Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9111

Klaster Covid-19 Muncul di RS Changi Singapura

0

batampos.co.id – Klaster terbaru Covid-19 di Singapura justru terjadi di dalam rumah sakit. Para staf medis terinfeksi. Pihak RS Umum Changi meyakinkan bahwa staf medis yang tertular tak ada interaksi langsung dengan pasien.

“Sebagian besar kasus dalam klaster Covid-19 baru di Rumah Sakit Umum Changi (CGH) adalah pekerja dari mitra layanan outsourcing yang tidak berinteraksi langsung dengan pasien,” kata rumah sakit itu, Sabtu (4/9)

Kementerian Kesehatan Singapura menyebutkan ada 14 kasus pada hari Jumat (3/9). Ini adalah kluster aktif kedua di sana. Klaster sebelumnya diidentifikasi pada 3 Agustus.

“Anggota staf (yang tertular) memiliki tempat kerja mereka di lantai basement rumah sakit dan tidak memiliki interaksi langsung dengan pasien dalam pekerjaan mereka,” katanya seperti dilansir dari Channel News Asia, Minggu (5/9).

“Hampir semua telah divaksinasi lengkap, dan semuanya telah mengikuti langkah-langkah manajemen yang aman. Tak satu pun dari mereka yang sakit kritis,” tutur pihak RS.

Rumah sakit mengatakan secara aktif melacak dan menguji infeksi ringfence, dengan pengujian swab sebagian besar selesai untuk mereka yang bekerja di tingkat basement. Sebagai tindakan pencegahan, semua staf CGH, termasuk mitra layanan outsourcing, akan menjalani tes cepat antigen yang dilakukan sendiri.

Penyelidikan epidemiologis sedang berlangsung untuk kasus-kasus positif. Pekerja yang diidentifikasi sebagai kontak dekat telah dikarantina atau cuti sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Straits Times melaporkan Rumah Sakit Umum Changi (CGH) memastikan RS itu tetap aman untuk dikunjungi meskipun ada klaster di sana. Area klinis tidak terpengaruh dan rumah sakit tetap aman untuk janji klinis dan kunjungan poli. Pihak RS menegaskan tindakan pencegahan seperti pembersihan menyeluruh dan disinfeksi area sudah diterapkan di lokasi rumah sakit.

“Pasien diminta tetap mematuhi pedoman kunjungan dan protokol kesehatan yang berlaku,” kata CGH.(jpg)

Pulau Nipa Jadi Pusat Logistik Berikat

0

batampos.co.id – Pulau Nipa yang berlokasi di perbatasan internasional ternyata memiliki status sebagai Pusat Logistik Berikat (PLB).

Penyelenggaranya adalah PT Asinusa Putera Sekawan. Potensinya sangat besar dan bisa dimanfaatkan untuk bisnis semodel Floating Storage Unit (FSU) dan Ship to Ship (STS).

Fakta tersebut terungkap saat Bea Cukai (BC) Batam berkunjung ke Pulau Nipa, Jumat (3/9/2021) lalu.

Agenda dari kunjungan BC Batam untuk melakukan Customs Visit Customer (CVC) dan melakukan sosialisasi pembangunan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Prajurit TNI rehat di pinggiran dermaga Pulau Nipah, Kota Batam
Foto: Ahmadi / batampos.co.id

Pulau Nipa dipilih untuk dikunjungi karena melihat peluang bisnis yang bagus.

Pulau Nipa termasuk salah satu pulau terluar dari 12 pulau yang perlu mendapat perhatian khusus karena letaknya sangat dekat dengan Singapura.

Pulau Nipa juga terletak di alur pelayaran lalu lintas internasional. Secara regional, Pulau Nipa berada di peta kerja sama kawasan Indonesia–Malaysia–Singapore Growth Triangle (IMS-GT).

Posisi ini membuat kawasan Pulau Nipa dapat menempati posisi strategis dalam lalu lintas barang dan jasa antarnegara, terutama dengan negara ASEAN lainnya.

”Pulau Nipa memang memiliki peluang bisnis yang bagus, baik dari sisi swasta maupun dari sisi pemerintah. Ke depannya, Pulau Nipa ini akan menjadi area konsesi dimana terdapat beberapa
proses bisnis seperti Floating Storage Unit (FSU) dan Ship to Ship (STS),” ujar Kepala BC Batam, Ambang Priyonggo, Minggu (5/9/2021).

Sebagai bentuk dari dukungan Bea dan Cukai Batam atas pengembangan ekonomi di Pulau Nipa, BC Batam memberikan asistensi terkait pengaktifan kembali kawasan PLB dan status penyelenggaraan PLB.

PT Asinusa Putera Sekawan tengah bersiap diri untuk berperan aktif dalam kegiatan FSU dan STS.

”Ini merupakan dukungan serius BC Batam untuk mendorong perekonomian negeri. Pemanfaatan potensi kemaritiman yang dimiliki negara secara optimal akan memberikan dampak positif bagi Indonesia,” jelasnya.(jpg)

Penyebaran Covid-19 di Kepri Terkendali, Positivity Rate 3,06 Persen

0

batampos.co.id – Provinsi Kepri dinilai berhasil menekan penyebaran Covid-19. Kecilnya ratio postivity rate atau jumlah kasus terkonfirmasi menjadi parameter semakin bagus daerah tersebut dalam mengendalikan penyebaran Covid 19.

Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, mengklaim saat ini positivity rate di Kepri sudah mencapai 3,06 persen.

”Kalau mengacu pada standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan standar positivity rate Covid-19 di bawah 5 persen. Berarti kita berhasil dalam menekan penyebaran Covid-19 di daerah kita. Karena capaian positivity rate Kepri hari ini sudah mencapai 3,06 persen,” ujar Ansar, Sabtu (4/9) di Tanjungpinang.

Dijelaskan Ansar, semakin rendah positivity rate suatu daerah, menunjukkan juga jumlah orang yang dites semakin banyak dan menunjukkan pelacakan kontak yang memadai.

Ia berterima kasih kepada seluruh Satgas Covid-19, tenaga medis, TNI/Polri, Kejaksaan, tokoh-tokoh masyarakat, dan seluruh pihak yang telah mendedikasikan seluruh tenaga dan pikirannya untuk secara bersama-sama dalam menanggulangi Covid-19 di Kepri.

“Keberhasilan kita dalam menekan penyebaran Covid-19 sampai saat ini, tentunya tidak lepas dari kerja keras bersama. Karena memang kebersamaan sehingga bisa saling menguatkan,” jelasnya.

Gubernur berharap, meski capaian positivity rate sudah menurun drastis, namun masyarakat diminta tetap menjaga protokol kesehatan (protkes) dengan ketat. ”Protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Kita sangat berkepentingan terciptanya Kepulauan Riau yang sehat agar bisa fokus pada kerja untuk membangun Kepri yang lebih baik,” terangnya.

Dari data yang masuk, capaian positivity rate Provinsi Kepri hingga kemarin mencapai 3,06 persen. Sementara capaian positivity rate kabupaten dan kota se-Provinsi Kepri di antaranya Kabupaten Bintan 7,16 persen, Tanjungpinang 7,7 persen, Natuna 7,87 persen, Batam 1,48 persen, Karimun 7,52 persen, Lingga 15,73 persen, dan Anambas 14,86 persen.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur, mengatakan, penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri belakangan ini terus bisa dikendalikan. Menurutnya, salah satu faktor adalah kesadaran masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Ia juga memberikan apresisasi keterlibatan TNI-Polri dalam pelaksanaan vaksinasi masyarakat di Kepri. Ia berharap semakin banyaknya masyarakat yang mendapatkan vaksinasi, maka ketahanan kelompok di Provinsi Kepri semakin cepat.

”Keterlibatan TNI-Polri sangat membantu kita dalam mempercepat cakupan vaksinasi masyarakat di Kepri. Terbukti dengan pernyataan Satgas Covid-19 Pusat bahwa Kepri adalah provinsi di luar Jawa-Bali yang paling tinggi cakupan vaksinasinya,” ujar Sirajudin, kemarin.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat pemda dalam menjamin ketersediaan vaksin bagi masyarakat. Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, Pemprov Kepri bersama kabupaten/kota sukses melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik. Apalagi sampai saat ini, Kepri tidak ada kendala dengan ketersediaan vaksin, dan ketersediaan tenaga kesehatan (vaksinator) juga tidak ada kendala.

“Lewat reses kami juga berkesempatan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Kepri melalui wakil-wakil rakyat di berbagai kabupaten/kota. Semoga dengan semakin banyak masyarakat divaksin, kondisi daerah bisa kembali pulih dan kita bisa beraktivitas normal kembali,” jelas Sirajudin yang membidani Pendidikan dan Kesehatan tersebut. (*/jpg)

KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Tak Jual Beli Jabatan

0

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan para penyelenggara negara untuk tidak melakukan kejahatan dalam rangka jual beli jabatan. Sebab, perbuatan tersebut dinilai tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh integritas.

Hal ini sebagaimana terjadi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur terkait perkara dugaan suap jual beli jabatan kepala desa (Kades). Perkara ini menjerat Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari beserta 21 orang lainnya.

“Pejabat yang menyuap untuk mendapatkan jabatan pasti tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh Integritas dan fokus bekerja melayani rakyatnya,” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto dalam keterangannya, Senin (6/9).

Jenderal polisi bintang dua ini menuturkan, seorang penyelenggara negara yang melakukan suap nantinya akan memikirkan bagaimana untuk mengembalikan uang yang telah dikeluarkannya. Sehingga akan melahirkan budaya yang tidak penuh dengan integritas.

“Namun memikirkan bagaimana mengembalikan modal suap yang telah dikeluarkan untuk memperoleh jabatan tersebut,” papar Karyoto.

Oleh karena itu, Karyoto memandang hal tersebut dinilai sangat mencederai keinginan masyarakat, untuk memiliki penyelengara negara atau pemimpin yang amanah. “Mengedepankan prinsip tata pemerintahan yang baik dan bersih,” tegas Karyoto.

Belakangan ini, KPK telah menetapkan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin yang merupakan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem sebagai tersangka. Selain keduanya, KPK juga menetapkan 20 orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi atau jual beli jabatan penjabat kepala desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021.

KPK menyebut, total tarif untuk menjadi kepala desa di pemerintahan Kabupaten Probolinggo sebesar Rp 25 juta perorangan. Adapun tarif untuk menjadi Pejabat Kepala Desa sebesar Rp 20 juta, ditambah dalam bentuk upeti penyewaan tanah kas desa dengan tarif Rp 5 juta/hektar.

Puput dan Hasan ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama Camat Krejengan, Doddy Kurniawan dan Camat Paiton, Muhamad Ridwan. Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara 18 orang lainnya, ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap, yakni Pejabat Kades Karangren, Sumarto. Kemudian, Ali Wafa, Mawardi, Mashudi, Maliha, Mohammad Bambang, Masruhen, Abdul Wafi, Kho’im, Ahkmad Saifullah, Jaelani, Uhar, Nurul Hadi, Nuruh Huda, Hasan, Sahir, Sugito, dan Samsuddin. Mereka dijerat melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (jpg)

Bobol Motor dengan Gunting

0

batampos.co.id – Tujuh anak di bawah umur yang melakukan pencurian sepeda motor di Bengkong, sudah beraksi sejak 2 bulan belakangan ini.

Mereka mengincar motor yang diparkir di perumahan dan membobolnya menggunakan gunting.

”Mereka sengaja mencuri motor jenis (Yamaha) Vega R yang ada di perumahan, agar tidak terlalu mencurigakan. Motor ini sedang tren di kalangan anak-anak,” ujar Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal, kemarin.

Bob menjelaskan, pencurian dilakukan saat tengah berkumpul bersama. Mereka membagi tugas, ada yang mencari target, bertindak sebagai pemetik, hingga penjual.

”Setelah dicuri, beberapa motor ada yang dipreteli, digunakan untuk balap liar. Dan ada juga yang dijual,” katanya.

Dari pengakuan pelaku, aksi pembobolan motor tersebut diketahui dari media sosial (medsos) dan ajaran orang dewasa.

Kemudian, beberapa motor tersebut dijual dengan harga Rp 300 ribu.

”Uangnya digunakan buat ngumpul-ngumpul sama mereka,” ungkap Bob.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 Ayat 1,4,5 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jajaran Polsek Bengkong menangkap komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor).

Komplotan ini terdiri dari tujuh remaja atau anak di bawah umur yang beberapa di antaranya duduk di bangku sekolah.

Sedangkan, satu orang merupakan pria dewasa. Mereka yakni DH, 16, MA, 15, NA, 16, MJ, 15, MR, 14, AR, 15, dan AD, 16. Sedangkan pria dewasa yang diamankan bernama F.

Komplotan ini mencuri sepeda motor di wilayah Bengkong dan Batuampar.(jpg)

Kemenkes Tegaskan Tak Ada Kebocoran Data Aplikasi PeduliLindungi

0

batampos.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tidak ada kebocoran data di aplikasi PeduliLindungi.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dalam keterangannya pada Minggu menyebut banyak kerancuan informasi atau hoaks di masyarakat menyusul sejumlah kejadian berbeda yang tidak saling terkait namun berhubungan dengan aplikasi PeduliLindungi.

Pertama, kata dia terkait penyalahgunaan data vaksinasi Presiden Joko Widodo, dia memastikan hingga saat ini, tidak ada bukti kebocoran data pribadi di aplikasi PeduliLindungi. Ada pihak-pihak tertentu yang memiliki informasi NIK dan tanggal vaksinasi Covid-19 milik Presiden dan digunakan untuk mengakses sertifikat vaksinasi milik Presiden.

“Jadi ini adalah penyalahgunaan identitas orang lain untuk mengakses informasi pihak yang tidak terkait. Bukan kebocoran data,” kata dr. Nadia menegaskan.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan aplikasi PeduliLindungi karena data pribadi seluruh masyarakat Indonesia dijamin aman sesuai undang-undang yang berlaku. Selain itu, aplikasi PeduliLindungi juga telah melewati proses IT security assessment yang ketat oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Berikutnya, lanjut dr. Nadia, terkait dugaan jual beli sertifikat vaksin illegal yang terkoneksi dengan sistem PCare dan aplikasi PeduliLindungi.

Menurutnya, berdasarkan investigasi pihak Polda Metro Jaya, pelaku menyalahgunakan wewenangnya sebagai staf Tata Usaha di salah satu kantor kelurahan di Jakarta untuk mengakses ke sistem aplikasi PCare sehingga dapat membuat sertifikat vaksin dan terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi, tanpa melalui prosedur yang benar dan tanpa perlu melakukan vaksinasi.

Nadia pun kembali memastikan, kejadian ini bukanlah kebocoran data, melainkan bentuk penyalahgunaan wewenang. Untuk itu, dia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan aplikasi PeduliLindungi karena data pribadi seluruh masyarakat Indonesia dijamin aman sesuai undang-undang yang berlaku.

“Kami sangat mengapresiasi pihak Polda Metro Jaya yang telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembuat dan penjual sertifikat vaksin Covid-19 ilegal yang terkoneksi dengan PeduliLindungi,” kata dr. Nadia.(jpg)

PKS Sagulung Siap Penuhi Target 2024

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sagulung siap memenuhi target yang sudah ditetapkan untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

Ketua DPC PKS Sagulung, Bagus Arrochman, mengatakan, Pemilu mendatang menjadi momen terbaik bagi PKS untuk menjadi pemenang.

“Kami (DPC Sagulung) siap memenuhi target untuk kemenangan 2024 nanti,” katanya usai Konsolidasi Pemenangan PKS 2024 bersama Rumah Keluarga Indonesia (RKI) seluruh kelurahan di Hotel OS Tanjunguncang, Minggu (5/9/2021).

Ia mengatakan, ada beberapa program yang diberikan oleh DPD PKS Kota Batam kepada seluruh pengurus partai di kecamatan.

Ketua DPC PKS Sagulung, Bagus Arrochman. Foto: Humas PKS Kota Batam untuk batampos.co.id

Di antaranya, membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bergabung bersama partai dakwah ini.

“Alhamdulilah pada periode Juli-Agustus, DPC Sagulung menjadi yang terbaik. Semoga ini menjadi pemicu bagi pengurus dan kader Sagulung untuk memenuhi target yang sudah diberikan,” ujarnya.

Bagus mengajak masyarakat yang ingin bergabung dengan PKS untuk langsung mendatangi Ketua PKS di masing-masing kelurahan atau mendatangi Kantor DPC PKS Sagulung di Winner Bugis Junction Simpang Basecamp.

“Atau bisa juga daftar langsung online di daftar.pks.id. Mari sama-sama kita menjadikan partai dakwah ini menjadi pemenang di pemilu nanti,” katanya.

Sementara itu Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPC PKS Sagulung sekaligus Ketua RKI Sagulung, Hotnasari Ritonga, mengajak kader untuk membangun peradaban di tengah masyarakat.

“Yaitu dengan mengenalkan PKS kepada masyarakat. Langkah ini juga untuk memenuhi target yang sudah diberikan,” kata Hotnasari.

Ia juga mengajak seluruh kader RKI untuk aktif di tengah masyarakat untuk menyampaikan program kerja partai dakwah demi terwujudnya kemaslahatan ummat.

“Jadi apa yang sudah ditugaskan oleh DPC harus aktif dilaksakan,” ujarnya.

Kegiatan yang bertema Melalui RKI Kita Tingkatkan Khidmat PKS Terhadap Masyarakat tersebut dihadiri Ketua DPD PKS Kota Batam Yusuf dan Kabid Humas DPW PKS Kepri, Muhammad Syahid Ridho.(*/esa)

Angka Kematian Kasus Covid-19 Makin Turun

0

batampos.co.id – Kasus Covid-19 pada Minggu (5/9) bertambah 5.403 kasus sehari. Jumlah itu terdeteksi dari tes 171 ribu spesimen. Angka kematian Covid-19 makin rendah yakni 392 jiwa setelah sebelumnya di atas 500 hingga 1.000 jiwa. Kini total sudah 4.129.020 orang terinfeksi Covid-19 di tanah air.

Sementara angka kematian sudah 135.861 jiwa meninggal dunia karena Covid-19. Kematian harian terbanyak terjadi di Jawa Tengah 89 jiwa. Jawa Timur 70 jiwa. Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan masing-masing 22 jiwa.

Kasus Covid-19 terbanyak harian disumbang Jawa Tengah 625 kasus. Jawa Timur 448 kasus. Sumatera Utara 393 kasus. Jawa Barat 355 kasus. DKI Jakarta 303 kasus. Sementara, kasus aktif turun 5.180 sehari. Jumlah pasien aktif kini sebanyak 155.519 orang.

Ada 104.944 orang yang diperiksa dengan metode TCM, PCR, dan antigen. Angka positivity rate mencapai 5,15 persen.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 juga mencatat jumlah pasien yang telah sembuh dari Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebanyak 10.191 pasien pada Minggu (5/9). Dan total angka kesembuhan saat ini sebanyak 3.837.640 orang.

Jawa Tengah menjadi daerah yang memiliki jumlah pasien sembuh terbanyak yakni 1.042 pasien, diikuti oleh DI Jogjakarta dengan total pasien sembuh sebanyak 981 pasien.

Daerah selanjutnya yang memiliki jumlah pasien sembuh terbanyak adalah Jawa Timur sebanyak 879 pasien, Jawa Barat 804 pasien dan 649 pasien sembuh di Kalimantan Timur.

Disebutkan bahwa jumlah kasus aktif telah mengalami penurunan sebanyak 5.180 kasus, sehingga jumlah kasus aktif di Tanah Air kini tersisa 155.519 kasus.

Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Hanya ada 3 provinsi di bawah 10 kasus. Dan tak ada satupun provinsi dengan nol kasus.(jpg)

Pariwisata di Batam Mulai Bergairah, Ini Buktinya…

0

batampos.co.id – Sejumlah event pariwisata di Batam mulai bergairah kembali usai diterjang pandemi Covid-19.

Sejumlah asosiasi pariwisata mulai bergerak bersama pemerintah memulihkan pariwisata Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, sejumlah event pariwisata yang sudah berjalan seperti bazar kuliner.

Bahkan, kata dia, dalam waktu dekat akan dilaksanakan Batam Yoga Fest 2021.

Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata (tengah), berfoto bersama perwakilan ASITA usai membahas acara Yoga Fest 2021 di kantor Disbudpar di Batam Center, Sabtu (4/9/2021). Foto: Disbudpar untuk Batma Pos

“Untuk event Batam Yoga Fest 2021, diprakarsai DPD ASITA Kepri yang bakal digelar 25 September mendatang,” ujar Ardiwinata usai menerima perwakilan ASITA di kantornya, Sabtu (4/9/2021).

Ardiwinata mengaku siap mendukung event pariwisata. Dengan banyaknya event pariwisata, diharapkan perekonomian Batam kembali bergairah.

Namun, semua event yang akan dilaksanakan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Saya ingatkan untuk kita semua, protokol kesehatan wajib diterapkan agar tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19,” katanya.

Ia mengungkapkan, hingga 3 September 2021, kasus Covid-19 di Batam terus melandai.

Bahkan, jumlah kasus aktif hanya 188 pasien. Bahkan, jumlah pasien sembuh per harinya lebih tinggi dibanding kasus terkonfirmasi positif.

“Penanganan Covid-19 di bawah kendali Wali Kota Batam Muhammad Rudi terus menunjukkan hasil memuaskan. Kita harapkan, asosiasi pariwisata ikut bersama pemerintah dalam menangani pandemi ini sehingga semua event pariwisata bisa dilaksanakan lagi di Batam,” katanya.

Event tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Periwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Buralimar.

Untuk diketahui, Batam Yoga Fest 2021 akan dilaksanakan di Padang Golf Sukajadi untuk mendapatkan view lapangan golf pada saat sunrise dan Nongsa Point Marina dengan latar belakang sunset dan yacht.

“Sehat nya dapat bahkan keindahan pariwisata di Kepri pun dapat yaitu mengambil tempat di Padang Golf Sukajadi untuk mendapatkan view lapangan golf pada saat sunrise dan Nongsa Point Marina dengan latar belakang sunset dan yacht tentunya akan menjadi promosi pariwisata yang menarik yang akan mendatangkan wisatawan ke Kepri khususnya pulau Batam,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang guru yoga, Maryati menyampaikan, selain memilih lokasi menarik, event ini akan memberikan workshop dari pakar-pakar yoga yang bahkan mendatangkan langsung Ketua Umum Asosiasi Yoga Seluruh Indonesia (PPYNI – Perhimpunan Praktisis Yoga Nasional Indonesia).

“Event ini merupakan event yoga pertama di Kepulauan Riau yang mengambil tema sunrise dan sunset yoga untuk semua kalangan, baik pemula maupun mahir, baik muda ataupun senior. Bersamaan event ini, juga akan mengukuhkan asosiasi yoga yang belum terbentuk di Kepri,” katanya.(*/jpg)

Pasangan Suami Istri di Batam Bawa Kabur Uang Perusahaan, Begini Modusnya…

0

batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang dan Polsek Batuampar menangkap pasangan suami istri (pasutri), EA, 34, dan AS, 25.

Keduanya diamankan usai menggelapkan uang senilai Rp 105 juta.

Penggelapan itu dilakukan pada Selasa (31/8/2021) siang. Modusnya, sang istri AS yang bekerja sebagai karyawan perusahaan di wilayah Batuampar, berpura-pura dijambret saat hendak menyetorkan uang untuk menggaji karyawan perusahaan.

”Kami mendapatkan laporan dari pihak perusahaan. Kemudian dilakukan penyelidikan, namun ada kejanggalan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan.

Dari pemeriksaan, AS mengaku baru saja mencairkan uang dari cek di Bank Mandiri di Jalan Imam Bonjol, Nagoya dan membawa uang tersebut menggunakan tas.

Kemudian, AS hendak menyetorkan uang itu kembali ke Bank UOB.

”Di jalan, AS ini mengaku dijambret. Setelah diinterogasi, aksi itu sudah direncanakan bersama suaminya,” kata Andri.

Andri menambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan belum mengetahui latar belakang penggelapan tersebut.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti sepeda motor yang digunakan menjambret dan uang tunai
dolar Singapura.

”Masih dilakukan pemeriksaan. Nanti akan disampaikan,” tutupnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 374 dan atau 372 tentang penggelapan
dengan ancaman hukuman
5 tahun penjara.