Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9773

Seknas Jokowi Bicara Soal Reshuffle Kabinet

0

batampos.co.id – Dua anggota kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin sudah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dari Gerindra dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara dari PDIP.

Terkait hal itu, isu reshuffle kabinet pun semakin santer dibicarakan, baik dari kalangan elite partai ataupun publik. Tentu saja spekulasi soal siapa-siapa saja yang akan diganti atau digeser mengemuka. Tak terkecuali kandidat pengganti Menteri KKP dan Menteri Sosial.

Menurut Ketua Bidang Kelembagaan dan Hubungan Antar-Lembaga, Seknas Jokowi, Dono Prasetyo, dalam urusan perombakan kabinet ini, pihaknya berbaik sangka terhadap beredarnya susunan kabinet “bayangan” tersebut, dalam versi manapun. Hal itu menurutnya bisa dimaknai bahwa masih banyak elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan program pemerintahan Presiden Jokowi.

“Kami yakin, segala program pemerintahan Jokowi bermuara pada kesejahteraan rakyat, artinya susunan kabinet bayangan yang hari-hari ini beredar, adalah bagian dari aspirasi agar terjadi percepatan terwujudnya kesejahteraan rakyat. Rasanya hanya itu yang diinginkan rakyat Indonesia hari ini, terlebih di masa pandemi yang seolah tak bertepi,” kata Dono dalam keterangan tertulisnya.

Beredarnya daftar kabinet bayangan dan aspirasi kesejahteraan rakyat, menurut Dono, merupakan sinyal kuat bahwa Presiden Jokowi akan menggunakan hak prerogatifnya secara penuh lantaran presiden diberi kewenangan demikian oleh konstitusi.

“Saya pikir dalam sistem presidensial, patokan calon menteri adalah mengutamakan kompetensi dan integritas, sementara afiliasi politik (calon menteri) sejatinya hanyalah faktor pelengkap,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dono mengungkapkan, berbekal pengalaman periode pertama, ia ingin menyampaikan bahwa reshuffle kali ini adalah yang terakhir, dengan kata lain tiada lagi tindakan serupa hingga selesai periode Pak Jokowi. Tentu ia sangat paham jika Jokowi memiliki kemampuan untuk menempatkan orang yang tepat. Apalagi tahun 2021 di depan mata.

“Kami segenap relawan, selalu siap mengawal pemerintahan Pak Jokowi, bukan sekadar mengawal, namun sebisa mungkin juga meringankan. Oleh karena itulah kami berpendapat, bahwa kiranya reshuffle cukup sekali ini saja, agar Pak Jokowi bisa segera tancap gas,” pungkasnya.(jpg)

Hasil Survei: Perempuan Lebih Patuh Pakai Masker Ketimbang Pria

0

batampos.co.id – Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), masyarakat diingatkan kembali untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebab, menggunakan masker, menjaga jarak hingga mencuci tangan adalah benteng utama untuk meminimalisasi penularan Covid-19.

Dalam diskusi daring di instagram live We The Health ‘Antisipasi Libur Akhir Tahun, Persiapan Kesehatan Menyambut tahun 2021’, Rico Mardiansyah SH, MH, Sehatpedia Kementerian Kesehatan RI, memgungkapkan, banyak hal yang perlu diantisipasi dan dipersiapkan jelang libur Nataru.

Salah satunya dengan memangkas libur akhir tahun untuk mencegah adanya potensi kerumunan. Selain itu, guna menekan angka penularan Covid-19, pemerintah juga telah menerbitkan aturan kewajiban melakukan test Rapid Antigen bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ,sesuai dengan daerah yang memiliki potensi penyebaran virus. Diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Timur, dan DKI Jakarta.

“Sejauh ini, perkembangan kasus virus corona di Indonesia berdasarkan data memang masih terus mengalami peningkatan. Tentunya masyarakat harus tetap waspada untuk menekan angka tersebut dengan meningkatkan kesadaran yang tinggi agar terus mematuhi protokol kesehatan yaitu 3M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak,” ujar Rico.

Sayangnya, menurut survei Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 pada periode 1-7 September 2020, hasilnya 91,8 persen masyarakat menggunakan masker, 77,1 persen menggunakan hand sanitizer, dan 76,69 persen menghindari kerumunan. Survei ini dilakukan terhadap 90.967 responden untuk mengukur kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Berdasarkan data dari BPS, dijelaskan bahwa masyarakat sudah mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” papar Rico.

Tapi, ada yang menarik terkait data tersebut. Yakni dalam hal memakai masker, perempuan lebih patuh terhadap anjuran tersebut dengan persentase 94 persen. Sedangkan pria hanya 88 persen.

Sementara itu, untuk menghindari kerumunan, perempuan lagi-lagi lebih patuh yaitu 81 persen dan laki-laki hanya 71 persen tingkat kepatuhannya. “Saya berharap tingkat kepatuhan protokol kesehatan akan terus meningkat. Di samping meningkatkan protokol kesehatan, sebagai langkah awal perlunya meningkatkan daya tahan tubuh dengan rajin berolahraga dan mengonsumsi vitamin,” ujarnya

Usahakan rutin mengosumsi vitamin D, C, dan Zinc satu kali per hari. “Kandungan vitamin ini saya dapatkan dari rekomendasi dokter serta pengalaman dari rekan-rekan yang telah terkena covid-19,” sambungnya.

Selain itu, masyarakat bisa memanfaatkan layanan kesehatan digital. Termasuk jika ingin membeli vitamin. Atau sekadar konsultasi kesehatan tanpa tindakan.

“Seperti Sehatpedia, Jovee, dan apotek online Lifepack. Karena masih banyak masyarakat yang memiliki tingkat kekhawatiran tinggi akan penularan covid-19, padahal banyak juga masyarakat yang sedang sakit tetap membutuhkan layanan kesehatan. Untuk itu pemerintah sangat mendukung adanya inovasi teknologi di bidang kesehatan seperti layanan telemedicine, peresepan obat secara elektronik hingga apotek online,” ujar Rico.(jpg)

 

Air Sungai Sugi Meluap, Banjir di Anambas

0

batampos.co.id – Sejumlah wilayah Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas terendam banjir akibat curah hujan lebat sejak malam hingga sore tadi, Minggu (20/12/2020).

Saat ini, beberapa wilayah yang telah terendam banjir antar lain, Jalan Patimura, Sungai Sugi, Raden Saleh, Imam Bonjol, Kampung Baru dan Jalan Merdeka.

Salah seorang warga Kelurahan Tarempa, Sudir, mengatakan, sejak hujan tidak henti sejak malam, dirinya telah lakukan antisipasi menyelamatkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi seperti barang elektronik.

“Sebab banjir ini begitu cepat, yang dikhawatirkan saat air laut pasang, debit air akan semakin tinggi sebab luapan sungai sugi sudah merendamkan sejumlah rumah warga Keluarahan Tarempa, saat tinggi air capai 1 meter” ucapnya kepada batampos.co.id, Minggu (20/12/2020).

Warga sedang melakukan evakuasi dan menyelamatkan barang kediamannya akibat banjir di Kelurahan Tarempa, Minggu (20/12/2020). (Foto:Faidillah/batampos.co.id)

Sementara itu, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Anambas, Asril Masbah mengatakan dengan bencana banjir ini diharapkan warga saling membantu antara sesama khususnya bagi masyarakat yang berdampak banjir.

“Seperti tempat pengungsian, kemudian lebih memprioritaskan keselamatan bayi, anak dan lansia ke tempat lebih aman,” ucapnya.

TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas saat ini masih melakukan pendataan dan evakuasi warga.

Kemudian pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pihak PU Anambas untuk mengerahkan alat berat serta dinas sosial akan mendirikan dapur umum.

Sementara itu, hingga kini cuaca hujan dengan intensitas ringan-sedang dan akan turun hujan malam nanti berdasarkan informasi BMKG. (fai)

Kematian Akibat Covid-19 Capai Rekor Tertinggi

0

batampos.co.id – Angka kematian akibat Covid-19 mencetak rekor baru. Dalam sehari, sebanyak 221 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19. Jumlah itu melonjak dari rata-rata kematian hari sebelumnya yang tak pernah melebihi 200 jiwa sehari.

Indonesia sempat mencatat angka kematian rekor tertinggi pada 27 November lalu sebanyak 169 jiwa. Kini total orang meninggal akibat Covid-19 sudah sebanyak 19.880 jiwa.

Jawa Timur dan Jawa Tengah juga mencatat angka kematian yang tinggi dalam sehari. Dari total 221 jiwa sehari, pasien meninggal akibat Covid-19 di Jawa Tengah sebanyak 73 jiwa. Dan Jawa Timur sebanyak 60 jiwa.

Sedangkan jumlah kasus positif bertambah 6.982 orang dalam sehari. Kini total sudah 664.930 orang terinfeksi Covid-19.

Lima provinsi menjadi penyumbang terbanyak yakni DKI Jakarta (1.592 kasus), Jawa Barat (1.052 kasus), Jawa Tengah (878 kasus), Jawa Timur (724 kasus), serta Sulawesi Selatan (489 kasus). Jumlah itu diketahui berdasarkan pemeriksaan tes sebanyak 48.134 sehari. Ada 66.702 orang berstatus suspek.

Sudah 510 kabupaten/kota terkena dampak Covid-19. Ada 3 provinsi di bawah 10 kasus harian. Dan hanya 1 provinsi dengan nol kasus harian.(jpg)

Aturan Baru, Penumpang Dilarang Makan dan Minum Selama di dalam Pesawat

0

batampos.co.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengeluarkan surat edaran yang mengatur protokol kesehatan selama liburan Natal dan Tahun Baru bagi bara pelaku perjalanan di dalam maupun dari luar negeri. Salah satunya seputar aturan makan dan minum saat naik moda transportasi udara yakni pesawat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Wiku Adisasmito mengatakan, ketentuan ini merupakan bagian upaya menanggulangi penularan. Pengalaman liburan sebelumnya, tuturnya, selalu diikuti oleh peningkatan jumlah kasus penularan Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia.

“Pengalaman tiga liburan sebelumnya, mobilitas warga selalu memicu peningkatan kasus penularan baru. Oleh karena itu sudah seharusnya warga untuk lebih patuh dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Semua diatur dalam surat edaran terbaru ini,” kata Prof Wiku, dalam siaran pers, Minggu (20/12).

Beberapa ketentuan dalam Surat Edaran No.3 Tahun 2020 dan berlaku sejak 19 Desember hingga 8 Januari 2021 tersebut antara lain berisi kewajiban menjalankan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan dengan 3 poin utama. Salah satunya terkait larangan makan dan minum di dalam pesawat.

“Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer,” tegas Prof Wiku

Kemudian tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan. Khusus untuk penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam.

“Terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat untuk keselamatan dan kesehatannya,” tegas Prof Wiku.

Lalu, pengetatan protokol kesehatan sepanjang perjalanan yang perlu dilakukan yakni wajib menggunakan masker. Dan harus digunakan secara benar.

“Menutupi hidung dan mulut dengan jenis masker kain 3 lapis atau masker medis.

Sementara bagaimana untuk ke daraan pribadi? Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Satgas dibantu dengan otoritas trasportasi dan didukung kementerian/lembaga maupun TNI-Polri akan memastikan regulasi ini bisa berjalan efektif dan tujuan mencegah dan mengurangi penularan Covid-19 bisa tercapai,” kata Prof Wiku.(jpg)

Demi Devisa, Thailand Buka Pintu Turis dari 56 Negara

0

batampos.co.id – Pemerintahan Thailand tampaknya tak ingin melewatkan kesempatan meraup pundi-pundi di momen Natal dan tahun baru. Kamis (17/12) mereka mengumumkan membuka pintu untuk turis dari 56 negara.

Jubir Satgas Covid-19 Thailand Taweesilp Witsanuyotin menyatakan, warga dari 56 negara yang sudah mempunyai perjanjian bebas visa bisa berkunjung kapan saja. Namun, saat datang mereka harus membawa bukti bebas Covid-19, berlaku tiga hari sebelum tiba di Thailand. Mereka juga meminta pengunjung melalui proses karantina di hotel selama 14 hari.

Thailand tak lagi memilih negara mana yang tak mempunyai risiko penularan Covid-19. Dari 56 negara yang diizinkan, warga Amerika Serikat (AS) yang tinggal di negara paling terdampak juga masuk.

”Definisi risiko tinggi dan risiko rendah terus berubah. Kesimpulan kami, biarkan saja semuanya masuk, tapi melalui karantina,” ungkapnya menurut The Straits Times.

Taweesilp mengatakan bahwa proses karantina dilakukan dengan sungguh-sungguh. Selama tinggal di fasilitas, pengunjung bakal melalui tiga kali tes virus korona. Jika lolos semua tes, mereka boleh tinggal antara 14 sampai 90 hari. Masa tinggal turis sesuai dengan perjanjian visa sebelumnya. ”Ini adalah upaya untuk menyambut norma normal yang baru,” ucapnya.

Thailand sedikit frustrasi dengan kondisi industri pariwisata mereka. Upaya menarik turis asingnya dengan program visa jangka panjang tak mendapatkan respons yang baik. Sedangkan subsidi bagi warga negara untuk bertamasya ditangguhkan setelah ada dugaan korupsi.(jpg)

Bangun Batam, Rudi Ajak Pemuda Sampaikan Aspirasi

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyerap aspirasi para pemuda dalam membangun daerah ini. Ia berharap, semua pembangunan di Batam bisa bermanfaat sesuai fungsinya.

“Apa yang kita bangun tak boleh sia-sia,” ujar Rudi saat melantik Forum Informasi Remaja Kota Batam di Golden Bay, Sabtu (19/12).

Dalam kesempatan itu, Rudi mempersilakan para pemuda menyampaikan dengan terbuka keinginan dalam membangun Batam. Rudi pun menampung aspirasi serta meminta para pemuda yang tergabung dalam Forum Informasi Remaja Kota Batam untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam.

“Ke depan, silakan sampaikan lewat Kominfo. Tanamkan supaya apa yang saya bangun sesuai selera para pemuda,” ujarnya.

Rudi pun tak segan-segan mengajak para penuda duduk bersama dalam membangun daerah ini. Menurut Rudi, dalam membangun butuh ide dan saran dari semua lapisan masyarakat, termasuk dari para pemuda.

“Silakan diajukan, kita mau bangun apa untuk para pemuda ini ke depan,” kata Rudi.

Selian itu, Rudi juga mengajak para pemuda untuk terus memproteksi diri di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ia ingin para pemuda tetap mamakai masker, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan dengan sabun.

“Saat ini mari kita fokus untuk menghentikan penularan dan terbebas dari covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan supaya tahun depan pembangunan Batam dapat kita lanjutkan kembali,” katanya.(*)

Roro Tanjunguban – Batam Tambah Jadwal Pelayaran

0

batampos.co.id – Kadis Perhubungan Kabupaten Bintan, M Insan Amin mengatakan dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru, kapal roro yang melayani Tanjunguban-Batam dan sebaliknya akan ditambah 1 trip.

”Ya kita akan koordinasi dengan pihak ASDP Batam. Rencananya akan ada penambahan 1 trip perjalanan kapal roro dari Tanjunguban-Batam dan sebaliknya,” ujarnya.

Penambahan 1 trip perjalanan itu, menurutnya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru. Selain itu, dia mengatakan, kapal roro tujuan Tambelan dari Tanjunguban juga sudah berjalan sejak awal Desember 2020. Sehingga bisa melayani dengan maksimal usai docking belum lama ini.

Kemudian jalur Lintas Barat, Bintan yang menghubungkan Tanjunguban – Tanjungpinang pun, katanya akan dibuka pada 24 Desember mendatang sehingga masyarakat sudah bisa melaluinya. (*/jpg)

Ini Deretan Artis yang Terjerat Kasus Narkoba Sepanjang 2020

0

batampos.co.id – Sepanjang tahun 2020 ini, ada banyak artis terjerat kasus narkoba. Ada yang sudah pernah berurusan dengan polisi sebelumnya, ada pula yang baru pertama kalinya tersandung hukum karena menggunakan obat-obatan terlarang tersebut.

Siapa saja mereka? Berikut rangkumannya:

1. Reza Artamevia

Reza Artamevia diamankan petugas Polda Metro Jaya pada 4 September 2020 di sebuah restoran yang terletak di bilangan Jakarta Timur. Dari tangan Reza, ditemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 0,78 gram.

Kasus narkoba yang menjerat Reza Artamevia sejatinya bukan kali ini saja terjadi. Pada 2016 silam Reza juga sempat menggunakan narkoba dan sempat diampankan polisi di sebuah hotel di Nusa Tenggara Barat bersama Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah.

2. Tio Pakusadewo

Tio Pakusadewo kembali diciduk petugas kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Kasus yang menimpa aktor gaek tersebut tentu sangat disayangkan. Pasalnya, selain sudah sempat berurusan dengan masalah hukum atas kasus yang sama, Tio juga diamankan petugas di tengah pandemi virus korona.

Tio Pakusadewo diamankan pada 14 April 2020 di kediamannya yang terletak di bilangan Jakarta Selatan. Dari tangan Tio, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bungkus ganja seberat 18 gram dan alat hisap sabu atau bong. Hasil tes urine menunjukkan Tio Pakusadewo positif amphetamin dan methampetamin.

Pada 2017 silam, Tio juga sempat terjerat kasus hukum atas kasus serupa. Kala itu majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman 9 bulan penjara kepada Tio.

3. Roy Kiyoshi

Roy Kiyoshi ditangkap petugas kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan pada di kediamannya yang terletak di bilangan Cengkareng Jakarta Barat terkait kasus narkoba pada 6 Mei 2020 dengan barang bukti jenis psikotropika. Hasil tes urine menunjukkan Roy Kiyoshi mengonsumsi obat-obatan mengandung psikotropika jenis benzo.

Roy pun dijatuhi hukuman 5 bulan rehabilitasi oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 12 Agustus 2020. Roy melengkapi masa hukumannya di RSKO Cibubur Jakarta Timur. Pada 6 Oktober 2020 Roy dinyatakan bebas dari RSKO dan bisa beraktivitas seperti semula.

4. Dwi Sasono

Dwi Sasono diamankan polisi di kediamannya yang terletak di bilangan Pondok Labu Jakarta Selatan pada 26 Mei 2020 dengan barang bukti narkoba jenis ganja 16 gram. Suami Widi Mulia itu dijatuhi hukuman rehabilitasi selama 6 bulan.

Selesai menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur Jakarta Timur, Dwi Sasono bebas pada 27 November 2020. Dia pun mengungkapkan kebahagiannya lantaran sudah bisa menghirup udara bebas dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga.

5. Catherine Wilson

Catherine Wilson diamankan polisi di kediamannya yang terletak di bilangan Cinere pada 17 Juli 2020. Keket diamankan dengan barang bukti narkoba jenis sabu dalam dua klip plastik berurukuran kecil dengan berat 0,4 gram dan 0,6 gram. Hasil tes urine menunjukkan Catherine Wilson positif menggunakan narkona jenis sabu.

Kasus narkoba yang menjerat Catherina Wilson kini sedang bergulir di Pengadilan Negeri Depok Jawa Barat. Sementara Keket dititipkan di Rutan Cilodong, Depok.

6. Lucinta Luna

Lucinta Luna ditangkap di apartemennya di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, terkait kasus penyalahgunaan narkoba pada 11 Februari 2020. Dia ditangkap bersama temannya bernama Abas dan asistennya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa beberapa butir pil ekstasi yang ditemukan di tong sampah dan dua jenis obat penenang yang ditemukan di dalam tas Lucinta Luna. Kedua barang bukti tersebut adalah tramadol dan riklona.

Terkait kasus ini, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan kepada Lucinta Luna pada 30 September 2020. Vonis tersebut lebih ringan dibandikan tuntutan Jaksa Penuntut Umun (JPU) yang meminta Lucinta Luna divonis 3 tahun penjara.

7. Vitalia Sesha

Vitalia Sesha ditangkap polisi di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Utara pada 24 Februari 2020. Dari tangan Vita, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 10 butir ekstasi, 0,63 gram sabu dan 30 butir happy five. Hasil tes urine terhadap Vita menyatakan yang bersangkutan positif sejumlah narkoba sekaligus.

Berdasarkan pengakuan Vitalia Sesha kepada polisi, dia mengaku menggunakan narkoba supaya lebih bersemangat dan lebih energik. Kasus narkoba Vitalia Sesha ini sudah divonis majelis hakim PN Jakarta Barat dengan hukuman 1 tahun 8 bulan.

8. Ririn Ekawati

Ririn Ekawati diamankan petugas kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat bersama asistennya berinisial ITY pada Sabtu, 7 Maret 2020, di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan.

Hasil tes urine, Ririn Ekawati dinyatakan negatif narkoba. Sementara asistennya positif. Karena keterangan yang disampaikan Ririn dan asistennya berbeda, polisi kemudian melakukan tes rambut kepada Ririn Ekawati di Lido, Bogor, Jawa Barat, untuk memastikannya. Hasil tes rambut menyatakan bahwa Ririn Ekawati tidak menggunakan narkoba.

9. Vanessa Angel

Vanessa Angel diamankan petugas kepolisian bersama suaminya Febri Ardiansyah alias Bibi di rumahnya yang terletak di bilangan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat pada Senin, 16 Maret 2020. Dengan barang bumti berupa puluhan butir pil Xanax.

Hasil tes urine menunjukkan Vanessa Angel negatif narkoba, sementara suaminya dinyatakan positif. Keduanya sempat diperbolehkan pulang ke rumah karena polisi merasa belum memiliki alasan yang kuat untuk menahan mereka.

Namun beberapa waktu kemudian Vanessa Angel kembali diamankan polisi di rumahnya. Mantan pacar Didi Mahardika itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan pil Xanax. Vanessa Angel dijerat Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp 100 juta.

Kasus ini sudah tuntas. Majelis hakim Pengadina Negeri Jakarta Barat dengan hukuman 3 bulan penjara. Belum lama ini Vanessa Angel sudha bebas dari Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur.

10. Aulia Farhan

Pemai sinetron dan FTV Aulia Farhan diamankan petugas kepolisian bidang narkoba dari Polda Metro Jaya di sebuah hotel Jakarta Selatan pada Kamis 20 Februari 2020, waktu dini hari.

Dari tangan Aulia Farhan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu dan satu plastik kosong sabu bekas pakai. Hasil tes urine menunjukkan Aulia positif menggunakan narkoba.

11. Nanie Darham

Aktris Nanie Darham diamankan polisi pada 4 Februari 2020 di salah satu apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Dari tangan pemeran film Air Terjun Pengantin itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 14,86 gram kokain dsn 9 butir happy five. Polisi menyebut Nanie Darham sebagai penjual narkoba dan menjual barang haram tersebut ke lingkungan terdekatnya.

12. Jerry Lawalata

Aktor Jerry Lawalata ditangkap petugas Polres Jakarta Utara pada Jumat 12 Juni 2020. Dia diamankan di kediamannya yang terletak di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dia diamankan dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1,32 gram. Jerry Lawalata menggunakan narkoba sejak 2016 silam.

13. Anto J-Rocks

Drummer gru band J-Rocks, Anton Rudi Kelces, juga berurusan dengan oba-obatan terlarsng. Dia diamankan di kediamannya di bilangan Serpong, Tangerang pada 21 Agustus 2020 oleh polisi bidang narkoba Polres Tanjung Priok Jakarta Utara. Dengan barang bukti berupa satu paket narkoba jenis ganja.

14. Millendaru

Keponakan Ashanty, Millendaru ditsngkap Satnarkona Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada 22 November 2020 di sebuah hotel yang terletak di bilangan Jakarta Utara. Pada saat diamankan Millen terlihat teler akibat pengaruh obat-obatan terlarang.

Dari tangan Millen, polisi mengamankan narkoba jenis sabu dengan berat 0,3 gram. Barang bukti tersebut merupakan bekas sisa pakai. Beberapa waktu kemudian Millen menjalani rehabilitasi di Lido Kabupaten Bogor Jawa Barat.

15. Iyuth Bing Slamet

Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan mantan artis cilik Iyut Bing Slamet terkait kasus penyalahgunaan narkoba pada Sabtu, 5 Desember 2020. Dia diamankan di kediamannya yang terletak di bilangan Kramat Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Hasil tes urine menunjukkan Iyut Bing Slamet positif narkoba methampetamin. Iyut Bing Slamet ternyata menggunakan narkoba sejak 16 tahun silam namun sempat putus putus.(jpg)

Baru 64 Persen Masyarakat Yang Mau Vaksinasi Covid-19

0

batampos.co.id – Vaksinasi Covid-19 diperkirakan bakal menemui sejumlah tantangan. Salah satunya adalah resistensi masyarakat sasaran program tersebut.

Menurut data survei persepsi masyarakat yang dibeber Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, sebanyak 64,81 persen responden menerima vaksinasi. ”Sedangkan, ada 7,60 persen yang menolak dan sisanya 27,60 persen tidak tahu,” katanya dalam pelantikan koalisi relawan (kawan) vaksin se-Indonesia, Sabtu (19/12).

Itu adalah pertanyaan apakah masyarakat mau menerima vaksin Covid-19 atau tidak. Alasan menolak atau tidak mau divaksin juga beragam. Mulai tidak yakin dengan keamanan dan keefektifan vaksin Covid-19 itu hingga khawatir efek samping dan kepercayaan terhadap keyakinan agama.

Survei tersebut dilakukan Kemenkes bersama WHO Indonesia dan Unicef pada 20 September lalu secara online. Pertanyaan dikirim ke 8.364 responden yang tersebar dari seluruh Indonesia.

Nadia bersyukur, dari pertanyaan kedua terkait dengan apakah masyarakat masih mau menerima info soal vaksin atau tidak, lebih dari 70 persen dari total 8.364 responden yang disurvei masih ingin mendapatkan informasi tentang vaksin Covid-19. Itu artinya, sosialisasi dari pemerintah dan seluruh elemen harus terus digencarkan.

Untuk kelancaran program vaksinasi nanti, Nadia juga menyampaikan sejumlah persiapan. Salah satunya, Kemenkes telah menjalankan pelatihan kepada vaksinator yang berjumlah 23.145 tenaga kesehatan.

Dengan jumlah tersebut, rasio vaksinator dengan sasaran vaksinasi adalah 1:20. Artinya, satu orang vaksinator melakukan vaksinasi kepada 20 orang. Diharapkan, setelah ada pelatihan itu, rasionya bisa ditingkatkan menjadi 1:40.

Anggota Komisi IX DPR Yahya Zaini menggarisbawahi persepsi penerimaan masyarakat sebagai tantangan yang harus segera dicarikan solusinya. Sebab, berdasar sebuah survei lainnya, terlihat bahwa 37 persen masyarakat tidak mau atau ragu divaksin Covid-19.

Yahya juga menyoroti pengadaan vaksin Sinovac oleh pemerintah. Kontrak 3 juta dosis vaksin Covid-19 telah diteken dengan produsennya di Tiongkok. Sebanyak 1,2 juta dosis di antaranya sudah masuk dan sisanya masih dalam proses pengiriman.

”Yang kami kritisi ada dua hal. Pertama, kenapa vaksin sudah diimpor, sedangkan izin edarnya belum keluar. Kedua, uji klinisnya juga belum selesai,’’ katanya.

Dia menyebut alasan pemerintah karena saat ini di dunia sedang terjadi fenomena rebutan vaksin sehingga perlu diplomasi dan lobi politik dengan negara produsen vaksin.’’Bagaimana seandainya hasil uji klinisnya tidak memenuhi syarat,’’ tuturnya.(jpg)

Play sound