Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho; Dandim 0316, Batam Letkol Kav. Sigit Dharma Wiryawan; dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gustian Riau, melakukan inspeksi mendadak harga minyak goreng di pasar Tos 3000 Jodoh. Foto: Humas Polresta Barelang
batampos – CV Murni Inti Sawit selaku distributor minyak goreng curah kini dalam sehari menjual 600 jerigen. Minyak ini didistribusikan ke pasar di seluruh wilah seperti di Tos 3000, Aviari, dan Bengkong.
“Setiap pagi itu kita lepas 600 jerigen ke seluruh wilayah. Jadi masalahnya sekarang minyak kemasan mahal, jadi minyak curah turun, langsung habis,” Direktur CV Murni Inti Sawit, Mona.
Mona menjelaskan pihaknya saat ini fokus mendistribusikan minyak goreng curah di Pasar Tos 3000. Sebab, pasar tersebut paling banyak dikunjungi masyarakat.
“Semua pasar di Batam juga cari ke sana, ibu-ibu belanja pusatnya di pasar itu. Jadi diutamakan di sana (Tos 3000),” katanya.
Mona mengaku pengiriman minyak goreng curah dari PT Synergy Oil Nusaantara di Kabil, Nongsa terbilang lancar. Pihaknya membeli dengan harga Rp 13.500 per liter dengan total 20 ton minyak.
“Hari ini juga masuk stok. Jadi kita ingatkan juga ke toko-toko jangan ada penimbunan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto memastikan stok minyak curah di pasar masih terpenuhi. Untuk stock di distributor mencapai 20 ton, dan stok di pabrik mencapai 2500 ton.
“Dalam sebulan kebutuhan masyarakat di Batam 1750 ton. Artinya stok dalam sebulan ke depan masih terpenuhi, sampai bulan Ramadan nanti,” katanya.
Selain stok yang terpenuhi, dari sidak tersebut diketahui harga minyak curah dari pabrik ke distributor Rp 12.500 per liter, dari distributor ke pasar atau pedagang Rp 13.800, serta harga dari toko ke konsumen Rp 14.500-15.000.
“Kita juga mengontrol harga di pasaran, sesuai HET yang ditetapkan pemerintah,” kata Nugroho.(*)
Ilustrasi. BPOM Kepri melakukan pengawasan takjil Ramadan beberapa tahun lalu. Foto: Dokumentasi Batam Pos
batampos – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam akan mengawasi peredaran makanan saat ramadan. Pengawasan ini demi memberikan jaminan aman atas pangan yang dikonsumsi masyarakat.
“Saat ramadan berbagai panganan dijual, kami akan melakukan pengawasan. Bagaimana pelaksanaanya, kami menunggu instruksi dari pusat,” kata Kepala Balai POM Batam, Bagus Heri Purnomo.
Ia mengatakan instruksi yang ditunggu juga menyangkut jadwal pelaksanaan pengecekan pangan yang dijual masyarakat.
“Pengawasan yang kami lakukan, mulai dari sarana distribusi, retail modern, tradisional serta pusat jajanan yang buka selama puasa,” ujarnya.
Kepada para pelaku usaha, Bagus meminta agar selalu memperhatikan keamanan mutu produk yang akan dijual. Bagus mengatakan untuk produk kemasan, harus memiliki izin edar.
“Bagi konsumen yang akan membeli produk makanan kemasan, harus memastikan kondisi kemasan dalam keadaan baik. Selain itu, harus memastikan produk yang dibeli tidak kadaluarsa,” tuturnya.
Bagi pelaku usaha yang menjual takjil harus memperhatikan makanan harus bersih dan ditutup. Sehingga bebas dari paparan debu atau dihinggapi lalat.
Bagus juga meminta masyarakat yang menjual makanan, harus memilih bahan makanan yang tidak mengandung bahan berbahaya.
“Jika menggunakan pewarna, jangan gunakan pewarna tekstil. Sekarang sudah ada pewarna makanan, dan sudah bisa menggunakan itu,” ujarnya.
Ia juga meminta pengusaha makanan tidak memasukan makanan panas, ke dalam kantong plastik hitam.
“Jika masyarakat menemukan makanan yang tidak higenis atau kadarluarsa,bisa melaporkan ke kami,” ungkapnya.(*)
batampos – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Kepri memperkirakan pertumbuhan ekonomi Kepri pada tahun 2022 ini bisa berada di kisaran 3,7 hingga 4,5 persen (yoy), dengan kecenderungan berada pada batas atas.
Peningkatan ini sejalan dengan semakin terkendalinya kasus Covid-19 dan progres vaksinasi, serta kembali bergairahnya hampir semua sektor perekonomian di Kepri.
Aktivitas di sektor pariwisata diharapkan semakin menggeliat, baik dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Seiring dengan relaksasi terhadap aturan perjalanan menjadi lebih sederhana.
Kepala Perwakilan BI Kepri, Musni Hardi K. Atmaja, mengatakan, hal itu diperkuat dengan kemudahan yang diberikan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) bagi wisatawan mancanegara dari 25 negara.
Termasuk Singapura dan Malaysia untuk dapat memasuki wilayah Kepri melalui seluruh pelabuhan laut dan bandara di Batam, Bintan, serta Tanjungpinang.
Disisi lain, investasi di Kepri juga akan terus tumbuh ditopang pengembangan tiga Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (KPBPB) yaitu Batam, Bintan, Karimun, yang mencakup pengembangan industri yang didukung pembangunan infrastruktur, dan harmonisasi regulasi untuk memberikan kemudahan bagi investor.
”Kami optimistis investasi di Kepri akan terus tumbuh sejalan dengan upaya sektor swasta meningkatkan kapasitas produksinya yang tentunya perlu didukung dengan efisiensi biaya logistik,” kata Musni dalam Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau dan Hasil Penelitian KPJU.
Musni melanjutkan, akselerasi pertumbuhan ekonomi juga akan didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat, berlanjutnya stimulus kebijakan, perluasan pembukaan sektor-sektor prioritas, dan meningkatnya dukungan terhadap UMKM, serta tingginya kinerja ekspor.
”Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Kepri pada tahun 2022 diperkirakan sebesar 3,7 hingga 4,5 persen (yoy) dengan kecenderungan akan berada pada batas atas,” ujarnya, lagi.
Tekanan inflasi tahun 2022 ini, kata dia, diperkirakan semakin meningkat sejalan dengan peningkatan daya beli masyarakat, perubahan kebijakan Pemerintah terkait perpajakan, aturan HET minyak goreng dan gula pasir, serta peningkatan harga komoditas secara global, seiring perang Rusia-Ukraina yang menghambat rantai pasok global.
”Oleh karenanya, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang lebih intens dari seluruh pihak untuk mengendalikan inflasi pada rentang sasaran 3 ± 1 persen,” tuturnya.
Untuk itu, upaya yang perlu dilakukan dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi tersebut, sinergi dari seluruh pihak tentunya sangat dibutuhkan dalam mengoptimalkan keunggulan dan potensi yang dimiliki Kepri.
BI Kepri mengajak seluruh pihak agar terus memperkuat sinergi dalam mendorong pemulihan ekonomi melalui beberapa upaya yang dilakukan bersama, baik dalam jangka pendek maupun menengah panjang.
Dalam jangka pendek, upaya yang dapat dilakukan dengan terus mengakselerasi dan memperluas program vaksinasi Covid-19 termasuk vaksinasi booster terutama untuk pekerja/kelompok produktif.
”Alhamdulillah, berdasarkan data hingga 24 Maret 2022, progress vaksinasi dosis kedua di Kepri telah mencapai 92,81%.
Perluasan vaksinasi tersebut dibutuhkan untuk mewujudkan herd immunity sebagai prasyarat pemulihan ekonomi pasca Covid-19,” jelasnya.
Kemudian, upaya selanjutnya dengan perlunya terus mendorong percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Baik melalui penyaluran bansos secara tepat waktu, maupun perce patan belanja modal dan fisik yang akan menggerakkan perekonomian dan menumbuhkan atau memperkuat optimisme pelaku usaha.
Terakhir, terus mendorong kesiapan destinasi khususnya menyangkut aspek amenitas dan atraksi sebagai daya tarik wisata.
Juga mempersiapkan pelaku usaha pariwisata melalui pemberian vaksinasi dan adaptasi dalam melayani wisatawan di masa new normal seiring dengan upaya yang terus dilakukan dan mengantisipasi dilakukannya pembukaan jalur wisatawan mancanegara menuju Kepri.
Sementara itu, dalam jangka menengah-panjang upaya pertama yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kapasitas dan memperkuat kelembagaan petani, nelayan, dan UMKM.
Selain peningkatan juga perlu dilakukan melakukan sinergi sebagai upaya memperkuat BUMDes (korporatisasi).
Upaya tersebut selain diharapkan dapat meningkatkan kemampuan produksi pangan lokal guna mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari daerah lain.
Juga dapat menjadi bagian dari upayauntuk mendorong dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Kedua, melakukan digitalisasi UMKM melalui program onboarding pada e-commerce dan penggunaan pembayaran digital agar semakin mendekatkan UMKM dengan akses pemasaran dan sumber pembiayaan.
Ketiga, mengoptimalkan posisi Kepri yang strategis dan menjadi basis produksi global dengan meningkatkan keterkaitan antara sektor industri dengan UMKM dan sektor ekonomi lainnya.
Keempat, meningkatkan konektivitas antar daerah untuk mendorong efisiensi logistik dan menjaga kelancaran distribusi di seluruh wilayah Kepri. Kelima, memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital.
Salah satunya dengan mengoptimalkan peran Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam mengakselerasi perluasan implementasi transaksi non tunai dan digital pada seluruh jenis transaksi Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), dan mendorong pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di daerah.
Keenam, memperkuat proses perumusan strategi pembangunan berbasis keunggalan daerah.
”Sebagai daerah kepulauan yang memiliki wilayah lautan lebih dari 96% dan penduduk yang besar pada sektor perikanan/maritim, Provinsi Kepri perlu untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap potensi ekonomi maritim dengan mendorong hadirnya industri berbasis maritim dan potensi SDA lokal lainnya,” jelasnya.
Dilanjutkannya, sektor UMKM memiliki peran yang penting dalam perekonomian Indonesia, baik kontribusinya terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Selain itu, UMKM juga lebih inklusif sehingga mampu menjadi buffer dalam menghadapi kondisi krisis.
”Sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan produk UMKM lokal, Pemerintah terus mendorong kebanggaan menggunakan produk dalam negeri,” tuturnya.
Salah satunya melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia, yang pada bulan Maret ini, Kepri ditunjuk sebagai tuan rumah dirangkaikan dengan event Gebyar Melayu Pesisir.
”Oleh karenanya, kami mengajak Bapak/Ibu untuk mendukung penyelenggaraan event tersebut dengan datang dan berbelanja produk UKM yang akan digelar di area Harbour Bay Kota Batam pada 30 Maret hingga 3 April 2022,” katanya.
Ia menambahkan, sejalan dengan hal tersebut, BI Kepri bersama tim peneliti dari Yayasan Berka Semi Strategi akan menyampaikan hasil penelitian Komoditas Produk Jasa Unggulan di Provinsi Kepri yang dilakukan pada tahun 2021.
Dengan harapan, hasil penelitian ini dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam merumuskan strategi pembangunan di Provinsi Kepri.
”Semoga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua dalam upaya untuk terus mengakselerasi pemulihan ekonomi Kepri dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi kedepan yang lebih inklusif,” imbuhnya.(*)
batampos-Utusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Natuna meraih dua nominasi dalam ajang Apresiasi Duta GenRe Provinsi Kepri Tahun 2022. Kegiatan tersebut merupakan annual iven Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri.
Pada hajatan yang digelar 16-18 Maret 2022 di Hotel Nagoya Hill Batam tersebut, Sausan Najwa Syawal, siswi MAN Natuna menyabet dua penghargaan sekaligus pada ajang tersebut. Penghargaan pertama adalah sebagai Duta GenRe Best Custom. Sedangkan yang kedua Duta GenRe Terfavorit se-Kepri. Keputusan itu disampaikan panitia pada malam puncak Apresiasi Duta GenRe yang dilaksanakan di Ball Room Nagoya Hill, Jumat (18/3) lalu.
“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Dinas DP3AP2KB, masarakat Natuna, Forum GenRe Natuna, PIK-R Penerus Bangsa MAN 1 Natuna khususnya keluarga Besar MAN 1 Natuna,” ujar Susan dalam siaran pers Kanwil Kemenag Kepri, Jumat (25/3)
Atas prestasi tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada Septi Dwiani Wan Siswandi selaku Bunda GenRe Kabupaten Natuna yang telah mendukung dirinya terlibat dalam kegiatan ini. Menurutnya, tanpa dukungan banyak pihak, ia tidak akan membawa pulang dua penghargaan ini.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semuanya saya berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus,” ucapnya penuh syukur.
Ia juga berharap kedepannya teman-teman yang ada di Madrasah bisa ikut berpartisipasi lebih aktif lagi dan para Duta yang terpilih untuk berkompetisi pada ajang ini bisa lebih baik lagi tentunya dan bisa membawa nama Natuna ke kancah Nasional
“Saya berharap ini bisa menjadi spirit untuk saya pribadi, dan kawan-kawan lainnya,” tutup Susan.
Sementara itu, Kepala MAN I Natuna, Fatimah, merasa senang, karena anak didiknya (Sausan,red) berhasil meraih dua penghargaan. Baginya ini merupakan satu prestasi yang patut disyukuri dan bisa menjadi pelecut semangat untuk anak didiknya yang lain kedepannya.
“Semoga pengalaman dan ilmu yang didapat bermanfaat untuk teman-teman terutama dalam program pencegahan Stunting di Kabupaten Natuna. Semoga di tahun depan para siswa-siswi dari MAN 1 Natuna juga kembali dapat menorehkan prestasi yang sama dengan Sausan. Aamiin,” ujar Fatimah.
Untuk diketahui, kegiatan ini berlangsung cukup lama dan melalui berbagai tahapan. Pada tanggal 1- 8 Maret 2022 peserta harus mengikuti Seven Day Challenge, dimana peserta harus membuat tantangan yang telah disiapkan oleh panitia. Tanggal 9-11 Maret peserta mengikuti Jambore Ajang Kreatifitas atau menerima materi yang disampaikan oleh pemateri yang berkompeten pada bidangnya. (*)
batampos- Akademisi Hukum Sekolah Tinggi Agama Islam Sultan Abdurahman (STAIN SAR) Bintan, Joni Shandra mengatakan, memang di dalam Peraturan Mendagri (Permendagri) ada mengenal Bantuan Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos). “Jika melihat porsi anggarannya, tentu bisa mengarah kepada bantuan hibah. Yang kita khawatirkan adalah, peran APH menjadi lemah ketika ada persoalan hukum yang terjadi oleh pihak pemberi hibah,” ujar Joni Shandra saat ditanya soal Polda Kepri dapat jatah Rp9,4 M dari APBD Kepri, Jumat (25/3) di Tanjungpinang.
Pria yang mengajar Mata Kuliah Hukum Tata Negara tersebut menegaskan, pemberian hibah seperti ini bisa menjadi alat bergaining di belakang layar. Sehingga mengakibatkan lemahnya penegakan hukum. Apalagi Pemerintah Daerah adalah instansi yang rawan bermasalah dalam hal penggunakan anggaran.
“Jika bentuknya hibah, kan tidak wajib, sebaiknya Gubernur prioritaskan dulu janji kampanye pada masyarakat Kepulauan Riau, yang belum terealisasi, minimal 50 persen ditahun pertama,” jelasnya.
Sebelumnya, pada pelaksanaan APBD Tahun 2021 lalu, Pemprov Kepri melakukan rasionalisasi anggaran besar-besaran dengan memangkas sejumlah proyek strategis. Namun kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) di Provinsi Kepri tidak ada yang dipangkas. Meskipun Pemprov Kepri saat ini tengah mengalami defisit anggaran.
Menukil laman Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Kepri, ada sejumlah kegiatan yang diperuntukan bagi APH seperti Kejaksaan Tinggi (Kejati), Kejakasaan Negeri (Kejari) dan kepolisian. Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan APH tersebut ditangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Provinsi Kepri (lihat tabel,red). Pada tahun itu, Polda Kepri kebagian proyek pembangunan rusun keluarga sebesar Rp9,1 miliar. (*)
Hj Sias Mawarni memamerkan Spagetti Ice Cream, menu favorit di Ragusa Es Italia. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Jika Surabaya punya Zangrandi, Jakarta punya Ragusa. Es krim bercita rasa khas Italia yang diolah dengan metode konvensional itu mampu bertahan selama sembilan dekade. Dulu Presiden Bacharudin Jusuf Habibie selalu punya waktu untuk menikmati kudapan manis nan dingin tersebut.
MOH. HILMI SETIAWAN, Jakarta
’’PAK Habibie, ketika liburan dan pulang ke Indonesia, mampir ke sini,’’ kata Hj Sias Mawarni saat Jawa Pos menemuinya pada Selasa (15/3) pekan lalu. Pemilik Ragusa Es Italia itu menyatakan bahwa presiden ke-3 RI tersebut sudah berlangganan saat masih menempuh pendidikan teknologi di Jerman. Tepatnya di Rheinisch-Westfalische Technische Hochschule (RWTH) Aachen University.
Menurut Sias, Habibie menyukai Ragusa karena rasanya. Enak dan khas es krim yang dijual di Eropa. Selain itu, harganya terjangkau. Dia mengungkapkan bahwa Habibie pernah mencicipi semua es krim yang ada di menu. Namun, kegemaran Habibie adalah cassata siciliana dan tutti-frutti.
Perempuan asli Jakarta itu mengelola Ragusa Es Italia bersama sang suami, Buntoro Kurniawan, sejak 1972. Sebab, Ragusa Bersaudara yang memelopori usaha tersebut kembali ke Italia. Mereka menghibahkan Ragusa Es Italia kepada Buntoro dan Sias. Ketika itu Buntoro masih tercatat sebagai pegawai Ragusa. Dia lantas melanjutkan bisnis es krim tersebut bersama Sias sampai sekarang.
Pada buku menu, ada penjelasan terperinci tentang setiap varian es krim yang tersedia di Ragusa. Mulai apa saja rasa es krimnya sampai ragam pugasannya. Sejak dulu sampai sekarang, Ragusa memiliki empat rasa es krim. Yakni, vanila, cokelat, stroberi, dan nugat. Pugasannya bisa berupa saus cokelat, kacang, dan buah kering. Ada pula pelengkap menu seperti pisang, kue bolu, dan chiffon cake.
Di dalam seporsi es krim, varian rasa dan pugasan serta pelengkapnya berbeda-beda. Jika cassata siciliana dilengkapi chiffon cake, banana split menghadirkan pisang sebagai pelengkap. Hampir semua menu diberi taburan buah kering dan kacang.
Menu favorit di kedai es krim Jalan Veteran itu adalah spaghetti ice cream. Harga per porsinya adalah Rp 40 ribu atau Rp 5.000 lebih mahal daripada cassata siciliana. Mengapa spaghetti ice cream paling laris? Sebab, bentuknya unik. Benar-benar mirip spageti. Es krim rasa vanila diletakkan ke dalam alat mirip penjepit yang berfungsi membentuk es krim menjadi mi. Mi di atas wadah berbentuk persegi itu lantas ditaburi kacang yang sudah diremuk. Mirip spageti.
Sebelum menjadi presiden, menurut Sias, Habibie sering menikmati es krim langsung di kedainya. Namun, setelah menjadi RI-1, tokoh kelahiran Parepare itu tidak lagi menyantap es krim di tempat. Habibie mengutus ajudannya ke Ragusa untuk membelikan es krim yang sedang diinginkannya. Es krim kemudian dinikmati sang presiden di istana, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Ragusa.
Berbeda dengan es krim modern, rasa manis pada empat varian Ragusa khas. Tidak berlebihan. Aroma susunya juga begitu terasa. Teksturnya yang sangat lembut membuat es krim langsung lumer begitu masuk ke mulut. Karena itu, es krim khas Italia tersebut memang paling cocok dinikmati di kedainya langsung saat belum cair sepenuhnya.
Tentang Ragusa yang rasa susunya menonjol, Sias menyatakan bahwa memang demikianlah resep yang Ragusa Bersaudara ciptakan sejak awal. Adalah Luigi dan Vincenzo yang menggagas es krim Ragusa pada 1932. Mereka sempat menjajakan es krim dengan berkeliling kota.
Sebenarnya Luigi dan Vincenzo datang ke Indonesia bukan untuk berbisnis kuliner, khususnya es krim. Mereka pergi ke Batavia untuk kursus menjahit. Setelah menyelesaikan kursus, mereka berkunjung ke Bandung. Di sana mereka bertemu dengan seorang perempuan asal Eropa yang punya peternakan sapi. Luigi dan Vincenzo pun diberi susu sapi segar.
Susu sapi segar itulah yang menginspirasi Ragusa Bersaudara untuk membuat es krim. Dengan cara-cara tradisional yang mereka ketahui, Luigi dan Vincenzo membuat es krim dari susu sapi segar tersebut. Ternyata, ketika dibagi-bagikan, olahan susu ala Italia itu disukai banyak orang. Muncullah ide untuk berjualan.
Ragusa Bersaudara menjual es krim olahan mereka di Pasar Malam Gambir, pekan raya yang kemudian menginspirasi lahirnya Jakarta Fair. Respons masyarakat sangat bagus. Sayangnya, Pasar Malam Gambir hanya diadakan setahun sekali. Karena itulah, Ragusa Bersaudara lantas memutuskan untuk membuka kedai es krim di Citadelweg. Sekarang alamatnya menjadi Jalan Veteran I No 10.
Buntoro baru bergabung dengan Ragusa pada 1960. Tugasnya adalah membuat adonan. Dan, Sias membantunya.
Sias menjelaskan, sekitar 1965, Ragusa hampir bangkrut. Sebab, terjadi banyak peristiwa berdarah yang membuat warga negara asing merasa tidak aman. Ragusa Bersaudara lantas memutuskan untuk pulang ke negara asalnya. Pada 1972, Ragusa diberikan kepada Buntoro dan Sias.
Sias menegaskan, yang Ragusa Bersaudara hibahkan kepada mereka adalah nama Ragusa. Sementara, bangunan yang menjadi kedai es krim adalah milik pemerintah. Bangunan itu berstatus cagar budaya. Setiap tahun perempuan yang sedang berjuang menuntaskan dua pendidikan doktornya di Universitas Indonesia (UI) itu membayar sewa kepada pemerintah.
Menurut Sias, Ragusa diberikan secara cuma-cuma kepada dirinya dan sang suami. ”Saat itu sempat diiklankan di koran. Namun, selama 2,5 bulan, tidak ada yang tertarik,” ujarnya. Bersamaan dengan itu, pembeli es krim di kedai sepi.
Setelah resmi menjadi pemilik sekaligus pengelola Ragusa, Sias dan Buntoro serius menjalankan bisnis. Mereka melanjutkan resep dan teknik pembuatan es krim khas Italia sebagaimana yang Ragusa Bersaudara ajarkan. Sias benar-benar menjaga cita rasa es krimnya. Bahan baku juga menjadi pertimbangan penting. Ragusa selalu menggunakan susu sapi segar.
Ketika peternakan sapi yang menjadi pemasok bahan baku es krim tutup, Ragusa sempat beralih ke susu murni cair dalam kemasan. Namun, kualitasnya tidak sama. Akibatnya, es krim tidak tahan lama. Kini Ragusa menggunakan susu murni serbuk yang diimpor dari Australia.
Berkat kegigihan Sias dan Buntoro, Ragusa bertahan sampai sekarang. Peminatnya juga selalu tumbuh. Saat ini ada 15 karyawan di Ragusa. Mereka bekerja mulai pukul 7 pagi. Aktivitas pertama mereka adalah memasak adonan es krim. Restoran mulai buka pada pukul 10 pagi dan tutup sekitar pukul 9 malam.
Setiap berada di kedai es krimnya, Sias selalu menyempatkan diri untuk menyapa pelanggan. Dia juga berbincang ringan dengan mereka. Bagi dia, beramah-tamah dengan pelanggan sangatlah penting. ”Saya tidak mikirin omzet. Yang penting tetap ramah kepada pelanggan. Ngapain sombong-sombong. Nanti tidak ada yang ke sini lagi,” tandasnya. (*)
Ilustrasi. Personel Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam melaksanakan pengamanan kedatangan dan keberangkatan KM Kelud di Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Foto: Humas KKP untuk batampos.co.id
batampos – Usai digunakan sebagai akomodasi terapung gratis dalam perhelatan MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kapal Pelni KM Kelud saat ini kembali normal melayani transportasi laut.
Di Batam sendiri, KM Kelud akan mulai beroperasi pada Minggu (27/3/2022) besok. Dimana, kapal akan diberangkatkan pada sore hari sekitar pukul 15:00 WIB dari Pelabuhan Macobar Batuampar, Batam menuju Belawan, Medan.
“Kapal Kelud sekarang (kemarin) sudah di Tanjung Priok, Jakarta. Minggu pagi akan tiba di Batam untuk selanjutnya melayani angkutan
penumpang dari Batam tujuan Belawan,” ujar Kepala Operasional Pelni cabang Batam, Lan Lan.
Menurutnya, semenjak perhelatan MotoGP, kapal Kelud hampir tiga pekan tidak beroperasi lantaran dijadikan sebagai hotel apung di Mandalika, Lombok, untuk membantu kelancaran MotoGP.
“Tapi Minggu ini sudah kembali beroperasi, sudah kenbali lancar menjalani pelayaran seperti biasa,” kata Lan Lan.
Ia menambahkan, warga yang ingin berangkat menggunakan kapal Pelni cukup menunjukkan sertifikat vaksin saat membeli tiket Pelni. Bisa dibeli di loket Pelni maupun di agen travel yang tersedia.
Bagi warga yang ingin mengetahui harga tiket, dapat langsung mengunjungi kantor PT Pelni Cabang Batam yang berada di Tanjungpinggir, Sekupang. Warga bisa membeli tiket di outlet resmi PT Pelni.
Adapun, harga tiket rute Batam (Batuampar) dengan tujuan Medan (Belawan), Kelas Ekonomi Dewasa Rp 220.000 dan Bayi Rp 27.000. Sedangkan untuk rute Batam (Batuampar) tujuan Jakarta (Tanjung Priok) Kelas Ekonomi Dewasa Rp 313.000 dan Bayi Rp 37.000.
Kapal Kelud memiliki kapasitas daya tampung 2.607 orang di luar seat (tempat duduk). Jika ditambah seat, maka dapat ditambah 30 persen dari
kapasitas tampung.(*)
batampos-Lewat APBD Provinsi Kepri TA 2022 ini, Polisi Daerah (Polda) Kepri kembali mendapatkan jatah dari Pemerintah Provinsi Kepri berupa pembangunan Gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepri. Adapun proyek tersebut akan menelan anggaran daerah sebesar Rp9,4 miliar.
“Ya benar ada kegiatannya, saat ini sedang dalam proses tender di LPSE Provinsi Kepri,” ujar Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Kepri, Azwandi, Jumat (25/3) di Tanjungpinang.
Dijelaskannya, pembangunan gedung tersebut saat ini masih dalam pelaksaan lelang. Menurutnya, ada 37 peserta lelang yang menyatakan minat. Adapuan leading sector kegiatan fisik tersebut adalah Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri. “Belum ada pemenangnya, karena masih dalam tahap lelang,” jelas Azwandi. (*)
batampos – Satu unit mobil jenis pickup L300 dengan nomor polisi BM 8060 TT milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Jumat (25/3) pukul 08.30 WIB mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta, Poros, Tanjungbalai Karimun.
”Mobil pickup yang dikemudikan oleh supir berinisial TG melaju dari arah Kantor Bupati Karimun menuju ke arah RSUD M Sani mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Hal ini disebabkan mobil yang dikemudikan dalam keadaan ngebut atau kecepatan tinggi slip dan tidak bisa dikendalikan oleh supir,” ujar Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Eko Aprianto.
Unit Lakalantas dari Satlantas Polres Karimun melakukan olah pemeriksaan di lokasi kecelakaan tunggal.
Dengan keadaan yang demikian (kecepatan tinggi, red), lanjut Eko, mobil mengalami slip dan hilang kendali. Supir tidak bisa mengendalikan mobil. Sehingga, menabrak pembatas jalan bagian tengah pemisah jalan. Akibatnya, pengemudi mengalami memar, luka lecet dibagian tangan kiri dan luka di kepala.
”Dari kecelakaan ini, tidak ada korban jiwa, hanya mengalami luka-luka dan patah tulang. Dan selain supir atau pengemudi, di mobil juga ada 5 orang penumpang yang duduk di depan dan di belakang. Yakni, berinisial pria HF
mengalami luka robek di kepala dan luka lecet pada bahu sebelah kiri. Kemudian, pria berinisial BS mengalami lecet dibagian atas bibir, siku, patah tulang pada kaki kiri dan pinggul,” paparnya.
Begitu juga, sambung Eko, penumpang pria berinisial G mengalami patah tulang dibagian bahu sebelah kiri, patah gigi depan, lecet dibagian tangan dan kaki. Sedangkan, penumpang pria berinisial D dan A tidak mengalami luka. Seluruh korban luka-luka sudah mendapatkan perawatan di RSUD M Sani.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Rita secara terpisah membenarkan bahwa mobil pickup yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros merupakan mobil di OPD yang dipimpinnya. ”Mohon doanya, agar semua staf saya tersebut bisa segera sembuh. Dan, memang sehari-hari tugas mereka ambil sampah dan kemudian dibawa ke pembuangan akhir,” jelasnya. (*)
batampos- Seekor ular lidi masuk ke rumah warga di Jalan Eka Bhakti, Kampung Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (24/3).
Kejadian ini diketahui setelah pemilik rumah, Siti mendengar teriakan anaknya karena melihat ular dengan panjang sekira 1 meter.
Petugas Damkar Tanjunguban menangkap ular lidi di rumah warga, Jalan Eka Bhakti, Kampung Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (24/3). F.Damkar Tanjunguban
“Jadi waktu itu anaknya sedang bersih-bersih di ruang makan, tidak sengaja melihat ular,” kata Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Marsadi melalui Kasubbag TU Panyodi.
Siti yang mendengar jeritan si anak langsung mencari ular yang terakhir diketahui bersembunyi di rak sepatu.
Kemudian, Siti memberitahukan ke suaminya yang saat itu masih bekerja di Polres Bintan. “Yang menelepon Damkar dari suaminya,” kata Panyodi.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar langsung ke lokasi kejadian dengan membawa perlengkapan. “Setelah ditangkap, ularnya dilepasliarkan ke habitatnya,” kata Panyodi. (*)