
batampos – Produk UMKM Anambas mulai menembus pasar internasional melalui kolaborasi strategis antara Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas dengan destinasi wisata premium Bawah Reserve.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memperluas pemasaran produk lokal sekaligus meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah kepulauan tersebut.
Ketua Dekranasda Kepulauan Anambas, Sinta, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mengangkat kualitas serta nilai jual produk lokal.
“Kolaborasi ini adalah langkah konkret kami untuk membuka akses pasar internasional bagi produk UMKM Anambas,” ujar Sinta, Jumat (3/4).
Ia menegaskan, pihaknya terus mendorong inovasi dan memperluas jejaring kerja sama agar pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.
“Dengan sinergi bersama Bawah Reserve, kami ingin memastikan produk lokal bisa dikenal dan diminati oleh wisatawan dunia,” tambahnya.
Melalui kerja sama tersebut, berbagai produk kerajinan khas Anambas kini dipasarkan langsung di lingkungan resort eksklusif tersebut. Produk unggulan yang ditawarkan meliputi batik mangrove, kain songket cual, selendang, hingga aneka kerajinan anyaman khas daerah.
Harga produk yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp3 jutaan untuk kategori premium, sehingga wisatawan mancanegara dapat langsung membeli produk lokal berkualitas saat berkunjung.
Tak hanya membuka akses pasar, Dekranasda juga menyiapkan program pembinaan berkelanjutan bagi pelaku UMKM. Program tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, pemenuhan standar internasional, hingga penguatan identitas budaya lokal.
Sementara itu, Manager Public Affair Bawah Reserve, Sali, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah positif dalam mendukung promosi produk lokal ke pasar global.
“Ini juga menjadi bentuk kontribusi kami dalam memberdayakan masyarakat lokal sekaligus melestarikan budaya daerah,” ujar Sali.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan pendapatan pelaku UMKM meningkat seiring terbukanya akses pasar internasional. Selain itu, produk kerajinan khas Anambas juga diharapkan mampu memperkuat citra budaya daerah di kancah global. (*)
Artikel UMKM Anambas Naik Kelas, Produk Masuk Resort Mewah Bawah Reserve pertama kali tampil pada Kepri.









