Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 9124

Wali Kota Sampaikan Hal Ini Kepada Warga Binaan Lapas Kelas II Batam

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyerahkan secara simbolis pemberikan remisi HUT ke-76 RI bagi 1.437 warga binaan se-Kota Batam di Lapas Kelas II Batam, Selasa (17/8/2021).

“Orang baik bukan berarti tidak pernah berbuat salah,” katanya.

Pesan itu ia sampaikan untuk memotivasi penerima remisi agar tidak canggung atau khawatir saat pulang ke lingkungan masing-masing.

Ia yakin, setelah mendapat pembinaan, para penerima remisi merupakan orang pilihan yang sudah memiliki kepribadian lebih baik lagi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berbincang dengan salah seorang warga binaan Lapas Kelas II Batam saat memberikan remisi secara simbolis pada HUT ke-76 RI kepada 1.437 warga binaan. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Jangan khawatir tidak diterima oleh lingkungan masyarakat,” katanya.

Ia menekankan, semua hasil binaan di lapas diharapkan dapat diterapkan di lingkungan masyarakat.

Ia yakin, penerima remisi akan lebih produktif dan lebih baik dalam hidup bermasyarakat.

“Kita semua memiliki potensi produktif yang dapat menguasai keterampilan apapun untuk hidup mandiri serta berguna bagi pembangunan,” katanya.

Di kesempatan itu, Rudi juga menyampaikan beberapa pembangunan di Batam yang sudah berjalan. Selain itu, penangnan Covid-19 yang terus dilakukan.

Bahkan, kata dia, pemerintah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam terus menggencarkan vaksinasi.

“Saya sampaikan terima kasih bagi Forkopimda yang terus membantu membangun Batam dan termasuk menyuseskan rangkaian HUT ke-76 RI,” katanya.

Setelah menyerahkan remisi, Rudi juga mengikuti pertemuan virtual bersama Menkumham, Yasonna Laoly, dan pemberian cendera mata dari warga binaan.(*/esa)

Vaksinasi di Kota Batam Sudah 73 Persen, Wali Kota Batam Lakukan Ini

0

batampos.co.id –  Vaksinasi Covid-19 di Kota Batam sudah mencapai 73 persen atau melampaui target yang ditetapkan yakni 70 persen.

Capaian tersebut mendapatkan apresiasi dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Ia bahkan memberikan penghargaan kepada Forkompinda dan pihak-pihak yang turut menyukseskan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kota Batam.

Sesuai yang ditargetkan, capaian vaksinasi di Kota Batam saat ini sudah 73 persen usia 18 tahun ke atas.

Kata dia, penghargaan tersebut sebagai ucapan terima kasih Pemko Batam kepada semua pihak yang selama ini bersama-sama dalam penanganan Covid-19 di Kota Batam.

Wakil Gubernur Kepri, Malin Agustina dan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berfoto bersama dengan Forkompimda Kota Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Baik itu dalam penegakan protokol kesehatan ataupun vaksinasi Covid-19.

“Atas nama Pemko Batam dan juga masyarakat tentunya kami mengucapkan banyak terima kasih dan mudah-mudahan kekompakan serta kebersamaan kita dapat terus terjalin,” katanya, saat malam resepsi peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia di Hotel Radisson Batam Center, Selasa (17/8/2021).

Rudi mengatakan Kemerdekaan tahun ini bertemakan “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.

Hal itu sangat mencerminkan peran generasi muda yang diharapkan dapat membawa perubahan baik dengan semangat yang membara membawa Indonesia tumbuh di tengah situasi krisis akibat pandemi Covid-19.

Kata dia, meskipun perayaan HUT RI tahun ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, semoga makna dari perayaan hut ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya masih dalam semangat dan optimism yang kuat untuk mengukuhkan cinta tanah air.

“Kesuksesan rangkaian HUT RI di Kota Batam tidak terlepas dari dukungan semua pihak,” jelasnya.

Rudi berharap meskipun saat ini masih dalam pandemi Covid-19, peran dan kekompakan semua pihak agar pembangunan di Kota Batam berjalan sesuai yang direncanakan.

Ia juga ingin semua elemen masyarakat, bergerak bersama menegakkan protokol kesehatan agar Covid-19 segera berakhir.

“Mudah-mudahan angka penyebaran Covid-19 di Kota Batam terus menurun,” katanya.

Adapun penghargaan diberikan kepada Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Sumantri Kuswandono, Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur, Dandim 0316/Batam Letkol Kav. Sigit Dharma Wiryawan, Ketua Pengadilan Negeri Batam Sri Endang Amperawati Ningsih.

Kemudian Kepala Kejaksaan Negeri Batam Polin Octavianus Sitanggang, Danyonif Raider Khusus 136/TS Letkol Inf. Andi Ariyanto, Danyonif 10 Marinir/SBY Letkol Mar. Firdaus, Danlanud Hang Nadim Batam Letkol PNB. Iwan Setiawan, Dandenpom 1/6 Batam Mayor CPM. Arif Subagio dan Kepala Pangkalan Kamla Armada Barat Kolonel Bakamla Golkariansyah.(*/esa)

Harga Tertinggi PCR di Kepri Kini Rp 525 Ribu

0

batampos.co.id – Pemeriksan Reserve Transcription (RT) Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk wilayah Provinsi Kepri dipatok paling tinggi Rp 525 ribu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kepri siap menindak fasilitas kesehatan (faskes) penyedia layanan PCR jika memasang harga melebihi harga tertinggi tersebut.

”Harga tertinggi Rp 525 ribu itu sudah sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/I/2845/2021 tentang batas tarif tertinggi RT-PCR. Jawa dan Bali tertinggi Rp 495 ribu, luar Jawa dan Bali paling tinggi Rp 525 ribu,” ujar Mochammad Bisri, kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Selasa (17/8).

Bisri mengatakan, surat edaran ini berlaku sejak surat tersebut diterbitkan. ”Kami akan membuat surat edaran juga, dan menyurati laboratorium yang melakukan pemeriksaan RT-PCR di Kepri agar tarifnya tak melebihi batas tertinggi yang ditetapkan Kemenkes,” jelasnya.

Ia menegaskan, faskes manapun yang mengenakan tarif melebihi batas tertinggi, tentunya melanggar surat edaran tersebut. ”Pastinya ada konsekuensi jika melebihi batas yang telah ditentukan. Petugas kepolisian tentunya akan mengawasi hal ini,” ucapnya.

Bisri berharap, laboratorium yang melakukan pemeriksaan RT-PCR dapat segera menurunkan harga, agar tidak menimbulkan masalah ke depannya. ”Sejauh ini, pihak laboratorium mengakui kenapa pemeriksaan mahal, karena harga reagen yang masih tinggi. Walapun begitu, mereka tetap wajib mematuhi aturan ini. Karena sudah berlaku secara nasional,” katanya.

Penurunan harga RT-PCR ini disambut baik pihak Bandara Internasional Hang Nadim. Karena diyakini dapat meningkatkan animo masyarakat kembali untuk keluar masuk Batam.

General Manager BUBU Hang Nadim, Benny Syahroni, mengatakan, penurunan harga PCR, akan sangat berdampak baik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara. Apabila harga turun, tentunya akan banyak masyarakat yang kembali melakukan perjalanan udara.

”Saat ini, beberapa daerah masih menerapkan syarat wajib RT-PCR untuk masuk ke daerah mereka, seperti ke Jawa dan Bali, serta beberapa daerah di Sumatra. Apabila harga pemeriksaan RT-PCR ini turun, tentunya memberikan dampak baik,” terangnya.

Benny mengatakan, saat ini harga tiket pesawat relatif lebih terjangkau. Tapi, akibat adanya syarat wajib menunjukan negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan RT-PCR. Sehingga beberapa masyarakat mengurungkan perjalanan ke luar daerah.

”Semoga ini memberikan hal positif bagi dunia penerbangan. Saat ini juga ada maskapai baru, Super Air Jet yang membidik kalangan milenial, mereka memberikan warna baru untuk perjalanan udara. Karena harga tiket yang mereka tawarkan terjangkau,” tuturnya.

Pantauan Batam Pos di laman penjualan tiket online, harga tiket pesawat dari Batam ke beberapa daerah dijual cukup murah. Rute Batam ke Surabaya tiket termurah dijual Rp 664 ribu, Batam ke Jakarta dijual harga Rp 531 ribu, Batam ke Padang Rp 409 ribu, Batam ke Medan Rp 435 ribu, dan Batam ke Pekanbaru Rp 314 ribu. Namun, harga ini belum termasuk biaya RT-PCR atau rapid test antigen.

Namun, beberapa maskapai menawarkan rapid test antigen atau PCR murah. Lion Air Group memberikan penawaran bagi masyarakat yang keluar Batam, hanya perlu membayar Rp 70 ribu untuk pemeriksaan rapid test antigen atau RT-PCR dengan biaya Rp 475 ribu.

Tapi untuk pemeriksaan antigen atau PCR murah ini, syaratnya adalah harus membeli tiket Lion Air Group, Batik Air, Lion Air atau Wings Air. Untuk pemeriksaan juga ditentukan yakni di RSIA Kasih Sayang Ibu, Taman Baloi, Batam Kota.

Hal sama juga dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG. Ia segera menyurati penyelenggaraan tes PCR ini terkait penyesuaian tarif baru tersebut.(*/jpg)

HDCI Batam-Kepri Tebar 1.945 Paket Sembako

0

batampos.co.id – Memperingati HUT ke-76 RI, komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Batam dan Kepri menggelar kegiatan bakti sosial.

Kegiatan ini diwujudkan dengan menebar 1.945 paket sembako di dua tempat di Kota Batam, Selasa (17/8/2021).

Penyerahan 1.945 paket sembako diagendakan dalam dua tahap. Sekitar 1.000 paket sembako di antaranya diberikan kepada masyarakat.

Lalu, 945 lainnya dibagikan ke panti asuhan. Adapun dua titik lokasi pembagian tersebut adalah pemukiman ruli Baloi Kolam dan pemukiman di daerah TPA Punggur.

Ketua Panitia Pelaksana, Aiko Koloay, mengatakan, kegiatan bakti sosial HDCI Batam-Kepri merupakan sumbangsih dari pengurus dan anggota dalam memberikan bantuan kepada masyarakat Batam yang terdampak pendemi Covid-19.

Memperingati HUT ke-76 RI, komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Batam dan Kepri menggelar kegiatan bakti sosial yaitu membagikan 1.945 paket sembako di dua tempat di Kota Batam, Selasa (17/8/2021). Foto: Dokumentasi HDCI Batam-Kepri untuk batampos.co.id

“Kami mencoba merefleksikan makna Hari Kemerdekaan di tengah pandemi dengan menunjukkan sikap welas asih dan peduli pada sesama. Kegiatan berbagi seperti ini juga merupakan agenda rutin HDCI Batam dan Kepri,” kata Aike Koloay.

Ia menambahkan, jumlah 1.945 paket sembako sengaja dipilih sebagai ingatan terhadap filosofi sejarah Hari Kemerdekaan yang jatuh pada tahun 1945.

Spirit nasionalisme itu tercermin pula dari aksesoris bendera merah putih yang terpasang di bodi belakang puluhan unit moge Harley Davidson peserta bakti sosial.

Pantauan di lapangan, hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak pagi kemarin tidak menyurutkan semangat para pengendara Harley menjangkau medan titik-titik pembagian sembako.

Di lapangan, mereka tampak tidak hanya tertib berlalu lintas, tapi juga menerapkan prokes ketat Covid 19.

Membantu Pemerintah

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua Pengcab HDCI Kota Batam, Putra Yustisi Respati, mengungkapkan, kegiatan bakti sosial HDCI kali ini diikhtiarkan untuk membantu pemerintah yang kewalahan jika berjalan sendirian dalam meringankan beban masyarakat di tengah pandemi.

“Hari ini kita mulai dengan menyerahkan 1.000 paket dulu, rinciannya 600 paket untuk warga di pemukiman Ruli Baloi Kolam. dan 400 paket untuk pemukiman TPA Punggur. Sedangkan 945 lagi kita agendakan berikutnya untuk dibagikan ke beberapa panti asuhan dan anak yatim piatu,” papar anggota DPRD Kota Batam ini.

Pandemi Covid-19, sebut Putra, belum bisa diprediksi kapan berakhirnya.

Meskipun statistik kasus positif saat ini di Batam mulai melandai, ia menghimbau agar masyarat tetap waspda dan tidak lengah menerapkan protokol kesehatan.

“Terimakasih sebesar-besarnya saya ucapakan atas sumbangsih teman-teman pengurus dan keluarga besar HDCI Batam-Kepri, mohon didoakan dalam waktu dekat kami bisa melaksanakan kegiatan vaksinasi massal. Semoga badai pandemi segera berlalu,” katanya.(*)

Calon Jamaah Haji Diminta Proaktif Ikut Vaksinasi Covid-19

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengajak calon jamaah haji untuk proaktif mengikuti vaksinasi Covid-19 meski belum berkesempatan pergi ke Tanah Suci. Ajakan ini disampaikan Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi.

Khoirizi menuturkan, upaya percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan merupakan ikhtiar pemerintah untuk menanggulangi pandemi. Targetnya mampu menekan penyebaran covid-19 di masyarakat, termasuk bagi calon jamaah haji Indonesia.

“Suatu kewajiban bagi pemerintah untuk melindungi warga negaranya. Salah satunya adalah melindungi jemaah haji dan umrah dari penularan Virus Covid-19,” kata Khoirizi, Selasa (17/8).

“Semoga haji dan umrah ke depannya bisa diselenggarakan. Pemerintah butuh dukungan rakyat untuk ikhtiar dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Jika kita bisa berhasil mengatasinya, InsyaAllah kita bisa membuka akses bukan hanya izin umrah, tetapi juga penyelenggaraan haji di Arab Saudi bagi jamaah haji dan umrah Indonesia,” sambungnya.

Seperti diketahui, Menag Yaqut Cholil Qoumas telah mengeluarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 660/2021 terkait dengan Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Juni 2021. Menurut Khoirizi, keputusan tersebut dikeluarkan karena saat itu tren penularan dan penyebaran Covid-19 sangat mengkhawatirkan.

Khoirizi berpendapat, jika pemerintah bersikeras mengirimkan jamaah haji ke Tanah Suci, maka permasalahan pandemi akan semakin besar. Klaster baru akan muncul, sehingga bisa membahayakan bukan hanya jamaah haji, tapi juga petugas dan yang lainnya.

“Tentu kita tidak ingin masalah ini terus berlanjut. Caranya dengan berikhtiar, menghentikan penyebaran virus dan mengerahkan segala upaya dengan menerapkan prokes dan vaksin,” ujarnya.

Dia berharap, jika Covid-19 mereda, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah akan mudah dilakukan. Jika penurunan kasus Covid-19 bisa terjadi dan angka kematian bisa berkurang, ini bisa menjadi dasar kuat pemerintah, khususnya Kemenag dan Kementerian terkait untuk proses diplomasi ke Arab Saudi.

“Jadi apakah negara kita bisa mengurangi angka Covid-19? Itu tergantung dengan ikhtiar kita. Jika prokes kita sempurna, dan semuanya membaik berarti InsyaAllah kita siap berangkat. Ada dasar yang bisa kami pertanggung jawabkan. Jika angka Virus Covid-19 masih meningkat, ikhtiar kita harus disempurnakan lagi,” jelasnya.

Dengan pembatalan ibadah di masa pandemi seperti ini, lanjut Khoirizi, termasuk pemberlakuan PPKM dan lain-lain merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan hak perlindungan kepada warga negaranya.

“Kalau tidak dibarengi dengan ikhtiar kita semua, siklus klaster Covid-19 akan terus berjalan. Bagaimana kami akan melakukan diplomasi kalau dasarnya belum kuat,” imbuhnya.(jpg)

Pembukaan Lapangan Kerja Terus Dipacu untuk Tekan Kemiskinan

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ist)

batampos.co.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan setiap satu persen dari target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen pada 2022 akan bisa mempekerjakan 500 ribu orang.

“Adanya lapangan pekerjaan terus didorong agar bisa terbentuk untuk menurunkan angka kemiskinan pada 2022,” kata Menko Airlangga dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2022 secara daring di Jakarta, Senin, (16/8).

Karena itu, Menko Airlangga berharap target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 bisa tercapai dan menyerap seluruh angkatan kerja yang masuk.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang tinggi memang dibutuhkan untuk penanganan kemiskinan yang ditargetkan akan menurun dalam rentang 8,5 persen sampai 9 persen pada tahun depan.

Adapun tingkat kemiskinan pada September 2020 memang sempat naik menjadi 10,19 persen dari September 2019 yang berada di level 9,22 persen, namun tingkat kemiskinan kembali turun di Maret 2021 ke level 10,14 persen.

“Ini akibat kebijakan pemerintah dan jumlah penduduk miskin yang kemarin naik di September 2020 ke 27,55 persen, kemudian pada Maret 2021 turun ke level 27,54 persen,” kata Menko Airlangga.

Oleh karenanya ia berkomitmen akan terus menggenjot reformasi struktural guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengatasi pengangguran.

Pada Agustus 2020 angka pengangguran sempat naik menjadi 9,7 persen karena Covid-19, yang kemudian menurun pada Februari 2021 menjadi 8,75 persen.

Dengan demikian, Menko Airlangga menilai hal tersebut merupakan cerminan bahwa kebijakan pemerintah direspons secara baik, sehingga angka pengangguran akibat Covid-19, angka bukan angkatan kerja, dan angka pekerja dengan jam kerja lebih pendek, akan terus diperbaiki ke depannya.(antara)

Indra Rudiansyah dan Carina Joe, WNI yang Terlibat Pembuatan Vaksin AstraZeneca

0

Indonesia tiba-tiba menjadi buah bibir di dunia internasional. Bagaimana tidak, dua warga negara Indonesia (WNI), Carina Joe dan Indra Rudiansyah, terlibat dalam pembuatan vaksin Oxford-AstraZeneca (AZ).

’’ADA senangnya, ada susahnya juga,” ujar Carina Joe saat menceritakan bagaimana perasaannya turut andil dalam terciptanya vaksin AZ. Sejak awal mendapat proyek itu, dia sadar punya tanggung jawab besar. Sebab, proyek tersebut akan memiliki pengaruh langsung ke masyarakat global.

Dia bersama timnya di bidang manufacturing pun bekerja keras untuk memastikan vaksin Covid-19 yang ditemukan bisa diproduksi dalam skala besar. Selama 1,5 tahun, mereka bekerja nonstop. Tujuh hari dalam seminggu. Lebih dari 12 jam sehari.

’’Tanpa libur, tanpa istirahat. Supaya vaksin bisa digunakan di seluruh dunia,” tutur pemilik nama lengkap Carina Citra Dewi Joe tersebut.

Kerja keras mereka terbayar lunas. Hingga Juli 2021, penggunaan vaksin AZ sudah disetujui di 178 negara. Tercatat pula, sudah lebih dari 700 juta dosis yang digunakan untuk vaksinasi dan telah menyelamatkan puluhan ribu nyawa dari risiko kematian akibat SARS-CoV-2.

Selain itu, yang bikin bangga lagi, Carina merupakan salah satu pemegang hak paten vaksin AZ tersebut. Menurut dia, pemegang hak paten atas vaksin itu tidak hanya satu orang. Setidaknya, ada lebih dari enam orang yang memegang hak paten tersebut. Semuanya berasal dari berbagai bidang. Dia sendiri memegang hak paten tentang manufacturing scale-up. Sesuai dengan bidangnya.

Perjalanan Carina terlibat dalam pembuatan vaksin dimulai dari postdoc-nya di Institut Jenner, Oxford University, Inggris, dua tahun lalu. Dia awalnya memegang proyek optimasi manufaktur untuk vaksin rabies. Lalu, tiba-tiba pandemi Covid-19 muncul. Dia ditawari terlibat dalam proyek vaksin AZ. Tentu, tawaran tak datang tanpa alasan.

Keahlian dan pengalaman Carina yang mumpuni di bidang manufacturing skala besar untuk viral vector menjadi alasan utamanya. Sebelumnya, dia pernah magang di sebuah perusahaan besar Australia selama tujuh tahun. Perusahaan itu pula yang memboyong Carina ke Australia setelah dia lulus S-1 di Hongkong.

Termasuk tawaran melanjutkan pendidikan di bidang bioteknologi hingga meraih gelar Phd di Royal Melbourne Institute of Technology, Australia. Kini dia menjadi lead scientist perempuan di proyek besar yang telah menyelamatkan jutaan orang itu.

Atas capaian tersebut, Carina merasa bahagia. Dia berharap bisa menginspirasi perempuan-perempuan lain di Indonesia. ’’Yang harus dilakukan itu kita harus siap. Harus membekali diri kita sendiri. Jadi, kalau kesempatan itu datang, kita sudah siap,” paparnya.

Bila Carina berada pada bidang manufaktur vaksin, Indra Rudiansyah terlibat langsung dalam uji klinis. Mahasiswa S-3 Oxford University itu berada di tim Prof Sarah Gilbert. Dia bertugas membantu monitoring antibody response pada responden uji klinis. Tak hanya di Oxford, tapi juga berbagai tempat di Inggris.

Tugas itu, menurut Indra, tidak mudah karena melibatkan banyak orang dengan sampel yang cukup banyak. ’’Tapi, orang-orang sangat profesional. Kalau ada kesalahan, oke ini salah,” katanya.

Sejak bergabung pada awal Mei 2020, setiap hari dia dan tim menghabiskan waktu sampai 10 jam di laboratorium. Hasilnya, mereka bisa menyelesaikan uji klinis fase pertama dalam waktu enam bulan. Padahal, pada kondisi normal bisa sampai beberapa tahun.

’’Rasanya senang dan bangga sih. Apalagi bisa belajar dari para profesional di bidang clinical trial ini. Seneng banget bisa belajar dari Sarah Gilbert,” ungkap alumnus ITB tersebut.

Indra awalnya tidak masuk grup emerging pathogen disease yang tengah meneliti vaksin Covid-19. Sesuai dengan materi penelitiannya, karyawan PT Bio Farma tersebut berada di grup malaria. Namun, tak disangka, pandemi Covid-19 begitu cepat meluas. Karena itu, dibutuhkan banyak peneliti Covid-19.

Indra pun mendaftar hingga akhirnya diterima bergabung. Pengalaman Indra tersebut tentu sangat dinantikan untuk bisa diaplikasikan dalam pengembangan vaksin dalam negeri. Indra mengakui, kendati berada di Inggris, dirinya kerap berdiskusi dengan tim Bio Farma mengenai perkembangan vaksin Covid-19 di tanah air.(*/jpg)

Tak Cuma Masuk Mal, Akses Transportasi juga Wajib Scan Sertifikat Vaksin

0

batampos.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, masyarakat mau tidak mau harus mulai terbiasa untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari agar aktivitas dan roda perekonomian kembali berputar normal.

“Tadi Pak Menko sudah sampaikan kalau kita amati sepertinya kita akan hidup lebih lama dengan virus ini, kita harus membangun protokol kesehatan, tata kehidupan sehari-hari aman tetapi juga tetep beraktivitas agar ekonomi tetap jalan,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers secara virtual, Senin (16/8).

Pemerintah sendiri telah menetapkan cek status vaksinasi melalui PeduliLindungi yang ditunjukkan saat hendak memasuki pusat perbelanjaan. Bahkan, sudah lebih dari 100 mal yang menggunakan aplikasi tersebut.

“Mal kita sudah pasangkan sistem kesehatan berbasis teknologi digital di lebih 180 mal dan sekarang kita sudah uji coba itu sudah satu juta orang orang yang kita check-in,” tuturnya.

Budi melanjutkan, nantinya hal serupa juga akan diterapkan pada sektor industri hingga transportasi, dan kegiatan pariwisata. Bahkan, termasuk juga keagamaan dan pendidikan.

“Jadi, semua kegiatan kehidupan kita sehari-hari akan adjust protokol kesehatannya dengan teknologi digital,” pungkasnya. (jpg)

Begini Suasana Upacara HUT RI ke-76 di Batam

0

batampos.co.id – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI) di Dataran Engku Putri berlangsung khidmat.

Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), upacara dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh menjadi tema peringatan HUT ke-76 RI tahun ini.

Di tengah pandemi Covid-19, upacara peringatan HUT ke-76 RI harus dimaknai dengan lebih mendalam serta semangat gotong-royong.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bertindak selaku Inspektur upacara. Pihaknya berharap momentum HUT ke-76 RI dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan persatuan dalam membangun Kota Batam yang lebih baik.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberikan bendera sangsaka merah putih kepada petugas Paskibraka pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI) di Dataran Engku Putri. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Sebagaimana tema kali ini, kalau kita ingin tumbuh maka kita harus tangguh,” kata Rudi, usai upacara, Selasa (17/8/2021).

Itu sebabnya pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di Kota Batam, untuk bersama-sama selalu mendukung program-program pemerintah.

Tentunya program dalam pembangunan Kota Batam yang maju.

Rudi yakin, jika Batam terus maju maka masyarakatnya akan sejahtera dan Provinsi Kepri juga akan ikut merasakannya.

Selain itu juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Mari kita bangun Kota Batam yang kita cintai ini, kalau Batam tumbuh maka seluruh rakyatnya akan bahagia,” kata Rudi.

Turut hadir dalam upacara peringatan HUT ke-76 RI tersebut, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sekda Batam Jefridin Hamid, Kepala OPD Pemko Batam, Forkompinda Batam dan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, pejuang veteran dan organisasi kemasyarakat lainnya.

Usai upacara di Dataran Engkuputri, kegiatan dilanjutkan dengan menyaksikan upacara detik-detik Proklamasi di Istana Negara melalui virtual.

Selanjutnya Wali Kota Batam juga akan menghadiri kegiatan pemberian remisi di Lapas Kelas II Batam.(*/esa)

Jokowi Gunakan Pakaian Adat Lampung Saat Upacara HUT RI

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara detik-detik peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana. Presiden Jokowi bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam upacara HUT ke-76 Republik Indonesia, Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Lampung. Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengenakan pakaian adat Sunda dari Sukabumi Jawa Barat.

Sementara upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia digelar dengan sangat terbatas dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus korona. Masyarakat dapat mengikuti jalannya upacara tersebut secara virtual.

Sedangkan, Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa, 17 Agustus 2021, telah ditentukan. Tim Indonesia Tangguh, demikian nama yang disematkan, didaulat untuk bertugas pada upacara tersebut.

Ardelia Muthia Zahwa yang merupakan perwakilan dari Provinsi Sumatera Utara terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. Ardelia, kelahiran Tebing Tinggi, 6 Desember 2004, saat ini menempuh pendidikan di SMA Harapan I Medan.

Tiga lainnya dari Kelompok 8 yang bertugas untuk mengibarkan bendera ialah Aditya Yogi Susanto sebagai Komandan Kelompok 8 yang mewakili Provinsi Gorontalo, Dika Ambiya Rahman sebagai pembentang bendera yang mewakili Provinsi Jawa Barat, dan Ridho Hadfizar Armadhani sebagai pengerek bendera yang mewakili Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kolonel Pnb. Putu Sucahyadi didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Bertindak sebagai Komandan Kompi Paskibraka ialah Kapten Inf. Suryadi Nataatmaja. Kemudian bertindak sebagai Perwira Upacara ialah Brigadir Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya.

Paskibraka 2021 yang anggotanya berasal dari perwakilan masing-masing provinsi di Indonesia sebelumnya telah dikukuhkan oleh Presiden Jokowi pada Kamis, 12 Agustus 2021, di halaman Istana Merdeka, Jakarta. Sebanyak 68 pemuda telah mengucapkan Ikrar Putra Indonesia dan siap untuk menjalankan tugasnya pagi ini.(jpg)