Minggu, 21 Juni 2026
Beranda blog Halaman 7927

Kejagung Sebut Belum Ada Indikasi Duit Korupsi Ekspor CPO ke Parpol

0
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Supardi. (Antara)

batampos – Kejagung menegaskan pihaknya terus mengusut perkara dugaan korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO).  Dalam proses penyidikan kasus ini,  pihak korps adyaksa menyatakan belum menemukan fakta adanya aliran dana ke partai politik. Hal itu dikatakan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Supardi.

“Tidak ada sampai sekarang ditemukan adanya indikasi ke sana (parpol). Jadi jangan dipelintir-pelintir, kami tidak menemukan sampai ke sana,” kata Supardi saat dikonfirmasi, Jumat (20/5) dikutip dari Antara.

Hingga kini, kasus dugaan korupsi ekspor minyak sawit mentah itu melibatkan lima orang tersangka, dimana empat di antaranya adalah pihak swasta dan satu orang Dirjen Perdagangan Luar Negeri di Kementerian Perdagangan.

Menurut Supardi, pihaknya bekerja sesuai dengan fakta, dari fakta yang ada saat ini tidak ditemukan adanya aliran dana dari tersangka ekspor CPO itu ke parpol.

“Sampai detik ini tidak ada fakta sampai ke sana. Jadi ojo (jangan) dipelintir. Kira-kira kami nanti membuat-buat. Kami kan secara fakta, faktanya enggak ada, ya enggak ada,” tambahnya.

Kejagung bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam upaya menelusuri aliran dana para tersangka guna mencari indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus tersebut.

“Semua perkara di sini pasti ada kerja sama dengan PPATK. Artinya, untuk kalau ada indikasi TPPU, kami kalau mau tracing (menelusuri) apakah ada TPPU-nya atau enggak, kami pasti menggandeng PPATK,” jelasnya.

Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka dalam perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk minyak goreng, selama Januari 2021 sampai Maret 2022. Satu dari kelima tersangka itu adalah Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan.

Empat tersangka lain dari pihak swasta adalah Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Stanley M.A. selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affairs PT Musim Mas, dan Lin Che Wei selaku pendiri dan penasihat kebijakan/analisa PT Independent Research & Advisodry Indonesia.

Perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian ekonomi negara, yaitu kemahalan serta kelangkaan minyak goreng hingga terjadi penurunan konsumsi rumah tangga dan industri kecil yang menggunakan minyak goreng dan menyulitkan kehidupan rakyat. (*)

Reporter: JP Group

Mantan Dirjen Hotikultura Kementan Hasanudin Ibrahim Ditahan KPK

0
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Hasanuddin Ibrahim. (Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Hasanuddin Ibrahim. Dia merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan fasilitas sarana budi daya pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) atau pupuk hayati di Kementerian Pertanian pada 2013.

Hasanuddin Ibrahim telah menyandang status tersangka dalam kasus tersebut sejak Februari 2016 lalu. Akhirnya kini lembaga antirasuah melakukan penahanan terhadap Hasanudin.

“Untuk kepentingan penyidikan, dilakukan upaya paksa penahanan oleh tim penyidik untuk 20 hari ke depan terhadap tersangka HI,” kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (20/5).

Hasanuddin bakal ditahan selama 20 hari kedepan untuk masa penahanan pertamanya, terhitung mulai hari ini, 20 Mei 2022 sampai dengan 8 Juni 2022. Hasanuddin Ibrahim ditahan Rumah Tahanan (Rutan) belakang pada Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Ia juga ditetapkan sebagai tersangka bersama-sama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Ditjen Hortikultura, Eko Mardiyanto (EM) dan seorang pihak swasta, Sutrisno (SUT). Total, ada tiga tersangka dalam kasus ini.

Ketiga tersangka tersebut diduga telah memperkaya diri sendiri, orang lain, maupun korporasi yang dapat merugikan keuangan negara terkait pengadaan OPT. Adapun, nilai kontrak pengadaan OPT tersebut sekira Rp 18 miliar. Sementara kerugian negara akibat perbuatan tiga tersangka tersebut berjumlah Rp 10 miliar.

Akibat perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah Undang-Undang 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: JP Group

Bupati Banjarnegara Nonaktif Dituntut 12 Tahun Penjara

0
Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono ( Indrianto Eko Suwarso/Antara)

batampos – Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono, dituntut hukuman 12 tahun penjara, denda sebesar Rp700 juta, Subsidair enam bulan kurungan. JPU menilai, Budhi Sarwono dinilai terbukti melakukan korupsi dalam bentuk suap dan gratifikasi berbagai proyek, yang diduga melibatkan tiga perusahaan miliknya, pada kurun waktu 2017 hingga 2018.

Dalam sidang dengan agenda tuntutan di PN Tipikor Semarang, jaksa juga meminta hakim menjatuhkan hukuman tambahan berupa uang pengganti kerugian negara sebesar Rp26,02 miliar, yang jika tidak dibayarkan 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka akan diganti dengan kurungan selama 5 tahun.

Menurut dia, terdakwa terbukti Pasal 12 huruf i Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada dakwaan pertama dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada dakwaan kedua.

Adapun dalam pertimbangannya, jaksa menilai terdakwa dengan kewenangan yang dimilikinya seharusnya berperan aktif dalam mencegah praktik korupsi, namun tidak dilakukan dan justru terdakwa terlibat dalam melanggengkan praktik korupsi.

“Terdakwa tidak mengakui perbuatannya,” kata jaksa Meyer Simanjuntak dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang Jumat (20/5) dikutip dari Antara.

Dalam sidang yang digelar secara hibrid tersebut, diadili pura orang kepercayaan Budhi Sarwono, Kedy Afandi. Jaksa menuntut Kedy dengan hukuman 11 tahun penjara dan denda Rp700 juta.

Atas tuntutan tersebut, hakim memberi kesempatan terdakwa dan penasihat hukumnya untuk menyampaikan pembelaan pada sidang pekan depan.

Budhi Sarwono didakwa menerima suap Rp18,7 miliar dan gratifikasi Rp7,5 miliar dari berbagai proyek yang diduga melibatkan tiga perusahaan miliknya. Berbagai proyek infrastruktur jalan tersebut dibiayai dengan APBD 2017 dan 2018. (*)

Reporter: JP Group

Hasan Basri Sambut Positif, Kebijakan Pemerintah Longgarkan Wajib Masker

0

 

batampos – Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara, Hasan Basri mengapresiasi langkah pemerintah yang melonggarkan kebijakan pemakaian masker di ruang terbuka dengan mempertimbangkan pandemi Covid-19 yang terkendali.

Hasan Basri

Hasan Basri menilai kebijakan yang diberikan pemerintah terkait penggunaan masker merupakan langkah maju.

“Kami mengapresiasi penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah sehingga kini masyarakat bisa melepas masker saat beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka yang tidak ramai,” kata Hasan Basri dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (19/5).

“Hal ini juga sebagai suatu pertanda bahwa penanganan pandemi di Indonesia berjalan cukup baik, sehingga menurunnya kasus penyebaran Covid,” ujar Senator Hasan Basri.

Kebijakan pemerintah melonggarkan pemakaian Masker menurut Hasan Basri, sangat mendukung pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak akibat pandemi, sehingga tidak ada lagi rasa ketakutan saat menjalani aktivitas sehari-hari terutama ketika berada di luar ruangan.

“Kita yakin kebijakan ini akan berdampak bagi masyarakat dalam pemulihan perekonomian, khususnya bagi yang beraktivitas diluar ruangan. Sehingga tidak lagi ada keraguan atau takut dengan petugas penegak aturan Covid-19,” ulasnya.

Ia menilai kebijakan yang memperbolehkan masyarakat melepas masker di ruang terbuka telah sesuai dengan perkembangan transisi menuju endemi Covid-19 yang semakin membaik.

Meskipun begitu, menurut Senator asal Kalimantan Utara Hasan Basri, kebijakan pelonggaran pemakaian masker tidak ditanggapi oleh masyarakat dengan euforia atau perasaan gembira berlebihan sehingga mengabaikan penerapan protokol kesehatan lainnya, seperti mencuci tangan dengan sabun.

“Protokol kesehatan lain, seperti mencuci tangan dengan sabun tidak hanya mencegah penularan Covid-19, tetapi juga penyakit lain,” ujar dia.

Alumni Universitas Borneo, Hasan Basri menyarankan masyarakat untuk menjadikan protokol kesehatan sebagai patokan dalam beraktivitas guna mencegah penularan berbagai macam penyakit melalui udara.

Lebih lanjut Hasan Basri juga menyampaikan, Pelonggaran penggunaan masker harus dievaluasi secara berkala. Apabila terdapat peningkatan penularan kasus baru maka kebijakan itu harus segera dihentikan sementara.

“Jika hasil evaluasi positif, pemerintah bisa menurunkan status menjadi endemi. Namun jika hasil evaluasi justru sebaliknya, pemerintah harus segera mengambil tindakan tepat, sebelum menimbulkan kasus baru,” jelas Hasan Basri.

Hasan Basri yang akrab disapa HB, juga menghimbau adanya kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat sebagai wujud tanggung jawab, dan cinta terhadap keluarga.

“Kita harus menjaga pola gaya hidup sehat yang telah terbentuk selama pandemic. Kebijakan ini bukan berarti Covid-19 sudah tidak ada, namun lebih memberi ruang kepada masyarakat dalam beraktivitas. Semoga pandemi ini benar-benar berakhir dan kita kembali pada kehidupan sediakala,” tutup HB. (*)

Kemensos Salurkan BLT Minyak Goreng Rp19,3 Miliar di Kepri

0

 

batampos – Kementerian Sosial masih melanjutkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng di sejumlah daerah. Di Kepri, tercatat sebanyak 64.354 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Minyak Goreng.

Mereka tersebar di tujuh daerah yakni Kebupaten Bintan, Kebupaten Karimun, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna.

Di beberapa daerah, penyaluran BLT Minyak Goreng berlangsung pasca Idul Fitri. Salah satu alasannya lokasi penyaluran merupakan daerah 3T (terluar, terpencil, dan tertinggal). Kemensos menggandeng PT Pos Indonesia dalam penyaluran BLT Minyak Goreng.

“Penyaluran BLT Minyak Goreng masih berlangsung di kabupaten/kota di Provinsi Kepri. Selain karena alasan termasuk daerah 3T yakni terluar, juga karena KPM banyak yang mudik lebaran pak. Mereka baru balik sekarang ini,” kata Executive Manager Kantor Pos Tanjung Pinang Eko Pradinata di Tanjung Pinang (20/05).

Eko dan jajaran Kantor Pos Tanjung Pinang memastikan terus mendorong penyaluran BLT Minyak Goreng bila masih ada KPM yang belum mencairkan bantuannya. Eko menyatakan, penyaluran bantuan di kawasan terluar seperti Tanjung Pinang, banyak terkendala tantangan alam.

“Di Tanjung Pinang, daerah yang cukup menantang adalah Natuna. Kami menggunakan kapal untuk menjangkau lokasi salur bansos. Pelayaran dari Tanjung Pinang ke Natuna membutuhkan waktu 14 hari, sekali jalan,” kata Eko. Bila cuaca tidak bersahabat, perjalanan dipastikan tertunda. “Karena kapal tidak berani berlayar. Tentu saja waktunya menjadi lebih lama dari 14 hari,” katanya.

Terkait dengan Hari Imunisasi Nasional, kemarin, Kemensos juga menyalurkan bantuan lain selain BLT Minyak Goreng. Kemensos melalui Sentra Abiseka, menyerahkan bantuan pemenuhan kebutuhan nutrisi tambahan nutrisi. “Jenisnya berupa beras, telur, makanan tambahan lainnya ada susu,” kata Kepala Sentra Abiseka Agus Hasyim Ibrahim.

Total bantuan disalurkan sebanyak 97 paket untuk para penerima manfaat sesuai usulan dari Dinas Sosial Kota Tanjung Pinang.

Agus Hasyim berharap, bantuan dapat dimanfaatkan di tengah suasana yang mungkin belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid-19. (*)

Flu Singapura, Gejala dan Mencegahnya

0

batampos– Flu Singapura kini ramai diperbincangkan. Para orang tua khawatir penyakit ini meluas dan menulari anak mereka.

Dokter Spesialis Anak DR. Dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) menjelaskan penyakit flu Singapura dalam istilah medis sama dengan Hand Foot and Mouth Diseases (HFMD). Menurutnya, penyakit ini terkait dengan kebersihan dan juga kesehatan lingkungan. “Mencegahnya cuci tangan dan menghindari kontak dengan orang yang sakit,” kata dr. Ariani, Rabu (18/5).

PROKES: Anak-anak harus dipastikan rajin mencuci tangan untuk menekan persebaran virus hepatitis akut. Mencuci tangan juga menjadi salah satu cara untuk mencegah flu Singapura (Frizal/Jawa Pos)

Menurutnya penyakit ini adalah penyakit musiman. Salah satu hal yang sedikit mengkhawatirkan, kata dia, anak-anak yang tertular seringkali tak mau makan.”Yang kadang mengkhawatirkan adalah karena anak tidak mau makan sama sekali kalau banyak sariawan, sehingga risiko kurang gizi dan dehidrasi,” jelasnya.

Dalam laman Kementerian Kesehatan, flu Singapura dikenal dengan Hand Foot and Mouth Diseases (HFMD) atau dalam bahasa Indonesianya dikenal sebagai Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut (TKM), sudah ada sejak tahun 1957 dan pertama kali muncul di Toronto, Kanada.

Orang yang menderita penyakit ini menularkan penyakit selama minggu pertama mengalami sakit. Virus yang menyebabkan Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut dapat ditemukan pada sekresi hidung dan tenggorokan (seperti air liur, dahak, atau lendir hidung), cairan blister (lepuh), dan feses (kotoran) orang yang terinfeksi.

BACA JUGA: Tak Hanya Menyehatkan Tulang, Vitamin D Juga Bisa Mengurangi Risiko Flu

Penyakit ini, menyebar dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui kontak langsung seperti berciuman, berpelukan, atau menggunakan peralatan makan yang sama, batuk dan bersin, kontak dengan kotoran (saat mengganti popok), kontak dengan cairan blister, dan menyentuh benda atau permukaan yang mengandung virus.

Pencegahan yang dapat dilakukan di antaranya adalah selalu mencuci tangan dengan air dan sabun, selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, hindari kontak langsung seperti berpelukan dan tidak menggunakan perlatan makan yang sama dengan orang yang terinfeksi. (*)

reporter: jpgrup

 

Menko Airlangga: Pembukaan Keran Ekspor CPO Disertai Pengawasan Ketat

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (jpg)

batampos – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, pemerintah secara resmi akan membuka kembali keran ekspor crude palm oil (CPO) mulai Senin (23/5/2022).

Ia menegaskan, meskipun ekspor CPO kembali diizinkan, namun akan ada pengawasan secara ketat dari pelaksanaan kebijakan ini.

“Pelaksanaan ekspor oleh produsen (minyak goreng) akan dilakukan pengawasan secara ketat dan terintegrasi oleh Bea Cukai, Satgas Pangan Polri, kementerian lembaga terkait, pemda dan pengawasan melibatkan Kejaksaan Agung,” tutur Airlangga saat konferensi pers, Jumat (20/5/2022).

Menko Airlangga mengatakan, pemerintah akan menindak tegas setiap penyimpangan dalam aturan minyak goreng. Baik pada sektor distribusi maupun ekspor.

Menurut Airlangga, kebijakan pembukaan keran ekspor ini juga akan diikuti kebijakan untuk menjamin ketersediaan bahan baku minyak goreng.

Pemerintah akan menerapkan aturan domestic market obligation (DMO) dan domestic prize obligation pada minyak goreng nasional. Kebijakan ini akan ditentukan oleh Kementerian Perdagangan.

Airlangga mengatakan, setelah pelarangan ekspor CPO, harga dan pasokan minyak goreng di masyarakat sudah kembali aman. Bahkan, pasokan minyak goreng pada April sudah melebihi jumlah kebutuhan per bulan secara nasional.

Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, Kemendag akan menetapkan besaran DMO yang harus dipenuhi produsen serta mekanisme untuk distribusi migor ke masyarakat secara merata.

Ketersediaan pasokan akan terus dimonitor melalui aplikasi digital dari Kemenperin. Distribusi pasar akan menggunakan sistem pembelian berbasis KTP. Hal ini diharapkan agar distribusi minyak goreng bisa tepat sasaran.

“Akselerasi percepatan distribusi migor dengan harga eceran tertentu, pemerintah memberikan penugasan Perum Bulog untuk menyediakan cadangan 10 persen dari total kebutuhan minyak goreng,” tegas Airlangga.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah memberikan pernyataan untuk membuka kembali keran ekspor CPO pada Senin (23/5/2022).

Pembukaan keran ekspor ini untuk menjaga harga tandan buah segar dari petani sawit tetap terjaga. Sebab, setelah pelarangan sementara ekspor CPO dan turunannya akhir April kemarin, harga TBS dari petani sawit terus mengalami penurunan. (*)

Mudik Usai, Penumpang di Bandara Hang Nadim Masih Tinggi

0
Bandara Hang Nadim Batam 1 F Cecep Mulyana
Suasana di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (17/5). F.Cecep Mulyana

batampos – Penumpang yang lalu lalang di Bandara Hang Nadim masih terbilang tinggi, berada di kisaran 12 ribu orang yang datang dan berangkat. Tingginya animo masyarakat ini disebabkan semakin mudahnya dalam melakukan perjalanan.

“Tidak banyak syarat lagi saat ini, kami duga menjadi penyebab kembali ramainya masyarakat menggunakan angkutan udara,” kata General Manager BUBU Hang Nadim, Bambang Soepriono, Jumat (20/5).

Bambang berharap dengan kemudahan dalam melakukan perjalanan domestik ini, jumlah penumpang yang berangkat dan datang bisa kembali seperti sebelum pandemi. Sebab jika industri penerbangan pulih, dapat mendongkrak sektor lainnya. “Semoga saja bisa terus membaik,” ungkapnya.

Tanggal 17 Mei penumpang yang datang sebanyak 6.736 orang dan berangkat 4.888 orang. Tanggal 18 Mei penumpang yang datang 6.829 orang dan berangkat 5.076 orang. Tanggal 19 Mei penumpang datang 6.606 orang dan berangkat 5.321 orang.

Selain mulai kembali normalnya jumlah penumpang. Bambang mengatakan para tenant yang ada di kawasan Bandara Hang Nadim Batam sudah beroperasi 100 persen.

Tingginya animo masyarakat menggunakan transportasi udara di Batam, dibarengi mulai turunnya harga tiket penerbangan ke sejumlah daerah. Rute Batam ke Padang dijual dengan harga Rp 500 ribuan, rute Batam ke Jakarta dijual Rp 700 ribuan, rute Batam ke Pekanbaru dijual harga Rp 400 ribuan, Batam ke Medan tiket dijual dengan harga Rp 600 ribuan.

Berdasarkan Surat Edaran yang terbaru, untuk umur di atas 6 tahun bagi yang sudah vaksin dosis kedua maupun ketiga, sudah tidak perlu lagi menyertakan dokumen negatif Covid berdasarkan pemeriksaan antigen maupun PCR. Lalu, bagi yang baru vaksin sekali, wajib menyertakan dokumen Covid-19 berdasarkan pemeriksaan antigen maupun PCR. Hal yang sama berlaku untuk masyarakat yang tidak dapat di vaksin, dengan alasan memiliki penyakit komorbid.

Sedangkan anak dibawah umur 6 tahun, tidak diwajibkan vaksinasi dan tidak perlu menyertakan dokumen negatif Covid-19. Namun, anak di bawah 6 tahun wajib ada mendampingi selama perjalanan.(*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

1 Desember 2022, Kabupaten Bintan Rayakan Hari Jadi Ke-74 Tahun

0

batampos – Peringatan hari jadi Kabupaten Bintan untuk pertama kalinya akan dirayakan 1 Desember 2022 mendatang. Hal ini menyusul ditetapkannya hari jadi Kabupaten Bintan pada 1 Desember 1948.

Wakil Ketua I DPRD Bintan, Fiven Sumanti. F.Slamet Nofasusanto

“1 Desember nanti, kita akan melihat awal pertama peringatan hari jadi Kabupaten Bintan,” kata Wakil Ketua I DPRD Bintan, Fiven Sumanti.

Fiven mengatakan, pada 1 Desember 2022 nanti, Kabupaten Bintan berusia 74 tahun meski hari jadi Kabupaten Bintan baru ditetapkan pada tahun 2022.

BACA JUGA: DPRD-Pemkab Bintan Tetapkan 1 Desember Hari Jadi Kabupaten Bintan 

Dijelaskan politisi Partai Golkar ini, alasannya karena pemerintah daerah dan DPRD Bintan sepakat mengakomodir semua kejadian sejarah dan pemerintahan yang ada di Kabupaten Bintan.

Dimana, lanjut Fiven, dulunya Kabupaten Bintan bernama Kabupaten Kepulauan Riau. Hingga, akhirnya terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau.

Dijelaskan Fiven juga, penetapan hari jadi Kabupaten Bintan merujuk pada terbitnya Peraturan Komisaris Pemerintah Pusat di Bukit Tinggi Nomor 81/kom/U dengan Peraturan Pembentukan Kabupaten dalam Provinsi Sumatera Tengah yang mulai berlaku semenjak pada tanggal 1 Desember 1948.

Dalam perayaan hari jadi Kabupaten Bintan nanti, Fiven mengatakan, akan digelar berbagai kegiatan mulai paripurna hari jadi Kabupaten Bintan, upacara bendera hingga rencana pegawai menggenakan baju kurung Melayu dan lainnya.

“Akan dibuatkan perbupnya nanti oleh Pak Bupati,” kata Fiven.

Dalam perayaan hari jadi Kabupaten Bintan nanti, Fiven mengatakan, akan digelar berbagai event yang diharapkan mampu mengerakkan ekonomi masyarakat.

“Mudah-mudahan ditetapkan hari jadi ini, Kabupaten Bintan mendapat jati dirinya baik budaya dan sejarah Melayu,” tukas Fiven. (*)

reporter: Slamet

Wali Kota Batam Ajak Para Pendeta untuk Dukung Pembangunan Daerah

0
pemko batam pendeta
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat bersilaturahmi sekaligus membuka Musyawarah Besar (Mubes) IPMB di Golden View. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Para pendeta yang tergabung dalam Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) diajak untuk terus mendukung pemerintah membangun daerah.

Hal itu disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat bersilaturahmi sekaligus membuka Musyawarah Besar (Mubes) IPMB di Golden View, Jumat (20/5/2022).

“Untuk membangun daerah, keamanan nomor satu. Saya mengajak para pendeta agar terus menciptakan rasa aman dan kondisi yang kondusif di Batam ini,” ujar Rudi.

Ia menegaskan, doa dari semua umat dinilai sangat berarti demi kelancaran pembangunan di Kota Batam. Ia menyampaikan, tujuan pembangunan di Batam semata-mata demi kesejahteraan masyarakat.

Beberapa rencana pembangunan tersebut seperti pengembangan Bandara Hang Nadim yang bekerja sama dengan Incheon Korea Selatan.

Lalu, pengembangan dan pelebaran jalan-jalan protokol se-Kota Batam, peningkatan kapasitas dan perluasan Pelabuhan Kargo Batu Ampar dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di kawasan Sekupang.

Selain itu, pembangunan sejumlah infrastruktur yang dapat menjadi daya tarik wisata seperti Taman Rusa di Sekupang dan sebagainya.

“Kalau semua sudah sejahtera, maka syiar agama juga akan lebih nyaman dan fokus,” ujarnya.

Di kesempatan itu, dalam Mubes yang diikuti 270 pendeta itu, Rudi mengucapkan selamat bermusyawarah. Ia berpesan agar IPMB mampu mencari pemimpin yang mampu mengayomi semua.

“Selamat menjalankan mubes, pilih siapa yang tepat, pilih ketua yang bisa mengakomodir semua,” ujarnya.

“Saya berharap, IPMB tetap bisa eksis buat semua umat di Kota Batam dan terus ikut membangun Kota Batam,” katanya.

Sebelumnya, Ketua IPMB, Fresly Sihombing, mengapresiasi Wali Kota Batam dalam membangun daerah.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Batam berkesempatan membuka Mubes IPMB,” ujarnya.(*)