Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 8976

Dulu Ragu, Tapi Kini Tak Sabar Menunggu

0

Rasa takut dan ragu terus berputar dibenaknya. Bahkan ia sempat mendokrin dirinya untuk tidak divaksin Covid-19.

Ketakutannnya bukan tanpa alasan. Selama ini banyak beredar kabar terkait efek samping setelah divaksin. Mulai dari sakit berhari-hari, dinyatakan positif Covid-19 hingga ada meninggal dunia.

Namun, ketakutan itu seakan sirna dan tidak lagi ‘berkeliaran’ di kepalanya, setelah mendapatkan penjelasan mengapa ada efek dari vaksinasi Covid-19.

Messa Haris – Batam

batampos.co.id – Kalut, gelisah dan was-was. Perasaan ini bercampur aduk didalam dirinya ketika mengetahui sang suami belum juga pulang ke rumah.

Ia terus melirik ke arah jam diding di rumahnya yang hampir menunjukkan pukul 12.00 WIB. Pada Sabtu (14/8/2021), sang suami, Haris, mendapatkan jadwal untuk vaksinasi massal yang diadakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kepri.

Kekhawatirannya semakin menjadi saat dirinya teringat beberapa waktu lalu ada warga yang mengalami gejala demam tinggi setelah divaksin

Kegelisahannya semakin menjadi saat sang suami tidak menjawab panggilan telepon darinya.

“Saya khawatir suami saya mengalami itu (terkena gejala setelah vaksin,red),” katanya Aora, Sabtu (28/8/2021).

Namun kekhawatirannya sirna ketika suaminya tiba di rumah bertepatan dengan adzan zuhur.

Ia menjelaskan, sang suami memiliki gejala asam urat dan dirinya pernah mendapatkan kabar jika ada penyakit tersebut lebih baik menunda vaksinasi.

Karena ketakutan itu pula, suaminya sudah beberapa kali menunda untuk divaksin. Padahal lanjutnya organisasi dan kantor tempat suaminya bekerja sudah mendaftarkan suami untuk divaksin.

Ilustrasi. Warga Kota Batam mendapatkan vaksinasi Covid-19. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

“Mungkin ada empat kali suami saya menunda untuk divaksin. Tapi kemarin dia yakin dan merasa badannya sehat. Jadi dia mendaftarkan diri untuk divaksin,” tuturnya.

Meski begitu lanjutnya, ia tetap merasa khawatir dengan pasangannya tersebut. Namun setelah melihat kondisi sang suami yang terlihat fit meski telah divaksin, dirinya juga memantapkan diri untuk disuntikan vaksin Covid-19.

“Kemarin itu masih agak ragu karena banyak kejadian setelah divaksin. Ada yang demam, terus ada yang positif dan lain-lain. Itu membuat saya was-was. Tapi setelah melihat suami saya masih fit sampai sekarang, saya jadi yakin untuk divaksin,” katanya.

Wanita berjilbab tersebut semakin yakin untuk divaksin karena sang suami memberikan penjelasan yang cukup detail mengenai efek samping setelah divaksin.

Sang suami juga menjelaskan saat selesai divaksin, akan diminta untuk tetap berada di sekitar lokasi sekitar 30 menit. Sehingga apabila ada gejala bisa langsung ditangani tim medis.

Selain itu kata dia, sang suami juga sempat membaca dan memperlihatkan foto spanduk di lokasi vaksinasi terkait obat yang dikonsumsi apabila ada gejala setelah divaksin.

“Katanya kalau demam obatnya sanmol atau paracetamol. Kalau mual atau muntah merk obatnya domperidon. Jadi saya agak lebih tenang,” ujarnya.

Saat ini dirinya juga sedang mencari informasi terkait vaksinasi untuk mendaftarkan diri sebagai salah satu peserta.

“Kalau dulu saya ragukan untuk divaksin. Sekarang ini saya justru menunggu waktu untuk divaksin,” ujarnya sembari tersenyum.

Ara berharap setelah divaksin, dirinya tidak merasakan efek samping apapun seperti sang suami.

“Ya mudah-mudahan aman. Kemungkinan besar September nanti saya daftar vaksin,” katanya.

3 Kecamatan Bebas Dari Kasus Covid-19

Sementara itu, jumlah Kasus Covid-19 di Kota Batam terus mengalami penurunan. Hingga Minggu (29/8/2021) tersisa 269 pasien.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, zona hijau atau nol kasus Covid-19 bertambah satu yaitu Kecamatan Batu Ampar.

Sebelumnya kata dia, yang sudah masuk zona hijau adalah Kecamatan Bulang dan Galang.

Ia menjelaskan, saat ini Kecamatan Belakang Padang dan Nongsa masih zona kuning. Selebihnya, masih zona merah.

“Jika berdasarkan sebaran kasus di masing-masing kelurahan, hanya Kelurahan Belian yang masih zona merah,” tuturnya.

Ia meminta masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Ia mengungkapkan, penanganan Covid-19 di Batam tak lepas dari kerja keras semua pihak. Termasuk tenaga kesehatan, tenaga keamanan, hingga seluruh masyarakat Kota Batam.

“Kita berharap kasus Covid-19 di Batam segera berakhir,” katanya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, hingga 29 Agustus 2021, jumlah pasien di Batam sebanyak 25.457 orang.

Dari total itu, 24.384 orang sudah dinyatakan sembuh, 804 orang meninggal dunia, dan tersisa 269 pasien masih dirawat.

“Tingkat kesembuhan 95,7 persen. Meski banyak yang sudah sembuh, protokol kesehatan jangan sampai kendur,” katanya.

Batam Gesa Vaksinasi Covid-19

Kota Batam juga terus mengesa vaksinasi Covid-19. Bahkan pada Jumat (27/8/2021), ribuan warga Batam divaksinasi dengan menggunakan vaksin moderna.

Kegiatan tersebut digelar oleh PSMTI Kota Batam di Vihara Maitreya, Batam Center. Vaksin Moderna dosis pertama ini diberikan kepada warga yang belum pernah menerima vaksin.

Ketua PSMTI Batam, Randy Tan, mengatakan, pihaknya ingin membantu bantu Pemko Batam untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

“Ini merupakan bantuan sosial dari warga Tionghoa. Semoga Batam bisa segera mendapatkan herd immunity,” ujarnya.

PSMTI Batam mendapatkan jatah sebanyak 429 vial vaksin dari Pemerintah Provinsi Kepri, dan menargetkan 6.006 warga Batam yang dapat divaksin.

Wakil Ketua Harian Tim Gugus Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, menuturkan, kuota vaksin Moderna langsung diberikan kepada pihak penyelenggara.

Ia menargetkan 35 ribu masyarakat Batam menerima vaksin Moderna.

Namun demikian, Tjetjep juga mengingatkan mengenai efek samping vaksin Moderna, yang lebih dari dua vaksin sebelumya Sinovac dan AstraZeneca.

Penerima akan mengalami gejala demam dan sakit kepala, maksimal selama dua hari setelah menerima suntikan.

”Semua jenis vaksin memiliki side effect masing-masing. Jadi, tidak perlu takut, ini yang harus diketahui dulu oleh masyarakat kita,” tegasnya.

Polda dan Apindo Kepri juga menggelar vaksinasi untuk umum dan remaja.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, program vaksinasi gratis ini direncanakan akan digelar selama 3 hari.

“Kegiatan ini akan dimulai tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2021,” ujarnya, Senin (30/8/2021).

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin untuk segera mendaftarkan diri di Link apindokepri.org/polda.

“Atau bisa juga mendapatkan link tersebut di Nomor WhatsApp 081365216611. Setelah mendaftarkan diri undangan akan diberikan pada laman tersebut setelah pengisian data,″ paparnya.

Ia menjelaskan, untuk persyaratan sama seperti sebagaimana pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan sebelumnya.

Peserta cukup membawa fotokopi KTP.

“Vaksin yang disiapkan adalah vaksin Sinovac dengan target 7.000 per harinya. Namun angka ini dapat berubah tergantung dari animo masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi,″ jelasnya.(*)

Nilai Tambah dan Produktivitas Industri Kelapa Meningkat dengan Teknologi

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat acara 49th International Cocotech Conference and Exhibition, Senin (30/8). (istimewa)

batampos.co.id – Sektor pertanian memiliki peran penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dan pada tahun 2020 menyumbang PDB sebesar 13,70 persen, terbesar kedua setelah sektor manufaktur. Sektor ini merupakan salah satu yang paling tangguh di masa pandemi, dimana sektor pertanian masih tetap tumbuh positif sebesar 0,38 persen (yoy) pada kuartal II-2021.

Komoditas kelapa termasuk dalam sektor pertanian yang menjadi salah satu komoditas ekspor yang penting pada tanaman perkebunan.

“Kelapa harus masuk dalam rantai nilai global untuk mendapatkan nilai komoditas yang optimal dalam perdagangan internasional,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara 49th International Cocotech Conference and Exhibition, Senin (30/8).

Untuk mendukung hal tersebut, Menko Airlangga mengatakan bahwa smart farming dapat meningkatkan produksi pertanian secara signifikan, baik dari segi produktivitas maupun keberlanjutan. Penerapan smart farming pada tanaman kelapa adalah untuk pengecekan kesehatan tanah, irigasi mikro, diversifikasi tanaman/agroforestry, palm climbing machine, robotic palm harvestors, neera harvestors, red palm weevil detector, air blast sprayer, surveillance plant condition using image analysis/machine learning, pathogen detection, dan automation in coconut tissue culture.

“Teknologi inovatif untuk pengembangan kelapa berkelanjutan adalah hilirisasi produk kelapa seperti minyak kelapa, minyak kelapa murni, dan fitonutrien yang memiliki nilai tambah produk yang tinggi,” tutur Menko Airlangga.

Selain itu, produk kelapa juga beragam seperti air kelapa, santan, nata de coco, kelapa kering, gula kelapa, bricket, karbon aktif, serat sabut kelapa, coco peat, dan lainnya.

Dari segi lingkungan, aspek ramah lingkungan dari buah kelapa merupakan kapasitasnya dalam menyerap karbon sekitar 5,6 ton CO2/ha per tahun dan penerapan agroforestri kelapa. Menko Airlangga berharap negara-negara anggota International Coconut Community (ICC) dapat terus mendukung pembangunan kelapa berkelanjutan di negaranya masing-masing mengingat kontribusi kelapa yang besar tidak hanya dari aspek ekonomi, tetapi juga dari aspek sosial dan lingkungan.

Hal ini sangat penting karena lebih dari 95 persem kepemilikan kelapa merupakan petani kecil yang keberadaannya perlu diperhatikan. Menko Airlangga menegaskan, Pemerintah Indonesia juga akan terus mendukung sektor kelapa dan sekretariat ICC yang ada di Indonesia.

“Saya berharap konferensi dan pameran ini dapat menginspirasi semua negara penghasil kelapa untuk mendapatkan nilai tambah yang lebih tinggi dari hilirisasi industri kelapa dan meningkatkan produktivitas dengan menggunakan teknologi,” pungkas Menko Airlangga. (*/)

PPKM Level 3, Begini Suasana di Kawasan Wisata di Batam Sekarang

0

batampos.co.id – Pengelola tempat wisata kembali bernapas lega. Pasalnya, tempat usaha mereka kembali ramai pengunjung dalam sepekan belakangan ini.

Kebijakan pemerintah melonggarkan aktivitas masyarakat ikut meramaikan lokasi wisata sepanjang akhir pekan kemarin.

Misalnya, di kawasan perkebunan agro wisata Marina, tampak dipadati pengunjung sepanjang akhir pekan kemarin. Sebagian masyarakat yang sudah jenuh di rumah, pilih mendatangi lokasi wisata.

Kebun jambu dan kampung persawahan Marina menjadi pilihan favorit sebagian besar warga Batam.

 

Di sana, mereka bisa menikmati udara segar dengan pemandangan yang alami. Perkebunan jambu hingga sawah membuat pengunjung betah.

Beberapa pengunjung yang dijumpai Batam Pos mengaku sangat terhibur dengan suguhan lokasi perkebunan agrowisata tersebut.

”Sudah lama tak pulang kampung, jadi di sini bisa mengobati rasa rindu ke kampung halaman. Melihat persawahan ini seperti berada di kampung,” kata Nurhayati, pengunjung kampung persawahan Marina, Minggu (29/8).

Begitu juga dengan kawasan wisata pantai di sepanjang Jalan Trans Barelang yang terpantau cukup ramai dengan pengunjung sepanjang akhir pekan kemarin.

Pengelola tempat pariwisata juga diminta tetap memperhatikan aturan protokol kesehatan.

Jumlah pengunjung juga dibatasi agar jarak fisik sesama pengunjung tetap terjaga dengan baik.

”Boleh beraktivitas dan buka, cuma protokol kesehatan tetap kita pantau. Pengelola harus menerapkan aturan protokol kesehatan,”
ujar Camat Galang, Uthe Rambe.(jpg)

Bertambah 5.436 Orang Terpapar Covid-19, Tapi Lebih Banyak yang Sembuh

0

batampos.co.id – Jumlah kasus Covid-19 terus bertambah hingga hari ini, Senin (30/8). Angka penambahan tersebut sebanyak 5.436 orang positif Covid-19. Artinya dengan penambahan kasus positif ini menyebabkan penambahan angka kasus yang totalnya mencapai 4.079.267 orang.

Kemudian adanya penambahan juga untuk orang yang sembuh dari virus korona di tanah air. Terjadi penambahan sebanyak 19.389 orang. Sehingga total keseluruhan 3.743.716 orang.

Akan tetapi, masih ada kabar duka dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan 568 pasien Covid-19 yang tutup usia. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 132.491 orang.

Selain itu, pemerintah juga menyatakan bahwa sampai saat ini ada 251.951 orang yang berstatus suspek terkait penularan virus korona.

Adapun kasus positif diketahui lantaran adanya pengetesan massal menggunakan PCR atau tes cepat molekuler berjumlah 125.432 spesimen.

Sementara itu, Jawa Timur masih menjadi kasus positif Covid-19 terbanyak yakni 640 kasus. Dinyatakan meninggal dunia sebanyak 132 orang.

Kemudian Jawa Tengah juga terbanyak kedua menyumbang akan positif Covid-19 sebanyak 508 orang. Dinyatakan meninggal sebanyak 42 orang.

Selanjutnya, Jawa Barat menempati urutan ketiga dengan penambahan kasus sebanyak 506 orang positif Covid-19. Dinyatakan meninggal dunia sebanyak 50 orang.

Keempat adalah Sumatera Utara dengan penambahan angka kasus positif Covid-19 sebanyak 350. Dinyatakan meninggal dunia sebanyak 19 orang.

Kelima adalah Kalimantan Timur dengan angka penularan sebantak 343 orang postif Covid-19. Kemudian meninggal dunia sebanyak 19 orang. (jpg)

Vaksin Pfizer Mengandung Unsur Haram, Tapi Boleh Digunakan

0

batampos.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru saja menyelesaikan pembahasan fatwa vaksin Pfizer. Hasilnya, vaksin tersebut mengandung unsur haram, tapi tetap boleh digunakan karena kondisi darurat.

Dengan demikian, sampai saat ini hanya vaksin Sinovac yang memperoleh fatwa halal dari MUI. Untuk vaksin bikinan AstraZeneca, Sinopharm, dan Pfizer, fatwanya haram. Tetapi, ketiganya boleh digunakan karena kondisi yang mendesak.

Sekretaris Dewan Halal Nasional (DHN) MUI Nandra Hosen mengatakan, sidang pleno penetapan fatwa vaksin Pfizer sudah selesai. ”Tetapi, redaksinya masih diperbaiki,” ujarnya.

Dia membenarkan bahwa fatwa vaksin Pfizer adalah haram, tapi boleh digunakan karena pertimbangan kondisi darurat dan menjadi hajat hidup orang banyak.

Hosen menjelaskan, perusahaan pembuat vaksin Pfizer membeli bahan baku dari perusahaan lain. Nah, di dalam bahan baku itu ada unsur heparin. Kandungan itulah yang membuat Pfizer haram karena ada unsur babi.

Dia menjelaskan, vaksin Pfizer tetap bisa digunakan saat ini. Apalagi, pemenuhan vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih 130 juta dosis vaksin dari 200 juta jiwa penduduk sasaran.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa Indonesia akan kembali kedatangan vaksin Covid-19 dari Pfizer. Jumlahnya mencapai 50 juta dosis. Sebelumnya, Indonesia telah menerima 1,56 juta dosis vaksin Pfizer.

Direktur Jendral Kefarmasian dan Alat Kesehatan Masayrakat Kemenkes Ade Anaya mengatakan bahwa 50 juta dosis itu sudah dilakukan pembelian dari jalur bilateral. Kedatangan vaksin ini akan dilakukan secara bertahap dari Agustus hingga Desember nanti.

”Kita juga akan mendapatkan (vaksin) Pfizer dari jalur multilateral. Untuk Agustus ini ada 5 juta dosis,” ungkapnya.(jpg)

 

Kawasan Wisata Mulai Ramai Pengunjung

0

batampos.co.id – Pengelola tempat wisata kembali bernapas lega. Pasalnya, tempat usaha mereka kembali ramai pengunjung dalam sepekan belakangan ini. Kebijakan pemerintah melonggarkan aktivitas masyarakat ikut meramaikan lokasi wisata sepanjang akhir pekan kemarin.

Misalnya, di kawasan perkebunan agro wisata Marina, tampak dipadati pengunjung sepanjang akhir pekan kemarin. Sebagian masyarakat yang sudah jenuh di rumah, pilih mendatangi lokasi wisata.

Kebun jambu dan kampung persawahan Marina menjadi pilihan favorit sebagian besar warga Batam. Di sana, mereka bisa menikmati udara segar dengan pemandangan yang alami. Perkebunan jambu hingga sawah membuat pengunjung betah.

Beberapa pengunjung yang dijumpai Batam Pos mengaku sangat terhibur dengan suguhan lokasi perkebunan agrowisata tersebut.

”Sudah lama tak pulang kampung, jadi di sini bisa mengobati rasa rindu ke kampung halaman. Melihat persawahan ini seperti berada di kampung,” kata Nurhayati, pengunjung kampung persawahan Marina, Minggu (29/8).

Begitu juga dengan kawasan wisata pantai di sepanjang Jalan Trans Barelang yang terpantau cukup ramai dengan pengunjung sepanjang akhir pekan kemarin. Pengelola tempat pariwisata juga diminta tetap memperhatikan aturan protokol kesehatan.

Jumlah pengunjung juga dibatasi agar jarak fisik sesama pengunjung tetap terjaga dengan baik. ”Boleh beraktivitas dan buka, cuma protokol kesehatan tetap kita pantau. Pengelola harus menerapkan aturan protokol kesehatan,” ujar Camat Galang, Uthe Rambe. (*/jpg)

Pendaftaran Rumit, Vaksinasi Diperkirakan Selesai dalam Dua Tahun

0

batampos.co.id – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla memperkirakan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia paling cepat selesai dalam tempo dua tahun. Patokannya sejak program vaksinasi digulirkan pemerintah per 13 Januari 2021. Perhitungan tersebut dia dapat dengan mempertimbangkan jumlah penduduk Indonesia.

Seperti diketahui, jumlah sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Terbaru, sasarannya mencapai 200 juta jiwa dan setiap orang harus disuntik dua dosis. ”Itu artinya 400 juta dosis vaksin yang harus disuntikkan,” katanya dalam vaksinasi Covid-19 yang digelar Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin di Jakarta kemarin.

Pria yang akrab disapa JK itu mengatakan, hitungan mudahnya, kegiatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia membutuhkan waktu 400 hari. Dengan acuan target pemerintah 1 juta suntikan vaksin setiap hari. Kondisi itu belum menghitung rentang waktu antara suntikan dosis pertama dan kedua. JK menambahkan bahwa realita di lapangan, rata-rata vaksinasi Covid-19 di angka 500 ribu per hari.

”Sejak awal saya katakan sulit untuk selesai dalam waktu satu tahun. Mungkin dua tahun penyelesaiannya,” jelasnya.

JK yang juga ketua umum IKA Unhas berharap semua elemen masyarakat dan perusahaan bergotong royong membantu program vaksinasi Covid-19 yang digulirkan pemerintah sehingga bisa segera mencapai target kekebalan komunal atau herd immunity. JK menyampaikan, selama tujuh bulan program vaksinasi Covid-19, baru terdata 90 juta dosis suntikan vaksin. Sedangkan untuk mencapai herd immunity minimal 350 juta dosis penyuntikan.

Menurut dia, salah satu faktor yang membuat vaksinasi Covid-19 berjalan lambat adalah rumitnya sistem administrasi pendaftaran. Dia berharap sistem pendaftaran vaksinasi dibuat sederhana seperti yang dilakukan di sejumlah negara. ”Orang hanya perlu datang ke sentra vaksinasi. Tidak perlu menyertakan banyak persyaratan,” katanya.

Di Indonesia, kegiatan vaksinasi terlalu banyak prosedur administrasi. Misalnya, harus mendaftar online terlebih dahulu. Bagi sebagian orang, mendaftar online itu tidak mudah. Dia berharap pemerintah tidak perlu khawatir ada masyarakat yang melakukan kecurangan menerima vaksin.

Menurut JK, pemberian vaksin Covid-19 itu berbeda dengan pembagian sembako. ”Kalau pembagian sembako, orang mau saja menerima sampai lima kali sehari. Maka dari itu, pembagian sembako harus diverifikasi,” jelasnya.

Namun, vaksinasi Covid-19 tidak demikian. Masyarakat tentu tidak ingin disuntik vaksin sampai dua kali dalam sehari. Bahkan, untuk mau disuntik vaksin dua kali dalam sebulan saja, orang harus dirayu terlebih dahulu. ”Jadi, jangan khawatir ada kecurangan dalam menerima dosis vaksin,” tuturnya.(jpg)

Jelang Travel Bubble Fasilitas Pelabuhan dan PCR Dievaluasi

0

batampos.co.id – Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian kembali melakukan monitoring dan evaluasi persiapan di kawasan wisata Lagoi, Bintan, menjelang kesepakatan travel bubble antara Singapura dan Bintan, khususnya kawasan wisata Lagoi, yang dijadwalkan mulai Senin (30/8).

”Dari kementerian mulai Senin (30/8) akan meninjau ulang persiapan di kawasan wisata Lagoi menjelang travel bubble Singapura – Bintan,” ungkap Kadisbudpar Bintan, Wan Rudy Iskandar.

Wan Rudy menyebut, fasilitas yang akan ditinjau ulang di kawasan wisata Lagoi antara lain fasilitas pelabuhan, PCR dan sumber daya manusia di lapangan.

Selain itu, lanjutnya, dari kementerian akan melaksanakan diskusi dengan tim Pemkab bersama tim dari BRC Lagoi untuk skenario penerapan protokol kesehatan ketika travel bubble diterapkan.

”Dari diskusi, evaluasi dan monitoring, hasilnya akan menjadi bahan untuk dibawa saat rapat antara kementerian dan Singapura,” katanya.

Dia berharap, travel bubble Singapura – Bintan, khususnya kawasan wisata Lagoi dibuka. Karena, jumlah kasus Covid-19 di Kepri mulai turun, dan capaian vaksinasi dosis pertama sudah di atas target 70 persen.

”Travel bubble memberikan harapan. Kemarin perkiraan pak Buralimar (Kadispar Kepri), September atau Oktober, mudah-mudahan September sudah buka,” katanya. (*/jpg)

Kabar Baik! Pasien Covid-19 Sembuh Capai 91 Persen

0

batampos.co.id – Indikator epidemiologis terus menunjukkan tren perbaikan menjelang berakhirnya PPKM level 3–4 periode 23 hingga 29 Agustus 2021. Pertumbuhan kasus konfirmasi positif harian turun di kisaran 10 ribu per hari dalam dua hari terakhir. Yakni, 10.050 pada 28 Agustus dan 7.427 kasus pada 29 Agustus.

Tingkat kesembuhan juga kembali melampaui angka 90 persen. Tepatnya, 91,4 persen per kemarin (29/8). Dalam satu minggu terakhir, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 memang menunjukkan peningkatan. Khusus DKI Jakarta, angka kesembuhan bahkan mencapai 97,5 persen atau lebih tinggi daripada angka persentase nasional.

”Tingginya tingkat kesembuhan pasien ini tak terlepas dari perjuangan para pahlawan kita, para tenaga kesehatan, dan relawan yang bekerja keras mengabdikan diri,” kata Menkominfo Johnny G. Plate.

Hingga 3 Agustus 2021, berdasar data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sebanyak 640 dokter meninggal akibat Covid-19. Itu belum termasuk tenaga kesehatan lain seperti perawat dan petugas di rumah sakit atau pusat isolasi.

Sementara itu, cakupan vaksinasi telah mencapai angka 61 juta dosis pertama dan 34 juta dosis kedua. Namun, progres angka vaksinasi harian belum sesuai harapan, yakni 2 juta per hari.

Menurut Guru Besar Fakultas Kedoteran UI Prof Tjandra Yoga Aditama, target memvaksinasi 2 juta orang per hari harus benar-benar diimplementasikan. ”Akan amat baik kalau masyarakat dipermudah mendapatkan vaksin, misalnya dengan dilakukan vaksinasi di semua puskesmas dan rumah sakit. Jadi, orang bisa divaksin di dekat rumah atau tempat kerjanya secara mudah,” jelasnya.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla memperkirakan program vaksinasi Covid-19 paling cepat selesai dalam tempo dua tahun. Patokannya sejak program vaksinasi digulirkan pemerintah per 13 Januari 2021. Perhitungan tersebut dia dapat dengan mempertimbangkan jumlah penduduk Indonesia. (jpg)

Polda dan Apindo Kepri Gelar Vaksinasi Massal untuk Umum dan Remaja, Daftar di Sini

0

batampos.co.id – Polda Kepri bersama Apindo Kepri menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Umum dan remaja.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, program vaksinasi gratis ini direncanakan akan digelar selama 3 hari.

“Kegiatan ini akan dimulai tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2021,” ujarnya, Senin (30/8/2021).

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin untuk segera mendaftarkan diri di Link apindokepri.org/polda.

Ilustrasi. Warga Kota Batam mendapatkan vaksinasi Covid-19. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

“Atau bisa juga mendapatkan link tersebut di Nomor WhatsApp 081365216611. Setelah mendaftarkan diri undangan akan diberikan pada laman tersebut setelah pengisian data,″ paparnya.

Ia menjelaskan, untuk persyaratan sama seperti sebagaimana pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan sebelumnya.

Peserta cukup membawa fotokopi KTP.

“Vaksin yang disiapkan adalah vaksin Sinovac dengan target 7.000 per harinya. Namun angka ini dapat berubah tergantung dari animo masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi,″ jelasnya.(esa)