
batampos – Pengendara yang melintas di Jalan Raja Haji Fisabilillah, tepatnya setelah Kantor Bupati Anambas, dibuat resah oleh kondisi salah satu tiang listrik milik PLN yang tampak miring ke arah jalan raya.
Pantauan Batam Pos, Kamis (13/11), tiang listrik tersebut berdiri di atas tanah yang sebagian sisinya telah terkikis air hujan. Erosi di sekitar lokasi membuat posisi tiang terlihat makin condong dan rawan tumbang.
“Kami takut kalau lama dibiarkan, tanahnya makin abrasi dan tiangnya bisa roboh,” kata Agus Suradi, seorang pengendara yang kerap melintas di lokasi itu.
Menurut Agus, kondisi tiang listrik yang miring itu sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Namun, belum terlihat ada tindakan dari pihak PLN untuk memperbaikinya.
“Sudah beberapa bulan begini saja. Kalau hujan deras atau angin kencang, kami takut lewat,” ujarnya.
Ia pun berharap PLN segera turun tangan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kalau sampai jatuh dan menimpa orang baru ramai. Sebaiknya dicegah sebelum terlambat,” tegasnya.
Sementara itu, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas, Ade Listrian, membenarkan adanya tiang listrik miring di kawasan tersebut.
Menurut Ade, hasil pemantauan tim lapangan menunjukkan bahwa meski tiang tampak miring, kondisinya masih aman dan belum membahayakan masyarakat.
“Posisinya memang miring karena tanahnya terkikis, tapi pondasi dan penahannya masih kuat,” ujar Ade.
Meski demikian, PLN akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kekuatan tiang listrik itu.
“Nanti tim teknis kami akan turun lagi ke lokasi. Kalau memang perlu dipindahkan, tentu akan kami lakukan,” jelasnya.
Ade menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama PLN.
“Kami tidak akan menunggu sampai terjadi insiden. Kalau ada potensi bahaya, akan langsung kami tangani,” tutupnya. (*)
Reporter: Ihsan Imaduddin
Artikel Warga Anambas Waswas, Tiang Listrik PLN Miring ke Jalan Raya Belum Diperbaiki pertama kali tampil pada Kepri.





Sementara itu, CEO Samsaka Group, Febriyanto Rachmat menjelaskan bahwa Tjap Legende merupakan rangkaian roadshow kuliner legendaris yang digelar di 12 kota besar di Indonesia dan Batam menjadi kota ke-10 sebelum melanjutkan perjalanan ke Kendari dan Bandung.



batampos— Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, arus kendaraan di lintasan Merak–Bakauheni mulai meningkat. Dua pelabuhan utama di Selat Sunda ini kembali bersiap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
Wajib Beli Tiket Online
Penggunaan layanan tiket online Ferizy memberikan kemudahan bagi masyarakat selama melakukan proses pembelian tiket ferry. Kini tiket sudah bisa dibeli sejak H-60 sejak jadwal keberangkatan, sehingga pengguna layanan tidak perlu mengalami antrean panjang di pelabuhan.
