Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 882

3 Properti Swiss-Belhotel International Di Batam Hadirkan “The Great Wonder Christmas Night” dan “Year-Ender Feast & Dinner Buffet”

0
Suasana Natal di Swiss-Café™ Restaurant, Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam

batampos– Swiss-Belhotel Batam Group dengan unit hotel di antaranya Swiss- Belhotel Harbour Bay Batam, Swiss-Belinn Baloi Batam dan Zest Harbour Bay Batam siap merayakan Natal dan Tahun Baru dengan menghadirkan berbagai kegiatan dan promo menarik. Informasi kegiatan dan promo mereka telah diumumkan melalui akun resmi Instagram hotel sejak awal bulan November, berikut adalah rangkuman kegiatan yang akan diadakan.

Swiss-Belhotel Harbour Bay menghadirkan dua paket makan malam spesial Natal dan paket Tahun Baru. Untuk paket Natalnya, terdapat The Great Wonder Christmas Night, makan malam buffet berlangsung pada 24 Desember 2025 mulai pukul 6 sore di Swiss-Café™ Restaurant seharga Rp 350.000 net per orang.

Para tamu akan mendapatkan pengalaman perayaan Natal bak berada di negeri ajaib sambil menikmati berbagai pilihan menu buffet dari masakan Asia, Barat dan Indonesia. Variasi menun yang disajikan antara lain Chicken Mushroom Creme, Lamb Rogan Josh, Red Snapper with Padang sauce, pilihan pizza dan spaghetti sebagai hidangan utamanya. Sedangkan untuk pilihan hidangan penutup, tamu akan dimanjakan dengan S’mores Cheesecake, Strawberry Christmas Tree, Mixed Berries Tart, Onde-onde hingga ice cream dengan berbagai topping. Acara makan malam ini juga akan dilengkapi oleh Live Music serta Children Christmas Choir.

BACA JUGA: Swiss-Belhotel International Raih Penghargaan Corporate Excellence Award

Bagi tamu yang ingin merayakan malam akhir tahun dengan santai dan premium dapat mengunjungi Year-Ender Feast & Dinner Buffet pada 31 Desember 2025 mulai pukul 7 malam di Swiss-Café™ Restaurant. Paket makan seharga Rp 385.000 net per orang ini menyajikan masakan mulai dari Cina, India dan Indonesia. Variasi menunya antara lain Beef Bourguignon, Braised Lamb Tongseng, Beef Brisket Dendeng, Assorted Fried and Steamed Dim Sum, Coconut Salmon Curry dan Chicken Tikka sebagai hidangan utamanya. Sedangkan untuk pilihan hidangan penutup, tamu akan dimanjakan dengan Crème Brûlée, English Trifle, Chocolate Truffle dan New Year Sugar Cookies Macaron Tower, serta ditemani oleh penampilan Live Band. Setiap paket yang ditawarkan oleh Swiss-Belhotel Harbour Bay di akhir tahun sudah termasuk welcome wine untuk setiap tamu.

Sementara itu, para tamu yang ingin menikmati akhir tahun di tengah kota Batam sambil menikmati menu-menu andalan Swiss-Bistro™ dengan pelayanan terbaik juga dapat mengunjungi Swiss-Belinn Baloi Batam yang juga menyediakan paket makan malam tahun baru seharga IDR 250,000 net per orang, dengan pilihan menu mulai dari appetizer yaitu salad dan mini sandwich, Roasted Sirloin with Herbs, Sate Taichan, Cream Soup, Beef Stroganoff, Grilled Chicken with Rosemary Gravy, serta berbagai pilihan dessert dan minuman. Potongan harga sebesar 20 persen bagi para pengunjung yang terdaftar sebagai member Swiss-Belexecutive.

Untuk penggemar masakan Nusantara, jangan khawatir karena tahun ini Zest Harbour Bay Batam menawarkan paket makan tahun baru dengan tema menu Nusantara, New Year’s Eve Feast. Makan malam buffet juga berlangsung 31 Desember 2025 mulai pukul 6 sore, bertempat di Citruz™ Kitchen & Bar yang menyajikan bermacam menu Nusantara mulai dari Siomay Bandung, Daging Kediri, Mie Goreng Jawa, Rendang Ayam, Cumi Tauco, Mie Ayam Bakso Malang, dan berbagai menu lainnya sepuasnya seharga IDR 155,000 net per orang.

“Bagi masyarakat Batam maupun yang akan mengunjungi Kota Batam di akhir tahun ini dan ingin merasakan suasana baru dan berkesan bersama keluarga dengan makan malam istimewa yang telah disiapkan oleh tim profesional Swiss-Belhotel Harbour Bay, Swiss-Belinn Baloi dan Zest Harbour Bay, kami telah mempersiapkan berbagai pilihan hidangan untuk memeriahkan perayaan natal dan tahun baru yang berkesan. Selain itu juga para tamu juga dapat menikmati promo bayar 2 gratis orang ke-3 untuk reservasi makan malam tahun baru di Swiss-Belhotel Harbour Bay dan Zest Harbour Bay, Batam yang dilakukan sebelum 15 Desember 2025, ” ujar Christophe Bernard Keramaris, Cluster General Manager dari ketiga hotel itu.

Berikut informasi berbagai pilihan paket akhir tahun dari Swiss-Belhotel Batam Group. Untuk pertanyaan lebih lanjut dan pemesanan dapat mengirimkan pesan ke akun resmi Instagram hotel @swiss-belhotelharbourbaybatam atau @swissbelinnbaloibatam atau @zestbatam. Atau menghubungi reservasi melalui WhatsApp, Swiss-Belhotel Harbour Bay di nomor 0853 6116 6556, Swiss-Belinn Baloi Batam di nomor 0811 776 6218 dan Zest Harbour Bay Batam di 0811 776 6211.

Tentang Swiss-Belhotel International

Swiss-Belhotel International beroperasi di 20 negara, mengelola 150+* hotel, resor, dan proyek di Selandia Baru, Australia, Indonesia, Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa, dengan kantor regional yang berlokasi di Hong Kong, Selandia Baru, Australia, China, Indonesia, UEA, Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Sebagai bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan hospitality kelas dunia, Swiss-Belhotel International menawarkan Swiss-Belexecutive Card (SBEC), program loyalitas dengan berbagai keuntungan, termasuk diskon 10% hingga 35% untuk pemesanan kamar, makanan, dan layanan lainnya, serta prioritas check-in, upgrade kamar gratis, dan late check-out.

Bergabunglah secara gratis dengan Green Global tier dan nikmati diskon instan sejak menginap pertama—tanpa perlu mengumpulkan poin atau menunggu penukaran! Nikmati lebih banyak keuntungan dengan SBEC Loyalty Programme—Daftar GRATIS sekarang. Tetap terhubung dengan kami di Facebook, Linkedin, Instagram, dan TikTok untuk mendapatkan informasi terbaru dan penawaran eksklusif.Kunjungi swiss-belhotel.com untuk informasi lebih lanjut.(*)

Artikel 3 Properti Swiss-Belhotel International Di Batam Hadirkan “The Great Wonder Christmas Night” dan “Year-Ender Feast & Dinner Buffet” pertama kali tampil pada Lifestyle.

Marak Penipuan Online Berkedok Paket, J&T Express Luncurkan Kampanye “Cek, Curiga, Cancel”

0
batampos— Lonjakan aktivitas belanja online di Indonesia ikut memicu meningkatnya kejahatan digital yang menyasar para konsumen. Menyikapi gelombang penipuan online yang sering mengatasnamakan perusahaan logistik, J&T Express meluncurkan kampanye edukatif “3C: Cek, Curiga, Cancel” guna meningkatkan kewaspadaan publik terhadap ancaman phishing.
Data Patroli Siber Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan lebih dari 14.000 laporan penipuan online dalam berbagai modus yang memanfaatkan identitas perusahaan logistik. Situasi ini mendorong J&T Express untuk mengambil peran dalam mengedukasi masyarakat agar lebih cermat dalam menerima pesan atau tautan mencurigakan terkait pengiriman barang.
“Melalui kampanye 3C, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan, tautan, atau panggilan yang mengatasnamakan J&T Express. Perusahaan tidak pernah meminta data pribadi atau pembayaran di luar kanal resmi,” ujar Herline Septia, Brand Manager J&T Express.
Tiga Langkah 3C untuk Mencegah Phishing
Kampanye 3C terdiri dari tiga tindakan sederhana namun krusial:
•Cek — Verifikasi kebenaran informasi, nomor resi, dan tautan yang diterima.
•Curiga — Waspadai permintaan data pribadi, permintaan transfer dana, atau pesan terkait paket yang tidak pernah dipesan.
•Cancel — Hentikan interaksi dan abaikan pesan jika terdapat unsur mencurigakan, termasuk tidak mengklik tautan yang dikirimkan.
Dalam pengamatannya, J&T Express menemukan modus penipuan paling umum berupa pesan WhatsApp atau SMS palsu terkait pengiriman paket, situs tiruan yang menyerupai halaman resmi perusahaan, hingga penipuan refund atau biaya tambahan melalui QR yang justru menguras dana korban.
“Keamanan pelanggan adalah prioritas kami. Edukasi publik mengenai phishing bukan hanya untuk melindungi pengguna layanan J&T Express, tetapi juga untuk membangun budaya digital yang lebih aman di masyarakat,” tambah Herline. (*)

Artikel Marak Penipuan Online Berkedok Paket, J&T Express Luncurkan Kampanye “Cek, Curiga, Cancel” pertama kali tampil pada News.

Kemenag Batam Jemput Bola Gelar Manasik di Belakang Padang, Syahbudi Paparkan Aturan Baru Kuota Haji 2026

0
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Batam, Syahbudi saat paparkan aturan baru kuota Haji 2026. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menggelar manasik haji khusus bagi jamaah asal Belakang Padang, Selasa (18/11). Kegiatan yang dipusatkan di Kantor KUA Belakang Padang ini dilakukan untuk memudahkan jamaah, terutama mereka yang sudah lanjut usia, agar tidak perlu menyeberang ke Batam.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Batam, Syahbudi, mengatakan pihaknya sengaja turun langsung ke pulau karena banyak jamaah yang memiliki keterbatasan mobilitas.

“Banyak jamaah Belakang Padang yang sudah lansia. Agar mereka tidak bolak-balik ke Batam, kami yang datang memberikan materi. Ini bagian dari upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Syahbudi, Rabu (19/11).

Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima materi mengenai rute pergerakan jamaah haji gelombang 1 dan gelombang 2, termasuk tahapan perjalanan mulai dari embarkasi hingga kembali ke Tanah Air.

Selain materi teknis, Syahbudi juga menyampaikan sejumlah kebijakan terbaru yang mulai berlaku sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Menurutnya, perbedaan terbesar pada penyelenggaraan haji tahun depan terletak pada pola pembagian kuota nasional. Bila sebelumnya kuota dibagi berdasarkan jumlah penduduk muslim, maka mulai 2026 pembagian dihitung berdasarkan jumlah pendaftar atau waiting list di setiap daerah.

“Daerah dengan antrean panjang akan mendapat kuota lebih besar. Sebaliknya, daerah dengan antrean pendek kuotanya berkurang. Ini bukan soal naik atau turunnya kuota nasional, tetapi cara pembagiannya yang berubah,” jelasnya.

Syahbudi menilai sistem baru ini lebih adil dan transparan karena mengutamakan jamaah yang sudah menunggu lama.
“Tujuannya untuk mengejar keadilan. Yang sudah menunggu bertahun-tahun harus diprioritaskan. Sistem ini lebih berbasis data nyata,” katanya.

Dalam manasik tersebut, Kemenag juga memaparkan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 88.409.365,45.

Dari jumlah itu, jamaah harus melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) sebesar Rp 54.924.000, sementara sisanya ditopang oleh nilai manfaat sebesar Rp 33.485.365,45 atau setara 38 persen.

Syahbudi menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses verifikasi dan validasi jamaah yang masuk kuota keberangkatan tahun depan.“Verifikasi ini penting untuk memastikan data jamaah akurat sebelum masuk tahapan berikutnya,” ucapnya.

Dalam waktu dekat, petugas kesehatan juga akan mulai menghubungi jamaah untuk menjalani pemeriksaan kesehatan tahap I sebagai bagian dari persiapan awal keberangkatan.

Sementara itu, untuk tahap pelunasan, Kemenag masih menunggu terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) terkait mekanisme dan jadwal resmi pelunasan biaya haji.

“Kami menunggu Keppres. Begitu keluar, seluruh jadwal teknis akan segera diumumkan kepada jamaah,” ujar Syahbudi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kemenag Batam Jemput Bola Gelar Manasik di Belakang Padang, Syahbudi Paparkan Aturan Baru Kuota Haji 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tegaskan Natuna Wilayah Vital, 2026 Diperkuat Alutsista Baru

0
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin (jaket hitam) disambut langsung oleh Danlanud RSA, Marsma TNI Onesmus usai tiba di Ranai, Kabupaten Natuna. F. Lanud RSA untuk Batam Pos.

batampos – Minimnya perhatian terhadap wilayah terluar membuat Pemerintah Pusat kembali memberi atensi besar pada daerah strategis, salah satunya Kabupaten Natuna.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Natuna memiliki peran vital dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Sjafrie, letak geografis Natuna yang berada di ujung utara Indonesia dan berbatasan dengan sejumlah negara tetangga menempatkan wilayah ini sebagai garda terdepan pertahanan nasional.

“Natuna bukan sekadar kabupaten perbatasan, tetapi benteng utama yang menjaga pintu utara Indonesia,” kata Menhan saat berkunjung ke Ranai, Natuna, Selasa (18/11) malam.

Ia menyebutkan posisi tersebut tidak hanya penting secara militer, tetapi juga secara geopolitik dan ekonomi. Karena itu, penguatan keamanan di Natuna menjadi keharusan, terutama di tengah dinamika keamanan kawasan yang terus berkembang.

“Indonesia harus kuat di Natuna. Karena siapa yang menguasai titik ini akan memiliki pengaruh besar terhadap kawasan,” ujarnya.

Menhan memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat struktur pertahanan di Natuna. Tahun 2026 disebut akan menjadi momentum penting, karena Natuna akan menerima sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru.

“Mulai 2026, Natuna akan menjadi pangkalan yang dibekali alutsista modern, baik untuk matra darat, laut, maupun udara. Semua ini dirancang agar Natuna memiliki kemampuan deteksi dan respons yang lebih cepat,” jelasnya.

Penguatan itu juga mencakup peningkatan infrastruktur pendukung, seperti radar, pos pengamanan, dan fasilitas pangkalan yang lebih memadai.

Ia berharap masyarakat Natuna turut mendukung program ini, karena keamanan negara memerlukan keterlibatan semua pihak. Dengan langkah tersebut, pemerintah menargetkan Natuna menjadi kawasan yang kuat secara pertahanan serta berkembang secara ekonomi dan sosial. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tegaskan Natuna Wilayah Vital, 2026 Diperkuat Alutsista Baru pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus DBD di Batam Tembus 695 Kasus Hingga November, Dinkes Ingatkan Warga Waspada Lonjakan Musim Hujan

0
Ilustrasi demam berdarah.

batampos – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam terus meningkat memasuki musim penghujan. Data Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat, periode Januari hingga 18 November 2025, total kasus tembus 695 orang.

Dari jumlah tersebut, 381 kasus merupakan laki-laki, sementara 314 kasus adalah perempuan. Distribusi usia paling banyak berada pada kelompok 15 tahun ke atas, yang mendominasi hampir setiap bulan sejak awal tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan tren peningkatan ini sejalan dengan intensitas hujan yang semakin tinggi sejak Oktober. Kondisi ini menyebabkan sarang nyamuk Aedes aegypti lebih mudah berkembang.

“Memasuki musim hujan, angka DBD di Batam cenderung naik. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui gerakan 3M Plus. Jangan menunggu ada korban, pencegahan harus dilakukan sekarang,” ujar Didi, Rabu (19/11).

Berdasarkan grafik distribusi kasus DBD per bulan, kelompok usia ≥ 15 tahun mencatat persentase tertinggi hampir di semua bulan, misalnya Januari 40 kasus, Februari 24 kasus, Juli 45 kasus, Agustus: 40 kasus, Oktober 61 kasus dan November: 21 kasus (hingga 18 November).

Sementara kelompok anak usia 5–14 tahun berada pada posisi kedua, disusul kelompok balita.

Didi menjelaskan bahwa mobilitas tinggi masyarakat usia produktif turut menjadi faktor kerentanan.

“Usia dewasa sering terpapar di luar rumah, baik di kantor maupun tempat umum. Lingkungan kerja dan rumah harus sama-sama diperhatikan kebersihannya dari genangan air,” katanya.

Dinas Kesehatan Batam juga telah mengerahkan tim untuk melakukan fogging fokus di lokasi-lokasi yang ditemukan kasus positif.

Namun, Didi menegaskan bahwa fogging bukan solusi utama. “Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Yang paling penting adalah memberantas jentik di tempat penampungan air. Jika jentik tidak hilang, kasus tetap akan muncul,” tegasnya.

Didi mengingatkan masyarakat untuk menguras bak mandi minimal seminggu sekali, menutup tempat penampungan air. Mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air, menggunakan lotion anti-nyamuk serta memastikan ventilasi rumah cukup cahaya.

“Mari kita cegah bersama. Dengan pola hidup bersih dan pemeriksaan jentik berkala, kita bisa menekan kasus DBD di Batam,” tutup Didi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kasus DBD di Batam Tembus 695 Kasus Hingga November, Dinkes Ingatkan Warga Waspada Lonjakan Musim Hujan pertama kali tampil pada Metropolis.

Ilmuwan Tiongkok Kembangkan Pil Anti Penuaan Berbasis PCC1, Klaim Bisa Perpanjang Umur

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Tiongkok kembali membuat terobosan ilmiah dengan mengembangkan kapsul anti penuaan yang diklaim mampu memperpanjang umur manusia hingga mendekati 150 tahun.

Penelitian ini dilakukan oleh Lonvi Biosciences, perusahaan bioteknologi di Shenzhen yang berfokus pada intervensi farmasi untuk memperlambat kerusakan akibat penuaan.

Terobosan ini muncul ketika rata-rata harapan hidup global saat ini berada di kisaran 65–70 tahun.

Kapsul yang dikembangkan Lonvi menggunakan bahan aktif Procyanidin C1 (PCC1), senyawa alami yang diekstrak dari biji anggur. PCC1 disebut mampu menargetkan sel zombie atau sel senescent—sel menua yang tidak lagi membelah tetapi terus menumpuk dan memicu peradangan serta kerusakan jaringan.

Lonvi Biosciences melakukan uji laboratorium pada tikus. Hasilnya menunjukkan potensi signifikan sebagai terapi anti penuaan.

“Hewan yang menerima perawatan menunjukkan peningkatan umur total sebesar 9,4%, sementara perkiraan harapan hidup tersisa sejak awal regimen meningkat lebih dari 64%,” tulis laporan perusahaan, dikutip dari Money Control, Rabu (19/11).

Namun para peneliti menegaskan bahwa meski hasil pada tikus menjanjikan, uji komprehensif pada manusia tetap menjadi langkah penting. Penilaian terkait keamanan, efektivitas, serta implikasi jangka panjang harus dilakukan sebelum terapi bisa dipasarkan.

Lonvi menjelaskan bahwa formulasi berbasis PCC1 tidak hanya bertujuan memperpanjang umur, tetapi juga menunda berbagai kondisi terkait penuaan. Senyawa ini disebut membantu meningkatkan ketahanan seluler, memperlambat degenerasi, dan menjaga produksi energi tubuh.

“Ini bukan pil biasa, tetapi keajaiban dalam riset umur panjang,” kata CEO Lonvi Biosciences, Ip Zhu, dikutip dari Money Control.

Meski begitu, perusahaan menegaskan bahwa usia 150 tahun bukanlah hasil pasti yang dijanjikan oleh pil tersebut. Efek optimal baru dapat dicapai jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat serta perawatan medis yang tepat.

Pengembangan kapsul PCC1 dilakukan di tengah tingginya minat global maupun domestik terhadap riset bioteknologi dan sains umur panjang. Di Tiongkok, penelitian terkait penuaan mendapat dukungan besar dari sektor publik dan swasta. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Ilmuwan Tiongkok Kembangkan Pil Anti Penuaan Berbasis PCC1, Klaim Bisa Perpanjang Umur pertama kali tampil pada News.

Tumpahan Solar Bikin Pemotor Tergelincir di Lintas Barat Bintan

0
Polisi bersama Damkar Toapaya membersihkan jalan dari tumpahan minyak solar di Jalan Lintas Barat, Bintan, Selasa (18/11) malam. F. Bako untuk Batam Pos.

batampos – Tumpahan minyak solar di Jalan Lintas Barat, Bintan membuat sejumlah pengendara motor tergelincir pada Selasa (18/11) malam. Insiden ini terjadi tepatnya di Simpang Tembeling menuju Sei Ladi, Kecamatan Toapaya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Tedi Sinaga membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. “Ada lima atau enam pengendara yang tergelincir,” ujarnya, Rabu (19/11).

Para pengendara yang terjatuh mayoritas melaju dari arah Tanjunguban menuju Tanjungpinang. Beruntung, mereka hanya mengalami luka ringan seperti lecet dan sudah diperbolehkan pulang.

Mendapat laporan, polisi bersama UPT Damkar Toapaya langsung turun ke lokasi. Petugas melakukan penyemprotan air untuk membersihkan ceceran solar sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi insiden susulan.

Tedi mengimbau pengendara untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan. “Tetap fokus dalam berkendara, jangan terburu-buru,” pesannya.

Kasubbag TU UPT Damkar Toapaya, Fatra, mengatakan kejadian tumpahan solar di jalur tersebut bukan pertama kali terjadi. Namun kali ini jumlah cecerannya lebih banyak sehingga membuat jalan lebih licin. Petugas membersihkan solar menggunakan air dan sabun untuk memastikan jalan aman dilalui.

Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, menyayangkan insiden yang menyebabkan pengendara tergelincir tersebut. “Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali karena dapat mengancam keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Polisi juga akan mencari tahu penyebab tumpahan solar di ruas Lintas Barat. Yunita turut mengingatkan pemilik kendaraan untuk rutin memeriksa tangki dan penutup tangki agar tidak terjadi kebocoran yang bisa membahayakan pengendara lain.

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Tumpahan Solar Bikin Pemotor Tergelincir di Lintas Barat Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Profesor Andi Asrun: RUU KUHAP Kunci Implementasi KUHP Nasional, Sistem Peradilan Pidana Lebih Adil dan Transparan

0
Profesor Andi Asrun.

batampos – Guru Besar Hukum Konstitusi Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan sekaligus Penasihat Asosiasi Pengajar HTN-HAN Indonesia Profesor Andi Asrun menanggapi rencana DPR mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP).

Undang-Undang ini merupakan peraturan pelaksana atas Kitab Undang-Undang Hukum Nasional (KUHP Nasional) yang akan berlaku di awal tahun 2026.

Menurut Profesor Andi Asrun, setelah melalui pembahasan panjang dengan berbagai kalangan akademisi dan praktisi hukum serta lembaga-lembaga pemerintahan dan organisasi lembaga swadaya masyarakat di bidang hukum dan hak asasi manusia, maka sudah seharusnya DPR RI segera mengesahkan RUU KUHP.

Menurut Profesor Andi Asrum, proses penyusunan RUU KUHAP dilakukan secara partisipatif dan terbuka melibatkan banyak pihak seperti akademisi, praktisi, aparat penegak hukum, organisasi profesi, organisasi masyarakat sipil, kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Dia menyebut pelibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut untuk mendapatkan masukan dalam penyusunan RUU KUHAP dan pembahasannya sebagai bentuk partisipasi publik.

Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR RI merupakan agenda konsultasi publik itu turut membahas dan memastikan kejelasan dan pembagian kewenangan antara aparat penegak hukum (APH) agar tidak tumpang tindih.

Dengan rapat dengar tersebut, menurut Profesor Andi Asrun, publik turut mendukung terciptanya hukum acara pidana yang efisien, transparan, adil, dan tetap menjunjung tinggi HAM.

Partisipasi masyarakat memberikan peluang untuk memberikan masukan agar nantinya lebih siap menghadapi implementasi undang-undang ini kelak.

RUU KUHAP tersebut mendesak untuk segera disahkan, karena UU KUHP baru akan berlaku pada 2 Januari 2026. Selain itu, pengesahan RUU KUHAP dinilai penting karena KUHAP merupakan hukum formal yang mengoperasikan pemberlakuan KUHP sebagai hukum materiel.

RUU KUHAP ini sudah berorientasi pada KUHP yang disusun dengan merujuk pada paradigma hukum pidana modern yaitu pada keadilan korektif, keadilan rehabilitatif, dan keadilan restoratif.

Oleh karena itu, keadilan restoratif juga dimungkinkan di dalam RUU KUHAP untuk semua tingkatan yaitu Kepolisian, Pengadilan, Kejaksaan, bahkan sampai ketika orang tersebut merupakan penghuni lembaga pemasyarakatan.

Nilai Lebih RUU KUHAP

Di awal pembahasan RUU KUHAP, Pemerintah dan Komisi III DPR telah mengklasifikasi 29 klaster masalah RUU KUHAP, yaitu pemblokiran, penghapusan istilah penyidik utama, penuntut umum tertinggi, penyandang disabilitas, kebutuhan khusus dan kelompok rentan.

Selanjutnya, pengawasan penyelidikan, penjelasan intimidasi, kewenangan penuntut umum dalam menghentikan penuntutan melalui denda damai, mekanisme restorative justice.

Dalam RUU KUHAP ini memuat materi terkait penguatan perlindungan hak-hak tersangka, terpidana, korban, sanksi, bantuan hukum, pendampingan advokat, perlindungan dari ancaman intimidasi.

Penguatan peran advokat mencakup pendampingan advokat kepada tersangka dan terdakwa di setiap tahap pemeriksaan.

Kemudian setelah selesainya pembahasan RUU KUHAP, Komisi III DPR RI berhasil mengklasifikasi permasalahan dalam materi RUU KUHAP menjadi 14 materi terkait revisi hukum acara pidana dalam KUHAP baru, yaitu:

1. Penyesuaian hukum acara pidana dengan memperhatikan perkembangan hukum nasional dan internasional.

2. Penyesuaian pengaturan hukum acara pidana dengan nilai-nilai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang menekankan orientasi restoratif, rehabilitatif, dan restitutif guna mewujudkan pemulihan keadilan substansi dan hubungan sosial antara pelaku, korban, dan masyarakat.

3. Penegasan prinsip diferensiasi fungsional dalam sistem peradilan pidana, yaitu pembagian peran yang proporsional antara penyidik, penuntut umum, hakim, advokat, dan pemimpin kemasyarakatan.

4. Perbaikan pengaturan mengenai kewenangan penyelidik, penyidik, dan penuntut umum, serta penguatan koordinasi antarlembaga untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas sistem peradilan pidana.

5. Penguatan hak-hak tersangka, terdakwa, korban, dan saksi, termasuk hak atas bantuan hukum, pendampingan advokat, hak atas peradilan yang adil, dan tidak memihak, serta perlindungan terhadap ancaman, intimidasi, atau kekerasan dalam setiap tahap penegakan hukum.

6. Penguatan peran advokat sebagai bagian integral sistem peradilan pidana, mencakup kewajiban pendampingan dan pemberian bantuan hukum cuma-cuma oleh negara.

7. Pengaturan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice) sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan, yang dapat dilakukan sejak tahap penyelidikan hingga pemeriksaan di pengadilan.

8. Perlindungan khusus terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, perempuan, anak, dan lanjut usia, disertai kewajiban aparat untuk melakukan asesmen dan menyediakan sarana dan prasarana pemeriksaan yang ramah.

9. Penguatan perlindungan penyandang disabilitas dalam setiap tahap pemeriksaan.

10. Perbaikan pengaturan tentang upaya paksa untuk menjamin penerapan prinsip perlindungan HAM dan due process of law, termasuk pembatasan waktu syarat penetapan dan mekanisme kontrol yudisial melalui izin pengadilan dan atas tindakan aparat penegak hukum.

11. Pengenalan mekanisme hukum baru dalam hukum acara pidana, antara lain pengakuan bersalah bagi terdakwa yang kooperatif dengan imbalan keringanan hukuman dan perjanjian penundaan penuntutan bagi pelaku tindak pidana korporasi.

12. Pengaturan prinsip pertanggungjawaban pidana korporasi.

13. Pengaturan hak kompensasi, restitusi, dan rehabilitasi secara lebih tegas sebagai hak hukum korban dan pihak yang dirugikan akibat kesalahan prosedur atau kekeliruan penegakan hukum.

14. Modernisasi hukum acara pidana untuk mewujudkan proses peradilan yang cepat, sederhana, transparan, dan akuntabel.

Revisi KUHAP Sesuai Perkembangan

Profesor Andi Asrun mengatakan revisi KUHAP telah dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan hukum, kebutuhan masyarakat, dan harmonisasi dengan berbagai aturan terbaru yang telah diterapkan dalam praktik peradilan.

Penyesuaian tersebut untuk lebih memastikan bahwa hukum acara pidana tidak hanya menjadi alat kepastian hukum, tetapi juga sarana keadilan yang lebih manusiawi, modern, dan responsif terhadap tantangan zaman.

KUHAP Revisi ini lebih maju dalam berorientasi pada keadilan korektif, keadilan restoratif, dan keadilan rehabilitatif. Keadilan restoratif ditujukan kepada korban. Sementara keadilan rehabilitatif ditujukan kepada keduanya, yakni pelaku maupun korban.

Keadilan korektif, keadilan restoratif, maupun keadilan rehabilitatif membutuhkan sistem peradilan pidana yang menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) serta berdasarkan prinsip yang berlaku universal di seluruh dunia, yakni due process of law atau proses hukum yang adil dan menjamin hak kemerdekaan warga negara.

RUU KUHAP sejalan dengan kebutuhan masyarakat terkait bidang penegakan hukum acara.

KUHAP baru nantinya menyempurnakan peraturan-peraturan hukum acara pidana dengan lebih mengedepankan hak-hak tersangka/terdakwa maupun saksi dalam perkara pidana serta memberi peran lebih besar kepada kalangan advokat untuk pendampingan pemeriksaan tersangka di tingkat penyidikan, pemeriksaan terdakwa di persidangan serta pendampingan advokat untuk pemeriksaan saksi di tingkat penyidikan.

Singkatnya, KUHAP baru nantinya akan lebih baik dalam memberikan hak-hak para pihak sebagaimana tuntutan “due process of law” yang lebih adil di masa depan.

KUHAP perlu diperbarui agar selaras dengan perkembangan hukum dan memastikan hak korban benar-benar terlindungi dalam sistem peradilan pidana. KUHAP direvisi sehingga selaras dengan perkembangan hukum dan memastikan hak korban benar-benar terlindungi dalam sistem peradilan pidana.

RUU KUHAP dapat disetujui bersama dalam rapat paripurna DPR untuk disahkan menjadi UU. Sebagai landasan yuridis penyelenggaraan hukum acara pidana di Indonesia. Dalam perjalanan 4 dekade sejak terbit UU 8/1981 terjadi perubahan nilai-nilai hukum, sosial, dan revolusi teknologi yang berdampak besar pada sistem peradilan pidana.

Kejahatan lintas negara, siber, ekonomi modern, dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap HAM menuntut adanya KUHAP modern, adaptif dan berkeadilan.

Tuntutan masyarakat terhadap proses hukum akuntabel, efisien, dan menghormati HAM semakin kuat.

RUU KUHAP memuat berbagai hal penting seperti penguatan HAM, digitalisasi proses hukum, pengakuan bukti elektronik, dan pengawasan ketat upaya paksa, penetapan tersangka, dan mencegah penyalahgunaan kewenangan.

“RUU KUHAP memperluas RJ, mempertegas pidana korporasi, memperkuat peran advokat dan selaraskan seluruh mekanisme hukum acara dengan KUHP Nasional agar hukum pidana materiil dan formil selaras,” ujar Profesor Andi Asrun. (*)

Artikel Profesor Andi Asrun: RUU KUHAP Kunci Implementasi KUHP Nasional, Sistem Peradilan Pidana Lebih Adil dan Transparan pertama kali tampil pada Metropolis.

Dari Malioboro hingga Prambanan, Serunya Media Connect Archipelago Group ke Kota Budaya

0
Jurnalis Batam bersama manajemen Archipelago Group Region Batam dalam program Media Connect 2025. F. Fiska Juanda/Batam Pos.

JOGJA selalu punya cara menyapa para pendatang, lembut, hangat, dan tak terburu-buru. Itulah kesan pertama yang dirasakan para jurnalis Batam ketika mengikuti program Media Connect 2025 persembahan Archipelago Group Region Batam.

Laporan: FISKA JUANDA

Perjalanan yang digelar pada 13–16 November 2025 oleh Archipelago Group region Batam ini bukan sekedar sarana memperkuat komunikasi. Namun, menjadikan sebuah perjalanan budaya yang begitu memikat.

Media Connect yang biasanya berlangsung dalam format seminar atau silaturahmi sederhana, kini tampil dengan wajah berbeda. Archipelago Group Region Batam memilih membawa rombongan jurnalis ke Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan Jawa.

Tujuan perjalanan ini hanya satu, hubungan yang terjalin dengan media kian erat melalui pengalaman nyata.

Perjalanan itu dimulai pada Kamis (13/11) siang, saat rombongan meninggalkan Hang Nadim dengan semangat yang terasa sejak di ruang tunggu. Ketika pesawat mendarat di New Yogyakarta International Airport, udara hangat khas Jogja seperti langsung menyambut.

Malam pertama menjadi pembuka yang manis, santap malam bersama di Aston Gejayan, lengkap dengan suasana yang membangun kedekatan sejak awal.

Tapi Jogja selalu punya cara untuk berkata bahwa cerita belum selesai, dan malam itu, Malioboro memanggil. Lampu-lampunya yang tak pernah padam, pedagang yang tak kenal lelah, serta hiruk pikuk yang tetap ramah memanjakan siapa pun yang melangkah di bawah langitnya.

Keesokan harinya, Jumat (14/11), rombongan dibawa jauh dari gegap gempita kota, menuju nuansa pedesaan yang lebih tenang. Omah Kecebong menyambut seperti rumah kedua. Di sana, para jurnalis tak hanya melihat budaya Jawa dari balik kamera, tetapi menyentuh dan mengalaminya langsung.

Ada yang mencoba jemparingan dengan tawa kecil saat anak panah meleset, ada yang khusyuk membatik, ada pula yang tampak kikuk namun bahagia saat mengenakan busana adat. Hidangan yang tersaji sederhana namun sarat rasa, mengingatkan siapa pun pada makanan rumahan yang penuh kenangan.

Rombongan Media Connect 2025 mencoba jemparingan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan budaya. F. Fiska Juanda/Batam Pos.

Keakraban tumbuh begitu cepat. Tawa pecah di setiap sudut, interaksi mengalir tanpa jeda, dan percakapan hangat membuat suasana seperti berkumpul dengan keluarga besar. Di tempat inilah semua sadar, budaya bukan sekadar tontonan, melainkan pengalaman yang dihayati.

Rencana sempat berubah ketika aktivitas vulkanik Merapi meningkat, memaksa rombongan menunda kunjungan ke kawasan lereng gunung. Tetapi Jogja, dengan segala kejutannya, justru menghadirkan momen lain yang tak kalah berkesan.

Malam itu, Bale Raos menjadi panggung kehormatan. Dalam balutan sejarah dan aroma masakan khas keraton, para jurnalis bersantap di tempat yang dahulu menjadi pilihan keluarga Keraton Yogyakarta.

Suasananya tenang, hangat, dan sarat makna. Para peserta berbaur dengan jajaran manajemen Archipelago Region Batam mulai dari Director of Sales, Operation Manager, hingga Cluster General Manager, obrolan yang mengalir sehangat teh yang tersaji di meja.

Sabtu (15/11), rombongan memasuki dunia yang berbeda lagi. Studio Alam Gamplong menyuguhkan suasana sinematik yang seolah membawa mereka masuk ke lembaran-lembaran sejarah. Rumah-rumah kayu tua, jalanan tanah, dan set film yang begitu detail membuat peserta seperti berjalan di masa lampau.

Menjelang senja, perjalanan itu seperti menemukan nadinya. Langit Prambanan berubah keemasan, perlahan tenggelam di balik siluet candi yang menjulang, seolah tengah menarik tirai untuk membuka panggung sebuah kisah besar.

Di bawah cahaya yang meredup, Ramayana Ballet Purawisata dipentaskan, sebuah persembahan budaya yang menyulam gerak, suara, dan cerita menjadi satu helai pengalaman.

Adegan Rama dan Shinta dalam pagelaran Ramayana Ballet. F. Fiska Juanda/Batam Pos.

Gerakan para penari, lembut namun penuh presisi, seakan menggambarkan emosi yang tak diucapkan. Dentingan gamelan mengalun ritmis, menuntun kisah Rama dan Shinta tanpa perlu satu kata pun terucap.

Cahaya temaram, musik yang menggetarkan, serta penuturan klasik itu berpadu menciptakan suasana yang membuat siapa pun terhanyut. Malam di Prambanan menjadi penutup hari yang tak hanya indah, tapi juga berkesan hingga ke relung perasaan.

Dan ketika esok paginya pesawat membawa rombongan kembali melintasi langit menuju Batam, bayangan Jogja terasa tetap mengikuti. Seperti sebuah kenangan yang menempel halus, kota itu tidak benar-benar ditinggalkan.

Ia tinggal diam-diam di balik kaca jendela pesawat, lalu ikut pulang bersama para peserta, meski kaki mereka telah berpijak di tanah yang berbeda.

Di balik perjalanan hangat itu, ada sosok yang memastikan setiap penggal cerita berjalan sebagaimana mestinya. Cluster General Manager Archipelago Group Region Batam, Yanuwar Dedy Setyawan, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh rekan media yang ikut serta.

Baginya, hubungan yang terjalin selama ini bukan sekadar kerja sama, melainkan fondasi penting bagi tumbuhnya industri perhotelan.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi rekan-rekan media,” ujarnya.

Biasanya, interaksi hanya terjadi dengan tim Marketing Communication. Namun tahun ini, seluruh perwakilan properti dari Region Batam dilibatkan agar hubungan yang sudah terbentuk bisa tumbuh lebih erat dan saling menguatkan.

Bagi Dedy, media adalah mitra strategis yang tak tergantikan. Industri perhotelan, menurutnya, bisa berkembang karena ada pemberitaan, ruang publikasi, dan kedekatan yang dirawat setiap hari.

“Tanpa media, perjalanan industri ini tidak akan sebesar sekarang. Karena itu, kami bersyukur bisa terus berkolaborasi dan bertumbuh bersama rekan-rekan jurnalis Batam,” katanya.

Pemilihan Yogyakarta sebagai destinasi pun bukan tanpa makna. Kota ini, bagi Dedy, punya daya tarik personal, semacam magnet kultural yang tak pernah kehilangan pesona. Ada romantika yang membuat siapa pun ingin kembali, meski sudah berkali-kali berkunjung.

“Ada sesuatu yang membuat saya rindu dengan Yogyakarta,” tuturnya.

“Kotanya penuh cerita, budaya. Saya ingin peserta dapat menyegarkan pikiran sekaligus merasakan pengalaman budaya yang berbeda dari biasanya,” lanjutnya.

Ia mengatakan, Jogja memiliki karakter lengkap. Kulinernya menggugah selera, tariannya memesona, dan suasana masyarakatnya hangat.

“Bukan berarti kota lain tidak menarik, tetapi Jogja punya keistimewaan yang sulit ditemukan di tempat lain,” ucapnya.

Melalui gelaran Media Connect 2025, Archipelago Group Region Batam meneguhkan komitmennya merawat hubungan yang berkelanjutan dengan media.

Namun lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan ini menjadi jembatan untuk merayakan kekayaan budaya Indonesia, bukan lewat cerita di balik meja, melainkan melalui pengalaman langsung di lapangan.

Jogja menjadi saksi. Bahwa hubungan yang baik tidak hanya dibangun di ruang-ruang rapat, tetapi juga dalam perjalanan yang dibagi, percakapan yang mengalir, dan pengalaman yang dirasakan bersama. (***)

Artikel Dari Malioboro hingga Prambanan, Serunya Media Connect Archipelago Group ke Kota Budaya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Banyak KIR Mati, Puluhan Truk Terjaring Razia di Tanjungpinang

0
Sebuah truk diberhentikan untuk diperiksa barang bawaan dalam razia, Rabu (19/11). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Puluhan truk terjaring razia saat melintas di Jalan WR Supratman Km 13, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (19/11). Banyak di antaranya kedapatan tidak lagi memiliki KIR yang berlaku, hingga memodifikasi bodi kendaraan.

Razia digelar untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan barang. Hingga November 2025, tercatat sedikitnya 12 kecelakaan yang melibatkan kendaraan jenis ini, sebagian disebabkan muatan berlebih atau pelanggaran teknis.

Kasatlantas Polresta Tanjungpinang, AKP Arbi Guna Bimantara, mengatakan puluhan truk dilakukan penindakan mulai dari teguran hingga wajib mengurus perpanjangan KIR.

“Ada 12 kendaraan yang kita tegur dan ada 20 kendaraan yang wajib mengurus KIR karena masa berlakunya sudah habis,” ujarnya.

Selain itu, dua pengendara truk diberikan tilang manual lantaran membawa muatan berlebihan.

Dalam pemeriksaan, petugas juga menemukan satu truk lori yang telah ditambah rakitan pada bagian atas kendaraan. Arbi menyebutkan pelanggaran tersebut masuk kategori over dimensi, meski truk tersebut tidak sedang mengangkut barang.

“Ada penambahan rakitan di bagian atas yang termasuk pelanggaran over dimensi. Muatannya kosong, jadi pelanggarannya pada bodi kendaraan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tanjungpinang, Syavrant, mengatakan bahwa pengurusan KIR kini tidak dipungut biaya. Pemilik truk cukup datang ke UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor di Batu Tujuh dan membawa dokumen yang diperlukan.

“Cukup datang ke pengujian KIR di Batu Tujuh bawa surat KIR lama atau kelengkapan administrasi lainnya. Mudah kok, tidak sulit,” katanya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Banyak KIR Mati, Puluhan Truk Terjaring Razia di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.