Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8295

MotoGP Hasilkan Keuntungan Ekonomi Rp 500 Miliar

0
Dinas Pariwisata memaksimalkan potensi di NTB untuk memaksimalkan jumlah akomodasi, agar bisa menampung seluruh penonton MotoGP. (IVAN MARDIANSYAH/Lombok Pos)

batampos – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkirakan pagelaran balap motor kelas dunia MotoGP Mandalika 2022 bakal menghasilkan perputaran ekonomi senilai hingga Rp. 500 miliar dan menyerap 11 ribu tenaga kerja.

”Untuk jangka panjang, lebih dari 50 ribu lapangan kerja akan terbuka melalui berbagai event yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit,” kata Menteri Parekraf/Kepala Baparekraf Sandiaga Uno kemarin (10/2)

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, dirinya akan mengawasi langsung rangkaian tes pramusim Grand Prix Indonesia di sirkuit Mandalika yang akan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 13 Februari.

Lebih dari sekedar perputaran ekonomi, Sandi menyebut penyelenggaraan MotoGP Mandalika juga akan menjadi sarana promosi yang efektif sehingga akan menambah daya tarik atau country branding Indonesia di mata dunia.

Sandi mengajak semua pihak untuk dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mempersiapkan ajang balap MotoGP Mandalika yang akan berlangsung kurang dari 45 hari. Mulai dari hal teknis, infrastruktur, akomodasi, dan transportasi. ”Termasuk yang tidak kalah penting adalah penerapan protokol kesehatan (prokes),” kata Menparekraf Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (10/2/2022).

Seperti diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 sebelumnya menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Sistem Bubble pada Kegiatan MotoGP 2022 di Mandalika.

Seluruh pelaku sistem bubble terkecuali bagi tenaga pendukung hanya diperkenankan melakukan kegiatan di zona yang telah ditentukan pada setiap fasilitas atau sarana prasarana dalam kawasan bubble. ”Kami juga mengajak semua pihak untuk dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mempersiapkan gelaran yang akan memberikan dampak yang besar, baik secara ekonomi maupun non-ekonomi,” paparnya.

Disisi lain, Kementerian PUPR memberikan dukungan infrastruktur. Selain perbaikan akses, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menyatakan bahwa pihaknya mempersiapkan rusun untuk para penonton. Rusun yang dibangun tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti tempat tidur serta lemari pakaian serta kursi dan meja makan.

Iwan menerangkan, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR telah menugaskan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak perguruan tinggi maupun penerima bantuan Rusun untuk segera menyiapkan sarana akomodasi tersebut.

”Hal itu dilaksanakan agar fasilitas yang sudah terbangun bisa dijaga dan dirawat dengan baik sehingga para pengunjung MotoGP juga mendapatkan pelayanan yang baik,” jelas Iwan.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I, Rini Dyah Mawarty menerangkan, salah satu rusun yang dapat digunakan untuk sarana akomodasi dalam penyelenggaraan MotoGP adalah rusun mahasiswa Universitas Islam Al Azhar Mataram, NTB. Rusun tersebut dibangun dengan tipe 24 Pendek setinggi tiga lantai serta jumlah hunian yang sebanyak 43 unit.

Seluruh unit hunian telah dilengkapi dengan fasilitas meubelair seperti tempat tidur, meja belajar dan lemari pakaian. ”Total anggaran pembangunan Rusun tersebut senilai Rp 14,8 Miliar,” terang Rini.

Selain pemanfaatan rusun sebagai tambahan dukungan akomodasi, Kementerian PUPR juga telah membangun sarana hunian pariwisata (Sarhunta) melalui kegiatan peningkatan kualitas hunian layak atau dikenal dengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 915 unit.

Jumlah tersebut terbagi menjadi dua yakni 300 unit di Kabupaten Lombok Tengah untuk mendukung ajang MotoGP di sirkuit Mandalika dan 98 unit di Kabupaten Lombok Utara.

”Untuk yang 398 unit tersebut semua peruntukannya sebagai homestay. Sedangkan sisanya sebanyak 517 unit dilaksanakan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di sepanjang koridor kawasan pariwisata Mandalika,” jelas Rini. (*)

Reporter: JP Group

Mesin-Mesin MotoGP Sudah Meraung di Sirkuit Mandalika

0
Marc Marquez keluar dari garasi Repsol Honda untuk memulai tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. (Bobby Arifin/Jawa Pos )

batampos – Tes pramusim MotoGP kedua di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, resmi dimulai pagi ini. Sejak pukul 09:00 mesin-mesin motor kelas premium sudah terdengar meraung-raung dari arah pitlane.

Semua pembalap satu-satu turun mencicipi trek yang akan melakoni debutnya sebagai tuan rumah MotoGP 20 Maret mendatang itu.

Tes pramusim di Mandalika ini akan berlangsung tiga hari, yakni 11-13 Februari. Setiap harinya, sesi tes akan berlangsung selama delapan jam. Dengan satu kali sesi istirahat makan siang.

Tes pramusim menjadi bagian krusial bagi tim-tim MotoGP sebelum menentukan mesin yang bakal dipakai untuk bertarung mengarungi musim balap 2022.

Sesuai peraturan, MotoGP memberlakukan pembekuan mesin atau engine freeze selama satu musim balapan.

Jadi dari beberapa spesifikasi mesin yang dijajal, akan dipilih satu yang dirasa terbaik. Kemudian mesin-mesin itu akan disegel. Dan baru dibuka jika akan digunakan. Tentu saja harus dengan sepengetahuan MotoGP.

Untuk satu musim, masing-masing pembalap diperbolehkan memiliki cadangan tujuh mesin. Untuk tim yang memiliki hak konsesi, yakni Aprilia, diperbolehkan menggantai sampai sembilan kali.

Dengan pertimbangan itu pula, tim-tim akan memaksimalkan waktu tes pramusim yang hanya lima hari. Yakni, dua hari di Sepang, Malaysia dan tiga hari di Mandalika. (*)

Reporter: JPGroup

Dituntut 8 Tahun Penjara, Direktur PT KAS Minta Bebas

0
838bbad831db9d7868ea705c15672949
Ilustrasi sidang

batampos – Direktur PT Kayla Alam Sentosa (KAS) Indra May, terdakwa perusakan hutan lindung di Kawasan Sei Hulu Lanjai, Nongsa, dituntut 8 tahun penjara. Atas tuntutan itu, Indra May meminta bebas.

Permintaan bebas Indra May disampaikan kuasa hukumnya Yasri Alex dan Petra dalam sidang beragendakan pledoi dari Pengadilan Negeri Batam, Rabu (9/2). Sedangkan Indra Mey mendengarkan pembacaan pledoi itu dari tahanan Rutan. Begitu juga dengan JPU Mega Tri Astuti dan pegawai KLHK yang mendengar agenda sidang secara online.

Dalam pledoi tersebut dijelaskan bahwa sebelum dilakukan pematangan lokasi, di hutan lindung itu telah berdiri rumah penduduk kurang lebih 400 Kepala Keluarga (KK). Disana juga terdapat kebun dan kolam ikan yang dikenal dengan Kampung Yasmin.

Sehingga disimpulkan jika sebelum PT KAS melakukan pematangan lahan, kondisi Hutan Sei Hulu Lanjai telah rusak oleh warga. Apalagi terdapat fakta dulunya hutan tersebut telah banyak berdiri ruli dan kebun.

“Sehingga tuntutan Penuntut Umum yang mengatakan Indra May selaku Direktur PT KAS yang memberi perintah untuk merusak adalah terlalu berlebihan,” ujar Alex di depan majelis hakim yang dipimpin Setyaningsih didampingi hakim Eddy dan Yudit.

Menurut dia, Indra May tak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan jaksa, yakni Pasal 98 ayat (1) jo Pasal 116 ayat (1) huruf b UU RI nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Karena itu, pihaknya meminta majelis hakim membebaskan Indra May dari segala dakwaan dan tuntutan.

“Agar JPU segera membebaskan terdakwa dari rumah tahanan. Atau jika majelis hakim punya pendapat lain, kami mohon putusan yang seadil-adilnya,” tegas Alex.

Atas permintaan bebas terdakwa, JPU Mega meminta waktu kepada majelis hakim untuk menanggapi pledoi atau replik secara tertulis. Majelis hakim pun memberi waktu satu minggu untuk agenda tersebut.

“Baiklah karena JPU meminta tanggapan secara tertulis, maka sidang saya tunda hingga satu minggu,” tegas Setyaningsih.

Usai persidangan, Alex menjelaskan bahwa sebelumnya PN Batam telah memutus perkara atas nama KAS dengan denda Rp 6 miliar. Yang apabila denda tak dibayar dalam satu bulan, maka akan dilakukan penyitaan aset.

Namun selang beberapa bulan sejak putusan inkracht atau berkeluataan tetap, Indra May selaku Direktur juga ditetapkan sebagai tersangka. Dalam persidangan, Indra dinilai terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “Yang memberi perintah untuk melakukan tindak pidana atau orang yang bertindak sebagai pemimpin kegiatan dalam tindak pidana, dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup” sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 98 Ayat (1) Jo Pasal 116 Ayat (1) Huruf B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Indra Mey pun dituntut 8 tahun dan denda Rp 3 miliar yang apabila tak dibayar diganti 8 bulan penjara.

“Pada dasarnya Direktur adalah organ dari perusahaan, yang mana seharusnya kasus diputus dalam berkas yang sama bukan terpisah. Karena Direktur hanya menjalankan atas kemauan perusahaan. Klien kami juga baru bekerja di perusahaan itu selama 3 bulan, jadi tuntutan itu terlalu berlebiha,” imbuh Alex.

Diketahui, kawasan hutan tersebut telah didirikan kavling-kavling untuk perumahan. Dari kegiatan itu, tim berhasil menemukan barang bukti berupa lahan terbuka seluas 6,188 Ha yang dijadikan kavling perumahan.

Dalam melakukan kegiatan pembukaan lahan, terangnya, PT Kayla Alam Sentosa (KAS) menyewa alat berat berupa excavator, bulldozer dan dump truck disewa dari PT Melimin Jaya. Kegiatan pembukaan lahan kavling siap bangun itu, sebutnya, telah dilakukan sejak tahun 2019 lalu. (*)

 

Reporter : Yashinta

 

Berkat Dua Gol Diogo Jota, Liverpool Benamkan Leicester

0
Pemain Liverpool Diogo Jota merayakan gol bersama rekan-rekan satu tim ketika The Reds menang 2-0 atas Leicester City dalam pertandingan liga di Anfield, Liverpool, Inggris, Kamis (10/2). (Craig Brough/Reuters/Antara)

batampos – Diogo Jota mencetak dua gol ketika Liverpool mengalahkan Leicester City 2-0 dalam pertandingan Liga Premier di Anfield, Jumat (11/2) dini hari.

Kemenangan itu membuat The Reds menipiskan ketertinggalan dari pemuncak klasemen Manchester City menjadi sembilan poin. The Reds menyimpan satu pertandingan lebih banyak.

Dilansir dari Antara, Jota mencetak gol setelah kiper Leicester Kasper Schmeichel mementahkan sundulan Virgil van Dijk dari tendangan sudut pada menit ke-34. Tapi bola mantul tepat jatuh kepada playmaker Portugal itu yang tak ayal dia lesakkan ke gawang yang sudah tak terjaga.

Schmeichel melakukan sejumlah penyelamatan gemilang yang menjaga The Foxes tak lagi kebobolan. Itu termasuk mementahkan sejumlah upaya yang dilakukan Mohamed Salah yang baru kembali dari tugas internasional bersama Mesir dalam Piala Afrika 2021.

Namun Jota pula yang akhirnya menggandakan kedudukan pada menit ke-87 lewat tendangan kaki kanannya setelah memperoleh assist dari Joel Matip. (*)

 

Reporter: Antara

Travel Keberatan Rencana Aturan Jumlah Pengiriman Jamaah Umrah

0
Ilustrasi sejumlah calon jamaah umrah di Bandara Soekarno-Hatta. (Fedrik Tarigan/JawaPos)

batampos – Pemerintah berencana mengatur jumlah pengiriman jamaah umrah. Tujuannya supaya tidak terjadi penumpukan jamaah saat keberangkatan maupun kepulangan di bandara Soekarno Hatta Cengkareng. Tetapi rencana ini menuai penolakan dari sejumlah asosiasi travel umrah dan haji.

Diantara asosiasi yang keberatan dengan rencana itu adalah Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (AMPUH) Indonesia. Sekjen AMPUH Wawan Suhada mengatakan rencana pemerintah tersebut bisa jadi didasari dengan niat baik. ’’Tetapi menurut saya dan ampuh, bahwa penerapan pengaturan melalui kuota atau waktu itu, erat hubungannya dengan pasar,’’ katanya di Jakarta kemarin (10/2).

Wawan mengatakan mereka khawatir jika aturan tersebut mengacaukan jadwal tiket yang sudah dipesan. Dia mengungkapkan banyak jamaah maupun travel umrah yang sudah memesan tiket jauh-jauh hari.

Misalnya para travel umrah biasanya sudah memesan tiket sebulan hingga satu setengah bulan sebelum keberangkatan. Dengan adanya penerapan kuota atau ketentuan waktu tersebut, tiket yang sudah dipesan menjadi hangus. ’’Kami khawatir jika apa yang sudah kami pesan jadi berantakan karena ada pengaturan dari pemerintah,” katanya.

Alasan berikutnya pengaturan kuota tersebut, meskipun nanti diserahkan ke asosiasi umrah, dikhawatirkan terjadi monopoli. Travel-travel besar dengan jumlah jamaah banyak, bakal mendapatkan kuota yang besar pula. Sebaliknya travel yang kecil dengan jumlah jamaah sedikit, mendapatkan kuota sedikit.

Menurut Wawan skema itu tidak fair. Dia mengatakan sebaiknya ketentuan pemberangkatan berjalan seperti sekarang. Sesuai dengan jadwal yang disusun oleh masing-masing travel. Yang terpenting jamaah umrah terus diedukasi supaya menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

Soal adanya penumpukan jamaah saat kedatangan maupun keberangkatan, Wawan tidak menampiknya. Persoalan ini bisa diatasi tanpa menerapkan aturan kuota atau penjadwalan khusus. ’’Sebaiknya dibuka bandara lain untuk penerbangan umrah. Sehingga tidak semuanya dari Soekarno Hatta,’’ katanya.

Diantara bandara yang diusulkan untuk dibuka bagi penerbangan umrah adalah Juanda, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Dengan demikian tidak terkonsentrasi semuanya di Jakarta. Kementerian Agama (Kemenag) sudah berkirim surat soal usulan pembukaan bandara lain untuk penerbangan umrah. Tetapi Satgas Covid-19 atau BNPB belum mengizinkannya.

Wacana pemerintah mengatur kuota atau jadwal penerbangan umrah disampaikan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Rabu (9/2) lalu. Dia menyampaikan akan berkomunikasi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas soal penyelenggaraan umrah. Pertengahan Januari 2022 lalu Luhut juga meminta alur perjalanan jamaah umrah diatur supaya tidak menimbulkan penumpukan di bandara. (*)

Reporter: JP Group

Kasus Covid-19 Meningkat, Disdik Kepri akan Evaluasi PTM 

0
Plt Kadisdik Kepri,Darson

batampos-Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri melaporkan adanya peningkatan signifikan Covid-19 di Provinsi Kepri dalam sepekan belakangan ini. Pada 10 Februari 2022, jumlah kasus aktif di Provinsi Kepri tembus pada angka 496 kasus.

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri sebagai leading sector pendidikan untuk jelang SMA/SMK akan mempertimbangkan untuk menyetop proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Provinsi Kepri. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kepri, Darson mengatakan evaluasi akan dilakukan sampai pekan depan.

BACA JUGA: Sekolah Terbebas dari Covid, PTM di Karimun 100 Persen Tetap Dilanjutkan

“Memang sejumlah daerah sudah menerbitkan surat edaran tentang pembelajaran kembali ke dalam jaringan (daring). Namun kita akan membuat keputusan pada pekan depan,” ujar Darson, Kamis (10/2) di Tanjungpinang.

Mantan Kepsek SMA Negeri 4 Tanjungpinang tersebut menjelasakan, Disdik) Kepri mengeluarkan surat edaran (SE) tentang Penetapan Ketentuan Pelaksanaan Pembelajaran (PKPP) di masa pandemi. Adapun edaran tersebut berlaku sampai 14 Februari 2022 mendatang.

“Memang ddalam PKPP terbaru ini, SMA/SMK/Sederajat akan diminta menghentikan sementara pelaksanaan PTM jika ditemukan kasus terpapar Covid-19 di sekolah,” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam menerbitkan SE selanjutnya, pihaknya juga akan meminta saran dan masukan dari Satgas Penanganan Covid-19. Catatan-catatan yang diberikan oleh Satgas akan menjadi rujukan bagi Disdik Provinsi Kepri dalam membuat kebijakan.

”Sekolah-sekolah sejauh ini sudah mempeketat penerapan protokol kesehatan. Karena memang kita tidak ingin terjadinya penularan Covid-19 melalui PTM yang sudah dilakukan,” tutupnya.

Legislator Komisi IV DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin meminta Disdik Kepri untuk membuat keputusan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang. Pihaknya juga tidak ingin, ada kluster yang terjadi dari proses PTM yang sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

“Mekanisme pembelajaran dimasa pandemi sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Pemprov Kepri melalui Disdik tentu harus melakukan penyesuaian atas kebijakan yang sudah ada,” ujar Wahyu Wahyuddin, Kamis (10/2). (*)

Reporter: Jailani

Perbaikan Titik Longsor Seraya Atas Masuk Pembahasan BP Batam

0
Jalan Amblas 2 F Cecep Mulyana e1644416926453
Jalan amblas yang terkikis air hujan terlihat ditepi jalan Yos Sudarsoa, Rabu (9/2). Kondisi jalan ini bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas jalan tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kondisi Jalan Yos Sudarso atau tepatnya Seraya Atas kondisnya sangat memprihatinkan. Pasalnya, di ruas jalan ini terdapat satu titik yang rawan longsor. Terlebih, saat musim hujan seperti sekarang, area tanah yang terkikis hujan makin lebar dan hampir menyentuh aspal di badan jalan.

Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan, dan Transportasi Massal BP Batam Boy Sasmita mengaskan, titik rawan longsor yang berada di Seraya Atas tersebut telah masuk dalam pusat perencanaan BP Batam tahun 2022. Perbaikan itu, kata Boy, saat ini telah masuk dalam tahapan pembahasan.

“Sudah sampai sejauh itu (pembahasan) proses di BP Batam,” ujarnya, Kamis (10/2).

Terkait dengan penanggulan awal untuk di titik longsor itu serta pembahasan yang telah dilakukan, Boy mengaku belum dapat informasinya.

“Nanti akan saya sampaikan lagi udah sejauh mana pembahasannya dan apa penanggulangan awalnya,” tutupnya.

Berita sebelumnya, kondisi jalan tersebut sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan, warga telah memasang ban dan ranting pohon di sekitar lokasi sebagai penanda tepian jalan itu sangat dekat dengan bibir jurang. Pihak kepolisian juga turut memasang spanduk imbauan agar pengendara waspada dan hati-hati di lokasi.

“Sekarang musim hujan, bibir jalan itu sangat dekat dengan jurang. Ini sangat berbahaya,” ujar Rizki, salah seorang pengendara.

Menurut dia, kondisi jalan tersebut semakin buruk karena aktivitas kendaraan angkutan berat yang melintas.

“Yang lewat di sini banyak truk muatan berat dan kontainer. Kalau semakin dibiarkan, akan cepat longsor dan menimbulkan korban,” kata warga Bengkong ini. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan untuk Puskesmas Terbaik di Batam

0
BPJS Kesehatan Anev Puskesmas
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriad, berfoto bersama dengan kepala puskesmas Kota Batam yang mendapatkan penghargaan. Foto: BPJS Kesehatan untuk Batam Pos

batampos – BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) khususnya Puskesmas sebagai mitra yang melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady, mengatakan, ikegiatan ini dilakukan pihaknya dalam rangka evaluasi kinerja FKTP berdasarkan indikator KBK yang menjadi dasar pembayaran kapitasi.

Indikator tersebut antara lain adalah angka kontak, rasio rujukan non spesialistik, dan peserta Prolanis terkendali.

“Tujuannya untuk reminder Puskesmas akan pentingnya pencapaian target. Karena hal tersebut bertujuan untuk memastikan biaya kapitasi yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan dengan pencapaian kinerja Puskesmas yang bersangkutan,” kata Iwan.

Sebagai salah satu bentuk apresiasi, pihaknya memberikan penghargaan kepada beberapa Puskesmas yang memperoleh nilai tertinggi pada beberapa indikator penilaian.

“Ada beberapa kriteria yang menjadi dasar penilaian BPJS Kesehatan bersama Tim Penilai. Contohnya Puskesmas dengan nilai kepatuhan terbaik yang dinilai berdasarkan kendali mutu dan kendali biaya yakni pemanfaatan antrean online, kontak tidak langsung, Walkthrough Audit (WTA), Program Rujuk Balik dan lain-lain. Masing-masing award ada kriterianya,” ujarnya.

Iwan berharap, kegiatan monitoring dan evaluasi serta award yang diberikan kepada Puskesmas sebagai bagian dari FKTP mitra BPJS Kesehatan ini dapat memberikan semangat baru untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS.

Pimpinan Puskesmas Tanjung Sengkuang, dr. Deny Zulia, mengatakan, pihaknya bekerjasama dan berkolaborasi dengan baik demi mencapai hal tersebut.

“Kalau ada program yang mengharuskan turun ke lapangan, untuk input di Pcare itu pasti dibantu. Begitu juga ketika ada kegiatan Prolanis, laporannya juga pasti dikerjakan bersama. Tidak hanya poli yang bersangkutan, tapi seluruh tim Puskesmas,” kata Deny.

Ia berharap dengan award yang didapat, pihaknya dapat meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS.

Puskesmas Tanjung Sengkuang memperoleh 3 penghargaan sekaligus yakni Puskesmas dengan pemanfaatan antrean online terbaik, sarana dan prasarana terlengkap serta Puskesmas terbaik tahun 2021.

Berikut pemenang award kategori Puskesmas tahun 2021. Pemenang Nilai Kepatuhan Terbaik: Puskesmas Kampung Jabi, Pemenang Nilai Rasio Rujukan Terbaik: Puskesmas Galang, Pemenang Nilai KBK Terbaik : Puskesmas Bulang, Pemenang Pemanfaatan Antrean Online Terbaik : Puskesmas Tanjung Sengkuang, Pemenang Pemanfaatan Mobile JKN Terbaik : dr Eka Maya Sari Pane Puskesmas Botania.

Sedangkan Pemenang Prasarana dan Sarana Terlengkap : Puskesmas Tanjung Sengkuang, Pemenang FKTP BPJS Kesehatan Puskesmas Kota Batam: Puskesmas Sei Pancur, Pemenang Puskesmas Terbaik Kota Batam: Puskesmas Tanjung Sengkuang.(*)

Reporter: Messa Haris

Datangkan 42 Pesawat Tempur dan Dua Unit Kapal Selam

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis Florence Parly di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/2/2022). Dalam pertemuan tersebut, Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Sementara itu, Parly didampingi oleh Duta Besar Republik Prancis untuk Republik Indonesia Olivier Chambard.. (LUKAS SETPRES)

batampos – Kerja sama bidang pertahanan antara Indonesia dengan Prancis semakin kuat. Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan hal itu usai menerima kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Perancis Florence Parly di Jakarta kemarin (10/2). Penguatan kerja sama bidang pertahanan di antara kedua negara meliputi banyak hal. Termasuk yang berkaitan dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Jokowi menerima kunjungan Parly di Istana Merdeka. Kepala Negara menyambut baik penandatanganan beberapa nota kesepahaman (MoU) kerja sama pertahanan. Dalam hal ini termasuk kerja sama maintenance, repair, and overhaul (MRO), pengembangan kapal selam, pengadaan satelit, hingga produksi amunisi kaliber besar. “Saya harap kerja sama pertahanan tidak hanya terfokus pada pembelian alutsista, namun juga memikirkan pengembangan dan produksi bersama, alih teknologi, serta investasi di bidang industri pertahanan,” katanya.

Selain itu, dia juga berharap negosiasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dengan Uni Eropa dapat mengalami kemajuan di bawah presidensi Prancis di Uni Eropa. Di saat yang sama, Jokowi meminta dukungan Prancis terhadap presidensi G20 Indonesia.

Pembahasan lainya adalah terkait kerja sama Indo-Pasifik. Jokowi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah sepakat untuk menjadikan Indo-Pasifik sebagai kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera. Untuk itu, penguatan kerja sama ekonomi diperlukan. Mantan Walikota Solo itu juga meminta dukungan Prancis agar olahraga pencak silat dapat masuk dalam pertandingan ekshibisi pada Olimpiade 2024 di Paris, Prancis.

Sebelumnya, usai menerima Parly di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia sudah berkomitmen belanja alutsista dari Perancis dengan jumlah yang cukup signifikan. ”Untuk multirole combat aircraft, kita rencananya akan mengakuisisi 42 pesawat Rafale,” terang dia. Untuk tahap awal, kemarin telah ditandatangani kontrak pertama untuk akuisisi enam unit pesawat tempur tersebut.

Prabowo memastikan, dalam waktu dekat kedua pihak akan kembali menandatangani kontrak untuk akuisisi 36 pesawat tempur Rafale dari Prancis ke Indonesia. ”Dengan dukungan latihan persenjataan dan simulator-simulator yang dibutuhkan,” beber dia. Dengan begitu, sudah dapat dipastikan bahwa TNI AU akan mendapat tambahan banyak pesawat tempur untuk memperkuat skadron tempur yang mereka punya.

Pengadaan pesawat tempur itu diikuti dengan MoU kerja sama antara PT Dirgantara Indonesia dengan Dassault Aviation. ”Untuk maintenance, repair, dan overhaul pesawat Prancis yang akan digunakan atau sudah digunakan oleh Indonesia,” jelas orang nomor satu di Kemhan itu. Selain Rafale yang masih dalam tahap pengadaan, Indonesia sudah menggunakan helikopter angkut sedang buatan Airbus. Yakni helikopter Caracal.

Tidak hanya pesawat tempur, Indonesia juga berniat menambah kapal selam dari Prancis. ”Kami telah menandatangani MoU kerja sama di bidang research and development tentang kapal selam antara PT PAL dengan Naval Group dari Prancis,” terang Prabowo. MoU tersebut, lanjutnya, mengarah pada rencana pembelian kapal selam Scorpene. Total Kemhan sudah mengincar dua unit kapal selam buatan Prancis itu untuk memperkuat TNI AL.

Tentu rencana pengadaan itu juga dilengkapi dengan suku cadang yang dibutuhkan untuk operasional kapal selam tersebut. Kerja sama lain yang turut disepakati kemarin antara PT LEN dengan Thales Group untuk pengadaan satelit pertahanan. Kemudian kerjasama antara PT Pindad dengan Nexter Munition. ”Untuk manufacturing daripada munisi persenjataan darat dan munisi kaliber besar,” bebernya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa Kemhan mendukung penuh rencana pengembangan 2 + 2 yang melibatkan Kemhan dan Kemlu kedua negara. ”Guna lebih mempererat dan meningkatkan kerja sama bilateral,” kata mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu. Dia optimistis, ke depan hubungan baik antara Indonesia dengan Prancis yang sudah terjalin sejak 1950 akan semakin kuat.

Selain bertemu Jokowi dan Prabowo, Parly juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Isu presidensi menjadi bahasan kedua menteri pada sore kemarin (10/2).

Isu presidensi ini, menurut Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BDSP) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Achmad Rizal Purnama, menyangkut sinergitas dari presidensi dari masing-masing negara. Di mana, Prancis tengah menjadi presidensi Uni Eropa untuk semester pertama 2022, sedangkan Indonesia memegang keketuaan G20 mulai Desember 2021.

”Bagaimana kedua presidensi ini dapat bersinergi menghasilkan sesuatu yang baik, khususunya dalam menangani pandemi dan percepatan pemulihan ekonomi,” ujarnya dalam press briefing Kemenlu, kemarin (10/2). Termasuk, lanjut dia, harapan agar Indonesia dapat membuat perubahan signifikan pada perundingan Indonesia-Europe Union CEPA saat Presidensi Prancis di Uni Eropa.

Selain itu, dibahas pula mengenaio implementasi mekanisme 2+2 atau pertemuan Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri dari masing-masing negara. platform ini bakal dijadikan dasar Indonesia dan Prancis dalam mengembangkan sinergi kebijakan luar negeri dan pertahanan. Sehingga dapat berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas Kawasan, serta dunia.

Rizal mengungkapkan, pembahasan permasalahan politik luar negeri dan pertahanan keamanan di satu forum ini tentu mengilustrasikan seberapa tingginya tingkat hubungan kedua negara.rencananya, 2+2 dengan Prancis akan dimulai pada 2023.

”Indonesia, sebagai pemain kunci yang menginisiasi kerja sama Indo-Pasifik, menjadi sangat penting digandeng oleh Prancis, sehingga forum ini terbentuk,” paparnya.

Di sisi lain, Parly menyampaikan bahwa pihaknya juga berkomitmen mendukung pengembangan industri pertahanan di Indonesia. ”Oleh karena itu, dengan suka cita saya menyambut baik penandatangan MoU tadi (kemarin, Red) dan juga penandatanganan pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Indonesia,” ungkap dia. Pihaknya turut senang karena bisa menjadi bagian dalam modernisasi alutsista Indonesia.

Menurut Parly, Rafale adalah pilihan yang tepat bagi Indonesia. Sebab, secara teknis dan operasional pesawat tempur tersebut sudah menunjukkan keunggulannya. ”Dan telah menjalani tugasnya di sejumlah medan yang sangat menantang,” kata dia. Karena itu, pihaknya juga ingin kontrak yang sudah ditandatangani kemarin segera diaktifkan. ”Untuk meluncurkan proses produksi dan agar Indonesia dapat memanfaatkan pesawat Rafale dan sarana yang luar bisa dalam waktu dekat,” tambahnya. (*)

Reporter: JP Group

Warga Wadas Trauma Melihat Polisi

0
Polisi mengamankan sejumlah orang dari kompleks Masjid Nurul Huda, Wadas, Purworejo, yang menjadi tempat berkumpulnya warga penolak penambangan kemarin. (JAWA POS RADAR PURWOREJO)

batampos – Aparat yang masih berada di Desa Wadas menjadi intimidasi tersendiri untuk warga. Rasa trauma akibat pengepungan dan penangkapan tanpa alasan membuat sejumlah warga memilih mengungsi. Anak-anak Desa Wadas yang paling membutuhkan perhatian, hanya melihat mobil polisi pun mereka ketakutan.

Seorang warga yang enggan namanya disebutkan menceritakan kondisi Desa Wadas paska kejadian pengepungan. Dia menuturkan, Rabu malam (9/2) warga mendengar pengumuman dari dari polisi menggunakan toa. Polisi yang berkeliling desa untuk meminta warga menyerahkan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) PBB dan kartu keluarga. “Tapi, setahu saya warga tidak ada yang menyerahkan. Mungkin itu untuk mengetahui luas tanah warga,” jelasnya.

Lalu, ada warga yang mengalami hal tidak menyenangkan. Seperti, polisi yang masuk ke rumah warga untuk membuat kopi dan teh sendiri, menggunakan sepeda motor warga untuk penerangan hingga aki tekor, membuang sampah di depan rumah warga dan nongkrong di beberapa sudut desa sembari tertawa-tawa keras. “Kejadian-kejadian itu menjadi intimidasi tersendiri untuk warga,” tuturnya.

Karenanya, banyak warga yang yang memutuskan mengungsi ke rumah saudara. Karena merasa tidak aman di rumahnya sendiri. “Jumlah warga yang mengungsi ini saya tidak mengetahui, semua cari aman sendiri-sendiri,” ujarnya.

Namun, kebanyakan yang mengungsi adalah ibu-ibu yang memiliki anak balita. Dia sendiri juga mengaku telah mengungsi ke rumah saudara. “Saya mengungsi juga tadi pagi,” ungkapnya.

Yang paling mengkhawatirkan adalah kondisi anak-anak di Desa Wadas. Menurutnya, kebanyakan anak-anak mengalami rasa trauma. Hal itu terlihat saat anak-anak melihat mobil polisi, banyak yang langsung menutup mata menggunakan tangan. “Anak-anak TK dan SD yang trauma,” keluhnya.

Dia menuturkan, rasa trauma itu kemungkinan besar dikarenakan melihat bapaknya ditangkap polisi tanpa alasan di rumah sendiri. “Saya khawatir rasa trauma ini akan mempengaruhi pertumbuhan anak, bahkan sampai dewasa,” ujarnya.

Karena kondisi itulah kebanyakan anak-anak warga Desa Wadas tidak berangkat sekolah. Sebab, mereka merasa tidak aman bila berada di luar. “Apakah aman kalau di luar,” tanyanya.

Menurutnya, yang juga dikeluhkan adalah keberadaan preman yang entah dari mana. Polisi yang berada di Desa Wadas bukannya mengusir para preman, namun justru bersikap diam. “Harusnya mereka diusir,” ujarnya.

Sementara relawan Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas Insin Sutrisno menuturkan, atas berbagai kejadian intimidasi dan kekerasan yang terjadi di Desa Wadas, warga memiliki empat tuntutan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfi. “Pertama, menghentikan pertambangan di Desa Wadas,” ujarnya.

Lalu, menarik aparat kepolisian dari Desa Wadas. Lalu, hentikan kriminalisasi dan intimidasi aarat terhadap warga Desa Wadas. “Terakhir usut tuntas tindakan kekerasan yang dilakukan apara kepolisian di Desa Wadas,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Di sisi lain, Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyebut pernyataan Mahfud MD terkait proses penangkapan warga tidak sesuai dengan kejadian di lapangan. Menurutnya, pernyataan itu tidak bisa menjadi pegangan. “Menkopolhukam mengatakan polisi sudah bertindak sesuai prosedur untuk menjamin keamanan masyarakat. Sebenarnya yang dijamin adalah keamanan pejabat negara yang turun ke lokasi,” ujar Usman dalam konferensi pers virtual, kemarin.

Usman menjelaskan kekerasan aparat benar terjadi di lapangan. Dia juga menegaskan tidak benar jika dikatakan polisi sudah bertindak atas permintaan untuk pengawalan keamanan masyarakat agar tidak terjebak pada konflik horizontal. Menurutnya, pengawalan polisi di lapangan adalah untuk menjaga keamanan pejabat dan aparat pemerintah yang turun ke lokasi. “Benar ada perbedaan pendapat secara horizontal di kalangan warga, tapi itu disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang terburu-buru memaksakan proyek strategis nasional,” tutur Usman.

Sementara itu, Manajer Kampanye Tambang dan Energi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nasional Tri Jambore Christanto melihat peristiwa yang terjadi di Wadas merupakan buntut terbitnya izin penunjukan lokasi (IPL) proyek bendungan Bener yang bias. Dalam IPL itu tercantum bahwa sebagian wilayah di Wadas jadi lokasi kuari yang menyuplai bahan material proyek bendungan.

”Kenapa bias? Karena di praktik untuk kepentingan umum itu mestinya dipisahkan antara kebutuhan proyek kepentingan umum dengan tempat material dimana kebutuhan itu diambil,” jelasnya saat dihubungi Jawa Pos, kemarin. Rere –sapaan akrabnya – menyebut lokasi kuari itu mestinya masuk dalam konteks pertambangan yang terpisah dengan proyek bendungan. ”Tapi ini (IPL) jadi satu.”jelasnya.

Selama ini masyarakat menyuarakan penolakan atas penunjukan Wadas sebagai lokasi kuari. Bukan menolak proyek bendungan Bener yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Wadas. Penolakan itu bukan tanpa dasar. Merujuk kajian Walhi Jogja, mayoritas penduduk Wadas merupakan petani yang hidup dari mengelola kawasan tersebut. ”Turun-temurun mereka mengelola,” ujarnya.

Rere menggarisbawahi persoalan IPL harus dibaca kembali sebagai akar masalah. Dia mencontohkan proyek strategis nasional (PSN) untuk kepentingan umum lain yang memisahkan antara lahan untuk kebutuhan proyek dan lokasi pertambangan. Misal, jalan tol. ”Kalau bikin jalan tol, (area) jalan tol-nya sendiri, (izin) pertambangannya sendiri,” terang eks Direktur Eksekutif Walhi Jatim itu.

Walhi meminta IPL itu juga harus memperhatikan unsur keberatan masyarakat dalam analisis mengenai dampak lingkungan hidup (amdal). Sejauh ini, kata dia, amdal yang menjadi dasar penerbitan IPL itu sama sekali tidak mencantumkan penolakan masyarakat atas lokasi tambang. ”Padahal penolakan itu menjadi acuan apakah amdal bisa diloloskan atau tidak,” imbuhnya. (*)

Reporter: JP Group