut,” jelasnya.

Untuk program favorit bagi nasabah seperti tabungan emas , mitra guna untuk ASN dan juga konsentrasi sektor UMKM. (*)

 

Reporter : Azis Maulana

 

Pemko Batam Pastikan Insentif RT/RW Triwulan II Sudah Dapat Dicairkan

0
pemko batam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiir) memberikan insentif RT/RW secara simbolis. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemko Batam memastikan insentif untuk RT/RW se-Kota Batam untuk triwulan II sudah dapat dicairkan.

Hal itu disampaikan langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat kegiatan silaturahmi dengan Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat Kecamatan Sekupang.

Ia mengatakan, insentif yang diberikan Pemko Batam tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih dari pemerintah.

“Meskipun pendapatan Pemko Batam turun karena Covid-19, tapi bapak ibu RT/RW tenang saja karena insentif yang selama ini diberikan tidak akan dikurangi,” kata Rudi, di Aula Batam Tourism Polytechnic (BTP) Tiban.

Bahkan kata Rudi, dengan semakin terkendalinya Covid-19 saat ini dan perekonomian yang semakin membaik, tidak menutup kemungkinan insentif RT/RW untuk tahun depan akan ditambah.

Menurutnya, hal itu wajar dilakukan dilakukan karena RT/RW memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga kondusifitas di tengah masyarakat. Dan hal ini memang menjadi komitmen pihaknya selama ini.

“Ini memang memang menjadi program utama kita, jadi bapak dan ibu sekalian tidak usah khawatir,” katanya.

Selain itu Rudi juga mengatakan pembangunan infrastruktur khususnya jalan-jalan utama akan terus dilakukan pihaknya. Tujuannya tidak lain adalah untuk memajukan Kota Batam.

“Saya juga mengundang bapak dan ibu RT/RW, nanti pada 24 Agustus 2022 kita sama-sama akan menanam pohon jati emas di sepanjang jalan Bandara sampai fly over,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi.

Perwakilan Ketua RT, Mursaha mengatakan mewakili masyarakat Kelurahan Tanjung Riau pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi dan terimakasih atas kerja keras Wali Kota Batam dalam membangun Batam.

Terutama pembangunan di Tanjung Riau, yang saat ini telah memiliki ikon pariwisata. Selain itu juga seluruh warga juga telah memiliki sertifikat hal milik atas tanah dan rumah yang ditinggali saat ini.

“Mudah-mudahan Pak Wali (Muhammad Rudi) terus diberikan kesehatan dan terus dapat membangun Kota Batam,” kata Musaha mendoakan.

Ketua RT Lainnya, Warsono juga mengatakan hal yang sama bahwa pembangunan Pemko Batam menurutnya tidak hanya jalan-jalan utama tapi juga sampai ke jalan-jalan pemukiman warga di Kelurahan Tiban Baru.

“Semoga apa yang selama ini dikerjakan Pak Wali dapat menjadi amal kebaikan,” kata Warsono.

Pemko Batam Pastikan Insentif RT/RW Triwulan II Sudah Dapat Dicairkan

0
pemko batam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiir) memberikan insentif RT/RW secara simbolis. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemko Batam memastikan insentif untuk RT/RW se-Kota Batam untuk triwulan II sudah dapat dicairkan.

Hal itu disampaikan langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat kegiatan silaturahmi dengan Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat Kecamatan Sekupang.

Ia mengatakan, insentif yang diberikan Pemko Batam tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih dari pemerintah.

“Meskipun pendapatan Pemko Batam turun karena Covid-19, tapi bapak ibu RT/RW tenang saja karena insentif yang selama ini diberikan tidak akan dikurangi,” kata Rudi, di Aula Batam Tourism Polytechnic (BTP) Tiban.

Bahkan kata Rudi, dengan semakin terkendalinya Covid-19 saat ini dan perekonomian yang semakin membaik, tidak menutup kemungkinan insentif RT/RW untuk tahun depan akan ditambah.

Menurutnya, hal itu wajar dilakukan dilakukan karena RT/RW memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga kondusifitas di tengah masyarakat. Dan hal ini memang menjadi komitmen pihaknya selama ini.

“Ini memang memang menjadi program utama kita, jadi bapak dan ibu sekalian tidak usah khawatir,” katanya.

Selain itu Rudi juga mengatakan pembangunan infrastruktur khususnya jalan-jalan utama akan terus dilakukan pihaknya. Tujuannya tidak lain adalah untuk memajukan Kota Batam.

“Saya juga mengundang bapak dan ibu RT/RW, nanti pada 24 Agustus 2022 kita sama-sama akan menanam pohon jati emas di sepanjang jalan Bandara sampai fly over,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi.

Perwakilan Ketua RT, Mursaha mengatakan mewakili masyarakat Kelurahan Tanjung Riau pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi dan terimakasih atas kerja keras Wali Kota Batam dalam membangun Batam.

Terutama pembangunan di Tanjung Riau, yang saat ini telah memiliki ikon pariwisata. Selain itu juga seluruh warga juga telah memiliki sertifikat hal milik atas tanah dan rumah yang ditinggali saat ini.

“Mudah-mudahan Pak Wali (Muhammad Rudi) terus diberikan kesehatan dan terus dapat membangun Kota Batam,” kata Musaha mendoakan.

Ketua RT Lainnya, Warsono juga mengatakan hal yang sama bahwa pembangunan Pemko Batam menurutnya tidak hanya jalan-jalan utama tapi juga sampai ke jalan-jalan pemukiman warga di Kelurahan Tiban Baru.

“Semoga apa yang selama ini dikerjakan Pak Wali dapat menjadi amal kebaikan,” kata Warsono.

Jumlah Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Meningkat Drastis

0
Pelabhan Batamcenter 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Suasana Pelabuhan Batam Center. Sejak dibukanya Pelabuhan Harborfront Singapura, jumlah penumpang yang masuk melalui pelabuhan internasional di Kota Batam meningkat drastis. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejak dibukanya Pelabuhan Harborfront Singapura, jumlah penumpang yang masuk melalui pelabuhan internasional di Kota Batam meningkat drastis.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, mengatakan, pihaknya mencatat dari 15 hingga 20 Juni 2022 terdapat 16.849 Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Batam dari Singapura.

Sementara untuk keberangkatan, di periode yang sama, tercatat 19.157 WNI dan WNA yang berangkat ke Singapura.

“Jumlah itu keberangkatan dari trip pertama pukul 06.00 sampai trip terakhir, malam pukul 21.50,” ujarnya, Selasa (21/6).

Ia menjelaskan, untuk kedatangan dari Singapura masih didominasi melalui pelabuhan Batam Center.

Tercatat, ada 11.604 WNI dan WNA yang masuk ke Batam melalui pebuhan ini. Dengan rincian WNI sebanyak 5.987 orang dan WNA 5.617 orang.

Selanjutnya disusul dengan Pelabuhan Harbourbay sebanyak 4.269 WNA dan WNI dengan rincian, 1.982 WNI dan 2.287 WNA.

Selanjutnya melalui Pelabuhan Nongsa sebanyak 934 dengan rincian 43 WNI dan 891 WNA. Terakhir ada Pelabuhan Marina sebanyak 42 orang.

Begitu juga untuk keberangkatan ke Singapura yang masih didominasi melalui Pelabuhan Batam Center. Dari 19.157 penumpang, sebanyak 13.563 WNI dan WNA berangkat melalui Pelabuhan Batam Center.

Kemudian melalui Pelabuhan Harbourbay, 4.699 orang dengan rincian 2.655 WNI dan 2.044 WNA.

Selanjutnya Pelabuhan Nongsa sebanyak 862 penumpang dengan rincian 182 WNI dan 680 WNA. Terakhir, ada Pelabuhan Marina dengan total penumpang sebanyak 33 orang dengan 2 WNI dan 31 WNA.

“Sementara untuk kedatangan melalui Pelabuhan Sekupang masih belum ada,” katanya.

Tidak hanya dari Singapura, jumlah penumpang dari Malaysia juga cukup banyak. Dalam 6 hari atau sejak tanggal 16 hingga 20 Juni 2022, tercatat sebanyak 8.046 WNI dan WNA berangkat ke Malaysia melalui Batam.

Sementara untuk kedatangan dari Malaysia, tercatat sebanyak 4.314 orang.

Tessa mengungkapkan, untuk penumpang WNI dan WNA yang datang dari Malaysia melalui Pelabuhan Batam Center sebanyak 3.662 orang. Dengan rincian 3.129 WNI dan 533 WNA.

Sementara Pelabuhan Harbourbay sebanyak 652 orang. Dengan rincian 537 WNI dan 115 WNA.

Kemudian untuk keberangkatan melalui Pelabuhan Batam Center sebanyak 6.914 orang, dengan rincian 6.519 WNI dan 395 WNA. Sementara keberangkatan di Pelabuhan Harbourbay sebanyak 1.132 orang dengan rincian 981 WNI dan 151 WNA.

“Untuk keberangkatan ke Malaysia melalui Bandara Hang Nadim saat ini masih nihil. Dan untuk keberangkatan juga kedatangan masih didominasi oleh WNI,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan pembukaan Pelabuhan Harbourfront ini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam sudah bersiap dengan jumlah personil yang bertugas, sistem dan juga sarana prasarana penunjang yang memadai. Hal ini dilakukan untuk menjamin pelaksanaan fungsi keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) tetap berjalan dengan baik dan terkendali.

“Dengan jumlah penumpang tiap kapalnya bisa sampai berjumlah 300 orang. Tentunya sudah dipersiapkan semua,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Pembebasan Lahan Jembatan Babin Terkendala, Ada Tumpang Tindih Pemilik Lahan

0
Pemilik lahan yang terdampak pembangunan jembatan Batam Bintan di Tanjunguban, Mukhlis yang menggugat Dinas PUPRP Kepri dan BPN Bintan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang saat berada di lokasi lahannya. F.kiriman Urip Santoso

batampos-Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Abu Bakar mengatakan, proses pembebasan lahan untuk pembangunan strategis Jembatan Batam Bintan (Babin) mendekati tuntas. Progresnya sudah mecapai 98 persen.

“Pembebasan lahan Jembatan Babin terus digesa. Persoal tumpang tindih pemilih, turut menjadi kendala,” ujar Abu Bakar menjawab pertanyaan media di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Senin (20/06) lalu.

Ditegaskannya, proses konsinyasi yang sedang dilakukan bisa menjadi jalan terbaik. Pihaknya yakin, Pengadilan Negeri Tanjungpinang akan memutuskan siapa yang dinyatakan sebagai pemilih lahan. Sembari menunggu, pihaknya juga menyelesaikan proses sertifikasi lahan.

“Sertifikat akan dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional. Penyerahan akan dilakukan oleh BPKAD Provinsi Kepri, karena ini berkaitan dengan aset daerah,” jelasnya.

BACA JUGA: Konsinyasi Lahan untuk Jembatan Babin Belum Tuntas

Disinggung mengenai adanya wancana Kementerian PU akan membuat Satker khusus pembangunan Jembatan Babin? Mengenai hal itu, Abu mengatakan pihaknya belum mengetahui hal itu. Karena Pemprov Kepri saat ini, fokus untuk menyelesaikan apa yang menjadi tanggungjawab daerah.

“Untuk pembangunan Jembatan Babin nanti, tentu kita akan dukung kebijakan dari pusat. Karena pelaksanaan pekerjaan leading sectornya Kementerian PU,” tutup Abu Bakar.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas PU Kepri, Rodiantari mengatakan, untuk mendukung pembebasan lahan tersebut, Pemprov Kepri lewat APBD TA 2022 ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 miliar. Dana tersebut akan dipergunakan untuk membebaskan lahan seluas 4,9 hektare.

“Dari 4,9 hektare tersebut terdapat 34 bidang tanah. Sebenarnya pembayaran bisa diselesaikan tahun 2021 lalu. Namun karena sejumlah persoalan administrasi, akan diselesaikan pada bulan ini,” ujar Rodi. (*)

reporter: Jailani

Ditjen Imigrasi Deportasi WNA Terkait Penipuan Bansos Covid-19 di Jepang

0
Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI melakukan deportasi kepada Warga Negara Jepang, Mitsuhiro Taniguchi, 47, pada Rabu (22/6) pagi. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

batampos – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI melakukan deportasi kepada Warga Negara Jepang, Mitsuhiro Taniguchi, 47, pada Rabu (22/6) pagi. Mitsuhiro diketahui sempat buron setelah diduga membawa kabur uang bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Jepang.

“Ditjen Imigrasi hari ini mendeportasi MT warga negara Jepang dengan pesawat Japqn Airlines, JAL 720 pukul 06.35 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Bandara Internasional  Jepang,” kata Kasubdit Detensi dan Imigrasi Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Douglas Orlando Andreas Simamora di kantor Ditjen Imigrasi Setiabudi, Jakarta Selatan.

Douglas menuturkan, Mitsuhiro dipulangkan ke negara asalnya untuk menjalani proses hukum. Di Indonesia dia pun tak memiliki izin tinggal, sedangkan paspornya sudah dicabut oleh pemerintah Jepang. “Yang bersangkutan dideportasi karena paspor kebangsaan dicabut dan tidak memiliki izin tinggal,” jelasnya.

Diketahui, buronan kasus korupsi bansos Covid-19 asal Jepang diringkus kepolisin Indonesia. Pelaku Mitsuhiro Taniguchi, 47, telah ditangkap di Lampung Tengah. Seperti diberitakan PojokSatu (Jawa Pos Group), Mitsuhiro Taniguchi menjadi buronan di negaranya karena menilap bansos Covid-19. Kemudian pelaku melarikan diri ke Indonesia karena dia pikir dia mungkin lebih aman di Indonesia.

Kabar penangkapan koruptor bansos Covid-19 asal Jepang ini dibenarkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo ketika dikonfirmasi wartawan. ’’Ditangkap di Lampung, setelah pihak Jepang mencabut paspornya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (8/6). (*)

Reporter: JP Group

Kemendikbudristek Buka Rekrutmen PPG Prajabatan Untuk Penuhi Kebutuhan Guru

0
Ilustrasi seorang guru tengah mengajar di kelas dalam kegiatan belajar sacara tatap muka di SDN Margorejo 1 Surabaya. (Dok. Frizal/Jawa Pos)

batampos – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendibudristek) membuka rekrutmen Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan sebagai bagian dari upaya menghadirkan generasi baru pendidik di Indonesia.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Iwan Syahril, berharap masyarakat, terutama yang memiliki minat menjadi guru mau mendaftar dan mengikuti rekrutmen PPG Prajabatan. Besarnya partisipasi publik terhadap program ini akan memperbanyak jumlah kehadiran guru baru di Indonesia.

“Program PPG Prajabatan merupakan upaya konkret dari pemerintah untuk mengejar kebutuhan 40 ribu guru baru guna menggantikan para pendidik yang memasuki masa pensiun. Dengan kolaborasi antara Kemendikbudristek bersama LPTK dan partisipasi publik yang tinggi, kami optimistis target 40 ribu guru baru akan tercapai sehingga kualitas pendidikan dalam negeri akan terus meningkat,” kata Iwan.

Program ini mendapatkan apresiasi karena akan mencegah terjadinya kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan guru di Indonesia untuk masa mendatang.

Ketua Program Studi PPG Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tergabung di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Dinn Wahyudi, menilai program PPG Prajabatan merupakan upaya efektif dari pemerintah dalam menjawab persediaan dan kebutuhan pendidik untuk menggantikan guru-guru yang telah memasuki masa pensiun. Mayoritas, guru-guru di level sekolah dasar yang akan purnatugas.

“Kebijakan ini adalah ikhtiar pemerintah mewujudkan keseimbangan kebutuhan guru untuk saat ini dan ke depan. Kemungkinan, banyaknya guru yang pensiun ini perlu diantisipasi dengan merekrut guru-guru baru,” kata Dinn.

Dengan rekrutmen PPG Prajabatan, Dinn meneruskan, kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan guru tidak akan terjadi. Sebab tidak ada kesenjangan dalam lima tahun ke depan. Apabila program ini tidak dijalankan, maka akan menimbulkan permasalahan. Sebagai contoh adalah banyaknya guru honorer. “Adanya guru honorer karena ketidakseimbangan antara kebutuhan di sekolah, terutama sekolah dasar dengan fakta rekrutmen guru baru. Jadi memang ikhtiar itu (rekrutmen PPG Prajabatan) bagus karena supply and demand ke depannya lebih baik,” ucap Dinn.

Rekrutmen PPG Prajabatan merupakan kerja sama antara Kemendikbudristek dan Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan untuk mencetak 40 ribu guru baru. Melalui rekrutmen ini, calon mahasiswa diharapkan menjadi guru profesional yang dapat menjadi teladan. Tak hanya itu, mereka juga diharapkan menjadi pendidik yang mampu mengembangkan rencana, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan mewujudkan profil pelajar Pancasila.

Calon mahasiswa PPG Prajabatan yang lolos rekrutmen akan mendapatkan tunjangan dari pemerintah berupa beasiswa untuk mengikuti perkuliahan sampai lulus. Mereka juga mendapatkan kepastian direkrut sebagai guru setelah lulus Pendidikan Profesi Guru. Nantinya, mahasiswa PPG Prajabatan akan mendapatkan modul pembelajaran yang efektif. Modul ini akan menggunakan perangkat belajar yang dikemas secara online, mencakup praktik belajar, menggunakan teknik learning management system, dan dibimbing oleh dosen berpengalaman.

Program PPG Prajabatan terdiri dari 33 SKS mata kuliah, 4 SKS mata kuliah selektif dan 2 SKS mata kuliah elektif. Perkuliahan ini dilakukan selama 2 semester atau 1 tahun. Keseluruhan SKS ini diperuntukan untuk menjadikan mahasiswa PPG Prajabatan menjadi generasi guru baru terbaik di Indonesia. Selain itu, dengan program praktik lapangan (clinical practice), mahasiswa PPG Prajabatan akan memiliki relevansi kuat karena dilakukan di sekolah yang nantinya menjadi tempat mereka mengajar sebagai guru pemula. (*)

Reporter: JP Group

Polairud Polresta Barelang Tingkatkan Patroli dan Pengawasan di Laut

0
Polda Kepri Polairud
Ilustrasi. Ditpolairud Polda Kepri mengamankan kapal yang membawa 100 penumpang tujuan Guntung dan Tembilahan tanpa surat keterangan negatif Covid-19 beberapa waktu lalu. Foto: Andika untuk Batam Pos

batampos – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Barelang meningkatkan patroli dan pengawasan di laut untuk mengantisipasi pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal melalui Batam.

Kasat Polairud Polresta Barelang, Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto, mengatakan, patroli dan pengawasan akan lebih diperketat di pelabuhan tidak resmi.

“Kita tingkatkan patroli di perairan, dan perketat pengawasan di pelabuhan (tikus),” ujar Ramadhanto.

Ramadhanto menjelaskan, pengiriman TKI ilegal melalui Perairan di Batam memang kembali ditemukan. Terbukti, dalam beberapa waktu terjadi pengiriman PMI ilegal di Perairan Pulau Putri, Nongsa.

Pengiriman ini menggunakan speedboat hingga terjadi kecelakaan dan menyebabkan 7 orang PMI hilang.

“Bukan hanya patroli, kita menelusuri perairan dan jalur-jalur diperkirakan dilalui mereka (PMI ilegal),” katanya.

Dengan kejadian ini, Ramadhanto mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di Malaysia untuk memenuhi persyaratan atau sesuai prosedur. Sebab, pengiriman ilegal sangat membahayakan nyawa.

“Pastinya sangat berbahaya. Apalagi sekarang musim hujan, gelombang tinggi,” tutupnya.

Sebelumnya, kapal speedboat yang mengangkut 30 PMI ilegal mengalami kecelakaan akibat menabrak kayu di Perairan Pulau Putri Nongsa. Dalam kejadian ini, 23 orang berhasil diselamatkan dan dievakuasi, dan 7 lainnya dinyatakan hilang.

PMI ilegal ini seluruhnya berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk berangkat bekerja ke Malaysia, mereka diminta uang mencapai Rp 10 juta.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Warga Desak Pemerintah Gelar Pasar Murah, Ini Tanggapan Pemko Batam

0
Bazar Sembako Dalil Harahap747474
Pasar sembako murah yang digelar Pemko Batam beberapa waktu lalu diserbu warga Sagulung. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kenaikan harga yang terus terjadi membuat warga khawatir. Semakin mendekati perayaan Idul Adha yang tinggal beberapa pekan ke depan, harga komoditi terus merangkak naik.

Desakan untuk adanya kegiatan pasar murah terus disuarakan. Pasar murah biasanya menyediakan komoditi pokok dengan harga yang sedikit lebih murah dibanding harga pasar. Untuk itu, warga ingin Pemko Batam kembali menggelar kegiatan pasar murah ini, guna membantu stabilitas harga.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdako Batam, Zul Arif mengatakan hingga saat ini belum ada rencana akan digelarnya pasar murah. Ia mengakui selama ini pasar murah sangat direspon positif oleh masyarakat.

Sehingga wajar saja, ketika harga naik, masyarakat menginginkan kegiatan pasar murah untuk digelar kembali. Komoditi yang dihadirkan di pasar murah memang lebih rendah harganya dibanding harga pasar.

Menurutnya, harga bisa ditekan lebih murah, karena kerja sama dengan distributor komoditi pokok yang turut mendukung kegiatan pasar murah ini.

Zul menuturkan jika memang kebutuhan pasar murah ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, ia akan melaporkan kepada pimpinan terkait hal ini.

Karena menurutnya pelaksanaan kegiatan pasar murah ini digelar biasanya mendekati hari raya Idul Fitri, Natal, atau hari besar lainnya.

Mengenai kenaikan harga komoditi saat ini, lanjutnya, itu berada di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

“Biasanya mereka yang pantau untuk harga. Sedangkan kami berupaya hadir dengan pasar murah untuk menekan harga di pasar yang melonjak naik,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan kegiatan pasar murah cukup menarik perhatian masyarakat. Hal ini terbukti ketika kegiatan digelar di sembilan kecamatan, warga selalu memadati pasar murah.

Ia mengakui harga yang ditawarkan memang lebih murah dari harga pasar. Sehingga kegiatan pasar murah menjadi pilihan bagi masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok mereka.

Tidak saja itu, pelaksanaan pasar murah ini juga menjual minyak curah yang selama ini sulit ditemukan di pasar tradisional. Terkait permintaan pasar murah ini, sebelumnya sudah disampaikan kepada asosiasi distributor yang hadir dalam kegiatan pasar murah tersebut.

“Mereka menyanggupi waktu itu. Saya rasa permintaan tersebut tidak terlalu berat sebab peran saat ini lah momen membantu pemerintah dalam mengendalikan harga,” ujarnya.

Ia menambahkan jika memang dibutuhkan, tentu nanti akan dibahas dulu bersama distributor. Untuk pasar murah tentu ada persiapan yang harus dilakukan.

“Bagian perekonomian biasanya yang akan menindaklanjuti kegiatan ini, jika memang bisa dilaksanakan untuk stabilitas harga di pasar. Saya berharapnya bisa dilaksanakan, karena banyak yang minta untuk digelar kembali. Hanya saja untuk pasar murah ini kan ada teknisnya, atau biaya seperti apa. Itu Pak Zul Arif yang paham,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Desa Pengudang di Bintan Dipilih Sebagai Sentral Kegiatan ACDH

0

batampos- Desa Pengudang di Kabupaten Bintan dipilih sebagai sentra kegiatan Airlangga Community Development Hub (ACDH) yang diadakan oleh Bidang Riset, Inovasi dan Community Universitas Airlangga (Unair).

Wan Rudy Iskandar. F.Slamet Nofasusanto

Kegiatan yang bertujuan untuk mengeliatkan sektor pariwisata di daerah perbatasan ini digelar mulai 19 hingga 22 Juni 2022 mendatang.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Bintan Wan Rudy Iskandar mengapresiasi pihak Bidang Riset, Inovasi dan Community Universitas Airlangga yang telah memilih Desa Pengudang di Kabupaten Bintan sebagai sentral kegiatan ACDH.

“Ini tanda betapa besarnya potensi pariwisata di Desa Pengudang,” kata mantan Kadisbudpar Bintan.

BACA JUGA: Aparatur Desa Ditantang Kembangkan Potensi Desa

Dipilihnya Desa Pengudang sebagai sentra kegiatan ACDH, menurut Wan Rudy, bukan tanpa alasan. Desa Pengudang, masih menurut Wan Rudy, memang menjadi salah satu primadona di Bintan terlebih pada destinasi wisata mangrove yang memang sangat jarang di Indonesia.

Dalam kegiatan ini, Wan Rudy, mengatakan, pihak penyelenggara akan melibatkan pelaku wisata dan masyarakat yang ada di Bintan.

Wan Rudy berharap, dari kegiatan ini bisa memberi nilai tambah khususnya bagi skill pelaku wisata dan masyarakat yang ada di Bintan.

Wan mengatakan, ke depan Pemkab Bintan akan terus mendorong desa-desa lainnya di Bintan yang selama ini sudah menunjukkan progres yang sangat baik dalam wisata berkelanjutan. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto