batampos – Platform video terbesar di dunia, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan besar-besaran secara global pada Kamis pagi (16/10).
Ribuan pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia, mengeluh tidak dapat mengakses situs maupun aplikasi YouTube.
Menurut laporan dari Downdetector, lonjakan laporan pengguna terjadi pada Kamis pagi waktu Indonesia. Pengguna mengaku tidak dapat memutar video, server eror, dan aplikasi tidak merespon.
“Lebih dari 366.000 laporan gangguan pada pukul 19.55 waktu setempat (ET),” tulis data Downdetector, dikutip Kamis (16/10).
YouTube Mengakui Ada Gangguan Teknis
Melalui akun resmi X @TeamYouTube, YouTube membenarkan bahwa layanan mereka memang mengalami gangguan sementara.
“Jika tidak dapat memutar video, kami sedang menanganinya. Terima kasih atas kesabaran anda,” tulis @TeamYouTube melalui akun resmi X.
YouTube telah menyatakan bahwa sebagian besar layanan sudah kembali normal pada pukul 09.17. Pengguna sudah dapat memutar video seperti biasa.
Dugaan Serangan DDos Attack
Walaupun belum ada konfirmasi resmi, adanya dugaan gangguan ini disebabkan oleh serangan DDos (Distributed Denial of Service) yang menargetkan infrastruktur server YouTube.
Google juga belum mengonfirmasi apakah serangan siber menjadi penyebab utama dari eror massal ini.
Dampak Global
Gangguan ini dilaporkan meluas ke beberapa wilayah besar, termasuk Amerika Serikat, Eropa, Asia Tenggara, dan Australia. Layanan lain seperti YouTube Music dan YouTube TV juga sempat terdampak.
Menurut laporan Outage Report, 320.000 pengguna global melaporkan kesulitan mengakses layanan YouTube dalam waktu bersamaan.
Saat ini, pantauan di situs Down for Everyone or Just Me menunjukkan bahwa layanan YouTube telah kembali online. Sebagian besar sudah berjalan normal oleh beberapa pengguna di Indonesia.(*)
batampos – Platform video terbesar di dunia, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan besar-besaran secara global pada Kamis pagi (16/10). Ribuan pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia, mengeluh tidak dapat mengakses situs maupun aplikasi YouTube.
Menurut laporan dari Downdetector, lonjakan laporan pengguna terjadi pada Kamis pagi waktu Indonesia. Pengguna mengaku tidak dapat memutar video, server eror, dan aplikasi tidak merespon.
“Lebih dari 366.000 laporan gangguan pada pukul 19.55 waktu setempat (ET),” tulis data Downdetector.
Melalui akun resmi X @TeamYouTube, YouTube membenarkan bahwa layanan mereka memang mengalami gangguan sementara.
“Jika tidak dapat memutar video, kami sedang menanganinya. Terima kasih atas kesabaran anda,” tulis @TeamYouTube melalui akun resmi X.
YouTube telah menyatakan bahwa sebagian besar layanan sudah kembali normal pada pukul 09.17. Pengguna sudah dapat memutar video seperti biasa.
Walaupun belum ada konfirmasi resmi, adanya dugaan gangguan ini disebabkan oleh serangan DDos (Distributed Denial of Service) yang menargetkan infrastruktur server YouTube.
Google juga belum mengonfirmasi apakah serangan siber menjadi penyebab utama dari eror massal ini.
Gangguan ini dilaporkan meluas ke beberapa wilayah besar, termasuk Amerika Serikat, Eropa, Asia Tenggara, dan Australia. Layanan lain seperti YouTube Music dan YouTube TV juga sempat terdampak.
Menurut laporan Outage Report, 320.000 pengguna global melaporkan kesulitan mengakses layanan YouTube dalam waktu bersamaan.
Saat ini, pantauan di situs Down for Everyone or Just Me menunjukkan bahwa layanan YouTube telah kembali online. Sebagian besar sudah berjalan normal oleh beberapa pengguna di Indonesia.(*)
batampos-Sebagian Kita mungkin mengenal Dimas Senopati. Rocker yang kerap muncul di dinding platform media sosial ini bakal hadir dalam ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Generasi Berencana (GenRe) Tingkat Nasional Tahun 2025 yang digelar di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 20-24 Oktober mendatang.
Kehadiran Dimas dalam ajang yang bakal diikuti 500 remaja dari seluruh Indonesia itu nantinya tentu akan menjadikan kegiatan nasional ini menjadi kian semarak.
Sebagaimana diketahui, Dimas Senopati adalah seorang penyanyi rock Indonesia yang kerap membawakan ulang (cover) lagu hits, baik tanah air atau pun manca negara.
Suaranya yang khas kerap meramaikan berbagai platform media sosial – mulai dari facebook, TikTok, Instagram, dan tentu saja YouTube.
Dimas juga terlihat aktif di OmeTV. Kontennya yang kerap menyuguhkan interaksi dengan para pengguna media sosial dari seluruh belahan dunia, menjadikan Dimas Senopati lebih dikenal banyak orang.
Terlebih ia kerap menyanyi secara langsung di platform obrolan yang sangat populer di kalangan anak muda di seluruh dunia itu.
Dan tentu saja dia- dengan suaranya yang tinggi dan khas dengan dipandu kepiawaiannya bermain gitar – disukai banyak orang.
Nah, dengan ketenaran dan kepiawaiannya bermusik, tentu sangat sayang untuk melewatkan kegiatan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Generasi Berencana (GenRe) Tingkat Nasional Tahun 2025 ini.
Terlebih lagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai penyelenggara kegiatan ini telah mempersiapkan berbagai acara menarik lainnya.
Sebagaimana diketahui juga, Pemprov Kepri telah mempersiapkan rangkaian kegiatan lain yang menonjolkan kreativitas, edukasi dan budaya.
Pada hari pertama, para peserta akan mengikuti kegiatan pembukaan dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang yang juga menjadi lokasi berbagai agenda utama ADUJAK GenRe 2025.
Di hari kedua, peserta akan mengikuti Kirab Parade Budaya dan Inovasi GenRe di Taman Gurindam 12, Tepi Laut Tanjungpinang. Kegiatan ini juga menghadirkan bazaar UMKM yang menjual berbagai produk kerajinan maupun kuliner lokal.
Dimas Senopati. (Sumber: YouTube Dimas Senopati)
Parade tarian tradisional dan pertunjukan musik serta budaya daerah Melayu juga akan ditampilkan di hari kedua ini. Sebuah parade yang menampilkan kekayaan tradisi Kepulauan Riau yang digelar di Tugu Sirih.
Hari ketiga, para peserta dari Jambore Nasional dijadwalkan melakukan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir.
Para peserta dari Forum GenRe kemudian diajak berkunjung ke Pulau Penyengat untuk melihat langsung situs-situs bersejarah yang menjadi simbol peradaban Melayu dan warisan budaya dunia.
Keseruan juga akan dihadirkan pada malam Puncak ADUJAK GenRe 2025 pada 24 Oktober 2025. Malam puncak sekaligus menutup rangkaian kegiatan rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI H Wihaji.
500 Remaja Kumpul di Tanjungpinang
Sebanyak 500 remaja dari berbagai daerah yang ada di Indonesia akan berkumpul di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Mereka akan mengikuti kegiatan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Generasi Berencana (GenRe) Tingkat Nasional Tahun 2025 yang digelar 20-24 Oktober mendatang.
Sebagai tuan rumah penyelenggara, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah melakukan berbagai persiapan.
Dalam rapat dipimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (13/10/2025) malam, Pemprov Kepri telah mempersiapkan rangkaian kegiatan yang menonjolkan kreativitas, edukasi dan budaya.
Pada hari pertama, para peserta akan mengikuti kegiatan pembukaan dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang yang juga menjadi lokasi berbagai agenda utama ADUJAK GenRe 2025.
Di hari kedua, peserta akan mengikuti Kirab Parade Budaya dan Inovasi GenRe di Taman Gurindam 12, Tepi Laut Tanjungpinang. Kegiatan ini juga menghadirkan bazaar UMKM yang menjual berbagai produk kerajinan maupun kuliner lokal.
Parade tarian tradisional dan pertunjukan musik serta budaya daerah Melayu juga akan ditampilkan di hari kedua ini. Sebuah parade yang menampilkan kekayaan tradisi Kepulauan Riau yang digelar di Tugu Sirih.
Hari ketiga, para peserta dari Jambore Nasional dijadwalkan melakukan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir.
Para peserta dari Forum GenRe kemudian diajak berkunjung ke Pulau Penyengat untuk melihat langsung situs-situs bersejarah yang menjadi simbol peradaban Melayu dan warisan budaya dunia.
Keseruan juga akan dihadirkan pada malam Puncak ADUJAK GenRe 2025 pada 24 Oktober 2025. Malam puncak sekaligus menutup rangkaian kegiatan rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI H Wihaji.
Momentum Mempromosikan Kepri di Tingkat Nasional
Dalam rapat Senin malam, Gubernur Ansar menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak agar kegiatan nasional ini dapat berjalan sukses dan berkesan bagi seluruh peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Ia juga meminta agar setiap OPD terkait untuk bekerja sama secara terpadu dalam memastikan semua kebutuhan teknis dan nonteknis terpenuhi dengan baik.
“Saya minta acara ini dibuat sebaik mungkin, karena ini membawa nama baik Provinsi Kepulauan Riau di tingkat nasional. Semua OPD harus bergerak cepat dan kompak agar penyelenggaraan ini bisa berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh tamu yang datang,” tegas Ansar.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi peluang besar untuk mempromosikan Kepri di tingkat nasional. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai provinsi akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM lokal.
“Ini momentum emas bagi Kepri untuk dikenal lebih luas. Selain meningkatkan semangat generasi muda, kegiatan ini juga akan menggerakkan ekonomi daerah kita, terutama di sektor jasa, kuliner dan pariwisata,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur Ansar menyampaikan harapannya agar kegiatan ADUJAK GenRe Nasional 2025 menjadi momentum bagi generasi muda Kepri untuk tampil percaya diri dan berinovasi. Ia juga ingin agar acara ini tidak hanya meninggalkan kesan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi daerah.
“Kita ingin anak muda Kepri tampil sebagai duta perubahan yang kreatif, sehat dan berkarakter. Melalui ADUJAK ini, kita tunjukkan bahwa Kepri siap menjadi pusat kreativitas dan inspirasi bagi generasi muda Indonesia,” harapnya.
Hadir dalam rapat Asisten I Setda Provinsi Kepri T S Arif Fadillah, Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina, serta perwakilan dari Kemendukbangga/BKKBN Edy Setiawan, Forum GenRe Indonesia Salman, Ketua LAM Kepri Raja Al Hafiz dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (*/adv)
batampos – Perekonomian Kota Batam terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan II tahun 2025 mencapai 6,66 persen (year on year). Angka ini melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau yang tumbuh 7,14 persen dengan migas dan 5,24 persen tanpa migas.
Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan peningkatan ini menandakan aktivitas industri dan perdagangan di Batam terus pulih dan bergerak stabil.
“Kinerja ekonomi Batam pada triwulan kedua tahun ini tumbuh 6,66 persen, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 1,70 persen secara kuartalan,” ujar Eko, Rabu (15/10).
Ia menjelaskan, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Batam atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp35,7 triliun, meningkat dibandingkan triwulan pertama sebesar Rp33,4 triliun. Sementara atas dasar harga berlaku (ADHB), ekonomi Batam tercatat senilai Rp62,5 triliun.
“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi Batam masih sangat kuat ditopang oleh sektor industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta transportasi dan pergudangan,” kata Eko.
Dari sisi inflasi, Eko menyebut kondisi harga di Batam relatif terkendali. Pada September 2025, tingkat inflasi bulanan (month-to-month) tercatat 0,62 persen, sedangkan inflasi tahunan (year-on-year) sebesar 2,82 persen. Angka tersebut sedikit di atas inflasi Provinsi Kepri (2,70 persen) dan nasional (2,65 persen).
“Secara umum inflasi di Batam masih dalam kategori stabil dan terkendali. Kenaikan harga terutama disumbang oleh komoditas cabai merah, emas perhiasan, dan sayur-sayuran seperti kangkung dan bayam,” jelasnya.
Sementara itu, deflasi tertinggi disumbang oleh penurunan tarif angkutan udara, yang memiliki andil sebesar -0,17 persen terhadap inflasi bulanan.
Eko menambahkan, Batam sebagai kawasan perdagangan bebas memiliki posisi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional. “Status free trade zone bukan hanya administratif, tetapi juga peluang besar agar Batam terus menjadi simpul pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Indonesia,” pungkasnya. (*)
Warga Baloi Kolam saat di kantor polisi beberapa waktu lalu.
batampos – Warga Baloi Kolam, Kota Batam, meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mengawal pembayaran saguhati bagi warga terdampak penggusuran lahan oleh pengembang PT Alvinky Multi Berkat. Hingga kini, puluhan kepala keluarga masih belum menerima kompensasi yang dijanjikan.
Dari total sekitar 200 kepala keluarga (KK) yang terdampak proyek di atas lahan seluas 9,2 hektare tersebut, baru 176 KK yang menerima saguhati. Sisanya masih menunggu kejelasan dari pihak pengembang.
Ketua RW 16 Baloi Kolam, Sahat Tampubolon, mengatakan pihaknya telah bertemu sejumlah pejabat BP Batam pada Selasa (14/10) untuk meminta kepastian tindak lanjut surat keberatan yang telah mereka layangkan sebelumnya.
“Kami datang ke BP Batam untuk mempertanyakan langkah mereka dalam memastikan surat kami ditindaklanjuti,” ujarnya, Rabu (15/10).
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari bagian lahan, biro hukum, hingga Ditpam BP Batam hadir. Mereka disebut telah memanggil pihak PT Alvinky Multi Berkat dan meminta verifikasi ulang terhadap data warga yang belum menerima saguhati.
Namun, warga berharap BP Batam tidak hanya sebatas menjadi mediator, tetapi juga aktif mengawasi agar pengembang menepati komitmennya.
“BP Batam tidak boleh lepas tangan. Harus benar-benar bertanggung jawab dari sisi pengawasan,” tegas Sahat.
Ia juga menyoroti adanya praktik di lapangan yang dinilai dapat memecah hubungan sosial warga akibat proses pembayaran bertahap yang tidak transparan.
“Ketika mereka mau melakukan pembebasan, seharusnya yang dipenuhi dulu hak sosial dan kemanusiaannya,” katanya.
Sahat menjelaskan, warga sebelumnya dijanjikan uang saguhati sebesar Rp35 juta per kepala keluarga sebagai kompensasi atas rumah mereka yang terdampak proyek PT Alvinky Multi Berkat. Namun hingga kini, masih ada puluhan warga yang belum menerima hak tersebut.
BP Batam sebagai otoritas lahan di kawasan itu kini diminta turun langsung mengawal penyelesaian agar tidak menimbulkan konflik baru di tengah masyarakat.
“Sekarang BP Batam sudah turun tangan, kami harap benar-benar mengawal sampai tuntas,” pungkasnya. (*)
gedung RSUD Tanjungbatu cukup megah sayangnya belum ada layanan dokter spesialis
batampos– Kekurangan dokter umum di RSUD Tanjungbatu, Kundur masih belum bisa teratasi. Meski manajemen rumah sakit sudah melakukan rekrutmen terbuka, namun sampai dengan masa pendaftaran, Senin (13/10) hanya satu orang dokter yang mendaftar.
Direktur RSUD Tanjungbatu, dr Suharyanto yang dikonfirmasi Batam Pos, Rabu (15/10) mengatakan, memang pendaftaran untuk rekrutmen dokter umum sudah ditutup dan hanya ada satu orang dokter umum yang mendaftar.
”Alhamdulillah ada satu orang yang mendaftar. Artinya, masih kekurangan dua orang dokter umum lagi. Dan, terhadap satu orang yang mendaftar sudah melalui proses pengujian,” ujarnya.
Hasil pengujian yang dilakukan pihaknya terhadap satu orang pelamar dokter umum tersebut, tambah Suhartono, sudah selesai dilaksanakan. Hasilnya, sudah memenuhi kriteria dan langsung bertugas di RSUD Tanjungbatu. Memang, meski masih kekurangan dokter umum, namun dengan adanya tambahan satu dokter umum yang baru8 diterima sudah sangat membantu pelayanan rumah sakit.
”Dengan masih kurangnya jumlah dokter umum yang akan bertugas di RSUD Tanjungbatu, maka minggu depan kami dari manajemen rumah sakit akan kembali membuka rekrutmen. Mudah-mudahan masih ada dokter yang akan melamar. Khususnya, untuk dokter umum yang baru selesai internsip RSUD Tanjungbatu sangat cocok untuk tempat belajar,” jelasnya.
Menyinggung tentang pembiayaan yang timbul dari penambahan dokter umum di RSUD Tanjungbatu, Suharyanto menyebutkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, biaya untuk pembayaran gaji diambil dari dana BLUD RSUD Tanjungbatu. ”Memang, dana BLUD Tanjungbatu tidak besar. Tapi,kami berfikir bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan di RSUD Tanjungbatu bisa berjalan lancar,” ungkapnya. (*)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan nomor WA pengaduan petugas pajak dan bea cukai nakal. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
batampos – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi membuka layanan aduan melalui WhatsApp khusus bagi masyarakat yang ingin melaporkan petugas pajak maupun bea cukai yang nakal. Layanan ini bisa diakses langsung melalui nomor 0822-4040-6600.
“Kan sebelumnya saya janji nih, komplain masalah bea cukai, dan khusus bea cukai dan pajak ya, bisa lapor Pak Purbaya. Nomornya ini, 0822-4040-6600,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, Rabu (15/10).
Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa layanan aduan ini ditujukan bagi publik yang memiliki keluhan terhadap pegawai pajak atau bea cukai yang dinilai menyimpang, termasuk permasalahan lain di kedua instansi tersebut.
“Ini buat publik yang punya keluhan terhadap masalah pajak atau pegawai pajak atau pegawai bea cukai yang ngaco, yang menurut mereka ngaco, atau masalah pajak apa pun, dan bea cukai. Nanti staff saya sudah ada yang standby di sana,” jelas Purbaya.
Bendahara negara memastikan bahwa nomor tersebut sudah aktif mulai hari ini. Meski begitu, pesan yang dikirim melalui WhatsApp tersebut tidak akan langsung dibalas olehnya.
Nantinya, kata Purbaya, akan ada petugas yang akan mengumpulkan keluhan masyarakat terlebih dahulu untuk divalidasi. Namun ia memastikan keluhan yang sudah tervalidasi akan ditindaklanjuti olehnya, sehingga tak ada lagi masyarakat yang mengeluh.
“Bukan pasti dibalas. Kita desain sistem yang langsung jawab ‘ya, ya, ya’, tapi belum ditindaklanjuti ya. Nanti ada tim yang memilih mana yang paling signifikan. Tentu pasti akan divalidasi dulu, bener nggak nih? Atau cuma nyape-nyapein saya aja,” ungkap Purbaya.
“Komplain sana, komplain sini, tau-tau enggak ada. Kita akan validasi dulu. Begitu divalidasi oke. Kita akan follow up. Jadi harusnya semaksimal mungkin kita follow up. Sampai nggak ada lagi yang ngeluh,” tambahnya.
Selain itu, Purbaya juga memastikan, jika keluhan masyarakat terbukti benar, ia menegaskan tak segan menindak tegas petugas yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut.
“Kita lihat apa sih masalahnya. Kalau petugasnya yang salah kita sikat petugasnya. Kalau yang lapor yang salah kita hajar yang lapornya. Tapi kan bisa juga yang lapor, yang ngelaporin orang lain kan. Kita follow up sesuai dengan masukan yang diberikan oleh yang mengadu, kan itu,” tegasnya. (*)
Korban ledakan kapal tanker Federal II milik PT ASL Shipyard saat dievakuasi, Rabu (15/10).
batampos – Tragedi maut kembali terjadi di kawasan industri galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjunguncang, Batam. Kapal tanker MT Federal II yang tengah menjalani proses perbaikan kembali meledak pada Rabu (15/10) dinihari menewaskan 10 pekerja dan melukai 18 orang lainnya.
Ironisnya, insiden ini terjadi hanya berselang empat bulansetelah ledakan pertama di kapal yang sama Juni lalu, yang juga menewaskan empat pekerja subkontraktor akibat terkena semburan api dan ledakan di bagian lambung kapal.
Peristiwa nahas terbaru ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, sejumlah pekerja tengah melakukan pengerjaan di bagian lambung kapal.
Tiba-tiba terdengar dentuman keras disertai semburan api besar yang menyebabkan banyak pekerja terjebak di ruang kerja.
Sebelumnya, dalam kasus ledakan pertama pada Juni lalu, penyelidikan telah menetapkan dua tersangka berinisial A dan F yang merupakan penanggung jawab Health, Safety, and Environment (HSE) perusahaan. Keduanya dianggap lalai hingga menyebabkan kebakaran dan menewaskan empat pekerja. Namun hingga kini, proses hukum terhadap keduanya belum juga disidangkan.
Kasi Intel Kejari Batam, Priandi Firdaus menjelaskan bahwa berkas perkara masih diteliti oleh jaksa setelah sempat dikembalikan.
“Pelimpahan berkas dilakukan tanggal 19 September, kemudian dikembalikan pada 10 Oktober kemarin. Sekarang masih diteliti oleh jaksa. Untuk kedua tersangka, sudah diajukan perpanjangan penahanan oleh kepolisian,” jelas Priandi.
Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin membenarkan bahwa masa penahanan kedua tersangka kini ditangguhkan.
“Benar, berkas dikembalikan. Karena masa penahanan hampir habis, maka kita tangguhkan sementara. Namun proses hukum tetap berlanjut,” ujarnya.
Setelah insiden pertama, MT Federal II sempat dinyatakan sebagai barang bukti (TKP) dan seluruh kegiatan perbaikan dihentikan. Namun belakangan, pengerjaan kapal kembali dilakukan oleh pihak perusahaan setelah kepolisian menyelesaikan olah TKP dan penyelidikan.
Kombes Zaenal menegaskan bahwa pembukaan kembali akses kapal dilakukan karena status quo telah dicabut.
“Terkait kapal, sebelumnya diminta untuk dihentikan selama penyelidikan. Setelah olah TKP selesai, statusnya tidak lagi status quo,” jelasnya.
Hingga Rabu sore, tim gabungan dari Polda Kepri, Polresta Barelang dan instansi terkait masih melakukan evakuasi dan penyelidikan di lokasi kejadian. Polisi belum dapat memberikan kesimpulan mengenai penyebab pasti ledakan kedua ini.
Ledakan di kapal MT Federal II kini menjadi sorotan publik mengingat peristiwa serupa terjadi dua kali di kapal yang sama. (*)
Ilustrasi orang yang bersemangat dan mampu menerima umpan balik. (Freepik)
batampos – Pengalaman kerja pertama atau tugas awal di tempat kerja memang terasa asing.
Dan banyak orang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan tugas pertama mereka, sehingga mendorong umpan balik dari rekan kerja.
Mendapatkan umpan balik di tempat kerja adalah hal yang wajar, dan semua orang pasti pernah mengalaminya.
Namun, reaksi seseorang ketika menerima umpan balik dapat menentukan kinerja mereka kedepannya.
Di tempat kerja kita harus menerima segala perubahan dan cepat beradaptasi dengan keadaan di sekitar.
Menerima umpan balik adalah salah satu yang membuat kita cepat berkembang dan mampu beradaptasi dengan rekan-rekan kerja.
Selain itu, menghadapi umpan balik dengan reaksi terbuka dan menganggapnya sebagai masukan dapat membuat seseorang lebih bersemangat dan produktif.
Dilansir dari Times of India, ada lima cara dalam menghadapi umpan balik dan kritikan di tempat kerja agar tidak menurunkan semangat kita saat bekerja.
1. Menghadapi Umpan Balik Sebagai Pertumbuhan
Kita perlu memahami bahwa tugas pertama saat bekerja memang tidak selalu berjalan mulus dan sukses.
Namun, jika kita memahami bahwa menerima kritikan dan menanggapinya secara positif, itu dapat melatih diri kita agar lebih maju.
Umpan balik bukan sebuah penilaian pada pribadi kita, tapi sebuah pembelajaran yang kita peroleh agar dapat bekerja sesuai standar.
Selain itu, umpan balik membuat kita lebih fokus saat bekerja, sehingga kita tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Di tempat kerja sangat wajar antar rekan kerja memberikan umpan balik, karena itu penting untuk kemajuan bersama.
Dan umpan balik menunjukkan keterlibatan agar setiap individu dapat mengikuti kualitas hasil di tempat kerja.
Jadi, dengan memahami umpan balik adalah hal yang mendorong pertumbuhan, kita dapat menjadi pribadi yang terbuka dan terus maju.
2. Aktif Berpartisipasi dengan Bertanya
Menerima umpan balik tidak hanya didengarkan, tetapi secara proaktif mengajukan pertanyaan ketika kita tidak memahami.
Dengan mengajukan pertanyaan yang jelas, kita dapat mendapatkan pembelajaran yang lebih detail terkait kekurangan kita.
Entah bertanya seperti “Apakah ada pelatihan yang bisa saya ikuti untuk meningkatkan keterampilan saya di sini?”
Ini menunjukkan inisiatif bahwa kita ingin belajar dan berkembang, sehingga umpan balik dapat menjadi dorongan kemajuan kita.
Oleh karena itu, jika kita mampu mengajukan pertanyaan ketika menerima umpan balik, kita dapat lebih mudah berkembang dan beradaptasi di tempat kerja.
3. Memantau Kemajuan Pribadi
Setiap umpan balik yang kita terima adalah sebuah pembelajaran yang sangat berguna untuk kemajuan pribadi.
Namun, kita juga perlu melacak kemajuan kinerja kita, sehingga kita tahu peningkatan apa yang telah kita lewati.
Ini membuat umpan balik yang kita terima terasa sangat bermanfaat, sehingga kita dapat beradaptasi dengan cepat.
Selain itu, melacak kemajuan kita dapat menumbuhkan energi positif dan motivasi saat di tempat kerja.
Tujuan dari memantau kemajuan memang untuk memberikan gambaran yang jelas terhadap diri kita sendiri.
Jadi, lakukan refleksi dan pemantauan kemajuan, sehingga kita tahu umpan balik yang kita terima telah terlaksana.
4. Menggunakan Umpan Balik untuk Lebih Produktif
Umpan balik yang kita terima dapat membuat kita lebih produktif saat bekerja jika kita mampu menerimanya secara terbuka.
Kompetensi kita saat bekerja dapat meningkat dan kita mungkin akan lebih menonjol di tempat kerja.
Selain itu, umpan balik adalah sebuah tanggapan yang mengarah pada kekurangan kita, sehingga kita dapat mengetahui apa yang perlu diperbaiki.
Cobalah menganggap umpan balik sebagai masukan agar kita dapat mencapai tujuan yang kita inginkan.
Dan budayakan di tempat kerja agar selalu memberikan umpan balik yang mendorong kemajuan bukan bersifat personal.
Selalu hadir ketika sedang rapat kinerja, sehingga kita dapat mengetahui umpan balik apa yang kita terima untuk kemajuan pribadi di tempat kerja.
5. Menerima Umpan Balik untuk Menyesuaikan Standar Pekerjaan
Umpan balik yang kita terima secara terbuka dapat membuat kita cepat beradaptasi dengan kondisi dan standar hasil kerja.
Hari pertama bekerja kita mungkin bingung dan merasa bahwa pekerjaan kita tidak cukup baik.
Namun, ketika kita menerima umpan balik dan memahaminya sebagai pembelajaran, kita dapat dengan cepat menyesuaikan standar kerja kita.
Selain itu, kita dapat fokus pada tujuan yang selaras di tempat kerja, sehingga kesuksesan seluruh anggota tim dapat tercapai.
Ini dapat memberikan kita apresiasi atau bahkan kemajuan karir yang pesat karena kita dapat dengan cepat beradaptasi.
Jadi, cobalah menerima umpan balik sebagai masukan yang membuat kita cepat beradaptasi dengan standar di tempat kerja. (*)
Ilustrasi: Empat pejalan kaki berteduh menggunakan satu payung untuk menghindari terik matahari di Jakarta. F. MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS
batampos – Cuaca panas ekstrem kembali melanda berbagai wilayah di Indonesia. Dalam beberapa hari terakhir, suhu udara bahkan menembus 37,6 derajat Celsius, membuat masyarakat bertanya-tanya: apa penyebabnya dan sampai kapan akan berlangsung?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, fenomena panas ini dipicu oleh kombinasi gerak semu matahari dan pengaruh Monsun Australia. Kondisi tersebut diprakirakan masih akan bertahan hingga akhir Oktober atau awal November 2025.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto memaparkan, posisi gerak semu matahari pada bulan Oktober berada di selatan ekuator, yang membuat sinar matahari lebih intens di wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan.
“Posisi ini membuat wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan, seperti Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua, menerima penyinaran matahari yang lebih intens sehingga cuaca terasa lebih panas di banyak wilayah Indonesia,” ujar Guswanto, Rabu (15/10).
Selain itu, penguatan angin timuran atau Monsun Australia turut membawa massa udara kering dan hangat. Akibatnya, pembentukan awan menjadi minim dan radiasi matahari langsung menyentuh permukaan bumi, meningkatkan suhu secara signifikan.
Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani mengungkapkan, suhu maksimum di atas 35°C kini meluas di banyak wilayah Indonesia.
“Wilayah yang paling berdampak suhu tinggi meliputi sebagian besar Nusa Tenggara, Jawa bagian barat hingga timur, Kalimantan bagian barat dan tengah, Sulawesi bagian selatan dan tenggara, serta beberapa wilayah Papua,” jelasnya.
Pada 12 Oktober 2025, suhu tertinggi tercatat 36,8°C di Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Kupang (NTT), dan Majalengka (Jawa Barat). Sehari kemudian, Sabu Barat (NTT) mencatat suhu 36,6°C.
Namun, pada 14 Oktober 2025, suhu kembali meningkat menjadi 34–37°C, dengan Majalengka (Jawa Barat) dan Boven Digoel (Papua) mencatat suhu maksimum hingga 37,6°C.
“Konsistensi tingginya suhu maksimum di banyak wilayah menunjukkan kondisi cuaca panas yang persisten, didukung oleh dominasi massa udara kering dan minimnya tutupan awan,” tambah Andri.
Masih Ada Potensi Hujan Lokal, BMKG Ingatkan Warga Tetap Waspada
Meski panas mendominasi, BMKG mencatat potensi hujan lokal akibat aktivitas konvektif masih dapat terjadi pada sore hingga malam hari, terutama di sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Papua.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan selama periode panas ekstrem ini.
“Mengingat dinamika yang terjadi, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan cairan dan menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama, khususnya pada siang hari,” kata Guswanto.
Ia juga menegaskan agar warga tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak. Seperti hujan disertai petir dan angin kencang pada sore atau malam hari.
Untuk informasi cuaca terkini dan peringatan dini, masyarakat diminta memantau situs resmi BMKG (bmkg.go.id), media sosial BMKG, atau aplikasi Info BMKG agar dapat mengantisipasi dampak cuaca terhadap aktivitas sehari-hari. (*)