Sabtu, 27 Juni 2026
Beranda blog Halaman 8392

Otak dan Udang Goreng Favorit Inggit Garnasih

0
Foto Presiden ke-1 RI Soekarno terpajang di dinding warung milik Ma Eha di Pasar Cihapit, Bandung,

Di Bandung, Bung Karno berjumpa istri keduanya, Inggit Garnasih. Di sana pula kiprah politiknya kian luar biasa. Namun, Kota Kembang juga menyimpan memori indah tentang petualangan kuliner Sang Proklamator. Warung Nasi Bu Eha salah satunya.

SAHRUL YUNIZAR, Bandung

MAHASISWA dan mereka yang pernah berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) pasti mengenal Ma Eha. Atau, setidaknya pernah mendengar namanya. Dia adalah pemilik Warung Nasi Bu Eha. Itu adalah warung langganan mahasiswa ITB. Lebih tepatnya, unit pertolongan pertama bagi mahasiswa-mahasiswa kere yang kelaparan. Pendeknya, mereka yang sampai harus utang dulu untuk makan.

Ma Eha bagaikan juru selamat bagi para mahasiswa tersebut. Dia juga tidak pernah menolak kedatangan mereka. Di warung nasi yang dia kelola, para mahasiswa itu boleh makan sesukanya meski kantong mereka bolong. Bayarnya boleh saat kiriman uang dari kampung sudah tiba.

Layaknya warung makan lain di Bandung dan sekitarnya, Ma Eha menyajikan menu khas Sunda. Ada sayur lodeh, pepes ikan, pepes ayam, ayam goreng, tahu dan tempe goreng, gepuk, sambal dadak, juga lalapan. Pembeli yang datang boleh mengambil nasi sepuasnya, pun demikian lauknya. Pola itu tidak berubah sejak kali pertama Ma Eha membuka warungnya.

Mereka yang sudah menjadi pelanggan di warung itu tidak akan kagok saat butuh makan banyak. Sebaliknya, mereka juga tidak takut kekurangan jika terlalu sedikit mengambil nasi dan lauk. Sebab, mereka bisa nambah lagi.

Lokasi warung yang tidak pernah pindah dari awal berdiri juga memudahkan pelanggan untuk berkunjung. Warung Nasi Bu Eha berada di Pasar Cihapit, Bandung. Letaknya memang agak ke dalam. Dari parkiran pasar, pengunjung harus menyusuri lorong dengan berjalan kaki sekitar lima menit lebih dulu.

Warung legendaris itu selalu ramai pengunjung meski lokasinya tidak persis di pinggir jalan raya. Bahkan, banyak yang bukan mahasiswa atau almamater ITB yang menyempatkan datang ke warung tersebut. Mereka penasaran dengan warung nasi yang menjadi langganan para pejabat Jawa Barat itu.

Jauh sebelum menjadi warung favorit para pejabat atau mahasiswa, masakan Ma Eha lebih dulu memikat Bung Karno. Inggit kerap memesan masakan dari warung tersebut. Baik untuk dia konsumsi sendiri maupun untuk disantap bersama keluarga. Jika Bung Karno sedang singgah ke Bandung, Inggit menyuguhkan masakan Sunda buatan Ma Eha di rumah.

’’Biasanya otak sama udang, udang goreng,” ungkap Ma Eha tentang masakan favorit Inggit. Kepada Jawa Pos yang menemuinya pada 11 Desember 2021, perempuan 90 tahun itu mengatakan bahwa Bung Karno memang belum pernah datang langsung ke warungnya. Tapi, masakan Ma Eha berkali-kali disantap Sang Bapak Bangsa tersebut.

Kebanggaan itu Ma Eha abadikan dengan memajang foto Bung Karno pada salah satu sudut warungnya. Sepanjang ingatan ibu tujuh anak tersebut, selain Inggit, dua putra Bung Karno juga beberapa kali memesan masakan dari warungnya. Mereka adalah Guntur Soekarnoputra dan Guruh Soekarno Putra.

Meski tidak rutin membeli, masakan Ma Eha cocok dengan selera keluarga Bung Karno. Itu jelas menjadi kebanggaan bagi Ma Eha dan keluarganya. Meski demikian, Ma Eha selalu memperlakukan semua pembeli dan pelanggan warungnya dengan istimewa. Kepuasan mereka adalah kebahagiaan Ma Eha. Karena itulah, di usia yang sudah sepuh, Ma Eha tetap mengawasi dapur warungnya.

Ma Eha mengarahkan, mencicipi, dan memastikan rasa semua masakannya lezat. Enak dan bisa membuat lidah para pelanggannya berdansa. Meski sebagian besar pengunjung warungnya adalah pelanggan dan mereka yang benar-benar ingin menikmati masakan Ma Eha, ada pula yang sekadar datang dalam rangka membuat konten hiburan.

’’Almarhum Kang Oded sering ke sini. Kang Emil (Ridwan Kamil, Red) juga suka datang,” kata Ma Eha. Karena urusan warung, termasuk masak-memasak, sudah ditangani putra-putrinya, kini kegiatan Ma Eha hanyalah menemani pelanggan dan mengajak mereka ngobrol.

Mak Eha menunjukkan masakan Sunda yang resepnya dia ciptakan. Kini, ma Eha tidak ikut sibuk di dapur.Setiap hari dia menyapa pelanggan.

Dalam aktivitas itulah, biasanya Ma Eha menceritakan kisah-kisah lama seputar warung tersebut dan pelanggannya. Nostalgia. Tono, salah seorang pelanggan, mengatakan bahwa ngobrol dengan Ma Eha adalah hal yang sangat dia nikmati di warung tersebut. ’’Resep (Suka, Red) kalau ke sini itu Ma suka ngajak ngobrol. Malah lebih lama ngobrol daripada makannya,” ucapnya.

Ma Eha tidak hanya menyapa mereka yang pelanggan lama. Dengan tekun, dia menghampiri hampir semua meja. Pengunjung yang baru kali pertama singgah ke warungnya pun tidak luput dari keramahannya. ’’Gimana masakannya, enak atau nggak? Apa kurangnya?” katanya.

Warung Nasi Bu Eha buka setiap hari kecuali Minggu. ’’Tanggal merah juga buka. Malah rame banget kalau tanggal merah,” kata Ma Eha. Warung yang buka dari pagi buta itu selalu ramai pada jam sarapan dan makan siang. Dan pada jam-jam sibuk tersebut, Ma Eha juga berada di warungnya setiap hari.

’’Ma enggak bisa dilarang. Selama bisa, maunya kerja,” kata Yusup, salah seorang anak Ma Eha. Sebagai anak, dia sebisanya ikut membantu dan mengawasi. Dia juga bertekad meneruskan cita-cita ibunya untuk tetap melestarikan warung nasi di dalam pasar tersebut.

Jadikan Bung Karno Brand Warungnya

Merekat rangkaian memori dari tiap pelanggannya. Begitulah cara Ma Eha mengelola warung nasi miliknya. Kekuatan kenangan pula yang membuat warung nasi sederhana di tengah-tengah Pasar Cihapit, Kota Bandung, Jawa Barat, itu bertahan.

Sejarawan Universitas Padjadjaran Fadly Rahman menyebut Ma Eha sebagai sosok yang piawai merawat memori. Lebih dari itu, dia pun pandai merawat tiap keping memori tersebut sehingga para pelanggan selalu rindu datang lagi ke Warung Nasi Bu Eha yang dikelolanya. ”Itu adalah kemampuan merawat memori,” kata penulis buku Jejak Rasa Nusantara tersebut kepada Jawa Pos pada awal Maret.

Tiap kali ada pelanggan yang datang, Ma Eha menyajikan makanan favoritnya sambil menemaninya berbincang. Tiba-tiba saja warung nasi itu seperti terlempar ke masa lalu. Masa-masa ketika Ma Eha dan si pelanggan masih lebih sering bertemu pada jam-jam makan.

Ma Eha memang kemudian menjadi alasan tersendiri bagi para pelanggan untuk kembali ke warung tersebut. Sapaan hangat dan interaksi yang diciptakan Ma Eha lewat perjalanan dari meja ke meja, kursi ke kursi, di dalam warung itu, menggarisbawahi kembali kenangan antara si pelanggan dan dirinya.

Bagaimana dengan pelanggan baru? Ma Eha akan tetap mendatangi dan mengajak bicara. Istilahnya, menciptakan kenangan. Dalam pertemuan pertama, Ma Eha tidak akan pelit berbagi tentang sejarah warungnya. Ya pasti tentang Bung Karno juga. Sebab, presiden pertama RI itu adalah pelanggan tetap. Sampai sekarang, foto Sang Proklamator masih melekat pada salah satu dinding warung.

Bung Karno memang belum pernah datang langsung ke Warung Nasi Bu Eha. Tapi, dia adalah fans masakan Sunda yang menjadi kekuatan warung tersebut. ”Memang yang dimunculkan oleh Ma Eha itu merupakan satu bentuk pencitraan,” imbuh Fadly.

Kepada para pelanggan warung, Ma Eha mem-branding warungnya agar identik dengan Bung Karno. Menurut Fadly, di situ letak kehebatan Ma Eha. Dia mampu mengelola warung nasi sederhana, yang menghidangkan makanan Sunda pada umumnya, menjadi warung yang luar biasa. ”Melegenda di Cihapit,” ucapnya. (*)

Central Group Beri 1 Unit Villa Kepada Pembeli yang Beruntung

0
properti central group
Ilustrasi. Central Group akan memberi 1 unit Villa kepada pembeli yang beruntung dalam pembelian unit rumah di Serenity Central. Foto: Central Group untuk Batam Pos

batampos – Central Group akan memberi 1 unit Villa kepada pembeli yang beruntung dalam pembelian unit rumah di Serenity Central.

Hadiah itu diberikan Central Group sebagai rasa bangga atas terjual habisnya unit Serenety Central tahap pertama meski dimasa pandemi Covid-19.

Direktur Sales & Marketing Central Group, Samuel Jason mengatakan tekanan pandemi banyak mempengaruhi perputaran ekonomi.

Beberapa sektor usaha terdampak, tak terkecuali konstruksi yang didalamnya termasuk properti.

Namun, Central Group sebagai pengembang properti terpecaya di Batam justru berjaya dengan Serenity Central.

“Luxury villa and resort yang berada di kawasan vital Sekupang Batam habis terju. Tahap 1 Serenity Central sebanyak 83 unit ternjual hanya dalam waktu 2 Jam saja,” ujar Samuel.

Menurut dia, Serenity Central merupakan kolaborasi perusahaan antara Central Group dengan TDW Property milik Tung Desem Waringin. Dengan sold out-nya tahap 1 ‘Cluster Rosewood’ Serenity Central ini menunjukkan besarnya animo masyarakat yang melek investasi dan hunian.

Hal ini juga didukung dengan reward yang didapatkan, yaitu “The Best Housing Project With Resort Design Concept” untuk serenity Central dan “The Best Developer in Batam Kategori Developer And Phenomenal Figure” Februari lalu melalui event Indonesia Property And Bank Award (IPBA) ke XVI dan INdonesia MyHome Award-V yang digelar di Jakarta.

“Dengan sold out-nya tahap 1 Serenity Central, ini membuktikan bahwa Central Group tidak hanya memberikan rumah, tetapi memberikan hunian yang nyaman dengan beragam fasilitas mewah, salah satunya infinity pool terpanjang di Asia dengan 184m yang mengalahkan marina bay sands yang memiliki panjang 146m,”jelas Samuel.

Masih kata Samuel, Central Group juga memberikan ‘nilai tambah’ kepada semua pembeli di Serenity Central, seperti beberapa fasilitas yang ada di Serenity Central yaitu Panoramic Sky Deck, Sport And Relaxing Area, Amphitheater Garden Dll.

Tidak dapat dipungkiri juga bahwa dengan adanya perbedaan dramatis dan nilai tambah yang diberikan oleh Central Group sendiri, terbukti dimasa pandemi ini Central Group justru mengalami peningkatan penjualan sebanyak 13x lipat.

“Di awal tahun ini juga telah meluncurkan 2 proyek sebelumnya, seperti Summer Hills dari Central Hills dan Central Batuaji,” sebutnya.

Sebagai komitmen dan rasa banga, pada 19 Maret ini Central Group akan memberikan 1 unit villa kepada pembeli yang beruntung. Tidak hanya villa, ada beberapa hadiah besar lainnya yang juga dibagikan kepada pembeli.

“Villa dan hadiah lainnya ini akan kami berikan kepada orang yang beruntung pada saat mereka mengikuti event NUP 5 maret lalu,” jelas Samuel.(*)

Reporter: Yashinta

Berikut Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Batam Hari Ini

0
PLN Batam Panaran
Ilustrasi pembangkit PLN Batam. bright PLN Batam kembali melakukan pemadaman bergilir di beberapa area di Kota Batam. Pemadaman dilakukan karena adanya gangguan pembangkit Mitra Energi batam (MEB) unit 1. Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – bright PLN Batam kembali melakukan pemadaman bergilir di beberapa area di Kota Batam. Pemadaman dilakukan karena adanya gangguan pembangkit Mitra Energi batam (MEB) unit 1.

Berikut jadwal pemadaman bergilir yang dilakukan brigth PLN Batam:

1. Pondok Pelangi 2 Beton
2. Pondok Pelangi 1
3. Pondok Pelangi 3
4. Graha Permata 3 Cluster Bougenville
5. Queen Shoutlink Tiban
6. Graha Permata Indah 2
7. Graha Permata Indah 1 Cluster Cendana
8. Perumahan Harapan Indah/Villa Sampurna 1
9. Tiban Berlian
10. Tiban Indah Permai Tahap 4
11. Perumahan Tiban Global
12. Cipta Land
13. Cipta Land Cluster Melati
14. Tiban Point
15. Cipta Land Cluster Kamboja
16. Pasar dan Ruko Cipta Land
17. Ciptaland Dahlia dan Alamanda
18. Cipta Land Blok Anyelir dan Seruni
19. Perum Ciptaland Lavender
20. The Residance
21. Tiban Mansion
22. Tiban Makmur
23. Mutiara Garden
24. Tanjung Sakinah
25. KSB Tiban Pajak Ulil Albab (Padmounted)
26. Niaga Winner Manggrove Millenium
27. Rhabayu Oceanic
28. Pesona Rhabayu
29. Airis Tiban
30. Tiban Pajak
31. Tiban Riau Bertuah 2
32. Perum Taman Melati Raya
33. Tiban Persero/Tiban Riau Bertuah 3
34. Tiban Riau Bertuah
35. Perum Gading Mas
36. Pondok Awal Indah
37. Villa Alam Lestari
38. Delta Villa
39. Sun Beach Portal
40. Sun Beach Beton
41. Graha Permata Indah Cluster Bulqis
42. Summer Coast
43. Central Raya Tiban
44. Green Bay dan sekitarnya
45. Indosat Mata Kucing
46. PJU Sei Temiang
47. PJU Bukit Mata Kucing
48. BTS Telkomsel (Delta Villa)
49. PJU Sei Temiang
50. Gracia
51. Perum Villa Paradise
52. Perum Permata Hijau
53. Paradise Bay Golf
54. Muka Kuning Paradise 1
55. Muka Kuning Paradise 2
56. City Poin
57. Mitra Raya Aviari
58. Mitra Mall Batu Aji
59. Sakinah
60. PT Gurindam Menon Jaya/Peru, Gurindam Raya
61. Mutiara Indah
62. Purimas Batu Aji
63. Rindang Garden
64. Artakindo/Bumi Kencana
65. Muka Kuning Alam Lestari 1
66. Muka Kuning Alam Lestari 2
67. Perum Bukit Indah
68. Mukakuning Alam Lestari 3
69. Bumi Agung
70. RKT
71. Bina Umma
72. Ruko Sarkenji dan Sekitarnya
73. Mekar Sari
74. Prince
75. Tinesia
76. Tiban Mas
77. Masyeba
78. Puri Malaka
79. Ruko Gajah Mada
80. Multi View 1-2 dan sekitarnya.
81. Orchid Park 1
82. Orchid Park 2
83. Palm Spring
84. Sri Mas/Ruko Palm Spring/Gelael
85. Rosdale
86. Palm Regency
87. Perum Center View
89. Gudang 1 Arsikon
90. Sekolah Harapan Utama
91. Garden Masyeba
92. Peruma Marchelia
93. Gereja Bethani
94. Pulomas Asri
95. Mytecon Batindo
96. Perum Mitra Raya
97. Perumahan Livia
98. Perum Anggrek Sari
99. Citra Batam
100. Ruko Greenland
101. Sekolah Global
102. Cluster Ever Park
103. Ruko Pollux dan sekitarnya
104. DC Mall

Untuk informasi lengkap terkait pemadaman bergilir di Kota Batam dapat diakses melalui www.plnbatam.com.(*)

Reporter: Messa Haris

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Barang Bawaan Pekerja Migran

0
Para pekerja Migran Indonesia saat tiba di Pelabuhan internasional Batam Centre, Kamis (24/2). (William untuk Batam Pos)

batampos – Kabar baik bagi para pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali ke tanah air. Mereka akan menikmati pembebasan bea masuk atas barang-barang bawaan yang mereka bawa pulang. Fasilitas ini sebelumnya diberlakukan untuk kepentingan diplomatik.

Kebijakan pembebasan bea masuk untuk barang bawaan pekerja migran itu disampaikan Deputi Penempatan dan Perlindungan Kawasan Amerika dan Pasifik Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lasro Simbolon. Dia mengatakan kebijakan ini secara prinsip sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Lasro mengatakan pembahasan selanjutnya tinggal urusan detail dan nominal atau ketentuan teknis pembebasan bea masuk itu. “Pembebasan bea masuk atas barang bawaan PMI ini untuk mereka yang pulang selamanya. Bukan yang pulang liburan,” kata Lasro saat memberikan sambutan dalam Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) mahasiswa Universitas Terbuka (UT) di Singapura yang ditayangkan secara virtual kemarin (14/3).

Dia mengatakan pembebasan bea masuk barang bawaan itu, merupakan bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada pekerja migran. Dia menegaskan pekerja migran adalah pahlawan devisa negara. Setiap tahunnya para pekerja migran ini menyumbangkan devisa Rp 159 triliun lebih. “Mereka kami layani sebagai VVIP,” tuturnya.

Rencana pembebasan bea masuk bagi barang bawaan pekerja migran ini sejatinya sudah dibahas sejak akhir 2021 lalu. Barang yang dibebaskan dari bea masuk tidak hanya barang-barang yang dibawa, tetapi juga dikirimkan ke kampung halamannya. Pekerja migran yang bisa menikmati fasilitas ini hanya yang berangkat secara resmi atau prosedural. Para pekerja migran yang berangkat secara prosedural ini, terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja mIgran Indonesia (SISKOP2MI).

Lasro menuturkan layanan spesial bagi pekerja migran lainnya adalah fast track atau jalur khusus kedatangan pekerja migran di bandara Soekarno-hatta. Dia menjelaskan fast track ini biasanya untuk diplomat dan kru penerbangan. Tetapi sekarang sudah ada fast track untuk pekerja migran. “Ada jalur khusus, warnanya biru dengan keterangan VVIP. Para PMI tidak lagi berdempetan dengan penumpang umum,” jelasnya.

Menurut dia tugas besar pemerintah saat ini adalah menghapus sindikat pemberangkatan pekerja migran ilegal. Dia mengatakan dalam dua tahun terakhir mengurus kepulangan 1.320 jenazah pekerja migran. Dari jumlah itu sekitar 99 persen adalah pekerja migran ilegal atau tidak sesuai prosedur.

Perlu kerjasama banyak pihak untuk menyikat sindikat pengiriman tenaga migran ilegal itu. Termasuk keterlibatan pekerja migran yang baru lulus dari UT Singapura. Total ada 33 mahasiswa UT Singapura yang lulus sarjana dan seluruhnya adalah pekerja migran. “Teman-teman ini bisa memberikan edukasi ke keluarga atau masyarakat di daerahnya, untuk menjadi pekerja migran yang legal dan sesuai prosedur,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Kejari Batam Resmikan Kibing jadi Kampung Restorative Justice

0
kajari batam herlina
Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Herlina Setyorini. Kajari mengatakan ke depannya akan ada Kampung RJ di berbagai wilayah di Batam. Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam meresmikan kampung restorative justice (RJ) pertama di Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji, Selasa (15/3/2022).

Pelaksanaan Kampung RJ ke depannya akan melibatkan seluruh unsuru dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Batam.

Restoratif Justice adalah upaya penyelesaian perkara di luar jalur hukum atau peradilan, dengan mengedepankan mediasi antara pelaku dengan korban.

Kampung RJ bertujuan untuk lebih memberikan rasa keadilan di tengah masyarakat dan dalam penerapannya dilakukan secara baik dan profesional.

Syarat pelaku yang bisa mendapatkan RJ adalah belum pernah di hukum, kemudian ancaman hukuman dari perbuataanya itu kurang dari 5 tahun. Contohnya, kasus pencurian yang nilai barang curiannya tak lebih dari Rp 2,5 juta.

Kasi Intel Kejari Batam, Wahyu Oktaviandi, menjelaskan, Kampung RJ adalah program Kejaksaan Agung. Di beberapa daerah, Kampung RJ ini
juga telah diresmikan.

”Pelaksanaan kampung RJ ke depannya melibatkan seluruh Forkopimda. Hal itu bertujuan, agar koordinasi untuk penyelesaian perkara melalui RJ bisa terlaksana dengan baik,” jelas Wahyu.

Beberapa waktu lalu, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Herlina Setyorini, mengatakan, ke depannya akan ada Kampung RJ di berbagai wilayah di Batam.

”Jadi kampung RJ ini akan dibentuk di setiap desa atau kelurahan,” ujar Herlina.(*)

Reporter: Yashinta

Maraknya Penipuan Kavling, BP Batam: Masyarakat Harus Teliti dan Hati-hati

0
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam agar tidak membeli Kavling Siap Bangun (KSB) yang lokasi lahannya tidak pernah dialokasikan BP Batam sebelumnya.

Mengingat BP Batam tidak lagi mengeluarkan izin program KSB usai tahun 2016 silam. Hal ini disampaikan kembali oleh pihak BP Batam, seiring dengan maraknya keluhan dan laporan masyarakat terkait dengan penawaran penjualan kavling mengatasnamakan KSB (Kavling Siap Bangun), sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan.

“Tentu menjadi perhatian kami, terkait maraknya promosi jual beli kavling mengatasnamakan KSB, apalagi yang sering kita lihat di media sosial. Kami tak henti-hentinya untuk kembali mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat, agar teliti dan hati-hati terhadap potensi penipuan penjualan kavling ilegal ini,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

BP Batam menyampaikan hal ini karena tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban penipuan.

Tergiur dengan promosi yang murah, karena ingin mendapat hunian dengan mudah, sebaliknya, masyarakat yang telah melakukan transaksi tanpa melakukan verifikasi dokumen legalitas lahannya, menjadi resah karena merugi, dan menyesal di kemudian hari.

Ariastuty mengimbau masyarakat Batam agar lebih hati-hati, teliti dan waspada terhadap penawaran-penawaran lahan yang diperjualbelikan dengan mengatasnamakan program KSB.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat dapat melakukan konfirmasi ke BP Batam untuk kroscek keabsahan dokumen sebelum melakukan transaksi jual beli, tepatnya di bagian Ruang Konsultasi Direktorat Pertanahan BP Batam, di Gedung Bida Utama, Kantor BP Batam.

“Masyarakat silahkan datang lebih dulu (untuk konfirmasi legalitas dokumen) ke kami (Ruang Konsultasi Lahan), jangan sampai sudah transaksi, terdapat permasalahan, baru kemudian datang. Penting untuk teliti sebelum membeli, agar masyarakat tidak merugi.” Terang Tuty.

Lebih lanjut, Tuty mengatakan, bagi perusahaan-perusahaan yang sudah mendapat izin pada tahun sebelum 2016 terkait program KSB, hanya berupa izin pematangan lahan. Bukan untuk penjualan kavling, karena alokasi lahan tetap menjadi kewenangan BP Batam.

Sementara itu, dari sisi pengawasan dan pengamanan, secara intern, Direktorat Pertanahan bekerja sama dengan Direktorat Infrastruktur Kawasan dan Direktorat Pengamanan Aset.

Bila terdapat laporan dari masyarakat terkait ini, maka BP Batam sesuai prosedur, akan melakukan analisa dan menindaklanjuti sesuai dengan peruntukkannya.

Selanjutnya, sesuai aturan hukum yang berlaku apabila terdapat sanksi pelanggaran undang-undang, dapat ditindaklanjuti melalui aparat penegak hukum.(*)

Maraknya Penipuan Kavling, BP Batam: Masyarakat Harus Teliti dan Hati-hati

0
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam agar tidak membeli Kavling Siap Bangun (KSB) yang lokasi lahannya tidak pernah dialokasikan BP Batam sebelumnya.

Mengingat BP Batam tidak lagi mengeluarkan izin program KSB usai tahun 2016 silam. Hal ini disampaikan kembali oleh pihak BP Batam, seiring dengan maraknya keluhan dan laporan masyarakat terkait dengan penawaran penjualan kavling mengatasnamakan KSB (Kavling Siap Bangun), sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan.

“Tentu menjadi perhatian kami, terkait maraknya promosi jual beli kavling mengatasnamakan KSB, apalagi yang sering kita lihat di media sosial. Kami tak henti-hentinya untuk kembali mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat, agar teliti dan hati-hati terhadap potensi penipuan penjualan kavling ilegal ini,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

BP Batam menyampaikan hal ini karena tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban penipuan.

Tergiur dengan promosi yang murah, karena ingin mendapat hunian dengan mudah, sebaliknya, masyarakat yang telah melakukan transaksi tanpa melakukan verifikasi dokumen legalitas lahannya, menjadi resah karena merugi, dan menyesal di kemudian hari.

Ariastuty mengimbau masyarakat Batam agar lebih hati-hati, teliti dan waspada terhadap penawaran-penawaran lahan yang diperjualbelikan dengan mengatasnamakan program KSB.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat dapat melakukan konfirmasi ke BP Batam untuk kroscek keabsahan dokumen sebelum melakukan transaksi jual beli, tepatnya di bagian Ruang Konsultasi Direktorat Pertanahan BP Batam, di Gedung Bida Utama, Kantor BP Batam.

“Masyarakat silahkan datang lebih dulu (untuk konfirmasi legalitas dokumen) ke kami (Ruang Konsultasi Lahan), jangan sampai sudah transaksi, terdapat permasalahan, baru kemudian datang. Penting untuk teliti sebelum membeli, agar masyarakat tidak merugi.” Terang Tuty.

Lebih lanjut, Tuty mengatakan, bagi perusahaan-perusahaan yang sudah mendapat izin pada tahun sebelum 2016 terkait program KSB, hanya berupa izin pematangan lahan. Bukan untuk penjualan kavling, karena alokasi lahan tetap menjadi kewenangan BP Batam.

Sementara itu, dari sisi pengawasan dan pengamanan, secara intern, Direktorat Pertanahan bekerja sama dengan Direktorat Infrastruktur Kawasan dan Direktorat Pengamanan Aset.

Bila terdapat laporan dari masyarakat terkait ini, maka BP Batam sesuai prosedur, akan melakukan analisa dan menindaklanjuti sesuai dengan peruntukkannya.

Selanjutnya, sesuai aturan hukum yang berlaku apabila terdapat sanksi pelanggaran undang-undang, dapat ditindaklanjuti melalui aparat penegak hukum.(*)

Delapan Kecamatan di Bintan Zona Merah, Kasus Tertinggi di Kecamatan Bintan Timur

0

batampos- Kasus covid-19 di Bintan meningkat. Bahkan, delapan kecamatan di Bintan masuk zona merah. Data covid-19 Bintan per 13 Maret 2022 yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Bintan memperlihatkan delapan kecamatan di Bintan masuk dalam zona merah.

Kadis Kesehatan Bintan, dr. Gama AF Isnaeni. F. Slamet Nofasusanto

Adalah Kecamatan Bintan Timur dengan kasus tertinggi sebanyak 123 kasus. Kemudian diikuti Kecamatan Bintan Utara dengan 106 kasus, menyusul Kecamatan Toapaya dengan 53 kasus, Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan 46 kasus dan Kecamatan Gunung Kijang dengan 45 kasus. Kemudian, Kecamatan Teluk Sebong dengan 31 kasus, Kecamatan Tekuk Bintan dengan 23 kasus, Kecamatan Tambelan dengan 21 kasus.

Sedangkan zona kuning hanya Kecamatan Bintan Pesisir dengan 5 kasus dan Kecamatan Mantang dengan 4 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni membenarkan, ada 8 kecamatan di Kabupaten Bintan masuk dalam zona merah, dengan kasus covid-19 tertinggi di Kecamatan Bintan Timur.

“Kecamatan Bintan Timur dengan kasus covid-19 tertinggi, kemudian diikuti Kecamatan Bintan Utara,” kata Gama.

Menurut Gama, kasus covid-19 di Kabupaten Bintan akan terus mengalami kenaikan, karena itu, Dinas Kesehatan Bintan menggesa pencapaian vaksinasi di Bintan.

“Kita akan terus gencarkan vaksinasi salah satunya door to door untuk meningkatkan capaian vaksinasi,” kata Gama.

BACA JUGA: Semakin Gawat, Sehari, Tiga Pasien Covid Meninggal

Meski terjadi penambahan kasus covid-19, Gama mengatakan, jumlah pasien covid-19 sembuh pun meningkat.

Meningkatnya jumlah kasus covid-19 dan 8 kecamatan di Bintan masuk dalam zona merah, Gama meminta masyarakat selalu waspada.

Gama juga meminta kepada masyarakat Bintan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat dalam melakukan aktivitas sehari-hari di antaranya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau dengan handsanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Bandara Juanda Kembali Layani Umrah

0
Sejumlah calon jamaah umrah dari berbagai daerah di Jawa Timur mengantre di T2 Bandara Internasional Juanda tahun lalu. Bandara Juanda Surabaya kembali melayani penerbangan langsung untuk jamaah Umrah. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

batampos – Setelah dua tahun absen, kemarin (14/3), Bandara Juanda Surabaya kembali melayani penerbangan langsung untuk jamaah umrah. Sebanyak 366 penumpang jamaah diberangkatkan menuju Arab Saudi dengan menggunakan pesawat Lion Air jenis Airbus A330-300.

Pesawat dengan nomor penerbangan JT 1100 itu menuju Bandara Internasional Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah take off pada pukul 11.47 WIB.

Direktur Utama Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi mengaku, sangat menyambut baik kembali dibukanya penerbangan langsung rute Surabaya – Madinah bagi jamaah umrah di Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, ini juga merupakan bentuk kepercayaan dari Pemerintah Arab Saudi atas semakin baiknya situasi penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Dalam menyambut hal ini, pihaknya bersama stakeholders terkait pun telah melakukan serangkaian persiapan untuk memastikan kelancaran operasional. Untuk mengantisipasi kepadatan arus penumpang, AP I telah mempersiapkan Terminal 2 sebagai area keberangkatan khusus bagi jemaah umrah. Sehingga tidak bercampur dengan operasional penerbangan domestik di Terminal 1.

Selain Lion Air, maskapai Garuda Indonesia juga direncanakan akan melayani penerbangan langsung untuk jemaah umrah dari Bandara Juanda Surabaya ke Madinah. Penerbangan perdana ini dijadwalkan pada Selasa (15/3).

Faik menegaskan, pihaknya pun akan terus memastikan setiap proses operasional keberangkatan jamaah umrah berjalan dengan lancar dan sesuai ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. Dengan demikian, dapat terlaksana penerbangan yang aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh jamaah umrah.

General Manager Bandara Juanda Surabaya Sisyani Jaffar menambahkan, pihaknya juga telah memastikan 366 calon jamaah umrah yang diberangkatkan telah memenuhi persyaratan. Mulai dari pemeriksaan dokumen kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), memiliki International Certificate Vaccination (ICV) Meningitis, serta Sertifikat Vaksin Covid-19.

Pihaknya juga proaktif mengimbau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) atau agen travel untuk memastikan para jamaahnya memenuhi persyaratan sesuai regulasi terkait Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Termasuk, memastikan setiap jamaah telah memiliki aplikasi PeduliLindungi guna kenyamanan dan ketertiban bersama. (*)

Reporter: JP Group

Ketua ALFI Batam: Ubah Sistem Door to Door Jadi Door to Port

0
batu ampar bp batam
Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan Batu Ampar. Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Batam, Capt Daniel Burhanuddin, mengatakan, masalah mahalnya tarif kontainer ini karena ada penerapan harga door to door yang diterapkan forwader Singapura. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Batam, Capt Daniel Burhanuddin, mengatakan, masalah mahalnya tarif kontainer ini karena ada penerapan harga door to door yang diterapkan forwader Singapura.

Ia mencontohkan, dengan adanya harga door to door ini, tarif sebelumnya sebesar 40 dolar naik menjadi 70 dolar. Sehingga, Singapura mengambil keuntungan yang lebih banyak tarif kontainer ini.

”Makanya, kalau menurut saya paling gampang itu menyelesaikannya, ubah sistem door to door menjadi door to port,” kata dia.

Sebab, dengan tarif door to door yang paling diuntungkan adalah perusahaan lokal Singapura. Sehingga dengan kebijakan door to port, tidak ada penambahan biaya yang dibebankan kepada pengusaha.

”Sekarang dia ambil untung sebagai contoh 40 dolar dia bikin menjadi 70 dolar. Jadi, ada penambahan mark up 30. Tapi kalau dia misalnya kita ganti door to port, pengusaha lokal kan cuma mengeluarkan 40 dolar saja,” jelasnya.

Penerapan sistem door to door ini dianggap Daniel sebagai ”penjajahan” gaya baru oleh Singapura. Penjajahan yang dimaksudkannya dalam artian ketergantungan dengan Singapura.

Sebagai contoh, kebijakan pembukaan wisatawan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

Namun ketika Singapura belum membuka pintu wisatawan, tentu pemerintah Indonesia tak bisa berbuat apa-apa.

”Soal tarif yang tinggi itu door to door harus diubah menjadi door to port. Jadi, sejatinya Kadin itu mengundang pengusaha berbicara dan tanya pendapatnya satu per satu. Kok cuma bilang mahal, memang iya mahal, tapi apa sebabnya mahal? karena Singapura bikin door to door. Jadi, kita ditagih oleh mereka itu lah yang disebut penjajahan gaya baru,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketergantungan Indonesia terhadap Singapura, dianggapnya sebagai penjajahan gaya baru. Sebab, Singapura yang hanya negara kecil, tapi mempunyai hasil ekspor yang paling banyak.

”Sistem door to door ini Singapura yang bikin, bukan kita. Nah, hal ini didukung oleh pemerintah. Maka ubah jadi door to port. Mengenai pengawasannya diberikan ke asosiasi. Tapi kan tidak ada sampai sekarang,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah