Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 8742

Indonesia Melakukan Transisi Ekonomi Hijau

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (istimewa)

batampos.co.id – Perubahan iklim merupakan ancaman besar bagi kehidupan dan pembangunan global dimana salah satu pemicunya adalah emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Untuk itu, sekaligus dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Indonesia melakukan transisi ekonomi hijau yang memprioritaskan pembangunan rendah karbon yang inklusif dan berkeadilan.

Untuk memuluskan transisi tersebut, Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan emisi GRK pada tahun 2030 sebesar 29 persen dengan kondisi business as usual dan apabila berkolaborasi dengan dunia internasional dapat ditingkatkan menjadi 41 persen.

Selanjutnya, guna mencapai komitmen tersebut, Pemerintah telah merencanakan dan mulai mengimplementasikan beberapa langkah strategis pada beberapa sektor kritikal perubahan iklim, yaitu sektor Forestry and Other Land Uses (FOLU), energi, pertanian, pengolahan limbah, serta Industrial Process And Product Uses (IPPU).

Saat ini, upaya terbesar yang dilakukan oleh Pemerintah berada di sektor kehutanan dan guna lahan atau dikenal dengan Forestry and Other Land Uses dan sektor energi.

“Kedua sektor tersebut merupakan kontributor emisi GRK terbesar di Indonesia saat ini, dengan sektor FOLU yang menghasilkan sekitar 60%, dan sektor energi menghasilkan 36%,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Seminar Nasional dengan tajuk “Sustaining Indonesia Energy Security and Accomplishing Net-Zero Emissions through Petroleum Engineering Technology & Education” yang berlangsung pada Sabtu (27/11).

Pada sektor FOLU, Indonesia telah berhasil mengendalian kebakaran lahan dan hutan yang turun hingga 82 persen di tahun 2020. Indonesia juga telah memulai rehabilitasi hutan mangrove dengan target seluas 600 ribu hektare sampai di 2024, yang merupakan terluas di dunia. Saat ini, Indonesia berambisi menjadikan sektor FOLU sebagai carbon net sink di 2030, sehingga terjadi netralitas karbon di sektor tersebut.

Pada sektor energi, Indonesia juga terus melangkah maju. Beberapa upaya yang dilakukan diantaranya melalui pemanfaatan energi baru terbarukan, termasuk pengembangan biofuel, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya yang direncanakan sebagai yang terbesar di Asia Tenggara, pengembangan ekosistem mobil listrik, serta pengembangan industri berbasis clean energy.

Target terdekat yang saat ini menjadi fokus Pemerintah adalah peningkatan bauran energi EBT dari yang saat ini sekitar 11 persen menjadi 23 persen di tahun 2025. Upaya transisi ke energi bersih ini diharapkan dapat menjadi sinyal bagi seluruh pihak untuk mulai berinovasi dan beradaptasi ke metode maupun teknologi ramah lingkungan. Hal yang lebih penting lagi adalah untuk memperkuat ketahanan energi (energy security) di Indonesia.

Sektor keuangan juga berperan penting dalam memobilisasi pembiayaan transisi ekonomi hijau, contohnya melalui pembiayaan inovatif serta pembiayaan campuran, obligasi hijau, dan sukuk hijau.

Disamping itu, penyediaan pendanaan iklim dengan mitra negara-negara maju merupakan game changer dalam aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di negara-negara berkembang.

“Komitmen pendanaan dari negara-negara maju sebesar USD100 milyar per tahun yang seharusnya sudah dimulai sejak 2020, pada kesempatan di COP-26 di Glasgow kembali dipertegas dan tentu kita berharap kali ini akan terealisasi dalam bentuk aksi, tidak hanya narasi. Dengan begitu, Indonesia akan dapat berkontribusi lebih cepat bagi pengurangan emisi dunia, yaitu dengan mencapai net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat,” tegas Menko Airlangga.

Seminar nasional yang diadakan secara daring oleh Institut Teknologi Bandung yang bekerja sama dengan The Purnomo Yusgiantoro Center ini diadakan untuk menghasilkan masukan-masukan bagi pengembangan kebijakan ekonomi hijau di Indonesia. (*)

Reporter: ag/fsr

 Harga Sejumlah Sembako di Pasar Bintan Center dan Pasar Baru Beda Rp2.000

0
Wali Kota Tanjungpinang bersama Kepala Disdagin dan Satgas Pangan Polres Tanjungpinang saat sidah harga sembako di Pasar Baru I , Rabu (8/12)f.humas Pemko

batampos.co.id-Pemko Tanjungpinang bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Tanjungpinang Polres Tanjungpinang memonitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tradisional menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menyampaikan sidak di Pasar Bintan Center dan Pasar Baru Tanjungpinang itu untuk memantau langsung stok dan harga kebutuhan pokok menjelang Nataru. “Terkait stok yang tersedia menjelang perayaan hari besar natal dan tahun baru, alhamdulillah dari pantauan kita terpenuhi,” kata Rahma, Rabu (8/12).

BACA JUGA: Bantu Masyarakat, Permabudhi Bintan Bagikan Sembako

Dijelaskan Rahma dari pantauan tersebut ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti cabai rawit dan ayam potong. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Tanjungpinang harga cabai rawit harga tertinggi mencapai Rp 56 per kilogram (Kg), sedangkan ayam potong Rp 38 per Kg.

Dalam sidak itu, satgas pangan juga menyoroti perbedaan selisih harga di Pasar Bintan Center dan Pasar Baru. Menurutnya, selisih harga ini menjadi salah satu penyebab semakin sepi pengunjung di Pasar Baru Tanjungpinang.

“Ini mempengaruhi pengunjung, karena kalau beda Rp 2 ribu untuk beli satu jenis, bagaimana kalau banyak jenis tentu ini jadi banyak perbedaannya. Untuk mensiasatinya tentu harga harus kompetitif bersaing dengan baik, sehingga roda perekonomian di Pasar Baru ini bisa kembali pulih,” ungkapnya.

Sementara itu, satgas Pangan Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap melalui Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipiter) Satreskrim Polres Tanjungpinang, Rizky Yudiyanto mengatakan pihaknya sudah melakukan pengawasan terhadap harga bahan pokok yang dijual oleh para pedagang.

“Kita sudah monitor kenaikan harga dan setiap hari berkoordinasi dengan Disperindag Kota Tanjungpinang,” ujar Rizky.

Dari hasil sidak di Pasar Baru Tanjungpinang tersebut itu, kata Rizky ada harga bahan pokok mengalami kenaikan seperti cabai rawit, namun tidak terlalu signifikan. “Ada beberapa bahan pokok yang naik seperti cabai, itu karena faktor cuaca saja,” ujarnya.

Selain memantau harga sembako, lanjut Rizky menjelaskan pihaknya juga memeriksa ketersediaan atau stok kebutuhan pokok menjelang perayaan Nataru, selama pemeriksaan dilakukan masih aman, belum dan yang melakukan penimbunan.

Sementara itu, salah seorang pedagang, Junaidi, 45, mengaku saat ini yang mengalami kenaikan adalah harga cabai rawit sudah mencapai Rp 60 ribu per Kilogram (Kg) dari yang sebelumnya hanya senilai Rp 44 ribu. “Sekarang cabai merah yang turun dari beberapa waktu lalu Rp 62 ribu per Kg sekarang Rp 48 ribu,” tuturnya.

Kemudian, harga sayur kangkung saat ini senilai Rp 14 ribu per ikat, dari sebelumnya hanya Rp 4 ribu per ikat, sayur sawi juga mengalami kenaikan senilai Rp 10 ribu sebelumnya hanya Rp 6 ribu per ikat, kini sudah mencapai Rp 16 ribu. “Kenaikan ini biasanya karena stok barang sedikit, kalau stoknya banyak harganya akan turun lagi,” tambahnya. (*)

Reporter: Peri Irawan

Harga Naik, Padahal Pemko Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman 

0
Ilustrasi. Warga memilih cabe dan sembako lainya di pasar murah yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam di Perumahan Villa Pesona Asri Batamkota, Selasa (30/11).. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id- Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan stok kebutuhan pokok di Batam tidak ada masalah menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Meskipun harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid mengatakan hal itu berdasarkan hasil rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam. “Alhamdulillah stok aman dan terkendali, tidak ada masalah,” kata Jefridin, Rabu (8/12).

BACA JUGA: Peringatan Polisi untuk Para Distributor Sembako

Jefridin mengatakan dalam rapat TPID tersebut pihaknya mendapatkan laporan langsung dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Disperindag Kota Batam.

Selain itu juga laporan dari para distributor dan juga instansi vertikall seperti Bulog dan lainnya. Dan dalam laporannya menyebutkan bahwa persediaan bahan pokok di Batam tidak ada masalah.

“Seperti beras tadi disampaikan Bulog aman, kemudian distributor juga mengatakan demikian,” kata Jefridin.

Sementara, terkait inflasi di tahun 2021 Batam tercatat sekitar 2,97 persen. Secara umum inflasi dapat dikendalikan dengan baik oleh TPID.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada stakeholder yang terlibat dalam pengedalian inflasi di Kota Batam. Baik itu Pemko Batam, intansi vertikal ataupun juga para distributor.

“Hari ini saya mewakili Pak Wali Kota Batam (Muhammad Rudi) memberikan piagam penghargaan kepada para distributor. Sebagai bentuk apresiasi dari kita atas dukungan dalam pengendalian inflasi di Batam,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, operasi pasar yang akan digelar Minggu depan akan diselenggarakan di sembilan kecamatan yang ada di mainland dengan melibatkan beberapa distributor.

“Utama itu komoditi yang saat ini lagi naik. Distributor sudah deal untuk kesediaan komoditi di pasar murah nanti,” ujarnya.

Menurutnya, menjelang akhir tahun memang ada beberapa kenaikan harga. Hal ini berdasarkan surat edaran Mentri Koordinator Bidang Perekonomian yang menyebut, pemerintah daerah wajib menjaga dan meningkatkan jamin ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok di Daerah.

“Sekarang tugas kami menjamin stabilitas harga dan ketersediaan komoditi di pasar,” tutupnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

Jaksa Jadwalkan Pemanggilan Kadis Kesehatan Bintan

0
Jaksa melakukan pengeledahan mencari barangbukti dugaan korupsi

batampos.co.id – Penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bintan menjadwalkan pemanggilan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni dan Kasubbag Keuangan Dinkes Bintan dalam dugaan kasus korupsi dana insentif covid19 tenaga kesehatan di Puskesmas Sei Lekop, Bintan.

BACA JUGA: Dugaan Korupsi Insentif Nakes di Puskesmas Sei Lekop, Bintan, Jaksa Curigai Puskesmas Lain di Bintan Lakukan Pola yang Sama

Kasi Pidsus Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi mengatakan, penyidik akan menjadwalkan pemanggilan berikutnya terhadap Kadis Kesehatan Bintan dan Kasubbag Keuangan Dinkes Bintan. “Untuk keduanya dijadwalkan pemanggilan berikutnya,” kata Fajrian, Rabu (8/12).

Menurut Fajrian, keduanya akan dimintai keterangan dalam dugaan kasus korupsi dana insentif covid19 tenaga kesehatan di Puskesmas Sei Lekop, Bintan. “Ada waktunya dipanggil untuk dimintai keterangan terkait insentif nakes,” kata Fajrian.

Selain itu, Fajrian mengatakan, penyidik telah memanggil 4 pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan untuk dimintai keterangan dalam dugaan kasus korupsi dana insentif covid19 tenaga kesehatan di Puskesmas Sei Lekop, Bintan. Salah satunya yang dimintai keterangan, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).

“Diperiksa sebagai saksi, hanya PPTK yang dimintai keterangan terkait insentif tenaga kesehatan,” kata Fajrian. Diberitakan sebelumnya, penyidik Kejari Bintan menyelidiki dugaan korupsi dana insentif covid-19 di Puskesmas Sei Lekop dan Tambelan.

Dari kedua kasus tersebut, penyidik meningkatkan status penyelidikan dugaan korupsi di Puskesmas Sei Lekop menjadi penyidikan. Bahkan, penyidik telah menggeledah Puskesmas Sei Lekop dan Dinas Kesehatan Bintan dengan menyita beberapa unit handphone, berkas dokumen penting dan komputer. (*)

Reporter: Slamet

Sepekan, Hanya 85 WNA Masuk Batam

0
Kedatangan PMI dari Malaysia masih mendominasi di pintu masuk Batamtop

batampos.co.id- Jumlah keberangkatan dan kedatangan melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Batam, didominasi oleh Warga Negara Indonesia (WNI). Dari data yang tercatat di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, jumlah keberangkatan WNI dalam sepekan tercatat 581 orang. Mereka berangkat melalui Pelabuhan Batamcenter sebanyak 545 orang dan Pelabuhan Harbourbay 36 orang.

BACA JUGA: Kedatangan WNA ke Batam masih Minim

“Itu tercatat dari tanggal 29 November hingga 3 Desember kemarin,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, Rabu (8/12). Tessa mengatakan, keberangkatan WNI itu untuk keperluan yang berbeda-beda. Mulai dari kunjungan bisnis, keluarga maupun kerja.

Sedangkan untuk jumlah kedatangan WNI juga mendominasi. Selama sepekan lalu, jumlah WNI yang masuk melalui Pelabuhan Batamcenter tercatat sebanyak 1.782 orang, Pelabuhan Harbourbay 8 orang dan Pelabuhan Marina Teluk Senimba 1 orang. “Totalnya itu ada 1.791 orang. Dari angka itu termasuk pemulangan PMI,” katanya.

Sementara untuk kedatangan Warga Negara Asing (WNA) melalui Kota Batam, masih rendah. Dalam sepekan kemarin, tercatat sebanyak 85 orang. Melalui Pelabuhan Batamcenter, Pelabuhan Harbourbay dan Pelabuhan Marina Teluk Senimba. “Kemudian untuk keberangkatan WNA melalui Batam sebanyak 78 orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah juga telah merubah peraturan pembatasan orang asing yang melakukan perjalanan dari 11 negara untuk mencegah varian baru Covid-19, Omicron. Aturan itu sudah mulai berlaku sejak 30 November lalu.

“Sementara dilakukan penangguhan pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika dan beberapa negara lainnya,” imbuhnya. (*)

Reporter: Eggi

Sepekan, Hanya 85 WNA Masuk Batam

0
Kedatangan PMI dari Malaysia masih mendominasi di pintu masuk Batamtop

batampos.co.id- Jumlah keberangkatan dan kedatangan melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Batam, didominasi oleh Warga Negara Indonesia (WNI). Dari data yang tercatat di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, jumlah keberangkatan WNI dalam sepekan tercatat 581 orang. Mereka berangkat melalui Pelabuhan Batamcenter sebanyak 545 orang dan Pelabuhan Harbourbay 36 orang.

BACA JUGA: Kedatangan WNA ke Batam masih Minim

“Itu tercatat dari tanggal 29 November hingga 3 Desember kemarin,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, Rabu (8/12). Tessa mengatakan, keberangkatan WNI itu untuk keperluan yang berbeda-beda. Mulai dari kunjungan bisnis, keluarga maupun kerja.

Sedangkan untuk jumlah kedatangan WNI juga mendominasi. Selama sepekan lalu, jumlah WNI yang masuk melalui Pelabuhan Batamcenter tercatat sebanyak 1.782 orang, Pelabuhan Harbourbay 8 orang dan Pelabuhan Marina Teluk Senimba 1 orang. “Totalnya itu ada 1.791 orang. Dari angka itu termasuk pemulangan PMI,” katanya.

Sementara untuk kedatangan Warga Negara Asing (WNA) melalui Kota Batam, masih rendah. Dalam sepekan kemarin, tercatat sebanyak 85 orang. Melalui Pelabuhan Batamcenter, Pelabuhan Harbourbay dan Pelabuhan Marina Teluk Senimba. “Kemudian untuk keberangkatan WNA melalui Batam sebanyak 78 orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah juga telah merubah peraturan pembatasan orang asing yang melakukan perjalanan dari 11 negara untuk mencegah varian baru Covid-19, Omicron. Aturan itu sudah mulai berlaku sejak 30 November lalu.

“Sementara dilakukan penangguhan pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika dan beberapa negara lainnya,” imbuhnya. (*)

Reporter: Eggi

Disdik Bintan Berencana Tambah Kuota Siswa dalam Pembelajaran Tatap Muka

0
Kadisdik Bintan, Tamsir memimpin rapat evaluasi penerapan protokol kesehatan di sekolah yang berlangsung di kantor Disdik Bintan, Bintan Buyu, Rabu (8/12). F.Disdik Bintan

batampos.co.id– Pembelajaran tatap muka yang telah berlangsung selama dua bulan di Bintan berjalan dengan baik.

Sekolah juga telah menerapkan protokol kesehatan yang baik dan sejauh ini tidak ditemukan cluster covid-19 di lingkungan sekolah. Melihat kondisi ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bintan berencana menambah kuota siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka di ruang kelas.

BACA JUGA: Selama PPKM Level 3 Nataru, Sekolah Tetap Gelar PTM

Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Tamsir mengatakan, selama dua bulan pembelajaran tatap muka di Bintan, tidak ditemukan cluster covid-19 di lingkungan sekolah.

Selama dua bulan berjalan, kata Tamsir, kuota siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka hanya 50 persen dari kapasitas ruang kelas.

Dari hanya 50 persen, Tamsir mengatakan, Disdik Bintan berencana menambah 80 persen siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka dari kapasitas ruang kelas. Rencana penambahan kuota siswa tersebut, menurut Tamsir, masih menunggu persetujuan dari Satgas Penanganan Covid-19 Bintan.

Tamsir juga menekankan kepala sekolah untuk memperkuat pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah, diantaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Guru juga diharapkan selalu mengingatkan siswanya untuk patuh dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Tamsir. Selain kepala sekolah dan guru, Tamsir juga mengharapkan, peran aktif orangtua siswa untuk ikut mengawasi anaknya dalam mencegah penularan covid-19. (*)

Reporter: Slamet

Atletico Madrid ke 16 Besar Liga Champions

0

batampos.co.id – Atletico Madrid merebut tempat 16 besar Liga Champions setelah menang meyakinkan 3-1 atas tuan rumah Porto, dalam pertandingan menegangkan dan keras yang membuat kedua tim diganjar kartu merah.

Antoine Griezmann membawa Atletico memimpin pada menit ke-56 dengan memasukkan bola ke gawang yang didahului tendangan sudut setelah tuan rumah melewatkan banyak peluang bersih.

Porto vs Atletico Madrid. (net)

Keunggulan Atletico terancam ketika Yannick Carrasco diusir keluar lapangan pada menit ke-67 karena mengacungkan tangan ke arah Otavio Edmilson saat amarah memuncak menyusul terjadinya sebuah pelanggaran.

Baca Juga: Dibungkam Liverpool, Perjalanan AC Milan di Liga Champions Berakhir

Tetapi surplus satu pemain tidak dimaksimalkan Porto dan tak lam kemudian mereka sendiri kehilangan Wendell yang dikeluarkan dari lapangan karena menyikut Matheus Cunha. Pemain pengganti Angel Correa memastikan kemenangan Atletico dengan penyelesaian dingin melalui serangan balik pada menit ke-90, sementara Rodrigo de Paul menambahkan gol ketiga 60 detik kemudian.

Porto kemudian mendapatkan gol pelipur lara dari tendangan penalti yang dikonversi dengan baik oleh Sergio Oliveira yang sekaligus menjadi tendangan terakhir dalam laga ini.

Atletico asuhan Diego Simeone memulai pertandingan dari dasar Grup B tetapi mengakhirinya di urutan kedua dengan tujuh poin, sedangkan Porto berada di bawahnya pada peringkat ketiga dengan lima poin sehingga hanya bisa lolos ke Liga Eropa. (*)

Reporter: Antara

Nurahim, Kakek Sebatang Kara Terlantar Meninggal Dunia di Tanjungbatu

0
sejumlah warga dan Anggota Intel Polsek Kundur saat mengangkat jenazah Nurahim dari RSUD Tanjungbatu

batampos.co.id– Nurahim, 64, Kakek renta yang terlantar di Tanjungbatu, Rabu (8/12) meninggal dunia. Kakek sebatang kara yang sebelumnya sempat mendapat perawatan di RSUD Tanjungbatu secara suka rela karena kakek mengalami sakit stroke.

BACA JUGA: Banjir Rob Rendam Akses Menuju Pelabuhan Tanjungbatu

Plt lurah Tanjungbatu kota Gepri membenarkan jika Nurahim yang memiliki identitas KTP beralamat di desa Rambaian, Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir. Beberapa pekan lalu kakek ini terlantar di Tanjungbatu kondisinya sakit stroke dan sulit diajak komunikasi. Sehingga diputuskan untuk dilakukan perawatan di RSUD Tanjungbatu secara sukarela.

“Iya sebelumnya kakek Nurahim secara sukarela dirawat di RSUD Tanjungbatu karena hidup sebatang kara dan terlantar,”katanya.

Sementara Narto dan Afrizal, warga yang ikut melayat mengaku jika kakek Nurahim diketahui meninggal Rabu (8/12). Selanjutnya jenazah kakek Nurahim dimandikan disalatkan di surau Asyura Dwi Kota. Warga bersama pengurus surau melakulan proses pemakaman di tempat pemakaman umum (TPU) Tanjungbatu Barat. (*)

Reporter: Imam Sukarno

Dibungkam Liverpool, Perjalanan AC Milan di Liga Champions Berakhir

0

batampos.co.id – Liverpool membungkam AC Milan 2-1 dalam laga terakhir Grup B Liga Champions di San Siro pada Rabu (8/12) dini hari WIB, demikian catatan laman resmi UEFA seperti dilansir dari Antara.

Dua gol Liverpool dicetak Mohamed Salah dan Divock Origi. Sedangkan Fikayo Tomori menjadi pencetak gol AC Milan.

Hasil ini tidak mengubah posisi Liverpool sebagai juara grup dengan 18 poin. Sebaliknya, Milan harus mengakhiri perjalanan dalam kompetisi Eropa musim ini.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Milan berjuang menang demi meraih tiket lolos 16 besar.

Liverpool mengambil inisiatif serangan pada awal pertandingan. Kedua tim saling bertukar serangan, tetapi Liverpool lebih dominan menguasai bola.

Selebrasi Divock Origi (kanan) usai mencetak gol ke gawang AC Milan dalam pertandingan Grup B Liga Champions pada Rabu (8/12). (Miguel Medina/AFP/Antara)

Pada menit ke-29, Milan memberi kejutan dengan mencetak gol pertama. Sundulan Tomori dimuntahkan Alisson, tetapi bola yang jatuh di tengah kotak penalti disambar Tomori. Skor 1-0 untuk AC Milan.

Liverpool menyamakan kedudukan pada menit ke-36 lewat tendangan keras Salah dari jarak dekat yang tidak bisa dihentikan Maignan. Kedudukan menjadi 1-1.

Baca Juga: PSG Tutup Fase Grup dengan Kemenangan 4-1

Tempo permainan kembali meningkat usai gol tersebut. Tetapi tidak ada gol tambahan bagi kedua tim dan skor 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai.

Babak kedua dimulai dengan inisiatif Liverpool. Milan berusaha langsung menyerang, tetapi skuad asuhan Jurgen Klopp masih bisa mendominasi penguasaan bola.

Pada menit ke-55, Liverpool mencetak gol kedua. Tomori kehilangan bola dan langsung direbut Mane yang kemudian melepaskan tendangan.

Maignan masih bisa menepisnya, tetapi bola mantul mengarah kepada Origi yang tinggal menyundul bola ke gawang. Liverpool unggul 2-1.

Unggul membuat Liverpool menurunkan tempo permainan. Milan berusaha menyamakan kedudukan secepat mungkin.

Milan terus mencoba mencetak gol kedua dalam 10 menit akhir, tetapi Liverpool bertahan dengan baik. Tidak ada gol tambahan hingga wasit menyudahi pertandingan dengan skor 2-1 untuk Liverpool. (*)

Reporter: Antara