Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9834

Terapkan CHSE, Dokter Grace: Masker Menjaga Aku dan Kamu

0

batampos.co.id – Dokter Grace Hananta, C.Ht, seorang dokter holistik mengajak semua pelaku maupun asosiasi pariwisata Batam untuk mengubah perilaku di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber Sosialisasi Implementasi Program CHSE bagi Asosiasi Pariwisata di Harris Resort Waterfront Batam, Selasa (1/12/2020).

“Ayo tunjukkan. Kasih tahu dunia, kalau Batam sudah menerapkan protokol CHSE,” kata dia.

CHSE atau Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan) and Environmental Sustainability (kelestarian lingkungan), kata dia, hanya sentuhan kecil di tengah pandemi. Namun, perilaku baru ini menimbulkan kepercayaan bagi wisatawan untuk datang.

“Untuk itu, I do care (saya peduli) yang digadang-gadang Kemenparekraf, harus benar-benar diterapkan,” kata dia.

Dr Grace saat menjadi narasumber Sosialisasi Implementasi Program CHSE bagi Asosiasi Pariwisata di Harris Resort Waterfront Batam, Selasa (1/12/2020). (istimewa0

Saat menyampaikan materi Panduan Umum Program CHSE dan Panduan Khusus CHSE bagi asosiasi pariwisata itu, dr Grace juga mengajak menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan. “Terapkan ini untuk menutup pintu keluar dan masuk virusnya,” katanya.

Grace juga memaparkan pentingnya menjaga diri dan orang lain dengan menggunakan masker. Jauh sebelum masa pandemi ini pula, ia sudah mengkampanyekan penggunaan masker tersebut. “Masker menjaga aku dan kamu,” kata dia.

Untuk itu, Batam harus beradaptasi dengan kebiasaan baru tersebut demi menjaga pelaku pariwisata sendiri maupun pengunjung atau wisatawan. Ia juga optimistis, pelaku pariwisata Batam peduli dengan hal tersebut dan akan menerapkan protokol CHSE di masing-masing usaha dan lainnya di sektor pariwisata. “Selamat datang di era baru dengan cara baru,” katanya.

Sebelumnya, saat pembukaan acara, Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata memotivasi asosiasi pariwisata agar ikut mengampanyekan protokol CHSE. Lambat laun, wisatawan akan nyaman dan tenang saat berkunjung ke Batam.

“Ayo, kita bangkitkan lagi pariwisata Batam, agar kita semua juga mendapat berkah dan roda perekonomian kembali berputar,” tutupnya.(*)

Rumah Calon Besan Ketua MPR Digeledah KPK, Ini Hasilnya…

0

batampos.co.id – Rumah dan kantor calon besan Ketua MPR RI, Suharjito (SJT) digeledah tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa (1/12/2020).

Suharjito merupakan Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP) dan merupakan calon besan dari Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.

Suharjito sendiri merupakan tersangka pemberi suap terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

’’Selasa (1/12/2020) Tim Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di tiga lokasi yang berada di daerah Bekasi Jawa Barat. Ketiga lokasi tersebut yaitu tempat kediaman tersangka SJT, kantor dan gudang PT DPPP,’’ kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (2/12/2020) seperti yang dilansir dari JawaPos.com (batampos.co.id group).

KPK. Foto: JawaPos.com

Ia menyampaikan, penggeledahan dilakukan sejak pukul 15.00 WIB sampai dengan pukul 00.00 WIB. Hasilnya, tim penyidik KPK berhasil mengamankan barang bukti berupa dokumen terkait ekspor benih lobster dan dokumen transaksi keuangan.

’’Adapun barang yang ditemukan dan diamankan, di antaranya yaitu dokumen terkait ekspor benih lobster, dokumen transaksi keuangan yang diduga terkait dengan dugaan pemberian suap dan bukti-bukti elektronik lainnya,’’ ungkap Ali

Menurut Ali, seluruh barang dan dokumen yang ditemukan telah diamankan. Selanjutnya KPK akan menganalisa untuk kemudian segera dilakukan penyitaan.

’’Selama proses penggeledahan di tempat-tempat tersebut tim juga di dampingi pihak-pihak yang berada di kediaman dan kantor PT DPPP tersebut,’’ ungkap Ali.

Suharjito sendiri merupakan calon besan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Anak Suharjito, Raharditya Bagus Perkasa telah melamar Laras Shintya Puteri Soesatyo yang merupakan putri dari Bambang Soesatyo.(jpg)

Buru Kelompok Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

0

batampos.co.id – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyikapi serius penyerangan yang dilakukan oleh kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur (MIT). Dia bahkan memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rakhman Baso berkantor sementara di Poso selama proses pengejaran para pelaku.

“Perintah Kapolri hari Selasa 1 Desember 2020, Kapolda Sulteng berkantor di Poso,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (2/11).

Argo menyampaikan, Kapolda akan didukung oleh tim terbaik dari Bareskrim Polri. Dan didukung oleh TNI. Kapolda diperintahkan untuk segera menangka para pelaku teror. “Dibackup tim tebaik Bareskrim Polri,” jelas Argo.

Diberiyakan sebelumnya, kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora diduga telah melakukan pembantaian terhadap satu keluarga di Pegunungan Kebun, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat (27/11) sekitar pukul 13.00 WITA. Dua orang dinyatakan tewas dalam peristiwa ini.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Aco, warga Lembon Tongoa, Kabupaten Sigi. Aco mendapat informasi tersebut dari Ulin, salah satu anggota keluarga yang dibantai kelompok MIT.

Saat itu Ulin mengatakan jika ayahnya, Yasa dan suaminya, Pino menjadi korban pembunuhan kelompok MIT. Beberapa orang yang diduga kelompok MIT itu mendatangi rumah Ulin di Pegunungan Kebun sekitar pukul 09.00 WITA.

“Beberapa OTK tersebut saat itu menyandera keluarganya dan terlihat telah melakukan pembunuhan terhadap Yase dan Pino,” kata Argo kepada wartawan, Sabtu (28/11).

Berdasarkan keterangan Ulin, ayah dan suaminya tewas dengan cara dipenggal kepalanya. Sedangkan ibunya terlihat hanya terluka namun masih hidup. Ulin kemudian lari menyelamatkan diri ke Desa Lembontongoa dan menyampaikan kejadian tersebut kepada saksi Aco.

Dalam peristiwa ini, 4 orang dipastikan meninggal dunia secara mengenaskan. Sedangkan 7 rumah dibakar oleh para pelaku yang diduga berjumlah 10 orang.(jpg)

Habib Rizieq Minta Maaf

0

batampos.co.id – Habib Rizieq Shihab menyampaikan permohonan maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumumunan massa saat pandemi Covid-19.

“Saya minta maaf kepada semua masyarakat, kalau dalam kerumunan di bandara, Petamburan, Tebet, Megamendung terjadi suatu penumpukan, yang memang di luar kendali, karena antusiasnya umat,” ujar Habib Rizieq saat acara Reuni 212 bertema Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh secara virtual, Jakarta, Rabu (2/12/2020) seperti yang dilansir dari JawaPos.com(batampos.co.id group).

Iamam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu mengaku,  sudah membatalkan beberapa kegiatan ceramahnya di berbagai daerah.

Hal itu dilakukan karena Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19 di tanah air.

“Saya dengan kawan-kawan di DPP FPI semenjak kejadian itu, kita setop, tidak ada lagi kerumunan, bahkan seluruh rencana jadwal ke luar kota, daerah, kita stop sampai pandemi ini berakhir,” katanya.

Habib Rizieq juga mengatakan, dirinya sudah melakukan isolasi secara mandiri pasca kerumunan yang telah dibuatnya beberapa waktu lalu.

Seperti di Bandara Soekarno-Hatta, Maulid Nabi Tebet, ceramah Megamendung, Maulid Nabi dan akad nikah sang anak di Petamburan.

“Tim medis menyarankan, ini bukan persoalan Covid-19 atau tidak Covid-19, baik Covid-19 maupun tidak Covid-19, dalam suasana yang sudah crowded (ramai) seperti itu, ya seharusnya memang mengkarantina diri atau mengisolasi diri,” katanya.

Ia juga mengaku sudah diperiksa swab test Covid-19. Hasilnya dirinya dinyatakan negatif dan tidak tertular virus corona tersebut.

“Walaupun tidak Covid-19 sekalipun, tetap untuk pemulihan untuk menjaga. Atas saran mereka juga, nanti secara berkala diperiksa, dengan rapid tes, swab antigen, swap PCR, dan lain sebagainya,” pungkasnya.(jpg)

Ada Guru PNS yang Tidak Dapatkan Gaji Pensiunnya dari Pemerintah

0

batampos.co.id – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendapat laporan, ada guru ASN pensiunan tidak mendapatkan tunjangan atau gaji pensiunan. Mereka yang melapor berjumlah 51 orang yang rata-rata menjadi ASN melalui jalur guru bantu pada 2016 silam.

’’Sebanyak 28 orang dari mereka telah pensiun pada 2020, dan 23 lainya akan pensiun di pada 2021. Mereka yang telah pensiun tidak menerima hak apapun baik tunjangan maupun gaji pensiunan, sedangkan yang akan pensiun khawatir bernasib sama dengan 28 teman mereka,’’ jelas Sekjen FSGI Heru Purnomo, Rabu (2/12).

Dia mengungkapkan alasan para guru tersebut tidak menerima haknya adalah karena mereka tidak memenuhi ketentuan masa kerja sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai. Padahal sebelum ditetapkan sebagai CPNS tahun 2016 mereka telah bekerja belasan tahun sebagai guru bantu, meskipun di sekolah swasta, tetapi digaji dari APBN.

Sesuai dengan Keputusan Kepala BKN No. 11 Tahun 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002. Masa kerja yang dapat diperhitungkan penuh untuk penetapan gaji pokok dalam pengangkatan pertama adalah masa selama menjalankan tugas pemerintahan.

’’Antara lain masa penugasan sebagai pegawai tidak tetap dalam instansi pemerintah maupun badan usaha milik daerah yang penghasilannya dibayar dari APBN,’’ terangnya.

Dia menyatakan, menilik peraturan tersebut, semestinya masa kerja guru bantu yang sudah belasan tahun bekerja tersebut tersebut dapat ditambahkan menjadi masa kerja kumulatif, atau setidaknya masa kerja yang diperhitungkan.

Untuk itu, pihaknya berpendapat mereka harus mendapatkan gaji pensiun. Hal ini dapat dilakukan pemerintah melalui peninjauan masa kerja sesuai dengan Keputusan Kepala BKN Nomor 11 Tahun 2002. Sebab, mereka diangkat karena pengabdian sebelumnya.

Selanjutnya, yang perlu dilakukan pemerintah adalah perbaikan regulasi yang mengatur hitungan masa kerja guru PNS untuk pensiun dengan TMT (terhitung mulai tanggal) SK Guru Bantu pertama 2003.

Lakukan hitungan ulang masa kerja untuk pensiun dalam bentuk peninjauan kembali atau merevisi sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpihak untuk keadilan dan berpihak kepada rakyat berdasarkan kebutuhan peningkatan SDM.

’’Adapun yg belum diputuskan untuk pensiun dari PNS, mohon agar dilakukan peninjauan kembali masa kerja untuk pensiun serta pemberian hak pensiun yang mempertimbangkan kemampuan keuangan negara,’’ tegas dia. (*/jpg)

Di Batam Kini Hanya Ada Satu Zona Hijau

0

batampos.co.id – Kota Batam saat ini masih masuk dalam daftar zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini dikarenakan jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah.

Seperti pada Selasa (1/12/2020), Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan terjadi penambahan pasien Covid-19 sebanyak 54 orang.

Dari jumlah tersebut diketahui 28 orang di antaranya bergejala dan 26 orang tanpa gejala.

Bahkan saat ini 9 kecamatan di Kota Batam masih berstatus zona merah. Hal itu dikarenakan jumlah warga masih dalam perawatan di kecamatan tersebut lebih dari 21 orang.

Peta penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

Terbanyak terdapat di Kecamatan Batam Kota. Jumlahnnya mencapai 196 orang.

Berikut daftar kecamatan di Kota Batam yang masuk dalam zona merah:

1. Batam Kota
2. Sekupang
3. Lubuk Baja
4. Sagulung
5. Batu Aji
6. Batu Ampar
7. Nongsa
8. Bengkong
9. Sei Beduk

Sementara kecamatan yang masuk zona kuning yakni:

1. Belakang Padang
2. Bulang

Sedangkan kecamatan yang masih berstatus zona hijau ialah Galang.(*/esa)

2.164 Pria di Batam Terkonfirmasi Covid-19

0

batampos.co.id – Hingga Selasa (1/12/2020) total pasien Covid-19 mencapai 4.259 orang dan dari jumlah tersebut paling banyak adalah pria sebanyak 2.164 orang.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui, jumlah wanita yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.995.

Selain itu pada Selasa ((1/12/2020) juga terjadi penambahan jumlah pasien Covid-19 sebanyak 54 orang.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Selasa (1/12/2020).

Dengan rincian 28 orang bergejala dan 26 orang tanpa gejala. Pada hari yang sama juga terdapat 86 orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh dari Covid-19 di Kota Batam saat ini sebanyak 3.332 orang.

Terdiri dari 1.645 wanita dan 1.687 pria. Sementara yang masih dalam perawatan sebanyak 722 orang dan meninggal dunia sebanyak 105 orang.(*/esa)

Dipangkas 3 Hari, Pemerintah Bagi Libur Nataru Jadi Dua Periode

0

batampos.co.id – Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) akhirnya jadi dipangkas. Pemerintah memutuskan mengurangi jatah libur Nataru selama tiga hari yakni pada 28–30 Desember 2020.

Keputusan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy seusai rapat koordinasi tingkat menteri Selasa sore (1/12). Hadir dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Tjahjo Kumolo, Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, Kepala BNPB Doni Monardo, dan perwakilan dari pihak Kapolri.

Muhadjir menyampaikan, libur Nataru akan dibagi menjadi dua periode. Pertama, libur Natal yang dimulai pada Kamis, 24 Desember hingga Minggu, 27 Desember 2020. Kedua, libur tahun baru yang dimulai Kamis, 31 Desember 2020 sebagai pengganti libur Idul Fitri sampai 3 Januari 2021.

Dengan demikian, secara teknis, bakal ada pengurangan hari libur selama tiga hari. Yakni, 28–30 Desember 2020. Sebagai informasi, sebelumnya tiga hari tersebut ditetapkan sebagai cuti bersama pengganti libur Idul Fitri.

”Artinya, 28, 29, dan 30 Desember 2020 semua masuk kerja seperti sedia kala,” ujarnya.

Keputusan tersebut akan dituangkan dalam surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menag, Men PAN-RB, dan Menaker. Saat ini surat tersebut masih dalam proses penandatanganan masing-masing menteri. ”Hari ini insya Allah bisa ditandatangani sehingga segera berlaku,” jelasnya.

Pengurangan libur selama tiga hari itu sebetulnya bisa diakali. Pekerja bisa saja mengajukan cuti reguler untuk bisa bablas libur hingga tahun baru nanti. Artinya, tak ada dampak signifikan terhadap pengurangan yang dilakukan. Libur akan tetap berjalan 11 hari seperti ketentuan sebelumnya.

Disinggung soal itu, Muhadjir memastikan bahwa hal tersebut sudah masuk perhitungan. Dengan demikian, sudah disiapkan pula langkah-langkah antisipasi.

”Insya Allah sudah diperhitungkan dan diantisipasi. Karena itu, tadi diundang juga Mendagri, Kapolri, dan kepala BNPB,” tuturnya tanpa memerinci apa saja bentuk antisipasinya.

Rapat penentuan pemangkasan libur Nataru tersebut sejatinya sudah dilakukan beberapa kali. Diawali pada Jumat (27/11) pekan lalu. Ketika itu ada empat opsi. Kemudian, dilanjutkan rapat kabinet terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (30/11). Hingga akhirnya diputuskan kemarin, libur Nataru dipangkas menjadi tiga hari.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta semua pihak memahami kondisi pandemi saat ini. ”Pemerintah juga selalu memantau keadaan di lapangan dan melarang adanya kerumunan ataupun kegiatan yang berpotensi penularan,” katanya.

Ditanya soal langkah tegas bilamana ada pelanggaran, Wiku mengatakan bahwa untuk melakukan tindakan tersebut, pihaknya telah menyampaikannya kepada pemimpin daerah. Sebab, kewenangan itu berada di pemerintah daerah.

Dia tidak memerinci saat ditanya mengenai skenario apa yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus saat libur panjang. Mengingat, kenaikan kasus selalu terjadi setelah long weekend.

Perwakilan di DPR pun menilai memang sebaiknya libur tidak terlalu panjang. Anggota Fraksi PPP Arsul Sani menyebutkan, saat libur panjang atau pendek pun, masyarakat tetap harus mengikuti protokol kesehatan.

’’Kami PPP melihat, kalau kemudian diputuskan tidak libur panjang, itu malah lebih baik,’’ jelasnya di gedung DPR, Selasa (1/12). (jpg)

Beredar Surat Tes Swab Rizieq Shihab, Hasilnya Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Beredar surat hasil tes swab atas nama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Dalam surat dengan nomor registrasi lab 801127175 Rizieq dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes Sars-CoV-2 Nucleic Acid Test (RT-PCR) pada Jumat, 27 November 2020.

Hasil itu didapat sehari kemudian setelah tes dilakukan. Tes sendiri dilakukan oleh perusahaan atas nama Mer-C. Dalam surat itu juga disebutkan jika dokter pengirim surat hasil swab tersebut atas nama dr. Arif Rahman.

Dilansir Jawapos.com, Ketua Presidium Mer-C, Sarbini Abdul Murad enggan mengomentari surat hasil swab Rizieq yang beredar. Dia mengaku tidak memiliki wewenang untuk menyampaikan hasil pemeriksaan pasien.

“Itu semua privasi pasien dan Mer-C tidak berhak mengumumkan hasil lab atau rahasia penyakit pasien,” kata Sarbini saat dikonfirmasi, Rabu (2/12).

Beredar surat hasil tes swab atas nama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Dalam surat dengan nomor registrasi lab 801127175 Rizieq dinyatakan positif Covid-19. (istimewa)

Selain itu, Sarbini juga memastikan pihaknya tidak pernah menyebar hasil tes swab Rizieq kepada publik. Dokumen hasik tes hanya diberikan kepada pihak keluarga.

“Yang pasti Mer-C tidak pernah mengeluarkan hasil lab Habib Rizieq. Ya kode etik kedokteran seperti itu semua hak pasien atau keluarga,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Presidium Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif membantah dokumen hasil tes swab Rizieq. Dia menilai surat tersebut tidak benar. “Hoaks,” sambungnya.

JawaPos.com juga telah menghubungi salah satu pengacara Rizieq yakni Aziz Yanuar dan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Widyawati untuk mengkonfirmasi surat tes swab Rizieq. Namun, sampai berita ini diterbitkan kedua pihak tersebut belum menberikan respon.

Sebelumnya, Rizieq Shihab dipastikan dalam keadaan sehat. Dia hanya dilaporkan kelelahan. Namun, diklaim tidak terpapar Covid-19. “Habib sehat. Kecapekan beliau, ya agak capek beliau itu kelihatan dari mukanya kelelahan,” kata Pengacara FPI Ichwan Tuankotta, Selasa (1/12).

Kendati demikian, Rizieq tidak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa (1/12) untuk diperiksa sebagai saksi dalam dugaan pelanggaran Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan.

Di sisi lain, Ichwan memastikan Rizieq tidak akan menutupi kondisi kesehatannya. Bahkan jika dinyatakan positif Covid-19 akan diumumkan kepada publik.

“Kalau emang Habib positif kena Covid-19 pasti diumumkan lah. Tapi kan faktanya tidak seperti itu, sudah ada tim Mer-C yang menangani itu, kita tidak bisa memberikan statmen untuk itu karena kewenangannya lain,” jelasnya.(jpg)

Petik Kisah Restorasi Meiji, Marlin Ledakkan Energi Kompetensi Milenial

0

batampos.co.id – Ruangan di Golden Prawn itu riuh oleh kaum milenial Kerukunan Keluarga Besar Kabupaten Karimun Batam (Kerabat) Barisan Keamanan Daerah (Berkad) saat menyambut kehadiran Marlin Agustina.

Selain sebagai Ketua Kerabat dan Berkad, kapasitas Marlin dalam silaturahmi yang digelar Minggu (29/11/2020) ini juga sebagai calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau.

“Saya akan membuka sambutan ini dengan sebuah kisah tentang restorasi Meiji di Jepang,” jelasnya.

Menurut Marlin dulunya orang Jepang juga masih terbelakang karena politik mengisolasi diri dari luar (Sakoku). Sehingga mereka keheranan ketika pada 8 Juli 1853, ada empat kapal uap dan sebuah kapal Induk, Amerika (USS Powhatan), tiba di Pelabuhan Edo, Tokyo.

“Saking belum pernah melihat kapal uap, orang-orang Jepang mengira kapal-kapal itu adalah ular-ular naga besar yang marah, karena mengeluarkan asap hitam,” terang Marlin.

Marlin Agustina dalam silaturahmi yang digelar Minggu (29/11/2020). (ist)

Singkat kata, dari peristiwa ini orang Jepang langsung membuka politik isolasi, mencanangkan program reformasi besar-besaran.

Tujuan utamanya menciptakan sebuah bangsa yang mampu berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa Barat. Reformasi itu kemudian dikenal dengan nama Restorasi Meiji.

Menurut Marlin semangat untuk maju itu harus ditiru. Khususnya bagi anak-anak muda.

Tantangan saat ini lebih hebat lagi, akibat arus globalisasi yang semakin cepat, di mana anak muda dapat berinteraksi dengan manusia dari berbagai belahan dunia.

“Maka itu harus siapkan diri. Dengan prestasi dan kompetensi, saya yakin kita akan bisa menaklukkan dunia kerja,” terangnya.

Menurut Marlin dirinya sudah menyiapkan program untuk pengembangan kompetensi bagi kaum muda. Misalnya memperbanyak pendidikan vokasi atau kejuruan.

“Saya bersama Pak Ansar (calon gubernur Kepri pasangan Marlin) menyadari masalah ini. Karena itu akan sekuat tenaga mengarahkan anak muda untuk belajar dengan semangat tinggi agar bisa berprestasi hebat, sehingga mudah menaklukkan dunia kerja,” terangnya.

Menurut Marlin, dunia kerja saat ini sangat netral. Hanya yang berprestasi yang bisa survive, sedang yang berkompetensi rendah dan tidak punya prestasi akan tersingkir. (*)