Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 9790

Hasil Survei, 51 Persen Responden Kecewa Kinerja Presiden

0

batampos.co.id – Ketidakpuasan publik terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden terus meningkat. Sebanyak 51 persen responden tidak puas dengan kinerja Jokowi, dan 67 persen kecewa dengan kinerja Ma’ruf. Sebanyak 60 persen publik menginginkan adanya reshuffle kabinet.

Tingkat ketidakpuasan masyarakat terlihat dari hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO). Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, jika dibandingkan pada survei periode Juli 2020 lalu, kekecewaan kepada kinerja presiden meningkat dari 33,5 persen menjadi 51 persen. “Begitu halnya dengan Wapres, dari 42,5 persen responden menyatakan tidak puas, meningkat menjadi 67 persen,” paparnya.

Menurut Dedi, faktor paling berpengaruh terhadap kekecewaan Presiden dan Wapres adalah faktor kepemimpinan 75 persen, keberpihakan pada rakyat 71 persen, integritas atau ketepatan janji 66 persen, koordinasi antar lembaga 69 persen dan empati atau aspiratif 53 persen.

Dalam bidang ekonomi, ketidakpuasan publik atas kinerja pemerintah cukup tinggi. Sebanyak 51 persen publik menilai kinerja bidang ekonomi buruk, dan 6 persen menilai sangat buruk. Jadi, jika diakumulasi ada 57 persen yang tidak puas dengan kinerja bidang ekonomi. Sementara itu, respons positif hanya mampu menyerap 43 persen.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sendiri mendapat respons kepuasan publik hanya di urutan ke-6 dengan persentase 36 persen. “Persepsi ini cukup menegaskan jika performa Airlangga dianggap mengecewakan,” terang Dedi.

Menurut Dedi, kekecewaan publik atas kondisi ekonomi ini dipengaruhi beberapa hal, diantaranya persepsi mahalnya harga bahan pokok (58 persen), sulitnya mencari pekerjaan (44 persen), sulitnya melakukan transaksi perdagangan/jual beli (38 persen) dan pengaruh lain (34 persen).

Sementara bidang penegakan hukum, ketidakpuasan publik mencapai 64 persen. Angka itu menjadi yang tertinggi dari bidang lain. Beberapa faktor yang mempengaruhi penilaian publik, adalah buruknya pemberantasan korupsi (62 persen), lemahnya independensi penegak hukum (56 persen), ancaman kebebasan berpendapat (52 persen), kualitas kebijakan (48 persen), dan faktor lain (36 persen).

Dedi mengatakan, performa pemberantasan korupsi menjadi pemantik terbesar buruknya bidang penegakan hukum. Bahkan kepuasan terhadap Menko Polhukam Mahfud MD hanya berada di urutan ke-7 dengan persentase 34 persen.

“Tertinggal jauh dari Mendagri Tito Karnavian 49 persen, Prabowo Subianto 57 persen,” tuturnya.

Masih dalam kluster Kemenko Polhukam, bidang politik dan keamanan juga mendapat respons kepuasan lebih rendah dibanding ketidakpuasan, hanya 49 persen menyatakan puas. Beberapa faktor yang mempengaruhi persepsi publik terkait kondisi politik dan keamanan, yaitu kebebasan berbeda pendapat (49 persen), kriminalitas (45 persen), perasaan aman (41 persen), ketertiban umum (36 persen), dan pengaruh lainnya (31 persen).

Selanjutnya bidang sosial dan humaniora. Angka ketidakpuasan publik terhadap bidang sosial sebesar 50 persen. Beberapa faktor yang mempengaruhi persepsi publik terkait kondisi sosial dan humaniora adalah pengelolaan toleransi (51persen), konflik sosial (46 persen), kesejahteraan (45 persen), keadilan (38 persen), dan hal lainnya (27 persen).

Secara umum kluster sosial mendapat penilaian baik, meskipun setara dengan tidak baiknya. “Pemerintah terbantu dengan program-program bantuan selama pandemi, dan itu mendapat respons positif di masyarakat,” terang Dedi.

Selain angka ketidakpuasan yang cukup tinggi, banyak masyarakat yang mendorong adanya perombakan kabinet. Sebanyak 60 persen publik menginginkan reshuffle, 22 persen tidak setuju, dan 18 persen tidak tahu atau tidak menjawab. Menteri yang menduduki urutan teratas untuk diganti adalah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto 57 persen, kemudian disusul Menkominko Johny G Plate 55 persen, Menkumham Yasonna H Laoly 47 persen, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo 44 persen, dan Nadiem Makarim 40 persen.

Peneliti Politik LIPI Siti Zuhro mengatakan, Jokowi memang beberapakali marah. Masyarakat pun menganggap presiden akan melakukan reshuffle, tapi ternyata hal itu tidak dilakukan. Menurut dia, kondisi sekarang memang berbeda karena adanya pandemi. Jadi, Jokowi hati-hati dalam melakukan perubahan kabinet.

“Walaupun ada menteri yang kinerjanya kurang memuaskan, tapi saat ini mungkin dianggap kurang tepat untuk reshuffle,” terang Siti yang ikut membedah hasil survei IPO.(jpg)

Hasil Seleksi CPNS 2019 Diumumkan Besok

0

batampos.co.id – Rekonsiliasi integrasi hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) seleksi CPNS 2019 telah rampung. Hasil telah diserahkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada seluruh instansi kemarin (28/10). Selanjutnya, akan diumumkan serentak oleh masing-masing instansi besok (30/10).

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono menuturkan, peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan diarahkan melakukan pemberkasan secara digital melalui akun masing-masing peserta di https://sscn.bk.go.id.

Setidaknya, ada sembilan jenis dokumen yang wajib dilengkapi peserta berdasar Peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS. Yakni, pasfoto terbaru berpakaian formal dengan latar belakang berwarna merah, ijazah asli untuk lulusan dalam negeri /ijazah penyetaraan dikti untuk lulusan luar negeri, transkrip asli, surat pernyataan 5 poin yang mengacu pada Peraturan BKN 14/2018, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang masih berlaku saat pemberkasan.

Kemudian, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekerja pada unit pelayanan kesehatan, surat keterangan tidak mengonsumsi/menggunakan narkoba dan zat-zat adiktif lainnya dari unit pelayanan kesehatan pemerintah, bukti pengalaman kerja yang telah dilegalisasi pejabat yang berwenang (apabila memiliki masa kerja), serta DRH yang sudah ditandatangani.

”Kelengkapan dokumen pemberkasan ini akan digunakan sebagai dasar pengusulan nomor induk pegawai (NIP),” tutur Paryono kemarin (28/10). (jpg)

Pemko Batam Dapat Penghargaan dari Kemendagri

0

batampos.co.id – Pemko Batam menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas prestasi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, Kota Batam mendapat skor 3,3368 dengan status kinerja sangat tinggi.

Kata dia, capaian itu berdasar Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2018.

Adapun indikator penilaiannya; pengambil kebijakan, pelaksanaan urusan pemerintahan, serta pelaksana kebijakan seluruh perangkat daerah.

“Ini peningkatan luar biasa, sebelumnya pada 2015 kita hanya meraih skor 2,1875. Bahkan, saat ini kita berada di posisi 89 dari 91 kota,” ujarnya, Kamis (29/10/2020).

Sekda Kota Batam, Jefridin. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Capaian tersebut, kata dia, menunjukkan kinerja Pemko Batam bersama jajarannya selama ini berhasil memenuhi ekspektasi masyarakat dalam menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

“Artinya setiap jajaran mulai OPD hingga ke bawah, sudah sangat memahami prosedur dan kinerjanya lebih terarah. Semua berkolaborasi dengan baik,” katanya.

Untuk diketahui, kebijakan Kota Batam sangat fokus membangun infrastruktur. Kemudian, sejumlah pelayanan sudah terarah melalui online.

Selain itu, sistem keuangan, retribusi dan pajak juga transparan. Meski begitu, Jefridin meminta OPD dan segenap jajaran Pemko Batam tidak berpuas diri demi Batam yang lebih baik lagi.

“Tentu tantangan ke depan akan lebih sulit lagi, sehingga perlu lebih giat dan memahami apa yang dikehendaki masyarakat Batam,” ujarnya.(*/esa)

Peringati Maulid Nabi, Menag Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Umat Islam Indonesia menyambut peringatan hari kelahiran (Maulid) Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awwal 1442 H, pada 29 Oktober 2020. Kali ini, peringatan Maulid Nabi berada dalam suasana pandemic Covid-19.

Dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad Saw, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi pun mengajak umat Islam untuk memperbanyak bacaan salawat Nabi, jika berkegiatan pun wajib untuk mematuhi protokol kesehatan.

’’Mari terus memperbanyak shalawat. Di saat pandemi, mari sambut hari kelahiran pembawa risalah Islam rahmatan lil ‘alamin ini, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucap dia, Selasa (27/10).

Protokol kesehatan yang di maksud adalah 3M memakai masker, mencuci tangan dan mejaga jarak. “Wajib menjaga jarak, pakai masker, cuci tangan, dan hindari kerumunan,” lanjutnya.

Menurut Menag, peringatan maulid Nabi Muhammad memberi pesan tentang pentingnya meneladani Rasulullah, dalam sikap dan perilaku hidup. Rasulullah adalah teladan dalam iman, Islam, ihsan, dan akhlak mulia.

’’Rasulullah adalah manusia terbaik, mari kita teladani di sepanjang hidup kita. Allahumma shalli wa sallim ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad,” tutur Menag sembari membaca Shawalat Nabi.

Seperti kita diketahui, Rasulullah pernah ditanyakan oleh salah seorang sahabat tentang kepada siapa kita harus berbakti. Di mana Nabi pun menyebut nama Ibu sebanyak tiga kali, sementara ayah hanya satu kali. Dari sini kita tahu bahwa orang tua, khususnya ibu begitu dihormati oleh Rasulullah. Jadi tetap patuhi protokol kesehatan sesuai dengan pesan ibu. (*/jpg)

Pasien Covid-19 Bertambah, Kini Totalnya Mencapai 2.728 Orang

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah 22 orang pada Rabu (28/10/2020).

Dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui dari jumlah tersebut 2 orang bergejala, 16 orang tanpa gejala dan 4 orang kontak langsung dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Pada hari yang sama diketahui 26 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Rabu (27/10/2020)

Dengan adanya penambahan tersebut, saat ini total jumlah warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2.728 orang.

Dengan rincian 1.385 wanita dan 1.343 pria. Sementara total warga yang dinyatakan sembuh sebanyak 2.001.

Terdiri dari 991 wanita dan 1010 pria. Sedangkan warga Batam yang masih dalam perawatan sebanyak 661 orang.

Dengan rincian 373 wanita dan 288 pria. Sementara warga Batam yang meninggal dunia karena Covid-19 sebanyak 66 orang.
Terdiri dari 21 wanita dan 45 pria.(*/esa)

UMP Harus Ditetapkan 31 Oktober, Sebagian Besar Perusahaan Tak Mampu Bayar Upah

0

batampos.co.id – Usai dikeluarkannya surat edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan (menaker) mengenai penetapan upah minimum (UM) 2021, setidaknya sudah 18 provinsi yang telah menentukan sikap terkait UM provinsinya (UMP). Seluruhnya sepakat untuk mengikuti SE tersebut alias tidak akan menaikkan UMP tahun depan.

Jumlah tersebut merupakan data sementara hingga Selasa (27/10), pukul 16.35 WIB. Sebagaimana diketahui, Gubernur wajib menetapkan dan mengumumkan UMP 2021 paling lambat 31 Oktober 2020.

Menaker Ida Fauziyah mengatakan, penetapan UMP ini sepenuhnya berada di tangan Gubernur meski telah ada SE sebagai acuan. Gubernur bisa menetapkan UMP-nya dengan juga mempertimbangkan kondisi perekonomian daerahnya.

“Saya kira dewan pengupahan daerah juga akan dilibatkan dalam merumuskan upah minimum provinsi,” ujarnya ditemui usai memimpin rapat forum The 26th ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) di Jakarta, Rabu (28/10).

Dia menjelaskan, sebetulnya untuk penetapan UM tahun 2021 itu tetap menggunakan komponen kebutuhan hidup layak (KHL) sebagaimana ketentuan-ketentuan yang ada di peraturan pemerintah (PP) 78/ 2015 tentang pengupahan. Di mana, PP ini bersumber dari undang-undang (UU) 13/2003 tentang ketenagakerjaan.

Meski, UU dan PP ini didesain dengan tidak memprediksi adanya kondisi seperti pandemic Covid-19 saat ini. “Dan kalau kita melihat, penetapan nilai KHL yang kita tetapkan itu akibatnya tidak semua provinsi mengalami kenaikan, tapi tidak semua provinsi juga akan mengalami penurunan,” paparnya.

Ia pun memaparkan latar belakang penetapan SE Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pertama, berkaitan dengan kondisi perekonomian Indonesia serta ketenagakerjaan pada masa pandemi covid 19 yang menurun. Penurunan tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi triwulan kedua yang tumbuh minus 5,32 persen.

Kemudian merujuk data BPS tentang dampak Covid-19 terhadap perusahaan, terdapat 82,85 persen perusahaan yang cenderung mengalami penurunan pendapatan. Kemudian, 53,17 persen usaha menengah dan besar serta 62,21 persen Usaha Mikro dan Kecil mengalami kendala keuangan terkait pegawai dan operasional.

“Jadi, intinya sebagian sebagian besar perusahaan tidak mampu membayar upah meskipun sebatas upah minimum yang berlaku saat ini,” jelas Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Kondisi tersebut kemudian didiskusikan secara mendalam bersama dewan pengupahan nasional. Dewan ini terdiri dari pemerintah, perwakilan yang merepresentasikan pekerja atau buruh, dan yang merepresentasikan pengusaha.

Soal risiko makin turunnya tingkat konsumsi masyarakat karena UMP stagnan, Ida tak menampik hal itu. Namun, kondisi di lapangan memang faktanya banyak perusahaan yang tidak bisa memenuhi atau membayar UM.

“Dan daya beli para pekerja kita, bahkan masyarakat secara keseluruhan menurun,” ungkap Ida.

Namun, kata dia, pemerintah juga tidak tinggal diam ketika hal itu terjadi. Termasuk soal ketetapan tak ada kenaikan UM di tahun depan. “Karena sampai sekarang pemerintah masih terus memberikan subsidi kepada para pekerja dalam bentuk subsidi upah atau gaji (BSU),” ujarnya.

Menurutnya, upaya ini jadi ini salah satu satu cara agar daya beli tetap ada. “Dan ini bukan diambil dari BPJS Ketenagakerjaan, tapi uang pemerintah atau APBN,” sambungnya.

Sayangnya, perpanjangan BSU di tahun depan masih belum ada kejelasan. Meski mengaku telah bertemu dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto terkait BSU ini, Ida mengatakan bahwa pemerintah akan berhitung terlebih dahulu. “Kami akan menghitung kemampuan untuk terus bisa subsidi di tahun 2021. Tentu akan kami beritahukan kemudian. Tapi pemerintah akan memperhatikan kondisi perekonomian nasional,” pungkasnya.(jpg)

Sebentar Lagi Indonesia Punya Bank Syariah ‘Raksasa’

0

batampos.co.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, perbankan syariah raksasa hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN yakni Bank Syariah Mandiri (BSM), BRI Syariah, dan BNI Syariah sedang dalam proses.

“Nantinya semua aset bank syariah milik negara akan dilebur menjadi satu untuk melahirkan bank syariah raksasa,” ujarnya secara virtual, Rabu (28/10).

Jokowi menegaskan, pemerintah memiliki perhatian besar untuk mendorong keuangan syariah di Indonesia. Salah satunya dengan membentuk perbankan syariah terbesar di tanah air.

“Pemerintah memiliki concern besar untuk membangkitkan bank syariah raksasa ini. Salah satunya dengan membangun satu bank syariah terbesar di Indonesia,” imbuhnya.

Jokowi menjelaskan, saat ini ketiga bank syariah tersebut memiliki total aset sebesar Rp 214 triliun. Jumlah tersebut merupakan angka yang sangat besar.

“Total aset 3 bank syariah BUMN yaitu BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah sampai semester pertama 2020 adalah Rp 214 triliun. Sebuah angka yang besar,” ucapnya.

Seperti diketahui, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan, proses penggabungan ini telah dimulai dan diharapkan bisa beroperasi penuh pada kuartal-I 2021. “Penandatanganan penggabungan telah dimulai dan diharapkan bisa beroperasi penuh pada Februari 2021,” ucapnya.(jpg)

Fakta Waduk Tembesi

0

batampos.co.id – Waduk Tembesi merupakan waduk termuda yang dimiliki Kota Batam.

Waduk ini dibangun Badan Pengusahaan (BP) Batam pada 2014 dan memiliki tinggi sekitar 10 meter.

Panjang bendungan waduk Tembesi sekitar 2016 meter dengan jenis bangunan “earthfill dam”.

Earthfill dam merupakan konstruksi bangunan waduk secara artifisial yang memanfaatkan komposisi material tanah dalam sistem tampungannya.

Luas genangan Waduk Tembesi mencapai 842 hektare, serta kapasitas tampungannya sekitar 56,820 juta meter kubik.

Pompa yang berada di waduk Tembesi yang digunakan untuk mensuplai air baku ke waduk Muka Kuning. Foto: Mesaa Haris/batampos.co.id

Peresmian pompa Waduk Tembesi untuk mensuplai air baku ke Waduk Muka Kuning baru saja dilakukan oleh Plh Kepala BP Batam Purwiyanto, pada Selasa (27/2020).

Plh Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan, waduk Tembesi mampu mensuplai air baku ke Muka Kuning hingga 600 liter/detik.

“Maksimum waduk Tembesi bisa mensuplai air baku ke waduk Muka Kuning hingga 720 liter/detik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Waduk Tembesi ke Muka Kuning memiliki jarak hampir 3,6 kilometer (KM). Dengan selesainya pembangunan pompa tersebut kata dia, air baku di waduk Muka Kuning yang awalnya kekurangan bisa kembali tercukupi.

Pihaknya juga akan membangun instalasi pengolahan air (IPA) di Muka Kuning dengan kapasitas 350 liter per detik.

Purwiyanto menegaskan, dengan beroperasinya waduk Tembesi dapat mencukupi kebutuhan air bersih untuk warga Kota Batam hingga lima tahun kedepan.(esa/adv)

Yakin Pemerintah Hati-Hati Distribusikan Vaksin Covid-19

0

batampos.co.id – Tahapan vaksinasi terus dimatangkan pemerintah. Sejumlah kandidat vaksin Covid-19 pun dipantau perkembangan uji klinisnya. Upaya vaksinasi tersebut masih menuai pro kontra.

Sebagian pihak tetap mendukung upaya vaksinasi tersebut. Jubir Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dokter Christian Widodo menyakini pemerintah sangat berhati-hati dalam memutuskan vaksin Covid-19 yang akan digunakan.

Dia meyakini bahwa vaksin yang digunakan untuk masyarakat sebelum didistribusikan ke masyarakat sudah melalui serangkaian uji klinis yang ketat. Mulai dari tahap eksplorasi, praklinis, uji klinis, persetujuan badan pengatur (lisensi), manufaktur (produksi), dan kontrol kualitas.

“Pemerintah pasti telah mencermati hal-hal tersebut,” kata dr Christian Widodo yang juga anggota DPRD Provinsi NTT itu dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/10).

Lebih jauh Christian itu menerangkan, tahapan paling krusial dari sebuah proses pembuatan vaksin terdapat pada tahap uji klinis atau pralisensi. Menurut dia, tahapan itu menguji efek samping vaksin terhadap kesehatan penerima. Jika lolos, baru mendapat persetujuan untuk diproduksi massal dan diedarkan.

Fase uji klinis (pra-lisensi) itu jika dirangkum sederhana terdiri atas tiga fase. Fase 1 sekelompok kecil orang akan menerima vaksin, biasanya berkisar 20-100 sukarelawan sehat. “Vaksin yang lolos fase ini bisa dibilang aman, namun harus diteliti lebih lanjut,” imbuhnya.

Christian menambahkan, pada fase 2, studi klinis diperluas, vaksin diberikan pada orang dengan karakteristik tertentu dengan mempertimbangkan rentang usia, jenis kelamin, dan sebagainya. Hal ini dimaksudkan untuk memantau keamanan vaksin, potensi munculnya reaksi simpang, respons imun tiap orang (imunogenisitas), dosis optimal dan jadwal pemberian vaksin. Jumlah orang yang berpartisipasi biasanya ratusan.

Lebih jauh, pada fase 3 tahap uji klinis, vaksin diberikan kepada ribuan orang dan melibatkan populasi yang lebih beragam. Tujuannya untuk menilai efikasi dan pengamatan lebih jauh terhadap keamanannya. Efikasi adalah kemampuan vaksin untuk memberi manfaat bagi individu yang diimunisasi.

“Manfaat yang dimaksud adalah manfaat fisik yang sehat, jiwa yang sehat, dan manfaat terhadap kesejahteraan sosio-ekonomi dibandingkan dengan risiko kemungkinan terjadinya KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi).” papar Ketua DPW PSI NTT itu.

Dari serangkaian uji klinis ketat yang mesti dilewati itu, Christian yakin vaksin Covid-19 yang ditentukan pemerintah dan IDI nanti benar-benar aman disuntikkan kepada masyarakat. Maka dari itu, masyarakat diminta bersabar dan tidak menebar pesimisme.(jpg)

Pjs Wali Kota Batam Tinjau Layanan Puskesmas Saat Libur Panjang, Hasilnya…

0

batampos.co.id – Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, meninjau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama libur panjang.

“Kami mulai meninjau dari Puskesmas Baloi, Lubuk Baja dan Sei Panas. Alhamdulillah ada dokter, perawat dan bidan yang disiagakan,” kata Syamsul, Rabu (28/10/2020).

Dengan demikian lanjutnya, pasien terutama yang sifatnya darurat seperti melahirkan, kecelakaan, hingga rawat jalan tetap mendapatkan pelayanan.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum (kemeja putih) berbincang dengan petugas salah satu Puskesmas. Pjs Wali Kota Batam memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama libur panjang. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Kami terima kasih Kepala Dinkes (Didi Kusmarjadi) dan kepala puskesmas men-stanby-kan petugas medis yang siap melayani masyarakat. Mereka ini pahlawan kesehatan, pada saat orang berlibur mereka masih bertugas,” kata dia.

Ia mengatakan, pihaknya akan memperhatikan hak petugas medis untuk beristirahat. Kelak, yang bertugas beberapa hari ke depan akan mendapatkan cuti.

“Mereka bertugas saat orang berlibur dan nanti saat orang bertugas mereka libur. Supaya mereka merasakan juga haknya,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Syamsul juga mendapat laporan ada terkait pasien yang terindikasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan dari rumah sakit.

“Pasien ini tanpa gejala, badannya sehat namun terindikasi Covid. Dua orang suspek. Petugas Puskesmas minta untuk dirujuk RSKI Galang,” tuturnya.(*/esa)