Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombespol Endra Zulpan. (Foto: Fianda Sjofjan Rassat/Antara)
batampos –Anggota Polsek Pulogadung Aipda Rudi Panjaitan dimutasi ke Polda Papua Barat sebagai sanksi lantaran menolak laporan seorang perempuan yang menjadi korban perampokan.
”Putusan tindakan disiplin atau putusan sidang kode etik demosi bersifat tour of area terhadap Aipda Rudy Panjaitan hari ini (30/12) sudah keluar. Rudy Panjaitan dipindah ke Papua Barat,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombespol Endra Zulpan seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Kamis (30/12).
Keputusan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2621/XII/KEP/2021 Tanggal: 28-12-2021, yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Wahyu Widada atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Diketahui seorang perempuan yang berinisial MK menjadi korban perampokan pada 7 Desember sekitar pukul 19.20 WIB di Jalan Jatinegara, Jakarta Timur. Kasus tersebut kemudian menjadi perbincangan warganet setelah korban mengunggah kejadian yang dialaminya di media sosial.
Korban mengatakan, dia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulogadung. Tapi laporannya ditolak anggota Polsek Pulogadung yang piket pada malam itu, yakni Aipda Rudi Panjaitan.
Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan dan menyatakan Aipda Rudi Panjaitan bersalah berdasar hasil sidang kode etik. Sebab, petugas menolak laporan warga yang menjadi korban perampokan.
Sidang tersebut juga menjatuhkan sanksi etika dan sanksi administratif terhadap yang bersangkutan serta memberikan sanksi mutasi yang bersifat demosi. (*)
Sejumlah anggota polisi keluar dari rumah terduga pelaku penyelundupan TKI Ilegal di Kampung Kamboja, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara itu, Kamis (30/12) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos – Tim gabungan dari Mabes Polri, Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Polres Bintan mengeledah rumah warga diduga terlibat kasus penyelundupan PMI ilegal yang boatnya terbalik di perairan Johor Baharu, Malaysia, 15 Desember lalu.
Pengeledahan rumah bernomor 16 di jalan Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara itu, berlangsung Kamis (30/12) siang.
Pantauan lapangan, sedikitnya enam unit mobil yang dinaiki rombongan anggota polisi parkir di sekitar lokasi rumah warna krem dan coklat yang diduga terkait kasus penyelundupan PMI Ilegal.
Seorang warga yang kebetulan berada di lokasi mengatakan, tidak tahu ada polisi yang sedang mengeledah rumah tersebut.
“Mereka datang, parkir mobil langsung masuk ke rumah itu. Datangnya sekira pukul 11 siang,” katanya.
Di luar rumah yang sedang digeledah itu pun tidak nampak petugas berseragam polisi yang berjaga. “Mereka (polisi) di dalam semua,” katanya.
Sementara warga lain yang kebetulan berada di lokasi, Mona mengatakan, rumah yang digeledah polisi terlihat sepi dari luar.
“Kalau dari luar sepi,” kata Mona yang berada di lokasi sejak pukul 13.00 WIB.
Dikatakan Mona, rombongan polisi baru keluar sekira pukul 15.02 WIB. Terlihat seorang polisi berseragam sedangkan anggota lainnya berpakaian preman.
Dalam rombongan terlihat sejumlah perwira Polres Bintan. Namun salah seorang perwira yang ikut dalam rombongan belum mau memberikan keterangan.
Seorang warga setempat mengakui ada pengeledahan di rumah tersebut oleh aparat dari Kepolisian.
“Iya ada pengeledahan, tapi kami tidak tau masalah apa,” kata warga tersebut.
Ditanya rumah yang digeledah milik siapa? “Tau, rumah Acing, Susanto,” jawabnya.
Namun, dia tidak mengetahui pekerjaan dari pemilik rumah karena rumah tersebut baik siang maupun malam terlihat sepi.
“Siang malam seperti itulah, tidak nampak orang. Tidak ada aktivitas,” katanya.
Menurutnya, pemilik rumah tersebut tak berbaur dengan masyarakat.
“Kalau lewat, lewat gitu aja. Tidak ada menyapa atau menegur orang,” katanya.
Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi.
Pesan terkait pengeledahan rumah warga diduga terlibat penyelundupan TKI Ilegal yang dikirim melalui whatsapp belum dibalas.
Sementara Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhart ketika dikonfirmasi terkait hal ini melalui pesan whatsapp, Kamis (30/12) siang. “Kalau ada update nanti disampaikan,” balas Harry Goldenhart. (*)
Calon penumpang menunggu hasil tes antigen di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (23/12). f. Miftahulhayat/Jawapos
batampos – PT KAI (Persero) menyampaikan, calon penumpang yang tidak dapat memenuhi persyaratan terkait kondisi kesehatan dan kelengkapan vaksin maka perjalanan akan dibatalkan dengan penggantian biaya tiket (refund) 100 persen. Namun selain refund, calon penumpang juga bisa melakukan perubahan jadwal sesuai ketersediaan tiket.
Misalnya, jika memerlukan waktu untuk memenuhi persyaratan seperti belum melakukan tes antigen atau PCR, dan belum vaksin dosis kedua untuk usia di atas 17 tahun. Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa pun menjelaskan kriteria penumpang dengan penggantian biaya tiket 100 persen jika perjalanan dibatalkan.
“Vaksin tidak lengkap, hasil pemeriksaan positif atau belum melakukan pemeriksaan Antigen atau PCR untuk usia 12 tahun ke atas, tidak memiliki PCR untuk penumpang anak di bawah 12 tahun, serta suhu tubuh di atas 37,3 derajat,” kata Eva, Rabu (29/12).
Adapun proses pembatalan dapat dilakukan selambatnya 3 hari kedepan (H+3) dari jadwal keberangkatan, pembatalan dilakukan di loket stasiun atau Contact Center (CC) 121. Untuk pembatalan di loket bea tiket dikembalikan secara tunai. Sedangkan untuk Pembatalan melalui CC 121 bea tiket dikembalikan melalui sistem transfer bank dengan proses 14 hari. PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada pelanggan yang akan melakukan perjalanan menggunakan jasa kereta api pada periode 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 agar memperhatikan persyaratan yang telah ditetapkan.
“Seluruh aturan yang berlaku merupakan bentuk dukungan KAI dari sektor transportasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta,” pungkasnya.
Berikut persyaratan khusus yang berlaku pada masa Nataru sesuai SE Kemenhub Nomor 112 Tahun 2021. 1). Calon penumpang usia di atas 17 tahun, wajib Vaksin Dosis Lengkap (Vaksinasi Dosis kedua). Jika belum lengkap maupun dikarenakan alasan medis, maka tidak dapat melakukan perjalanan. Menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen 1×24 jam atau RT-PCR 3×24 jam.
2). Calon penumpang usia 12 hingga 17 tahun, vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin dikarenakan alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin.
Menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen 1×24 jam atau RT-PCR 3×24 jam
3. Calon penumpang usia di bawah 12 tahun, menunjukkan hasil negatif RT-PCR 3×24 jam, wajib didampingi orang tua. (*)
RANS Cilegon FC dipastikan promosi ke Liga 1 pada musim depan. (Instagram/Rans Cilegon FC)
batampos – Persis Solo mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2021 dengan materi pemain mewah. Sederet bintang Liga 1 didatangkan. Namun, tim berjuluk Laskar Samber Nyawa itu tidak berdaya saat menghadapi RANS Cilegon FC.
Persis dipaksa menyerah 3-4 saat berjumpa RANS Cilegon FC dalam babak delapan besar grup X di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (15/12).
Malam ini, kedua tim kembali bertemu di babak final Liga 2. Secara matematis, apa pun hasil pertandingan malam ini sudah tidak memengaruhi jatah promosi kedua tim ke Liga 1.
Namun, Persis tidak mau bermain tanpa target. Laskar Samber Nyawa akan tampil habis-habisan untuk membalas kekalahan dari RANS Cilegon FC di babak delapan besar.
Namun, upaya Persis untuk mengalahkan tim berjuluk The Prestige Phoenix itu dipastikan tidak mudah. RANS Cilegon FC adalah tim yang sulit dikalahkan sejak dilatih Rahmad Darmawan.
”Kami tahu RANS Cilegon FC adalah tim kuat. Namun, kami sudah belajar dari kekalahan saat melawan mereka,” ucap pelatih Persis Eko Purdjianto kemarin.
Mantan asisten pelatih Bali United itu memiliki modal berharga jelang pertandingan melawan The Prestige Phoenix. Eko dapat leluasa meracik strategi terbaik karena tidak ada pemain yang cedera.
Berbekal hal itu, Eko akan berusaha membawa Persis menjuarai Liga 2. Gelar itu akan melengkapi comeback-nya Laskar Samber Nyawa ke kompetisi level tertinggi setelah 14 tahun berkutat di strata kedua Liga Indonesia.
”Seluruh elemen tim bertekad untuk memenangi pertandingan besok (hari ini, Red),” tegas Eko.
Striker Persis Alberto Goncalves tidak sabar bertemu RANS Cilegon FC. Bagi pemain yang akrab disapa Beto itu, laga final merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya belum habis.
”Sebelum Liga 2 dimulai, banyak orang bilang kalau saya sudah tua. Saya sudah habis. Tapi, saya akan membuktikan usia hanyalah angka. Saya sudah membuktikan bisa membawa Persis promosi ke Liga 1. Setelah ini, giliran saya membuktikan bisa membalas kekalahan dari RANS Cilegon FC,” ungkap mantan pemain Persipura Jayapura itu.
Pelatih RANS Cilegon FC Rahmad Darmawan tidak mau melepas gelar juara Liga 2. Pelatih yang akrab disapa RD itu akan menginstruksi Cristian Gonzales dan kawan-kawan bermain lepas tanpa beban.
”Pada partai final ini, mungkin kami bisa bermain lebih enjoy. Sebab, tingkat stres kami sudah menurun. Tapi, saya tetap berharap anak-anak bermain serius untuk menunjukkan performanya sebaik mungkin,” jelas RD.
Terkait peluang memainkan Hamka Hamzah yang sudah menyatakan ingin pensiun setelah berhasil membawa RANS Cilegon FC promosi ke Liga 1 karena cedera lutut, mantan pelatih Persija Jakarta itu menyerahkan kepada Hamka.
”Sebenarnya saya masih butuh Hamka. Namun, keselamatan pemain nomor satu. Tapi, kalau Hamka bertekad mau main dan saya meminta untuk percaya kepadanya, saya akan percaya,” tegasnya. (*)
batampos – Pemerintah daerah kembali mengumumkan perkembangan data terbaru penanganan pasien Covid-19 pada Kamis (30/12).
Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, mengungkapkan berdasarkan data yang dikumpulkan hingga Kamis pukul 12.00 WIB, ada penambahan satu pasien sembuh.
Didi mengatakan, pasien yang dinyatakan sembuh itu sudah diperbolehkan untuk pulang dari rumah sakit rujukan.
“Ya, yang sembuh nambah satu orang, sehingga kasus aktif saat ini tersisa satu orang,” ujarnya.
Adapun satu orang kasus aktif ini merupakan warga Bengkong Sadai, Bengkong. Saat ini pasien masih tengah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam.
Adapun sepanjang 24 jam terkahir, tercatat tidak ada penambahan kasus baru ataupun kasus meninggal. Bahkan, sejak sepekan terkahir Batam nol kasus baru. Kondisi ini juga membuat hampir seluruh wilayah di Batam saat ini berzona hijau.
“Sisa satu wilayah berzona kuning yakni Bengkong Sadai dengan satu kasus aktif,” beber Didi.
Adapun secara kumulatif pasien sembuh di Batam telah mencapai 25.004 orang dengan rasio tingkat kesembuhan sebesar 96,7 persen. Sementara itu, junlah kasus Covid-19 sejak pertama kali melanda Kota Batam berjumlah 25.847 orang. Sedangkan kasus atau pasien meninggal berjumlah 842 orang.
“Tingkat kasus aktif turun menjadi 0,004 persen. Sedangkan tingkat kematian masih diangka 3,25 persen,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Batam itu.
Berkurangnya kasus aktif ini tidak memberikan jaminan jika kasus ini telah berhenti. Didi tidak henti mengingatkan dan menghimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolah raga secara teratur dan istirahat yang cukup.
Sementara itu Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melaporkan, sebanyak 324.565 warga Kota Batam telah melaksanakan RDT Antigen. Dimana, 416.156 dengan hasil negatif dan 8.409 positif. (*)
Tim Mabes Polri turun ke Pelabuhan Sei Gentong, Tanjunguban, Bintan untuk mengecek kapal yang digunakan sebagai tempat penampungan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal, Rabu (29/12).
batampos- Polda Kepri masih melakukan pencarian terhadap nama-nama penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang tenggelam di Perairan Malaysia, 15 Desember silam. Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt menyatakan penyidikan masih terus berlangsung hingga kini.
“Doakan kami agar bisa segera menangkap pelaku lainnya,” kata Harry, yang juga selaku Kasubsatgas Humas Ops Misi Kemanusiaan, Rabu (29/12).
Hingga kini, pemeriksaan masih terus berlangsung. Harry mengatakan satgas juga akan melakukan pengembangan penyelidikan terhadap otak pelaku kasus ini.
“Kami sedang menyelidiki mastermind dibalik kejahatan pengiriman PMI illegal, mulai dari perekrut, penampung dan pengirim,” ucapnya.
Penyidikan kasus bekerjasama dengan aparat dari Malaysia, dalam mengambil keterangan ke 13 orang WNI yang selamat dari insiden kapal terbalik tersebut. Kerjasama ini juga meliputi untuk pengungkapan kasus terhadap sindikat yang berada di Malaysia.
Polri beserta stakeholder terkait, dalam hal ini adalah Kemlu RI, KBRI Kuala Lumpur, KJRI Johor Bahru dan BP2MI senantiasa bekerja sama, dan sepenuhnya mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku dan sindikat kejahatan pengiriman PMI Ilegal sampai ke akar-akarnya,” ungkap Harry.
Satuan Tugas Operasi Misi Kemanusian juga berupaya memulangkan 10 jenazah, yang masih berada di Malaysia. “Tim DVI PDRM sedang mengidentifikasi 10 jenazah lainnya, agar dapat dilakukan repatriasi tahap kedua,” ucapnya.
Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman mengatakan sudah melakukan langkah-langkah penting dalam pengungkapan kasus ini. Proses penyelidikan dan penyidikan akan terus dilakukan.
Ia memastikan bahwa proses hukum ini tidak akan berhenti terhadap 2 orang tersangka, Juna Iskandar dan Agus Botak. “Kami juga berupaya melakukan pencarian korban, dan repatriasi tahap kedua,” ungkapnya.
Mabes Polri sangat serius akan pengusutan kasus ini. Hal ini dibuktikan dengan turunnya Kepala Operasi Misi, Irjen Pol Johni Asadoma, untuk melihat langsung lokasi pemberangkatan para PMI di Pelabuhan Gobang, Bintan, Rabu (29/12).
Ia mengatakan bahwa kapal jenis ini didesain khusus untuk mengangkut PMI ilegal. Dari bentuknya, kapal tersebut tidak sesuai dengan transportasi angkut manusia.
“Kapal ini digunakan membawa 100 orang, menggunakan 4 unit mesin berkekuatan 200pk. Kapal ini sangat cepat, dari Bintan ke Johor Bahru hanya memerlukan waktu 20 menit saja. Sehingga kapal-kapal milik Polair tidak mampu mengejarnya,” ujarnya.
Johni mengatakan ada 6 unit kapal yang disita oleh Polda Kepri. Polisi juga telah memetakan ada 4 dermaga darurat yang digunakan untuk menyeberangkan para PMI.
“Bukti-bukti dan fakta-fakta sudah cukup kuat. Namun kita perlu lagi mengadakan investigasi lebih dalam menyangkut saksi-saksi dan korban yang sebagian masih berada di Malaysia,” ucap Johni. (*)
batampos – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad turunkan jabatan 6 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penurunan jabatan tersebut dilakukan Gubernur lewat pelantikan, Kamis (30/12) di Gedung Daerah Tanjungpinang.
Lewat Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 1484 Tahun 2021,
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Mahyudin diturunkan jabatanhya menjadi Kepala Bidang Sumber Daya Air di Dinas Pekerjaan Umum.
Kepala Satpol PP Provinsi Kepri, Teddy Mar ke posisi Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan di Dinas PU.
Kepala Dinas Kebudayaan, Yerry Suparna menjadi Kabid Penagihan Pajak pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.
Kepala Dispora Kepri, Yuzet yang juga diturunkan jabatannya ke posisi Sekretaris Badan Pengelola Perbatasan Daerah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Burhanuddin Husien menjadi Kabid Koordinasi dan Pelaksanaan di BPPD.
“Pelantikan hari ini sudah diputuskan lewat SK Gubernur Nomor 1484 tahun 2021,” tegas Gubernur.
Dalam keputusan Gubernur tersebut ada 937 orang pejabat yang dilantik. Mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, sampai Jabatan Pengawas di lingkungan Pemprov Kepri. (jpg)
Conor McGregor saat bertarung kontra Dustin Poirier di T-Mobile Arena, 11 Juli 2021, Las Vegas, Nevada. (Stacy Revere /Getty Images via AFP)
batampos – Setelah istirahat panjang akibat mengalami cedera patah kaki kiri dalam duel melawan Dustin Poirier Juli lalu, Conor McGregor saat ini sudah berlatih lagi.
Peter Queally, rekan latihan McGregor, bahkan membocorkan ke media bahwa McGregor dalam waktu dekat punya kesempatan bertarung.
Tak tanggung-tanggung, lawannya adalah Charles Oliveira, sang penguasa sabuk juara UFC kelas ringan saat ini.
Queally menyampaikan kabar itu kepada Mirror. Tapi, dia sendiri mengakui bahwa apa yang dia ucapkan itu baru desas-desus di internal kubu McGregor. Meski demikian, dia yakin hal tersebut bisa saja menjadi kenyataan.
Apalagi, kedua petarung sudah sama-sama menyatakan tertarik untuk bentrok. Dengan nama besar dan power yang dimiliki McGregor di UFC, Queally yakin rekannya itu bisa membuat aturan penantang juara bertahan di UFC berubah.
’’Itu sudah normal di olahraga ini. Charles (Oliveira) ingin melawan Conor (McGregor). Conor juga ingin melawan Charles. Apalagi, ada uang besar yang bisa dihasilkan jika duel ini terwujud,’’ ucap Queally.
Sesuai aturan, McGregor memang belum berhak bertarung memperebutkan sabuk juara. Sebab, mantan juara UFC kelas ringan dan bulu itu kini masih menduduki ranking keenam di kelas ringan.
Petarung yang berhak melawan Oliveira sebenarnya adalah Islam Makhachev dan Justin Gaethje yang punya ranking lebih baik dari McGregor.
Oliveira sendiri mengaku ingin duel melawan McGregor terjadi tahun depan. Petarung asal Brasil itu menargetkan duel tersebut bisa terwujud pada pertengahan tahun.
’’Mei akan menjadi jadwal yang tepat. Dia menantangku untuk menentukan tanggal. Dia menyebut ini akan jadi pertarungan Irlandia versus Brasil jilid dua (mengacu pada duel McGregor vs Jose Aldo pada 2015, Red),’’ ucap Oliveira.
Oliveira yang sejauh ini punya rekor 32 kali menang dan 8 kali kalah menyebut, bukan hanya dirinya dan McGregor yang ingin laga itu terwujud.
Namun, semua fans UFC. McGregor sendiri pernah menyandang gelar juara kelas ringan pada 2016.
Saat itu dia berhasil mempertahankannya selama 511 hari. McGregor harus merelakan sabuk itu lepas darinya karena saat itu dia lebih memilih bertarung melawan Floyd Mayweather di duel ekshibisi tinju pada Agustus 2017.
’’Aku sudah tidak sabar. Mari kita wujudkan duel ini,’’ ucap Oliveira. (*)
batampos – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengajak warga desa untuk merayakan pergantian tahun baru di rumah saja, serta menghimbau para Relawan Desa Lawan Covid-19 untuk bersiap mengantisipasi terjadinya kerumunan pada malam perayaan tahun baru, sebagai bagian dari penegakan Protokol Kesehatan yang harus secara konsisten dilakukan untuk mencegah Virus Corona masuk desa.
“Desa harus kita jaga bersama-sama. Jangan sampai lengah. Mari tahun baru ini, cukup dirayakan di rumah saja bersama keluarga. Kita berdoa, semoga tahun depan akan lebih baik,” ungkapnya saat di temui di ruang kerjanya, di Jakarta, Kamis (30/12/2021)
Selain kepada warga desa, Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini juga menghimbau relawan desa untuk bersiap-siap mengantisipasi malam pergantian tahun ini agar terus bergerak di malam tahun baru, menjaga desa dan mengajak warga desa untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar
“Relawan desa, harus siap setiap saat, demi menjaga desa dan kesehatan warga desa,” tegasnya.
Gus Halim mengingatkan pandemi COVID-19 secara serius telah berdampak pada semua sendi-sendi perekonomian dan kesehatan masyarakat yang berada di desa. Oleh karena itu, Gus Halim juga mengajak semua elemen di dalam desa untuk terus mendorong masyarakat mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan pemerintah.
“Ingat, Desa kita masih belum sepenuhnya terbebas dari pandemi ini, ekonomi desa kita pun masih dalam taraf pemulihan, terlebih Indonesia kini juga sudah terdeteksi Virus Covid 19 varian Omicron,” tambahnya.
Sebagai informasi, Kementerian Desa, PDTT telah melakukan sejumlah langkah terkait pencegahan dan penanganan dampak Virus Corona di desa. Salah satunya dengan diterbitkan Surat Edaran Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa di mana kebijakan tersebut berisi tentang pembentukan tim relawan desa tanggap covid-19 yang bertugas menanggulangi penyebaran Covid-19, serta melakukan langkah penanganan dampak Covid-19; Permendesa PDTT Nomor 6 tahun 2020 tentang perubahan prioritas penggunaan dana desa tahun 2020; Keputusan Menteri Desa, PDTT 63/2020 tentang Protokol Normal Baru Desa; diperkuat dengan Permendesa PDTT Nomor 7 tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2022 yang semuanya diarahkan untuk penanganan dampak pandemi covid-19 di desa.
“Kalau tidak diantisipasi dengan kebijakan yang komprehensif, serta tidak ada upaya bersama dari warga desa untuk menanggulangi pandemi ini, maka desa akan terdampak lebih parah dari tahun sebelumnya,” tegasnya.
Gus Halim juga menyampaikan Relawan Desa Lawan COVID-19 merupakan tim relawan desa yang dipimpin langsung kepala desa. Anggotanya adalah perangkat desa dan BPD, bidan desa, penggerak lembaga kemasyarakatan desa, serta para pendamping yang berada di desa, termasuk pendamping masyarakat yang ada di desa, serta Babinkamtibmas serta Babinsa sebagai mitra relawan.
“Dengan prinsip gotong royong, dengan kerja keras Relawan Desa Lawan Covid-19, meski tidak mendapatkan honor dari desa, maka desa akan terhindar dari pandemi dan dampak pandemi,” pungkas politisi PKB ini. (*)
Ilustrasi. Pemusnahan barang bukti 107,444 kilogram narkotika jenis sabu oleh Satuan Narkoba Polresta Barelang bersama instansi terkait di Mapolresta Barelang, Rabu (6/10/2021) lalu. F. Humas Polresta untuk Batam Pos
batampos – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau, Henry Simanjuntak menyatakan bahwa pandemi tidak menyurutkan masuknya narkoba ke Kepulauan Riau (Kepri). Intensitas masuknya narkoba masih tetap sama, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Minimanya pengungkapan kasus narkoba sepanjang pandemi, membuat ruang gerak petugas menjadi terbatas. “Pandemi ini, malah menjadi peluang bagi penyelundup,” kata Hendry.
Ia mengatakan selama ini BNNP Kepri, setiap kegiatan penindakan di pulau-pulau. Selalu menggunakan transportasi umum. Sejak pandemi, transportasi umum ini dibatasi, dan jumlah pelayarannya menurun.
“Kami tidak punya kapal sendiri, jadi mau gak mau naik transportasi reguler. BNNP Kepri juga kekurangan tenaga, ditambah lagi ada jabatan yang kosong selama setengah tahun ini. Inilah menjadi salah satu faktor penghambat,” ujarnya.
Ia mengatakan walaupun dengan kondisi yang kurang efektif. BNNP Kepri masih dapat memaksimalkan segala sumber daya yang ada, dalam pengungkapan kasus narkoba.
Henry menyampaikan sepanjang 2021 ini, BNNP Kepri mengamankan sebanyak 35 orang tersangka. Barang bukti yang diamankan dari para tersangka ini yakni 31 kilogram sabu, 14,6 kilogram ganja, 11.854 butir ekstasi dan 2,86 gram kokain.
“Jadi mau nantinya pintu internasional dibuka atau ditutup. Ekonomi naik atau turun, peredaran narkoba ini tetap berjalan,” ujarnya.
Ia mengatakan selama masih adanya pangsa pasar di Indonesia, bandar narkoba akan selalu berusaha menyelundupkan narkotika. Saat ini, salah satu langkah yang penting dalam penanganan narkoba adalah pencegahan.
“Kami berupaya menyadarkan masyarakat, selain itu pengguna narkoba ini diminimalisir,” ujarnya.
Agar mengurangi jumlah pengguna narkoba, BNNP Kepri sudah melakukan rehabilitasi terhadap 100 orang. Rehabilitasi ini dengan menyediakan pendampingan, pemulihan kepada para korban penyalahguna narkoba. “Kami juga membentuk penggiat P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba),” ucapnya.
BNNP Kepri juga membentuk desa atau kelurahan bersinar (Bersih Narkoba). Wilayah yang dibentuk program Bersinar ini, adalah tempat-tempat yang rawan penyalagunaan narkoba.
“Kami ada membuat 8 desa atau kelurahan Bersinar. Tahun depan, program ini akan lebih ditingkatkan lagi,” tuturnya.
Ia mengatakan penanganan kasus narkoba tidak hanya bisa dari BNNP Kepri atau aparat kepolisian saja. Namun membutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak. “Mari bersama-sama kita perangi narkoba,” pungkasnya. (*)