Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 7928

PUMA Luncurkan Kerudung Olahraga

0

batampos– Untuk melayani lebih banyak kalangan, terutama perempuan-perempuan yang berhijab di Indonesia, PUMA, merek peralatan olahraga terkemuka meluncurkan kerudung olahraga.

PUMA Hijab (HO/PUMA)

Dikutip dari siaran resmi, Kamis (19/5), ini adalah hijab olahraga pertama dari PUMA yang didesain khusus untuk membantu perempuan berjilbab agar bisa berolahraga secara bebas, bergerak dengan nyaman sepanjang hari.

Hijab olahraga ini terbuat dari bahan yang ringan, dengan kain breathable yang menawarkan fleksibilitas dan serbaguna. Kerudung olahraga ini bisa dipakai saat olahraga, seperti di trek, lapangan atau gym, tapi disebut bisa juga untuk dikenakan sepanjang hari.

BACA JUGA: Ini 4 Zodiak yang Mudah Jatuh Cinta Pada Teman Sekantor

Hijab olahraga dari jenama ini dibuat agar pemakainya bisa bergerak nyaman, tapi tetap menutupi aurat. Kerudungnya didesain dengan panjang melewati area dada. Tak hanya itu, hijab olahraga ini juga punya bukaan kecil di bagian telinga yang dapat dipakai untuk memakai earphone atau earbud.

Kerudung yang ditampilkan oleh jenama ini berwarna hitam, dapat dikenakan untuk menutupi dada ataupun dimasukkan ke dalam jaket olahraga. Logo jenama berwarna putih menghiasi bagian atas kerudung.

Ini bukan kerudung olahraga pertama di Indonesia, jenama-jenama lainnya juga sudah meluncurkan kerudung olahraga untuk kemudahan bagi perempuan berkerudung yang aktif bergerak.

Pada 2018, jenama lokal Noore hadir dengan mengusung konsep pakaian olahraga muslimah yang dibuat lebih longgar dengan berbagai kelengkapan, termasuk kerudung. (*)

reporter: antara

Kelong Rusak Dimasuk Buaya di Desa Pengujan, Nizar Berharap Ada Perhatian Pemerintah untuk Perbaikan Kelong

0

batampos- Kelong milik Nizar, nelayan Desa Pengujan rusak setelah dimasuki buaya sepanjang lebih kurang 2 meter di laut depan Dusun I Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Rabu (18/5) sekira pukul 06.00 WIB.

Setelah Tim Damkar Toapaya berhasil mengevakuasi buaya, Nizar terlihat sibuk memperbaiki jaring kelongnya. “Iya rusak. Kalau ada perhatian dari pemerintah la, bisa bantu-bantu untuk perbaikan kelong,” kata Nizar.

Nizar, pemilik kelong memperbaiki jaring kelongnya yang rusak setelah dimasuki buaya di laut depan Dusun I Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Rabu (18/5) sekira pukul 06.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto

Nizar harus merelakan ikan, udang, ketam yang masuk ke dalam kelongnya setelah seekor buaya yang masuk ke dalam kelongnya.

“Tidak ada hasillah hari ini. Semua habis,” kata Nizar.

BACA JUGA: Damkar Bintan Pasang Perangkat Buaya di Waduk Kolong Enam

Pria berusia 60 tahun ini menuturkan, awalnya dia ingin mengambil ikan, udang dan ketam yang masuk ke dalam kelongnya.

“Pukul 6 pagi, sudah terang. Pas mau cedok ikan di kelong, mau mendekat sedepa, lihat buaya. Saya tak berani dekat, bahaya, akhirnya balek darat,” kata Nizar.

Nizar kemudian menceritakan ke warga desa. Tidak lama, warga mengotong kelong yang berisikan buaya dari laut ke darat.

“Akhirnya digotong warga ke darat,” tukas Nizar. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Menag Terbang ke Arab Saudi Pastikan Layanan Haji 2022 Sudah Siap

0
ILUSTRASI. Menteri Agama (Manag) Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi, pada Rabu (18/5). Perjalanan ini untuk memastikan layanan yang akan diberikan ke jamaah haji sudah siap.  (Saudi Ministry of Hajj/Reuters/Antara)

batampos – Menteri Agama (Manag) Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi, pada Rabu (18/5). Perjalanan ini untuk memastikan layanan yang akan diberikan ke jamaah haji sudah siap.

Yaqut mengatakan, pelayanan kepada jamaah haji harus pria. Mengingat sudah 2 tahun tak ada pemberangkatan haji dari Indonesia.

“Ini adalah pemberangkatan jamaah haji kali pertama setelah tertunda dua tahun karena pandemi. Saya ingin memastikan seluruh layanan untuk jemaah sudah siap,” kata Yaqut.

Yaqut didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Staf Khusus dan Tenaga Ahli dalam perjalanan kali ini.

“Kita akan cek kesiapan layanan katering, transportasi, akomodasi, layanan kesehatan, dan lainnya. Intinya jamaah haji harus terlayani dengan sebaik mungkin,” jelasnya.

Yaqut meminta tiga aspek penyelenggaraan haji, yaitu pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jamaah, harus dipegang teguh.

“Jangan kecewakan jamaah. Jadikan ibadah haji tahun ini sebagai pengalaman terbaik mereka. Jadikan diri kita sebagai supporting system untuk melayani dan membantu para jamaah haji mencapai kepuasan maksimal dan mampu menjadi haji yang mabrur. Lakukan ini semaksimal mungkin,” tandasnya.

Sebelumnya, Indonesia akhirnya mendapat kepastian kuota haji tahun 2022. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, tahun ini akan memberangkatkan 100.051 jamaah haji.

Hal ini disampaikan Menag dalam sambutannya pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan, di Jakarta, pada Selasa (19/4) malam.

“Setelah dua tahun, kita tidak memberangkatkan jamaah haji karena Covid-19, alhamdulillah atas ikhtiar dan doa kita semua, di tahun ini kita akan kembali memberangkatkan jamaah haji dengan kuota 100.051 jemaah dan 1.901 petugas,” ujar Yaqut.

“Insya Allah akan kita berangkatkan kloter pertama tanggal 4 Juni 2022,” sambungnya. (*)

Reporter: JP Group

Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi

0
Calon penumpang pesawat duduk di ruang tunggu keberangkatan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin 2 Kota Palembang, Kamis (19/5/2022). (Jamil/batampos.co.id)

batampos – Satu demi satu aturan ketat yang dibuat pemerintah untuk menekan Covid-19 dilonggarkan. Setelah mengizinkan lepas masker di ruang terbuka, pelonggaran berikutnya diterapkan untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).

Kini setiap PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) dibebaskan dari kewajiban menunjukkan hasil negatif tes Covid-19, baik PCR maupun antigen.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik kebijakan relaksasi protokol kesehatan (prokes) tersebut. Menurut dia, keputusan itu telah mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali.

”Kami meyakini kebijakan ini dapat menjadi titik balik kebangkitan sektor transportasi yang turut berkontribusi untuk ekonomi Indonesia,” kata Budi kemarin (18/5).

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Kemenhub telah menerbitkan satu set surat edaran (SE) petunjuk pelaksanaan PPDN. Yakni, SE 54 Tahun 2022 untuk pengaturan transportasi darat, SE 55 Tahun 2022 untuk transportasi laut, SE 56 Tahun 2022 untuk transportasi udara, serta SE 57 Tahun 2022 untuk transportasi perkeretaapian.

Kemenhub juga menerbitkan SE yang memuat petunjuk teknis perjalanan orang luar negeri. Yakni, SE 58 untuk transportasi udara, SE 59 untuk transportasi laut, dan SE 60 untuk transportasi darat. Semua SE tersebut merujuk pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 18 Tahun 2022 untuk PPDN dalam negeri dan SE Nomor 19 Tahun 2022 untuk perjalanan luar negeri.

Dalam SE itu disebutkan, mereka yang sudah tervaksin dosis II dan III tidak lagi wajib menunjukkan hasil negatif PCR atau antigen. Namun, PPDN tetap dikenai kewajiban memakai masker selama berada di dalam kendaraan. PPDN juga harus menghindari kerumunan dan menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter.

Meski disambut baik di mana-mana, epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengingatkan agar ekstrahati-hati dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Terutama dalam menarasikan dan menyosialisasikannya kepada masyarakat. ”Jangan sampai membangun euforia atau percaya diri berlebihan yang akhirnya membuat abai dan merugikan kita sendiri,” jelas Dicky.

Dia mengingatkan, penggunaan masker sejauh ini merupakan instrumen perilaku yang mudah, murah, dan efektif dalam mencegah meluasnya persebaran berbagai penyakit yang menular lewat udara. Misalnya, Covid-19.

”Jadi, masker, protokol kesehatan dengan akselerasi peningkatan cakupan vaksinasi menjadi satu kombinasi yang sangat signifikan berkontribusi dalam memperbaiki situasi pandemi,” kata Dicky.

Baca jugai Hari Ini, Penu

Sementara itu, Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno menyambut baik pelonggaran-pelonggaran aturan yang dikeluarkan pemerintah. Salah satunya adalah syarat kedatangan ke Indonesia tanpa PCR. ”Untuk inbound ke Indonesia sendiri, kita mengharapkan adanya perluasan negara-negara yang diperbolehkan mengunjungi Indonesia tanpa visa, tidak hanya ASEAN nationalities,’’ ujar Pauline saat dihubungi kemarin (18/5).

Menurut Pauline, hal itu patut menjadi perhatian lantaran Indonesia saat ini dianggap kalah bersaing dengan negara ASEAN lainnya. Sebab, Indonesia masih menerapkan VOA dan aplikasi visa.

Untuk pelonggaran aturan masker, kalangan pengusaha mengapresiasi hal tersebut. Pauline menegaskan bahwa di luar negeri pun sudah banyak yang menerapkan aktivitas di luar ruangan tanpa perlu mengenakan masker lagi. ”Hal ini tentunya membuat wisatawan lebih nyaman saat bepergian,’’ tambah Pauline. Menurut dia, tingkat confidence masyarakat untuk bepergian perlu dibarengi dengan semakin melandainya kasus Covid di setiap negara serta meningkatnya tingkat vaksinasi. ”Di Indonesia kelihatannya setelah euforia mudik kemarin juga tidak terjadi lonjakan kasus yang berarti,’’ urainya.

Pengusaha di sektor pariwisata, sambung Pauline, berharap ke depan tidak ada varian-varian baru lagi yang membuat industri meredup. ”Sekarang ini saatnya industry revival. Berbagai pelonggaran aturan tentunya sangat membantu,’’ tegasnya. Pengusaha tidak berekspektasi tinggi bahwa demand perjalanan akan meningkat secara instan. Astindo memproyeksikan permintaan akan naik secara gradual. ”Dari data kita bulan Maret–April, angkanya sudah meningkat 50 persen dibanding Januari–Februari dan meningkat 400 persen dibanding Maret–April tahun lalu. Ini artinya trennya sudah baik,’’ jelasnya.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Artha Hanif menyebutkan, pelonggaran prokes yang diterapkan pemerintah menjadi angin segar bagi industri pariwisata dan sektor-sektor pendukung lainnya. ”Hal ini akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Yang kemarin masih menunda outing, wisata keluarga, dan sebagainya sekarang sudah tidak perlu khawatir lagi,” ujar Artha. Dia berharap sektor usaha-usaha riil yang terkait dengan mobilitas dan perjalanan masyarakat juga diuntungkan dengan kebijakan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril SpP kemarin mengingatkan, pelonggaran aturan itu tidak lantas bebas tanpa aturan. Yang diperkenankan tidak memakai masker hanya jika beraktivitas di luar ruangan dan bukan orang yang berisiko. Yang berisiko itu, misalnya, anak, lansia, dan orang yang memiliki komorbid. ”Tapi kalau kurang yakin, boleh pakai masker. Kan tidak ada larangan memakai masker,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut dia menyatakan, aktivitas dalam ruangan harus tetap menggunakan masker. Selain itu, jika berada di tempat yang banyak orang atau kerumunan, disarankan tetap pakai masker. Di sisi lain, masyarakat dinilai sudah disiplin dalam memakai masker. ”Ini sudah jadi kebiasaan hidup kita,’’ ungkapnya.

Pada kesempatan berbeda, Sesditjen Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi menyatakan, tidak ada kriteria baku suatu negara berada pada fase apa. Badan kesehatan seperti CDC dari Amerika Serikat membuat kriteria sendiri untuk negaranya dan diikuti beberapa negara lain. Namun, ketentuan yang dibuat badan kesehatan di beberapa negara biasanya bersifat general. Misalnya, kasus konfirmasi rendah dan angka produksi virus di bawah 1. ’’Ini yang dinamakan pandemi terkendali,’’ ujarnya. Lalu, biasanya ada tambahan cakupan imunisasi 70 persen. ”WHO sebenarnya sedang menyusun kriteria itu,’’ bebernya. Sayangnya, belum juga final. Indonesia pun, menurut Nadia, tidak bisa menunggu dan masih menyusun kriteria transisi endemi Covid-19. ”Kriteria PPKM level 1 itu bisa dikatakan pandemi terkendali,’’ imbuhnya. (*) 

Reporter: JP Group

Penerimaan Karyawan Harus Berdasarkan Kompetensi, Bukan Karena Orang Dalam

0
Pencaker Urus Kartu Kunong Dalil Harahap78
Ilustrasi. Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. F.Dalil Harahap

batampos – Zaman sekarang mencari pekerjaan sangatlah tak mudah. Kebanyakan mereka yang mendapatkan pekerjaan bukanlah dari hasil jerih payah usahanya sendiri, tapi melainkan dibawa oleh keluarga atau orang dalam yang bekerja di perusahaan tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam Rudi Sakyakirti menyebutkan dalam hal penerimaan karyawan, perusahaan tak boleh memandang kedekatan atau dibantu orang dalam. Seharusnya harus melihat kompetensi karyawan pekerja yang akan diterima.

“Saya tidak setuju kalau hal ini (orang dalam,red) terjadi di perusahaan dalam hal rekrut tenaga kerja. Mudah-mudahan isu yang berkembang ini tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Rabu (18/5).

Menurutnya, hal ini tentu saja tidak adil karena banyak orang yang sudah berusaha keras namun gagal, dikarenakan kalah dengan orang dalam di perusahaan. “Untuk itu kita menghimbau agar penerimaan tenaga kerja ini lebih memprioritaskan kompetensi atau keahlian tenaga kerja,” tuturnya.

Disinggung mengenai gambaran tenaga kerja di tahun 2022, Rudi menjawab, jumlah pencaker akan lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini dikarenakan adanya kelonggaran pemerintah terkait aturan perjalanan dalam negeri.

“Diprediksi pencaker akan jauh meningkat dari tahun lalu, apalagi akses perjalanan dalam negeri sekarang kan sudah tidak ada batas lagi,” ujarnya.

Menurut dia, sudah seperti tradisi usai lebaran akan banyak pendatang baru yang ingin mencari kerja di Batam. Warga Batam yang mudik saat balik ke Batam ada yang membawa kerabat, saudara mencoba peruntungan bekerja di Batam.

“Tentu tidak bisa kami larang mereka yang ingin ke Batam, silahkan bersaing dengan pencaker yang sudah ada saat ini,” tambah Rudi.

Banyak faktor bagi pendatang baru memilih mencari pekerjaan di Batam. Seperti upah minimum kota (UMK) Batam dibandingkan daerah asalnya. “Ketersediaan lapangan kerja di Batam lebih banyak mulai Industri dan juga jasa, apalagi industri pariwisata akan mulai bangkit,” tambahnya.

Rudi menyebutkan tahun 2021 ada sekitar 34 ribu lebih pencaker yang berebut lapangan pekerjaan di Batam. Lowongan yang tersedia tergantung kebutuhan dari masing-masing perusahaan. Pencaker di dominasi pekerja perempuan sebanyak 18.655 sedangkan pekerja Pria sebanyak 15.759 orang.

Sementara itu dominasi pekerja lebih banyak berijazah SLTA sebanyak 30.017 orang, sedangkan untuk sarjana sebanyak 1.940 orang. Sedangkan Diploma III sebanyak 942 orang.

“Jumlah pencaker setiap tahun mengalami perbedaan. Tahun ini jumlah pencaker akan jauh meningkat di banding tahun 2021 lalu. Gelombang pencaker akan lebih besar tahun ini seiring mulai membaiknya kondisi dunia usaha dari berbagai sektor,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Everton vs Crystal Palace: Laga Krusial Penentu Degradasi

0
Frank Lampard sebagai pelatih baru, Everton merekrut Donny van de Beek dan Dele Alli pada hari terakhir bursa transfer musim dingin tahun ini. (EVERTON FC/TWITTER )

batampos – The Baines adalah grup musik dengan personel para Evertonian –sebutan fans Everton. Seperti namanya, The Baines didedikasikan untuk mantan bek kiri legendaris Everton (2007–2020) Leighton Baines.

Sepanjang berkarier di Finch Farm, markas latihan Everton, Baines tidak pernah merasakan degradasi.

Spirit itulah yang ingin digaungkan The Baines saat menjadi pengisi acara hiburan dalam laga kandang terakhir Everton musim ini.

Ya, laga klub berjuluk The Toffees itu melawan Crystal Palace di Goodison Park dini hari nanti (siaran langsung Mola TV pukul 01.45 WIB) krusial dalam penentuan degradasi.

Jika menang, Everton yang menempati peringkat ke-16 bakal lepas dari ancaman degradasi karena akan mengoleksi 39 poin dan menyisakan matchweek pemungkas.

Jumlah poin itu tidak bisa dikejar oleh peringkat ke-17 Leeds United dengan 35 poin dengan 37 laga.

Alhasil, persaingan siapa yang akan menyusul Norwich City dan Watford FC turun ke Championship musim depan bakal melibatkan Leeds United dengan Burnley FC (34 poin, 36 laga).

”Kami berharap bisa menjadi bagian kecil dari perjuangan para pemain Everton (saat menghadapi Crystal Palace, Red),’’ kicau akun Twitter The Baines @thebaines8.

”Kami pun mengharapkannya,” balas akun Twitter resmi Everton @Everton.

Berbicara dalam pre-match press conference tadi malam (18/5), pelatih Everton Frank Lampard menyebut anak buahnya butuh motivasi lebih dalam untuk bisa bertahan di Premier League.

Yang paling dibutuhkan tentu saja dukungan masif Evertonian. Sebab, kalau melihat skuad Everton musim ini, bersaing di zona degradasi memang tidak layak bagi Seamus Coleman dkk.

”Aku pikir sangat penting untuk menunjukkan bahwa kami adalah klub yang kuat dan mampu membela diri dari ancaman degradasi,” kata Lampard dikutip dari laman resmi klub.

Kalau gagal memanfaatkan kesempatan lawan Palace, peluang Everton makin berat mengingat matchweek pemungkas adalah melawat ke Emirates Stadium, kandang Arsenal, pada Minggu (22/5) malam.

Arsenal masih bersaing dengan Tottenham Hotspur untuk memburu slot empat besar atau zona Liga Champions. ”Kesempatan tidak akan datang beruntun,” tegas Super Frankie, julukan Lampard.

Pelatih Everton di awal musim dan diganti per 16 Januari lalu, Rafael Benitez, dalam wawancara dengan Diario AS turut memberikan dukungan bagi The Toffees untuk bertahan di Premier League.

Benitez menyebut, ada dua kunci utama bagi skuad Lampard untuk survive. ”Tetap menjaga fokus dan konsisten dalam permainan,’’ ucapnya.

Ketika Benitez dilengserkan, Everton yang mengawali musim di lima besar bisa terjerembap ke peringkat ke-16. Bersama Lampard, The Toffees malah sempat mencicipi peringkat ke-18. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

 

 

Airlangga: KIB Siap Lanjutkan Kesuksesan Pembangunan Presiden Jokowi

0
Airlangga Hartarto saat Halal Bihalal dengan seluruh pengurus Golkar di Jakarta, Rabu (18/5). (F.Istimewa)

batampos – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku kerja sama tiga partai politik, Golkar, PAN, dan PPP bertekad untuk melanjutkan pembangunan yang telah dicapai Presiden Joko Widodo.

Airlangga mengatakan, baik Golkar, PAN, maupun PPP, memiliki pengalaman di pemerintahan. Golkar dan PPP saat ini menempatkan kadernya menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi.

Sementara PAN memiliki pengalaman di pemerintahan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ketum Golkar menambahkan, agenda terdekat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk Golkar, PAN, dan PPP adalah mengawal pemerintahan Jokowi hingga tuntas 2024.

“Kita akan mengawal pembangunan sampai dengan 2024 dan tentunya melanjutkan apa-apa yang dilakukan dan yang baik untuk di periode selanjutnya,” tutur Airlangga saat Halal Bihalal dengan seluruh pengurus Golkar di Jakarta, Rabu (18/5).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menuturkan, pengalaman yang dimiliki ketiga parpol di pemerintahan sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan di periode mendatang.

“Ketiga partai politik ini membunyai kesamaan yaitu sama-sama mempunyai pengalaman di pemerintahan, sama-sama punya pengalaman di DPR, sama-sama punya pengalaman di MPR,” kata Airlangga.

Selain itu, KIB juga sesuai dengan harapan Presiden Jokowi. “Tentunya pengalaman dalam mengatasi pembangunan ini sudah didalami ketiga partai ini, dan tentunya ini cocok dengan apa yang diharapkan Pak Presiden,” tegas Airlangga.

Ketum Golkar kembali menegaskan, kerja sama tiga parpol didasari visi dan misi yang sama untuk Indonesia. Yakni, membangun masyarakat Indonesia yang makmur, kaya, dan sejahtera.

Selain itu juga, ketiga parpol berupaya mendegradasi polarisasi akibat perhelatan politik yang terjadi sejak pilpres periode lalu.

Menurut Airlangga, KIB masih membuka peluang untuk parpol lain bergabung dalam visi yang sama menyejahterakan rakyat.

Meskipun, tiga parpol sudah cukup untuk mengusung capres-cawapresnya sendiri, KIB membuka pintu bagi partai lain yang ingin bersama memperjuangkan yang baik di era pemerintahan saat ini dan memperbaiki yang masih kurang di masyarakat.

“Komunikasi dengan seluruh partai politik cair. Jadi kerja sama dengan partai politik bersifat inklusif. Terbuka untuk semua,” tegas Airlangga. (*)

Orangtua Khawatir Anak Tidak Diterima di Sekolah Negeri, Ini Jadwal PPDB di Batam

0
ORANGTUA KELUHKAN PPDB 1024x670 1 e1652936213288
Orangtua calon siswa baru mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam di Sekupang karena mengeluhkan PPDB, tahun, lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam akan segera membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) Juni mendatang. Pendaftaran setiap jenjang dibuka dengan waktu yang berbeda. Tahap pertama Disdik akan membuka pendaftaran untuk jenjang SD 6-10 Juni, dan tahap kedua untuk jenjang SMP yaitu 13-17 Juni mendatang.

Kepala SMPN 4 Batam, Desmizar mengatakan untuk persiapan PPDB pihaknya mengirimkan perwakilan untuk mengikuti pelatihan operator. Nantinya ada tiga operator yang akan menerima berkas yang didaftarkan.

Selain operator yang bersiap di depan komputer, pihaknya juga akan membuka posko pendaftaran, untuk membantu orangtua yang membutuhkan bantuan. Ia mengakui tidak semua orangtua belum melek informasi pendaftaran online. Untuk itu, sekolah menyiapkan operator yang membantu orangtua mendaftarkan putra-putri mereka.

“Kan banyak juga yang tidak pandai dan tidak bisa online. Jadi nanti kami buka posko pendaftaran khusus membantu orangtua, agar anak mereka bisa mendaftar,” kata dia, Rabu (18/5).

Tidak saja itu, pihak panitia juga menyiapkan posko pengaduan di halaman sekolah. Hal ini bertujuan untuk menampung keresahan dari orangtua siswa. Panitia PPDB berupaya maksimal agar semua pendaftar bisa masuk ke website pendaftar. Agar tidak ada keributan karena tidak bisa mendaftar nantinya.

“Persoalan-persoalan kami coba meminimalisir dan membantu agar semua yang mendaftar bisa masuk ke website pendaftaran. Jadi baik online maupun manual kami siapkan,” jelasnya.

Ia mengakui setiap tahun jumlah pendaftar tiga kali lipat dari kuota yang disediakan. Lebih kurang 700 pendaftar harus diseleksi untuk 324 kuota yang ada. Sekolah negeri selalu ramai pendaftar, bahkan di hari pertama pendaftar paling banyak, sebab orangtua khawatir tidak bisa diterima di sekolah ini.

“Padahal rentang pendaftaran cukup panjang. Namun tetap saja mereka tidak sabar dan ingin daftar di hari pertama. Semua tetap ikut juknis dari Disdik. Jadi kalau pakai zonasi, pendaftar terdekat dari sekolah adalah prioritas,” ujarnya.

Setelah melakukan seleksi, maka akan diumumkan siswa yang berhasil diterima. Untuk saat ini satu kelas diisi 36 siswa. Mengenai siswa yang tidak lolos seleksi nanti, Desmizar mengungkapkan menunggu kebijakan selanjutnya dari Disdik.

“Kami tinggal tunggu perintah saja. Prioritas kami tetap yang sembilan kelas ini dulu. Kalau ada penambahan kapasitas siswa nanti, itu tergantung kebijakan pimpinan,” imbuhnya.

Sementara itu, mendekati dibukanya jadwal PPDB orangtua calon siswa khawatir anaknya tidak bisa diterima di sekolah negeri. Belum membaiknya perekonomian, membuat orangtua memilik sekolah negeri dari pada swasta, sebagai tempat pendidikan anaknya.

Nurhalimah, 30, salah salah seorang orangtua calon siswa menuturkan sudah mendapatkan informasi terkait pelaksanaan PPDB. Perempuan yang tinggal di Perumahan Kelana Jaya (PKJ) Bengkong Sadai ini mengaku masih bingung untuk mendaftarkan anaknya.

“Kalau saya maunya ke negeri, karena keuangan masih sulit. Pekerjaan juga masih belum optimal. Sehingga berdampak terhadap pendapatan” kata dia, Rabu (18/5).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan persoalan daya tampung sekolah selalu menjadi persoalan setiap tahunnya. Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di sekolah negeri selalu membludak, dan melebih kuota yang ada.

Terkait keluhan dan kekhawatiran orangtua terkait keterbatasan daya tampung, ia mengungkapkan pemerintah memiliki regulasi yang diterapkan dalam PPDB. Hal ini meliputi seleksi dan sistem zonasi yang dipakai dalam PPDB tahun ini.

“Ikuti prosedurnya, dan jangan memaksa ke sekolah tertentu. Perlu diingat sekolah swasta masih ada dan memiliki kuota yang tersedia. Jadi tidak ada persoalan itu,” kata dia usai menghadiri Sekolah Layak Anak di SMPN 5 Batam, Selasa (17/5). (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Polisi di Palembang Tangkap Tersangka Investasi Bodong Makanan Olahan

0
Tersangka kasus dugaan investasi bodong diperiksa Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Rabu (18/5). (M. Riezko Bima Elko P./Antara)

batampos – Aparat Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan menangkap tersangka kasus dugaan investasi bodong di Kota Palembang. Modusnya bisnis makanan olahan beromzet hingga total Rp 1,2 miliar dari ratusan orang anggota yang menjadi korban.

Kepala Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, tersangka tersebut merupakan seorang mahasiswi berinisial RGM, 24, warga Jalan KH Azhari, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang. RGM ditangkap tim Unit 4 Subdit III Jatanras pada Senin (16/5) di Palembang.

”Tersangka ini sempat bersembunyi beberapa waktu di Pulau Jawa,” kata Agus Prihadinika seperti dilansir dari Antara di Palembang.

Pada kasus tersebut, tersangka ditangkap polisi setelah salah satu anggota mitra bisnisnya berinisial DL, 25, warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, melapor telah menjadi korban penipuan ke Polda Sumsel pada Maret. Kepada polisi korban mengaku mengalami kerugian materiil senilai Rp 512 juta.

Kepada polisi korban menganku, uang tersebut merupakan total investasi yang diberikan korban kepada RGM, untuk bisnis makanan pempek dos cabe, olahan makanan laut, dan galeri, yang berlangsung sejak Maret 2020. Korban dijanjikan bakal menerima keuntungan sebesar 20 persen atau sekitar Rp 102,4 juta dari total nilai investasi itu yang akan dicairkan tersangka pada periode pencairan tertentu sesuai kesepakatan mereka.

“Dalam perjalanannya, tersangka sempat menunaikan janji bagian keuntungan itu ke anggotanya. Tapi, sejak November 2021 terhenti. Korban minta uangnya dikembalikan tapi tidak diindahkan dengan alasan omzetnya menurun,” jelas Agus.

​​​​​​Saat ini, tersangka sudah diringkus di Mapolda Sumsel untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Tidak menutup kemungkinan ada korban lain yang melapor nanti.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bundel rekening koran, satu buah gawai Iphone 8, dua lembar tangkapan layar iklan media sosial, satu buah ATM, dan buku tabungan. Atas perbuatan tersebut, tersangka disangkakan melanggar pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan atau penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (*) 

Reporter: JP Group

Kata Epidemiolog, Boleh Lepas Masker Saat di Luar Ruangan Tapi Tetap Hindari Kerumunan

0
ILUSTRASI: Meski saat ini sudah diperbolehkan melepas masker saat di ruang terbuka, tapi menjauhi kerumunan masih tetap diperlukan di masa pandemi Covid-19 (jawapos)

batampos – Epidemiolog menyarankan apabila mau lepas masker saat di luar ruangan tetap wajib menghindari kerumunan. Sebab, kita tak bisa memastikan apakah orang-orang yang berada di luar ruangan juga sudah divaksin semuanya.

Ketentuan penggunaan masker memang sudah mulai longgar. Boleh melepas masker saat beraktivitas di luar ruangan. Presiden Joko Widodo juga sudah mengizinkannya.

Namun menurut para ahli, meski sudah bisa melepas masker saat berkativitas di luar ruangan, namun syarat dan ketentuan tetap berlaku. salah satu diantaranya, tetap menghindari kerumunan.

Sebab, risiko penularan tetap ada dan tidak ada jaminan aman.

Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menilai masker adalah satu cara yang mudah, murah, dan efektif dalam mencegah penularan penyakit udara seperti halnya Covid-19. Padahal bukan hanya masker, kata dia, tetapi juga harus diimbangi dengan status vaksin seseorang.

”Ditambah dengan vaksinasi, jadi kombinasi yang signifikan,” katanya kepada JawaPos.com, Rabu (18/5).

Menurut Dicky, tak bermasker di luar ruangan belum tentu aman dari Covid-19. Sebaliknya, tak bermasker di dalam ruangan justru mungkin lebih aman, jika semua orang di dalam ruangan sudah divaksinasi.

”Luar ruangan belum tentu aman dan menjamin tak tertular ya. Justru di dalam ruangan malah bisa jadi lebih aman, asalkan semua orang di dalam ruangan itu status vaksinasinya jelas, sudah vaksin 2 dosis dan booster,” kata Dicky.

Lalu bagaimana syarat dan pertimbangan jika seseorang melepas masker di luar ruangan atau outdoor? Dicky menyebutkan beberapa syaratnya:

1. Ada Angin Berhembus

Jangan asal lepas masker di luar ruangan. Outdoor yang aman adalah jika memang terdapat hembusan angin sepoi-sepoi yang membuat pertukaran udara lebih baik.

2. Jauh dari Kerumunan

Melepas masker di luar ruangan akan baik jika tidak berada di dalam kerumunan. Sebab jika kita melepas masker di tengah kerumunan meski di luar ruangan, sama saja itu menimbulkan risiko penularan.

3. Sudah Vaksin

Sebaiknya jika kita melepas masker di luar ruangan, harus mengetahui dan menjamin orang-orang di sekeliling kita sudah divaksinasi 2 dosis dan booster. Jika kita melepas masker di tengah orang yang belum divaksin, maka tetap saja luar ruangan atau outdoor menimbulkan risiko saat melepas masker. (*)

Reporter : JPGroup