batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah 58 orang pada Senin (16/11/2020).
Dari rilis yang dikeluarkan Gugus Tugas Covid-19 diketahui dari jumlah tersebut 13 orang terkonfirmasi bergejala, 40 orang tanpa gejala dan 5 orang pernah kontak dengan pasie COvid-19 sebelumnya.
Saat ini total pasien Covid-19 di Batam sebanyak 3.496 orang. Dengan rincian 1.718 wanita dan 1.778 pria.
Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Senin (17/11/2020).
Selain itu pada hari yang sama juga terdapat 26 pasein Covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Sehingga total pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 2.770 orang.
Dengan rincian 1.386 orang wanita dan 1.384 orang pria. Sementara pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 637 orang.
Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 89 orang. Terdiri dari 30 orang wanita dan 59 orang pria.(*/esa)
batampos.co.id – Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekrut 1 juta guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat apresiasi banyak kalangan. Kendati demikian Kemendikbud diminta memperjelas mekanisme rekruitmen sehingga tidak terjadi kegaduhan di lapangan.
“Pengangkatan honorer merupakan salah satu masalah akut yang sejak lama menjadi persoalan nasional. Jika Kemendikbud menargetkan bisa segera mengangkat satu juta honorer menjadi ASN, maka ini tentu kabar yang sangat mengembirakan,” ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, usai Raker dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/11).
Dia menjelaskan, pernyataan Mendikbud Nadiem Makarim jika akan ada sejuta guru honorer segera diangkat menjadi ASN melalui skema PPPK merupakan lompatan besar. Saat ini ada 1.516.072 guru honorer di seluruh Indonesia. 1.516.072 tersebut terdiri dari 847.973 guru honorer di berbagai jenjang sekolah negeri dan 668.099 di sekolah swasta.
“Jika benar tahun depan sejuta guru honorer bisa diangkat maka akan terjadi pengurangan besar-besaran terhadap guru yang berstatus honorer dan secara signifikan bakal memenuhi kebutuhan guru secara permanen,” ujarnya.
Kendati demikian, kata Huda, Kemendikbud harus segera memperjelas mekanisme rekruitmen pengangkatan guru honorer menjadi ASN ini. Menurutnya pengangkatan satu juta honorer merupakan jumlah sangat besar. Dalam sejarah rekruitmen ASN hal itu belum pernah terjadi.
“Maka perlu diperjelas siapa yang akan melakukan rekruitmen apakah Kemendikbud atau Kementerian PAN/RB karena selama ini Lembaga yang berwenang melakukan rekruitmen dan pengangkatan ASN adalah Kemenpan RB. Jika Kemenpan RB apakah rekruitmen itu dilakukan khusus untuk guru honorer saja atau honorer secara umum,” katanya.
Sebagai gambaran, lanjut Huda rekruitmen ASN dalam skema PPPK tahun 2019 oleh Kemenpan RB hanya bisa menampung 51.000 honorer dari berbagai bidang pekerjaan. Sedangkan khusus untuk guru honorer hanya bisa direkrut sebanyak 34.959 orang.
“Nah jika targetnya 1 juta orang maka harus ada penambahan slot besar-besaran dalam rekruitmen ASN yang diselenggarakan oleh Kemenpan RB. Jika proses rekruitmen mulai 2021 maka perlu diperjelas per tahunnya berapa slot yang disediakan dan ditargetkan berapa tahun yang dibutuhkan sehingga sejuta guru PPPK bisa terpenuhui,” ujarnya.
Politikus PKB ini juga meminta ketegasan dari Kemendikbud terkait status kepegawaian dari para guru honorer yang akan diangkat sebagai PPPK tersebut. Selama ini guru honorer menjadi tanggungjawab dari pemerintah daerah. ASN dari PPPK juga sebagian menjadi tanggungjawab dari pemerintah daerah.
“Nah apakah target sejuta guru honorer yang bisa diangkat sebagai PPPK akan menjadi pegawai pemerintah pusat yang ditanggung oleh APBN atau tetap sebagai pegawai daerah yang ditanggung APBD. Hal ini perlu diperjelas karena berkaitan dengan penyediaan anggaran yang selama ini menjadi masalah pokok yang menganjal pengangkatan honorer menjadi ASN,” tegasnya.
Untuk diketahui Mendikbud Nadiem Makarim dalam Raker dengan Komisi X menyatakan akan membukan seleksi guru honorer untuk diangkat menjadi PPPK. Seleksi guru honorer untuk diangkat PPPK ini mulai dilakukan 2021. Pemerintah daerah pun diminta sebanyak-banyaknya mengajukan formasi guru honorer. Kemendikbud menargetkan jumlah guru PPPK di seluruh sekolah negeri akan mencapai sejuta orang.(jpg)
batampos.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan membuat regulasi yang dapat mempermudah para pelaku industri atau pun investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia khususnya di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, mengatakan, pihaknya sudah mendengarkan masukan dan kendala yang dihadapi para pelaku industri di Kota Batam. Salah satunya mengenai bahan baku industri.
“Salah satu tantangan untuk kami adalah regulasi dan kita akan follow up agar dapat mempermudah pada pelaku usaha,” jelasnya, Selasa (17/11/2020) saat melakukan kunjungan ke PT Sat Nusa Persada.
Ia menjelaskan, untuk memasukan bahan baku industri harus melalui beberapa proses dan tidak hanya dari Kemendag saja. Tapi juga dilakukan bersama kementerian terkait.
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat meresmikan pengiriman Smart Home Water Meter yang diproduksi PT Sat Nusa Persada untuk dikirim ke Amerika Serikat. Foto: Messa Haris/batampos.co.id
“Seperti proses teknis dan perizinan itu ada di kementerian lain dan kita pasti akan follow up ini,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memaparkan neraca perdagangan Indonesia yang surplus ditengah pandemi Covid-19.
“Neraca perdagangan kita surplus 13,51 persen. Artinya ekspor kita lebih besar daripada impor dan kita harus meningkatkan ini,” paparnya.
Sementara itu, Manager Operasional PT Sat Nusa Persada, Bidin Yusuf, berharap pemerintah pusat dapat membuat regulasi yang dapat mempermudah pelaku industri di Kota Batam.
“Agar kita bisa berkembang dan lebih maju lagi, kami berharap pemerintah bisa membantu dari sisi regulasi,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, meresmikan pengiriman 10 ribu unit Smart Home Water Meter yang diproduksi PT Sat Nusa Persada untuk dikirim ke Amerika Serikat.(esa)
batampos.co.id – Sejak populernya media sosial, kita seolah tak lagi sungkan membagi kehidupan pribadi ke publik. Rasanya seluruh dunia harus tahu apa yang kita lakukan dan juga kita miliki itu keren.
Sebagian orang menyebut kebiasaan senang posting kehidupan pribadi, termasuk barang-barang yang kita punyai, sebagai perilaku pamer dan narsistik.
Di lain pihak, banyak juga orang yang menganggap sah-sah saja kita mengekspos kehidupan pribadinya di akun miliknya.
Bagaimana dengan Marlin Agustina? Apa tak tertarik untuk berbuat semacam itu di medsos? Apalagi saat ini jelang pemilihan kepala daerah, dimana kepintaran dan kesalehan kerap diunggah-unggah?
Menjawab soal ini, calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau ini hanya tersenyum. “Apalah saya ini Mas. Di atas langit masih ada langit,” ucapnya merendah. Bagi Marlin, kesalehan cukuplah hanya dia dan Allah saja yang tahu.
Marlin Agustina. (ist)
Meski dalam catatan kami, Marlin sendiri terbukti sangat teguh memegang salat dan puasa. Bahkan saat pertemuan dengan jurnalis perempuan Sabtu (14/11/2020) lalu, Marlin diketahui sedang berpuasa Daud. Belum lagi ibadah lainnya, seperti tahajud disambung baca Alquran.
Hal ini sebenarnya sudah lama rutin Marlin lakukan sebagaimana tradisi dalam keluarga Melayu. Meski orang tuanya bukan golongan berkecukupan, namun selalu memegang teguh ajaran Islam dan Alquran.
Demikian jua soal kepintaran. Tak perlu dipamerkan, cukup disaksikan saja. Kita mencatat bagaimana kini 270 industri kecil menengah dan usaha mikro kecil dan menengah, maju atas ide dan kinerja Marlin.
“Kalau di media sosial itu cukuplah unggah hal yang mencerahkan, menambah ilmu, membuka cakrawala pikir, menginspirasi, atau mewakili pikiranku saja Mas. Jangan sesekali berharap pujian orang, susah hidup kita nanti. Kita cari ridlo Allah saja,” ujar Marlin datar.
Sikap pasangan calon Gubernur Kepri Ansar Ahmad ini senada dengan sikap mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Mutofa Bisri atau yang karib disapa Gus Mus saat membeberkan etika bermedia sosial versi dirinya.
Hal itu disampaikan Gus Mus melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @s.kakung, Selasa (21/1/2020). Gus Mus mengunggah foto dirinya yang tengah duduk memakai kemeja warna biru.
Dalam narasi postingannya, Gus Mus mengaku bermedia sosial lewat beragam platform untuk menjalin silaturahmi dan menimba ilmu. Untuk itu, ia tidak tertarik menanggapi unggahan yang bertolak belakang dengan tujuannya.
“Maka aku tidak tertarik dan mengabaikan unggahan-unggahan yang tak sesuai dengan niat dan tujuanku itu. Misalnya unggahan yang hanya pamer kepintaran atau keimanan atau menyinyiri orang,” terang Gus Mus seperti dilansir media suara.com. (*/)
batampos.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya. Dia akan diperiksa terkait kerumuman massa dalam acara yang digelar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.
“Saya menerima undangan klarifikasi tertanggal 15 November 2020 yang saya terima kemarin 16 November sampai di kantor pukul 14.00 WIB siang, mengundang saya untuk memberikan klarifikasi pada tanggal 17 pukul 10.00 WIB,” kata Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11).
Menghormati panggilan tersebut, Anies pun memutuskan hadir. “Jadi hari ini saya datang sebagai warga negara untuk memenuhi undangan dari Polda. Itu saja,” imbuhnya.
Selain Anies, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara juga hadir dalam panggilan ini. Saat ini keduanya sudah masuk ruang penyidik.
Sebelumnya, setelah pencopotan 2 Kapolda, Polri juga berencana memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kerumunan dalam acara Rizieq Shihab. Argo mengatakan, surat panggilan dilayangkan penyidik untuk seluruh komponen dari tingkat RT/RW hingga Gubernur.
“Tindak lanjut penyidik dalam perkara protokol kesehatan atas diselenggarakannya acara resepsi pernikahan putri HRS, jadi penyidik sudah mengirimlan surat klarifikasi,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/11).
“(Surat klarifikasi) kepada anggota Binmas yang bertugas di protokol kesehatan kepada RT/RW, Linmas, lurah, camat, wali kota Jakpus, KUA, Satgas Covid-19, Biro Hukum DKI, Gubernur DKI, dan kemudian beberapa tamu yang hadir,” imbuhnya.
Pemeriksaan ini berdasarkan Pasal 93 Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Pasal itu berbunyi; Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).(jpg)
batampos.co.id – Kepulauan Anambas dan Kepulauan Natuna masuk dalam 10 besar kabupaten termakmur pada tahun 2018. Anambas berada di posisi nomor dua se-Indonesia dibawah Teluk Bintuni (Papua Barat), dan di atas Mimika (Papua), Kutai Timur (Kalimantan Timur) dan Kepulauan Seribu (DKI Jakarta).
PDRB per kapita Anambas mencapai Rp 401,86 juta. Sedangkan Natuna dengan PDRD per kapita Rp 274,20 juta berada di posisi keenam, diikuti Bengkalis (Riau), Kutai Kertanegara (Kalimantan Timur), Tana Tidung (Kalimantan Utara), dan Kutai Barat (Kalimantan Timur).
Sementara itu, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi provinsi terkaya di Sumatra 2019 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapitanya mencapai Rp 122,43 juta.
Kepri mempertahankan posisi ini selama tiga tahun terakhir. Pada 2017, PDRB per kapita Kepri mencapai Rp 109,332 juta. Di 2018, nilainya meningkat menjadi Rp 116,579 Juta.
Untuk level nasional, Kepri menempati posisi keempat di bawah DKI Jakarta, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Sementara Riau tepat berada di bawah Kepri, diikuti Papua Barat, Jambi, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.
PDRB merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu daerah tertentu. PDRB bisa juga didefinisikan sebagai jumlah nilai barang dan jasa akhir (netto) yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi.(*/jpg)
batampos.co.id – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang berbhineka. Kebhinekaan ini patut disyukuri dengan cara saling menghargai perbedaan dan keragaman, bukan saling cela, apalagi unjuk kekuatan.
“Mari bersyukur atas kebhinekaan kita, dan merawatnya dengan penuh kebahagiaan dan sukacita. Indonesia milik kita, tidak boleh ada kelompok orang yang merasa hebat lalu unjuk kekuatan dengan tidak menghormati aturan yang ada. Itu bukan gaya masyarakat Indonesia dan bisa merusak sendi kehidupan berbangsa,” tegas Menag melalui keterangan tertulis, Selasa (17/11).
“Mari tunjukkan akhlak mulia yang diajarkan setiap agama,” sambungnya.
Menag mengatakan, semua agama di Indonesia tidak mengajarkan gaya-gaya yang arogan dan unjuk kekuatan. Semua agama mengajarkan kesantunan dan ahlak terpuji. Menjadi pemimpin adalah amanah, dan tidak seharusnya melakukan tindakan provokatif.
“Ajak umat untuk bersama, bergandengan tangan menjaga NKRI dan kebhinekaan Indonesia,” jelas dia.
Seberapapun besar jumlah anggota organisasi di negeri ini, tidak lebih besar dari jumlah penduduk Indonesia yang sekitar 270 juta jiwa. Kalau ada organisasi yang memiliki anggota hingga 1 juta misalnya, masih ada banyak organisasi lain yang anggotanya juga tidak kalah banyak.
“Jumlah yang ada bukan untuk unjuk kekuatan, tapi untuk dioptimalkan dalam meneguhkan cinta kedamaian dan ketenangan dalam negara NKRI ini. Jangan teriakkan hal-hal yang memicu sentimen keagamaan dan pemahaman agama. Mari kedepankan keteladanan untuk tegaskan persatuan,” tandasnya.(jpg)
batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang mengamankan dua motor gede (moge) sport selundupan dari Singapura, Sabtu (14/11) malam. Motor dengan harga mencapai Rp 1 miliar tersebut, diamankan di Perumahan Legenda Malaka (Hang Lekir, red) Blok DD1 Nomor 12, Batam Kota.
Dilaporkan Harian Batam Pos, dua moge tersebut dibungkus plastik hitam dan diletakkan di teras rumah. Rencananya, moge jenis Kawasaki dan Honda ini akan dikirim ke Jakarta.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, mengatakan, penangkapan itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat. Sebab di rumah tersebut kerap terlihat paket mencurigakan.
“Kita mendapatkan informasi adanya paket besar yang baru datang ke rumah tersebut. Kemudian dilakukan pemeriksaan, ternyata isinya moge,” kata Andri.
Andri menambahkan, dari hasil pemeriksaan, pemilik rumah, Wahyu Syudianto, tak dapat menunjukkan dokumen motor. Wahyu mengaku, hanya menerima penitipan barang itu. ”Pemilik rumah tak bisa menunjukkan dokumen, dan dugaan barang ini ilegal,” jelasnya.
Andri mengungkapkan, pihaknya akan berkoordikasi dengan Bea Cukai Batam untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Sebab, kasus ini menyangkut kepabeanan. ”Kita hanya mengungkap. Untuk hukumnya nanti akan berkoordinasi dengan Bea Cukai Batam. Barang bukti akan kita serahkan ke sana,” terangnya.
Informasi yang didapatkan, moge tersebut merupakan milik warga Bogor berinisial A. Selama ini, A sudah empat kali menitipkan pengiriman moge ke rumah Wahyu dengan berbagai jenis. Untuk menitipkan barang itu, Wahyu mendapatkan upah Rp 500 ribu.
”Di sini hanya penitipan saja. Nanti ada yang mengambil barangnya lagi,” ujar Wahyu kepada polisi.
Terpisah, Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, M Rizki Baidillah, membenarkan adanya penyerahan dua barang bukti moge dari Satreskrim Polresta Barelang. “Ya, ada penyerahan (dua moge, red) ke BC. Sekarang dalam penelitian di unit pengawasan BC,” ujarnya saat dikonfirmasi tadi malam. (*/jpg)
batampos.co.id – Penghentian penerbangan jamaah umrah tidak berlangsung lama. Diperkirakan pada 22 November bakal ada rombongan jamaah umrah dari Indonesia yang terbang menuju Arab Saudi. Kabar tersebut disampaikan Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaky Z. Anshary saat diskusi dengan tim Jawa Pos Minggu secara virtual, Senin (16/11). Zaky mengatakan dirinya belum bisa memastikan berapa banyak jamaah umrah yang bakal terbang pada 22 November nanti.
Proses pengurusan visa umrah masih terus berlangsung. Dia menegaskan bahwa pengurusan visa umrah di tengah pandemi seperti saat ini tidak semudah dan selancar pada kondisi normal. Sebab saat ini hanya ada satu muassasah atau pelaksana teknis umrah yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi. “Biasanya ada banyak muassasah. Bisa puluhan,” katanya.
Zaky mengungkapkan satu-satunya muassasah yang saat ini berwenang menyelenggaraan umrah adalah Masya’ir al Haram. Dia mengungkapkan travel-travel umrah di bawah naungan asosiasi Amphuri sudah sering bermitra dengan muassasah itu. Sehingga bisa lebih mudah dalam proses pengurusan visanya.
Namun, dia menegaskan jumlah jamaah umrah yang bakal terbang 22 November nanti harus menunggu detik-detik keberangkatan. Sebab terkait juga dengan kondisi kesehatan jamaah. Apakah nanti dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan calon jamaah itu positif atau negatif Covid-19 hasil tes swab di tanah air.
Zaky mengatakan sampai asat ini baru ada tiga kelompok penerbangan umrah. Untuk kelompok satu dan dua dia sebut gagal atau kurang sukses. Sebab di dalamnya ada jamaah yang positif Covid-19 saat berada di Makkah. Sedangkan untuk kelompok ketiga seluruhnya negatif Covid-19. Bagi jamaah kelompok ketiga ini bisa menjalankan ibadah salat wajib di Masjidilharam. Kemudian mereka juga bisa ke Madinah.
Sementara itu, Kemenag pada Senin (16/11) mengeluarkan hasil evaluasi pemantauan langsung penyelenggaraan umrah di Makkah. Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Oman Fathurahman menyampaikan di antara hasil pengawasan adalah meminta penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) atau travel untuk melakukan persiapan secara lebih menyeluruh. “Termasuk sosialisasi dan edukasi jamaah,” katanya.
Oman menegaskan edukasi dan sosialisasi kepada jamaah harus detail atau terperinci. Sehingga jamaah benar-benar memahami dan memaklumi situasi dan kondisi di Arab Saudi. Kemudian juga dapat mematuhi dengan disiplin soal ketaatan protokol kesehatan di Arab Saudi. Di antaranya adalah protokol kesehatan berupa karantina mandiri di kamar hotel di Makkah. Oman mengatakan jika dalam satu rombongan ada yang positif Covid-19 saat berada di Makkah, akan berdampak pada jamaah umrah lainnya.(jpg)
batampos.co.id – Progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Bengkong Sadai sudah mencapai 90 persen.
Manajer Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan,
hingga Oktober proyek senilai 43 juta dolar Amerika ini
sudah hampir selesai.
“Sudah 90 persen, pipa utama dan sekunder sudah terpasang 104 kilometer dari target 114 kilometer,” katanya, Selasa (17/11/2020).
Ia menjelaskan, bangunan Waste Water Treatment Plant (WWTP) dan lima stasiun pompa sudah hampir rampung.
Infografis aliibenk/batampos.co.id
Kata dia, sambungan rumah saat ini sudah dipasang sekitar 8.000-an.
“Pipa koneksi langsung ke septic tank permukiman, masih dalam tahap proses awal pemasangan,” paparnya.
“Kami masih menunggu IPAL dan stasiun pompa selesai 100 persen baru dipasang. Rencananya awal Desember nanti mulai dikerjakan,” imbuhnya.
IPAL di Batam memiliki kapasitas menampung air 20 ribu meter kubik/hari atau setara dengan 230 liter/detik yang akan menghasilkan kompos 18 meter kubik/hari.
“Serta menghasilkan recyling air bersih,” jelasnya.
Tidak hanya itu, kata dia, IPAL nantinya dapat menghasilkan pupuk yang siap pakai.(esa/adv)