Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 889

Tekuk Nomor Satu Dunia, Jonatan Christie Sabet Gelar di Denmark Open 2025

0
Jonatan Christie berhasil menjadi juara Denmark Open 2025. (Dok. PBSI)

batampos – Jonatan Christie berhasil menjadi juara tunggal putra Denmark Open 2025 usai mengalahkan pebulu tangkis nomor satu dunia, Shi Yu Qi. Kemenangan ini membuat Indonesia mendapatkan satu gelar dari turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.

Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, mampu keluar sebagai pemenang setelah memenangi duel rubber dengan Shi Yu Qi berdurasi 72 menit. Ia menang 13-21, 21-15, 21-15 di Jyske Bank Arena, Ørbækvej 350, Odense, Denmark pada Minggu (19/10) malam WIB.

Dalam laga ini Jojo sebenarnya mampu memberikan perlawanan ketat dari gim pertama. Bahkan ia sempat menyalip dari tertinggal 4-8 menjadi 10-9. Tapi kesalahan kerap dilakukan Jojo sehingga kehilangan gim.

Jonatan baru bangkit di gim kedua. Ia mampu mendominasi dan menelan Shi Yu Qi, yang merupakan juara Denmark Open 2022. Keunggulan Jojo pun tak terbantahkan hingga memaksa duel berlanjut ke gim tiga.

Pada gim penentuan, Jonatan masih memegang kendali permainan atas Shi Yu Qi. Keunggulan terus dimiliki oleh dirinya hingga akhir dan Jojo keluar sebagai juara.

Ini menjadi gelar kedua yang diraih oleh Jonatan Christie pada tahun ini. Sebelumnya dia sudah menjuarai BWF World Tour Super 500 Korea Open 2025.

Istimewanya, gelar juara itu diraih Jonatan dalam turnamen sebelumnya pada akhir September. Artinya dia sedang dalam tren tak terkalahkan.

Keberhasilan Jonatan pun menyelamatkan wajah Indonesia di Denmark Open 2025. Skuad Merah Putih tak pulang dengan tangan hampa meski dia bukan lah anggota Pelatnas PBSI.

Indonesia sebenarnya punya satu wakil lain yang bertanding di final Denmark Open 2025. Yakni duet ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Sayangnya Fajar/Fikri harus gagal jadi juara. Mereka kalah dari pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi lewat duel rubber dengan skor 18-21, 21-15, 19-21, yang dimainkan sebelum Jonatan Christie. (*)

Artikel Tekuk Nomor Satu Dunia, Jonatan Christie Sabet Gelar di Denmark Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

DPRD dan Pemprov Kepri Serahkan Mobil Ambulans untuk Warga Bukit Raya Tanjungpinang

0
Ketua DPRD Iman Sutiawan dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan bantuan mobil Ambulance kepada masyarakat Perumahan Bukit Raya Tanjungpinang, Senin (20/10). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau menyerahkan bantuan mobil ambulans untuk warga Perumahan Bukit Raya, Kota Tanjungpinang, Senin (20/10).

Penyerahan berlangsung di halaman Masjid Al-Attihad dan merupakan aspirasi warga yang disampaikan melalui Fraksi Gerindra DPRD Kepri.

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan mengatakan, selain untuk Tanjungpinang, satu unit ambulans juga diserahkan untuk masyarakat di Kota Batam. Ia berharap kendaraan tersebut dapat digunakan secara maksimal dan dirawat dengan baik.

“Ini aspirasi yang kita terima dari masyarakat. Semoga ambulans ini berkah dan bermanfaat bagi warga Bukit Raya,” ujar Iman.

Ketua DPD Gerindra Kepri itu juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan aspirasi atau pengajuan bantuan melalui DPRD bila masih ada kebutuhan yang belum terpenuhi.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa penyaluran bantuan ambulans ini merupakan bagian dari program aspirasi Ketua DPRD Kepri yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan.

“Semua bantuan yang diusulkan ke Pemprov Kepri tentu untuk kepentingan masyarakat banyak. Ini tidak akan terwujud tanpa dukungan Ketua DPRD,” ujar Ansar.

Ia menambahkan, Pemprov Kepri akan terus memberikan dukungan terhadap program aspiratif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan sarana kesehatan seperti ambulans.

“Kami minta masyarakat menjaga dan merawat ambulans ini agar bisa digunakan dalam waktu lama. Program seperti ini akan terus kita lanjutkan,” tutupnya. (*/adv)

Reporter: M Ismail 

Artikel DPRD dan Pemprov Kepri Serahkan Mobil Ambulans untuk Warga Bukit Raya Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Air Mata di Rumah Blok A3: “Bapak Pulang dalam Selimut, Bukan Senyuman”

0
Keluarga Elis ketika berada di kamar jenazah RS Mutiara Aini. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

Kepergian Maradong Tampubolon tinggalkan luka mendalam bagi keluarga kecilnya di Batuaji, tragedi MT Federal II yang mengubah hidup, dan menuntut keadilan yang belum pasti datang.

Reporter: Eusebius Sara

batampos – Sore itu, angin bertiup pelan di Perumahan MKP, Blok A3. Langit mendung, seperti ikut berduka. Di dalam rumah nomor 06, duka menyelimuti ruang tamu yang dipenuhi isak tangis. Foto pria paruh baya berpakaian kerja dipajang di dinding, dikelilingi wajah-wajah yang kehilangan.

Ia adalah Maradong Tampubolon, satu dari tiga belas korban tewas dalam tragedi ledakan kapal MT Federal II di galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batam, Rabu (15/10).

Di ruang itu, Elis (52), sang istri, duduk memeluk dua anaknya. Wajahnya sembab. Suaranya pelan, nyaris tak terdengar saat menceritakan detik-detik terakhir sebelum semuanya berubah.

Baca Juga: Penyelidikan Kebakaran MT Federal II, 22 Saksi Diperiksa, 13 Tewas, Polisi Dalami Unsur Kelalaian

“Biasanya jam enam sore bapak sudah sampai. Hari itu, sampai lewat jam sembilan, belum juga pulang,” ucapnya lirih.

Kekhawatirannya berubah jadi kenyataan saat telepon masuk, menyuruhnya datang ke RS Mutiara Aini. Di sana, tubuh Maradong sudah terbujur kaku. Wajahnya gosong. Tak perlu bertanya, Elis tahu itu suaminya.

“Saya buka selimut itu, dan anak saya langsung histeris. Itu bapaknya. Tak salah lagi.” ujarnya.

Maradong, 56 tahun, baru bekerja lima bulan di proyek kapal MT Federal II. Ia dibawa oleh subkontraktor PT Rotary, dan seperti kebanyakan pekerja galangan, ia tak punya jaminan. Tapi itu tak membuatnya gentar.

“Apa saja bapak kerjakan. Gali parit pun mau. Yang penting halal,” ujar Elis.

Kerabat dan tetangga mengenalnya sebagai pribadi yang hangat, ringan tangan, dan tidak pernah mengeluh meski lelah. Mama Gabriel, saudara dekat Elis, menggambarkan Maradong sebagai figur yang membuat orang merasa aman.

“Kalau datang ke rumahnya, disuruh makan dulu. Tapi dia sendiri nggak mau makan sebelum kita makan,” kenangnya dengan suara bergetar.

Di rumah itu, Maradong adalah tiang. Kini, tiang itu patah.

Kematian Maradong bukan sekadar duka, itu adalah kehilangan yang dalam, dan juga jeritan akan keadilan. Elis masih menunggu, berharap ada kejelasan dari pihak berwenang.

“Kalau memang ada yang lalai, harus bertanggung jawab. Jangan sampai ada keluarga lain yang kehilangan seperti kami,” katanya.

Polresta Barelang menyatakan tengah menyelidiki kasus ini, dan telah memeriksa 22 saksi serta melibatkan Tim Puslabfor dari Pekanbaru. Namun bagi keluarga korban, proses itu belum cukup menenangkan luka.

Anak-anak Maradong masih terdiam. Mereka hanya menatap foto sang ayah di dinding. Setiap kali pintu terbuka, Elis masih menoleh, seperti berharap suaminya masuk tersenyum, membawa kabar pulang dari tempat kerja.

“Dibilang sabar, ya sabar, tapi hati ini nggak sanggup. Tiap lihat anak-anak, saya ingat bapak.” katanya lirih.

Batam terus membangun. Kapal dibangun dan diperbaiki setiap hari. Tapi di balik gemuruh mesin, ada rumah-rumah sederhana seperti milik Elis, yang diam-diam menanggung luka paling dalam dari sebuah industri yang kadang lupa pada manusianya.

“Kalau bapak memang harus pergi, kami ikhlas. Tapi jangan ada lagi bapak-bapak lain yang pulang dalam selimut,” ucap Elis.

Malam tiba di Bukit Tempayan. Rumah-rumah mulai menyalakan lampu. Tapi di Blok A3 Nomor 06, terang tak sepenuhnya mengusir gelap. Di sana, duka tinggal sementara, entah sampai kapan. (*)

Artikel Air Mata di Rumah Blok A3: “Bapak Pulang dalam Selimut, Bukan Senyuman” pertama kali tampil pada Metropolis.

LAM Batam Kota Teguhkan Marwah Budaya Melayu Lewat Majelis Kenduri

0
Majelis Kenduri LAM Kecamatan Batam Kota. (Arjuna)

batampos – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Batam Kota meneguhkan komitmennya menjaga marwah budaya Melayu melalui gelaran Majelis Kenduri yang berlangsung di Aula SMAN 3 Batam, Minggu (19/10).

Acara ini menjadi ajang silaturahmi antar pengurus dan tokoh masyarakat sekaligus ruang mempererat kolaborasi dalam merawat nilai-nilai adat di tengah pesatnya arus modernisasi Kota Batam.

Ketua panitia pelaksana, Arpandi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai acara ini lahir dari semangat kebersamaan seluruh pengurus LAM Batam Kota.

“Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak. Jika ada kekhilafan atau kesalahan, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” kata dia.

Baca Juga: Impor Limbah dari AS Terus Bertambah, Kini Jumlahya 200-an Kontainer

Sementara itu, Ketua LAM Kecamatan Batam Kota, Dato’ Wan Gamalyardi, menegaskan bahwa majelis kenduri ini merupakan wujud nyata dari cita-cita yang telah lama direncanakan para pengurus sejak penabalan tujuh bulan lalu.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi langkah awal memperkuat sinergi antar tokoh adat, masyarakat, dan pemerintah di wilayah Batam Kota.

“Mari samakan langkah agar Batam Kota menjadi daerah yang aman, nyaman, dan berbudaya. LAM adalah payung negeri. Kami berharap semua pihak dapat berjalan seirama menjaga marwah dan adat Melayu di tanah ini,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Pemerintah Kota Batam. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengapresiasi inisiatif LAM Batam Kota dalam menghidupkan kembali ruang budaya dan tradisi Melayu di tingkat kecamatan.

Ia menyebut, Batam Kota menjadi satu-satunya kecamatan yang memiliki grup musik Melayu aktif di bawah naungan LAM. “Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Kegiatan seperti ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bentuk pelestarian budaya melalui bahasa, lisan, hingga teknologi tradisional. Ruang budaya seperti ini harus terus kita hidupkan,” kata Ardi.

Ia mengungkapkan, Pemko Batam tengah menyiapkan pembangunan Pusat Kebudayaan dan Seni di Gedung Beringin Batam. Kajian akademis proyek tersebut, kata dia, telah rampung dan kini memasuki tahap pembahasan desain serta sumber pendanaan.

Baca Juga: Transportasi Laut Jadi Urat Nadi Warga Pulau, Keselamatan Tetap Dijaga

“Diharapkan nanti menjadi rumah besar bagi seluruh paguyuban dan pelaku seni budaya di Batam,” kata Ardi.

Sementara itu, Ketua LAM Provinsi Kepulauan Riau, Raja Muhammad Amin, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan pengurus LAM Batam Kota.

“Saya merasa bangga melihat semangat di sini. Namun saya ingin mengingatkan, mohon adab diutamakan. Kalau ada prosesi tepuk tepung tawar, libatkan Ketua LAM kecamatan. Jangan dilakukan dengan pakaian kasual, karena ini menyangkut adat dan kehormatan,” ujar dia. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel LAM Batam Kota Teguhkan Marwah Budaya Melayu Lewat Majelis Kenduri pertama kali tampil pada Metropolis.

TNI dan Pemkab Anambas Kolaborasi Bangun Koperasi Merah Putih di Palmatak

0
Wabup Anambas, Raja Bayu bersama Pabung Kodim 0318/Natuna, Letkol Inf Ali Siregar saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan fisik, gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Merah Putih di Desa Tebang. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Kodim 0318/Natuna bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menginisiasi pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Tebang, Kecamatan Palmatak, Sabtu (18/10).

Pembangunan ini meliputi fasilitas fisik, gerai, pergudangan, hingga perlengkapan operasional koperasi yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Pabung Kodim 0318/Natuna, Letkol Inf Ali Siregar, mengatakan TNI Angkatan Darat berkomitmen untuk terus berada di garis depan dalam mendukung pengoperasian koperasi tersebut.

“TNI tidak hanya hadir menjaga kedaulatan, tapi juga memastikan kesejahteraan rakyat. Dukungan terhadap koperasi ini adalah wujud nyata komitmen kami memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujar Ali Siregar.

Ia menambahkan, TNI melalui jajaran Kodim 0318/Natuna siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar koperasi tersebut berjalan efektif dan memberi manfaat luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Dengan adanya koperasi ini, kita ingin membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Harapannya, koperasi bisa menjadi penggerak ekonomi baru di Anambas, dikelola profesional dan berpihak pada rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Anambas Raja Bayu Febri Gunadian menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI atas dukungan dan komitmen mereka terhadap pembangunan daerah.

“Koperasi Merah Putih ini bukan hanya bangunan fisik, tapi simbol semangat gotong royong dan nasionalisme ekonomi kita. Ini langkah nyata menjadikan Anambas lebih maju dan berdaya,” ungkap Raja Bayu.

Ia menegaskan Pemkab Anambas akan memberikan dukungan penuh, baik dari sisi kebijakan maupun pendampingan, agar koperasi segera beroperasi optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel TNI dan Pemkab Anambas Kolaborasi Bangun Koperasi Merah Putih di Palmatak pertama kali tampil pada Kepri.

BLT Tambahan Rp 900 Ribu Cair Mulai Hari Ini

0
Ilustrasi pencairan BLT di Kantor Pos (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Pemerintah memastikan program stimulus Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) mulai cair hari ini, Senin (20/10). Bantuan ini diberikan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk dalam desil 1–4 Data Terpadu Kesejahteraan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya memastikan BLT tambahan ini akan diterima sebesar Rp 300 ribu per bulan. Dengan begitu nilai yang akan diterima masyarakat sebesar Rp 900 ribu karena langsung dicairkan selama 3 bulan.

“Jadi intinya adalah, 3 bulan itu mereka berhak masing-masing sebulan mendapat Rp300.000. Nanti mulai hari Senin (hari ini) dapat diambil, berarti sekali ambil langsung dapat Rp900.000,” kata Letkol Teddy, Senin (20/10).

Dia menjelaskan bantuan tersebut akan disalurkan melalui bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Teddy menyebut BLT ini akan diberikan oleh pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Sudah ditelepon langsung oleh Pak Mensos, bank-bank Himbaranya, kemudian kantor Pos juga, jadi sudah dapat dipastikan hari Senin, dan hari-hari selanjutnya itu uangnya, BLT-nya sudah dapat langsung diterima, dan tentunya sesuai yang diharapkan oleh Bapak Presiden,” ujarnya.

Lebih lanjut, Letkol Teddy juga menjelaskan bantuan 3 bulan itu adalah hasil dari efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pada awal tahun ini.

“Jadi totalnya tadi untuk 35,04 juta keluarga penerima manfaat itu senilai Rp30 triliun lebih,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara resmi meluncurkan penyaluran BLT untuk 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Jumat (17/10).

Airlangga memastikan penyaluran BLT akan dibagikan melalui dua jalur, yakni bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Secara rinci, sebanyak 18,3 juta penerima akan disalurkan melalui bank himbara, sedangkan sisanya sebanyak 17,2 juta penerima akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Airlangga mengklaim jumlah penerima BLT tambahan ini lebih tinggi dibandingkan BLT sebelumnya yang hanya sebanyak 18,3 juta KPM. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa jangkauan penerimanya pun menjadi lebih luas mencapai 140 juta.

“Tambahan BLT ini juga terpisah dari BLT reguler yang disalurkan melalui Kementerian Sosial kepada 20,88 juta KPM melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako setiap bulan,” tutup Airlangga. (*)

Artikel BLT Tambahan Rp 900 Ribu Cair Mulai Hari Ini pertama kali tampil pada News.

Penyelidikan Kebakaran MT Federal II, 22 Saksi Diperiksa, 13 Tewas, Polisi Dalami Unsur Kelalaian

0
Korban ledakan kapal tanker Federal II di PT ASL Shipyard saat dievakuasi.

batampos – Polisi terus mengusut insiden kebakaran maut kapal tanker MT Federal II yang terjadi di galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang. Hingga Minggu (19/10), 22 orang saksi telah diperiksa guna mengungkap penyebab kebakaran yang menewaskan 13 pekerja dan melukai puluhan lainnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, mengatakan pihaknya masih mendalami seluruh aspek kejadian. Ia memastikan penyelidikan dilakukan menyeluruh, termasuk dengan melibatkan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dari Pekanbaru.

“Saksi yang diperiksa terus bertambah, saat ini sudah 22 orang,” ujar Zaenal kepada wartawan.

Baca Juga: Korban Meninggal Ledakan MT Federal II Bertambah 2 Orang

Dari lokasi kejadian, tim forensik telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk diteliti lebih lanjut. Namun, Zaenal enggan merinci barang apa saja yang diamankan karena masuk dalam materi penyidikan.

Zaenal menilai insiden ini harus menjadi peringatan serius bagi seluruh perusahaan, khususnya yang bergerak di bidang galangan kapal di Kota Batam. Ia menekankan pentingnya penerapan prosedur keselamatan kerja (K3) secara disiplin dan konsisten.

“Sudah dua kejadian besar di PT ASL. Ini harus jadi pembelajaran. K3 bukan formalitas, harus diawasi dan dijalankan dengan ketat,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengumpulkan informasi dari para pekerja yang ada di lokasi saat kejadian.

“Semua yang terlibat dalam pekerjaan kapal akan kami periksa. Ini jadi atensi kami karena menyangkut nyawa manusia,” kata Debby.

Menurut Debby, penyelidikan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ia memastikan setiap temuan akan didalami untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran SOP yang menyebabkan kebakaran. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Penyelidikan Kebakaran MT Federal II, 22 Saksi Diperiksa, 13 Tewas, Polisi Dalami Unsur Kelalaian pertama kali tampil pada Metropolis.

Lisa Mariana Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

0
Selebgram Lisa Mariana saat mendatangi gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Jumat (22/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menetapkan selebgram Lisa Mariana (LM) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK).

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Rizki Agung Prakoso mengatakan, Lisa Mariana akan diperiksa sebagai tersangka pada hari ini, Senin (20/10).

“Besok LM dipanggil sebagai tersangka,” kata Rizki di Jakarta, Minggu (19/10), dilansir dari Antara.

Menurut Rizki, pemeriksaan Lisa dijadwalkan pada pukul 11.00 WIB. Ia menambahkan bahwa surat pemanggilan sebagai tersangka telah diterima oleh yang bersangkutan pada Jumat (17/10) malam.

Rizki juga menyebut, penetapan status tersangka terhadap Lisa sebenarnya sudah dilakukan sejak pekan lalu, namun detailnya belum dapat diungkap ke publik.

Awal Perseteruan Lisa Mariana dan Ridwan Kamil

Kasus ini bermula dari laporan Ridwan Kamil ke Dittipidsiber Bareskrim Polri pada 11 April 2025, atas dugaan pencemaran nama baik dan manipulasi dokumen elektronik oleh Lisa Mariana.

Perseteruan keduanya mencuat ketika Lisa mengunggah tangkapan layar percakapan pribadi di akun Instagram-nya pada 26 Maret 2025. Dalam unggahan tersebut, ia berulang kali mencoba menghubungi seseorang yang diduga Ridwan Kamil dan mengklaim sedang mengandung anaknya.

Unggahan itu viral dan menuai beragam reaksi di media sosial. Pihak Ridwan Kamil kemudian menempuh jalur hukum untuk membersihkan nama baiknya. Dalam proses penyidikan, penyidik melakukan tes DNA antara Ridwan Kamil, Lisa Mariana, dan putri Lisa berinisial CA.

Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti mengungkapkan hasil pemeriksaan DNA menunjukkan bahwa CA bukan anak biologis Ridwan Kamil. Sumy Hastry Purwanti mengatakan bahwa dari pemeriksaan DNA, diketahui bahwa separuh profil DNA dari CA cocok dengan separuh profil DNA Lisa Mariana. Namun, separuh DNA dari CA lainnya tidak cocok dengan separuh profil DNA Ridwan Kamil.

“Dari hasil analisis terhadap seluruh profil DNA yang diperoleh, terbukti secara ilmiah bahwa secara genetik CA adalah anak biologis Lisa Mariana Presley Zulkandar, bukan anak biologis Ridwan Kamil,” ujar Sumy. (*)

Artikel Lisa Mariana Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil pertama kali tampil pada News.

Sekda Bintan Harap Kenaikan Gaji PNS Jadi Anugerah Bagi Pegawai

0
Sekda Bintan
Sekda Bintan, Ronny Kartika. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menanggapi kabar kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang disebut mulai berlaku pada Oktober 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, menyambut wacana tersebut dengan penuh optimisme dan berharap dapat menjadi kabar baik bagi para aparatur sipil negara.

“Mudah-mudahan benar. Kalau naik, tentu itu anugerah bagi pegawai,” ujar Ronny Kartika, Minggu (19/10).

Meski demikian, Ronny mengaku pihaknya belum menerima laporan resmi maupun detail teknis dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bintan mengenai perhitungan kenaikan gaji tersebut. Ia menyebut, pembahasan masih dilakukan untuk menyesuaikan dengan aturan yang berlaku.

“Teman-teman masih menggodok rumus dan perhitungannya sesuai Perpres,” kata Ronny.

Terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025, Ronny menyebut belum mendapatkan salinan resmi.

“Saya belum pegang dan belum membacanya. Saya minta waktu untuk mempelajari dulu, baru bisa memberikan informasi lebih lanjut,” jelasnya.

Menjawab pertanyaan soal kemampuan keuangan daerah jika kenaikan gaji diberlakukan, Ronny menegaskan bahwa pembayaran gaji PNS bersumber dari pemerintah pusat.

“Gaji itu transfer dari pusat, bukan dari APBD,” tegasnya.

Sementara itu, menanggapi isu terkait pemangkasan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), Ronny memastikan bahwa hingga saat ini pembayaran TPP bagi pegawai di lingkungan Pemkab Bintan masih berjalan normal dan stabil.

“Saya tidak mau bicara berandai-andai. Sampai hari ini, insyaallah masih stabil dan kita berdoa agar tetap konsisten,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Sekda Bintan Harap Kenaikan Gaji PNS Jadi Anugerah Bagi Pegawai pertama kali tampil pada Kepri.

Impor Limbah dari AS Terus Bertambah, Kini Jumlahya 200-an Kontainer

0
Kepala Kantor Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah di Batam. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

batampos – Bea Cukai (BC) Batam dikabarkan sudah menindak lebih dari 200 kontainer berisikan limbah dari Amerika Serikat (AS). Penindakan ini mulai dilakukan sejak akhir bulan lalu atau selama tiga pekan.

“Jumlah berubah (bertambah) terus,” ujar Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, Minggu (19/10).

Zaky mengaku ratusan kontainer ini sudah disegel dan saat ini masih diperiksa oleh petugas Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

“Pemeriksaan bertahap, sebagian sudah diperiksa. Menunggu petugask KLH,” katanya.

Baca Juga: Korban Meninggal Ledakan MT Federal II Bertambah 2 Orang

Selain menunggu hasil pemeriksaan isi kontainer oleh KLH, kata Zaky, pihaknya juga tengah menunggu rekomendasi kontainer yang akan direekspor ke negara asalnya tersebut.

“Kita masih menunggu dan kami dorong percepatan (reekspor),” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batak, Evi Octavia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pengurusan dokumen dan menunggu pemesanan kapal dari pemilik limbah.

Pemilik limbah tersebut yakni PT Logam Internasional Jaya, PT Esun Internasional Utama Indonesia, dan PT Batam Battery Recycle Industry.

“Masih perisapan dokumen dan pemesanan kapal. Untuk reekspor kita gesa sesuai rekomendasi dari KLH,” ujarnya.

Baca Juga: Transportasi Laut Jadi Urat Nadi Warga Pulau, Keselamatan Tetap Dijaga

Evi mengaku selama ini tidak menindak impor limbah tersebut karena sesuai rekomendasi. Namun, pihak Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) mendapatkan informssj adanya limbah B3 yang dipasok dari Amerika Serikat.

“Informasinya itu dari KLH dari negara asal Amerika, sehingga dilakukan pemeriksaan bersama. Dan proses hukumnya itu di KLH,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Impor Limbah dari AS Terus Bertambah, Kini Jumlahya 200-an Kontainer pertama kali tampil pada Metropolis.