Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 9209

Tunjangan Guru Madrasah Segera Cair

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru madrasah sudah mulai cair. Untuk tahap awal, proses pencairan tunjangan ini dilakukan selama tiga bulan, yaitu Januari-Maret. Jadi pencairan masih terus berlangsung.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain mengatakan, TPG diberikan bagi guru madrasah negeri dan swasta. Tunjangan meliputi TPG bagi guru madrasah PNS, maupun bukan, tapi telah memiliki Nomor Register Guru (NRG).

“Alhamdulillah, proses pencairan TPG sudah berjalan, Januari-Maret, pada 34 provinsi,” tegas M Zain di Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Pencairan TPG bagi guru madrasah bukan PNS, tahun ini dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. Sebelumnya, pencairan dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

“Mekanisme pencairan TPG bagi guru madrasah bukan PNS masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan untuk guru madrasah yang PNS, pencairan TPG nya dilakukan oleh masing-masing satuan kerja (Satker) sebagaimana pencairan gaji bulanan mereka,” sambungnya.

Zain menambahkan, Direktorat GTK akan melakukan pendampingan dan pembinaan bagi daerah-daerah yang masih rendah pencairannya.

Menambahkan, Kasubdit Guru Dit GTK Madrasah Ainur Rofiq menuturian bahwa besaran TPG untuk guru madrasah yang PNS adalah sebesar gaji pokok sesuai dengan pangkat dan golongannya.

Sedangkan untuk guru madrasah yang bukan PNS, TPG yang diberikan sebesar Rp 1,5 juta ditambah tunjangan inpassing yang disesuaikan dengan penyetaraan pangkat dan golongannya. Rofiq mengakui bahwa ada kendala pendataan sehingga TPG tidak bisa dicairkan pada awal tahun.

Pihaknya harus melakukan verifikasi dan validasi datanya, serta menetapkan pejabat pengelola anggaran. “Alhamdulillah, kendala ini mulai teratasi, sehingga pencairan bisa dilakukan. Masih ada beberapa kabupaten/kota yang terkendala pencairan, saat ini masih proses validasi data. Semoga, tidak lama lagi cair,” sambungnya.

Rofiq berharap, TPG bisa digunakan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun juga untuk pengembangan diri Guru Madrasah baik dari segi kualifikasi, kompetensi, maupun attitude-nya.

“Ke depan TPG bagi Guru Madrasah diharapkan bisa mendorong pelaksanaan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) secara mandiri. Dari Kelompok Kerja Guru, oleh Kelompok Kerja Guru, dan untuk Kelompok Kerja Guru,” tandasnya. (*/jpg)

 

99,49 Persen Orang Kebal Covid-19 Setelah Disuntik Sinovac

0

batampos.co.id – Sebuah studi terbaru soal vaksinasi yang dilakukan oleh Universitas Chulalongkorn Thailand telah menemukan bahwa vaksin Sinovac dari Tiongkok memiliki kemanjuran yang sangat tinggi dalam meningkatkan respons kekebalan terhadap Covid-19. Kekebalan makin efektif setelah dosis kedua.

Studi yang dijalankan oleh Center of Excellence in Clinical Virology of the Faculty of Medicine di universitas tersebut menunjukkan bahwa 99,49 persen penerima telah mengembangkan respons antibodi. Efektivitas terlihat empat minggu setelah suntikan kedua mereka, seperti laporan Bangkok Post.

“Tiga minggu setelah suntikan pertama, sekitar 66 persen penerima merespons kekebalan,” tambah laporan itu seperti dilansir dari Xinhua, Jumat (21/5).

Jumlah antibodi terhadap virus Korona diukur dengan Roche Elecsys Electrochemiluminescence Immunoassay. Metode itu adalah sebuah deteksi kualitatif dari total antibodi yang dikembangkan untuk melawan virus dalam sampel darah orang sebelum dan setelah masa vaksinasi.

Tes dilakukan sebelum suntikan vaksin. Yaitu tiga minggu setelah suntikan pertama dan empat minggu setelah suntikan kedua. Hasilnya, Sinovac terbukti efektif meningkatkan kekebalan dari Covid-19.(jpg)

Korban Salah Tangkap, Dapat Kompensasi Rp 1,07 Triliun

0

batampos.co.id – Dua bersaudara, Leon Brown dan Henry McCollum akhirnya bisa tersenyum lega. Setelah enam tahun berjuang, juri memutuskan dua bersaudara beda ayah itu mendapatkan USD 75 juta atau setara dengan Rp 1,07 triliun. Itu adalah kompensasi atas 31 tahun masa tahanan yang harus mereka jalani padahal tidak bersalah.

Elliot Abrams, pengacara Brown dan McCollum, menegaskan bahwa kini kliennya bisa menutup luka lamanya dan memulai lembaran baru. ’’Mereka menantikan masa depan yang lebih cerah dengan dikelilingi teman, keluarga, dan orang yang mereka cintai,’’ tegas Abrams.

Dilansir CNN, Brown dan McCollum ditangkap pada 1983. Mereka dituduh sebagai pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Sabrina Buie di Red Springs, North Carolina, AS. Saat itu McCollum masih berusia 19 tahun dan Brown 15 tahun.

Kakak beradik yang IQ-nya rendah itu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati. Karena kondisi kesehatannya, Brown akhirnya dihukum seumur hidup. Sementara itu, saudaranya selama puluhan tahun menanti algojo mencabut nyawanya.

Situasi berbalik pada 2014. Uji DNA pada puntung rokok di lokasi kejadian mengarahkan pada pelaku sebenarnya. Brown dan McCollum dibebaskan setelah mendekam 31 tahun di penjara.

Tahun berikutnya, mereka mengajukan gugatan hak sipil kepada para petugas yang terlibat dalam kasus mereka. Untuk mengajukan gugatan tersebut, pengacara harus membuktikan bahwa Brown dan McCollum benar-benar korban salah tangkap.

Butuh waktu lama dan proses yang rumit hingga akhirnya juri memberi mereka kompensasi masing-masing USD 31 juta (Rp 443,6 miliar). Perinciannya, USD 1 juta (Rp 14,3 miliar) untuk tiap 1 tahun waktu yang mereka habiskan di penjara. Mereka juga mendapatkan ganti rugi USD 13 juta atau setara Rp 186 miliar.

Pemberian kompensasi kepada Brown dan McCollum adalah kemenangan besar. Sebab, tidak semua negara bagian memberikan kompensasi. Prosesnya begitu rumit dan lama. Beberapa orang akhirnya harus menerima kekalahan pahit dengan ditolak kompensasinya.(jpg)

Bocah di Batam Hilang Selama 3 Hari, Begini Kondisinya…..

0

batampos.co.id – Seorang balita di Kota Batam hilang selama tiga hari empat malam dan ditemukan di semak belukar di sekitar pertokoan Cipta Grand City, Kota Batam.

Direskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, mengatakan, R ditemukan oleh Supriyadi, seorang buruh bangunan dan langsung melaporkan penemuan R ke pihak kepolisian terdekat.

“Balita ini ditemukan pada hari Kamis tanggal 20 Mei 2021 sekitar jam 08.00 WIB, ketika itu Supriyadi hendak berganti pakaian kerjanya di pondok komplek pertokoan Cipta Grand City dan melihat seorang anak kecil yang tiba-tiba langsung berdiri di semak-semak yang tepat berada di samping pondok tempatnya berganti pakaian,” katanya, Kamis (20/5/2021).

Supriyadi kata dia, langsung menggendong dan membawa R  ke Pos sekuriti pertokoan Cipta Grand City.

“Mengetahui bahwa anak yangg dibawa ke pos adalah anak yang hilang atas nama R (menyebut nama lengkap,red), sekuriti langsung menghubungi ibu R dan memberitahukan bahwa R sudah ditemukan dan saat ini berada di Pos sekuriti Cipta Grand City,” jelasnya.

Oorang tua R memberitahukan kabar tersebut ke Polsek Sagulung.

“Tim Teknis dari Ditreskrimum Polda Kepri juga membawa anak beserta ibunya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan dan memberikan perawatan terhadap anak tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi R saat ditemukan lemas dan tidak mau makan.

Serta dikhawatirkan mengalami dehidrasi tinggi karena tidak ditemukan atau hilang selama 3 hari 4 malam.

“Sampai saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.(*/esa)

Ini 4 Parameter Penanganan Covid-19 Berjalan Baik

0

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan ada empat parameter terkait penanganan Covid-19 berjalan dengan baik.

Keempat parameter itu yakni:

  1. Tingkat kesembuhan yang tinggi
  2. Berkurangnya jumlah kasus baru Covid-19
  3. Berkurangnya tempat tidur faskes yang digunakan
  4. Angka kematian akibat Covid-19 yang sedikit

Itu sebabnya, Pemko Batam akan menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

Ia meminta pengawasan protokol kesehatan dapat dilakukan hingga ke tingkat RT.

Hal itu dilakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

“Hari ini kita rapat bersama OPD terkait dan seluruh Camat dan Lurah,” katanya, Kamis (20/5/2021).

Pihaknya sudah meminta kepada Camat dan Lurah agar segera membentuk tim hingga sampai RT dan RW.

“Saya minta jangan lama-lama supaya PPKM ini bisa segera berjalan efektif,” jelasnya.(*/esa)

Penikaman Wanita Malam di Batuaji Diduga Bermotif Asmara

0

batampos.co.id – Penyidik Polsek Batuaji terus mendalami kasus penikaman yang dialami seorang wanita, Dp, yang diduga dilakukan teman kencannya, Hp, di Hotel Holli, Batuaji, Senin (17/5) lalu.

Kesimpulan sementara, diduga ada motif asmara antara pelaku dengan korban di balik penikaman tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Thetio, mengatakan, dari keterangan pelaku, didapat informasi bahwa dia berang karena korban memiliki dua akun sekaligus di media sosial yang sama. Pelaku diduga menyimpan rasa asmara dengan korban sehingga terjadi cekcok saat mereka sama-sama di dalam kamar hotel.

”Katanya dia (pelaku) tak terima kalau korban punya dua akun. Korban jawab, ya biasalah namanya kerjaannya begitu. Mungkin itu yang membuat pelaku naik pitam,” kata Thetio, kemarin.

Namun, dugaan motif asmara itu baru kesimpulan sementara karena polisi masih harus menunggu keterangan dari korban. Pasalnya, hingga kemarin korban belum bisa dimintai keterangan karena masih fokus dengan penanganan medis di rumah sakit.

”Untuk lebih pastinya nanti setelah kita cocokkan dengan keterangan korban,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dp ditemukan sekarat bersimbah darah di salah satu kamar Hotel Holli di Batuaji. Sebelumnya, Dp diketahui check in bersama seorang pria yang berinisial Hp. Tak lama, Hp keluar namun Dp tetap di dalam kamar.

Saat petugas hotel mengecek kamar, ternyata DP sudah terkapar bersimbah darah dengan luka tusuk di leher dan wajah. (*/jpg)

9 Motor Pekerja Terbakar di Parkiran PT ASL

0

batampos.co.id – Sembilan unit sepeda motor milik pekerja terbakar di parkiran depan galangan kapal PT ASL Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (19/5) sekitar pukul 09.00 WIB.

Tujuh unit di antaranya ludes terbakar, sementara dua lainnya yakni Honda Scoopy dan Honda Beat, mengalami kerusakan akibat hawa panas dari api yang menghanguskan tujuh unit motor tersebut.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun, kejadian ini membuat ribuan pekerja yang ada di dalam galangan kapal PT ASL panik. Mereka berlarian keluar kawasan perusahaan demi memastikan sepeda motor mereka tak ikut terbakar.

Anton, sekuriti di gerbang galangan PT ASL menyebut kebakaran itu terjadi secara tiba-tiba saat semua pekerja sudah berada di dalam galangan kapal. Di lokasi parkir yakni di depan tembok pagar kawasan PT ASL, saat itu juga sepi dan tak ada warga atau pekerja yang hilir mudik.

Menurutnya, api secara tiba-tiba muncul di deretan sepeda motor yang parkir di bagian ujung lokasi parkiran sepeda motor para pekerja. ”Cepat kali apinya. Pas ditengok sudah besar saja dan tujuh unit sepeda motor ini sudah terbakar,” kata Anton, kemarin.

Anton dan petugas keamanan perusahaan lainnya serta warga di sekitar lokasi kejadian langsung bergerak menyelamatkan ratusan sepeda motor lain yang parkir berjejer di bagian ujung lokasi parkir tersebut.

”Bahkan ada yang sampai didorong ke dalam parit, ada juga yang ditendang (menjauh dari lokasi kebakaran). Honda Scoopy dan Beat yang ikut rusak ini memang jaraknya cukup dekat jadi agak susah dekati,” ujar Anton.

Rio, pemilik sepeda motor Honda Beat yang ikut rusak akibat kebakaran tersebut menuturkan, saat ada pemberitahuan kebakaran sepeda motor di lokasi parkir luar kawasan PT ASL, dia dan rekan-rekannya langsung berhamburan ke luar perusahaan.

”Katanya yang parkir motor di ujung cepat keluar karena ada kebakaran, langsung lari keluar kami. Motor saya juga kena hawa panasnya. Helm juga melepuh,” kata Rio.

Musibah ini disesalkan pekerja termasuk pekerja yang motornya ludes terbakar. Mereka berharap ada bantuan dari pihak perusahaan agar mereka kembali bisa memiliki kendaraan untuk pergi bekerja.

”Karena motor ini untuk kelancaran pekerjaan di sini juga. Lagian terbakarnya di kawasan perusahaan,” kata Hendrik, seorang pekerja.

Pantauan Batam Pos di lapangan, ada ribuan unit sepeda motor yang parkir di lokasi yang berada di luar tembok depan kawasan PT ASL ini. Bahkan, ada sepeda motor yang parkir di pinggir Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang.

Sistem parkir tidak ditata dengan baik sehingga sulit diawasi. Kejadian ini jadi diharapkan jadi perhatian pihak perusahaan demi keamanan dan kenyamanan pekerja.

”Bagaimana pun juga motor-motor inilah yang mendukung pekerja di PT ASL. Semoga ke depannya bisa ditata dan diawasi dengan baik demi keamanan dan kenyamanan bersama,” harap Harlen, pekerja lain di lokasi kejadian. (*/jpg)

Penumpang Antre Tes GeNose di Pelabuhan Telagapunggur

0

batampos.co.id – Kapolsek Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang, AKP Budi Hartono, mengatakan, akhir-akhir ini kerap terjadi penumpukan atau antrean panjang penumpang di Pelabuhan Telagapunggur. Penyebabnya, karena minimnya bilik layanan pengecekan Covid-19 yakni tes GeNose yang disediakan Badan Pengusahaan (BP) Batam di pelabuhan tersebut.

”Bukan penumpukan, cuma antrean panjang. Karena hanya tersedia dua (bilik) layanan (GeNose) saja,” ujar Budi, Rabu (19/5) siang.

Budi menjelaskan, antrean panjang tersebut terjadi karena penumpang yang menyeberang melalui pelabuhan, jumlahnya sudah kembali normal. Rata-rata dalam sehari mencapai seribu penumpang.

”Sekarang kan sudah normal, seperti sekali 2 jam ada kapal ke Tanjungpinang. Dan rata-rata masyarakat atau penumpang melakukan tes (GeNose) di pelabuhan,” katanya.

Budi menyebu, meskipun antrean panjang terjadi, pihaknya tetap mengawasi dan mengatur calon penumpang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti, memberikan batas jarak dan menyediakan lokasi untuk menunggu hasil tes GeNose tersebut.

”Tetap kita awasai, dan ada petugas khusus di sana,” tegasnya.

Dengan terjadinya antrean panjang tersebut, Budi berharap BP Batam dapat menambah layanan GeNose tersebut. Kemudian, meminta calon penumpang untuk datang lebih awal, atau melakukan tes di klinik di luar pelabuhan.

”Kalau bisa lakukan tes di luar pelabuhan, sehingga tidak mengantre lagi di pelabuhan,” tutupnya.(*/jpg)

Dengar Desahan, Perampok Perkosa Pengantin Baru di Depan Suami

0
Ardi bin Amir Hamsah ditangkap polisi. (Istimewa)

batampos.co.id – Tragedi pengantin baru terjadi di Musi Banyuasin pada Selasa (11/5) dini hari. Pasangan pengantin baru berinisial GS dan AS itu dirampok Ardi bin Amir Hamsah, 41.

Tak hanya itu, Ardi juga memperkosa AS di depan suaminya, GS. Kejadian bermula saat Ardi masuk ke rumah yang ditempati GS dan AS. Diduga Ardi mendengar suara desahan pengantin baru, GS dan AS yang sedang berhubungan intim.

Diduga tak tahan mendengar rintihan pengantin baru, Ardi pun ingin ‘mencicipi’ tubuh AS. Ardi lantas mengikat GS, kemudian memperkosa AS di depan suaminya yang tak bisa berbuat apa-apa karena diikat.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya dalam keterangan resmi mengatakan, rumah korban terletak di perkebunan karet Desa Babat Ramba Jaya, Kecamatan Babat Supat. Pelaku beraksi Selasa dini hari pukul 02.00 WIB. Ardi masuk ke rumah pengantin baru dengan menggunakan tangga.

Ardi naik ke atas rumah papan itu agar bisa masuk lewat jendela. Ketika itulah ia mengetahui korban sedang berhubungan intim. Ia lantas masuk, mematikan lampu, dan langsung mengancam pengantin baru itu.

“Pelaku mengancam memakai pisau. Dia lantas mengikat suami korban. Setelah itu, pelaku memerkosa AS di hadapan suami korban yang terikat,” kata Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya seperti dikutip PojokSatu, Kamis (20/5).

Seusai merudapaksa korban, Ardi meminta ponsel milik korban dan langsung kabur. Pasutri korban perampokan itu baru bisa berteriak meminta pertolongan warga setelah pelaku melarikan diri.

Setelah kejadian itu, pasangan suami istri yang menjadi korban perampokan dan pemerkosaan langsung melapor ke polisi. Setelah mendapat laporan, jajaran Satreskriim Polres Musi Banyuasin yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin didampingi Kanit Pidum Ipda Nasirin langsung turun tangan ke tempat kejadian perkara untuk memburu pelaku.

“Pelaku berhasil ditangkap Tim Srigala Polres Musi Banyuasin yang bekerja sama dengan Polsek Babat Supat. Dia mengakui semua perbuatannya,” kata kapolres.(jpg)

Berharap Penularan Covid-19 di Kepri Cepat Teratasi

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi massal masyarakat dan karyawan di kawasan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Lobam, Bintan, Rabu (19/5). Presiden mengharapkan pelaksanaan vaksinasi dapat melindungi seluruh masyarakat dari penularan Covid-19.

Jokowi menyampaikan, herd immunity atau kekebalan komunal dapat tercapai serta penularan bisa dihentikan, dikurangi, atau dicegah secepatnya melalui vaksinasi. Vaksinasi massal yang digelar di BIIE mengikutsertakan kurang lebih 400 pekerja dan 100 masyarakat umum yang berada di kawasan industri tersebut.

Secara keseluruhan sebanyak 15.500 orang ditargetkan untuk memperoleh suntikan dosis vaksin pada penyelenggaraan vaksinasi.

”Sore ini saya berada di Provinsi Kepulauan Riau bersama menteri, Panglima TNI, dan Kapolri beserta Gubernur Kepri. Hari ini dilakukan vaksinasi di 67 titik lokasi di Provinsi Kepri yang kurang lebih jumlahnya 15.500 orang. 67 lokasi ini tersebar di tujuh kabupaten/kota. Yakni di Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Natuna, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Bintan,” kata Presiden, Rabu (19/5).

Jokowi menyampaikan bahwa problem vaksinasi di Kepri adalah masalah distribusi vaksin. Sebab, Kepri adalah provinsi kepulauan yang pulau-pulaunya berjarak tidak dekat dan aksesnya tidak mudah. Misalnya, dari sini ke Natuna, dari sini ke Anambas, bukan jarak yang dekat.

”Tetapi saya melihat manajemen distribusinya berjalan dengan baik dan kita harapkan ke depan Pak Gubernur jika vaksin habis segera telepon ke Menteri Kesehatan agar suplainya terus ada. Dan sekali lagi kita harapkan dapat menghentikan penularan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Dalam kunjungannya di Kepri kemarin, Presiden menitipkan kepada masing-masing pemerintah daerah (pemda) agar vaksinasi lansia (lanjut usia) didahulukan.

”Untuk vaksin gotong royong bagi perusahaan dan industri serta pabrik ini memang kita masih memiliki masalah suplainya. Target kita memang 30 juta untuk vaksin gotong-royong, tapi baru masuk ke negara kita 420.000. Masih kecil sekali memang. Tapi nanti saya bersama Pak Menkes akan memberikan prioritas untuk Batam, utamanya untuk industri,” jelasnya.

Mengenai sejumlah kabupaten dan kota di Kepri yang mengalami kenaikan kasus positif Covid-19, Jokowi berpesan untuk menekankan kepada masyarakat mengenai penggunaan masker.

”Pakai masker dapat memproteksi kurang lebih 95 persen masyarakat kita. Jadi kalau ke manapun dalam kegiatan apapun dan aktivitas apapun pakai masker itu sudah memproteksi dan melindungi 95 persen dari penularan. Ini menurut penelitian WHO,” kata Presiden.

Hingga 18 Mei 2021, Provinsi Kepri telah melakukan 130.501 suntikan dosis pertama dan 48.316 suntikan dosis kedua. Kepri diketahui memiliki target sasaran vaksinasi sebanyak 1.476.091 orang dengan terlebih dahulu memberikan prioritas bagi 19.257 tenaga kesehatan, 118.851 kelompok warga lansia, dan 166.201 pelayan publik.

Presiden Jokowi tiba di Kepri setelah melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau. Presiden dan rombongan mendarat di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, langsung disambut Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan sejumlah pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri.

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Jokowi juga memimpin rapat terbatas dengan seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kepri beserta lima bupati dan dua wali kota. Turut mendampangi Presiden, antara lain Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin; Sekretaris Kabinet, Pramono Anung; Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto; dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (*/jpg)