Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 7854

Kapal ke Malaysia Full Booking hingga Akhir April

0
pelabuhan batam center
Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center. Sejumlah masyarakat mengeluhkan keterbatasaan pembeliaan tiket untuk tujuan Malaysia. Sebab hampir seluruh kapal perjalanan ke Malaysia menggunakan kapal feri penuh hingga akhir April atau full booking. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejumlah masyarakat mengeluhkan keterbatasaan pembeliaan tiket untuk tujuan Malaysia. Sebab hampir seluruh kapal perjalanan ke Malaysia menggunakan kapal feri penuh hingga akhir April atau full booking.

Mirah, salah satunya. Ia kecewa karena tak bisa berangkat. Sebab, tidak ada lagi kursi kosong yang tersisa.

”Tak bisa berangkat, kapal penuh. Mirisnya sudah dibooking hingga akhir April ini,” ujar Mirah saat berada di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Menurut Mirah, jika kapal sudah penuh hingga akhir April, untuk apa guna konter tiket tujuan Malaysia dibuka.

”Ditanya sampai kapan, mereka tak bisa jelasin. Disuruh booking dulu aja. Nanti diinfo kapal ada space kursi yang tersedia,” sebutnya.

Feri tujuan Malaysia, memang hanya satu kapal berangkat setiap hari. Agen kapal bergantian untuk keberangkatan.

”Katanya sudah dibuka untuk umum, tapi tetap tak bisa berangkat karena tak ada kapal. Kapal cuma berangkat satu kali sehari, dan itu pun pagi hari,” keluhnya.

Agen Kapal PT Internasional Golden, Sapri, membenarkan pihaknya hanya memberangkatkan satu kapal dalam dua hari.

”Memang benar, karena kapal yang berangkat hanya satu, sedangkan antusias masyarakat luar biasa,” ujarnya.

Menurut dia, sejak dibukanya secara resmi pintu PPLN, banyak warga yang langsung memesan tiket keberangkatan.

Namun karena kuota keberangkatan terbatas, maka penumpang harus booking di awal untuk keberangkatan.

”Sejak 1 April sudah ada yang booking. Kalau seandainya masih satu kapal yang berangkat per 2 hari sekali, maka booking full sampai akhir April ini,” jelasnya.

Untuk mengatasi permintaan penumpang, pihaknya telah mengajukan penambahan izin operasi kapal ke Satgas Covid-19. Sehingga antrean penumpang yang hendak berangkat bisa diatasi.

”Paling tidak dapat izin penambahan dua kapal sehari, namun surat permintaan yang telah kami ajukan per 6 April lalu belum ditanggapi,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Agen Kapal PT Pintas Samudera, Susjianto, yang membenarkan kuota penumpang yang berangkat dibatasi. Sebab, izin jalan kapal hanya untuk sekali dalam dua hari.

”Kapal hanya muat 150 orang sekali berangkat, sedangkan yang hendak berangkat banyak. Jadi, calon penumpang kami minta booking dulu untuk nantinya ditentukan kapan waktu berangkat,” ungkapnya.

Diakuinya, kondisi seperti itu dikeluhkan oleh calon penumpang. Mereka tak bisa memastikan kapan waktu pasti berangkat. Karena kuota keberangkatan untuk satu kapal per dua hari sekali sudah penuh hingga akhir April.

”Untuk pasti berangkat harus ada PCR. Jika penumpang sesuai kuota ada yang positif, maka digantikan penumpang berikutnya. Jadi, kami belum bisa pastikan jadwal keberangkatan,” imbuhnya.

Menurut dia, sebelum pandemi pihaknya bisa menjadwalkan 22 trip sehari kapal berangkat untuk tujuan Malaysia, dengan rincian Pasir Gudang 7 kapal dan Stulang Laut 15 kapal.

”Tapi sejak pandemi sampai saat ini, kami hanya mengoperasikan 1 kapal untuk 2 hari sekali. Bahkan untuk tujuan balik Malaysia-Batam juga sudah full hingga akhir April,” jelasnya.

Sementara, Manajer Pengelola Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perhubungan Kepri. Ia berharap, keluhan masyarakat bisa segera diatasi oleh Gubernur Kepri.

”Kami sudah sampaikan keluhan masyarakat dan agen, semoga bisa ditindaklanjuti. Karena kasihan penumpang yang hendak berangkat, tak bisa memastikan kapan bisa berangkat,” pungkasnya.

Pantauan harga tiket Malaysia sekali jalan dijual Rp 320.000 dan anak-anak Rp 240.000. Untuk pulang-pergi dewasa Rp 480.000 dan anak-anak Rp 340.000. Tiket sudah termasuk Seaport Tax.

Harga tiket mengalami kenaikan Rp 40 ribu dari sebelum pandemi. Perjalanan di tengah pandemi Covid-19 ini penumpang diwajibkan bayar asuransi Covid-19 di konter kapal Rp 130 ribu.(*)

Reporter: Yashinta

Pelayanan di Dinas Kependudukan Kembali Manual

0
Pelayanan Disduk Bulan Puasa Dalil Harahap6666
Ilustrasi. Pelayanan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Batam. Foto: Dalil Harahap

batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam kembali menerapkan pelayanan manual.

Hal ini, pasca tidak bisa diaksesnya pendaftaran online karena telah diterapkannya Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat.

Kepala Bidang Pelayanan Catatan Sipil, Gita Malinda, mengatakan, sudah hampir dua minggu pelayanan di Disdukcapil kembali ramai setiap harinya.

Ada ratusan berkas pengajuan yang diterima mulai dari pengurusan surat pindah, berbagai jenis akta, dan lainnya.

“Tidak bisa online lagi. Jadi, setiap hari pelayanan penuh, karena biasanya bisa akses online melalui Disdukcapil.batam.go.id, dan sekarang tidak bisa, setelah dilakukan data terpusat,” kata dia.

Gita mengakui untuk efisiensi dan optimalisasi pelayanan memang lebih terbantu dengan adanya pelayanan online. Hal ini karena masyarakat tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil.

Mereka cukup akses website online dan bisa pilih mode pelayanan yang dibutuhkan.

“Dari rumah, kantor bisa. Sehingga untuk waktu lebih efisien. Namun sekarang untuk sementara tidak bisa diakses. Hal ini terjadi di seluruh Indonesia. Kemarin informasi terakhir akan aktif 31 Maret, namun sampai saat ini belum bisa diakses juga,” bebernya.

Layanan Disdukcapil kembali seperti dulu, masyarakat yang ada keperluan harus mendatangi kantor untuk menyerahkan berkas.

Setelah verifikasi dan diproses, baru kembali lagi untuk mengambil berkas yang sudah diajukan.

“Mau tidak mau harus kembali ke manual seperti dulu. Padahal online sudah sangat memudahkan pekerjaan baik bagi pemohon maupun petugas di kantor tentunya,” sebutnya.

Ia juga belum bisa menjelaskan sampai kapan sistem online ini tidak bisa diakses. Mungkin nantinya akan ada online terpusat juga untuk pelayanan Dukcapil ini.

Ia berharap masyarakat mengerti dengan pengalihan pelayanan untuk sementara ini.

“Saya berharap masyarakat bisa memahami. Dan tentu semua berharap sistem online bisa segera dibuka, karena lebih memudahkan. Kalau sekarang semua harus dan wajib ke kantor untuk urus dokumen kependudukan,” terangnya.

Meskipun ramai pemohon, sejauh ini pengajuan berkas masih diterima. Petugas loket juga terlihat sibuk, karena ratusan berkas yang masuk.

“Kami upayakan mengoptimalkan pelayanan tentunya intinya layanan ke masyarakat tidak terganggu,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Pelayanan di Dinas Kependudukan Kembali Manual

0
Pelayanan Disduk Bulan Puasa Dalil Harahap6666
Ilustrasi. Pelayanan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Batam. Foto: Dalil Harahap

batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam kembali menerapkan pelayanan manual.

Hal ini, pasca tidak bisa diaksesnya pendaftaran online karena telah diterapkannya Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat.

Kepala Bidang Pelayanan Catatan Sipil, Gita Malinda, mengatakan, sudah hampir dua minggu pelayanan di Disdukcapil kembali ramai setiap harinya.

Ada ratusan berkas pengajuan yang diterima mulai dari pengurusan surat pindah, berbagai jenis akta, dan lainnya.

“Tidak bisa online lagi. Jadi, setiap hari pelayanan penuh, karena biasanya bisa akses online melalui Disdukcapil.batam.go.id, dan sekarang tidak bisa, setelah dilakukan data terpusat,” kata dia.

Gita mengakui untuk efisiensi dan optimalisasi pelayanan memang lebih terbantu dengan adanya pelayanan online. Hal ini karena masyarakat tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil.

Mereka cukup akses website online dan bisa pilih mode pelayanan yang dibutuhkan.

“Dari rumah, kantor bisa. Sehingga untuk waktu lebih efisien. Namun sekarang untuk sementara tidak bisa diakses. Hal ini terjadi di seluruh Indonesia. Kemarin informasi terakhir akan aktif 31 Maret, namun sampai saat ini belum bisa diakses juga,” bebernya.

Layanan Disdukcapil kembali seperti dulu, masyarakat yang ada keperluan harus mendatangi kantor untuk menyerahkan berkas.

Setelah verifikasi dan diproses, baru kembali lagi untuk mengambil berkas yang sudah diajukan.

“Mau tidak mau harus kembali ke manual seperti dulu. Padahal online sudah sangat memudahkan pekerjaan baik bagi pemohon maupun petugas di kantor tentunya,” sebutnya.

Ia juga belum bisa menjelaskan sampai kapan sistem online ini tidak bisa diakses. Mungkin nantinya akan ada online terpusat juga untuk pelayanan Dukcapil ini.

Ia berharap masyarakat mengerti dengan pengalihan pelayanan untuk sementara ini.

“Saya berharap masyarakat bisa memahami. Dan tentu semua berharap sistem online bisa segera dibuka, karena lebih memudahkan. Kalau sekarang semua harus dan wajib ke kantor untuk urus dokumen kependudukan,” terangnya.

Meskipun ramai pemohon, sejauh ini pengajuan berkas masih diterima. Petugas loket juga terlihat sibuk, karena ratusan berkas yang masuk.

“Kami upayakan mengoptimalkan pelayanan tentunya intinya layanan ke masyarakat tidak terganggu,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Iptu Walter Nainggolan jadi Kasat Narkoba Polres Natuna

0

batampos – Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kapolsek Bunguran Timur, AKP Firuddin kepada AKP Susanto. Selain itu ada juga sertijab kapolsek dan kasat di Polres Natuna. Salah satunya Iptu Walter Nainggolan jadi kasar Narkoba Polres Natuna, Jumat (8/4/2022) di Mapolres Natuna.

Kapolres Natuna memimpin acara sertijab kapolsek dan kasat di lingkungan Polres Natuna, Jumat (8/4)

Selain itu, ada juga sertijab Kapolsek Bunguran Barat AKP Zulkarnain kepada AKP Iptu Syamsuriya YS. Dimana AKP Zulkarnain menduduki jabatan baru sebagai Kasiwas Polres Natuna. Sedangkan AKP Firuddin menduduki jabatan sebagai Kabag SDM Polres Natuna.

“Sebelumnya AKP Susanto menjabat sebagai Kanit Samapta Polsek Batuaji, Polresta Barelang. Sedangka Iptu Syamsuriya sebelumnya menjabat sebagai Kasi Propam Polres Tanjungpinang. Diharapkan keduanya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjadi mitra terbaik rakyat,” Ujar Kapolres Iwan.

BACA JUGA: Ketahuan Menimbun Sembako, Polres Natuna akan Bertindak Tegas

Kemudian, jabatan Kapolsek Serasan dari Ipda Lindu Deni kepada Iptu A. Malik Mardiansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurbinopsnal Satintelkam Polres Natuna. “Ipda Lindu Deni bergeser Polda Kepri sebagai Gadik Pertama 3 Spn Polda Kepri,” Papar Kapolres Iwan.

Selanjutnya, Iptu Benny Syahrizal Ps. Kasatresanrkoba Polres Natuna diangkat dalam jabatan baru sebagai PS. Panit 1 Unit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri. Sedangkan Iptu Walter P. Nainggolan, jabatan sebelumnya Kapolsek Bulang Polresta Barelang diangkat dalam jabatan baru sebagai PS. Kasatresnarkoba Polres Natuna.

Dijelaskan Kapolres, pelaksanaan rotasi jabatan tersebut sesuai Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, KEP/132/III/2022 tertanggal 25 Maret 2022.

Ia mengatakan, bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dan biasa sebagai penyegaran. Mutasi jabatan merupakan salah satu upaya pembinaan karir dan reward bagi personil Polri yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan Pengabdian kepada masyarakat.

“Kita beraharap pejabat yang telah dilantik dapat memberikan motivasi kepada para personil, hingga adanya peningkatan kualitas dan pelayanan yang lebih baik,” pungkasnya.

Terakhir, Kompol Zul Jufri, Kabag SDM Polres Natuna dimutasikan sebagai Pamen Polres Natuna dalam rangka pensiun. (*)

Reporter: Sholeh

Tiket Pesawat Penerbangan Langsung Sejumlah Rute Ludes

0
Bandara Hang Nadim Batam 2 F Cecep Mulyana
Suasana di Bandara Hang Nadim. Lebaran kali ini penumpang diprediksi meningkat seiring mudahnya syarat perjalanan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Meski Lebaran masih lama, namun animo masyarakat Batam mudik sangat tinggi. Hal ini bisa dilihat dari penjualan tiket mudik yang sudah habis untuk beberapa rute.

Terutama untuk penerbangan langsung beberapa hari jelang Lebaran. Penelusuruan Batam Pos di beberapa laman penjualan tiket online, tiket mudik jelang Lebaran yang tersisa harganya sudah mendekati ambang batas atas.

Bahkan, beberapa rute sudah tidak ada lagi menyediakan penerbangan langsung. Rute Batam ke Surabaya rata-rata di H-7 hingga H-1 Idulfitri sudah dijual di kisaran Rp 1,7 juta.

Rute Batam ke Jakarta H-7 hingga H-1 dijual di kisaran Rp 1 jutaan. Batam ke Pontianak Rp 1,3 juta, Batam ke Medan Rp 1 jutaan. Rute Batam ke Pekanbaru di H-3 sampai H-1 sudah tidak ada tiket langsung.

Rata-rata tiket transit dijual dengan harga Rp 2 jutaan. Waktu transit yang dibutuhkan masyarakat diperkirakan lebih dari 5 jam.

Sedangkan di H-7 sampai H-4, untuk rute Batam ke Pekanbaru masih ada penerbangan langsung yang dijual.

Harga tiket dijual di kisaran Rp 700 ribuan. Rute Batam ke Padang dari H-7 hingga H-5 tiket dijual harga Rp 900 ribuan.

Sedangkan dari H-4 hingga H-1 sudah tidak ada lagi penerbangan langsung, hanya menyisakan penerbangan transit.

Tiket yang dijual rata-rata Rp 2,4 juta. Rute Batam ke Palembang dari H-4 sampai H-1 hanya menyisakan penerbangan transit, dijual dengan harga kisaran Rp2 jutaan.

Penerbangan langsung rute Batam ke Palembang, adadi H-7 hingga H-5 dengan harga Rp 900 ribuan.

Distrik Manager Lion Air Grup, M Zaini Bire, membenarkan bahwa beberapa rute penerbangan langsung terjual habis.

”29 April ke atas sudah masuk super peak season,” ungkapnya kepada Batam Pos.

General Manager Bandara Hang Nadim, Bambang Soepriyono, sudah memprediksi Lebaran tahun ini lebih ramai dibandingkan tahun 2021 maupun 2020.

Hal ini disebabkan tidak adanya larangan dan aturan bepergian lebih mudah. Saat ini, berdasarkan surat edaran terbaru, masyarakat yang sudah booster, tidak perlu lagi menyertakan surat negatif Covid-19.

Namun, bagi vaksin dosis kedua, harus menyertakan surat negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan PCR maupun antigen.

Sedangkan yang baru vaksin dosis pertama, harus menyertakan surat negatif Covid-19, berdasarkan pemeriksaan PCR.

”Kemungkinan lebih ramai, tapi berapa angkanya. Saya belum bisa memprediksinya,” ujarnya.

Saat ditanyakan apakah ada ekstra flight? Bambang mengaku sampai sejauh ini belum ada permintaan secara tertulis maupun lisan dari beberapa maskapai.

”Saat ini belum ada,” ungkapnya.

Sementara itu, beberapa warga Batam yang ditemui mengungkapkan antusiasmenya untuk mudik.

”Sudah dua tahun tidak pulang, setelah tidak ada larangan, saya sekeluarga memilih pulang. Lagian kasus melandai dan kami semua sudah booster. Jadi berkurang juga kekhawatiran terpapar Covid-19,” kata M Taufik, warga Tiban.

Taufik mengaku membeli tiket di tanggal 24 April. Sehingga, ia mengambil cuti yang lebih panjang.

”Kemarin, sudah cek tiket di tanggal 29 atau 30, tapi sudah mahal dan tidak ada penerbangan langsung ke Padang. Sehingga, saya memilih berangkat, jauh-jauh hari,” ujarnya.

Hal yang senada diucapkan Ade, pekerja di kawasan Nagoya. Ia mengatakan sudah dua tahun tidak pulang lebaran ke Palembang.

”Tapi tak bisa berangkat dekat-dekat Lebaran, sudah habis tiketnya. Kalaupun transit, lama waktunya. Terpaksa saya memundurkan cuti,” ujarnya.

Baik Ade maupun Taufik berharap tidak ada perubahan aturan, jelang mereka mudik. Sebab jika ada perubahan aturan atau larangan mudik,
keduanya terpaksa kembali memendam kerinduan merayakan Lebaran lagi di kampung halamannya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Dulu Kelas Sate Emperan, Kini Disantap Presiden

0
Foto kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo dipajang di Warung Sate Ayam H Tukri Sobikun, Ponorogo. Foto kanan, sate ayam di kedai H Tukri Sobikun. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

Reog adalah ikon Ponorogo di ranah budaya. Namun, Ponorogo memiliki citra kuat di dunia kuliner melalui sate ayamnya. Warung Sate Ayam H Tukri Sobikun menjadi salah satu warung tertua dan pionirnya. Dia memutuskan tidak membuka cabang agar warung utama senantiasa ramai.

EKO HENDRI SAIFUL, Ponorogo

RIBUAN tusuk sate bertumpuk di dapur pembakaran H Tukri Sobikun. Selain sate, empat tungku pemanggang dari semen yang sudah berkerak menjadi saksi perjalanan usaha kuliner yang sudah berusia sekitar empat dekade tersebut.

Pegawai paling senior, Prasetyo Wardoyo, menyatakan, selama dirinya 20 tahun bekerja di sana, tungku pembakaran sate tetap sama. Resep bumbu sate pun tidak berubah. Potongan daging ayam dipertahankan berukuran dua ruas jari orang dewasa.

Yang berubah cuma dua. Konsep penjualan dan jumlah ayam yang dipotong setiap hari. Dulu, ketika merintis usaha pada 1970-an, Sobikun berkeliling menjual sate. Dia menjajakan sate dari satu emperan toko ke emperan lain di Ponorogo. Seiring dengan makin larisnya sate, generasi ketiga H Tukri Sobikun memutuskan menetap di lokasinya sekarang. Tepatnya di Jalan Lawu, Nologaten, Ponorogo. Pergeseran lain adalah Sobikun memotong lima ekor ayam setiap hari pada awal merintis usaha. Kini, dalam sehari, 100 ekor ayam dipotong untuk menyambut tamu di warung makannya.

Prasetyo lantas menceritakan, bentuk tungku sate yang menjadi ”temannya” selama berdekade itu dijaga betul. Sesekali, di beberapa titik tungku dioleskan semen agar retak atau kerusakan kecil yang lain tidak menjadi masalah besar. ”Tungku harus dirawat agar tidak rusak. Kalau tungku tidak berfungsi maksimal, rasa sate yang semula manis malah bisa jadi asin,” jelas Prasetyo.

Sebagai pegawai yang terawet, dia mahir memanggang sate langsung 40 tusuk. Dengan sekali lirik, Prasetyo tahu mana sate yang matang dan belum. ”Pembakaran sate memang berbeda-beda. Di sini sate dibakar dua kali,” ungkap Prasetyo.

Foto kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo dipajang di Warung Sate Ayam H Tukri Sobikun, Ponorogo. Foto kanan, sate ayam di kedai H Tukri Sobikun. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

Pembakaran pertama dilakukan hingga sate setengah matang. Setelah dibakar, sate dicelupkan ke dalam bumbu lagi. Sate lantas dibakar lagi untuk kali kedua hingga benar-benar matang dan siap disajikan. Meski terlihat enteng, proses membakar sate ternyata tidak mudah. Harus pandai mengatur arang supaya sate tidak gosong. Agar kualitas sate mumpuni, arang yang dipakai tidak sembarangan. ”Biasanya, kami pakai arang dari pohon asam. Arang pohon asam lebih tahan lama saja,” jelas Prasetyo.

Ketika Jawa Pos ke Kampung Sate Ponorogo Januari lalu, ada banyak warung yang berjajar. Namun, sate H Tukri Sobikun paling diburu masyarakat. Bentuk dan rasanya khas. Tusuk sate memiliki panjang sekitar 12 sentimeter. Irisan daging yang cukup besar membuat orang merasa mantep dan puas.

Menurut generasi ketiga Sobikun yang kini mengelola warung sate H Tukri Sobikun, Suroto, dirinya meneruskan usaha mertuanya, H Tukri. H Tukri ini adalah anak Sobikun. Dan, di bawah kendali H Tukri, pesanan sate meningkat pesat. ”Pekerja sempat kewalahan melayani pengunjung. Karena itu, ketika saya dipercaya, warung makan dibangun dan diperluas,” kata Suroto.

Kini banyak warga luar daerah Ponorogo yang penasaran dengan satenya. Warung makan yang dikelola Suroto selalu ramai setiap hari. Sejak dibuka pukul 05.00, warung sate H Tukri Sobikun ramai pembeli. Sebagian besar merupakan masyarakat luar daerah yang sengaja datang untuk mencari oleh-oleh.

Bukan hanya artis ibu kota yang datang ke warung sate H Tukri Sobikun. Sejumlah pejabat seperti mantan ketua umum Partai Golkar yang juga pengusaha Aburizal Bakrie pernah mampir ke warungnya. ”Tapi, yang membuat saya lebih bangga lagi, warung saya menjadi jujukan presiden,” ujar Suroto.

Bapak dua anak itu mengungkapkan, satenya dikangeni Presiden Keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ayah Agus Harimurti Yudhoyono itu sudah dua kali berkunjung. Selain SBY, Joko Widodo, presiden Indonesia saat ini, ternyata juga kepincut dengan sate Tukri. Pria asal Solo itu tercatat sudah dua kali mampir untuk makan sate.

Suroto mengabadikan kedatangan dua presiden di tembok warungnya. Foto itu tentu menjadi bagian penting promosi warungnya. Orang nomor satu di negeri ini saja datang dan mencicipi sate yang dibuatnya tersebut.

Nah, tantangan saat ini, menurut Suroto, adalah menjaga kualitas produk. Tidak cukup berinovasi. Upaya mempertahankan resep keluarga juga menjadi kunci meningkatkan penjualan. Cuma, Suroto tidak memerinci resep yang dipakai keluarganya. Namun, dia menyampaikan bahwa perkembangan warung tidak terlepas dari ajaran pantang menyerah yang ditularkan Sobikun, sang perintis warung. ”Kami memang tidak membuka banyak cabang. Kami ingin masyarakat tetap datang ke sini untuk meramaikan warung,” tutur Suroto. (*/c14/dra)

Berkah Ramadan, Musala Asy Syura di Tanjunguban Kini Sudah Menjadi Masjid, Umat Muslim Antusias Laksanakan Salat Jumat Perdana

0

batampos- Musala Asy Syura, jalan Indunsuri, Gang H. Slamet, Tanjunguban, kini sudah menjadi masjid. Umat muslim di sekitarnya pun antusias melaksanakan Salat Jum’at berjemaah yang digelar perdana, Jumat (8/4).

Pengurus Masjid Asy Syura, Joko Prayoga mengatakan, pengurus masjid telah mengumumkan salat jumat berjemaah akan digelar perdana di Masjid Asy Syura Tanjunguban, Jumat (8/4).

Sejumlah umat muslim antusias melaksanakan Salat Jum’at berjemaah perdana di Masjid Asy Syura, Tanjunguban, Jumat (8/4). F.kiriman Joko Prayoga

Diumumkan juga sebagai khatib yakni Jhondesri yang merupakan Kepala KUA Bintan Utara dan Imam, Muhammad Arsyad serta Bilal Muhammad Razaq.

“Alhamdulillah umat muslim dari berbagai pemukiman sekitarnya antusias datang untuk melaksanakan Salat Jum’at berjemaah di Masjid Asy Syura. Tadi hampir lima shaf terisi,” kata Wakil Ketua Pengurus Masjid Asy Syura Tanjunguban ini.

Joko menyebutkan, jemaah Salat Jumat perdana di Masjid Asy Syura datang dari berbagai pemukiman antara lain dari Perumahan Indusuri, Perumahan Batammas, Perumahan Alamanda dan Gang H. Slamet.

BACA JUGA: Wisatawan Lokal Sengaja Datang untuk Buka Puasa ke Masjid Penyengat

“Lokasi masjid sangat pas di tengah-tengah pemukiman masyarakat, di tepi jalan dan memiliki halaman luas,” kata Joko.

Digelarnya Salat Jum’at berjemaah perdana ini, menurut Joko, berkah karena bertepatan bulan suci Ramadhan.

Ke depan, Joko mengatakan, pengurus masjid siap menyelenggarakan salat Idul Fitri dan Idul Adha di Masjid Asy Syura.

“Sebelumnya sudah pernah dilakukan. Alhamdulillah penuh jemaahnya,” kata Joko.

Dengan naiknya status Musala Asy Syura menjadi Masjid, Joko mengajak masyarakat yang tinggal di sekitaran masjid untuk dapat bersama-sama memakmurkan masjid. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Teguh Ahmad Syafari Tak Terima Dirinya Dirotasi Walikota dari Jabatan Sekda Tanjungpinang

0

batampos- Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari angkat bicara setelah dirotasi oleh wali kota Tanjungpinang ke jabatan baru yaitu Staf Ahli Bidang Pemerintahan, pada Kamis (7/4) kemarin.

Menurut Teguh rotasi jabatan yang dilakukan terhadapnya tidak sesuai Peraturan Pemerintah (PP).

Teguh Ahmad Syafari

Teguh mengatakan pelantikannya menjadi staf ahli di Pemko Tanjungpinang itu perlu dicermati, sebab banyak yang bertanya bagaimana proses pergantian Sekda yang sebenarnya.

Rotasi Aparatur Sipil Negara (ASN) diatur dalam undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan peraturan pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 tentang manejemen ASN, pasal 131 ayat 2, pasal 132 ayat 2 dan pasal 142.

“Pasal 132 itu rotasi untuk jabatan yang setara, kalau kadis pindah ke kadis, atau badan yang klasifikasinya sama,” kata Teguh, Jumat (8/4)

Pada pasal 142 itu, lanjut Teguh menjelaskan bisa digunakan untuk evaluasi. Hasil evaluasi bisa bertahan dijabatan atau bisa turun jabatan. Seseorang itu harus dievaluasi kinerjanya selama 1 tahun, jika kinerjanya buruk maka diberi waktu selama 6 bulan.

Setelah 6 bulan baru dilakukan asesmen, apakah yang bersangkutan layak duduk dijabatan atau tidak.

“Kinerja yang tidak tercapai apakah karena individu atau karena sistim, semua itu akan tergambar di asesmen,” papar Teguh.

Tahapan setelah hasil asesmen keluar maka akan dibentuk panitia seleksi (Pansel) yang akan memutuskan layak atau tidak seseorang pada jabatan tersebut atau diturunkan satu tingkat.

Teguh menyebutkan, dirinya sudah melakukan asesmen dengan hasil optimal pada Januari 2022 kemarin, kemudian hasil penilaian dari Pansel menyampaikan posisi Sekda saat itu adalah fit sekda. Artinya Sekda tetap pada jabatannya.

“Itu yang saya dengar langsung pada akhir pansel. Sampai saat ini saya belum pernah dievaluasi. Evaluasi kinerja belum pernah dilakukan,” ungkap Teguh.

Jika belum dilakukan evaluasi, kata Teguh tentu berpedoman pada pasal 131 atau 132 dan itu diberlakukan pada pegawai yang klasifikasinya sama. Dengan begitu lanjut Teguh, dirinya sudah menyurati Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan tembusan wakil presiden selaku ketua tim reformasi birokrasi dan keduanya sudah mendapat respon.

BACA JUGA: Gubkepri: Nama Sekda Defenitif Kepri Sudah di Mensesneg

“Sekarang menunggu hasil, jika nanti KASN mengundang saya akan klasifikasi pasal mana yang digunakan karena sudah memberi rekomendasi kepada wali kota,” terangnya

Menurutnya KASN bisa saja salah dan juga bisa menerima data yang salah. Teguh ingin mengetahui alasan rekomendasi pergantian Sekda Kota Tanjungpinang.

“Ini yang saya lihat, apa sebenarnya yang terjadi dalam proses seleksi ini,” ungkapnya.

Setelah menyurati KASN, kata Teguh dirinya juga mempersiapkan langkah hukum. Teguh tidak menyimpulkan bahwa rotasi jabatan itu tidak sesuai aturan namun ia menyarankan untuk membaca langsung PP nomor 11 tahun 2011.

“Silakan baca PP nya sendiri, saya tidak menyimpulkan. Yang jelas saya tidak pernah dievaluasi kinerjanya,” tambahnya. (*)

Reporter: Peri Irawan

Vaksin Pfizer 300 Vial Sampai di Karimun, Tapi Alat Suntik Kurang

0

batampos- Vaksin khusus untuk booster atau dosis ketiga di Karimun kembali tersedia. Hal ini setelah pemerintah provinsi mengirimkan dua jenis merek vaksin dengan jumlah semuanya 570 vial.

Rachmadi

”Vaksin untuk booster memang sedang kosong dalam beberapa hari ini. Memang dibutuhkan karena sebagai syarat mudik dan bepergian keluar daerah menggunakan angkutan umum. Alhamdulillah kita dapat kiriman vaksin pada Kamis (7/4) sore dengan dua merek vaksin. Yakni merek Moderna dan Pfizer,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, Jumat (8/4).

Vaksin merek Pfizer, katanya, jumlahnya 300 vial untuk Dinas Kesehatan. Hanya saja kendalanya saat ini auto disable syringe (ADS) atau bahasa awamnya alat suntik sekali pakai yabg tersedia di gurang farmasi hanya tinggal 1.540 unit saja. Sedangkan, yang dibutuhkan itu 3.600 unit.

”ADS atau alat suntik untuk vaksin merek Pfizer tidak sama dengan vaksin merek lain. Seperti Moderna. Karena, untuk takarannya berbeda. Vaksin Pfizer untuk booster takarannya hanya 0,3 CC sedangkan Moderna takarannya 0,5 CC. ADS yang tersedia 1.540 dan masih kurang 2.060 unit. Saya sudah tanyakan ke bagian gudang farmasi bahwa secepatnya akan dikirim dari Jakarta,” jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya akan menggunakan 1.540 unit ADS telebih dulu. Tapi tetap harus menghitung kebutuhan vaksin yang akan dikeluarkan. Sebab, penyimpanan vaksin merek Pfizer ini harus hati-hati. Selain harus disimpan di dalam freezer dengan suhu di bawah minus 20 derajat.

BACA JUGA: Selama Ramadan, Puskesmas Tanjung Balai Tetap Layani Vaksin

”Bahkan, ketika dikeluarkan dan kemudian disimpan dengan suhu 0 sampai 8 derajat, vaksin Pfizer hanya bisa bertahan selama 30 hari. Setelah itu, sudah rusak atau tidak bisa digunakan lagi. Vaksin Pfizer ini akan kita distribusi ke semua Puskesmas,” terang Rachmadi. (*)

Reporter: Sandi

KKP dan Lantamal IV Buka Gerai Booster di Pelabuhan Tanjungpinang

0

batampos- Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang bersama lantamal IV Tanjungpinang membuka gerai vaksinasi booster di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang untuk calon penumpang kapal yang akan bepergian.

“Dalam rangka memberi kemudahan untuk masyarakat yang akan bepergian terutama menjelang lebaran,”kata Kepala KKP Kelas I Tanjungpinang, Agus Jamaludin, Jumat (8/4).

Petugas vaksinasi dari Lantamal IV Tanjungpinang akan menyuntikan vaksin booster untuk salah satu warga, Jumat (8/4). F. Peri Irawan

Dijelaskan Agus, jika peminat vaksinasi itu banyak, maka pihaknya akan terus membuka itu sampai menjelang lebaran. Satu pekan sebelumnya KKP juga sudah membuka gerai vaksinasi, namun saat berjalan beberapa hari peminat makin sedikit, sehingga kegiatan ditutup.

“Sekarang kalau ramai kita akan buka terus, sampai jelang lebaran,” ungkapnya.

Kegiatan itu akan dibuka setiap hari, dimulai pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 14.00 WIB. Bagi masyarakat luar yang tidak akan melakukan perjalanan sengaja datang untuk vaksin juga dipersilahkan, tidak ada batasan sasarannya.

“Dosisnya kita siapkan 150 dosis setiap hari, karena pengalaman sebelumnya disiapkan 200 dosis tidak habis,” ucapnya.

BACA JUGA: 7 Tahun Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang Mangkrak

Serbuan vaksin itu, bukan hal pertama dilakukan. Pihaknya sudah beberapa kali mengadakan kegiatan serupa di berbagai tempat, semoga nantinya bisa mendorong capaian vaksinasi booster di Kepri yang saat ini masih sekitar 30 persen.

Sementara itu, salah satu warga, Rani, mengaku sengaja datang untuk booster sebab akan melakukan perjalanan mudik ke Karimun menjelang lebaran nanti.

“Karena sekarang ada aturan baru, daripada antigen mendingan divaksin, biar kedepannya lebih mudah,” ucapnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan